SarapanPagi Biblika

Studi Alkitab & Pustaloka Kristiani
It is currently Thu Mar 11, 2010 1:43 pm

All times are UTC + 7 hours




Post new topic Reply to topic  [ 2 posts ] 
Author Message
 Post subject: YESUS KETURUNAN PEREMPUAN
PostPosted: Tue Jun 13, 2006 6:37 am 
Offline
Merdeka dlm Kristus
Merdeka dlm Kristus
User avatar

Joined: Fri Jun 09, 2006 5:20 pm
Posts: 6017
YESUS KETURUNAN PEREMPUAN



TANYA :
Quote:
perhatikan kata "Permusuhan antara enkau dan perempuan ini, antara keturunanmu dan keturunannya.....

mengapa dicatat dari keturunan perempuan???, bukankah biasanya manusia itu dari keturunan laki2????

dan perhatikan lagi keterunannya (perempuan itu) akan meremukkan kepalamu.....(mu disana adalah iblis)

apakah arti dari semua ini??? bukankah itu sebuah nubuat???,

bukankah Hanya Yesus yg mendapat keturunan dari seorang perempuan dari garis darah/danging ???? bukankah maksud dari keturunannya akan meremukkan kepalamu yaitu bahwa keturunan wanita yg pernah di salib itu telah menaklukkan dosa dan meremukkan Iblis dari tiang salib 2000 thn yg lalu???



JAWAB :


* Kejadian 3:15
LAI TB, Aku akan mengadakan permusuhan antara engkau dan perempuan ini, antara keturunanmu dan keturunannya; keturunannya akan meremukkan kepalamu, dan engkau akan meremukkan tumitnya.
KJV, And I will put enmity between thee and the woman, and between thy seed and her seed; it shall bruise thy head, and thou shalt bruise his heel.
NIV, And I will put enmity between you and the woman, and between your offspring and hers; he will crush your head, and you will strike his heel."
YLT, and enmity I put between thee and the woman, and between thy seed and her seed; he doth bruise thee -- the head, and thou dost bruise him -- the heel.'
Biblia Hebraic Stuttgartensia (BHS), Hebrew with vowels,
וְאֵיבָה ׀ אָשִׁית בֵּֽינְךָ וּבֵין הָֽאִשָּׁה וּבֵין זַרְעֲךָ וּבֵין זַרְעָהּ הוּא יְשׁוּפְךָ רֹאשׁ וְאַתָּה תְּשׁוּפֶנּוּ עָקֵֽב׃ ס
Translit interlinear, VE'EIVAH {dan permusuhan (dendam kesumat berdarah)} 'ASYIT {Aku akan mengadakan} BENKHA {diantara kalian} 'UVE'IN {dan diantara} HAISYAH {perempuan itu} 'UVE'IN {dan diantara} ZARAKHA {keturunanmu} UVE'IN {dan diantara} ZARAH {keturunannya (her seed)} HU {Dia} YESYUFEKHA {Dia (He) akan meremukkan kamu} ROSY {(pada) kepala} VE'ATAH {dan engkau} TESYUFENU {engkau akan meremukkan Dia} AQEV {(pada) tumit}


Dalam film “The Passion” diceritakan, Yesus di Getsemani menderita bersama Bapa-Nya, bergumul untuk melanjutkan, memerangi kemanusiaan-Nya untuk bertekad melanjutkan rencana Mereka untuk menebus manusia. Saat Dia berlutut, iblis melepaskan seekor ular. Waktu Yesus menyatakan, “Meskipun demikian, bukan kehendak-Ku melainkan kehendak Bapa-Ku,” dan berdiri, ular tersebut merayap ke arah-Nya. Dia mengangkat kaki-Nya dan menginjak kepalanya dengan tumit-Nya.

Adegan yang agak menyimpang dari cerita Alkitab itu, tetapi sangat kaya dalam pesan, adegan tersebut merupakan gambaran dari pemberitahuan Allah kepada manusia dalam Kejadian 3:15. Ayat ini merupakan isyarat pertama dari kabar baik mengenai Yesus Kristus. Meremukkan kepala ular. Teks asli tersebut ditulis dengan istilah singular maskulin (yang oleh kepercayaan Judaisme dan Kristiani dipercayai merujuk kepada Mesias) digambarkan tumit manusia serta kepala ular itu diremukkan (bruised). Tumit manusia dicederakan, dan kepala ular itu yang diremukkan.

Kejadian pasal 3 dengan jelas menuliskan sebab musabab kejatuhan manusia ke dalam dosa, dan dosa itu mengakibatkan pembenaran diri sendiri. Dosa telah merusak hubungan dengan orang lain. Sebagai buktinya adalah Adam mempersalahkan Hawa, Hawa mempersalahkan ular, dan semuanya ini bermula ketika iblis berdesis kepada Hawa, "Semua itu salahnya Tuhan!" Walaupun hanya sekali saja manusia itu diracuni oleh dosa yang mula2, Adam dan Hawa dan semua keturunannya dapat meniru ”tuan” mereka yang baru.

Ketika Adam mempersalahkan Hawa, Allah melihat dosa baru Adam, yang menonjolkan ke-aku-annya. Dan Allahpun melihat dosa baru Hawa yang melemparkan kesalahan dengan menunjuk bahwa ular itu yang membujuknya. Lucifer sendiri tidak dapat menyalahkan siapa siapa, kecuali menyalahkan dirinya sendiri atas kejatuhannya. Dan ia menjadi bapa dari segala yang jahat.

Jadi Allah tidak lagi bertanya oleh sebab apa, karena apa, mengapa ketapan Allah itu dilanggar dan terjadi perbuatan dosa. Kemudian Allah membuat suatu pernyataan: ular sebagai simbol iblis yang telah menyusup pada seekor ular dan menipu Hawa dikutuk, dan menyatakan adanya permusuhan antara ular (iblis) itu dengan keturunannya.

Sesuatu hal yang layak dicermati di ayat 15 ini adalah : Allah menyebut “keturunan perempuan”, bukan keturunan “laki-laki”; Padahal secara logika, lahirnya seorang bayi harus ada benih laki-laki dan benih perempuan.

Maka, ayat 15 itu merupakan nubuat. Nubuat ini berisikan permusuhan yang tidak ada habis-habisnya antara keturunan perempuan dengan keturunan ular itu. Sejarah manusia sudah dinubuatkan akan satu jalur yang ditetapkan oleh Allah bahwa permusuhan itu tidak akan habis-habis. Puncak peperangan yang dimaksud disini adalah peperangan rohani yang terjadi pada waktu Yesus disalib. Allah berkata, keturunanmu akan melukai tumit dari keturunan perempuan itu.



SIAPAKAH ANAK KETURUNAN PEREMPUAN ITU?


Dia bukan orang lain, bukan pendiri agama, bukan tokoh dalam mitos, bukan nabi, bukan rasul, tetapi Ia adalah Allah sendiri yang inkarnasi ke dalam dunia umat manusia. Yesus Kristus adalah satu-satunya benih perempuan yang dilahirkan oleh hanya perempuan saja (tanpa laki-laki).

Sejak bumi dan langit diciptakan, ada 4 macam orang yang berada di dunia :
- Pertama, lelaki tanpa ibu tanpa bapa.
- Kedua, perempuan tanpa ibu tanpa bapa.
- Ketiga, lelaki dan perempuan yang beribu dan berbapa.
- Keempat, seorang laki-laki yang tidak berbapa tetapi mempunyai ibu.

Dari empat macam orang ini, yang pertama hanya satu, yang kedua hanya satu, yang keempat hanya satu, yang ketiga, bermiliaran orang, tidak ada habis-habisnya.

Waktu Adam diciptakan oleh Tuhan Allah, tidak memakai bapa dan ibu. Waktu Hawa diciptakan juga tidak memakai bapa dan ibu. Adam tidak memakai benih wanita dan pria. Hawa diciptakan dengan tidak memakai wanita, tetapi keluar dari pria. Adam dan Hawa diciptakan demikian, tanpa bapak-ibu, karena mereka adalah sepasang manusia yang mula-mula.

Ketetapan reproduksi (Kejadian 1:28 ) adalah ketika wanita dan pria dalam persetubuhan yang menghasilkan begitu banyak keturunan laki-laki dan perempuan sepanjang sejarah manusia, ini merupakan metode ketiga. Tetapi satu-satunya metode yang dipakai Tuhan adalah seorang yang dilahirkan melalui seorang perempuan tanpa laki-laki. Yaitu lahirnya Yesus Kristus, inilah yang disebut benih perempuan atau keturunan perempuan.

Jikalau kita mengerti Allah adalah Yang Maha Kuasa, tidak ada yang mustahil bagi Dia. Maka doktrin Allah yang benar mengakibatkan iman kepercayaan kepada segala sesuatu yang dilakukan oleh Allah yang tidak mungkin tidak benar.

Perhatikan Hawa diciptakan Allah dengan memakai laki-laki, tetapi Hawa bukan dilahirkan melainkan diciptakan. Ketika Kristus lahir ke bumi, memakai perempuan, tetapi tidak memakai laki-laki, Kristus ke bumi bukan diciptakan melainkan dilahirkan.

Di sinilah perbedaannya. Memakai pria untuk mengeluarkan wanita (Hawa), bukan kelahiran. Memakai wanita untuk melahirkan pria (Yesus), tetapi bukan penciptaan. Hawa adalah hasil cipta bukan lahir, Yesus lahir bukan cipta. Hawa keluar (dari laki-laki) bukan lahir, sedangkan Yesus lahir bukan keluar.

Inilah cara-cara kebijaksanaan Tuhan sendiri yang melampaui segala kebijaksanaan dan marifat manusia. Melampaui logika dan epistemologi manusia. Allah telah memberikan pengharapan kepada manusia, satu-satunya pengharapan, yaitu Yesus Kristus turun ke dalam dunia.

Yesus dilahirkan melalui anak dara Maria, bukan ciptaan. Ia datang dengan membawa hidup sorgawi ke dalam dunia dan Yesus adalah satu-satunya yang disebut sebagai benih perempuan, keturunan wanita. Yesus dilahirkan melalui anak dara Maria tanpa mewarisi dosa asal. Ia berasal dari Bapa yang suci, sehingga dalam nubuat yang disampaikan malaikat Gibrael, "The Holy One of God/Yang Suci dari Allah." Istilah ini sering dipakai khususnya dalam kitab Yesaya. Bukan dalam bentuk jamak, melainkan tunggal, hanya satu. Satu-satunya yang kudus dari Allah, yaitu Yesus Kristus, datang ke dalam dunia.

Lukas 1:26-35, di mana di situ diceritakan dengan tepat bagaimana benih wanita itu masuk ke dalam tubuh jasmaniNya tanpa melalui perantaraan seorang manusia laki-laki :

“Dan dalam bulan yang keenam Allah menyuruh malaikat Gabriel pergi ke sebuah kota di Galilea yang bernama Nazaret, kepada seorang perawan yang bertunangan dengan seorang bernama Yusuf dari keluarga Daud, nama perawan itu Maria. Ketika malaikat itu masuk ke rumah Maria, ia berkata: “Salam, hai engkau yang dikaruniai, Tuhan menyertai engkau.” Maria terkejut mendengar perkataan itu, lalu bertanya di dalam hatinya, apakah arti salam itu. Kata malaikat itu kepadanya: “Jangan takut, hai Maria, sebab engkau beroleh kasih karunia di hadapan Allah. Sesungguhnya engkau akan mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki dan hendaklah engkau menamai Dia YESUS. Ia akan menjadi besar dan akan disebut Anak Allah Yang Mahatinggi. Dan Tuhan Allah akan mengaruniakan kepadaNya takhta Daud, bapa leluhurNya, dan Ia akan menjadi raja atas kaum keturunan Yakub sampai selama-lamanya dan KerajaanNya tidak akan berkesudahan.” Kata Maria kepada malaikat itu: “Bagaimana hal itu mungkin terjadi, karena aku belum bersuami?” Jawab malaikat itu kepadanya: “Roh Kudus akan turun atasmu dan kuasa Allah Yang Mahatinggi akan menaungi engkau, sebab itu anak yang akan kaulahirkan itu akan disebut Kudus, Anak Allah.”



BAGAIMANAKAH YESUS MEREMUKKAN SETAN?


Yesus adalah satu-satunya manusia yang tanpa dosa, dalam beberapa pernyataanNya Iapun mengampuni dosa dan mengajarkan implikasi Taurat yang sebenarnya. Para ahli Taurat yang menganggap dirinya lebih mengerti Taurat, menuduh Yesus menghujat Allah, berdasarkan ayat kitab suci dari Musa. Mereka menuduh Yesus Kristus dengan bermacam-macam tuduhan. Dalam situasi seperti ini Yesus pun tidak terganggu dalam perjalanannya mengajarkan Injil/ Kabar Baik

Cara peperangan Yesus Kristus tidak memakai nafsu emosi, senjata, melainkan dengan kekuatan rohani, ketaatan kepada Allah dan menunggu sampai saat terakhir Tuhan bekerja. Inilah peperangan rohani yang belum pernah terjadi sebelum ini, memasuki suatu era baru dalam sejarah di mana kasih mengalahkan dendam, perdamaian mengalahkan permusuhan.

Yesus Kristus menyelesaikan puncak peperangan itu di atas kayu salib dengan baik,
Ia bukan berperang membela kesejahteraanNya sendiri. Waktu kesejahteraanNya dirampas habis, kesehatanNya sudah terancam, hidupNya sudah dirusakkan, tubuhNya sudah ditusuk, darahNya sudah dialirkan, dan Ia mati diatas kayu salib.

Itulah sebabnya di kayu salib Yesus mengatakan "Sudah selesai" atau "genaplah" atau "sudah terlaksana" dalam bahasa aslinya ditulis dengan τετελεσται - tetelestai dari kata τελεω - teleô, akar kata : τελος - telos, yakni akhir yang merangkum perjalanan dari awal, yang memberi arti pada semua yang telah dijalani (Yohanes 19:30). Aku sudah menyempurnakan, Aku sudah sukses, menang dan menggenapi rencana Allah dimana anak keturunan perempuan akan meremukkan kepala ular."


* Yohanes 19:30
LAI TB, Sesudah Yesus meminum anggur asam itu, berkatalah Ia: Sudah selesai. Lalu Ia menundukkan kepala-Nya dan menyerahkan nyawa-Nya.
KJV, When Jesus therefore had received the vinegar, he said, It is finished: and he bowed his head, and gave up the ghost.
The Orthodox Jewish Brit Chadasha, Therefore, when Rebbe, Melech HaMoshiach received the vinegar, he said, "Nishlam!" and having bowed his rosh, Rebbe, Melech HaMoshiach gave up his neshamah.
TR, οτε ουν ελαβεν το οξος ο ιησους ειπεν τετελεσται και κλινας την κεφαλην παρεδωκεν το πνευμα
Translit Interlinear, hote {sesudah} oun {oleh karena itu} elaben {Dia menerima} to oxos {anggur asam} ho iêsous {Yesus} eipen {Dia berkata} tetelestai {sudah selesai} kai {dan} klinas {menunduk} tên kephalên {kepala} paredôken {Dia menyerahkan} to pneuma {Roh}

Catatan :
    τετελεσται - tetelestai, verb - ditulis dalam bentuk perfect passive indicative - third person singular
    τελεω - teleô, leksikon Yunani : to end, i.e. complete, execute, conclude, discharge (a debt) -- accomplish, make an end, expire, fill up, finish, go over, pay, perform.


    Perkataan terakhir dari 7 perkataan salib τετελεσται – tetelestai (sudah selesai) menggunakan Kata Perfek yang berarti penebusan telah dilaksanakan, sekali untuk selamanya, efeknya terasa hingga kini. Perfect Tense dalam tata bahasa Yunani ini memiliki fungsi yang khas. Tidak ada padanan baik dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris yang mampu menyatakan makna yang terkandung di dalamnya secara utuh.

    Perfect Tense melibatkan tiga gagasan: tindakan yang berlangsung intensif; tindakan yang mengarah pada titik penyelesaian; dan keberadaan dari hasil tindakan. Proses yang dilibatkan dalam Perfect Tense adalah proses yang telah mencapai penyelesaian dengan suatu hasil pasti dari sudut pandang pembaca.


Iblis tidak mempunyai cara lagi waktu melihat akhirnya Yesus harus mati seperti itu.
Di situ ia harus mengatakan, "Celaka Dia mati sedemikian rupa sehingga saya tidak mempunyai kemungkinan satu persen pun untuk mencapai kemenangan." Karena kemenangan peperangan rohani justru tidak dicapai melalui cara kemenangan manusia tetapi melalui dalil-dalil rohani, dimana manusia berhenti bergolak, berhenti bergumul, di sana baru kuasa Allah sungguh-sungguh tercurah.

Peperangan yang dimaksud ini tentu saja tidak dapat diterima oleh akal, , bagaimana kematian satu orang dianggap sebagai penebusan kepada seluruh umat manusia. Dan ajaran-ajaran non-Kristiani menyangkali hal tersebut.




Blessings,
BP
050505


Top
 Profile  
 
 Post subject: Re: YESUS KETURUNAN PEREMPUAN
PostPosted: Mon May 25, 2009 11:52 am 
Offline
Merdeka dlm Kristus
Merdeka dlm Kristus
User avatar

Joined: Fri Jun 09, 2006 5:20 pm
Posts: 6017
KELAHIRAN YESUS DARI ANAK DARA


Kelahiran bayi Sang Mesias akan menjadi pertanda. Ada yang luar biasa dalam kelahiran ini; Kelahiran secara biasa tidak memenuhi syarat-syarat pertanda itu:


* Matius 1:23
LAI TB, Sesungguhnya, anak dara itu akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki, dan mereka akan menamakan Dia Imanuel" -- yang berarti: Allah menyertai kita
KJV, Behold, a virgin shall be with child, and shall bring forth a son, and they shall call his name Emmanuel, which being interpreted is, God with us.
TR, ιδου η παρθενος εν γαστρι εξει και τεξεται υιον και καλεσουσιν το ονομα αυτου εμμανουηλ ο εστιν μεθερμηνευομενον μεθ ημων ο θεος
Translit interlinear, idou {perhatikanlah} hê {itu} parthenos {perawan} en gastri exei {akan mengandung} kai {lalu}texetai {akan melahirkan} huion {seorang anak laki-laki} kai {lalu} kalesousin {mereka akan memanggil} to onoma {nama} autou {-Nya} emmanouêl {Imanuel} ho {yang} estin {adalah (berarti)} methermêneuomenon {bila menerjemahkan} meth {menyertai} hêmôn {kita} ho theos {Allah}


* Yesaya 7:14
LAI TB, Sebab itu Tuhan sendirilah yang akan memberikan kepadamu suatu pertanda: Sesungguhnya, seorang perempuan muda mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki, dan ia akan menamakan Dia Imanuel.
KJV, Therefore the Lord himself shall give you a sign; Behold, a virgin shall conceive, and bear a son, and shall call his name Immanuel.
Hebrew,
לָכֵן יִתֵּן אֲדֹנָי הוּא לָכֶם אֹות הִנֵּה הָעַלְמָה הָרָה וְיֹלֶדֶת בֵּן וְקָרָאת שְׁמֹו עִמָּנוּ אֵֽל׃
Translit interlinear, LAKHEN {oleh karena itu} YITEN {Dia akan memberikan} 'ADONAY {Tuhan} HU' {Dia} LAKHEM {kepadamu} 'OT {tanda} HINEH {lihatlah} HA'ALMAH {anak dara itu} HARAH {mengandung} VEYOLEDET {dan ia akan melahirkan} BEN {anak laki-laki} VEQARA'T {dan ia akan memanggil} SYEMO {namanya} 'IMANU 'EL {Imanuel, 'dengan kita, Allah')


Image


KelahiranNya melalui "peminjaman" kepada kandungan dari anak dara ini, diucapkan dalam kredo Pengakuan Iman Rasuli :

Quote:
1. Aku percaya kepada Allah Bapa yang Mahakuasa, khalik langit dan bumi.
2. Dan kepada Yesus Kristus AnakNya Yang Tunggal, Tuhan Kita.
3. Yang dikandung daripada Roh Kudus, lahir dari anak dara Maria.

...



Yang dimaksudkan oleh golongan non-Katolik dengan 'lahir dari anak dara Maria' ialah 'dikandung oleh anak dara (Maria)'. Golongan Katolik mempercayai dua hal, yaitu 'dikandung oleh anak dara (Maria)' dan 'dilahirkan secara mujizat oleh anak dara (Maria) '. Maksudnya, bayi Yesus keluar dari rahim Maria dengan suatu cara - sedemikian rupa sehingga Maria secara medis tetap tinggal dara. Pikiran ini terdapat dalam Protevangelium of James (bagian akhir abad 2) dan menjadi ajaran resmi sebagai bagian dari ide yang mengatakan bahwa Maria tetap dara untuk selamanya.

Pemikiran itu perlu diuji dengan kutipan Lukas, 'Semua anak laki-laki sulung'. (Lukas 2:23) yang arti harfiahnya Ialah 'yang pertama merobek rahim ibu'.


* Lukas 2:23
LAI TB, seperti ada tertulis dalam hukum Tuhan: "Semua anak laki-laki sulung harus dikuduskan bagi Allah",
KJV, As it is written in the law of the LORD, Every male that openeth the womb shall be called holy to the Lord;
TR, καθως γεγραπται εν νομω κυριου οτι παν αρσεν διανοιγον μητραν αγιον τω κυριω κληθησεται
Translit, kathôs {seperti} gegraptai {yang tertulis} en {di dalam} nomô {hukum/ taurat} kuriou {Tuhan} hoti {bahwa} pan {setiap} arsen {(anak) laki-aki} dianoigon {yang membuka/ merobek} mêtran {rahim} hagion {kudus} tô kuriô {bagi Tuhan} klêthêsetai {akan dipanggil}


Bandingkan


* Keluaran 13:12
LAI TB, maka haruslah kaupersembahkan bagi TUHAN segala yang lahir terdahulu dari kandungan; juga setiap kali ada hewan yang kaupunyai beranak pertama kali, anak jantan yang sulung adalah bagi TUHAN
KJV, That thou shalt set apart unto the LORD all that openeth the matrix, and every firstling that cometh of a beast which thou hast; the males shall be the LORD's.
Hebrew,
וְהַעֲבַרְתָּ כָל־פֶּטֶר־רֶחֶם לַיהֹוָה וְכָל־פֶּטֶר ׀ שֶׁגֶר בְּהֵמָה אֲשֶׁר יִהְיֶה לְךָ הַזְּכָרִים לַיהוָה׃
Translit, VEHA'AVARTA {kamu harus melakukan} KHOL {setiap dari}-PETER {yang pertama membuka/ merobek}-REKHEM {kandungan} LAYEHOVAH {kepada YHVH} VEKHOL {dan setiap dari}-PETER{yang pertama} SYEGER {(bayi) yang lahir} BEHEMAH {dari hewan} 'ASHER{yang} YIHYEH {dia (akan) ada } LEKHA {kepada kalian} HAZEKHARIM {yang laki-laki} LA'YEHOVAH {untuk TUHAN}


Juga perlu diuji dengan ucapan Matius, bahwa Yusuf 'tidak bersetubuh dengan dia sampai ia melahirkan anaknya laki-laki ... Yesus' (Matius 1:25), yang agaknya membatalkan pandangan, bahwa Yusuf dan Maria selanjutnya menahan diri dari persetubuhan pernikahan yang biasa.


* Matius 1:24-25
1:24 LAI TB, Sesudah bangun dari tidurnya, Yusuf berbuat seperti yang diperintahkan malaikat Tuhan itu kepadanya. Ia mengambil Maria sebagai isterinya,

1:25 LAI TB, tetapi tidak bersetubuh dengan dia sampai ia melahirkan anaknya laki-laki dan Yusuf menamakan Dia Yesus
KJV, And knew her not till she had brought forth her firstborn son: and he called his name JESUS.
Douay Rheims, And he knew her not till she brought forth her firstborn son: and he called his name JESUS.
TR, και ουκ εγινωσκεν αυτην εως ου ετεκεν τον υιον αυτης τον πρωτοτοκον και εκαλεσεν το ονομα αυτου ιησουν
Translit interlinear, kai {tetapi} ouk {tidak} eginôsken {ia (yusuf) mengenal (menggauli/ bersetubuh), verb - imperfect active indicative - third person singular} autên {dia (maria), personal pronoun - accusative singular feminine} heôs {sampai} hou {yang} eteken {ia melahirkan} ton huion {anak laki-laki} autês {-nya} ton prôtotokon {yang sulung} kai {dan} ekalesen {ia (yusuf) memanggil, verb - aorist active indicative - third person singular} to onoma {nama} autou {-Nya} iêsoun {Yesus}


Dalam pokok ini 'lahir dari anak dara (Maria)' dipakai sebagai padanan untuk 'dikandung oleh anak dara (Maria)'.

Kedua berita tentang kelahiran Yesus dalam Matius dan Lukas jelas terpisah satu dari yang lain. Dan keduanya mencatat bahwa Yesus lahir melalui pekerjaan langsung Roh Kudus tanpa seorang bapak manusia (Matius 1:18-25; Lukas 1:34). Andai bukan karena mujizat yg terkandung di dalamnya, setiap orang akan menerima berita itu sebagai berita biasa.

Masih ada lagi bukti dalam Kitab PB lainnya yang menopang kutipan Lukas dan ucapan Matius itu. Walaupun seseorang tidak senantiasa mengatakan langsung apa yang dipercayainya, namun imannya terungkap melalui perubahan ungkapan yang dipakainya. Maka berita kelahiran alpa dalam Markus , karena kitab itu mulai di mana pengkhotbah-pengkhotbah Kisah mulai, yakni pembaptisan oleh Yohanes. Namun dalam Markus 6:3 hanya Markus dari Kitab-kitab Sinoptik yang mengutip para penentang yang mengatakan, 'Bukankah Ia ini tukang kayu, anak Maria ... ?' Tapi sebaliknya Matius 13:55 berkata 'anak tukang kayu', dan Lukas 4:22 berkata 'anak Yusuf'.


* Matius 13:55
LAI TB, Bukankah Ia ini anak tukang kayu? Bukankah ibu-Nya bernama Maria dan saudara-saudara-Nya: Yakobus, Yusuf, Simon dan Yudas?
KJV, Is not this the carpenter's son? is not his mother called Mary? and his brethren, James, and Joses, and Simon, and Judas?
TR, ουχ ουτος εστιν ο του τεκτονος υιος ουχι η μητηρ αυτου λεγεται μαριαμ και οι αδελφοι αυτου ιακωβος και ιωσης και σιμων και ιουδας
Translit Interlinear, oukh {bukankah} houtos {(Orang) ini} estin {adalah} ho tou tektonos {tukang kayu} huios {anak} oukhi {bukankah} hê mêtêr {ibu} autou {Nya} legetai {disebut} mariam {Maria} kai {dan} hoi adelphoi {saudara-saudara} autou {Nya} iakôbos {Yakobus} kai {dan} iôsês {Yusuf/Yoses} kai {dan} simôn {Simon} kai {dan} ioudas {Yudas}

(Bandingkan dengan Markus 6:3)


Injil Yohanes juga memulai cerita pelayanan Kristus di bumi ini dengan Yohanes Pembaptis. Kemudian menyusul desas-desus yang mengatakan bahwa kelahiran Yesus adalah haram, seperti terungkap dalam Yohanes 8:41, 'Kami (menekankan kata ganti diri dan kedudukan) tidak dilahirkan dari zina'. Ada juga bacaan yang diterima oleh beberapa penulis Kristen sejak Tertulianus, dan oleh Douglas Edwards dalam buku-nya The Virgin Birth in History and Faith, tapi tetap kurang meyakinkan. Bacaan ini terdapat dalam naskah Latin Verona, mengenai Yohanes 1:13, yang mempunyai bentuk tunggal tertampak dari kata negatif "bukan" dalam kalimat: 'orang yg diperanakkan bukan dari darah, bukan pula secara jasmani, melainkan dari Allah'. (Tak ada naskah Yunani yang berkaitan dengan bacaan ini.)


* Yohanes 1:13
LAI TB, orang-orang yang diperanakkan bukan dari darah (HAIMATÔN, bentuk jamak) atau dari daging, bukan pula secara jasmani oleh keinginan seorang laki-laki, melainkan dari Allah.
KJV, Which were born, not of blood, nor of the will of the flesh, nor of the will of man, but of God.
TR, οι ουκ εξ αιματων ουδε εκ θεληματος σαρκος ουδε εκ θεληματος ανδρος αλλ εκ θεου εγεννηθησαν
Translit, hoi ouk {bukan} ex {dari} haimatôn {darah (jamak)} oude ek thelêmatos sarkos oude ek thelêmatos andros all ek theou egennêthêsan {dilahirkan}

Catatan :
    "bukan dari darah" (αιματων – haimatôn, bentuk jamak), yang berarti pembauran 'benih-benih' ayah-ibu, ataupun bukan dari daging ataupun dari keinginan laki-laki (yang berarti keinginan bologis manusia untuk mempunyai anak).


Paulus, teman Lukas, memakai bahasa yang mengandung pengakuan akan kelahiran dari anak dara. Jika membicarakan kedatangan, yaitu kelahiran Yesus Kristus, Paulus memakai kata kerja umum, yaitu γινομαι - "GINOMAI", bukan γεννα ω – GENNAÔ; kata yg terakhir ini cenderung mengaitkan peranan suami (ump Roma 1:3; Filipi 2:7). Hal ini khas ditunjukkan dalam Galatia 4:4, 'Allah mengutus Anak Nya, yang lahir ([color=blue]γενομενον – GENOMENON) dari seorang perempuan'[/color]. Sebaliknya dalam Galatia 4:23 Ismael 'diperanakkan', γεγεννηται – GEGENNÊTAI (dari γεννα ω – GENNAÔ).

Tafsiran yang sehat atas 1 Korintus 15:45-48 ialah melihat Adam dan Kristus datang secara mujizat dari tangan Allah. Ireneus menghubungkannya dengan kelahiran dari anak dara.

Mendiamkan ihwal kelahiran dari anak dara, pada satu sisi bisa saja dimaksudkan untuk menjaga nama baik Maria dari pergunjingan. Lagipula jarang sekali pengkhotbah masa kini menyinggung kelahiran dari anak dara dalam khotbah-khotbah mereka, kendati mereka sering membicarakan inkarnasi Kristus, Sesudah thn 100 M kelahiran dari anak dara diterima oleh Ignatius, Aristides, Justinus, Ireneus (lihat di atas) dan yang lain-lain.

Sekalipun beberapa ahli meminta perhatian kepada variasi-variasi dalam beberapa naskah, yang kurang mendapat dukungan, tapi tidak satu pun dari variasi itu yang menghilangkan uraian tentang fakta kelahiran dari anak dara.


* Lukas 1:35
LAI TB, Jawab malaikat itu kepadanya: "Roh Kudus akan turun atasmu dan kuasa Allah Yang Mahatinggi akan menaungi engkau; sebab itu anak yang akan kaulahirkan itu akan disebut kudus, Anak Allah
KJV, And the angel answered and said unto her, The Holy Ghost shall come upon thee, and the power of the Highest shall overshadow thee: therefore also that holy thing which shall be born of thee shall be called the Son of God.
TR, και αποκριθεις ο αγγελος ειπεν αυτη πνευμα αγιον επελευσεται επι σε και δυναμις υψιστου επισκιασει σοι διο και το γεννωμενον αγιον κληθησεται υιος θεου
Translit, kai apokritheis ho aggelos eipen autê pneuma hagion epeleusetai epi se kai dunamis hupsistou episkiasei soi dio kai to gennômenon hagion klêthêsetai huios theou


Secara teologis pernah dipersoalkan bahwa alasan untuk memberikan gelar 'Anak Allah' dalam Lukas 1:35, tak dapat dicocokkan dengan pengertian Anak Allah yang Kekal dalam Surat-surat Kiriman, Pemikiran ini didasarkan pada anggapan, bahwa kepada Maria dan Yusuf telah diberikan pernyataan teologis seutuhnya. Anggapan demikian tidak beralasan. Kedua catatan itu menyajikan isi dari berita yg diberitakan kepada mereka, yaitu Maria akan menjadi ibu dari Mesias yang dijanjikan. Anak Allah dan 'Allah menyertai kita' (Imanuel). Kenyataan bahwa Matius dan Lukas di sini tidak merujuk kepada teologi pada masa kemudian, menjadi bukti bagi keaslian berita-berita mereka.

Pertimbangan-pertimbangan genetika - proses terjadinya manusia dalam rahim - dapat digunakan namun hati-hati, untuk menunjukkan bahwa inkarnasi Yesus mengharuskan adanya kelahiran dari anak dara. Jika jabang bayi yang hadir di kandungan Maria adalah hasil dari perbuatan Yusuf dan Maria. maka dari awal telah terjadi seorang manusia yang secara potensi utuh. Allah tidak dapat menjadi manusia demikian, tapi dapat melalui cara tertentu memilih untuk meleburkan diriNya dengan manusia tadi (demikian ajaran Nestorius), atau, Allah harus merasa puas dengan memenuhi manusia tadi itu secara rohani, seperti Roh Kudus memenuhi orang-orang kudus zaman kuno. Tak satu pun dari pikiran ini yg cocok dengan catatan Alkitab. Justru kelahiran dari anak dara itu baiklah dinalar dengan taat asas kepada data-data sesuai catatan Alkitab.



Kepustakaan :
- L Sweet, The Birth and infancy of Jesus Christ, 1906:
- J Orr, The Virgin Birth of Christ, 1907
- J.G Machen, The Virgin Birth of Christ , 1930:
- D Edwards, The Virgin Birth in Historv and Faith, 1943:
- T Boslooper, The Virgin Birth, 1962:
- R,E Brown, The Birth of the Messiah, 1977;
- J Stafford Wright, The Virgin Birth as a Biological Necessity, FT 95, 1966-1967. hlm 19-29.


Artikel terkait :
- KRISTOLOGI : INKARNASI (PENJELMAAN), di inkarnasi-penjelmaan-vt62.html#p133

- YESUS ADALAH IMANUEL, di yesus-adalah-imanuel-vt59.html#p127

- Yesaya 7:14, Tinjauan Linguistik Alkitab, di yesaya-7-14-tinjauan-linguistik-alkitab-vt2522.html

ALMAH & BETULAH, Perempuan Muda & Perawan, di almah-betulah-perempuan-muda-perawan-vt3032.html#p16927


Top
 Profile  
 
Display posts from previous:  Sort by  
Post new topic Reply to topic  [ 2 posts ] 

All times are UTC + 7 hours


Who is online

Users browsing this forum: No registered users and 0 guests


You cannot post new topics in this forum
You cannot reply to topics in this forum
You cannot edit your posts in this forum
You cannot delete your posts in this forum
You cannot post attachments in this forum

Search for:
Jump to:  
Powered by phpBB & phpBB SEO
Sarapan Pagi © 2006 by BP & Saxman