Yosi wrote:
Shalom Pak BP.Beberapa wkt lalu saya sempat mendngr dan sedikit membaca ttg ajaran theologi Kim Ki Dong yg mengatasnamakan iman Kristen. Namun pengajarannya membuat saya bingung, salah satu diantaranya mengatakan bhw sblm Adam dan Hawa diciptakan, Allah tlh menciptakan manusia lain yg tdk memiliki roh atau disbt Nephilim.
Kalau Adam bukan manusia pertama, maka Kitab 1 Korintus harus dicoret dari Kitab Kanon orang Kristen/ pengikut theologi Kim Ki Dong, karena 1 Korintus 15:45 menulis bahwa Adam adalah manusia pertama :
* 1 Korintus 15:45
Seperti ada tertulis: Manusia pertama, Adam menjadi makhluk yang hidup, tetapi Adam yang akhir menjadi roh yang menghidupkan.Apakah Nephilim adalah "manusia" sebelum Adam (dan Hawa)?
Justru tidak ada tertulis bahwa Allah menciptakan "manusia-manusia yang laen".
Tidak benar jikalau ada anggapan bahwa Allah menciptakan "manusia-manusia pertama" lainnya selain Adam.
* Kejadian 1:27
LAI TB,
Maka Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya, menurut gambar Allah diciptakan-Nya dia; laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka.
KJV,
So God created man in his own image, in the image of God created he him; male and female created he them. Kita buktikan dari text bahasa aslinya, sbb :
Hebrew,
וַיִּבְרָא אֱלֹהִים ׀ אֶת־הָאָדָם בְּצַלְמֹו בְּצֶלֶם אֱלֹהִים בָּרָא אֹתֹו זָכָר וּנְקֵבָה בָּרָא אֹתָם׃
Translit,
VAYIVRA' 'ELOHIM 'ET-HA'ADAM BETSALMO BETSELEM 'ELOHIM BARA' 'OTO ZAKHAR UNEQEVAH BARA' 'OTAMTranslit Interlinear :
VAYIVRA' {dan Dia menciptakan} 'ELOHIM {Allah} 'ET-HA'ADAM {manusia itu} BETSALMO {pada gambar-Nya} BETSELEM {pada gambar} 'ELOHIM {Allah} BARA' {Dia menciptakan} 'OTO {-Nya} ZAKHAR {laki-laki} UNEQEVAH {dan perempuan} BARA' {Dia menciptakan} 'OTAM {mereka}Perhatikan penanda obyek langsung
'ET dalam
'OTO (-nya) dan
'OTAM (mereka).
'OTO adalah
'ET (tanda obyek langsung) diikuti suffiks pronomina orang ketiga "tunggal".
'OTAM berarti "mereka", dalam bentuk jamak yaitu laki-laki dan perempuan.
* Kejadian 5:2
LAI TB,
laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka. Ia memberkati mereka dan memberikan nama 'Manusia' kepada mereka, pada waktu mereka diciptakan.
KJV,
Male and female created he them; and blessed them, and called their name Adam, in the day when they were created.
Hebrew,
זָכָר וּנְקֵבָה בְּרָאָם וַיְבָרֶךְ אֹתָם וַיִּקְרָא אֶת־שְׁמָם אָדָם בְּיֹום הִבָּרְאָם׃ ס
Translit interlinear,
ZAKHAR {laki-laki} UNEQEVAH {dan perempuan} BERA'AM {Dia menciptakan mereka} VAVAREKH {dan Dia memberkati} 'OTAM {mereka} VAYIQRA' {dan Dia memanggil} 'ET-SYEMAM {nama mereka} 'ADAM {Adam} BEYOM {pada hari} HIBARE'AM {mereka diciptakan}Manusia laki-laki (ditulis dalam bentuk tunggal), manusia perempuan (Hawa) juga ditulis dalam bentuk tunggal. Perjanjian baru mengkonfirmasi kebenaran bahwa hanya ada 1 Adam yang pertama diciptakan :
* 1 Korintus 15:45
LAI TB,
Seperti ada tertulis: Manusia pertama, Adam menjadi makhluk yang hidup, tetapi Adam yang akhir menjadi roh yang menghidupkan.
KJV,
And so it is written, The first man Adam was made a living soul; the last Adam was made a quickening spirit.
TR,
ουτως και γεγραπται εγενετο ο πρωτος ανθρωπος αδαμ εις ψυχην ζωσαν ο εσχατος αδαμ εις πνευμα ζωοποιουν
Translit interlinear,
houtôs {demikian} kai {pula} gegraptai {(itu) tertulis} egeneto {menjadi} ho prôtos {yang pertama} anthrôpos {manusia noun - (nominative singular masculine)} adam {adam} eis {menjadi} psukhên {jiwa/ makhluk} zôsan {yang hidup} ho eskhatos {terakhir} adam {Adam} eis {menjadi} pneuma {Roh} zôopoioun {yang menghidupkan}Dosa pertama dilakukan Adam, dan dosa ini disebut "dosa Adam". Dosa terjangkit dari satu manusia pertama Adam. Rasul Paulus kemudian merujuk kepada satu manusia yang dia beri istilah "Adam Akhir" yaitu Yesus Kristus yang memusnahkan "dosa Adam".
Nah, jikalau dahulu ada "manusia yang lain", maka tentu saja ada manusia yang tidak terjangkit dosa dan keturunannya tidak perlu korban Yesus Kristus di kayu salib. Ini jelas akan bentrok dengan ayat-ayat yang menyatakan bahwa semua manusia telah terjangkit dan berbuat dosa :
* 1 Raja-raja 8:46
Apabila mereka berdosa kepada-Mu -- karena tidak ada manusia yang tidak berdosa -- dan Engkau murka kepada mereka dan menyerahkan mereka kepada musuh, sehingga mereka diangkut tertawan ke negeri musuh yang jauh atau yang dekat,
* 2 Tawarikh 6:36
Apabila mereka berdosa kepada-Mu -- karena tidak ada manusia yang tidak berdosa -- dan Engkau murka kepada mereka dan menyerahkan mereka kepada musuh, sehingga mereka diangkut tertawan ke negeri yang jauh atau yang dekat,
* Amsal 20:9
Siapakah dapat berkata: "Aku telah membersihkan hatiku, aku tahir dari pada dosaku?"
* Pengkotbah 7:20
Sesungguhnya, di bumi tidak ada orang yang saleh: yang berbuat baik dan tak pernah berbuat dosa!
* Roma 3:23
Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah-----
Kaum
"NEFILIM" adalah manusia biasa, bukan makhluk menyerupai manusia, bukan pula makhluk yang ditafsirkan sebagai "keturunan malaikat2 yang jatuh".
נפלים - NEFILIM bentuk jamak dari kata
נפיל - NEFIL.
Akar kata
"NEFIL" adalah
נפל - NAFAL, "jatuh".
Kita kaji ayatnya bersama sbb :
* Kejadian 6:4LAI TB,
Pada waktu itu orang-orang raksasa ada di bumi, dan juga pada waktu sesudahnya, ketika anak-anak Allah menghampiri anak-anak perempuan manusia, dan perempuan-perempuan itu melahirkan anak bagi mereka; inilah orang-orang yang gagah perkasa di zaman purbakala, orang-orang yang kenamaan.KJV,
There were giants in the earth in those days; and also after that, when the sons of God came in unto the daughters of men, and they bare children to them, the same became mighty men which were of old, men of renown. Septuaginta,
οι δε γιγαντες ησαν επι της γης εν ταις ημεραις εκειναις και μετ' εκεινο ως αν εισεπορευοντο οι υιοι του θεου προς τας θυγατερας των ανθρωπων και εγεννωσαν εαυτοις εκεινοι ησαν οι γιγαντες οι απ' αιωνος οι ανθρωποι οι ονομαστοιTranslit,
hoi de gigantes êsab epi tês gês tais hêmerais ekeinais kai met ekeino hôs an eseporeuonto hoi huioi tour theou pros thugateras tôs enthrônon kai egennetas heautois eheinoi hêsan hoi gigantes hoi an aiônos hoi anthrônoi hoi anomastoiBandingkan dengan terjemahan lainnya:
Jewish Publication Society Tanakh (JPST),
The Nephilim were in the earth in those days, and also after that, when the sons of God came in unto the daughters of men, and they bore children to them; the same were the mighty men that were of old, the men of renown.New American Standard Bible (NASB),
The Nephilim were on the earth in those days, and also afterward, when the sons of God came in to the daughters of men, and they bore children to them. Those were the mighty men who were of old, men of renown.New International Version (NIV),
The Nephilim were on the earth in those days—and also afterward—when the sons of God went to the daughters of men and had children by them. They were the heroes of old, men of renown.Revised Standard Version (RSV),
The Nephilim were on the earth in those days, and also afterward, when the sons of God came in to the daughters of men, and they bore children to them. These were the mighty men that were of old, the men of renown. Biblia Hebraic Stuttgartensia (BHS),
Hebrew with vowels,
הַנְּפִלִים הָיוּ בָאָרֶץ בַּיָּמִים הָהֵם וְגַם אַחֲרֵי־כֵן אֲשֶׁר יָבֹאוּ בְּנֵי הָאֱלֹהִים אֶל־בְּנֹות הָאָדָם וְיָלְדוּ לָהֶם הֵמָּה הַגִּבֹּרִים אֲשֶׁר מֵעֹולָם אַנְשֵׁי הַשֵּׁם׃ ף
Translit,
"HANEFILIM HAYU VA'ARETS BAYAMIM HAHEM VEGAM 'AKHAREI-KHEN 'ASYER YAVO'U BENEY HA'ELOHIM 'EL-BENOT HA'ADAM VEYALEDU LAHEM HEMAH HAGIBORIM 'ASyER ME'OLAM 'ANSYEY HASYEM"Kata yang anda pertanyakan adalah
נפלים - NEFILIM. Dalam naskah Biblia Hebraica Stuttgartensia (BHS Hebrew) kata yang merujuk dengan
"NEFILIM" ini dijelaskan lagi dengan kata Ibrani lainnya yaitu
"GIBOR" :
Menurut Leksikon Ibrani : נפלים - NEFILIM, bentuk jamak dari
נפיל - NEFIL, akar kata :
נפל - NAFAL; properly, a feller, i.e. a bully or tyrant:--giant.
גבר - GIBOR : powerful; by implication, warrior, tyrant:-- champion, chief, X excel, giant, man, mighty (man, one), strong (man), valiant man.
1) נפלים - NEFILIM, orang-orang raksasa KJV dan LAI : menterjemahkannya dengan 'giants' (= raksasa)
NASB/NIV/RSV: tidak menterjemahkah kata
"NEFILIM" melainkan mentransliterasikannya dengan kata
'the Nephilim' Terjemahan
"NEFILIM" menjadi 'giants / raksasa' sebagaimana ada di LAI dan KJV ini timbul karena:
Merujuk pada Septuaginta / LXX (Perjanjian Lama terjemahan bahasa Yunani) yang lebih dulu menterjemahkannya dengan kata
γιγαντες - gigantes (raksasa). Terjemahan ini tidak terlalu salah, karena memang menunjukkan bahwa orang "Nephilim" itu mempunyai ukuran tubuh yang sangat besar yang diperjelas dengan kata
"GIBOR". (Selanjutnya, akan dijelaskan di bawah nanti)
2) גבר - GIBOR, orang-orang gagah perkasaIni menunjukan bahwa orang
"NEFILIM" adalah orang-orang yang mempunyai kekuatan fisik atau kepandaian berkelahi yang hebat.
3) השם - HASYEM (harfiah, sang nama) renown/orang-orang kenamaan/terkenal Ini menunjukkan bahwa orang
"NEFILIM" ini terkenal karena jahatnya. Jadi, arti ayat 4 seluruhnya ialah: pada waktu itu sudah ada perampok-perampok, tetapi lalu dengan adanya perkawinan campuran antara anak-anak Allah (keturunan Set yang saleh) dan anak-anak manusia (keturunan Kain yang jahat), lalu lahir lagi orang-orang yang sejenis dengan perampok-perampok itu.
Jadi, akibat perkawinan campuran itu menyebabkan orang berdosa makin banyak!
-------
Lebih lanjut tentang kata נפלים - NEFILIM :Sesuai Leksikon Ibrani, yang menghubungkan
נפלים - NEFILIM dengan akar katanya yaitu
נפל - NAFAL "jatuh"; Maka makna kata "NEFILIM", bisa juga berarti :
a) 'to fall' (= jatuh). Mungkin semua orang yang bertemu mereka jatuh tersungkur karena takut kepada mereka.
b) 'to fall upon / to attack' (= menyerang). Jadi, "NEFILIM" berarti penyerang, bandit, perampok.
Kedua arti ini bisa digabungkan. Jadi, kata
"NEFILIM" menunjuk kepada perampok-perampok yang ditakuti orang.
Untuk itulah mengapa dalam JPST/NIV/NASB/RSV memilih tidak menterjemahkan kata ini, dan kemudian 'mentransliterasikannya' saja dengan kata
'the Nephilim'. Lebih lanjut pertimbangan JPST/NASB/NIV/RSV itu tidak menterjemahkan kata
נפלים - NEFILIM, karena ada ayat yang dapat dihubungkan dengan Kejadian 6:4, sbb :
* Bilangan 13:33LAI TB,
Juga kami lihat di sana orang-orang raksasa, orang Enak yang berasal dari orang-orang raksasa, dan kami lihat diri kami seperti belalang, dan demikian juga mereka terhadap kami." KJV,
And there we saw the giants, the sons of Anak, which come of the giants: and we were in our own sight as grasshoppers, and so we were in their sight. Septuaginta,
και εκει εωρακαμεν τους γιγαντας και ημεν ενωπιον αυτων ωσει ακριδες αλλα και ουτως ημεν ενωπιον αυτων Translit,
kai ekei heôrakamen tous gigantas kai êmen enôpion autôn hôsei akrides alla kai houtôs êmen enôpion autônBandingkan dengan :
JPST,
And there we saw the Nephilim, the sons of Anak, who come of the Nephilim; and we were in our own sight as grasshoppers, and so we were in their sight.'NASB,
"There also we saw the Nephilim (the sons of Anak are part of the Nephilim); and we became like grasshoppers in our own sight, and so we were in their sight."NIV,
We saw the Nephilim there (the descendants of Anak come from the Nephilim). We seemed like grasshoppers in our own eyes, and we looked the same to them."RSV,
And there we saw the Nephilim (the sons of Anak, who come from the Nephilim); and we seemed to ourselves like grasshoppers, and so we seemed to them." Hebrew,
וְשָׁם רָאִינוּ אֶת־הַנְּפִילִים בְּנֵי עֲנָק מִן־הַנְּפִלִים וַנְּהִי בְעֵינֵינוּ כַּחֲגָבִים וְכֵן הָיִינוּ בְּעֵינֵיהֶם׃
Translit,
VESYAM RAINU 'ET-HANEFILIM BENEY 'ANAQ MIN-HANEFILIM VANEHI VE'EINEINU KAKHAGAVIM VEKHEN HAYINU BE'EINEIHEM Perhatikan Kata
"NEFILIM" pun diberikan kepada bangsa Kanaan,
suku Enak.
Kalau kita menghubungkan Kejadian 6:4 dengan Bilangan 13:33 ini. Kita bisa melihat, sajian terjemahan JPST/NASB/NIV/RSV
lebih tepat, dimana kata
"NEFILIM" tidak diterjemahkan sebagaimana Septuaginta, melainkan disalin hurufnya saja (transliterasi).
Terjemahan NIV ini lebih cocok dengan konteks dibandingkan dengan terjemahan Septuaginta/KJV/LAI di atas yang menterjemahkan kata
"NEFILIM" dengan raksasa (
gigantes). Walaupun memang dengan menghubungkan kata
"NEFILIM" dengan kata Ibrani lainnya
"GIBOR", menunjuk bahwa kaum
"NEFILIM" ini berbadan besar. Tatapi kaum
"NEFILIM" adalah manusia biasa.
Pertimbangan lain bagi NIV tidak menterjemahkan kata
"NEFILIM" adalah melihat konteks ayat, dimana Kejadian 6:4 ini berbicara tengtang dosa manusia secara moral, bukan berbicara tentang "ukuran tubuh".
Malah kalau tahu-tahu ayat 4 ini dihubungkan dengan tentang ukuran tubuh (sebagaimana Septuaginta menterjemahkannya), justru kata Yunani
gigantes (=raksasa) itu tidak sesuai dengan konteks atau tidak berhubungan dengan konteks.
Dilain pihak jika kata
"NEFILIM" diartikan perampok, itu lebih sesuai dengan konteks ayat.
Kesimpulan :Kaum
"NEFILIM" adalah manusia biasa, bukan makhluk menyerupai manusia, tidak ada bukti bahwa Nefilim diciptakan sebelum Adam. Apalagi dijelaskan dalam bagian lain dalam Alkitab bahwa
"NEFILIM" adalah nama dari suku Enak, bangsa Kanaan (Bilangan 13:33).
Pengertian umum "Raksasa" dalam dongeng adalah makhluk yang menyerupai manusia, berbadan tinggi besar.
Tetapi 'raksasa' (Inggris,
Giant, Yunani
gigantes) didalam Alkitab bukanlah dongeng, bukan pula makhluk non-manusia, melainkan manusia yang memiliki tubuh yang besar melebihi ukuran normal, misalnya dalam kisah lain bisa kita temukan juga orang yang bernama
GOLIAT (1 Samuel 17:4) yang tinggi badannya dirinci
"enam siku satu jengkal", kira-kira tingginya 3.2 meter dengan merujuk pada ukuran 1 siku = 52.5cm.
Daud dan GoliatMeskipun mungkin tidak setinggi Goliat, bukankah masih kita temukan manusia-manusia seperti itu di zaman sekarang, terutama yang tingginya melebihi ukuran normal ?
Yosi wrote:
Apakah ajaran ini bisa dikategorikan sbg bidat Kristen?Bisakah pak Bp memaparkan lbh jauh doktrin dr Theologi Kim Ki Dong ini?Thanx,JBU.
Saya kurang suka men-judge ajaran tertentu, tapi baik sebagai seorang Kristen tidak mengikatkan diri kepada orang yang menabikan dirinya ataupun menabikan seseorang.
Kita tidak boleh telan mentah2 setiap khotbah2 di mimbar. Kalau ada pendeta ngomong macam2, ya dengarkan saja, dan kita perlu meneliti, menelaah, menimbang sendiri apakah pengajarannya itu benar/ tidak.
* 1 Tesalonika 5:21
Ujilah segala sesuatu dan peganglah yang baik.