PREDESTINASI/ PROORIZO, STUDI KATA BAHASA YUNANI
* Kisah Para Rasul 4:28
LAI TB,
untuk melaksanakan segala sesuatu 'yang telah Engkau tentukan dari semula' oleh kuasa dan kehendak-Mu.
KJV,
For to do whatsoever thy hand and thy counsel determined before to be done.
TR,
ποιησαι οσα η χειρ σου και η βουλη σου προωρισεν γενεσθαι
Translit,
poiêsai {untuk berbuat} hosa {sebanyak} hê cheir {tangan} sou {-Mu} kai {dan} hê boulê {kehendak} sou {-Mu} proôrisen {Engkau menentukan sebelumnya} genesthai {untuk menjadi}
Ungkapan "yang telah Engkau tentukan dari semula" diterjemahkan dari kata
' προωρισεν - proôrisen ', aorist aktif indikatif orang kedua tunggal dari kata
'προοριζω – proorizô'
Kata
'προοριζω – proorizô' dibentuk dari preposisi
'προ – pro' , "sebelum", dan
'οριζω – horizô', "menentukan" sehingga
'προοριζω – proorizô' diterjemahkan menjadi "menentukan sebelumnya",
"menentukan dari semula", King James Version menerjemahkannya dengan
'predestinate', 'determine before', 'ordain', jumlah enam kata.
Kata kerja
'προοριζω – proorizô' menurut ayat di atas diikuti oleh
' γενεσθαι - genesthai', aorist-2 medial infinitif dari
'γινομαι - ginomai', "menjadi". Tindakan Herodes dan Pontius Pilatus menyalibkan Yesus Kristus dikatakan sudah "ditentukan sebelumnya" oleh Allah. Hal ini menunjukkan bahwa misi Kristus, terutama kematian dan kebangkitan-Nya, bukanlah hasil kehendak manusia tetapi merupakan kehendak Allah.
* Roma 8:29
LAI TB,
Sebab semua orang yang dipilih-Nya dari semula, mereka juga ditentukan-Nya dari semula untuk menjadi serupa dengan gambaran Anak-Nya, supaya Ia, Anak-Nya itu, menjadi yang sulung di antara banyak saudara.
KJV,
For whom he did foreknow, he also did predestinate to be conformed to the image of his Son, that he might be the firstborn among many brethren.
NIV,
For those God foreknew he also predestined to be conformed to the likeness of his Son, that he might be the firstborn among many brothers.
TR,
οτι ους προεγνω και προωρισεν συμμορφους της εικονος του υιου αυτου εις το ειναι αυτον πρωτοτοκον εν πολλοις αδελφοις
Translit,
hoti {sebab} hous {(orang-orang) yang} proegnô {Dia mengenal sebelumnya} kai {dan} proôrisen {Dia menentukan sebelumnya} summorphous {yang serupa} tês eikonos {yang serupa} tou huiou {Anak} autou {-Nya} eis {ke dalam} to {yang} einai {untuk menjadi} auton {-Nya} prôtotokon {yang sulung} en {didalam} pollois {yang banyak} adelphois {saudara-saudara}
'προοριζω – proorizô' digunakan untuk tindakan Allah akan tujuan dari rencana keselamatan-Nya.
'προοριζω – proorizô' ini memiliki obyek personal yaitu pronomina relatif
'ους - hous', "yang". Pronomina relatif ini merujuk kepada mereka yang dikenal Allah sebelumnya (
'προεγνο- proegno', aorist aktif indikatif orang ke-3 tunggal dari
'προγινοσκο - proginosko'). Terjemahan yang barangkali lebih tepat bukanlah "yang dipilih-Nya dari semula" tetapi "yang dikenal-Nya dari semula".
Obyek dari
'προοριζω – proorizô' adalah mereka yang dikenal Allah sebelumnya.
'προοριζω – proorizô' tidak hanya melibatkan prarencana Allah tetapi juga mencakup individu yang bersangkutan. Tujuan
'προοριζω – proorizô' itu dinyatakan dalam ungkapan
'summorphous tês eikonos tou huiou autou' , "untuk menjadi serupa dengan gambaran Anak-Nya".
* Roma 8:30,
8:30 LAI TB, Dan mereka yang ditentukan-Nya dari semula, mereka itu juga dipanggil-Nya. Dan mereka yang dipanggil-Nya, mereka itu juga dibenarkan-Nya. Dan mereka yang dibenarkan-Nya, mereka itu juga dimuliakan-Nya.
KJV,
Moreover whom he did predestinate, them he also called: and whom he called, them he also justified: and whom he justified, them he also glorified.
TR,
ους δε προωρισεν τουτους και εκαλεσεν και ους εκαλεσεν τουτους και εδικαιωσεν ους δε εδικαιωσεν τουτους και εδοξασεν
Translit,
hous {yang} de {dan} proôrisen {Dia menentukan sebalumnya} toutous {itu} kai {dan} ekalesen {Dia memanggil} kai {dan} hous {yang} ekalesen {Dia memanggil} toutous {itu} kai {dan} edikaiôsen {Dia membenarkan} hous {yang} de {dan} edikaiôsen {Dia membenarkan} toutous {itu} kai {dan} edoxasen {Dia memuliakan}
* 1 Korintus 2:7,
LAI TB,
Tetapi yang kami beritakan ialah hikmat Allah yang tersembunyi dan rahasia, yang sebelum dunia dijadikan, telah disediakan ('proorizô') Allah bagi kemuliaan kita.
KJV,
But we speak the wisdom of God in a mystery, even the hidden wisdom, which God ordained before the world unto our glory:
TR,
αλλα λαλουμεν σοφιαν θεου εν μυστηριω την αποκεκρυμμενην ην προωρισεν ο θεος προ των αιωνων εις δοξαν ημων
Translit,
allae {tetapi} laloumen {kami memberitakan} sophian {hikmat} theou {dari Allah} en {dalam} mustêriô {rahasia} tên {yang} apokekrummenên {tersembunyi} ên {yang} proôrisen {menentukan terlebih dahulu} ho theos {Allah} pro {sebelum} tôn {ini} aiônôn {waktu (mulai/dijadikan)} eis {untuk} doxan {kemuliaan} hêmôn {(bagi) kita}
Ayat di atas menyiratkan bahwa
'προοριζω – proorizô' adalah sesuatu yang merupakan obyek, yaitu hikmat Allah dengan tujuan kemuliaan kita, keselamatan kita.
* Efesus 1:5
LAI TB,
Dalam kasih Ia telah menentukan kita dari semula oleh Yesus Kristus untuk menjadi anak-anak-Nya, sesuai dengan kerelaan kehendak-Nya,
KJV,
Having predestinated us unto the adoption of children by Jesus Christ to himself, according to the good pleasure of his will,
TR,
προορισας ημας εις υιοθεσιαν δια ιησου χριστου εις αυτον κατα την ευδοκιαν του θεληματος αυτου
Translit,
proorisas {telah menentukan lebih dahulu ('predestinasi')} hêmas {hemas} eis {dalam} huiothesian {pengangkatan anak} dia {melalui} iêsou {Yesys} christou {Kristus} eis {ke dalam} auton {-Nya} kata {menurut} tên eudokian {perkenan/ maksud baik} tou thelêmatos {kehendak} autou {-Nya}
Maksud yang mirip dengan Roma 8:29-30,
'προοριζω – proorizô' adalah pengangkatan anak. Kata
'υιοθεσια - huiothesia' dari
'υιος - huios' (anak) dan
'τιθεμι - tithemi' (meletakkan, menempatkan) bermakna menempatkan seseorang menjadi anak atau ahli waris. Dasar dari
'προοριζω – proorizô' ini adalah "kerelaan kehendak Allah". Keta yang diterjemahkan dengan "kerelaan" adalah
'ευδοκια – eudokia' yang berarti senang atau puas, atau sesuatu yang kelihatannya baik. Paulus dengan berhati-hati menambahkan bahwa
'προοριζω – proorizô' itu adalah kerelaan Allah, bukan kerelaan manusia.
* Efesus 1:11
LAI TB,
Aku katakan 'di dalam Kristus', karena di dalam Dialah kami mendapat bagian yang dijanjikan—kami 'yang dari semula ditentukan' ('proorizô') untuk menerima bagian itu sesuai dengan maksud Allah, yang di dalam segala sesuatu bekerja menurut keputusan kehendak-Nya.
KJV,
In whom also we have obtained an inheritance, being predestinated according to the purpose of him who worketh all things after the counsel of his own will:
TR,
εν αυτω εν ω και εκληρωθημεν προορισθεντες κατα προθεσιν του τα παντα ενεργουντος κατα την βουλην του θεληματος αυτου
Translit,
en {di dalam} autô {Dia} en {dalam} hô {yang} kai {juga} eklêrôthêmen {kami dipilih (menjadi bagian-Nya)} prooristhentes {yang ditentukan lebih dahulu} kata {sesuai dengan} prothesin {maksud} tou {(dari Dia yang)} ta panta {segala (sesuatu)} energountos {mengerjakan} kata {menurut} tên boulên {keputusan} tou thelêmatos {kehendak} autou {-Nya}
'προοριζω – proorizô'didasarkan pada "maksud"
(
'προθεσις – prothesis') Allah yang bekerja di dalam sesuatu.
Sumber : Yohannes/Biblika
Artikel terkait :
UNLIMITED ATONOMENT, bisa dibaca di
http://www.sarapanpagi.org/unlimited-at ... vt186.html