THEOTOKOSTANYA :
Mengapa Maria disebut THEOTOKOS?JAWAB :THEOTOKOS :θεοτοκος - THEOTOKOS, berasal dari bahasa Yunani.
theos = Allah
tokos = pembawa
Secara bebas, dalam bahasa Inggris diterjemahkan sbg '
God's Bearer' ... Pembawa Allah. Dalam bahasa theologis di kalangan Katolik istilahnya adalah '
Mother of God' atau '
Bunda Allah'. Istilah
θεοτοκος - THEOTOKOS itu persisnya adalah gelar yang diberikan oleh gereja kepada Maria.
Meski istilah
Theotokos tidak ada dalam ayat-ayat di Alkitab tetapi bisa kita mengerti maknanya dengan merujuk ayat Alkitab dalam Lukas 1: 26-38 terlebih pada Lukas 1:42 :
"Diberkatilah engkau di antara semua perempuan dan diberkatilah buah rahimmu"Maria mendapat gelar dari Gereja. Tentang gelar tsb, jujur aja saya tidak mempersoalkan istilah ini yang diberikan oleh bapa-bapa Gereja kepada Perempuan Mulia yang dipilih melahirkan Yesus Kristus ini. Kita lihat ayat yang mendasarinya.
* Lukas 1:43
LAI TB,
Siapakah aku ini sampai ibu Tuhanku datang mengunjungi aku?
KJV,
And whence is this to me, that the mother of my Lord should come to me?
TR,
και ποθεν μοι τουτο ινα ελθη η μητηρ του κυριου μου προς με
Transfer,
kai pothen moi touto hina elthê hê mêtêr tou kuriou mou pros meIstilah "
ibu Tuhanku",
'hê mêtêr tou kuriou mou'. Kata
κυριος - 'KURIOS' di samping bermakna
Tuhan, juga bermakna
tuan, majikan, induk semang. Elisabet menyadari bahwa Maria akan menjadi ibu dari
Sang Mesias. Kalangan Yahudi memberi panggilan
κυριος - 'KURIOS' kepada Mesias yang mereka harapkan. Didasari dari ayat ini :
* Mazmur 110:1
LAI TB,
Mazmur Daud. Demikianlah firman TUHAN kepada tuanku: "Duduklah di sebelah kanan-Ku, sampai Kubuat musuh-musuhmu menjadi tumpuan kakimu." KJV,
The LORD said unto my Lord, Sit thou at my right hand, until I make thine enemies thy footstool. Hebrew,
לְדָוִד מִזְמֹור נְאֻם יְהוָה ׀ לַֽאדֹנִי שֵׁב לִֽימִינִי עַד־אָשִׁית אֹיְבֶיךָ הֲדֹם לְרַגְלֶֽיךָ׃
Translit,
LEDAVID MIZMOR NE'UM YEHOVAH LE'ADONI SYEV LIMINI AD-ASYIT OIVEIKHA HADOM LERAGLEIKHA Bandingkan
* Matius 22:44
LAI TB, Tuhan ('KURIOS') telah berfirman kepada Tuan('KURIOS')ku: duduklah di sebelah kanan-Ku, sampai musuh-musuh-Mu Kutaruh di bawah kaki-Mu.
KJV, The LORD said unto my Lord, Sit thou on my right hand, till I make thine enemies thy footstool?
TR, ειπεν ο κυριος τω κυριω μου καθου εκ δεξιων μου εως αν θω τους εχθρους σου υποποδιον των ποδων σου
Translit, eipen ho kurios tô kuriô mou kathou ek dexiôn mou eôs an thô tous ekhthrous sou hupopodion tôn podôn sou
Mohon tidak bingung melihat tulisan 'KURIOS' dan 'KURIO', kedua kata itu sama saja hanya berbeda fungsinya antara subyek dan obyek karena bahasa Yunani mirip dengan bahasa Inggris, tetapi berbeda dengan bahasa Indonesia, contoh dalam bahasa Inggris lebih mudah.
(subyek) I, he - KURIOS
(milik) my, his - KURIOU
(obyek) me, him - KURION (langsung), KURIO (tidak langsung)
Jadi bukan masalah jika Maria dipanggil ibu 'KURIOS'.
Yesus Kristus adalah Allah sepenuhnya dan manusia seutuhnya. Kedua hakekat ini bertindih tepat dan tidak dapat dipisahkan. Memisahkan bukan berarti kita tidak boleh "membedakan" kedua hakekat itu. Mustahil jika dikatakan bahwa Allah lapar, tetapi Alkitab menulis bahwa Yesus Kristus merasa lapar. Jadi, yang merasa lapar adalah "manusia" Yesus bukan ke-Allah-an-Nya.
Maria adalah ibu Yesus yang "manusia". Alkitab mendukung hal itu (Matius 1:18, 2:11, 13-14, 20-21, 12:46-47, dan seterusnya). Namun demikian, kita perlu memahami bahwa Maria bukanlah ibu Yesus Kristus ditinjau dari sisi ke-Allah-an-Nya.
Kelahiran Yesus yang ajaib itu ternyata lebih memilih cara alami dan humble, bahwa Ia yang adalah ALLAH itu bersedia/ sudi lahir melalui rahim seorang perempuan ciptaan, bukan dengan cara 'wuis!!' terjelma manusia Yesus yang sakti mandraguna 
Dalam ayat di bawah ini tersirat janji Allah yang pertama mengenai rencana penebusan dunia. Janji tersebut menubuatkan kemenangan mutlak umat manusia dan Allah atas Iblis dan kejahatan melalui peperangan rohani di antara keturunan wanita (yaitu, Tuhan Yesus Kristus) melawan keturunan ular (yaitu, Iblis dan para pengikutnya).
[b]* Kejadian 3:15
LAI TB,
Aku akan mengadakan permusuhan antara engkau dan perempuan ini, antara keturunanmu dan keturunannya; keturunannya akan meremukkan kepalamu, dan engkau akan meremukkan tumitnya.
KJV,
And I will put enmity between thee and the woman, and between thy seed and her seed; it shall bruise thy head, and thou shalt bruise his heel.
NIV,
And I will put enmity between you and the woman, and between your offspring and hers; he will crush your head, and you will strike his heel."
YLT,
and enmity I put between thee and the woman, and between thy seed and her seed; he doth bruise thee -- the head, and thou dost bruise him -- the heel.'
Hebrew,
וְאֵיבָה ׀ אָשִׁית בֵּֽינְךָ וּבֵין הָֽאִשָּׁה וּבֵין זַרְעֲךָ וּבֵין זַרְעָהּ הוּא יְשׁוּפְךָ רֹאשׁ וְאַתָּה תְּשׁוּפֶנּוּ עָקֵֽב׃ ס
Translit interlinear,
VE'EYVAH {dan permusuhan (dendam kesumat berdarah)} 'ASYIT {Aku akan mengadakan} BEYNKHA {diantara kalian} 'UVE'IN {dan diantara} HA'ISYAH {perempuan itu} 'UVEYN {dan diantara} ZARAKHA {keturunanmu} UVEYN {dan diantara} ZAR'AH {keturunannya (her seed)} HU' {Dia} YESYUFEKHA {Dia (He) akan meremukkan kamu} RO'SY {(pada) kepala} VE'ATAH {dan engkau} TESYUFENU {engkau akan meremukkan Dia} AQEV {(pada) tumit} Di sini Allah berjanji bahwa Kristus akan lahir dari seorang wanita dan Mesias/Kristus itu akan "diremukkan" melalui penyaliban. Sekalipun demikian, Dia akan bangkit dari antara orang mati untuk membinasakan (yaitu "meremukkan") Iblis, dosa, dan kematian secara sempurna demi keselamatan umat manusia.
Ungkapan "
ibu Tuhanku",
'hê mêtêr tou kuriou mou' mengandung makna ganda karena kata Yunani
κυριος - 'kurios' dapat bermakna "
Tuhan", dapat pula bermakna "
tuan", "
majikan", "
pemilik". Ungkapan
"ibu Tuhanku" itu sah-sah saja meski demikian ungkapan itu secara Alkitabiah tidak mengandung makna "ibu Allahku".
Selanjutnya, benarkah secara manusia Yesus Kristus terpengaruh oleh genetika Maria? Jika seandainya Maria memiliki gen yang mengandung penyakit kanker, maka Yesus Kristus pun ikut-ikutan memiliki gen serupa. Alkitab jelas menunjukkan "gen" yang ada pada Yesus Kristus bukanlah gen Maria, tetapi gen Roh Kudus:
* Matius 1:18, 20
[/b] 1:18 LAI TB,
Kelahiran Yesus Kristus adalah seperti berikut: Pada waktu Maria, ibu-Nya, bertunangan dengan Yusuf, ternyata ia mengandung dari Roh Kudus, sebelum mereka hidup sebagai suami isteri."
1:20 LAI TB,
Tetapi ketika ia mempertimbangkan maksud itu, malaikat Tuhan nampak kepadanya dalam mimpi dan berkata: "Yusuf, anak Daud, janganlah engkau takut mengambil Maria sebagai isterimu, sebab anak yang di dalam kandungannya adalah dari Roh Kudus
LAI TL,
Tetapi sedang ia berpikir demikian, kelihatanlah padanya di dalam mimpi seorang malaekat Tuhan, yang berkata, "Hai Yusuf, anak Daud, janganlah engkau kuatir menerima Maryam itu menjadi isterimu, karena kandungannya itu terbitnya daripada Rohulkudus.
KSI,
Tetapi sementara ia memikirkan hal itu, malaikat Tuhan memperlihatkan diri kepadanya dalam mimpi. Malaikat itu berkata, "Hai Yusuf, anak Daud, janganlah engkau takut menerima Maryam sebagai istrimu, karena anak yang ada dalam kandungannya itu berasal dari Ruh Allah.
KJV,
But while he thought on these things, behold, the angel of the LORD appeared unto him in a dream, saying, Joseph, thou son of David, fear not to take unto thee Mary thy wife: for that which is conceived in her is of the Holy Ghost.
TR,
ταυτα δε αυτου ενθυμηθεντος ιδου αγγελος κυριου κατ οναρ εφανη αυτω λεγων ιωσηφ υιος δαβιδ μη φοβηθης παραλαβειν μαριαμ την γυναικα σου το γαρ εν αυτη γεννηθεν εκ πνευματος εστιν αγιου
Translit Interlinear,
tauta {(hal-hal) ini} de {tetapi} autou {dia} enthumêthentos {ketika memikirkan,} idou {perhatikanlah,} aggelos {Malaikat} kuriou {Tuhan} kat {didalam} honar {mimpi} ephanê {menampakkan dii} autô {kepada dia,} legôn {berkata,} iôsêph {yusuf,} huios {anak (keturunan)} dabid {daud} mê {janganlah} phobêthês {engkau merasa trakut} paralabein {untuk mengambil} mariam {maria} tên gunaika {sebagai isteri} sou {mu,} to {(Anak yang)} gar {sebab} hen {didalam} autê {dia} gennêthen {terjadi/ dilahirkan} ek {of, berasal dari, keluar dari} pneumatos {Roh} estin {yang} hagiou {Kudus}Maria adalah perempuan mulia, ini adalah hal yang tak terbantahkan, sebab ia satu-satunya yang dipilih Allah sebagai media kedatanganNya ke bumi :
Maria Perempuan MuliaMaria menjadi figur Hawa yang sudah dipulihkan, Faktanya Yesus juga disebut sebagai 'keturunan perempuan'
Mari, kita bahas dulu mengenai 'benih perempuan' :* Kejadian 3:15,
“Aku akan mengadakan permusuhan antara engkau dan perempuan ini, antara benihmu dan Benihnya; Benihnya akan meremukkan kepalamu, dan engkau akan meremukkan tumitNya.” Siapakah ANAK Keturunan Perempuan itu?Dia bukan orang lain, bukan pendiri agama, bukan tokoh dalam mitos, bukan nabi, bukan rasul, tetapi Ia adalah Allah sendiri yang inkarnasi ke dalam dunia umat manusia. Yesus Kristus adalah satu-satunya benih perempuan yang dilahirkan oleh hanya perempuan saja (tanpa laki-laki).
Sejak bumi dan langit diciptakan, ada 4 macam orang yang berada di dunia :
- Pertama, lelaki tanpa ibu tanpa bapa.
- Kedua, perempuan tanpa ibu tanpa bapa.
- Ketiga, lelaki dan perempuan yang beribu dan berbapa.
- Keempat, seorang laki-laki yang tidak berbapa tetapi mempunyai ibu.
Dari empat macam orang ini, yang pertama hanya satu, yang kedua hanya satu, yang keempat hanya satu, yang ketiga, bermiliaran orang, tidak ada habis-habisnya.
Waktu Adam diciptakan oleh Tuhan Allah, tidak memakai bapa dan ibu. Waktu Hawa diciptakan juga tidak memakai bapa dan ibu. Adam tidak memakai benih wanita dan pria. Hawa diciptakan dengan tidak memakai wanita, tetapi keluar dari pria. Adam dan Hawa diciptakan demikian, tanpa bapak-ibu, karena mereka adalah sepasang manusia yang mula-mula.
Ketetapan reproduksi (Kejadian 1:28 ) adalah ketika wanita dan pria dalam persetubuhan yang menghasilkan begitu banyak keturunan laki-laki dan perempuan sepanjang sejarah manusia, ini merupakan metode ketiga. Tetapi satu-satunya metode yang dipakai Tuhan adalah seorang yang dilahirkan melalui seorang perempuan tanpa laki-laki. Yaitu lahirnya Yesus Kristus, inilah yang disebut benih perempuan atau keturunan perempuan.
Jikalau kita mengerti Allah adalah Yang Maha Kuasa, tidak ada yang mustahil bagi Dia. Maka doktrin Allah yang benar mengakibatkan iman kepercayaan kepada segala sesuatu yang dilakukan oleh Allah yang tidak mungkin tidak benar.
Perhatikan Hawa diciptakan Allah dengan memakai laki-laki, tetapi Hawa bukan dilahirkan melainkan diciptakan. Ketika Kristus lahir ke bumi, memakai perempuan, tetapi tidak memakai laki-laki, Kristus ke bumi bukan diciptakan melainkan dilahirkan.
Di sinilah perbedaannya. Memakai pria untuk mengeluarkan wanita (Hawa), bukan kelahiran. Memakai wanita untuk melahirkan pria (Yesus), tetapi bukan penciptaan. Hawa adalah hasil cipta bukan lahir, Yesus lahir bukan cipta. Hawa keluar (dari laki-laki) bukan lahir, sedangkan Yesus lahir bukan keluar.
Inilah cara-cara kebijaksanaan Tuhan sendiri yang melampaui segala kebijaksanaan dan marifat manusia. Melampaui logika dan epistemologi manusia. Allah telah memberikan pengharapan kepada manusia, satu-satunya pengharapan, yaitu Yesus Kristus turun ke dalam dunia.
Yesus dilahirkan melalui anak dara Maria, bukan ciptaan. Ia datang dengan membawa hidup sorgawi ke dalam dunia dan Yesus adalah satu-satunya yang disebut sebagai benih perempuan, keturunan wanita. Yesus dilahirkan melalui anak dara Maria tanpa mewarisi dosa asal. Ia berasal dari Bapa yang suci, sehingga dalam nubuat yang disampaikan malaikat Gibrael, "The Holy One of God/Yang Suci dari Allah." Istilah ini sering dipakai khususnya dalam kitab Yesaya. Bukan dalam bentuk jamak, melainkan tunggal, hanya satu. Satu-satunya yang kudus dari Allah, yaitu Yesus Kristus, datang ke dalam dunia.
Kelahiran Yesus yang tanpa benih laki-laki inilah yang dimaksudkan Yesus keturunan benin perempuan yang dimaksud dalam Kejadian 3:15.
Perlambangan Maria sebagai Perempuan MuliaYohanes membahas secara khusus perempuan ini . Kita baca Yohanes pasal 19, dan secara khusus mari kita soroti ayat 25 s/d 27 :
* Yohanes 19:25-2719:25 LAI TB,
Dan dekat salib Yesus berdiri ibu-Nya dan saudara ibu-Nya, Maria, isteri Klopas dan Maria Magdalena.KJV,
Now there stood by the cross of Jesus his mother, and his mother's sister, Mary the wife of Cleophas, and Mary Magdalene. TR,
ειστηκεισαν δε παρα τω σταυρω του ιησου η μητηρ αυτου και η αδελφη της μητρος αυτου μαρια η του κλωπα και μαρια η μαγδαληνηInterlinear,
eistêkeisan {disitu bediri} de para {dekat} tô staurô {salib} tou iêsou {Yesus} hê mêtêr {ibu} autou {Nya} kai {dan} hê adelphê {saudara perempuan} tês mêtros {dari ibu} autou {Nya} maria {Maria} hê tou klôpa {(istri) Klopas} kai {dan} maria {Maria} hê magdalênê {dari Magdala}19:26 LAI TB,
Ketika Yesus melihat ibu-Nya dan murid yang dikasihi-Nya di sampingnya, berkatalah Ia kepada ibu-Nya: "Ibu, inilah, anakmu!"KJV,
When Jesus therefore saw his mother, and the disciple standing by, whom he loved, he saith unto his mother, Woman, behold thy son! TR,
ιησους ουν ιδων την μητερα και τον μαθητην παρεστωτα ον ηγαπα λεγει τη μητρι αυτου γυναι ιδου ο υιος σουInterlinear,
iêsous {Yesus} oun {lalu} idôn {ketika melihat} tên mêtera {ibu-Nya} kai {dan} ton {itu} mathêtên {murid} parestôta {berdiri disamping} on {yang} êgapa {Ia mengasihi} legei {berkata} tê mêtri {kepada ibu} autou {-Nya} gunai {hai perempuan} idou {inilah} ho uios {anak} sou {mu}.19:27 LAI TB,
Kemudian kata-Nya kepada murid-murid-Nya: "Inilah ibumu!" Dan sejak saat itu murid itu menerima dia di dalam rumahnya.KJV,
Then saith he to the disciple, Behold thy mother! And from that hour that disciple took her unto his own home. TR,
ειτα λεγει τω μαθητη ιδου η μητηρ σου και απ εκεινης της ωρας ελαβεν αυτην ο μαθητης εις τα ιδιαInterlinear,
eita {kemudian} legei {Ia berkata} tô {itu} mathêtê {kepada murid} idou {inilah} hê mêtêr {ibu} sou {mu} kai {dan} ap {dari} ekeinês {itu} tês hôras {saat} helaben {menerima} ho mathêtês {murid} autên {dia} eis {kedalam} ta idia {rumahnya}***
Ibu dan Murid yang dikasihi-NyaKisah ini ditempatkan dalam momen yang paling penting dalam Injil, dan tentu mempunyai makna yang lebih mendalam daripada sekedar perhatian anak kepada ibunya. Masalah yang hendak diungkapkan oleh Yohanes dalam peristiwa ini mengandung banyak arti.
Yohanes hendak memberikan makna simbolis kelahiran jemaat Kristus. Moment ini adalah moment kemuliaan Yesus, yakni bahwa hidupNya ditinggikan saat Ia mati, yakni saat penyerahan Roh-Nya.
Dibawah salibNya, berdirilah seorang perempuan dan seorang murid. Keduanya tidak disebutkan namanya, seolah-olah mau menekankan sifat simbolis itu. Si perempuan (ibu-Nya) menandakan ibu dari jemaat Kristus (gereja), dan Murid yang Dikasihi adalah semua murid yang dipanggil untuk mengikutinya dalam ketaatan kepada Tuhan kita. Ketika kepada tokoh ibu Gereja dan Murid yang dikasihi ditambahkan Roh Kudus, yang diberikan oleh Yesus (ayat 30), Ia telah dimuliakan (lihat Yohanes 7:39), dan darah serta air menjadi lambang dari babtisan dan perjamuan kudus (ekaristi), maka berdirinya jemaat Kristus dinyatakan. Perlambangan ini meskipun samar, namun tidaklah berlebihan, terutama jika mengingat bahwa pemikiran Kristiani selalu memandang aspek rohaniah dengan kadar theological bi-levels.
Kemudian kita kaitkan dengan apa yang tertulis pada Kejadian 3:15 (permusuhan antara keturunan perempuan dengan ular). Rasul Yohanes menunjukkan perhatian terhadap kitab Kejadian. Ini terlihat jelas, karena Yohanes memulai Injilnya dengankalimat pertama dan suatu referensi pada penciptaan. Lebih jauh lagi Yohanes mencatat konflik antara iblis dengan Yesus (lihat Yohanes 12:31-33, Yohanes 14:30), dan Yohanes mengemukakan mengenai keturunan iblis (Yudas dan para musuh, lihat Yohanes 8:44). "Perempuan" dalam Yohanes 19:26 juga berkaitan dengan Kejadian 3:15 bahwa Yesus adalah keturunan perempuan (tanpa benih laki-laki). Maka dengan jelas Yohanes telah mengumpulkan semua unsur dari kisah dalam Kejadian untuk suatu peristiwa ciptaan kembali: ular dan keturunan ular, perempuan dan keturunan perempuan, dan juga "taman" (lihat Yohanes 18:1). Penekanan ini hanya terdapat pada Injl Yohanes diantara keempat Injil lainnya.
Maka dalam perspektif Injil Yohanes, menempatkan Maria ibu Yesus, dibawah salib dalam peranannya yang ganda.
1) Sebagai lambang feminim ibu Gereja. Dalam pandangan theologis gereja selalu diibaratkan sebagai "mempelai perempuan" dan Kristus adalah Kepala dari gereja itu.
2) Sebagai kemenangan perempuan, yang menekankan peran serta perempuan dalam karya penyelamatan. Gambaran negatif Hawa telah digantikan Hawa yang memberi kehidupan.
-----
Terlepas dari adanya kalangan tertentu yang dianggap "memuja Maria", tokoh Maria ini punya peranan penting dalam Alkitab. Ia diberkati "di antara para wanita" (Lukas 1:28, tidak ada dalam terjemahan LAI tetapi ada ditulis dalam Lukas 1:42). Maria hadir pada saat terbentuknya gereja mula-mula di Yerusalem (Kisah Para Rasul 1:14). Maria ibu Yesus telah menunjukkan kerendahan hati, dan ketaatan, sebagai seorang hamba Allah. Bahkan panggilan Elisabet terhadapnya sebagai "ibu Tuhanku" tidak dapat dilupakan begitu saja, karena ucapan itu tercetus saat Elisabet "penuh dengan Roh Kudus".
Demikian, semoga pembahasan yang panjang-lebar ini bermanfaat.
Blessings,
BP
Artikel terkait :
Yesus memanggil ibu-Nya "perempuan", di :
yesus-memanggil-ibu-nya-perempuan-vt58.html#p126