Joined: Fri Jun 09, 2006 5:20 pm Posts: 4833
|
INJIL TERNYATA MENGAJARKAN PERANG YANG SADIS DAN BUKAN AJARAN KASIH
Quote: Ulangan 20: 16-17 "Tetapi dari kota-kota bangsa-bangsa yang diberikan Tuhan, ALLAHmu kepadamu menjadi milik pasukanmua, janganlah kau biarkan hidup apapun yang bernafas melainkan harus kau tumpas sama sekali"
Bilangan 31 : 17-18 "Maka bunuhlah semua laki-laki diantara anak-anak mereka dan juga semua perempuan yang pernah bersetubuh dengan laki-laki haruslah kamu bunuh. Tetapi semua yang uda di antara perempuan yang belum pernah bersetubuh dengan laki-laki haruslah kamu biarkan hidup bagimu". Yosua 6:2 "Mereka menumpas dengan mata pedang segala sesuatu yang di dalam kota itu, baik laki-laki maupun perempuan, baik tua maupun muda, sampai kepada lembu, domba dan keledai". Yosua 10: 28 "Pada hari itu Yosua merebut Makeda dan kota itu dipukulnya dengan mata pedang, juga rajanya. Kota itu dan semua makhluk yang ada di dalamnya ditumpasnya, tidak ada seorangpun yang dibiarkannya lolos. Dan raja Makeda diperlakukan seperti telah diperlakukannya raja Yerikho.
JAWAB :
Coba bandingkan dengan ayat ini.
* Q.S. 2:191, "Dan bunuhlah mereka di mana saja kamu jumpai mereka, dan usirlah mereka dari tempat mereka telah mengusir kamu (Mekah); dan fitnah itu lebih besar bahayanya dari pembunuhan, dan janganlah kamu memerangi mereka di Masjidil Haram, kecuali jika mereka memerangi kamu di tempat itu. Jika mereka memerangi kamu (di tempat itu), maka bunuhlah mereka. Demikanlah balasan bagi orang-orang kafir."
* Q.S. 4:89, "Mereka ingin supaya kamu menjadi kafir sebagaimana mereka telah menjadi kafir, lalu kamu menjadi sama (dengan mereka). Maka janganlah kamu jadikan di antara mereka penolong-penolong(mu), hingga mereka berhijrah pada jalan Allah. Maka jika mereka berpaling [330]330, tawan dan bunuhlah mereka di mana saja kamu menemuinya, dan janganlah kamu ambil seorangpun di antara mereka menjadi pelindung, dan jangan (pula) menjadi penolong,"
* Q.S. 4:91, "Kelak kamu akan dapati (golongan-golongan) yang lain, yang bermaksud supaya mereka aman dari pada kamu dan aman (pula) dari kaumnya. Setiap mereka diajak kembali kepada fitnah (syirik), merekapun terjun kedalamnya. Karena itu jika mereka tidak membiarkan kamu dan (tidak) mau mengemukakan perdamaian kepadamu, serta (tidak) menahan tangan mereka (dari memerangimu), maka tawanlah mereka dan bunuhlah mereka dan merekalah orang-orang yang Kami berikan kepadamu alasan yang nyata (untuk menawan dan membunuh) mereka."
* Q.S. 9:5, "Apabila sudah habis bulan-bulan Haram itu, maka bunuhlah orang-orang musyrikin itu dimana saja kamu jumpai mereka, dan tangkaplah mereka. Kepunglah mereka dan intailah ditempat pengintaian. Jika mereka bertaubat dan mendirikan sholat dan menunaikan zakat, maka berilah kebebasan kepada mereka untuk berjalan. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi maha Penyayang."
* Q.S. 33:26, "Dan Dia menurunkan orang-orang Ahli Kitab (Bani Quraizhah) yang membantu golongan-golongan yang bersekutu dari benteng-benteng mereka, dan Dia memesukkan rasa takut ke dalam hati mereka. Sebahagian mereka kamu bunuh dan sebahagian yang lain kamu tawan."
Menurut tafsiran, sesudah golongan-golongan yang bersekutu itu kocar-kacir, maka Allah memerintahkan Muhammad untuk menghancurkan Bani Quraizhah (Ahli Kitab) dan menghalau mereka dari benteng-benteng mereka. Kemudian seluruh laki-laki yang ikut berperang dibunuh, perempuan dan anak-anak ditawan.
Apa bedanya dengan Ulangan 20:16-17 di atas?
* Bilangan 31:1-54
"Perang kudus terhadap Midian". Perang kudus menyolok mata dalam sejarah purba Israel. Dalam teori, karena TUHAN adalah TUHAN sejarah, Ia akan melaksanakan tujuan-tujuan-Nya, sekalipun ada penentangan dan Ia akan meniadakan segala penentangan. Tugas Israel ialah untuk bekerja sama dengan Dia. Dia adalah pemimpin tentara Israel dan akan menjamin kemenangan mereka, sekalipun tidak setiap peperangan adalah perang kudus. Setelah pertempuran, para tawanan dan barang rampasan menjadi milik TUHAN dan harus seluruhnya "ditahbiskan" untuk TUHAN atau dihancurkan, atau dipelihara atas kehendak-Nya, seluruhnya atau sebagian.
Cerita sekarang ini mengenai peperangan terhadap Midian, atau lebih tepat sebagian dari Midian, karena orang-orang Midian tetap merupakan kelompok yang kuat setelah zaman Musa. Bagian ini memberi gambaran yang baik tentang bagaimana perang kudus itu harus dilaksanakan, bagaimana orang-orang yang telah ikut berperang harus ditahirkan, dan bagaimana barang rampasannya harus dibagi-bagi. Jumlah orang dan binatang yang besar itu jelas memiliki arti simbolis daripada matematis semata-mata.
* Bilangan 31:13-18
pembinasaan orang-orang Midian. Musa menjumpai tentara yang kembali dan segera mengungkapkan ketidaksenangannya, bahwa para pemimpin membiarkan hidup para perempuan yang telah menyebabkan Israel berdosa di Peor. Tentara itu diperintahkan membunuh semua anak laki-laki dan semua perempuan yang telah mengadakan pelanggaran ini.
Para anak dara boleh diambil oleh mereka yang telah berperang. Peristiwa ini agaknya hanya bersikap lokal, karena orang-orang Midian terkenal sekali pada abad-abad yang kemudian.
Kita harus menyadari mengapa kemarahan Tuhan begitu besar sehingga menggunakan tangan orang Israel untuk menghukum mereka. Orang-orang ini hidup dalam kondisi yang masih sangat primitif di mana kejahatan mereka begitu besar, mereka menyembah berhala dan sangat menghujat Tuhan, dan bahkan dalam ibadat mereka, mereka sering mengorbankan anak-anah. Etika mereka kacau sekali seperti terlihat dalam kota Sodom dan Gomora. Namun dalam Perjanjian Lama, hukuman Tuhan ini tidak hanya dilakukan terhadap musuh-musuh Israel, namun juga secara adil terhadap orang Israel sendiri bila mereka menjadi musuh Tuhan seperti dalam kasus 'Penyembahan Berhala Lembu Emas' (Keluaran 32).
|
|