Nakayoshi wrote:
Syalom,
Bang BP, saya ingin bertanya sedikit. Saya sering mendengar mengenai cerita adanya 1 malaikat yg iri akan kuasa Allah sehingga ia jatuh dalam dosa, kemudian menghasut 1/3 bala tentara sorga menjadi pengikutnya. Mengenai hal ini rasanya tidak ada di Alkitab, dari mana yah? Apa benar begitu? Adakah referensinya, karena saya ingin mendalami hal ini (sebagai pengetahuan).
JAWAB :
Dalam beberapa tafsir Alkitab yang populer mengatakan bahwa :
Keadaan Iblis yang mula-mula dikemukakan di dalam Yesaya Yesaya 14:1-32 dan Yehezkiel 28:1-26 . Dari ayat-ayat itu ditafsirkan bahwa mula-mula Iblis adalah suatu malaikat yang tinggi kedudukannya, sangat mulia, sangat bagus (elok), dan diciptakan sempurna. Akan tetapi oleh sebab kemuliaannya, timbullah kesombongan dan iri hati di dalam hatinya sehingga ia menuntut penyembahan yang hanya patut diberikan kepada Allah. Maka oleh sebab dosa itu ia jatuh dan kedudukan serta kuasa yang ada padanya diambil oleh Allah. Lalu ia menjadi musuh Allah dan manusia serta melawan Allah dan manusia (Kolose 1:16; 1Timotius 3:6; 2Petrus 2:4; Yudas 1:6,9 ).
Alasan dari kejatuhan itu adalah karena kesombongan dan kehendak dirinya yang ingin ditinggikan melebihi Allah. Dalam pasal Yesaya 14:1-32 banyak terdapat perkataan "Aku hendak". Dari hal ini jelas bahwa ia menghendaki apa yang hanya patut bagi Allah saja. Ia ingin menjadi seperti Allah Yang Mahakuasa.
Hal itu sama seperti perbuatan manusia durhaka (Antikristus) (2Tesalonika 2:4). Iblis akan menjelma dalam diri Antikristus itu dengan maksud akan melawan Allah lagi. Dalam Yehezkiel 28:1-26 dinyatakan juga apa sebabnya kejatuhan Iblis itu, yaitu kesombongan atas keelokannya, hikmat, kuasa dan kemuliaan yang dimilikinya (Yehezkiel 28:17). Oleh sebab itu ia berdosa maka ia dicampakkan ke bumi (Yehezkiel 28:17). Pembuangannya itu adalah yang dikatakan oleh Tuhan Yesus dalam Lukas 10:18.
Nakayoshi wrote:
Pada kitab Kejadian disebutkan Iblis diusir dari Firdaus. Yg menjadi pertanyaan buat saya, koq di Firdaus bisa ada iblis yah? Ataukah memang aslinya seperti paragraf diatas (aslinya malaikat tapi kemudian berubah)?
JAWAB :
Dengan melihat tafsir diatas, iblis dicampakkan ke bumi. Taman Eden yang didiami Adam dan Hawa berada di bumi, memungkinkan iblis menemui manusia, bukan?
Blessings,
BP