YESUS DIURAPI OLEH MARIA DARI BETHANY
* Yohanes 12:1-7 Yesus diurapi di Betania
12:1
Enam hari sebelum Paskah Yesus datang ke Betania, tempat tinggal Lazarus yang dibangkitkan Yesus dari antara orang mati.
12:2
Di situ diadakan perjamuan untuk Dia dan Marta melayani, sedang salah seorang yang turut makan dengan Yesus adalah Lazarus.
12:3
Maka Maria mengambil setengah kati minyak narwastu murni yang mahal harganya, lalu meminyaki kaki Yesus dan menyekanya dengan rambutnya; dan bau minyak semerbak di seluruh rumah itu.
KJV,
Then took Mary a pound of ointment of spikenard, very costly, and anointed the feet of Jesus, and wiped his feet with her hair: and the house was filled with the odour of the ointment.
TR,
η ουν μαρια λαβουσα λιτραν μυρου ναρδου πιστικης πολυτιμου ηλειψεν τους ποδας του ιησου και εξεμαξεν ταις θριξιν αυτης τους ποδας αυτου η δε οικια επληρωθη εκ της οσμης του μυρου
Translit interlinear,
hê oun {lalu} maria {maria} labousa {mengambil} litran {(satu) litra} murou {minyak wangi} nardou {narwastu} pistikês {murni/ dari jenis tumbuhan wangi} polutimou {yang mahal} êleipsen {meminyaki} tous podas {kaki-kaki} tou iêsou {Yesus} kai {dan} exemaxen {menyeka} tais thrixin {dengan rambut-rambut} autês {nya} tous {itu} podas {kaki-kaki} autou {Nya} hê {he} de {maka} oikia {rumah} eplêrôthê {dipenuhi} ek {dengan} tês osmês {bau harum} tou {itu} murou {minyak wangi}
12:4
Tetapi Yudas Iskariot, seorang dari murid-murid Yesus, yang akan segera menyerahkan Dia, berkata:
12:5
"Mengapa minyak narwastu ini tidak dijual tiga ratus dinar dan uangnya diberikan kepada orang-orang miskin?"
12:6
Hal itu dikatakannya bukan karena ia memperhatikan nasib orang-orang miskin, melainkan karena ia adalah seorang pencuri; ia sering mengambil uang yang disimpan dalam kas yang dipegangnya.
12:7
Maka kata Yesus: "Biarkanlah dia melakukan hal ini mengingat hari penguburan-Ku.
Disini kita kembali diberikan kisah perbedaan Maria dan Marta (bandingkan Lukas 10:38-42), keduanya melayani Yesus dan menjadi murid-muridNya. Sekali lagi Maria melakukan hal yang berkenan kepada Yesus :
Sesudah makan, Maria mengambil minyak narwastu murni lalu "mengurapi" (kata Yunani yang dipakai adalah kata
"aleipho") kaki Yesus dan menyekanya dengan rambutnya. Tindakan ini juga menunjukkan tindakan "pengurapan".
Maria mempunyai keinsyafan yang dalam mengenai Yesus Kristus dan oleh karena itu kasihanya kepada Sang Guru yang murni ia melakukan hal yang luar biasa yang kemudian dikatakan oleh Yesus sebagai hal untuk mengingat penguburanNya yang sudah dekat.
Dengan demikian, dua kali Yesus "diurapi" oleh perempuan (lihat : Matius 26 : 1-13 dan Lukas 7:36-50). Pertama kali, Yesus diurapi oleh seorang perempuan berdosa yang menyesal dan bertobat, dan yang kedua kali, diurapi oleh Maria, saudara dari Marta dan Lazarus, ia adalah seorang perempuan saleh. Kasih Maria kepada Yesus bertambah-tambah, sehingga ia tidak merasa sayang mempersembahkan sesuatu yang mahal kepada Yesus. Kasih semacam itu ditunjukkan dengan perbuatan yang luar biasa, bukan hanya dengan perkataan saja, sebagaimana dikatakan oleh Yesus :
"Barangsiapa memegang perintah-Ku dan melakukannya, dialah yang mengasihi Aku." (Yohanes 14:21a).
Kasih yang terbaik memberikan yang terbaik. Kasih semacam itu mencari hadiah yang indah untuk diberikan kepada yang dikasihinya. Bagi Yesus, yang penting bukanlah banyaknya pemberian kita, melainkan apakah pemberian itu adalah pemberian yang terbaik dari kita?. Yesus mengukur pemberian kita kepadaNya bukan dari jumlah, sebagai contoh, Yesus menyatakan 2 peser uang yang nilainya sangat kecil dari seorang janda diindahkanNya, karena itulah yang terbaik yang dimiliki dari janda itu (lihat Markus 12:42-43).
-----
Terhadap apa yang dilakukan Maria, menimbulkan kritik dan ada yang menyangka bahwa lebih baik jikalau Maria itu menjual minyak narwastu yang mahal itu dan memberikan uangnya kepada orang miskin. Tetapi Yesus berkata bahwa perbuatan Maria itu baik. Benar, kita harus menolong orang miskin, tetapi kita tidak boleh menyalahkan orang yang menyatakan kasihnya seperti Maria itu.
Pemberian kita yang terbaik adalah pemberian yang didasarkan oleh kasih kita yang besar kepada Yesus Kristus. Kasih selalu menyatakan diri dengan cara yang berlainan. Marta pernah pula menyalahkan Maria, karena Maria kurang membantu dalam pekerjaan rumah tangga (Lukas 10:38-42). Marta-pun tidak mengerti kasih Maria kepada Yesus yang tidak praktis itu. Marta tidak mengerti bahwa Maria hendak mengetahui kebenaran yang tidak begitu diperhatikan oleh Marta. Mungkin hanya Maria saja yang mengerti pengajaran Yesus mengenai kematianNya. Marta tidak mengerti perbuatan Maria akan menyenangkan hati Tuhan Yesus dan memberi keharuman pada tubuh Yesus, meskipun beberapa hari sesudah itu orang-orang akan bersikap kasar kepada Tuhan Yesus.
Walaupun nanti, orang Yahudi nanti akan menghina tubuh Yesus, Maria 'mengurapiNya' seperti seorang Raja. Perbuatan Maria diketahui oleh seluruh dunia, dan perbuatan itu menjadi teladan bagi wanita dimana-mana. Tiap perbuatan baik mendatangkan hasil yang baik dan menggerakkan orang lain untuk mengikuti teladannya. Seorang Raja patut menerima
pengurapan dan hadiah yang terbaik dari sahabatnya yang baik, demikian pula Yesus.
Yudas Iskariot, murid Yesus sendiri yang termasuk dalam
kelompok 12, namun wajah dan hatinya keras, ia tak ada kasih. Segera setelah itu juga
Yudas mengadakan tawar-menawar untuk menjual Yesus dengan harga 30 uang perak. Seringkali manusia juga seperti
Yudas ini, ia berpura-pura sebagai seorang yang baik, mengingat orang miskin guna menutupi kejahatannya sendiri. Namun sebenarnya ia tidak peduli akan orang miskin. Ia munafik. Banyak juga orang yang seperti itu pada masa ini, dan jikalau ia memberikan uangnya untuk menolong orang lain, tentu ia menginginkan agar perbuatannya itu ditulis dengan huruf besar di surat kabar, ditayangkan di TV dll.
Tuhan Yesus mengetahui perbuatan Maria yang tulus, Ia berkata
"Biarkanlah dia melakukan hal ini mengingat hari penguburan-Ku" (Yohanes 12:7). Yesus melindungi Maria dari teguran orang. Yesus mengerti perbuatan Maria adalah karena kasihnya yang besar. Apabila kita melayani Tuhan dengan kasih, kita tidak usah takut akan perkataan orang atau kritik dari orang lain kepada kita.
Yesus berkenan terhadap perbuatan Maria dan menyebut perbuatan itu "baik". Jikalau Yesus menyebut perbuatan kita "baik", hal itu sudah cukup bagi kita.
Yesus mengetahui maksud Maria, Yakni mengurapi tubuhNya untuk dikuburkan. Orang lain tidak mengerti maksud perbuatan itu, tetapi yesus mengerti dan menerimanya. Betapa mulia dan ajaib Juruselamat kita. Yesus adalah Raja, baiklah kita memahkotaiNya, mencurahkan minyak narwastu kepadaNya. Marilah kita gunakan lidah kita memberikan puji-pujian sebagai syukur atas kasihNya yang besar yang memberikan tubuhNya bagi penebusan dosa manusia.
Baiklah kita menyerahkan diri kita, hidup kita, harta kita, dan milik kita yang terbaik untuk dipersembahkan kepadaNya dan memberikan keharuman kasih yang semerbak didalam seluruh kehidupan kita dimanapun kita berada.
Senantiasa curahkanlah minyak narwastumu menjadi keharuman yang menempel dalam kehidupan kita sehari-hari dalam persekutuan kita dengan Tuhan Yesus Kristus.
Amin.
Blessings in Christ,
BP
September 22, 2006
Sumber :
J Wesley Brill,
Injil Yohanes, p 129-131
Artikel Terkait :
1.
MINYAK URAPAN, di
http://www.sarapanpagi.org/viewtopic.php?p=139#139
2.
Gelar : RAJA & MESIAS, di
http://www.sarapanpagi.org/viewtopic.php?p=181#181
3.
KEMESIASAN YESUS, di
http://www.sarapanpagi.org/viewtopic.php?p=806#806
4.
YESUS SANG MESIAS, di
http://www.sarapanpagi.org/viewtopic.php?p=1176#1176
5.
Maria yang mengurapi Yesus 6 hari ataukan 2 hari sebelum Paskah?,
http://www.sarapanpagi.org/viewtopic.php?p=1158#1158
6.
YESUS DIURAPI DENGAN MINYAK, di
http://www.sarapanpagi.org/yesus-diurap ... 5.html#p138