SarapanPagi Biblika

Bible Study / Christian Library
It is currently Mon Sep 06, 2010 11:16 pm

All times are UTC + 7 hours




Post new topic Reply to topic  [ 2 posts ] 
Author Message
 Post subject: PERUMPAMAAN MENGENAI TALENTA
PostPosted: Tue Jun 27, 2006 10:02 am 
Offline
Merdeka dlm Kristus
Merdeka dlm Kristus
User avatar

Joined: Fri Jun 09, 2006 5:20 pm
Posts: 6490
PERUMPAMAAN MENGENAI TALENTA



TANYA :
Quote:
mau tanya mengenai hal "talenta"

Matius 25: 14-15
"Sebab hal Kerajaan Sorga sama seperti seorang yang mau bepergian ke luar negeri, yang memanggil hamba-hambanya dan mempercayakan hartanya kepada mereka. Yang seorang diberikannya lima talenta, yang seorang lagi dua dan yang seorang lain lagi satu, masing-masing menurut kesanggupannya, lalu ia berangkat.



JAWAB :


* Matius 25:14-15
25:14 "Sebab hal Kerajaan Sorga sama seperti seorang yang mau bepergian ke luar negeri, yang memanggil hamba-hambanya dan mempercayakan hartanya kepada mereka.
NKJV, For the kingdom of heaven is like a man traveling to a far country, who called his own servants and delivered his goods to them.
TR, ωσπερ γαρ ανθρωπος αποδημων εκαλεσεν τους ιδιους δουλους και παρεδωκεν αυτοις τα υπαρχοντα αυτου
Translit Interlinear, hôsper {sama seperti} gar {sebab} anthrôpos {seorang} apodêmôn {berpergian ke luar negeri} ekalesen {memanggil} tous idious doulous {hamba-hambanya} kai {dan} paredôken {menyerahkan} autois {kepada mereka} ta {(barang-barang yang)} uparchonta {menjadi milik} autou {nya}

25:15 Yang seorang diberikannya lima talenta, yang seorang lagi dua dan yang seorang lain lagi satu, masing-masing menurut kesanggupannya, lalu ia berangkat.
NKJV, "And to one he gave five talents, to another two, and to another one, to each according to his own ability; and immediately he went on a journey.
TR, και ω μεν εδωκεν πεντε ταλαντα ω δε δυο ω δε εν εκαστω κατα την ιδιαν δυναμιν και απεδημησεν ευθεως
Translit Interlinear, kai {lalu} hô men {kepada seorang} edôken {ia memberikan} pente {lima} talanta {talenta} hô de {kepada seorang yang lain} duo {dua} hô de {kepada seorang yang lain} hen {satu} ekastô {masing-masing} kata {menurut} tên idian {nya} dunamin {kesanggupan} kai {lalu} apedêmêsen {berangkat ke luar negeri} eutheôs {segera}



-----------------------

TANYA :
Sebetulnya apakah yg mau dimaksudkan Firman Tuhan itu?
Dalam ayat itu Talenta adalah Harta Bapa,



JAWAB :


Talenta dalam ayat tsb adalah ukuran atau nilai uang, bandingkan dengan ayat ini :


* Matius 18:24,
Setelah ia mulai mengadakan perhitungan itu, dihadapkanlah kepadanya seorang yang berhutang sepuluh ribu 'talenta'.

NKJV, And when he had begun to settle accounts, one was brought to him who owed him ten thousand talents.
TR, αρξαμενου δε αυτου συναιρειν προσηνεχθη αυτω εις οφειλετης μυριων ταλαντων
Translit Interlinear, arxamenou {setelah mulai} de {lalu} autou {dia} sunairein {memeriksa (catatan-keuangan)} prosênechthê {dibawa datang} autô {kepada dia} heis {satu} opheiletês {orang yang berhutang} muriôn {sepuluh ribu} talantôn {talenta}


Selebihnya untuk mengerti ukuran Talenta ini, bisa dibaca di : uang-studi-kata-vt164.html#p345


-----------------------


TANYA :
Quote:
jika demikian apakah yg dpt dikategorikan "talenta"
dalam konteks ini? apakah karunia? skils?atau apa?



JAWAB :


Jelas dalam Matius 25: 14-30 adalah sebuah pengajaran dengan ‘perumpamaan’ yang menunjukkan betapa perlunya menggunakan pemberian Allah dengan sikap bertanggung-jawab dalam pelayanan kepada Allah pada saat tuan-kita ‘tidak hadir’.
Pemberian yang digambarkan dengan ‘pemberian modal’ bisa kita artikan dengan ‘karunia’ dan ‘berkat’ yang Allah beri kepada kita. Karunia dan berkat tidak selalu berkonotasi harta, bisa kemampuan/ skill dan apapun yang kita punya.
Apakah kita ini adalah orang yang bisa mengusahakan ‘modal’ itu? Silahkan pelajari secara lengkap perumpamaan ini (Matius 25: 14-30)

Perumpamaan itu menceriterakan, kedua hamba pertama adalah baik dan setia (ayat 21,23) karena mereka menggunakan ‘modal’ yang diberikan dengan sebaik-baiknya untuk kepentingan tuannya.

Hamba yang ke-tiga, ia menganggap tidak ada gunanya mengusahakan ‘modal’ yang diberikan tuannya itu, sebab ia takut rugi dan ia nanti akan dihukum karena menyebabkan tuannya rugi. Tetapi ketika tuannya mengetahui bahwa modal 1 talenta itu tidak diusahakan oleh hamba ke-tiga ini, Tuannya malah marah dengan mengatakan bahwa ia adalah hamba yang ‘jahat’ (ponêros, Yunani, yang mempunyai arti ‘kikir’) dan ‘malas, oknêros (Matius 25:26) ; yang merupakan kebalikan dari sikap hamba yang ‘baik, agathos dan ‘setia, pistos (Matius 25 :21).

Maka kesimpulan dari perumpamaan itu adalah bahwa manusia diberi kesempatan rohani yang berbeda-beda. Orang yang mau menggunakan kesempatan dan menggunakannya adalah orang yang dianggap sebagai hamba yang setia.
Dan orang yang tidak menggunakan kesempatan dan mengusahakannya itu akan dibuang (dihukum) karena ia adalah hamba yang ‘tidak berguna’.




Blessings,
BP
Nov 8, 2005


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Sun Dec 31, 2006 6:35 am 
Offline
Merdeka dlm Kristus
Merdeka dlm Kristus
User avatar

Joined: Fri Jun 09, 2006 5:20 pm
Posts: 6490
TANYA :
Quote:
uhm.... sekalian mo nanya lagi nih, aku baru aja baca perikop Mat 25 : 14-30.
kok ada ayat yg mengganjal aja buat aku:

Mat 25 : 26 "Maka jawab tuannya itu: Hai kamu, hamba yang jahat dan malas, jadi kamu sudah tahu, bahwa aku menuai di tempat di mana aku tidak menabur dan memungut dari tempat di mana aku tidak menanam? "

apakah memang terjemahan langsung dari bahasa aslinya seperti ini ya? klo ga salah tangkap, Yesus membenarkan bahwa memang Tuhan yg diumpamakan sebagai sang tuan itu menuai di tempat di mana dia tidak menabur dan memungut dari tempat di mana dia tidak menanam?. ayat ini seakan2 memberikan bad image akan Tuhan itu sendiri.
tolong penjelasannya ya, sebenarnya maksud dari ayat ini apa sih?

thank you bro, God bless....



JAWAB :


* Matius 25:14-30 Perumpamaan tentang talenta
25:14 "Sebab hal Kerajaan Sorga sama seperti seorang yang mau bepergian ke luar negeri, yang memanggil hamba-hambanya dan mempercayakan hartanya kepada mereka.
KJV, For the kingdom of heaven is as a man travelling into a far country, who called his own servants, and delivered unto them his goods.
TR, ωσπερ γαρ ανθρωπος αποδημων εκαλεσεν τους ιδιους δουλους και παρεδωκεν αυτοις τα υπαρχοντα αυτου
Translit Interlinear, hôsper {sama seperti} gar {sebab} anthrôpos {seorang} apodêmôn {berpergian ke luar negeri} ekalesen {memanggil} tous idious doulous {hamba-hambanya} kai {dan} paredôken {menyerahkan} autois {kepada mereka} ta {(barang-barang yang)} huparkhonta {menjadi milik} autou {nya}

25:15 Yang seorang diberikannya lima talenta, yang seorang lagi dua dan yang seorang lain lagi satu, masing-masing menurut kesanggupannya, lalu ia berangkat.
KJV, And unto one he gave five talents, to another two, and to another one; to every man according to his several ability; and straightway took his journey.
TR, και ω μεν εδωκεν πεντε ταλαντα ω δε δυο ω δε εν εκαστω κατα την ιδιαν δυναμιν και απεδημησεν ευθεως
Translit Interlinear, kai {lalu} hô men {kepada seorang} edôken {ia memberikan} pente {lima} talanta {talenta} hô de {kepada seorang yang lain} duo {dua} hô de {kepada seorang yang lain} hen {satu} ekastô {masing-masing} kata {menurut} tên idian {nya} dunamin {kesanggupan} kai {lalu} apedêmêsen {berangkat ke luar negeri} eutheôs {segera}

25:16 Segera pergilah hamba yang menerima lima talenta itu. Ia menjalankan uang itu lalu beroleh laba lima talenta.
25:17 Hamba yang menerima dua talenta itu pun berbuat demikian juga dan berlaba dua talenta.
25:18 Tetapi hamba yang menerima satu talenta itu pergi dan menggali lobang di dalam tanah lalu menyembunyikan uang tuannya.
25:19 Lama sesudah itu pulanglah tuan hamba-hamba itu lalu mengadakan perhitungan dengan mereka.
25:20 Hamba yang menerima lima talenta itu datang dan ia membawa laba lima talenta, katanya: Tuan, lima talenta tuan percayakan kepadaku; lihat, aku telah beroleh laba lima talenta.
25:21 Maka kata tuannya itu kepadanya: Baik sekali perbuatanmu itu, hai hambaku yang baik dan setia; engkau telah setia dalam perkara kecil, aku akan memberikan kepadamu tanggung jawab dalam perkara yang besar. Masuklah dan turutlah dalam kebahagiaan tuanmu.
25:22 Lalu datanglah hamba yang menerima dua talenta itu, katanya: Tuan, dua talenta tuan percayakan kepadaku; lihat, aku telah beroleh laba dua talenta.
25:23 Maka kata tuannya itu kepadanya: Baik sekali perbuatanmu itu, hai hambaku yang baik dan setia, engkau telah setia memikul tanggung jawab dalam perkara yang kecil, aku akan memberikan kepadamu tanggung jawab dalam perkara yang besar. Masuklah dan turutlah dalam kebahagiaan tuanmu.


25:24 Kini datanglah juga hamba yang menerima satu talenta itu dan berkata: Tuan, aku tahu bahwa tuan adalah manusia yang kejam yang menuai di tempat di mana tuan tidak menabur dan yang memungut dari tempat di mana tuan tidak menanam.
KJV, Then he which had received the one talent came and said, Lord, I knew thee that thou art an hard man, reaping where thou hast not sown, and gathering where thou hast not strawed:
TR, προσελθων δε και ο το εν ταλαντον ειληφως ειπεν κυριε εγνων σε οτι σκληρος ει ανθρωπος θεριζων οπου ουκ εσπειρας και συναγων οθεν ου διεσκορπισας
Translit Interlinear, proselthôn {datang mendekati} de {lalu} kai {juga} ho {(orang yang)} to hen {satu} talanton {talenta} eilêphôs {telah menerima} eipen {berkata} kurie {tuan} egnôn {aku mengetahui} se {engkau} hoti {bahwa} sklêros {keras} ei {engkau adalah} anthrôpos {manusia} therizôn {menuai} hopou {dimana} ouk {tidak} espeiras {engkau menabur} kai {dan} sunagôn {mengumpul} othen {darimana} ou {tidak} dieskorpisas {engkau menyebar/ menampi}

25:25 Karena itu aku takut dan pergi menyembunyikan talenta tuan itu di dalam tanah: Ini, terimalah kepunyaan tuan!
KJV, And I was afraid, and went and hid thy talent in the earth: lo, there thou hast that is thine.
TR, και φοβηθεις απελθων εκρυψα το ταλαντον σου εν τη γη ιδε εχεις το σον
Translit Interlinear, kai {maka} phobêtheis {karena merasa takut} apelthôn {pergi} ekrupsa {aku menyembunyikan} to talanton {talenta} sou {mu} en {didalam} tê gê {tanah} ide {disini} ekheis {engkau mempunyai} to son {yang dimilikimu}

25:26 Maka jawab tuannya itu: Hai kamu, hamba yang jahat dan malas, jadi kamu sudah tahu, bahwa aku menuai di tempat di mana aku tidak menabur dan memungut dari tempat di mana aku tidak menanam?
KJV, His lord answered and said unto him, Thou wicked and slothful servant, thou knewest that I reap where I sowed not, and gather where I have not strawed:
TR, αποκριθεις δε ο κυριος αυτου ειπεν αυτω πονηρε δουλε και οκνηρε ηδεις οτι θεριζω οπου ουκ εσπειρα και συναγω οθεν ου διεσκορπισα
Translit Interlinear, apokritheis {menjawab} de {maka} ho kurios {tuan} autou {nya} eipen {berkata} autô {kepada dia} ponêre {yang jahat} doule {hai hamba} kai {dan} oknêre {malas} êdeis {engkau tahu} hoti {bahwa} therizô {aku menuai} hopou {dimana} ouk {tidak} espeira {menabur} kai {dan} sunagô {aku mengumpul} hothen {darimana} ou {tidak} dieskorpisa {aku menyebar/menampi}

25:27 Karena itu sudahlah seharusnya uangku itu kauberikan kepada orang yang menjalankan uang, supaya sekembaliku aku menerimanya serta dengan bunganya.
25:28 Sebab itu ambillah talenta itu dari padanya dan berikanlah kepada orang yang mempunyai sepuluh talenta itu.
25:29 Karena setiap orang yang mempunyai, kepadanya akan diberi, sehingga ia berkelimpahan. Tetapi siapa yang tidak mempunyai, apa pun juga yang ada padanya akan diambil dari padanya.
25:30 Dan campakkanlah hamba yang tidak berguna itu ke dalam kegelapan yang paling gelap. Di sanalah akan terdapat ratap dan kertak gigi."




Mari kita pahami bersama ayat-per-ayat:


Ayat 14, Frasa "seperti seorang yang mau bepergian ke luar negeri", kata "seorang" disini merujuk pada "Anak Manusia" (lihat Matius 25:31).


Ayat 15, menyebut "talenta" yang dibagikan, untuk merujuk apa itu talenta dan berapa besar talenta dapat Anda baca di uang-studi-kata-vt164.html#p345 . Yesus Kristus disini berbicara tentang besaran-uang, bandingkan dengan ayat ini :


* Matius 18:24,
Setelah ia mulai mengadakan perhitungan itu, dihadapkanlah kepadanya seorang yang berhutang sepuluh ribu 'talenta'.

KJV, And when he had begun to reckon, one was brought unto him, which owed him ten thousand talents.
TR, αρξαμενου δε αυτου συναιρειν προσηνεχθη αυτω εις οφειλετης μυριων ταλαντων
Translit Interlinear, arxamenou {setelah mulai} de {lalu} autou {dia} sunairein {memeriksa (catatan-keuangan)} prosênekhthê {dibawa datang} autô {kepada dia} heis {satu} opheiletês {orang yang berhutang} muriôn {sepuluh ribu} talantôn {talenta}


Masing-masing hamba, diberikan talenta yang berbeda menurut kesanggupannya. Talenta disini melambangkan tanggung jawab yang berbeda yang harus dijalankan sesuai dengan kemampuan masing-masing orang.

Hal ini menarik kita bandingkan dengan pengertian "talenta" di zaman sekarang, bahwa istilah "talenta/ talent" selalu merujuk pada "bakat-alam" yang dimiliki seseorang, atau bakat yang diperoleh seseorang karena karunia (Tuhan) : talenta menyanyi, talenta bermusik, talenta berdagang, talenta mengajar, talenta memimpin dst….
Kata Talenta yang seharusnya bermakna "besaran/ukuran uang" ini bergeser menjadi "bakat alam yang dimiliki seseorang". Ini akibat dari adanya perumpamaan yang diberikan Yesus Kristus dalam Matius 25:14-30 ini. Semenjak ajaran ini diberikan, orang kemudian merujuk "talent/ talenta" adalah bakat alam seseorang (pemberian Tuhan).


Ayat 16-17, Dua hamba yang pertama sekalipun memiliki jumlah uang yang berbeda, mereka memiliki kerajinan yang sama, yaitu mengusahakan "talenta" yang diberikan sebagai modal.


Ayat 18, Hamba yang ketiga, memiliki satu talenta, namun ia tidak menunjukkan kerajinan dengan "talenta" yang diperolehnya dan ia tidak tertantang untuk mengusahakannya. Ia kemudian menggali lubang dalam tanah dan menyimpan "talenta" itu.


Ayat 19-23, merujuk kepada kedatangan Kristus yang kedua, meskipun tidak dirujukkan berapa lama, namun akhirnya tuan dari para hamba-hamba itu datang kembali. Hamba yang pertama dan yang kedua berhasil meningkatkan talenta yang diberikan sebesar 100% dan menerima pujian dari tuannya : "Baik sekali perbuatanmu itu, hai hambaku yang baik dan setia; engkau telah setia dalam perkara kecil, aku akan memberikan kepadamu tanggung jawab dalam perkara yang besar". Sebagian dari upah terdiri atas penerimaan tanggung-jawab dan kehormatan yang lebih besar dari tuan mereka : "Masuklah dan turutlah dalam kebahagiaan (suka-cita) tuanmu" . Ini adalah ganjaran bagi orang percaya yang selalu mengusahakan talenta yang diberikan, dengan ini mereka telah melaksanakan kehendak Bapa dengan sempurna, bandingkan dengan ayat ini :


* Yohanes 15:10-11
15:10 Jikalau kamu menuruti perintah-Ku, kamu akan tinggal di dalam kasih-Ku, seperti Aku menuruti perintah Bapa-Ku dan tinggal di dalam kasih-Nya.
15:11 Semuanya itu Kukatakan kepadamu, supaya sukacita-Ku ada di dalam kamu dan sukacitamu menjadi penuh.
mengusahakan talenta itu dikenan Allah, dan suka-cita Allah akan ada didalam orang yang melaksanakan dan mengusahakan talenta yang diberikan.



Ayat 24-25, Tetapi hamba yang tidak mengusahakan talenta yang diberikan, dan yang tidak menghasilkan apa-apa menunjukkan pemahaman yang salah sama sekali tentang tuannya. Malahan dia protes, hal itu tampak dari penjelasan yang ia berikan. Hamba itu menyatakan bahwa tuannya adalah "manusia yang kejam"/ Keras, kejam tidak berperikemanusiaan karena tuannya itu "menuai dimana tuan tidak menabur', maksud hamba itu adalah bahwa tuannya itu mengambil keuntungan dari hasil jerih-payah orang lain yaitu "memungut dari tempat di mana tuan tidak menanam". Hamba ini jelas menuduh tuannya sebagai tuan yang jahat. Alasan selanjutnya juga ia paparkan bahwa ia takut mengambil resiko dan takut mempertanggung-jawabkan kerugian yang mungkin terjadi, yang olehnya ia nanti akan dihukum karena menyebabkan tuannya rugi. Rupanya hamba ini buta terhadap kenyataan bahwa tuannya adalah tuan yang murah hati dan mengasihi, yang ingin ia dapat hanyalah ikut menikmati kebahagiaan.

Ayat 26, Tuannya membalas dengan sebuah pertanyaan "jadi kamu sudah tahu…?" walaupun kalimat tersebut bukan mengakui kebenaran pandangan hamba tersebut, namun Sang tuan ini sedang menilai sikap si hamba ini berdasarkan dalih yang digunakannya untuk menunjukkan keengganannya mengusahakan talenta yang diberikan.


Ayat 27-29, Apabila si hamba memang takut mengambil resiko dari usaha/bisnis, maka seharusnya ia menabungkan uangnya (talentanya) pada orang yang menjalankan uang (zaman sekarang : Bank) sehingga pasti menghasilkan bunga. Karena itu talenta yang ada di tangan hamba yang malas dan pemberontak ini diambil kembali dan kemudian diberikan kepada hamba yang paling mampu memanfaatkan/ mengusahakan talenta itu.


Ayat 30, Resiko yang tadinya menjadi dalih hamba yang malas dan pemberontak itu ternyata menimpanya : "Dan campakkanlah hamba yang tidak berguna itu ke dalam kegelapan yang paling gelap. Di sanalah akan terdapat ratap dan kertak gigi". Ayat ini menunjukkan tentang hukuman yang abadi (lihat Matis 8:12; Matius 13:42,50; Matius 22:13; Matius 24:51)


Perumpamaan ini jelas menunjukkan kepada kita bahwa kita harus mengusahakan "talenta" yang diberikan Allah kepada kita. Jelas dalam Matius 25: 14-30 adalah sebuah pengajaran dengan 'perumpamaan' yang menunjukkan betapa perlunya menggunakan pemberian Allah dengan sikap bertanggung-jawab dalam pelayanan kepada Allah pada saat tuan-kita 'tidak hadir'.
Pemberian yang digambarkan dengan 'pemberian modal' ini bisa kita artikan dengan 'karunia' dan 'berkat' yang Allah beri kepada kita. Karunia dan berkat tidak selalu berkonotasi harta, bisa kemampuan/ skill dan apapun yang kita punya. Apakah kita ini adalah orang yang bisa mengusahakan "modal" itu?

Maka kesimpulan dari perumpamaan itu adalah bahwa manusia diberi kesempatan rohani yang berbeda-beda. Orang yang mau menggunakan kesempatan dan menggunakannya adalah orang yang dianggap sebagai hamba yang setia. Dan orang yang tidak menggunakan kesempatan dan mengusahakannya itu akan dibuang (dihukum) karena ia adalah hamba yang 'tidak berguna'. Yesus Kristus akan datang kembali, dan ia menuntut tanggung-jawab pada kita semua terhadap penggunaan karunia (talenta) yang Ia berikan kepada kita.



Amin.


Selamat menyongsong Tahun yang Baru 2007, kerjakan talentamu!




Blessings in Christ,
BP
December 31, 2006




Artikel terkait :

- Perumpamaan-perumpamaan: 21. Perumpamaan tentang Talenta, di 21-perumpamaan-tentang-talenta-vt1596.html#p5891

- Khotbah Yesus Kristus di Bukit Zaitun (Matius 24: 1-25:46), di khotbah-yesus-kristus-di-bukit-zaitun-matius-24-1-25-46-vt2287.html#p12434

- Perumpamaan tentang uang mina , di perumpamaan-tentang-uang-mina-vt919.html

- Study Kata Uang di uang-studi-kata-vt164.html#p345


Top
 Profile  
 
Display posts from previous:  Sort by  
Post new topic Reply to topic  [ 2 posts ] 

All times are UTC + 7 hours


Who is online

Users browsing this forum: No registered users and 0 guests


You cannot post new topics in this forum
You cannot reply to topics in this forum
You cannot edit your posts in this forum
You cannot delete your posts in this forum
You cannot post attachments in this forum

Search for:
Jump to:  
Powered by phpBB & phpBB SEO
Sarapan Pagi © 2006 by BP & Saxman