Quote:
http://al-islahonline.com/bca.php?idartikel=28
Kontradiksi Hukum Zina dalam Al-Kitab
tanggal : 26/08/2005
al-islahonline.com : Zina menurut Kamus Bahasa Indonesia adalah Persetubuhan yang dilakukan oleh bukan suami istri, menurut Kamus Islam zina artinya hubungan kelamin antara laki-laki dan perempuan di luar perkawinan; tindakan pelacuran atau melacur, dan menurut Ensiklopedia Alkitab Masa Kini zina artinya hubungan seksual yang tidak diakui oleh masyarakat.
Zina merupakan perbuatan amoral, munkar dan berakibat sangat buruk bagi pelaku dan masyarakat, sehingga Allah mengingatkan agar hambanya terhindar dari perzinahan :
Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. Dan suatu jalan yang buruk. QS. 17:32
Allah juga memberikan jalan untuk menghindari perzinahan yaitu dengan berpuasa, menjaga pandangan dan memakai Jilbab bagi perempuan, dan Allah juga memberikan ancaman yang luar biasa bagi pelaku zina agar hambanya takut untuk melakukan zina :
Perempuan yang berzina dan laki-laki yang berzina, maka deralah tiap-tiap seorang dari keduanya seratus kali dera. QS. 24:2
Maka ketika hukum Islam dijalankan, hasilnya sangat fantastis, perbuatan zina dan amoral betul-betul sangat minim dan masyarakatnya menjadi masyarakat yang baik. Amatilah dengan teliti dan obyektif sejak pemerintahan Rasulullah SAW hingga saat ini, ketika diterapkan hukum Islam secara utuh, maka terciptalah masyarakat yang baik.
Tetapi bila kita menengok hukum zina dalam Alkitab, yang tampak adalah adanya kontradiksi antara keras hukumannya dan tidak dihukum.
Dalil 1 : Yesus Melarang Berzina
Yesus bersabda Jangan berzina, yang di-kutip dari sepuluh (10) perintah Tuhan dalam kitab Taurat tepatnya Keluaran 20:14, kemudian Yesus juga memberikan peringatan agar umatnya tidak berbuat zina :
Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang memandang perempuan serta menginginkannya, sudah berzinah dengan dia di dalam hatinya. Maka jika matamu yang kanan menyesatkan engkau, cungkillah dan buanglah itu, karena lebih baik bagimu jika satu dari anggota tubuhmu binasa, dari pada tubuhmu de-ngan utuh dicampakkan ke dalam neraka. Matius 5:28-29
Peringatan Yesus tersebut memberikan arti kuat bahwa betapa sangat dilarangnya perbuatan zina, seseorang yang memandang perempuan dan tertarik maka oleh Yesus dikatakan sudah berbuat zina di dalam hatinya, dan menurut beberapa tafsir Alkitab, berkeinginan untuk berbuat zina sudah sama sifatnya dengan berzina.
Masih menurut sabda Yesus, bahwa mencungkil mata dan membuangnya adalah jauh lebih baik daripada mata kita menyebabkan kita memandang perempuan yang kemudian berkeinginan untuk berbuat zina, karena mata adalah salah satu pintu masuk bagi pikiran jahat. Mencungkil mata adalah simbolik agar kita mencegah untuk memandang perempuan yang bisa mencampakkan seluruh tubuh kita ke neraka.
Saya kira peringatan Yesus tersebut senada dengan peringatan dalam Al-Qur’an agar kita tidak berbuat zina, namun Al-Qur’an lebih realistis agar manusia tidak terjerumus ke dalam perbuatan zina, Allah memperingatkan jangan dekati zina dan bagi perempuan diperintahkan menutup auratnya, agar mata laki-laki tidak tersesat memandangnya, harus diakui bahwa banyak sekali kejahatan seksual bermula dari mata, entah melihat wanita berpakaian minim dan seksi ataupun melihat VCD porno.
JAWAB :Benar, Yesus mengajar bahwa "ZINAH DALAM HATI" (imajinasi seksual) sudah termasuk zinah
Penjelasan secara lengkap, bisa dibaca di :
1.
YESUS MEMURNIKAN HUKUM PERZINAHAN : DARI FISIKAL MENJADI MORAL-SPIRITUAL, di
http://www.sarapanpagi.org/viewtopic.php?p=1392#13922.
CUNGKIL MATA KARENA BERZINAH, Matius 5:27-30, di
http://www.sarapanpagi.org/viewtopic.php?p=787#787Quote:
Bagaimana Al-Kitab Mengatasi Perzinahan ?
Dalil 1, Yesus mengajarkan agar seseorang menghindari perzinahan, bahkan secara simbolik Yesus memerintahkan mencungkil mata dan membuangnya bila matanya mengakibatkan tertarik pada seorang perempuan dan mempunyai keinginan untuk melakukannya, memang banyak kejahatan seksual bermula dari pandangan mata. Islam memberikan solusi yang lebih indah :
Katakanlah kepada laki-laki yang beriman:"Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat". QS. 24:30
JAWAB :Tidak melakukan zinah, belumlah cukup bagi hukum Yesus, karena membayangkan zinah menurut ukuranNya, adalah sudah termasuk zinah!.
Manusia tidak boleh berzinah dari sumbernya, yaitu dari dalam hati dan pikirannya yang penuh nafsu.
* Matius 5:27-28 5:27
Kamu telah mendengar firman: Jangan berzinah. KJV,
Ye have heard that it was said by them of old time, Thou shalt not commit adultery: TR,
ηκουσατε οτι ερρεθη τοις αρχαιοις ου μοιχευσεις Interlinear,
êkousate {kamu telah mendengar} oti {bahwa} errethê {itu telah dikatakan} tois archaiois {dahulu kala} ou {janganlah} moicheuseis {berzinah}5:28
Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang memandang perempuan serta menginginkannya, sudah berzinah dengan dia di dalam hatinya.KJV,
But I say unto you, That whosoever looketh on a woman to lust after her hath committed adultery with her already in his heart. TR,
εγω δε λεγω υμιν οτι πας ο βλεπων γυναικα προς το επιθυμησαι αυτης ηδη εμοιχευσεν αυτην εν τη καρδια αυτουInterlinear,
egô {Aku} de {tetapi} legô {berkata} umin {kepadamu} oti {bahwa} pas {setiap} o {orang yang} blepôn {memandang} gunaika {perempuan} pros {dengan maksud} to epithumêsai {menginginkan dengan nafsu birahi} autês {dia} êdê {karena itu kini} emoicheusen {ia sudah berzinah} autên {dengan dia} en {didalam} tê kardia {hati} autou {nya}Dan cukup menyentakkan, ketika Yesus melanjutkan ayat tersebut dengan ayat 29, yang amat tajam hukumannya :
* Matius 5:29
Maka jika matamu yang kanan menyesatkan engkau, cungkillah dan buanglah itu, karena lebih baik bagimu jika satu dari anggota tubuhmu binasa, dari pada tubuhmu dengan utuh dicampakkan ke dalam neraka.KJV,
And if thy right eye offend thee, pluck it out, and cast it from thee: for it is profitable for thee that one of thy members should perish, and not that thy whole body should be cast into hell. TR,
ει δε ο οφθαλμος σου ο δεξιος σκανδαλιζει σε εξελε αυτον και βαλε απο σου συμφερει γαρ σοι ινα αποληται εν των μελων σου και μη ολον το σωμα σου βληθη εις γεεννανInterlinear,
ei {jika} de {maka} o ophthalmos {mata} sou {mu} o dexios {yang kanan} skandalizei {menjatuhkan (kedalam dosa)} se {engkau} exele {cungkilah} auton {dia} kai {dan} bale {buanglah} apo {dari} sou {mu} sumpherei {(itu) lebih baik} gar {karena} soi {bagimu} ina {bahwa} apolêtai {menjadi kehilangan} en {satu} tôn melôn {dari anggota (tubuh)} sou {mu} kai {dan} mê {tidak} olon {seluruh} to sôma {tubuh} sou {mu} blêthê {dibuangkan} eis {kedalam} geennan {neraka}Dengan kata-kata metaforis ini, Yesus yang biasanya
lemah-lembut itu, kali ini menyampaikan
pesan keras mengenai tanggung-jawab pihak pria dalam kaitannya dengan potensi zinah yang bisa diakibatkan oleh ulah-matanya yang "keranjang" (mata jelalatan melihat perempuan). Tanggung-jawab ini harus tegas-tegas dipikulkan kepada
sumber dirinya yang mendatangkan dosa birahi baginya, yaitu dengan
"merombak dari dalam dirinya sendiri secara drastis".
Quote:
Kemudian Allah memberikan petunjuknya, agar kita mendapatkan kemudahan menghindari pandangan yang mengundang hasrat seksual :
Hai Nabi katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mu'min :" Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka". Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak diganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. QS. 33:59
Yesus tidak secara sepihak membebankan pihak perempuan untuk menutup auratnya (seluruh tubuhnya) karena keberdosaan mata si-laki-laki. Namun pihak laki-lakilah yang pertama-tama harus mempersoalkan matanya sendiri.
Sekalipun Yesus mengerti akan kelemahan mata laki-laki, yang tidak pantas di-eksploitasi pihak perempuan, namun dimanapun, Yesus selalu menuding ke titik-sumbernya, dan tidak memberi peluang bagi si-pendosa untuk
meng-kilahkannya kepada pihak lain atau "dunia luar".
Baca artikel terkait
"CUNGKIL MATA KARENA BERZINAH, Matius 5:27-30" di
http://www.sarapanpagi.org/viewtopic.php?p=787#787
Yesus mengecam orang-orang yang hanya pandai menuding kesalahan orang luar, itu disebutNya sebagai "munafik" :
* Matius 7:5
Hai orang munafik, keluarkanlah dahulu balok dari matamu, maka engkau akan melihat dengan jelas untuk mengeluarkan selumbar itu dari mata saudaramu (orang lain)."
Dan Ia mengingatkan tanggung-jawab
mata bagi setiap pemiliknya, karena matalah yang akan memberi dampak kepada seluruh jiwa-raga kita :
* Lukas 11:34
Matamu adalah pelita tubuhmu. Jika matamu baik, teranglah seluruh tubuhmu, tetapi jika matamu jahat, gelaplah tubuhmu.
Kesalahan Adam di taman Eden jangan terulang lagi. Adam seharusnya langsung mengakui kesalahannya, dan tidak melemparkan kepada Hawa yang melemparkannya lagi kepada ular!. Yesus minta kita masing-masing, laki-laki dan perempuan tanpa kecuali, berjuang drastic kedalam, tidak menajdi batu sandungan yang satu terhadap yang lain, dan berdoa untuk mendapatkan kekuatan dan kelepasannya :
"Bapa kami yang di sorga, ……… janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. (Matius 6:9,13).