|
7 Materai Kitab Wahyu
Pdt.A.H.Mandey.
GPdI Ketapang, Jakarta
Sebelum kita mempelajari 7 Meterai Kitab Wahyu, saya akan berikan Pendahuluan yang penting buat kita. Kitab Wahyu adalah sebuah kitab yang sukar dimengerti oleh banyak orang. Kata Wahyu dalam bahasa aslinya adalah APOKALOUPSIS, yang berarti membuka sesuatu, terbukanya sesuatu, sesuatu yang tertutup yang kemudian dibuka. Dan menurut kamus bahasa Indonesia oleh Purwadarminta, dikatakan bahwa suatu wahyu adalah petunjuk atau ajaran Tuhan yang diturunkan dengan perwujudan dalam mimpi dan sebagainya. Wahyu adalah suatu ilham. Dalam surat Rasul Paulus kepada Timotius dalam 2 Tim 3:16-17, dengan jelas dikatakan bahwa segala sesuatu yang diilhamkan oleh Allah dan diberikan kepada manusia ada manfaatnya, ada faedahnya, ada kegunaannya yaitu bermanfaat untuk mengajar, menyatakan kesalahan, memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran. Dengan demikian tiap-tiap manusia kepunyaan Allah diperlengkapi untuk setiap perbuatan baik. Tanpa adanya hal-hal ini, maka manusia belum diperlengkapi untuk perbuatan baik. Dan untuk melakukan perbuatan yang baik itu, manusia sangat perlu mendapat sesuatu yang diilhamkan oleh Allah. Kitab Wahyu merupakan ilham dari Allah, yang diberikan kepada Yesus Kristus. Lalu oleh Yesus Kristus diteruskan kepada hambaNya sebagaimana kita baca dalam kitab Wahyu 1:1. Kitab Wahyu adalah suatu wahyu, suatu ilham daripada Allah kepada manusia, kepada Yohanes. Empat kali dalam kitab Wahyu ini,Yohanes menyebutkan namanya sebagai penulis kitab Wahyu, yaitu dalam Wahyu 1:1, Wahyu 1:4, Wahyu 1:9, Wahyu 22:8. Namun apa yang ditulisnya itu adalah suatu ilham daripada Allah, bukan datang dari kehendaknya sendiri. Alkitab juga mengatakan bahwa kitab Wahyu ini merupakan kitab Nubuat, seperti yang tertulis didalam Wahyu 22:7-10. Nubuat berarti sesuatu yang diberikan oleh Allah kepada manusia dan yang bukan berasal dari manusia itu sendiri. Dalam 2 Petrus 1:21 jelas tertulis bahwa suatu nubuat bukan lahir, bukan dihasilkan oleh kehendak manusia, bukan apa yang timbul dalam pikiran manusia, bukan apa yang timbul dalam hati atau perasaan manusia lalu diucapkan atau dituliskan, melainkan nubuat harus datang dari dorongan Roh Kudus, maka orang yang merasakan dorongan Roh Kudus itu berbicara atas nama Allah ! Itulah sebuah nubuatan ! Kitab Wahyu jelas merupakan suatu Kitab Nubuat, mengemukakan tentang hal-hal yang akan jadi seperti yang tertulis dalam Wahyu 1:1 …. Inilah wahyu Yesus Kristus ……, supaya ditunjukkan-Nya kepada hamba-hamba-Nya apa yang harus segera terjadi …. Ketika itu Yohanes melihatnya, Allah memberikan Wahyu kepadanya dalam suatu penglihatan, namun apa yang dilihatnya itu masih akan terjadi. Itulah keindahan dari Kitab Wahyu yaitu berisi mengenai sesuatu yang akan terjadi khususnya di akhir zaman ini.
Ada orang-orang yang tidak dapat mengerti kitab Wahyu ini, mungkin karena bahasanya. Bahkan seorang tokoh reformasi gereja di Swiss pada tahun 1522 M, yaitu Urihchuinglich, pernah menganggap bahwa kitab Wahyu ini sebagai musuhnya. Ia menganggap kitab Wahyu bukan Alkitabiah ! Namun mengetahui bahwa baik Injil Yohanes, maupun ketiga Surat Yohanes, semua ditulis oleh Yohanes, dan Kitab Wahyu juga ditulis oleh Rasul Yohanes, maka kita dapat mengakui bahwa Kitab Wahyu ini sama sebagaimana kita mengakui Injil Yohanes dan ketiga Surat Yohanes itu. Apalagi kalau kita membaca dalam Kitab Wahyu 1:10-11, yang mengatakan bahwa Yohanes mendapat Wahyu ini, lalu menulis semua yang dilihatnya itu, ketika ia dikuasai oleh Roh. Apa yang dilihatnya ketika ia dikuasai oleh Roh itulah yang ditulis. Jadi jelas Kitab Wahyu ditulis ketika Rasul Yohanes dikuasai oleh Roh. Dan bagi kita yang mau mengerti Kitab Wahyu ini wajiblah kita juga dikuasai oleh Roh. Pikiran kita, hati kita, perasaan kita harus dikuasai oleh Roh jika kita ingin mengerti dalam mempelajari Kitab Wahyu. Rasul Paulus dengan tegas sekali menulis dalam suratnya kepada jemaat Korintus dalam 1 Korintus 2:10-14, bahwa betapa pentingnya kita dikuasai oleh Roh untuk dapat mengerti perkara-perkara rohani. Untuk mengerti perkara-perkara rohani kita harus berohani, kita harus mempunyai Roh Allah. Tidak heran banyak orang tidak mengerti bahasa Kitab Wahyu dan tidak mengerti apa yang dikatakan di dalamnya. Namun seperti yang sudah saya katakan bahwa setiap ilham yang dari Allah mempunyai manfaatnya, dan mempelajari Kitab Wahyu secara khusus ada suatu perjanjian yang indah yang diberikan kepada kita, seperti dikatakan dalam Kitab Wahyu 1:3. Dalam Wahyu 1:1 tadi dikatakan bahwa apa yang diilhamkan kepada penulis Kitab Wahyu ini adalah hal-hal yang harus segera segera terjadi. Dan karena waktunya sudah dekat hal-hal ini akan terjadi maka berbahagialah orang yang membacakan dan mendengarkan kata-kata nubuat ini. Maukah saudara merasa bahagia hidup di akhir zaman ini ? Dengan mengetahui apa yang akan terjadi dan apa yang akan segera terjadi ? Pelajarilah kitab Wahyu ! Dengan mempelajari Kitab Wahyu dengan pimpinan dari Roh Allah, karena dalam Injil Yohanes 14:26 dikatakan bahwa Roh Allah itu yang akan memimpin kita ke dalam segala kebenaran, Roh Allah itulah yang akan mengajar kita, dan yang mengingatkan kita akan hal yang sudah dikatakanNya. Maka dengan Roh Allah inilah kita dapat mendalami rahasia-rahasia yang diungkapkan dalam Kitab Wahyu. Karena itu betapa bahagianya kita, jika kita mengerti dan mengetahui apa yang dikatakan oleh Allah kepada kita di dalam Kitab Wahyu. Marilah kita ambil waktu untuk mempelajari Kitab Wahyu sambil berdoa agar Roh Allah akan memimpin kita di dalam meneliti, mendalami rahasia-rahasia Allah tentang akhir zaman yang kita temukan di dalam Kitab Wahyu ini.
Kitab Wahyu ditulis pada tahun kurang lebih 96 M, kurang lebih 1902 tahun yang lampau. Itulah saatnya Yohanes menulis surat ini. Dan Yohanes menulisnya di pulau Patmos, ketika ia dibuang ke dalam penjara seperti yang tertulis dalam Wahyu 1:9. Ia berada di pulau Patmos, ia dibuang ke pulau Patmos karena Firman Allah. Ia memberitakan Injil Kristus, dia memperkenalkan Yesus Kristus kepada orang-orang, dan mereka bertobat, menerima dan mengakui Yesus sebagai Tuhan dan Juru Selamat mereka, namun apa yang dilakukannya mengakibatkan ia dibuang ke dalam penjara. Memang pada saat itu orang-orang Kristen sedang mengalami penganiayaan yang sangat berat, khususnya pada zaman Nero sampai zaman Domisianus pada tahun 96 M. Namun beginilah untungnya kita mempelajari Kitab Wahyu, bahwa barangsiapa yang bertekun sampai penghabisan, barangsiapa yang setia sampai mati, mereka itulah yang akan menang. Dalam kitab Wahyu kita melihat bagaimana gereja dianiaya, disusahkan dan ditekan. Tetapi gereja tetap menang dan akhirnya menjadi gereja yang berkemenangan dan memerintah bersama-sama dengan Kristus, Puji Tuhan ! Benarlah apa yang Yesus katakan kepada Petrus di dalam Injil Matius 16:18…. Ketika Tuhan Yesus berkata :"Di atas batu ini, Aku akan mendirikan Jemaat-Ku, dan alam maut tidak akan menguasainya." Gereja akan tetap berdiri ! Dan puji Tuhan ! Allah menyertai kita dalam kehidupan kita sehari-hari, juga kalau kita mengalami krisis, mengalami kesulitan, mengalami kesusahan apapun juga. Mungkin penderitaan itu datang dari luar atau dari dalam ! Gereja dalam medan peperangan rohani ! Bukan manusia darah daging menjadi musuh kita, tetapi segala kuasa dan penguasa di udara, itulah lawan kita ! Tetapi Tuhan memberikan perjanjian yang heran, bahwa kita akan tetap menang ! Dan terus menang ! Sampai kemenangan yang terakhir dan kita akan berada bersama-sama dengan Tuhan untuk selama-lamanya. Inilah harapan kita, inilah yang kita pegang. Dan untuk itu kita akan memasuki pelajaran Alkitab tentang akhir zaman diambil dari kitab Wahyu. Kiranya Tuhan menyertai kita sekalian, memberikan kepada kita hikmat, akal budi dari Sorga dan Roh Allah menguasai pikiran kita, sehingga kita dapat mengikuti pelajaran-pelajaran ini, mendatangkan suatu manfaat yang baik untuk kita, untuk memperlengkapi kita untuk melakukan perbuatan-perbuatan yang baik. Puji Tuhan !
Sesuatu yang indah kita temukan dalam Kitab Wahyu adalah adanya satu angka yang lebih menyolok dari angka-angka yang lain yaitu angka 7 ( tujuh ). Angka 7 umumnya berbicara tentang sesuatu yang sempurna, sesuatu yang lengkap. Tetapi tujuh, 7 kali juga berbicara tentang akhir zaman. Dan inilah yang menarik perhatian kita, yaitu adanya 7 Meterai, 7 Sangkakala, 7 Malapetaka. Inilah yang akan terjadi di akhir zaman dan hal ini banyak sekali menarik perhatian umat Kristen khususnya. Yaitu adanya sesuatu yang dihubungkan dengan angka 7 tadi.
Dan yang pertama disebutkan adalah 7 Meterai. Dari hal sebuah Kitab yang termeterai, dan meterai-meterainya itu mulai dibuka. Namun sebelum dibuka, tentu Kitab itu tertutup lebih dahulu seperti yang tertulis dalam Kitab Wahyu 6:1. Jauh sebelum Kitab Wahyu ditulis, yaitu 500-600 tahun SM, ada seorang nabi yang bernama Daniel. Dari masa muda ia adalah seorang yang setia kepada Allah, sampai pada masa tuanya ia adalah seorang yang tetap setia kepada Allah. Sekalipun ia diancam dengan aniaya, dengan kesulitan, dibuang kedalam gua singa dan diancam dengan banyak kesukaran dan kesulitan lainnya, namun ia tetap setia kepada Allah nya, tetap beribadah kepada Allah nya, tidak memperdulikan apapun yang dikatakan oleh orang. Allah memberikan kepadanya banyak penglihatan dan nubuatan. Namun Allah mengatakan kepadanya dalam Daniel 12:4 …. Tetapi engkau Daniel, sembunyikanlah segala Firman itu, dan meteraikanlah Kitab itu sampai pada akhir zaman ……
Yang dimeteraikan adalah sebuah Kitab, Kitab ini berisi banyak hal seperti yang ditulis dalam Kitab Wahyu. Beberapa dari antara sekian banyak hal yang disebut di dalam Kitab Wahyu yang dimeteraikan oleh Allah itu, dijelaskan dalam Daniel 12:1-3 …. Pada waktu itu juga akan muncul Mikhael, pemimpin besar itu, yang akan mendampingi anak-anak bangsamu; dan akan ada suatu waktu kesesakan yang besar, seperti yang belum pernah terjadi sejak ada bangsa-bangsa sampai pada waktu itu……
Pertama –tama yang dikemukakan disini, yang ada dalam Kitab yang dimeteraikan, yang baru akan dibuka pada akhir zaman adalah akan datangnya suatu waktu kesesakan yang sangat besar ! Seperti yang belum pernah terjadi sejak ada bangsa-bangsa sampai pada waktu itu. Karena keadaan serupa itu belum pernah terjadi sampai sekarang ini, tapi pasti akan terjadi; rasanya sukar untuk saya menjelaskan bagaimana rasanya untuk hidup pada saat itu ! Namun kalau kita mulai mempelajari Kitab Wahyu dan melihat apa yang akan terjadi dalam masa itu, maka barulah kita dapat mengerti. Untuk itulah kita akan mempelajari Kitab Wahyu ini. Namun diantara sekian banyak hal, disebutkan mengenai suatu waktu kesesakan yang sangat besar ! Suatu waktu aniaya terhadap umat Tuhan ! Suatu waktu tentang murka Allah akan dicurahkan keatas muka bumi ini ! Itu semua akan terjadi !
Dalam Daniel 12:1-3,ayat selanjutnya disebutkan …… Tetapi pada masa itu bangsamu akan terluput, yakni barangsiapa yang didapati namanya tertulis dalam Kitab itu…… Akan ada umat yang luput dari aniaya besar itu ! Luput dari kesesakan yang besar itu ! ………..
( ayat 2 ) Dan banyak dari antara orang-orang yang telah tidur didalam debu tanah ( artinya orang-orang yang telah mati, dikuburkan ) akan bangun ( akan bangkit kembali ), sebagian untuk mendapat hidup yang kekal (ini terjadi dalam Kebangkitan yang pertama,yaitu waktu YESUS datang kembali ), sebagian untuk mengalami kehinaan dan kengerian yang kekal ( ini terjadi pada hari Kebangkitan yang kedua, dimana orang-orang yang tidak beriman, dibangkitkan untuk dihukum selama-lamanya ).
( ayat 3 ) Dan orang-orang bijaksana akan bercahaya seperti cahaya cakrawala ( inilah gereja Tuhan di akhir zaman, yang akan dipermuliakan oleh Allah begitu rupa sehingga akan bercahaya seperti cahaya cakrawala ), dan yang telah menuntun banyak orang kepada kebenaran seperti bintang-bintang, tetap untuk selama-lamanya. Kemuliaan dari Gereja Tuhan, kemuliaan dari orang-orang yang bijaksana, kemuliaan dari orang-orang yang menuntun banyak orang adalah bagaikan bintang-bintang untuk selama-lamanya. Tidak ada soal waktu lagi, melainkan untuk selama-lamanya ! Sekarang kita belum dapat menjangkau dengan akal kita betapa hebatnya waktu itu, namun puji Tuhan ! Inilah janji Tuhan yang diberikan kepada nabi Daniel.
Lalu dikatakan dalam ( ayat 4 ) Tetapi engkau, Daniel, sembunyikanlah segala firman itu, dan meteraikanlah Kitab itu sampai pada akhir zaman…… Kitab itu baru dibuka pada akhir zaman !
Dan ketika diperlihatkan kepada Yohanes Kitab yang termeterai itu ( Wahyu 5:1-5 ). Dapatkah saudara bayangkan perasaan rasul Yohanes, melihat sebuah Kitab yang termeterai, yang tertutup mati, tetapi Kitab itu penuh dengan tulisan sebelah luar dan sebelah dalam. Isinya pasti sangat menarik ! Ia ingin mengetahui, tetapi tidak ada seorang pun di Sorga, di bumi atau di bawah bumi yang dapat membuka gulungan Kitab itu. Oleh karena itu Yohanes menulis ( baca ayat 4 ).
Siapakah yang dapat membukanya ? ( baca ayat 5 ). Puji Tuhan ! Ada jalan keluar ! Keinginan untuk mengetahui apa yang terdapat dalam Kitab yang termeterai, sejak ratusan tahun sebelumnya, di zaman nabi Daniel, akhirnya Kitab itu dapat dibuka ! Dan yang membuka adalah Dia yang bernama singa dari suku Yehuda, tunas Daud yaitu Tuhan kita Yesus Kristus ! Yesus Kristus singa dari suku Yehuda! Singa adalah raja atas segala binatang, dan Yesus adalah raja dari suku Yehuda, Dia adalah tunas Daud. Dia telah menang ! Di salib Ia telah mengalahkan musuhnya ! Sebagaimana telah dinubuatkan dalam Kitab Kejadian 3:15. Ketika Allah berkata kepada ular yang telah mencobai Hawa sehingga jatuh ke dalam dosa, dikutuknya ular itu lalu dikatakan kepada ular itu bahwa :" engkau akan memagut tumit daripada benih perempuan itu ". Ini berarti Iblis akan menggigit tumit Yesus Kristus. Yesus akan menderita, namun justru tumit itulah yang juga akan menginjak dan menghancurkan kepala ular. Puji Tuhan ! Yesus telah menang diatas kayu salib. Dan Dia yang telah menang inilah yang berlayak untuk membuka gulungan Kitab dan membuka ke 7 meterainya itu.
Dalam Wahyu 5:6-8 ( baca ). Yesus menampakan dirinya sebagai Anak Domba yang telah disembelih. Dia yang telah mati diatas bukit Golgota, bagaikan Anak Domba yang disembelih, Dia yang telah menderita dan telah mati untuk menebus kita dari segala dosa dan menyucikan kita dari segala kejahatan kita, Dia itulah yang berlayak untuk membuka Kitab itu dan meterai-meterainya ! Anak Domba itu bertanduk tujuh dan bermata tujuh ! Apakah Yesus mempunyai tanduk tujuh dan mata tujuh ? Disini kita harus mengerti bahwa angka 7 adalah angka sempurna. Bahwa Ia mempunyai tanduk tujuh ( tanduk berbicara tentang kuasa ) berarti Ia mempunyai kuasa yang sempurna ! Ia mempunyai mata tujuh berarti mempunyai penglihatan yang sempurna ! Dia melihat segala keadaan kita, Dia mengetahui segala sesuatu yang ada dalam kita, kekurangan kita,kelemahan kita Tuhan mengerti ! Tuhan melihat semua ! Krisis yang sekarang kita alami pun Tuhan lihat dan Tuhan tahu ! Dan Dia sebagai Allah Yang Maha Kuasa, dengan tanduk-Nya yang tujuh itu, Dia dapat mengatasi segala masalah, segala problema hidup kita.
Segala kesulitan dan krisis yang kita alami bagi Tuhan bukan menjadi masalah, Dia dapat mengatasinya. Firman Allah berkata bahwa dalam setiap pencobaan Tuhan berkuasa menyediakan jalan keluar. Begitu juga dengan krisis apapun dan apapun yang kita hadapi percayalah bahwa Tuhan kita adalah Allah Yang Maha Kuasa ! Ia dapat melihat segala sesuatu yang terkecilpun yang kita alami dalam kehidupan ini. Dia tahu bagaimana mengeluarkan kita dari kesulitan itu dan memberikan kepada kita apa yang kita perlukan. Bahkan surat Efesus 3:20 mengatakan bahwa Tuhan kita sanggup memberikan kepada kita lebih daripada yang kita doakan atau pikirkan. Bagaimana keadaan saudara ? Apakah keperluan saudara ? Apakah saudara kira kehidupan saudara bagaikan Kitab yang termeterai, tertutup, tidak ada seorangpun yang tahu ? Mungkin saudara merahasiakan sesuatu yang orang lain tidak mengetahui ? Jangan saudara menipu diri sendiri ! Allah tahu segala-galanya ! Mata-Nya, pandangan-Nya sempurna melihat sampai kedalaman hati saudara, bahkan pikiran saudara, hati nurani saudara, Tuhan pun mengetahuinya. Dan kuasa-Nya yang sempurna itu dapat menolong kita, kalau kita mau datang kepada-Nya dan berkata :" Tuhan, ampunilah segala dosa dan kesalahan saya". Hati nurani kita hanya dapat dibersihkan oleh kuasa daripada Allah ini. Puji Tuhan ! Oleh karena itu kita akan mempelajari, ke 7 meterai yang akan dibuka itu. Karena dalam Wahyu pasal 6 dikatakan bahwa 7 meterai itu dibuka oleh Anak Domba, oleh Yesus Kristus. Dan setiap kali meterai dibuka ada sesuatu yang tampak, ada sesuatu yang terjadi ! Dan inilah yang ingin kita ketahui. Sebab itu marilah kita berdoa, kiranya kepada kita diberikan ketekunan dan keinginan untuk belajar dari Firman Allah, tetapi jangan lupa bagaimana kita dapat mengerti bahasa Allah kalau kita tidak mempunyai Roh Allah di dalam kita. Bagaimana kita bisa mengerti pikiran Allah kalau kita tidak mempunyai Roh Allah di dalam kita. Ingatlah 1 Korintus 2:10-14…. Perkara-perkara rohani hanya dapat dimengerti kalau Roh Allah ada di dalam kita……
Sebab itu bukan hanya kita mempelajari Firman Allah, tetapi seperti Kitab Wahyu 1:3 katakan….. Berbahagialah ia yang membacakan dan mereka yang mendengarkan kata-kata nubuat ini dan menuruti apa yang ada tertulis didalamnya, sebab waktunya sudah dekat.
Dalam Kitab Wahyu 1:3,(baca) dengan tegas dikatakan bahwa orang yang membacakan, yang mendengarkan dan yang menuruti apa yang tertulis dalam kitab Wahyu ini adalah orang yang berbahagia. Sebab itu adalah doa dan harapan saya bahwa saudarapun merasakan kebahagian mempelajari Firman Allah ini. Namun ada juga suatu peringatan yang sangat keras kalau kita mempelajari kitab Wahyu ini, seperti dalam Kitab Wahyu 22:18-19 ( baca ). Jadi disamping ada perjanjian kebahagiaan bagi orang yang membacakan, mendengarkan dan menurutinya, ada juga suatu peringatan yang sangat keras bagi mereka yang menambah-nambah atau yang mengurangi kata-kata yang tertulis dalam Kitab Nubuatan, Kitab Wahyu ini. Oleh sebab itu biarlah kita dipimpin oleh Roh Allah untuk mempelajari dan mengerti Kitab Wahyu ini. Kita lanjutkan tentang sebuah gulungan Kitab yang sekian lamanya tertutup. Karena Kitab itu berisi hal-hal yang sangat penting tentang apa yang akan terjadi di akhir zaman ini, dan karena begitu pentingnya sehingga Rasul Yohanes yang begitu dekat dengan Tuhan, ingin mengetahui apa yang ada didalam Kitab yang termeterai itu. Namun baik di langit, maupun di bumi tidak ada seorangpun yang berhak membukanya. Kecuali yang diberi nama Singa Dari Suku Yehuda, itulah Tuhan kita Yesus Kristus ! Dialah yang berhak dan berlayak membuka Kitab Wahyu ini, karena Dia telah menang ! Ada suatu kebiasaan di zaman dahulu, bahwa sebuah testamen ( sesuatu yang sangat berharga ) yang merupakan suatu buku atau surat ditutup lalu dimeteraikan. Dan tidak sembarang orang boleh membukanya. Begitu juga dengan Kitab yang sedang kita pelajari ini. Dalam Kitab Wahyu pasal 5-8 kita membaca tentang 7 meterai yang menutup Kitab itu. Kita dapat membaca dalam Kitab Wahyu 6:1-2 ( baca ) mengenai pembukaan meterai pertama. Siapakah yang terlihat disini ketika meterai pertama dibuka ? ( ayat 1 ) mengatakan Anak Domba itulah yang membuka meterai yang pertama dari ketujuh meterai. Siapakah Anak Domba itu ? Dia adalah Yesus Kristus.
Yohanes Pembaptis pernah berkata dalam Yohanes 1:29 ( baca ). Yang ditunjuknya adalah Yesus Kristus. Memang benar Anak Domba ini adalah Yesus Kristus. Dialah yang dalam Wahyu pasal 5 disebut sebagai Singa Dari Suku Yehuda yaitu Tunas Daud yang telah menang. Yesus Kristus yang membuka meterai pertama dari 7 meterai itu. Siapakah orang yang menunggangi Kuda Putih itu ? Pertama-tama saya ingin katakan bahwa Kuda berbicara dari suatu kekuatan. Kekuatan untuk berperang. Di dalam Kitab Amsal 21:31 ( baca ), kuda disini berbicara tentang sesuatu yang siap untuk masuk ke dalam peperangan. Berbicara tentang suatu kekuatan rohani. Itulah kuda ! Dalam ,2 Raja-Raja 6:15-16 ( baca ). Ini diucapkan oleh Elisa kepada hambanya yang ketakutan melihat kota tempat kediamannya telah dikelilingi oleh suatu tentara yang besar dengan menggunakan kuda-kuda. Sungguh suatu kekuatan yang luar biasa ! Jadi kuda berbicara tentang suatu kekuatan yang biasa dipakai untuk berperang. Di bidang tekhnologi juga masih dipakai satuan kuda sebagai suatu ukuran kekuatan. Seperti mesin dengan tenaga kuda ( horse power ). Kuda melambangkan kekuatan ! Begitu juga dalam Wahyu pasal 6 ini memperlihatkan seekor kuda, suatu kekuatan untuk berperang. Dan kuda itu berwarna putih. Putih di dalam Alkitab selalu menggambarkan tentang hal-hal Sorgawi. Putih selalu berbicara tentang kekudusan, kesucian. Dan dalam Alkitab kita dapat melihat ayat-ayat yang menunjukkan bahwa putih berbicara tentang kesucian, misalnya: Dalam kehidupan Yesus Kristus, pada tiga kesempatan Ia digambarkan dalam keadaan putih bersih, yaitu:
1. Matius 17:2 Terjadi ketika Tuhan Yesus naik keatas bukit lalu dipermuliakan. Yesus Ketika dipermuliakan pakaian-Nya menjadi putih bersinar seperti terang.
2. Matius 28:3 Terjadi ketika Yesus bangkit dari antara orang mati.
3. Kisah Para Rasul 1:10 Kedua orang yang datang menjadi saksi ketika Yesus naik ke Sorga berpakaian putih.
Kita melihat dalam hubungan dengan Yesus ini, tiga kali dalam Kitab Injil warna putih dikemukakan dan selalu berbicara tentang sesuatu yang kudus, sesuatu yang datang dari Sorga. Dalam Kitab Wahyu, kita juga dapat membaca banyak tentang warna putih ini, misal:
1. Wahyu 1:14 Kepala dan rambut Yesus putih metah.
2. Wahyu 2:17 Bagi orang yang menang diberikan batu putih sebagai tanda kemenangan.
3. Wahyu 3:4-5 Orang yang tidak mencemarkan pakaiannya, yang tidak mencemarkan dirinya dengan dosa, mereka dikatakan berjalan dengan Tuhan dengan pakaian putih.
4. Wahyu 4:4. Dua puluh empat tua-tua yang ada di dalam Sorga memakai pakaian putih.
5. Wahyu 7:9. Orang-orang yang mempertahankan imannya sampai pada akhirnya, dikenakan jubah putih.
6. Wahyu 7:13-14.
7. Wahyu 15:6. Ke tujuh malaikat berpakaian lenan yang putih bersih dan berkilau-kilauan.
8. Wahyu 19:8. Pengantin dari Anak Domba dikenakan kain lenan halus yang berkilau-kilauan yang putih bersih.
Begitu banyak ayat yang menyatakan bahwa putih berbicara tentang sesuatu yang datang daripada Allah, sesuatu yang Sorgawi. Sebab itu tidak mungkin bahwa penunggang Kuda Putih dan Kuda Putih ini adalah Antikristus. Seringkali orang menganggap penunggang Kuda Putih dan Kuda Putih ini adalah Antikristus, dengan memakai 2 Korintus 11:14 ( baca ). Iblis hanya menyamar sebagai malaikat terang, tetapi ia sendiri bukan terang, hanya menyamar ! Jadi terangnya, putihnya iblis itu hanya samaran dan hanya tiruan, bukan asli ! Sedangkan putih pada Kuda Putih didalam Kitab Wahyu ini bukan sesuatu yang palsu, melainkan benar-benar suci, kudus, sesuatu yang datang dari Sorga ! Maka tidak dapat disangkal bahwa ini adalah pekerjaan Roh Kudus ! Roh Kudus dicurahkan pada pembukaan meterai yang pertama ini, berbicara tentang Ketuangan Roh Kudus di akhir zaman ini, yang akan berjalan dalam kehidupan gereja sebagai pemenang untuk merebut kemenangan. Dia bukan untuk kalah ! Memang benar Dia menghadapi peperangan, tetapi Firman Allah dengan jelas mengatakan Ia maju sebagai pemenang, artinya Dia sudah menang dan untuk merebut kemenangan. Dan tetap menang ! Peperangan apapun yang dihadapi, Dia akan tetap menang. Inilah yang Tuhan janjikan dalam Matius 16:18 …. Diatas batu karang ini Aku akan mendirikan Jemaat Ku dan alam maut tidak akan menguasainya,………. Jadi Kuda Putih jelas berbicara dari Kuasa Roh Kudus didalam Gereja Tuhan, yang memenuhi gereja, yang memberikan kekuatan kepada gereja, sehingga menjadi kuda yang tidak dapat ditahan. Dia sebagai pemenang, maju untuk merebut kemenangan ! Sedangkan antikristus tidak akan pernah menang. Di dalam Wahyu pasal 13 & 17 jelas dikatakan bahwa iblis akan dikalahkan.
Kita dapat menarik kesimpulan, bahwa Kuda Putih & Penunggangnya adalah pekerjaan dari Roh Kudus di dalam gereja Tuhan di akhir zaman ini. Yang akan membuat gereja bagaikan kuda yang siap berperang sebagai pemenang untuk merebut kemenangan, dan kita akan terus menang ! Puji Tuhan ! Kuasa Tuhan itu ada dalam gereja Tuhan ! Seperti Firman Tuhan katakan … Dalam Zakharia 4:6 … Bukan dengan keperkasaan dan bukan dengan kekuatan, melainkan dengan Roh Ku, Firman Tuhan semesta alam.
Pada pelajaran sebelumnya dalam Kitab Wahyu 6:1-2, kita sudah melihat dan mempelajari banyak ayat yang menunjukan bahwa warna putih itu selalu mempunyai hubungan dengan perkara-perkara Sorgawi. Tidak pernah Alkitab berbicara tentang warna putih yang berhubungan dengan kejahatan, baik dalam kehidupan Yesus, maupun semua yang mempunyai hubungan dengan Tuhan dan Sorga. (ayat 2 )…….dan orang yang menungganginya memegang sebuah panah……… Apakah panah itu ? Panah disini berbicara tentang Kuasa Allah, Firman Allah. Didalam Yesaya 41: 2 ( baca ) kita dapat membaca tentang panah . Tidak ada suatu kuasa yang dapat menahan panah dari penunggang kuda putih ini. Panahnya membuat mereka seperti jerami yang tertiup, panah ini yang menaklukkan bangsa-bangsa dan menurunkan raja-raja. Mazmur 45:6 ( baca )… Anak-anak panahmu tajam menembus jantung musuh raja….. Jika jantung sudah tertembus panah pasti akan mati, tidak ada yang dapat bertahan ! Bacalah Mazmur 64:8 , Mazmur 144:6.<,/b> Begitu besar kuasa daripada panah itu, dan panah itu adalah Firman Allah. (ayat 2) ….. kepadanya dikaruniakan sebuah mahkota……..
Mahkota disini adalah mahkota seorang pemenang ( dalam bhs. Yunani: Stephanos ). Yesus akan datang kembali sebagai raja atas segala raja, pada hari kedatangan Tuhan, hari yang telah lama dan masih kita tunggu. Saat Yesus kembali juga dapat dilihat dalam Kitab Wahyu 19:11-12 ( baca )…… terdapat banyak mahkota………. Kata mahkota yang terdapat dalam Wahyu 19:11-12 ini dalam bahasa Yunani adalah Diadema yang berarti sebuah mahkota kerajaan. Berbeda dengan arti kata mahkota dalam Kitab Wahyu 6: 2 yaitu mahkota seorang pemenang. Seorang yang telah menang dalam peperangan. Oleh sebab itu tidak heran jika dalam Wahyu 6:2 dikatakan ia maju sebagai pemenang, karena ia sudah menang. Tanda bahwa ia sudah menang adalah sebuah mahkota, dan ia masih maju untuk merebut kemenangan. Dia tidak pernah kalah dan tidak akan dapat dikalahkan oleh siapapun juga. Tentang mahkota seorang pemenang kita dapat baca dalam 2 Tim 4:6-8 ( baca ). Di ayat-ayat tersebut Rasul Paulus menulis ketika ia mencapai garis akhir dalam perjalanan hidupnya dan ia telah memelihara iman. Kata memelihara dalam bahasa asli Alkitab merupakan sebuah istilah militer yang berarti memelihara, melindungi, menjaga. Ternyata iman adalah suatu target yang dikejar oleh musuh (setan ). Iblis selalu berusaha mencuri dan menghancurkan iman kita. Kalau bisa ia akan mengadakan KRISMAN ( krisis iman ). Tetapi Rasul Paulus berkata : Aku telah memelihara iman. Ia telah menjaga dan melindungi iman, bagaikan tentara yang menjaga sehingga tidak dapat dikalahkan. Sehingga telah tersedia baginya mahkota kebenaran. Mahkota disini juga adalah STEPHANOS= mahkota kemenangan. Ia telah menang dalam peperangan rohani. Dan mahkota yang sama juga disediakan bagi semua orang yang merindukan kedatangan-Nya ( 2 Tim 4:8 ). Jika kita di akhir zaman ini sedang merindukan kedatangan-Nya, dalam kesulitan, kesusahan, dan dalam "krismon", Firman Allah berkata bagi kita pun disediakan mahkota yang sama yaitu mahkota seorang pemenang. Dengan kata lain dalam kita menantikan kedatangan Tuhan , kita juga sedang dalam peperangan. Kita masih menghadapi peperangan, peperangan rohani. Suatu peperangan dimana iblis, ingin mencuri dan menghancurkan iman kita, agar kita tidak percaya kepada Tuhan. Dengan adanya kesulitan-kesulitan yang ada sekarang ini kita mau "dilemahkan iman " oleh iblis. Syukurlah, kita dapat memelihara iman kita, kalau Tuhan beserta dengan kita. Iman datang dari pendengaran. Pendengaran dari Firman Allah. Dan kalau kita tetap membaca, mendengarkan Firman Allah dan menuruti Firman Allah kita akan berbahagia karena didalamnya kita mendapat kekuatan. Sehingga kita dapat memelihara iman kita sekalipun peperangan datang,kesulitan, krisis datang kita pasti akan keluar sebagai pemenang. Dan untuk itulah kuda putih dalam Wahyu 6:2 berbicara tentang gereja Tuhan, sebagai kekuatan, sebagai kuda, putih, suci, disucikan oleh Tuhan. Dan dengan kekuatan sebagai orang yang sudah menang maju terus untuk merebut kemenangan.
Kita tidak perlu kuatir, takut menghadapi apapun juga. Lebih besar Tuhan yang ada di dalam kita daripada yang ada di dalam dunia ini. Itulah janji Tuhan bagi kita. Apapun kesulitan yang kita hadapi, Firman Allah berkata segala sesuatu bekerja besama-sama mendatangkan kebaikan bagi setiap orang yang mengasihi Tuhan. Karena itu, anggaplah krisis yang kita alami sekarang sebagai sesuatu yang membawa kita lebih dekat, melekat kepada Tuhan. Dan kita dapat merasakan kekuatan-Nya, sehingga kita akan muncul sebagai pemenang-pemenang. Halleluyah ! Tuhan tidak akan meninggalkan kita !
Ada sebagian orang yang menafsirkan bahwa penunggang kuda putih ini adalah antikristus. Saya katakan sekali lagi, dengan keyakinan saya dari Firman Allah tentang sekian banyak ayat yang telah kita baca dalam pelajaran yang lalu tentang warna putih yang selalu berhubungan dengan hal-hal Sorgawi, dan tidak pernah dihubungkan dengan kejahatan, Dan Jika dikatakan penunggang kuda putih itu adalah antikristus, maka dalam Wahyu 13:1 ( baca ) dikatakan bahwa antikristus baru menyatakan diri di dalam pasal 13 ini, dan sesudah terjadi pasal 12. Dan kita ketahui bahwa Wahyu pasal 12 adalah suatu pasal yang indah yang menggambarkan, menceritakan kepada kita tentang Gereja Tuhan Yang Sempurna. Dan sesudah pasal 12 terjadi maka munculah pasal 13 dengan antikristusnya. Kalau dalam Wahyu 6:1-2, penunggang kuda putih dan kuda putih itu adalah antikristus, maka seperti kita ketahui yang dikatakan Rasul Paulus kepada Jemaat di Tesalonika bahwa antikristus itu harus menyatakan diri terlebih dahulu baru kemudian Yesus datang kedua kalinya ( 2 Tesalonika 2:3 ).
Jika penunggang kuda putih & kuda putih itu adalah antikristus, yang menjadi pertanyaan kita adalah dimanakah antikristus sekarang ini ?! Oknum antikristus belum menyatakan diri. Oknum antikristus baru akan menyatakan diri setelah ada beberapa hal yang harus terjadi. Antikristus belum menyatakan diri sekarang ini. Kita belum mengetahui siapakah dan dimanakah "orang itu " ?! Bahwa adanya roh anti kristus sampai sekarang ini, bukanlah hal yang mengherankan kita. Sebab seperti Rasul Yohanes menulis dalam 1 Yohanes 2:18 ( baca ), antikristus di zaman Rasul Yohanes juga sudah ada. Banyak "antikristus-antikristus kecil", yaitu orang-orang yang mempunyai roh antikristus sejak zaman Rasul Yohanes. Bahkan jauh sebelum zaman Rasul Yohanes, yaitu di zaman Nabi Daniel juga sudah ada. Daniel memberi pengertian mimpi Raja Nebukadnesar tentang patung berkepala emas, dada dari perak, perut terbuat dari tembaga, kaki dari besi, bagian bawah ujung kaki terbuat dari campuran besi dan tanah liat yang berbicara tentang kerajaan antikristus dengan 10 jarinya. Dan inilah yang akan ditimpa oleh batu yang jatuh dari langit yang akan menghancurkan seluruh patung itu. Patung ini terbuat dari bahan yang berbeda-beda tetapi satu roh yaitu roh antikristus. Tapi anti kristusnya baru kemudian akan mucul.
Dengan keyakinan dari Firman Allah saya katakan bahwa sampai sekarang kita belum melihat oknum antikristus.. Oknum antikristus belum menyatakan diri, ia masih akan datang. Tetapi roh antikristus sudah ada dan banyak di dunia sekarang ini. Oleh karena itu, inilah keyakinan kita bahwa kuda putih dan penunggangnya itu bukan antikristus melainkan pekerjaan Roh Allah,Roh Kudus di dalam gereja Tuhan yang akan maju sebagai pemenang untuk merebut kemenangan.
Kita pasti akan menang ! Meski betapa berat tantangan yang harus kita hadapi, betapa berat salib yang harus kita angkat, percayalah lebih besar Tuhan yang ada di dalam kita dan yang beserta kita daripada apapun yang ada di dunia ini. Kita tidak perlu kuatir sebab begitu banyak perjanjian dalam Firman Allah yang berkata: Jangan takut ! Jangan Takut ! Untuk setiap masalah, problema yang datang menimpa kita, Firman Allah berkata:Jangan takut ! Yesus berjanji alam maut pun tidak akan mengalahkan kita. Puji Tuhan. Marilah kita dekatkan diri kepda Tuhan. Percayalah Tuhan telah janjikan kepada kita kemenangan. Untuk memperoleh kemenangan tentu kita harus mengalami peperangan, kesulitan, kesusahan. Sebuah mahkota kemenangan telah tersedia bagi orang-orang yang menang !
Kalau kita bandingkan Wahyu 6:2 dengan Wahyu 19:11-16, terlihat dalam Wahyu 6:2 hanya ada satu penunggang kuda, tetapi pada kedatangan Tuhan kedua kali dalam Wahyu 19:11-16 terlihat ada banyak penunggang kuda karena hasil pemberitaan Injil. Penunggang-penunggang kuda dalam Wahyu 19:11-16 adalah orang-orang yang datang kepada Tuhan. Seperti dalam surat Yudas 1:14 …… … Tuhan akan datang dengan beribu-ribu orang kudus-Nya…….. Mereka inilah pemenang-pemenang yang akan datang bersama-sama dengan Tuhan Yesus.
Didalam pelajaran yang lalu, kita dapat menarik kesimpulan dan saya pastikan bahwa penunggang kuda putih bukan antikristus sebab: Warna putih tidak pernah ada hubungan dengan kejahatan. Putih selalu berhubungan dengan perkara-perkara Sorgawi. Penunggang kuda putih ini mempunyai panah yang berarti Firman Allah, dan kepadanya dikaruniakan mahkota kemenangan, karena ia adalah seorang pemenang, yang maju untuk memperoleh kemenangan. Mengenai antikristus, Rasul Paulus menulis dalam 2 Tesalonika 2:3 (baca)..............haruslah dinyatakan dahulu manusia durhaka yang harus binasa............... Manusia durhaka adalah seorang pemberontak, adalah antikristus. Antikristus akan menyatakan diri dengan tujuan harus binasa, bukan untuk menang. Dalam Wahyu 17:11 (baca) Dijelaskan bahwa antikristus menuju kepada kebinasaan,bukan untuk menang. Sedangkan dalam Wahyu 6:1-2 dengan jelas ditegaskan bahwa penunggang kuda putih dan kuda putihnya maju sebagai pemenang untuk merebut kemenangan ! Sekali menang tetap menang !
Wahyu 6:3-4 ( baca ) tentang PEMBUKAAN METERAI KEDUA. Pembukaan meterai kedua ini menunjukan adanya seekor kuda merah padam dan penunggangnya berkuasa mengambil damai sejahtera dari bumi dan kepadanya dikaruniakan sebuah pedang besar sehingga orang saling membunuh. Merah adalah warna darah. Berbicara tentang pertumpahan darah, peperangan. Tuhan Yesus juga telah menyatakan hal ini dalam Injil Matius 24:2 ( baca ). Sebelum Yesus disalibkan murid-murid datang kepada Tuhan Yesus dan mereka mempunyai kesempatan untuk bercakap-cakap, mereka ingin mengetahui apakah tanda dari Kedatangan Tuhan kembali ? Dan Apakah tanda kesudahan dunia (hari kiamat ) ? Jawab Yesus ( ayat 4 ) ...... waspadalah supaya jangan ada orang yang menyesatkan kamu .......... Jadi rupanya sebelum Yesus datang kembali, banyak sekali penyesat-penyesat yang mau menyesatkan kita dari iman kita.
Dalam 2 Tesalonika 2:3, dikatakan bahwa sebelum hari Tuhan itu haruslah datang murtad. Banyak orang akan mundur, banyak orang akan meninggalkan iman mereka, banyak orang tidak tahan berimankan kepada Yesus Kristus karena kesulitan dan kesukaran yang datang. Kesukaran dan kesulitan itu misalnya seperti yang akan kita lihat dalam pembukaan meterai kedua dan seterusnya. Banyak hal akan terjadi sebelum kedatangan Tuhan kembali, dan untuk itu kita harus mencoba mempertahankan iman kita !
Matius 24:5 ( baca ). Kata Mesias sama dengan kata Kristus. Mesias adalah kata dalam bahasa Ibrani, berarti Yang Diurapi, sedangkan Kristus atau Kristos adalah bahasa Yunani, juga berarti Yang Diurapi. Matius 24:6 (baca)...... Ayat ini berbicara mengenai kesudahan segala sesuatu, kesudahan dunia ini ( hari kiamat ) belum akan datang sebelum terjadi peperangan-peperangan terlebih dahulu. Penumpahan darah harus terjadi terlebih dahulu. Dikatakan oleh Yesus sendiri, bahwa :" kamu akan mendengar deru perang atau kabar tentang perang." Hal ini diucapkan Tuhan Yesus sebelum disalibkan ( pada tahun 30 M ). Sedangkan buku Wahyu ditulis oleh Rasul Yohanes pada tahun 96 M ( kurang lebih 66 tahun kemudian sesudah Yesus mengucapkan Matius 24:6... tentang akan terjadi peperangan, tentang akan mendengar kabar-kabar perang ). Tentang akan terjadi peperangan ini diperkuat kembali oleh Yohanes dari yang dilihatnya dan ditulisnya dalam kitab Wahyu, bahwa ketika meterai kedua dibuka maka majulah seekor kuda merah padam. Merah adalah warna darah, berbicara tentang pertumpahan darah, berbicara tentang peperangan. Wahyu 6:4.... Dan orang yang menungganginya dikaruniakan kuasa untuk mengambil damai sejahtera dari atas bumi.......... Kalau kita perhatikan di muka bumi kita ini, peperangan selalu ada sejak PD I ( perang dunia I ), bahkan sebelum itu. PD I telah membawa seluruh dunia masuk dalam peperangan. Pada saat PD I berlangsung saya belum lahir, tetapi buku-buku sejarah menceritakan betapa banyaknya korban yang jatuh dalam PD I. Dan sesudah PD I, peperangan terus terjadi. Apalagi setelah PD II, peperangan kelihatan tidak ada habis-habisnya di muka bumi ini, baik peperangan karena politik, agama, kelaparan, kesulitan dan kesukaran.
Pertumpahan darah selalu ada diatas muka bumi ini dan ancaman perang tetap ada sampai sekarang ini.
Ada satu hal penting yang ingin saya sampaikan, bahwa pada waktu dibukanya suatu meterai pasti akan terjadi sesuatu. Dan apa yang terjadi itu tidak hanya terjadi sekejap masa saja, lalu berhenti. Tetapi apa yang terjadi ketika meterai dibuka akan berlangsung terus ! Misalnya: Pembukaan meterai kedua ini. Begitu meterai kedua dibuka terjadi peperangan. Maka peperangan akan berjalan terus tidak henti-hentinya sampai pada perang Harmagedon ( Peperangan antara Tuhan melawan tentara antikristus ). Oleh sebab itu, sekarang ini kita masih mengalami ancaman perang, dengan adanya perlombaan senjata. Mungkin saudara berkata:" Perang dingin sudah tidak ada sekarang." Tapi saya ingin bacakan apa yang dikatakan Rasul Paulus dalam 1 Tesalonika 5:1-3 (baca). Firman Allah mengatakan peperangan dan ancaman perang selalu ada, namun mungkin suatu saat ada yang berkata:" segala sesuatu sudah damai dan aman.", tetapi justru sebagai orang percaya dan beriman kita harus berhati-hati ! Karena mungkin dengan tiba-tiba sesuatu akan terjadi. Firman Allah berkata dengan dibukanya meterai kedua, maka peperangan dan pertumpahan darah akan terjadi diseluruh dunia ini. Oleh sebab itu kita tidak perlu kaget melihat dan mendengar hal seperti ini terjadi di seluruh dunia, karena dengan sebilah pedang besar yang dikaruniakan kepada penunggang kuda merah padam inilah pertumpahan darah, perang besar terjadi sampai Yesus datang kembali ! Itulah pembukaan meterai kedua !
Wahyu 6:5-6 tentang PEMBUKAAN METERAI KETIGA. Hitam berbicara dari hal kematian oleh kelaparan. Bala kelaparan akan terjadi. Kita sudah banyak mendengar tentang kekurangan makanan di belahan bumi kita ini dan ancaman kekurangan makanan. Alkitab sedikit menceritakan tentang penderitaan yang akan dialami pada saat terjadi bala kelaparan. Sebagai contoh kita baca dalam Kitab Ratapan 4:4-9 (baca). Betapa dahsyatnya keadaan bilamana bala kelaparan datang ! Hal ini juga telah diucapkan oleh Tuhan Yesus di dalam Matius 24:7 (baca), yang mengatakan bahwa bala kelaparan akan datang ! Wahyu 6:5..... Penunggang kuda hitam memegang sebuah timbangan ditangannya.......... Ini mempunyai arti bahwa segala makanan dijualbelikan dengan memakai timbangan. Orang tidak bebas membeli sebanyak mungkin, semua harus ditakar dengan timbangan. Mungkin kita pernah mengalami hal seperti ini, tetapi keadaan seperti ini akan menimpa seluruh dunia. Sekarang ini kita mendengar hanya beberapa tempat dibagian bumi yang kekurangan makanan. Tetapi Firman Allah mengatakan pada suatu waktu seluruh dunia akan kekurangan makanan. Jika ada makanan akan ditimbang ! Wahyu 6:6 .......... Secupak gandum sedinar, tiga cupak jelai sedinar............. Sedinar adalah upah sehari seorang perkerja. Saudara dapat bayangkan jika upah sehari hanya dapat membeli secupak gandum saja ! Ini berbicara tentang kekurangan makanan. Banyak orang akan mati kelaparan. Tetapi syukur ada perjanjian yang indah bagi orang yang percaya kepada Tuhan. Di dalam bahaya kelaparan hebat yang akan menimpa seluruh dunia Firman Allah berkata ......... Janganlah rusakkan minyak dan anggur itu .......... Inilah umat Allah. Mereka yang penuh dengan Roh Kudus. Mereka yang mempunyai Kuasa Roh Allah. Roh Allah bukan hanya memberikan kekuatan iman, tetapi juga menjamin bahwa Tuhan akan memelihara kita, Tuhan tidak akan meninggalkan kita. Sebab itu saudara, dalam keadaan Krismon sekarang ini, percayalah Allah kita lebih besar, lebih berkuasa dari kesulitan yang kita hadapi. Kalau Tuhan dapat memelihara burung-burung diudara, maka Tuhan juga sanggup memelihara kita. Percayalah Allah kita sanggup menjamin hidup kita. Tidak ada satu rambutpun dari kepala kita yang akan jatuh yang tidak diketahui oleh Allah !
Di dalam kitab Imamat 26:26 ( baca ) , ayat ini berbicara tentang kelaparan yang akan datang ke seluruh dunia. Yehezkiel 4:16 (baca), Tuhan sudah mengatakan bahwa bala kelaparan akan datang ke seluruh dunia, tetapi bagi orang yang berharap akan Tuhan, Tuhan janjikan seperti yang kita baca dalam Kitab Mazmur 33:18-19 (baca). Mata Tuhan tertuju kepada orang yang berharap dan takut akan Tuhan, dan Tuhan akan memelihara hidup mereka pada masa kelaparan.Juga kita ingat pada Kitab Mazmur 34:9-11 (baca). Inilah janji Tuhan, jaminan Tuhan kepada kita, bahwa Tuhan akan memelihara kita. Manusia bukannya hidup hanya daripada roti, tetapi juga dari Firman yang keluar dari mulut Allah.
Wahyu 6:7-8. PEMBUKAAN METERAI KEEMPAT.
Dengan dibukanya meterai keempat, kita melihat ancaman maut dimuka bumi ini semakin hebat. Karena dikatakan disini seekor kuda berwarna hijau kuning ( terjemahan lama: kelabu ), dan orang yang menungganginya bernama Maut ( atau Kematian ) dan kerajaan maut mengikutinya. Kini kita lihat bahwa maut, kematian dan kerajaan maut itu mengikutinya dan datang ke dalam dunia ini dengan segala macam ancaman, bahkan dikatakan bahwa kepada mereka diberikan kuasa atas seperempat dari bumi untuk membunuh dengan pedang ( sama seperti pembukaan meterai kedua, yang berbicara tentang seekor kuda merah padam dan yang menungganginya dikaruniakan kuasa untuk mengambil damai sejahtera dari atas bumi, sehingga mereka saling membunuh, dan kepadanya dikaruniakan sebilah pedang yang besar ). Dalam pembukaan meterai keempat ini, apa yang disebutkan dalam pembukaan meterai kedua dan ketiga masih tetap berlaku dalam pembukaan meterai keempat. Hal ini berarti bahwa apa yang terjadi pada pembukaan meterai kedua yaitu terjadinya peperangan dan pertumpahan darah, dan pembukaan meterai ketiga tentang kuda hitam yang berbicara tentang bala kelaparan, semua masih tetap berjalan,masih tetap berlaku di atas muka bumi ini, bersama-sama, dan ditambah lagi dengan kuda hijau kuning dengan penunggangnya yang bernama Maut, dan kerajaan maut mengikutinya. Saudara sekalian, kematian akan tidak habis-habisnya. Firman Allah berkata bahwa kubur tidak akan pernah merasa kenyang. Kubur akan selalu mencari dan terbuka bagi mereka yang akan mati ( Amsal 30:15-18 ).
KUDA HIJAU KUNING BERBICARA TENTANG KEMATIAN OLEH KARENA KETAKUTAN dan PENYAKIT.
Kita membaca dalam Firman Allah orang juga akan mati karena ketakutan, oleh perasaan takut. Begitu hebatnya perkara-perkara yang akan terjadi, sehingga orang sudah akan mati oleh ketakutan saja. Hanya ketakutan saja sudah dapat membuat orang dapat mati. Dan ditambah lagi dengan berbagai macam penyakit, bala sampar, itulah yang akan datang ke dalam dunia ini. Kematian oleh penyakit memang kita kenal, dokter juga tidak tahu dengan obat apa mereka akan melawan penyakit-penyakit itu. Seperti penyakit KANKER, AIDS,EBOLA yang semakin lama semakin hebat. Itu semua terjadi karena sudah dinubuatkan dalam kitab Wahyu ini. Kematian oleh bala sampar, penyakit, karena peperangan, pembunuhan ditambah lagi dengan bala kelaparan, hal-hal ini yang akan terjadi di dunia ! Dan semua ini menunjukan kepada hukuman Allah yang akan datang keatas seluruh umat manusia yang tidak patuh kepada Tuhan. Imamat 26:21-26 (baca). Dalam ayat-ayat ini kita melihat tiga hal yang ada pada pembukaan meterai kedua,ketiga dan keempat. Kita dapat menarik kesimpulan bahwa begitu meterai kedua,ketiga,keempat dibuka, semua yang terjadi terus tetap berjalan berkesinambungan, tetap berlangsung tanpa berhenti sampai Yesus datang kembali. Dan ini merupakan hal sangat berat yang akan dialami oleh dunia. Tetapi Firman Allah jelas mengatakan.... Jikalau hidupmu tetap bertentangan dengan Daku dan kamu tidak mau mendengarkan Daku, maka Aku akan lebih keras menghajar kamu sampai tujuh kali lipat karena dosamu........
Kiranya Tuhan berkemurahan kepada kita, karena inilah saatnya Tuhan sedang mencurahkan hal-hal ini keatas muka bumi ini. Dan satu jalan bagi kita untuk terlepas dari ini adalah JANGAN KITA MELAWAN TUHAN. Janganlah kita melawan kehendak-Nya, tetapi belajarlah melakukan apa yang Tuhan kehendaki. Maka Tuhan akan menjaga, memelihara dan menjamin kita, walaupun apapun terjadi. Sehingga genaplah apa yang dikatakan dalam Kitab Mazmur 91:7.
Wahyu 6:9-11 ( baca ) tentang PEMBUKAAN METERAI KELIMA.
Pembukaan meterai kelima berbicara tentang adanya orang yang mati dibunuh oleh karena Firman Allah dan kesaksian yang mereka miliki. Pembukaan meterai ini berbicara tentang penumpahan darah juga. Tetapi penumpahan darah oleh mereka yang dibunuh,disiksa, dianiaya, bukan karena mereka bersalah tetapi karena Firman Allah. Ini berbicara dari hal sengsara dan aniaya yang akan datang. Dan hal ini sudah di katakan Tuhan kepada murid-muridnya pada Matius 24:9 (baca) Ini adalah salah satu tanda kedatangan Yesus kembali yang diberikan ketika murid-murid menanyakan tentang tanda dari kedatangan Yesus kembali. Penumpahan darah terjadi juga oleh mereka yang menyangka bahwa dengan mereka menyiksa,menganiaya dan membunuh orang-orang yang percaya Firman Allah, mereka seperti sudah berbuat bakti kepada Allah (Yohanes 16:2 ). 2 Timotius 3:12-13 (baca), inilah yang Tuhan katakan bahwa penderitaan, aniaya akan datang bagi setiap orang yang beribadah kepada Tuhan. Inilah yang akan terjadi dan sebagai manusia jika kita ingat hal ini akan timbul rasa takut dan kuatir. Tetapi marilah kita meneliti dan membaca dari beberapa ayat mengenai hal ini. Dalam 2 Timotius 4:6 (baca) Rasul Paulus mengatakan bahwa kematiannya merupakan suatu persembahan, sesuatu yang indah di pemandangan Tuhan. Ia tidak merasa malu mengalami penderitaan itu, menderita karena Injil bukanlah sesuatu yang memalukan ! Tetapi adalah sesuatu yang dapat kita persembahkan kepada Tuhan. Hal-hal diatas akan terjadi, tetapi Tuhan melihat semua itu sebagai sesuatu yang sangat berharga di pemandangan Tuhan. Kitab Mazmur berkata :" Sangatlah berharga di pemandangan Tuhan matinya orang-orang yang di kasihinya." ( Mazmur 116:15)
Darah orang-orang yang dibunuh karena Firman Tuhan itu menuntut pembalasan seperti yang tertulis dalam Wahyu 6:10. Darah dari orang yang mati sahid selalu berseru menuntut pembalasan sebagaimana yang kita baca dalam Kejadian 4:2-10 (Kisah Kain dan Habel). Kain telah membunuh Habel karena perasaan iri ketika Allah tidak mengindahkan korban Kain sedangkan Allah mengindahkan korban persembahan Habel. Ketika Kain memutuskan untuk membunuh Habel, Allah telah memberikan peringatan terlebih dahulu kepada Kain dalam ( ayat 6-7 ). Tuhan memberikan peringatan ini kepada setiap orang yang mungkin telah mempunyai rencana dan keinginan untuk berbuat dosa. Jangan biarkan dosa itu menguasai saudara tetapi engkau harus berkuasa atasnya. Allah telah memberi peringatan ini kepada Kain tetapi rupanya tidak diperdulikan, tidak diperhatikan oleh Kain, sehingga akhirnya Kain membunuh Habel! Dan darah Habel menuntut pembalasan ( ayat 10 ). Demikian juga dalam Wahyu 6:10 kita membaca bahwa darah daripada orang-orang yang mati oleh karena Firman Allah dan oleh karena kesaksian yang mereka miliki akan menuntut pembalasan.
Wahyu 6:11 ( baca ). Tuhan memberikan kepada mereka sehelai jubah putih, sebagai tanda penghormatan Allah yang berbicara tentang pakaian kesucian dan pakaian kemenangan. Mati karena Firman Allah, mati karena kesaksian yang kita miliki, bukanlah sesuatu yang memalukan, bukanlah sesuatu yang membinasakan kita tetapi dihormati oleh Allah dengan memberi sehelai jubah putih.
Allah mengatakan bahwa mereka harus beristirahat sedikit waktu lagi hingga genap kawan-kawan pelayan dan saudara-saudara mereka, yang akan dibunuh sama seperti mereka. Surat Filipi 1:29 mengatakan bahwa kepada kita sebagai orang-orang yang beriman kepada Tuhan, kepada kita dikaruniakan bukan saja untuk percaya kepada Kristus ( Hal yang istimewa bahwa kita dapat percaya kepada Kristus ), melainkan juga untuk menderita untuk Dia. Adalah merupakan karunia untuk percaya kepada Kristus dan menderita untuk Dia. Kita juga mempunyai kewajiban untuk menderita untuk Kristus. Paulus ketika mengetahui sebentar lagi akan mati dibunuh karena Injil yang dia beritakan menulis dalam 2 Timotius 4:6 ( baca ). Paulus mengatakan bahwa darah nya dicurahkan sebagai suatu persembahan kepada Tuhan yang menyenangkan /berkenan hati Tuhan. Berani, rela menderita bahkan mati karena Kristus adalah suatu yang berkenan kepada Tuhan. Dalam 1 Petrus 4:12-13 ( baca ) dikatakan bahwa kita tidak perlu heran akan siksaan yang datang tetapi bersukacitalah, supaya kita juga boleh bergembira pada waktu Ia menyatakan kemuliaan-Nya ( pada waktu kedatangan Yesus kembali ). Bacalah yang Paulus katakan dalam Filipi 3:10.
Wahyu 16:11 …….mereka harus beristirahat sedikit waktu lagi hingga genap jumlah kawan pelayan dan saudara-saudara mereka yang akan dibunuh sama seperti mereka ………Kematian bagi orang-orang percaya karena Kristus, kematian karena iman merupakan suatu istirahat. Wahyu 14:13 ( baca ) Kematian dalam Kristus adalah suatu istirahat. Berhenti dari jerih lelah mereka !
Saudara jangan bertanya kepada saya berapa jumlah yang dibunuh karena Firman Allah, karena hanya Allah yang mengetahui. Tetapi yang pasti orang yang mati sahid beristirahat sampai genap jumlah kawan pelayan dan saudara-saudara mereka yang akan dibunuh sama seperti mereka.
PAKAIAN JUBAH PUTIH merupakan PAKAIAN KEBENARAN, PAKAIAN KESUCIAN daripada Allah. Pakaian yang jauh lebih indah dari pakaian apapun di dunia ini. Yesaya 64:6 ( baca ) Kebenaran dari manusia seperti kain kotor tetapi jika kita percaya dan setia kepada Tuhan sampai kita mati karena Kristus maka Firman Allah mengatakan bahwa kepada mereka diberikan sehelai jubah putih. PAKAIAN JUBAH PUTIH juga berbicara tentang PERBUATAN-PERBUATAN BENAR Wahyu 19:8 ( baca ). Tuhan tidak akan melupakan perbuatan-perbuatan baik kita !
JUBAH PUTIH juga merupakan LAMBANG KEMENANGAN dan PERHENTIAN Wahyu 19:4-5 ( baca ). Wahyu 19:14 ( baca ) Tanda kemenangan bagi mereka yang datang bersama-sama dengan Tuhan. Wahyu 11:7-11 ( baca ) Dengan peristiwa ini akhirnya jumlah orang yang mati sahid akan tercapai, dan pada waktu itulah kita membaca bahwa Allah datang membalas kejahatan dari orang-orang yang fasik itu dengan murka Allah, pada hari kedatangan Yesus kedua kali. Seperti kita baca dalam Wahyu 19:15 (baca). Allah akan membalas semua orang menurut perbuatan mereka, tetapi bagi orang yang percaya kepada Tuhan, mereka telah bebas dari penghakiman, mereka tidak akan dihukum melainkan memperoleh hidup yang kekal selama-lamanya.
Wahyu 6:12-17 PEMBUKAAN METERAI KEENAM membawa kita kepada murka Allah keatas muka bumi ini. Saya ingatkan lagi. bahwa pembukaan meterai-meterai ini sudah terjadi sebelum antikristus menyatakan dirinya. Karena sampai saat ini kita belum melihat siapa, dan dimanakah antikristus itu ? ia belum menyatakan diri ! Tetapi apa yang kita baca dalam pembukaan meterai-meterai ini, kita sudah melihat dan sedang terjadi ! Seperti meterai kesatu, kedua, ketiga, keempat, kelima dan kini kita akan melihat meterai keenam.
Wahyu 6: 12 …… TERJADILAH GEMPA BUMI YANG DAHSYAT…….. Firman Allah berbicara tentang akan datangnya gempa bumi-gempa bumi yang dahsyat. Saya ambil beberapa ayat misalnya dari Kitab Nabi Hagai 2:7 … gempa yang terjadi bukan hanya akan menggoncangkan bumi, laut dan darat tetapi langit pun akan goncang ! Dimanakah saudara akan merasa aman pada waktu itu ? Dalam Kitab Nabi Yeremia 10:10 … Kalau murka Allah mulai dicurahkan, siapakah yang akan dapat bertahan melawannya ? Tuhan akan adakan sesuatu yang luar biasa ! Dan kalau nanti kita sampai kepada Wahyu 16:17-21 ( Ini akan terjadi pada saat hari kedatangan Tuhan ) ….. TERJADILAH GEMPA BUMI YANG DAHSYAT SEPERTI BELUM PERNAH TERJADI SEJAK MANUSIA ADA DIATAS BUMI…. BEGITU HEBATNYA GEMPA BUMI ITU ..! Inilah yang akan terjadi di akhir zaman ini , tetapi dimulai dengan pembukaan meterai ke enam tadi ! Jadi kekuatan gempa yang sekarang sering kita rasakan dan kita baca hanyalah sesuatu yang kecil dibandingkan dengan gempa yang akan datang. Karena baru dalam pembukaan meterai keenam saja sudah dikatakan gempa yang dahsyat, dan pucaknya pada Wahyu 16:17 pada saat Yesus datang kembali kedunia ini. Gempa bumi semakin hari akan semakin hebat !
Wahyu 6:12 …… MATAHARI MENJADI HITAM BAGAIKAN KARUNG RAMBUT…… Yesus pernah mengatakan hal ini dalam Injil Lukas 21:25, dan dalam Yoel 2:31, dan kemudian di kutip kembali oleh Rasul Petrus dalam Kisah Para Rasul 2:20 tentang matahari akan menjadi hitam bagaikan karung rambut. Dengan lain kata terang matahari hilang, sinarnya hilang. Kegelapan akan menudungi seluruh bumi. Suatu kegelapan yang begitu hebat sehingga dapat diraba, dapat dirasakan. Dalam Keluaran 10:22-23 …. Menceritakan kegelapan yang luar biasa sehingga orang tidak dapat melihat orang disisinya dan tidak dapat bangun dari tempatnya selama tiga hari. Begitu gelap dan tebalnya kegelapan itu.
Wahyu 6:12 ……. BULAN MENJADI MERAH SELURUHNYA BAGAIKAN DARAH…… Ini juga sudah dikutip oleh Rasul Petrus dalam Kisah Rasul 2:20. Tanda inilah yang akan jadi, yaitu tanda darah. Mengingatkan manusia kepada darah korban Anak Domba Allah. Kita perlu perhatikan juga Yesus mati di kayu salib ketika bulan purnama. Mengingatkan manusia akan darah korban Anak Domba Allah agar manusia bertobat, tetapi jika manusia masih tidak mau bertobat maka hukuman Allah, penghakiman Allah akan jatuh kepada mereka. Bulan menjadi darah sesuai juga dengan nubuatan Nabi Yesaya 13:10. Ratusan tahun sebelum Yesus lahir kedalam dunia, para Nabi telah menubuatkan tentang apa yang akan terjadi. Dan Rasul Yohanes, dengan wahyu yang ia terima dari Tuhan, menulis kembali bahwa hal ini yang telah disebutkan oleh para Nabi di zaman dahulu akan benar-benar terjadi !
Wahyu 6:13 ….. BINTANG-BINTANG DI LANGIT BERJATUHAN……. Bagaikan pohon ara menggugurkan buah-buahnya yang mentah. Hal ini dapat terjadi oleh karena digoncang oleh ANGIN YANG KENCANG ! Dalam Wahyu 7:1-3 Jadi angin bertiup untuk merusakkan bumi, laut atau pohon-pohonnya ! Inilah yang akan terjadi kalau sampai bintang-bintang pun berjatuhan keatas bumi karena adanya angin yang begitu keras yang menggoncang dengan sangat kencangnya. Ini hanyalah beberapa hal saja yang akan terjadi pada pembukaan meterai keenam ini.
Wahyu 6:14….. LANGIT MENYUSUT BAGAIKAN GULUNGAN KITAB YANG DIGULUNG…. Langit pun akan lalu, langit akan binasa, langit akan tidak ada lagi, sebab itu dikatakan bagaikan gulungan kitab yang digulung. …. DAN BERGESERLAH GUNUNG-GUNUNG DAN PULAU-PULAU DARI TEMPATNYA.
Akan jadi apakah bumi ini ? apakah hal ini tidak akan menimbulkan kekacauan yang hebat sekali di bumi ini ? Itu akan terjadi pada puncak pembukaan meterai keenam ini. Dapatkah saudara bayangkan jika pulau Jawa digeser dari tempatnya ? lalu berpindah ketempat lain ? Wahyu 6:15 ….. BEGITU TAKUTNYA MEREKA MELIHAT KRISTUS AKAN DATANG, sehingga dari segala lapisan masyarakat bersembunyi takut melihat Tuhan akan datang ! Sehingga mereka lebih suka mati di timpa batu-batu gunung itu daripada melihat Anak Domba Allah datang dalam kemuliaan-Nya. Suatu kekecewaan yang sangat besar ! Tetapi waktu, kesempatan sudah diberikan kepada mereka, namun mereka telah menolak tawaran daripada Tuhan yaitu keselamatan didalam Yesus Kristus ! Tuhan kiranya menolong kepada kita, supaya apa yang akan terjadi nanti, tidak akan kita alami sebab Tuhan akan memelihara kita terlebih dahulu dari semua ini. Percayalah semua ini pasti akan terjadi !
Kalau kita membaca dalam Yesaya 2:1-5. Kita membaca tentang perjanjian Tuhan mengenai kebangunan rohani yang akan terjadi luar biasa hebatnya di akhir zaman, sehingga segala bangsa dan banyak suku bangsa akan berduyun-duyun datang ke gunung Tuhan, ke rumah Allah Yakub. Dengan berkata ( ayat 3 )…" Mari , kita naik ke gunung Tuhan, ke rumah Allah Yakub, supaya ia mengajar kita tentang jalan-jalan-Nya, dan supaya kita berjalan menempuhnya; sebab dari Sion akan keluar pengajaran dan firman Tuhan dari Yerusalem" Ini berbicara secara rohani dari gereja Tuhan.Suatu perjanjian yang indah !
Dalam Yesaya 2:10-22 kita dapat membaca apa yang akan terjadi sesudah ayat Yesaya 2:1-5 terjadi, sesudah suatu kebanguan rohani, dimana banyak orang akan datang untuk ingin belajar tentang jalan-jalan Tuhan. Dalam Yesaya 2:10-22 kita dapat membaca betapa hebatnya Tuhan akan mendatangkan hukuman-Nya keatas bumi ini. Begitu hebat sehingga dikatakan dalam Yesaya 13:13…. " Sebab itu Aku akan membuat langit gemetar, dan bumipun akan bergoncang dari tempatnya, pada waktu amarah Tuhan semesta alam, dan pada hari murka-Nya yang menyala-nyala". Yesaya 34:4 … dikatakan langit akan digulung seperti gulungan kitab. Wahyu 6:15 ….. Ada tujuh macam orang yang akan merasa ketakutan melihat Tuhan dan ketakutan karena dosa mereka yaitu:Raja-raja, pembesar-pembesar, perwira-perwira, orang-orang kaya, orang-orang berkuasa, semua budak dan orang merdeka. Semua lapisan masyarakat secara universal mereka akan mempunyai perasaan dan reaksi yang sama yaitu takut melihat Tuhan, takut bertemu dengan Tuhan. Bagi mereka yang menolak Kristus akan mempunyai perasaan yang sama yaitu ketakutan untuk bertemu dengan Tuhan. Dalam keadaan ketakutan itu maka kita membaca juga tiba-tiba mereka melihat sejenak Dia yang duduk diatas tahta dan Anak Domba. Ketakutan yang luar biasa ! Baca Kitab Maleakhi 3:1-3. Murka Allah akan datang ! Dan hal inilah yang ditakuti oleh semua orang yang tidak percaya kepada-Nya. Takut terhadap murka Anak Domba, karena Tuhan, Anak Domba adalah hakim yang adil dan Ia akan membalas semua perbuatan orang fasik.
Puncak dari pembukaan meterai keenam ini terdapat dalam Wahyu 6:17 …." Sebab sudah tiba hari besar murka mereka dan siapakah yang dapat bertahan ?". Suatu pertanyaan siapakah yang dapat bertahan untuk melihat murka Allah akan datang ? Baca Kitab Yoel 2:11. Perasaan takut dan kuatir akan timbul dan tidak ada seorangpun yang dapat menahan kehebatan daripada kedatangan Tuhan. Baca Kitab Yoel 2:31. Itulah pembukaan meterai keenam
Wahyu pasal 8 dalam ayat 1 dan seterusnya tentang PEMBUKAAN METERAI KETUJUH, sesuatu yang lain daripada yang lain. Suatu keistimewaan terjadi adalah sunyi senyaplah di Sorga, kira-kira setengah jam lamanya. Satu hal yang belum pernah terjadi ! Di dalam Kitab Nabi Yehezkiel 28 kita membaca bahwa setan/iblis sebelum ia berdosa melawan Allah lalu dicampakkan ke bumi adalah seorang pemimpin paduan suara, pemimpin musik di dalam Sorga. Maka Sorga selalu ramai penuh dengan puji-pujian, penuh dengan penyembahan kepada Allah. Namun pada suatu saat, pada suatu ketika, pada waktu meterai ketujuh dibuka, maka terjadilah sesuatu yang begitu luar biasa sehingga Firman Allah berkata Sorga sunyi senyap kira-kira setengah jam lamanya.
Apakah gerangan yang terjadi pada waktu itu ? Didalam Mazmur 62:2-4. Mazmur ini berkata dalam ayat 2, bahwa melihat hal itu akan terjadi… " hanya dekat Allah saja aku tenang". Ada suatu ketenangan, berdiam diri lalu penuh dengan keheranan. Dalam Mazmur 73:25-28 menceritakan suatu ketenangan dekat dengan Tuhan. Sorga yang selalu ramai pada suatu ketika akan sunyi, diam hanya untuk setengah jam. Tentu akan terjadi sesuatu yang belum pernah terjadi di dalam Sorga pada waktu itu. Dan kalau kita membaca tentang kekhidmatan waktu itu, maka kita lihat dalam Kitab Nabi Zakharia 2:10-13. Pada suatu hari akan terjadi semua berdiam diri dihadapan Tuhan karena ada suatu peristiwa besar akan terjadi yaitu perkawinan Anak Domba. Pada pembukaan meterai ketujuh ini terjadilah sesuatu yang luar biasa yaitu PERKAWINAN ANAK DOMBA, yaitu Yesus Kristus dengan gereja.Karena di dalam II Korintus 11:2….. Siapakah yang dimaksud dengan "kamu" ? adalah jemaat. Jemaat dipertunangkan dengan seorang laki-laki yaitu Kristus. Jadi antara Kristus dengan jemaat ada hubungan seperti orang yang bertunangan. Ada hubungan kasih antara Kristus dengan gereja.Di dalam nyanyian kepada Tuhan sering kita menyanyikan: aku sembah Engkau, aku puja Engkau, aku cinta Engkau,aku mengasihi Engkau ! Kita mengasihi Tuhan, dan Tuhan juga mengasihi kita. Apakah tujuan daripada kasih ? menurut surat Korintus ini adalah kita ini dalam status bertunangan ? Dan apakah tujuan daripada bertunangan ? Tentu pada suatu waktu akan masuk ke dalam perkawinan. Waktunya akan tiba akan terjadi perkawinan antara Kristus dengan gereja. Di dalam Alkitab juga dikatakan gereja itu menyiapkan dirinya sebagai mempelai perempuan, berdandan untuk suaminya ( Wahyu 21:2 ). Banyak contoh dan ayat Alkitab kita membaca bahwa akan tiba saatnya Kristus akan masuk dalam perkawinan dengan gereja. Kapankah hal itu akan terjadi ? Pada waktu pembukaan meterai ketujuh, dimana untuk satu-satunya kali saja Sorga akan sunyi senyap karena khidmatnya suatu peristiwa yang sangat besar terjadi, yaitu perkawinan Kristus dengan gereja Tuhan. Marilah kita berdoa kiranya Tuhan memberikan kita kesetiaan . tabah dalam kesulitan apapun mulai sekarang ini. Kiranya kita masuk dalam golongan gereja sempurna yang merupakan mempelai daripada Kristus Yesus, Tuhan dan Juruselamat kita.AMIN.
|