Quote:
YESUS menggunakan nama MUSLIM dalam Lukas 6
Lukas 6: 40 Seorang murid tidak lebih dari pada gurunya, tetapi barangsiapa yang telah tamat pelajarannya akan sama dengan gurunya.
Bukti berikut ini diambil dari Alkitab Lukas 6:40 terjemahan bahasa Ingris:
Luke 6:40 (KJV)
40 The disciple is not above his master: but every one that is perfect shall be as his master.
Luke 6:40 (Darby)
40 The disciple is not above his teacher, but every one that is perfected shall be as his teacher.
Luke 6:40 (Young's Literal Translation)
40 A disciple is not above his teacher, but every one perfected shall be as his teacher.
Luke 6:40 (21st Century King James Version)
40 The disciple is not above his master, but every one that is perfect shall be as his master.
Luke 6:40 (American Standard Version)
40 The disciple is not above his teacher: but every one when he is perfected shall be as his teacher.
Perfection = Kesempurnaan maksudnya ialah orang yang bersih bathinnya. Dalam ayat ini dimaksudkan bahwa pengetahuan bukanlah hal utama! Sang guru atau orang lebih pandai dari muridnya. Namun sang murid dapat menjadi semulia gurunya, atau lebih mulia, hanya dengan menjadi ‘MUSLHAM’ atau Muslim yang benar, sempurna spiritual dan ahlaknya dan seorang yang taat.
Baca ayat Lukas dalam bahasa Aramik yang di terjemahkan kedalam bahasa Yahudi di bawah ini:

"Ein talmeed na'leh 'al rabbo; shekken kal adam she'MUSHLAM yihyeh k'rabbo."
Di ambil dari "Aramic Bible Society". Anda juga bisa melihat file PDF nya di http://home.comcast.net/~rzuberi/articl ... eacher.pdf
Catatan Penting: Bahasa Yahudi untuk “Mushlam” berasal dari akar kata “SH L M”. “Shalom” yang juga berasal dari kata “Damai”. Dan kata “Muslim” berasal dari akar kata “S L M”. Salam berarti “damai”. “Salem” berate “selamat”. Ini juga di ambil dari Aramic Bible Society., http://home.comcast.net/~rzuberi/index_ ... ge0005.htm , and http://home.comcast.net/~rzuberi/articl ... eacher.pdf .
Diterjemahkan dan di edit dari : http://www.answering-islam.com/luke6_40.htm Tanggapan : Lukas 6: 40 tidak bermakna "agama Islam" atau "seorang Muslim" kata yang tertulis di sana adalah verba, alias kata kerja, bukan karta benda (
noun). Perlu juga dipahami konteks ayat tidak sedang membicarakan suatu agama atau nubuat suatu agama, tetapi sebuah pengajaran yang menggunakan 3 perumpamaan yang ditujukan kepada murid-murid Yesus (baca selengkapnya Lukas 6:39-45), pengajaran ini bersisi sejumlah petunjuk untuk kehidupan Kristiani. Kita lihat ayat Lukas dalam naskah bahasa asli Yunani dan beberapa terjemahannya, sbb :
* Lukas 6:40
LAI TB,
Seorang murid tidak lebih dari pada gurunya, tetapi barangsiapa yang telah tamat pelajarannya akan sama dengan gurunya.
KJV,
The disciple is not above his master: but every one that is perfect shall be as his master.
NIV,
A student is not above his teacher, but everyone who is fully trained will be like his teacher.
Ha-Berit,
אֵין תַּלְמִיד נַעֲלֶה עַל־רַבּוֹ וְדַיּוֹ לְכָל־תַּלְמִיד שָׁלֵם לִהְיוֹת כְּרַבּוֹ׃
Translit,
EIN TALMID NA'ELEH 'AL-RABO' VIDAYUVO LIKHAL-TALIMID SYALEM LIHYOT KRABO
Naskah Bahasa Asli Textus Receptus (TR),
ουκ εστιν μαθητης υπερ τον διδασκαλον αυτου κατηρτισμενος δε πας εσται ως ο διδασκαλος αυτου
Translit interlinear,
ouk {tidak} estin {adalah} mathêtês {seorang murid} huper {melebihi/ di atas} ton didaskalon {guru} autou {-nya} katêrtismenos {tamat/ lulus/ yang telah selesai dilatih} de {tetapi} pas {setiap (murid)} estai {akan menjadi} hôs {seperti} ho didaskalos {guru} autou {-nya} Kata
κατηρτισμενος – "katêrtismenos" adalah
verb (kata kerja) dalam bentuk –
perfect passive participle - nominative singular masculine, berasal dari kata
καταρτιζω - "katartizô" yang bermakna
to complete thoroughly, i.e. repair or adjust -- fit, frame, mend, (make) perfect(-ly join together), prepare, restore. Kata dalam naskah asli bahasa Yunani ini diterjemahkan dalam bahasa Ibrani dengan kata
שלם - SYALAMKata
Islam berasal dari kata Arab
'ASLAMA, berpadanan dengan kata Ibrani
שלם - SYALAM,
syin-lamed-mem. Baik bahasa Arab, Aram, maupun Ibrani berasal dari sumber yang sama, oleh karena itu sering dijumpai kata dengan akar kata yang sama. Kata benda
שלום - SYALOM syin-lamed-vav-mem dibentuk dari akar kata
שלם - SYALAM, berarti
damai, sejahtera, selamat, berpadanan dengan kata Arab
SALAAM.
Kata
Islam sendiri tidak dapat ditukarganti menjadi
שלום - SYALOM karena menyalahi kaidah bahasa. Padanan kata
שלום - SYALOM adalah
SALAAM, bukan
Islam.
* Q.S. 4:94,
"Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu pergi di jalan Allah, maka telitilah dan janganlah kamu mengatakan kepada orang yang mengucapkan salam kepadamu, 'Kamu bukan seorang mu'min', dengan maksud mencari harta benda kehidupan di dunia, karena di sisi Allah ada harta yang banyak. Begitu jugalah keadaan kamu dahulu, lalu Allah menganugerahkan ni'mat-Nya atas kamu, maka telitilah. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan."
YAA AYYUHAL LADZIINA AAMANUU IDZAA DHARABTUM FII SABIILILLAAHI FA TABAYYANUU WA LAA TQUULUU LI MAN ALQAA ILAIKUMUS SALAAMA LASTA MU'MINAN TABTAGHUUNA 'ARADHAL HAYAATID DUN-YAA FA 'INDALLAAHI MAGHAANIMU KATSIIRATUN KA DZAALIKA KUNTUM MIN QABLU FA MANNALLAAHU 'ALAIKUM FA TABAYYANUU INNALLAAHA KAANA BI MAA TA'MALUUNA KHABIIRAAJelas kata
salam di atas tidak dapat diganti begitu saja dengan
Islam karena yang terakhir cenderung bermakna agama sedangkan yang pertama adalah ucapan.
Blessings,
BP
Artikel terkait :
Muhammad dalam Kitab Jeremia, LAI sembunyikan fakta, di
muhammad-dalam-kitab-jeremia-lai-sembunyikan-fakta-vt852.html