SarapanPagi Biblika

Studi Alkitab & Pustaloka Kristiani
It is currently Fri Jul 30, 2010 12:34 am

All times are UTC + 7 hours




Post new topic Reply to topic  [ 2 posts ] 
Author Message
 Post subject: TENTANG MAYAT-MAYAT BANGKIT (ZOMBIE) Matius 27:50-54
PostPosted: Mon Sep 18, 2006 5:49 pm 
Offline
Merdeka dlm Kristus
Merdeka dlm Kristus
User avatar

Joined: Fri Jun 09, 2006 5:20 pm
Posts: 6387
TENTANG MAYAT-MAYAT BANGKIT (ZOMBIE) Matius 27:50-54


alexius wiguno wrote:
Hal yg saat krusial sekali dalam pemberitaan ke4 injil, bahwa pada masa 'penyaliban' jesus hari jumat, terjadi peristiwa peristiwa besar yaitu :

1. Gempa Besar yang membuat bukit-bukit batu merekah-belah

2. Kubur kubur terbuka

3. Mayat mayat bangkit (zombie?) dan lantas berbaris-baris menuju jerusalem...

Tentang "MAYAT2 BANGKIT DAN BERBARIS MENUJU JERUSALEM" aapalagi....!! Pernah benar terjadi tapi di dalam film holywood DAWN OF THE DEAD saja :-)



* Matius 27:50-54

27:50 Yesus berseru pula dengan suara nyaring lalu menyerahkan nyawa-Nya.
KJV, Jesus, when he had cried again with a loud voice, yielded up the ghost.
TR, ο δε ιησους παλιν κραξας φωνη μεγαλη αφηκεν το πνευμα
Interlinear, ho de {lalu} iêsous {Yesus} palin {pula} kraxas {setelah berseru} phônê {dengan suara} megalê {nyaring} aphêken {menyerahkan} to pneuma {roh (-Nya)}


27:51 Dan lihatlah, tabir Bait Suci terbelah dua dari atas sampai ke bawah dan terjadilah gempa bumi, dan bukit-bukit batu terbelah,
KJV, And, behold, the veil of the temple was rent in twain from the top to the bottom; and the earth did quake, and the rocks rent;
TR, και ιδου το καταπετασμα του ναου εσχισθη εις δυο απο ανωθεν εως κατω και η γη εσεισθη και αι πετραι εσχισθησαν
Interlinear, kai {dan} idou {perhatikanlah} to katapetasma {tabir/ gorden} tou naou {Bait (Allah)} eschisthê {terbelah} eis {menjadi} duo {dua} apo anôthen {atas} eôs {sampai} katô {bawah} kai {dan} ê gê {bumi} eseisthê {diguncangkan} kai {dam} ai petrai {batu-batu besar} eschisthêsan {terbelah}

27:52 dan kuburan-kuburan terbuka dan banyak orang kudus yang telah meninggal bangkit.
KJV, And the graves were opened; and many bodies of the saints which slept arose,
TR, και τα μνημεια ανεωχθησαν και πολλα σωματα των κεκοιμημενων αγιων ηγερθη
Interlinear, kai {dan} ta mnêmeia {kubur-kubur} aneôchthêsan {terbuka} kai {lalu} polla {banyak} sômata {mayat-mayat} tôn {yang} kekoimêmenôn {telah meninggal} agiôn {(orang-orang) kudus} êgerthê {dibangunkan/ dibangkitkan}

27:53 Dan sesudah kebangkitan Yesus, mereka pun keluar dari kubur, lalu masuk ke kota kudus dan menampakkan diri kepada banyak orang.
KJV, And came out of the graves after his resurrection, and went into the holy city, and appeared unto many.
TR, και εξελθοντες εκ των μνημειων μετα την εγερσιν αυτου εισηλθον εις την αγιαν πολιν και ενεφανισθησαν πολλοις
Interlinear, kai {lalu} exelthontes {keluar} ek {dari} tôn mnêmeiôn {kubur} meta {sesudah} tên egersin {kebangkitan} autou {-Nya} eisêlthon {masuk} eis {ke} tên agian {kudus} polin {kota} kai {dan} enephanisthêsan {tertampak} pollois {kepada (orang) banyak}

27:54 Kepala pasukan dan prajurit-prajuritnya yang menjaga Yesus menjadi sangat takut ketika mereka melihat gempa bumi dan apa yang telah terjadi, lalu berkata: "Sungguh, Ia ini adalah Anak Allah."
KJV, Now when the centurion, and they that were with him, watching Jesus, saw the earthquake, and those things that were done, they feared greatly, saying, Truly this was the Son of God.
TR, ο δε εκατονταρχος και οι μετ αυτου τηρουντες τον ιησουν ιδοντες τον σεισμον και τα γενομενα εφοβηθησαν σφοδρα λεγοντες αληθως θεου υιος ην ουτος
Interlinear, ho de {adapun} ekatontarchos {kepala pasukan seratus} kai {dan} oi {orang2 yang} met {bersama} autou {dia} têrountes {menjaga} ton iêsoun {Yesus} idontes {ketika melihat} ton seismon {gempa-bumi} kai {dan} ta {hal-hal yang} genomena {terjadi} ephobêthêsan {menjadi takut} sphodra {sangat} legontes {berkata} alêthôs {benar-benar} theou {Allah} uios {Anak} ên {adalah} outos {(orang) ini}



Alkitab tidak menulis mayat-mayat bangkit berubah bagaikan Zombie seperti dalam film. Kami meyakini apa yang tertulis dalam Alkitab bukan fiksi. Matius menulis tanda-tanda yang terjadi setelah kematian Yesus dan pada saat kebangkitanNya. Tanda-tanda itu diantaranya adalah kebangkitan orang-orang kudus.
Mengenai kebangkitan, terjadi pada "hari pertama", reff http://www.sarapanpagi.org/viewtopic.php?p=1584#1584


Kebangkitan orang-orang kudus melambangkan kemenangan Kristus atas kematian. Dan hal ini adalah peragaan nyata bahwa kematian dan kebangkitan Kristus menghasilkan pelepasan bagi orang-orang benar yang sudah mati dari dunia orang mati :


* Efesus 4:8-9
4:8 Itulah sebabnya kata nas: "Tatkala Ia naik ke tempat tinggi, Ia membawa tawanan-tawanan; Ia memberikan pemberian-pemberian kepada manusia."
4:9 Bukankah "Ia telah naik" berarti, bahwa Ia juga telah turun ke bagian bumi yang paling bawah?



Mengenai siapa orang-orang kudus yang bangkit ini tidak disebutkan. Namun diperkirakan adalah mereka yang belum lama meninggal dan tampil di Yerusalem serta dikenal oleh banyak orang. Jika orang-orang kudus itu adalah mereka yang sudah lama meninggal seperti Abraham, Ishak, para nabi Perjanjian Lama, dan lain-lain, wajah mereka tidak dikenal lagi.

Matius 27:52, "dan kuburan-kuburan terbuka dan banyak orang kudus yang telah meninggal bangkit." adalah bahwa orang-orang kudus itu "bangkit" (Yunani, 'êgerthê', "mereka dibangunkan" dari kata dasar 'egeirô') pada waktu itu tetapi tidak "keluar dari kubur" sampai saat "sesudah kebangkitan Yesus" (ayat 53). Kristus adalah yang pertama bangkit dari antara orang mati (Kolose 1:18, 1 Korintus 15:20).

Mereka yang bangkit ini diperkirakan adalah orang-orang kudus yang belum lama mati dan dikuburkan di dekat Yerusalem karena mereka "menampakkan diri" kepada banyak orang, tentu saja penduduk Yerusalem saat itu masih mengenal mereka secara fisik.

Bayangkan, jika seandainya Nuh termasuk "orang kudus" yang bangkit, kemudian menampakkan diri di Yerusalem, apakah penduduk Yerusalem mengenalnya? Jika seandainya pula Abraham, Ishak, Yakub, dan para leluhur Israel termasuk di sana, apakah penduduk Yerusalem mengenal mereka?

Jelas yang bangkit dan kemudian "menampakkan diri" kepada banyak orang adalah mereka yang dikenal pada zaman itu, seperti Zakharia (ayah Yohanes Pembaptis), Yohanes Pembaptis, dan lain-lain, yang "dikenal" oleh penduduk di zaman itu.


alexius wiguno wrote:
4. Gerhana total sejak jam 12 tengah hari sampai jam 3 sore

Pertanyaan nya adalah :

Benarkah kejadian tersebut (kalo asal nya dari kitab yg katanya suci dari tuhan...kudunya benar dan faktual dong ya..?!) Tetapi kenyataan nya adalah, sarjana sarjana bibel melakukan riset pada karya karya tua dari pihak greek dan rome, dan dari masyarakat yahudi di bidang astronomi, geofisika, geologi, dan kepurbakalaan. Dan ternyata ahli ahli astronomi pada abad pertama masehi itu tidak pernah mencatat GERHANA TOTAL di judea sekitar tahun 30-an itu, baik sebelum nya maupun sesudah nya.

Dan ahli-ahli geofisika tak pernah mencatat bahwa pernah terjadi GEMPA BESAR sekita era itu di wilayah judea maupun galilea dan semua wilayah palestine.

Justru kisah penyaliban yesus itu pada akhir nya di sangsikan kebenaran nya. Keraguan itu bukan hanya muncul pada zaman sarjana sarjana bibel di barat, tetapi sudah sejak semula di dalam sejarah kristen..kisah ini sudah 'gagap'!



Apakah dasar penuduh dari kalangan Muslim ini menulis bahwa ahli geofisika bisa mengetahui bahwa ada atau tidak ada gempa besar di sekitar tahun 30an Masehi ini ?
Ada banyak fenomena Alam yang tertulis dalam Alkitab, Air Bah pada zaman Nuh, Hujan belerang dan Api di Sodom dan Gomorah pada zaman Abraham. Laut terbelah pada zaman Musa dll. Dan diantara mujizat-mujizat yang terjadi itu tertulis pula dalam Kitab Suci Muslim dan Hadits, dan diimani oleh umat Muslim. Bisakah dikatakan keajaiban alam yang terjadi itu adalah khalyalan tanpa bukti ilmiah?


Dan ternyata ada historical record mencatat tentang kegelapan dan gempa bumi tersebut :

http://www.ichthus.info/CaseForChrist/A ... intro.html

Plegon's writing on history is known as "OLYMPIADES". The reference may be found in "Fragmenta Historicum Graecorum" (C. Muller) 1841- 1870, Volume 3, pages 603 - 624:

"In the 4th year of the 202nd Olympiad, there was a great eclipse [Greek = EKLEIPSIS] of the Sun, greater than had ever been known before, for at the 6th hour the day was changed into night and the stars were seen in the heavens. An earthquake occurred in Bythinia and overthrew a great part of the city of Nicaea"

* The first olympiad was held in 776 BC
* Each Olympiad is 4 years
* The forth year of the 202 Olympiad is 32 AD - around the time that Jesus was crucified !!!
* (We don't know the precise year that Jesus was crucified, only that it's around 30 A.D.)

This darkness Thallus, in the third book of his History, calls, as appears to me without reason, an eclipse of the sun. For the Hebrews celebrate the passover on the 14th day according to the moon, and the passion of our Saviour fails on the day before the passover; but an eclipse of the sun takes place only when the moon comes under the sun. And it cannot happen at any other time but in the interval between the first day of the new moon and the last of the old, that is, at their junction: how then should an eclipse be supposed to happen when the moon is almost diametrically opposite the sun?



http://www.greatcom.org/resources/aread ... efault.htm

Bukan saja kegelapan yg terjadi pada saat Yesus di salib di catat oleh para penulis sejarah, tapi juga kegelapan tersebut bukan lah suatu fenomena alam yang bisa di jelaskan secara ilmiah, karena kegelapan tersebut pasti BUKAN karena gerhana matahari. Dan juga gempa bumi pun tercatat dalam buku2 sejarah.


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Tue Sep 19, 2006 7:12 am 
Offline
Merdeka dlm Kristus
Merdeka dlm Kristus
User avatar

Joined: Fri Jun 09, 2006 5:20 pm
Posts: 6387
alexius wiguno wrote:
Saul dari Tarsus alias paulus the great liar, (mati 64M) dalam surat nya nya kepada jemaat di korintus (1 korintus 1:23) tegas menyatakan : "MAKA KITA INI MEMBERITAKAN JESUS YG TERSALIB, YAITU SUATU 'SYAK' KPD ORANG YAHUDI, DAN SUATU 'KEBODOHAN' BAGI ORANG KAFIR"

Bagaimana keimanan anda ttg ini..?



Entah mengapa para pengkritik dari kalangan Muslim sering mempermasalahkan Paulus, saya ingin mendapat jawabannya apa kira-kira yang membuat Paulus sedemikian dibenci? Mengingat masa Paulus hidup itu jauh sebelum Agama Islam muncul. Paulus hidup di awal Masehi dan ia dieksekusi mati tahun 64 Masehi dibawah pemerintahan Romawi/ Kaisar Nero. Sedangkan era Islam baru ada sekitar abad ke-7 Masehi.

Silahkan baca artikel tentang Paulus di :

1. Apakah Paulus Memalsukan Alkitab?, di http://www.sarapanpagi.org/viewtopic.php?p=236#236

2. PAULUS, di http://www.sarapanpagi.org/viewtopic.php?p=608#608

3. Tuduhan : KEBOHONGAN PAULUS TARSUS !, di http://www.sarapanpagi.org/42-kebohonga ... vt681.html

------

Mengenai 1 Korintus 1:23, yang di-'comot' sekenanya oleh dalam tujuah 'menyerang' kekristenan. Dalam hal apapun seorang sering mencemooh atas suatu hal yang dia tidak mengerti. Misalnya, seorang mencemooh musik klasik, atas ketidak-mengertiannya ia akan mencemohon musik klasik adalah kebodohan, musik yang membosankan, kuno, rumit, dan tidak enak didengar, demikian juga pandangan orang yang tidak mengerti musik jazz terhadap musik jazz.

Maka, daripada mengikuti selera si-penuduh, sebaiknya kita kaji ayatnya bersama:


* 1 Korintus 1:23
tetapi kami memberitakan Kristus yang disalibkan: untuk orang-orang Yahudi suatu batu sandungan dan untuk orang-orang bukan Yahudi suatu kebodohan,

KJV, But we preach Christ crucified, unto the Jews a stumblingblock, and unto the Greeks foolishness;
TR, ημεις δε κηρυσσομεν χριστον εσταυρωμενον ιουδαιοις μεν σκανδαλον ελλησιν δε μωριαν
Interlinear, êmeis {kami} de {tetapi} kêrussomen {mengkotbahkah} christon {Kristus} estaurômenon {(yang) disalibkan} ioudaiois {(bagi orang2) Yahudi} men skandalon {hal-hal yang menyinggung perasaan} hellêsin {(bagi orang2) Helenis/ Yunani} de {dan} môrian {suatu kebodohan}


Bandingkan dengan


* 1 Korintus 1:18
Sebab pemberitaan tentang salib memang adalah kebodohan bagi mereka yang akan binasa, tetapi bagi kita yang diselamatkan pemberitaan itu adalah kekuatan Allah.

KJV, For the preaching of the cross is to them that perish foolishness; but unto us which are saved it is the power of God.
TR, ο λογος γαρ ο του σταυρου τοις μεν απολλυμενοις μωρια εστιν τοις δε σωζομενοις ημιν δυναμις θεου εστιν
Interlinear, ho logos {pemberitaan} gar {sebab} ho tou staurou {tentang salib} tois {bagi orang-orang yang} men apollumenois {sedang menuju kebinasaan} môria {kebodohan} estin {(itu) adalah} tois {orang2 yang} de {tetapi} sôzomenois {diselamatkan} êmin {bagi kita} dunamis {kuasa} theou {Allah} estin {(itu) adalah}


Selanjutnya untuk mengerti konteks ayat diatas, sebaiknya ayat-ayatya dibaca secara lengkap satu perikop :


* 1 Korintus 1:18-25 Hikmat Allah dan hikmat manusia.
1:18 Sebab pemberitaan tentang salib memang adalah kebodohan bagi mereka yang akan binasa, tetapi bagi kita yang diselamatkan pemberitaan itu adalah kekuatan Allah.
1:19 Karena ada tertulis: "Aku akan membinasakan hikmat orang-orang berhikmat dan kearifan orang-orang bijak akan Kulenyapkan."
1:20 Di manakah orang yang berhikmat? Di manakah ahli Taurat? Di manakah pembantah dari dunia ini? Bukankah Allah telah membuat hikmat dunia ini menjadi kebodohan?
1:21 Oleh karena dunia, dalam hikmat Allah, tidak mengenal Allah oleh hikmatnya, maka Allah berkenan menyelamatkan mereka yang percaya oleh kebodohan pemberitaan Injil.
1:22 Orang-orang Yahudi menghendaki tanda dan orang-orang Yunani mencari hikmat,
1:23 tetapi kami memberitakan Kristus yang disalibkan: untuk orang-orang Yahudi suatu batu sandungan dan untuk orang-orang bukan Yahudi suatu kebodohan,
1:24 tetapi untuk mereka yang dipanggil, baik orang Yahudi, maupun orang bukan Yahudi, Kristus adalah kekuatan Allah dan hikmat Allah.
1:25 Sebab yang bodoh dari Allah lebih besar hikmatnya dari pada manusia dan yang lemah dari Allah lebih kuat dari pada manusia.



Penjelasan :


Ayat 18, Bahwa Allah menyatakan karyaNya melalui seorang Yahudi yang tersalib tentunya tampak sebagai suatu kebodohan bagi semua orang yang todak mau menerima berita tersebut. Bagaimana mungkin Allah menyingkapkan diriNya dengan cara khususs eksklusif melalui seorang manusia Allah? Itulah yang dimaksud Paulus, pertanyaan dari mereka yang akan binasa. Hanya kita yang diselamatkan-lah yang bisa mengerti bahwa berita salib bukanlah kebodohan melainkan hikmat yang paling agung.

Lawan dari "kebodohan" adalah "hikmat", hikmat dari Allah adalah kekuatan Allah :


* Roma 1:16,17
1:16 Sebab aku mempunyai keyakinan yang kokoh dalam Injil, karena Injil adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan setiap orang yang percaya, pertama-tama orang Yahudi, tetapi juga orang Yunani.
1:17 Sebab di dalamnya nyata kebenaran Allah, yang bertolak dari iman dan memimpin kepada iman, seperti ada tertulis: "Orang benar akan hidup oleh iman."



Salib adalah sarana yang dipakai Allah untuk menyelamatkan manusia untuk dapat memasuki pintu persekutuan abadi dengan Kristus. Hanya penghakiman terakhir yang akan memperlihatkan siapa yang telah binasa dan siapa yang telah diselamatkan :


* Roma 2:12
Sebab semua orang yang berdosa tanpa hukum Taurat akan binasa tanpa hukum Taurat; dan semua orang yang berdosa di bawah hukum Taurat akan dihakimi oleh hukum Taurat.


* 2 Tesalonika 2:10
dengan rupa-rupa tipu daya jahat terhadap orang-orang yang harus binasa karena mereka tidak menerima dan mengasihi kebenaran yang dapat menyelamatkan mereka.


* Roma 10:9
Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan, dan percaya dalam hatimu, bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka kamu akan diselamatkan.


* 1 Tesalonika 5:9
Karena Allah tidak menetapkan kita untuk ditimpa murka, tetapi untuk beroleh keselamatan oleh Yesus Kristus, Tuhan kita,



Di masa kini pemisahan telah terjadi antara mereka yang binasa dan kita yang diselamatkan, diantara orang percaya dan orang yang tidak percaya :


* 2 Korintus 2:15
Sebab bagi Allah kami adalah bau yang harum dari Kristus di tengah-tengah mereka yang diselamatkan dan di antara mereka yang binasa.


* 2 Korintus 4:3
Jika Injil yang kami beritakan masih tertutup juga, maka ia tertutup untuk mereka, yang akan binasa,




Ayat 19-20, Paulus mengutip Perjanjian Lama sebagai dukungan, yang isinya adalah peringatan dan kecaman dari Allah terhadap 'manusia berhikmat' di Yehuda yang mencari bantuan dari Mesir ketika terancam Sanherib :


* Yesaya 29:14
maka sebab itu, sesungguhnya, Aku akan melakukan pula hal-hal yang ajaib kepada bangsa ini, keajaiban yang menakjubkan; hikmat orang-orangnya yang berhikmat akan hilang, dan kearifan orang-orangnya yang arif akan bersembunyi."


* Yesaya 19:12
Di manakah orang-orang bijaksanamu? Biarlah mereka mengumumkan kepadamu serta memberitahukan apa yang diputuskan TUHAN semesta alam tentang Mesir.


* Yesaya 33:18
Dalam hatimu engkau akan memikirkan kengerian yang sudah-sudah: "Sudah lenyapkah juru hitung, sudah lenyapkah juru timbang, dan sudah lenyapkah orang yang menghitung menara-menara?"



Melalui nabiNya, Allah menyatakan untuk menghapuskan "hikmat orang-orang berhikmat" dan "kearifan orang-orang bijak", yaitu manusia-manusia yang melakukan penalarannya sendiri dalam usahanya mencari Allah Dan keselamatan melalui caranya sendiri, menurut penalaran itu sendiri. Pada ayat ke 20, Paulus dengan gayanya yang khas menggunakan 'gaya diatribe' dimana ia menulis seolah-olah ia berdebat dengan seseorang. Paulus tidak menyangkal ada orang-orang bijaksana, para ahli Taurat ataupun filsuf Yunani. Tetapi setiap usahan untuk menemukan Allah, untuk memahamiNya, jika tanpa pernyataan-Nya didalam Yesus Kristus sebagai Tuhan yang disalibkan, tidak diperhitungkan Allah, hal tersebut tidak lebih daripada "hikmat dunia" yang dikatakan Allah sebagai kebodohan :


* Yesaya 44:25
Akulah yang meniadakan tanda-tanda peramal pembohong dan mempermain-mainkan tukang-tukang tenung; yang membuat orang-orang bijaksana mundur ke belakang, dan membalikkan pengetahuan mereka menjadi kebodohan;




Ayat 21, Hikmat Allah bukan hanya pengetahuanNya yang sempurna, melainkan juga termasuk rencanaNya yang sempurna. Adalah rencanaNya bahwa "dunia tidak mengenal hikmatNya" dengan hikmat manusia sendiri. TujuanNya bukanlah bukanlah menghukum manusia kedalam kekelaman 'kebodohan manusia', melainkan memberikan anugerah keselamatan dalam Injil Salib. Allah telah menetapkan menyatakan diriNya dalam cara yang luar biasa didalam diri Tuhan Yesus Kristus, melalui "kebodohan pemberitaan Injil" (Paulus memakai istilah dunia), ada hikmat yang tersembunyi, sebuah rencana yang agung yang disempurnakan melalui Salib, hal demikian akan sulit dinalar oleh hikmat manusia, namun Allah dengan kasihnya memberikan pernyataan hikmat yang oleh orang-orang yang tidak mengerti itu mengatakannya sebagai suatu 'kebodohan'.

Hikmat dunia adalah bagian dari dunia ini dengan dosa dan kebodohannya. Dengan kebodohannya mereka menolak janji dan berkat yang diberikan Allah didalam Yesus Kristus. Allah jelas memisahkan hikmat dariNya dan hikmat dunia.


* Roma 12:2
Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna.


* 1 Korintus 2:6,8
2:6 Sungguhpun demikian kami memberitakan hikmat di kalangan mereka yang telah matang, yaitu hikmat yang bukan dari dunia ini, dan yang bukan dari penguasa-penguasa dunia ini, yaitu penguasa-penguasa yang akan ditiadakan.
2:8 Tidak ada dari penguasa dunia ini yang mengenalnya, sebab kalau sekiranya mereka mengenalnya, mereka tidak menyalibkan Tuhan yang mulia.


* 1 Korintus 3:18
Janganlah ada orang yang menipu dirinya sendiri. Jika ada di antara kamu yang menyangka dirinya berhikmat menurut dunia ini, biarlah ia menjadi bodoh, supaya ia berhikmat.




Ayat 22, mengapa berita salib menjadi suatu kebodohan bagi mereka yang tidak beriman? Orang-orang Yahudi menghendaki tanda, suatu bukti tentang kuasa, sedangkan orang-orang Yunani menghendaki hikmat dan kebenaran dalam pemikiran semata.


Ayat 23, Berlawanan dengan pemikiran Yahudi dan Yunani, orang Kristen memberitakan Kristus yang disalibkan. Mereka memberitakan bahwa Allah telah bertindak dalam sejarah dengan mengirimkan AnakNya untuk mati pada kayu salib. Namun mati dengan cara digantung di kayu adalah lambang nista bagi kalangan Yahudi, maka dikatakan hal tersebut adalah "batu sandungan", silahkan lihat rujukan dari Perjanjian Lama berkenaan dengan 'mati tergantung pada kayu' :


* Ulangan 21:22
LAI TB, "Apabila seseorang berbuat dosa yang sepadan dengan hukuman mati, lalu ia dihukum mati, kemudian kaugantung dia pada sebuah tiang,
TL : Maka jikalau barang seorang telah berbuat dosa yang patut ia mati dibunuh, dan jika hukumnya kamu menggantungkan dia pada kayu,
KJV : And if a man have committed a sin worthy of death, and he be to be put to death, and thou hang him on a tree:
VEKHI-YIHYE VE'ISH KHET MISHPAT-MAVET VEHUMAT VETALITA OTO AL-ETS


* Yosua 10:26
LAI TB, Sesudah itu Yosua membunuh raja-raja itu, dan menggantung mereka pada lima tiang, dan mereka tinggal tergantung pada tiang-tiang itu sampai matahari terbenam
TL : Setelah itu diparang Yusak akan mereka itu serta dibunuhnya mereka itu dan digantungkannya pada lima batang tiang kayu, maka mereka itupun tinggal tergantung pada tiang itu sampai petang hari
KJV : And afterward Joshua smote them, and slew them, and hanged them on five trees: and they were hanging upon the trees until the evening.
VAYAKEM YEHOSHUA AKHAREI-KHEN VAYEMITEM VAYITLEM AL KHAMISHA ETSIM VAYIHYU TELUYIM AL-HAETSIM AD-HA'AREV


Kematian dengan cara digantung itu di sebuah tiang kayu 'ETS, Ibrani adalah lambang suatu kutuk. Penulis Kitab Kisah Para Rasul (Lukas) mencatat perkataan Petrus dalam Kisah 5:30, untuk menjelaskan lagi bahwa orang yang mati dengan cara digantung adalah dikutuk oleh Allah (bandingkan dengan Kisah 10:39, Galatia 3:13).

Namun, dalam 1 Korintus 1:23 ini Paulus mengatakan "Kristus yang disalibkan" dengan menggunakan kata kerja pasif. Pengertiannya : Salib bukanlah suatu peristiwa kebetulan, bukan suatu kegagalan dari terlaksananya keadilan, bukan pula suatu tragedi manusia. Namun sebaliknya, Salib adalah klimaks dari rencana ilahi, yang merupakan makna seperti yang tertulis dalam ayat ini :


* Roma 4:25
yaitu Yesus, yang telah diserahkan karena pelanggaran kita dan dibangkitkan karena pembenaran kita.



Makna Salib hanya dapat dilihat didalam terang kebangkitan. Tanpa iman, Kristus yang tersalib akan tetap menjadi "batu sandungan" bagi orang-orang Yahudi; sebab menurut nalar Yahudi, seorang Mesias yang mati tersalib sungguh tidak masuk akal. Bagaimanakah mungkin kematian yang 'memalukan' untuk satu orang dalam sejarah memiliki berita mutlak/ final tentang suatu keselamatan?

Dilain pihak, kita temukan hal yang sama, bahwa berita Salib adalah "suatu kebodohan" dimata orang-orang Yunani (non-Yahudi). Bandingkan pula dengan "hukuman salib" pada masa itu, dimana hukuman mati cara salib itu diperuntukkan bagi para penjahat, pengkianat dalam masa pemerintahan Romawi di seluruh daerah jajahannya.
Berita salib adalah suatu 'kebodohan' yang dipandang oleh orang-orang yang ingin menemukan kebenaran di dalam celah-celah pemikiran manusiawi mereka sendiri. Maka, tanpa menggunakan 'kacamata iman' pemberitaan tentang Salib tetap akan menjadi duatu kebodohan.


Ayat 24-25, Apa yang sepintas tampaknya "bodoh", dan apa yang dianggap "kebodohan" oleh dunia yang tidak mengenalNya. Allah yang tampaknya lemah, membiarkan AnakNya disalib, sebenarnya adalah kekuatan yang lebih kuat, lebih efektif dibandingkan dengan segala usaha manusia.


* 2 Korintus 13:4
Karena sekalipun Ia telah disalibkan oleh karena kelemahan, namun Ia hidup karena kuasa Allah. Memang kami adalah lemah di dalam Dia, tetapi kami akan hidup bersama-sama dengan Dia untuk kamu karena kuasa Allah.



Di dalam Salib, mempunyai kekuatan hikmat dan kuasa Allah yang sejati. Ini adalah karunia yang terbuka bagi orang Yahudi maupun non-Yahudi, artinya semua orang dari latar belakang kebangsaan apapun dapat terpanggil dalam iman kepada Yesus Kristus. Iman diberikan kepada mereka yang dipanggil. Sebab, hanya melalui imanlah seseorang dapat melihat Kristus yang disalib didalam perspektif yang sebenarnya, sebagai suatu pembuktian besar tentang kasih Allah dalam karya penyelamatan.

Itulah kuasa dan hikmat Allah yang hanya dapat dimengerti manusia didalam iman.


* Ayub 12:13
Tetapi pada Allahlah hikmat dan kekuatan, Dialah yang mempunyai pertimbangan dan pengertian.



Amin.


alexius wiguno wrote:
Banyak "RATUSAN" pertanyaan lain yg akan saya pertanyakan kebenaran bibel...



Silahkan baca-baca di : http://www.sarapanpagi.org/tanggapan-at ... n-vc3.html



Blessings,
BP
September 19, 2006


Top
 Profile  
 
Display posts from previous:  Sort by  
Post new topic Reply to topic  [ 2 posts ] 

All times are UTC + 7 hours


Who is online

Users browsing this forum: No registered users and 0 guests


You cannot post new topics in this forum
You cannot reply to topics in this forum
You cannot edit your posts in this forum
You cannot delete your posts in this forum
You cannot post attachments in this forum

Search for:
Jump to:  
Powered by phpBB & phpBB SEO
Sarapan Pagi © 2006 by BP & Saxman