SarapanPagi Biblika

Studi Alkitab & Pustaloka Kristiani
It is currently Fri Jul 30, 2010 12:42 am

All times are UTC + 7 hours




Post new topic Reply to topic  [ 3 posts ] 
Author Message
 Post subject: ORANG MAJUS
PostPosted: Sun Jun 18, 2006 6:39 am 
Offline
Merdeka dlm Kristus
Merdeka dlm Kristus
User avatar

Joined: Fri Jun 09, 2006 5:20 pm
Posts: 6387
ORANG MAJUS



Image


* Matius 2:1,
LAI TB, Sesudah Yesus dilahirkan di Betlehem di tanah Yudea pada zaman raja Herodes, datanglah orang-orang majus dari Timur ke Yerusalem
YLT, And Jesus having been born in Beth-Lehem of Judea, in the days of Herod the king, lo, mages from the east came to Jerusalem,
Darby, Now Jesus having been born in Bethlehem of Judaea, in the days of Herod the king, behold magi from the east arrived at Jerusalem, saying,
NIV, After Jesus was born in Bethlehem in Judea, during the time of King Herod, Magi from the east came to Jerusalem

KJV, Now when Jesus was born in Bethlehem of Judaea in the days of Herod the king, behold, there came wise men from the east to Jerusalem

TR, του δε ιησου γεννηθεντος εν βηθλεεμ της ιουδαιας εν ημεραις ηρωδου του βασιλεως ιδου μαγοι απο ανατολων παρεγενοντο εις ιεροσολυμα
Tranlsit interlinear, tou {adapun} de iêsou {Yesus} gennêthentos {sesudah dilahirkan} en {di} bêthleem {Betlehem} tês ioudaias {(yang di) Yudea} en {pada} hêmerais {zaman} hêrôdou {herodes} tou basileôs {Raja} idou {lihatlah} magoi {majus/ orang2 berilmu} apo {dari} anatolôn {timur} paregenonto {datang} eis {ke} ierosoluma {Yerusalem}


"μαγοι - magoi" ditulis dalam bentuk noun - nominative plural masculine; Asal kata "μαγος - magos" ; leksikon Yunani : a Magian, i.e. Oriental scientist; by implication, a magician -- sorcerer, wise man.


"μαγος - magos", istilah ini dipakai oleh Herodutus (1.101, 132) untuk suatu suku dari bangsa Madai, yang mempunyai jabatan imam di kerajaan Persia; bagi penulis-penulis kuno yang lain, kata itu sama artinya dengan imam.

"μαγος - magos" diterjemahkan dengan "Orang Majus" dalam Alkitab bahasa Indonesia, dalam terjemahan KJV (Inggris) menggunakan "wise men". Terjemahan YLT mentransliterasinya dengan kata "mages" sedangkan Terjemahan Darby dan NIV mentrasliterasikannya dengan kata "magi".

Alkitab terjemahan Bahasa Indonesia menggunakan kata "orang Majus" barangkali hanya sekedar menyalin huruf (translit) dari kata Yunani "μαγος - magos". Atau barangkali kata itu diserap dari bahasa Arab (Al~Qur'an) bagi bangsa Persia yang beragama "Majusi" karena Perjanjian Baru yang lebih tua ketimbang TB-LAI © 1974 misalnya Alkitab Klinkert 1870 menggunakan kata "orang madjoesi", demikian pula LAI Terjemahan Lama terbitan sejak 1958 menggunakan kata "Orang Majus" sehingga istilah yang sudah akrab di kuping orang Kristen Indonesia ini tetap dipergunakan hingga saat ini.


* Matius 2:1 terjemahan lama :
KL 1870, HATA satelah djadi Isa di Baitlehem, tanah Joedea pada zaman radja Herodis, sasoenggoehnja datanglah beberapa orang madjoesi dari sabelah timoer ka Jeroezalem.
SB Drft, Ada pun apabila Isa diperanakkan di negeri Bait Lahim di-tanah Yahudiah pada zaman raja Herodis, maka datanglah beberapa orang Majus dari sa-belah timur ka-Yerusalim, katanya,
LAI TL, Setelah lahir Yesus di Bethlehem di tanah Yudea, pada zaman Baginda Herodes, maka datanglah beberapa orang majus dari benua sebelah timur ke Yeruzalem,


-----


Daniel melengkapkan hal ini di (1:20; 2:27; 5:15) dengan mengenakan kata itu kepada segolongan ‘orang bijaksana’ atau ahli astrologi, yang mentafsirkan mimpi dan pesan-pesan dari para ‘illah’.


* Daniel 1:20,
LAI TB, Dalam tiap-tiap hal yang memerlukan kebijaksanaan dan pengertian, yang ditanyakan raja kepada mereka, didapatinya bahwa mereka sepuluh kali lebih cerdas dari pada semua orang berilmu dan semua 'ahli jampi' (Ibrani: [url]http://cf.blueletterbible.org/lang/lexicon/lexicon.cfm?Strongs=H0825&t=kjv]'ASYAF[/url]; Yunani: 'MAGOS') di seluruh kerajaannya."
KJV, And in all matters of wisdom and understanding, that the king enquired of them, he found them ten times better than all the magicians and astrologers that were in all his realm.
Hebrew,
וְכֹל דְּבַר חָכְמַת בִּינָה אֲשֶׁר־בִּקֵּשׁ מֵהֶם הַמֶּלֶךְ וַיִּמְצָאֵם עֶשֶׂר יָדֹות עַל כָּל־הַחַרְטֻמִּים הָאַשָּׁפִים אֲשֶׁר בְּכָל־מַלְכוּתֹו׃
Translit, VEKHOL DEVAR KHAKHMAT BINAH 'ASYER-BIQESY MEHEM HAMELEKH VAYIMTSA'EM 'ESER YADOT 'AL KOL-HAKHARTUMIM HA'ASYAFIM 'ASYER BEKHOL-MALKHUTO
LXX Translit, KAI EN PANTI RHEMATI SOPHIAS KAI EPISTEMES HON EZETESEN PAR AUTON HO BASILEUS HEUREN AUTOUS DEKAPLASIONAS PARA PANTAS TOUS EPAOIDOUS KAI 'TOUS MAGOUS' TOUS ONTAS EN PASE TE BASILEIA AUTOU


Di samping buat orang Majus yang mengunjungi Betlehem, kata Yunani "μαγος - magos" (bandingkan dengan kata Inggris 'magic') ditujukan buat para imam, orang bijak, dari Madai, Persia, dan Babilonia. Dalam PB pemakaian kata itu meluas. Kata itu pun ditujukan buat nabi palsu, ahli sihir, ahli nujum, dan sejenisnya (Kisah 8:9; 13:6,8 ) :


* Kisah 13:6,
LAI TB, Mereka mengelilingi seluruh pulau itu sampai ke Pafos. Di situ mereka bertemu dengan seorang Yahudi bernama Baryesus. Ia seorang tukang sihir ('MAGOS') dan nabi palsu.
TR, διελθοντες δε την νησον αχρι παφου ευρον τινα μαγον ψευδοπροφητην ιουδαιον ω ονομα βαριησους
Translit, dielthontes de tên nêson akhri paphou euron tina magon pseudoprophêtên ioudaion hô onoma bariêsous


Apa yang dikatakan Daniel dan Herodutus membantu pengertian tentang ‘orang-orang Majus’ dalam Matius 2:1-12, Agaknya mereka adalah ahli astronomi agamawi non-Yahudi yang menarik kesimpulan dengan mengamati bintang, bahwa seorang Raja Agung dari Bangsa Yahudi sudah lahir, mereka pergi ke Betlehem untuk memberi penghormatan. Apakah ‘Timur’ (Yunani: 'anatole', "terbit [matahari]") asal kedatangan mereka adalah Arabia, Babel atai daerah lain? Hal tersebut tak dapat dipastikan.

Kedatangan orang Majus itu telah disangsikan banyak orang karena sumber-sumber lain tidak melaporkan tentang hal tersebut seperti dalam Kitab Matius, sehingga oleh banyak pengkritik Alkitab laporan Matius ini dianggap sebagai dongeng belaka. Tetapi keterangan mengenai ‘Bintang Betlehem’ harus dihargai sepenuhnya, dan perlambangan yang bersifat menerangkan tentang peristiwa yang terkait. Pendekatan secara harfiah, dengan tujuan menyangkal adanya kebenaran sejarah dari cerita itu, atau melebih-lebihkan sifat mujizatnya adalah tidak selaras dengan maksud penginjilan Matius.

Bagi Matius, kehadiran orang-orang Majus itu menggambarkan hubungan Mesias dengan dunia bangsa-bangsa non-Yahudi (GOYIM), dan merupakan pendahuluan yang cocok dengan nubuat tentang masa kanak-kanak Yesus. Cerita ini selaras dengan pengharapan orang-orang Yahudi akan datangnya seorang Mesias dan dengan watak Herodes. Kita mengetahui dari astronomi bahwa Yupiter dan Saturnus bergabung pada tahun 7sM, dan adanya berita mengenai bintang yang cepat menghilang pada 4sM dalam buku catatan Tionghoa.

Tradisi Kristen di kemudian hari menganggap orang Majus ini sebagai raja-raja (berdasarkan Mazmur 72:10; Yesaya 49:7; dan Yesaya 60:3?) dan menyebut jumlahnya 3 (berdasarkan persembahan-persembahan mereka) atau 12 orang.


* Mazmur 72:10,
LAI TB, kiranya raja-raja dari Tarsis dan pulau-pulau membawa persembahan-persembahan; kiranya raja-raja dari Syeba dan Seba menyampaikan upeti
Hebrew,
מַלְכֵי תַרְשִׁישׁ וְאִיִּים מִנְחָה יָשִׁיבוּ מַלְכֵי שְׁבָא וּסְבָא אֶשְׁכָּר יַקְרִיבוּ׃
Translit, MALKHEY TARSYISY VE'IYIM MINKHAH YASYIVU MALKHEY SYEVA' USEVA' 'ESYKAR YAQRIVU


Pesta Epifania, yang mula-mula dihubungkan dengan babtisan Kristus, menggambarkan pentingnya kedatangan orang Majus itu di kemudian hari.


-end-


Sumber :

Ensiklopedia Alkitab Masa Kini, Jilid 2, halaman 7
& Yohannes/ Biblika


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Fri Jan 04, 2008 7:59 pm 
Offline
Merdeka dlm Kristus
Merdeka dlm Kristus
User avatar

Joined: Fri Jun 09, 2006 5:20 pm
Posts: 6387
Orang-Orang Majus Menyembah Yesus



Image


Matius mencatat kelahiran Yesus dari seorang perawan, dan kemudian beralih ke kedatangan Tiga orang Bijak dari Timur (orang-orang Majus) untuk melihat Yesus yang baru dilahirkan. Ketiga orang bijak tersebut, yang disebut juga orang Majus atau raja, mula-mula tiba di Yerusalem dan melaporkan kepada raja Yudea, Herodes Agung, bahwa mereka telah melihat sebuah bintang, yang kita kenal dengan nama "Bintang Betlehem", yang menjadi pertanda kelahiran seorang Raja, Mesias, Allah yang inkarnasi ke bumi.


* Matius 2:1-12
2:1 Sesudah Yesus dilahirkan di Betlehem di tanah Yudea pada zaman raja Herodes, datanglah orang-orang majus dari Timur ke Yerusalem
2:2 dan bertanya-tanya: "Di manakah Dia, raja orang Yahudi yang baru dilahirkan itu? Kami telah melihat bintang-Nya di Timur dan kami datang untuk menyembah Dia."
2:3 Ketika raja Herodes mendengar hal itu terkejutlah ia beserta seluruh Yerusalem.
2:4 Maka dikumpulkannya semua imam kepala dan ahli Taurat bangsa Yahudi, lalu dimintanya keterangan dari mereka, di mana Mesias akan dilahirkan.
2:5 Mereka berkata kepadanya: "Di Betlehem di tanah Yudea, karena demikianlah ada tertulis dalam kitab nabi:
2:6 Dan engkau Betlehem, tanah Yehuda, engkau sekali-kali bukanlah yang terkecil di antara mereka yang memerintah Yehuda, karena dari padamulah akan bangkit seorang pemimpin, yang akan menggembalakan umat-Ku Israel."
2:7 Lalu dengan diam-diam Herodes memanggil orang-orang majus itu dan dengan teliti bertanya kepada mereka, bilamana bintang itu nampak.
2:8 Kemudian ia menyuruh mereka ke Betlehem, katanya: "Pergi dan selidikilah dengan seksama hal-hal mengenai Anak itu dan segera sesudah kamu menemukan Dia, kabarkanlah kepadaku supaya aku pun datang menyembah Dia."
2:9 Setelah mendengar kata-kata raja itu, berangkatlah mereka. Dan lihatlah, bintang yang mereka lihat di Timur itu mendahului mereka hingga tiba dan berhenti di atas tempat, di mana Anak itu berada.
2:10 Ketika mereka melihat bintang itu, sangat bersukacitalah mereka.


2:11 LAI TB, Maka masuklah mereka ke dalam rumah itu dan melihat Anak itu bersama Maria, ibu-Nya, lalu sujud menyembah Dia. Mereka pun membuka tempat harta bendanya dan mempersembahkan persembahan kepada-Nya, yaitu emas, kemenyan dan mur.
KJV, And when they were come into the house, they saw the young child with Mary his mother, and fell down, and worshipped him: and when they had opened their treasures, they presented unto him gifts; gold, and frankincense and myrrh.
TR, και ελθοντες εις την οικιαν ευρον το παιδιον μετα μαριας της μητρος αυτου και πεσοντες προσεκυνησαν αυτω και ανοιξαντες τους θησαυρους αυτων προσηνεγκαν αυτω δωρα χρυσον και λιβανον και σμυρναν
Translit interlinear, kai {lalu} elthontes {pergi} eis {ke dalam} tên {itu} oikian {rumah} heuron {mereka melihat} to {itu} paidion {anak-kecil} meta {bersama} marias {maria} tês mêtros {ibu} autou {-Nya} kai {dan} pesontes {setelah sujud} prosekunêsan {mereka menyembah} autô {-Nya} kai {dan} anoixantes {mereka membuka} tous thêsaurous {kotak-kotak harta} autôn {mereka} prosênegkan {mereka menyembahkan} autô {kepada Dia} dôra {pemberian} khruson {emas} kai {dan} libanon {kemenyan} kai {dan} smurnan {mur}

2:12 Dan karena diperingatkan dalam mimpi, supaya jangan kembali kepada Herodes, maka pulanglah mereka ke negerinya melalui jalan lain.



Peristiwa Natal yang ditulis dalam Alkitab kita (Matius dan Lukas), merupakan sebuah kisah ironis.

Pertama, yang mencari bayi Mesias yang lahir bukan penduduk Yerusalem atau pemimpin agama Yahudi, tapi orang Majus dari Timur (non-Yahudi/Goyim). Para imam dan ahli Taurat yang tiap hari membaca Kitab Suci gagal mengetahui kelahiran Mesias Raja Damai, sebaliknya orang Majus mengetahui kelahiran Sang Mesias, tapi melalui tan-da-tanda bintang di langit.

Kedua, dalam Injil Lukas, berita malaikat Tuhan “jangan takut“ bukan disampaikan kepada pemimpin agama di rumah sembahyang atau pembesar istana di Yerusalem, tapi ke-pada para gembala di Efrata. Para gembala mendapat perhatian khusus dari Allah un-tuk menerima kabar “jangan takut” bukan para pembesar negara dan agama di Ye-rusalem. Para gembalalah yang berharap datangnya per-ubahan berupa kedatangan Kerajaan/Pemerintahan Allah.


Orang Majus bukanlah umat Allah keturunan Yakub, sedangkan para gembala bukanlah kelompok manusia yang paham Kitab Suci. Namun, kepada merekalah Allah menyapa dalam peristiwa Natal. Peristiwa Natal merupakan sindiran dan teguran Allah kepada mereka yang merasa mengetahui isi Kitab Suci, tapi gagal mengetahui kelahiran Mesias.

Orang Majus melihat tanda-tanda bintang di langit dan menemukan bintang yang menandakan hadirnya seorang raja besar. Maka mereka salah alamat ketika bertandang ke istana Raja Herodes untuk mencari bayi Yesus. Bayi Yesus tidak di sana, tapi di tempat kumuh pinggiran kota Betlehem.


Orang-orang Israel sebenarnya tahu bahwa suatu hari nanti Sang Mesias (Juru Selamat akan dilahirkan di Betlehem, sebuah desa kecil di dekat Yerusalem. Nabi Mikha telah menubuatkan hal ini lebih dari tujuh ratus tahun sebelum Yesus dilahirkan. :


* Mikha 5:1
LAI TB, Tetapi engkau, hai Betlehem Efrata, hai yang terkecil di antara kaum-kaum Yehuda, dari padamu akan bangkit bagi-Ku seorang yang akan memerintah Israel, yang permulaannya sudah sejak purbakala, sejak dahulu kala.
KJV, 5:2 But thou, Bethlehem Ephratah, though thou be little among the thousands of Judah, yet out of thee shall he come forth unto me that is to be ruler in Israel; whose goings forth have been from of old, from everlasting.
Biblia Hebraic Stuttgartensia (BHS), Hebrew with vowels,
וְאַתָּה בֵּית־לֶחֶם אֶפְרָתָה צָעִיר לִהְיֹות בְּאַלְפֵי יְהוּדָה מִמְּךָ לִי יֵצֵא לִהְיֹות מֹושֵׁל בְּיִשְׂרָאֵל וּמֹוצָאֹתָיו מִקֶּדֶם מִימֵי עֹולָם׃
Translit, VE'ATAH BEIT-LEKHEM EFRATA TSA'IR LIHYOT BE'ALFEI YEHUDAH MIMKHA LI YETSE LIHYOT MOSYEL BEYISRA'EL 'UMOTSA'OTAV MIKEDEM MIMEI 'OLAM


Orang-orang Majus mengikuti bintang yang Tuhan tempatkan di langit untuk menuntun mereka. Saat mereka sampai di Yerusalem, mereka menghadap Raja Herodes. Mereka bertanya di mana mereka bisa menemui Bayi Raja yang baru dilahirkan supaya mereka bisa menyembah Dia. Hal ini membuat Raja Herodes terkejut, iri, serta marah. Dia tidak suka bila ada orang lain (apalagi seorang bayi) yang disebut raja. Raja Herodes kemudian bertanya kepada para imam kepala dan mereka mengatakan kepadanya bahwa Kristus akan dilahirkan di Betlehem. Kemudian Herodes menyuruh orang-orang Majus ini untuk kembali dan mengatakan kepadanya setelah mereka menemukan Bayi yang disebut Raja itu supaya ia juga bisa menyembah Bayi itu. Raja Herodes membuat cara licik terhadap orang-orang Majus itu karena dia benar-benar ingin membunuh Bayi itu.

Kemudian orang-orang Majus ini kembali mengikuti bintang itu ke Betlehem sampai mereka menemukan rumah di mana Bayi Yesus dibaringkan. Kita tidak tahu pasti berapa orang Majus yang datang. Mungkin setidaknya ada tiga orang karena mereka membawa tiga persembahan. Orang-orang Majus ini mungkin juga raja-raja dari daerah timur lainnya (Arab dan Persia) karena salah satu persembahan yang mereka bawa adalah emas, yang merupakan sesuatu yang sangat mahal.

Ada nubuat di Mazmur 72 yang mengatakan raja-raja dari Arab akan memberikan persembahan, khususnya emas, dan menyembah Dia. "... kiranya raja-raja dari Syeba dan Seba menyampaikan upeti! Kiranya semua raja sujud menyembah kepadanya, dan segala bangsa menjadi hambanya! ... Kiranya dipersembahkan kepadanya emas Syeba! ..." (Mazmur 72:10,11,15).


Lihat Matius 2:11, orang-orang Majus ini menyembah Bayi Yesus sebagai Tuhan Juru Selamat dan mempersembahkan emas, kemenyan, dan mur. Persembahan ini sangat mahal. Emas adalah persembahan untuk seorang raja. Kemenyan adalah getah dari pohon balsam yang digunakan sebagai obat. Raja ini akan memulihkan umat-Nya. Mur, ramuan yang digunakan dalam penguburan, merupakan persembahan yang tidak lazim karena mur menunjukkan bahwa Raja ini akan mati suatu hari nanti.


Lagu :
Kami Tiga Orang Majus
Ciptaan : John Hopkins

Kami tiga orang Majus; kamipun berjalan terus,
Ikut bintang yang gemilang dari Raja kudus.

Refrein:
O bintang indah yang cerah, bintang mukjizat nyata,
Pimpinan-Mu yang menuju t'rang sempurna yang mulia.

Lahir Sang Raja yang mulia, Mahakuasa atas dunia;
Kub'ri kini mas yang murni guna mahkota-Nya.


Akupun memb'ri kemenyan, lambang doa serta iman;
Hormat bagi Yang tertinggi, Sang Kristus dan Tuhan.


Mur yang pahit yang kuberi, lambang d'rita, duka pedih,
Dan gambaran dari korban: Rajaku 'kan mati.


Agunglah kebangkitan-Nya, Raja, Tuhan, dan Korbannya!
Haleluya, Haleluya, di bumi dan surga!



Persembahan yang dibawa oleh orang-orang Majus itu adalah simbol bagi misi dan karakter Yesus kristus :


- EMAS, lambang bahwa Dia adalah Raja. Logam yang sangat berharga, melambangkan pribadi Yesus Kristus sebagai hadiah yang sangat mahal dari Allah untuk manusia.

- KEMENYAN adalah lambang imamat Yesus Kristus yang datang ke dunia untuk mempersembahkan seluruh hidup-Nya bagi kemuliaan Bapa di surga dan bagi keselamatan umat manusia. Yesus sebagai Imam Besar dan salah satu tugas imam besar adalah berdoa Syafaat bagi umat, Dia adalah Juru Syafaat.

- MUR (getah yang rasanya pahit dari pohon mor yang baunya wangi) melambangkan penderitaan dan kematian Yesus, di mana tubuh-Nya diurapi "mur" yang wangi saat pemakaman-Nya.


Setelah mereka mempersembahkan emas, kemenyan, dan mur kepada bayi Yesus. Ketika bermalam, orang-orang majus itu mendapatkan mimpi yang berisi peringatan bahwa Raja Herodes merencanakan pembunuhan terhadap anak tersebut. Karena itu mereka memutuskan untuk langsung pulang tanpa memberitahu Herodes suksesnya misi mereka. Matius kemudian melaporkan bahwa keluarga Yesus kabur ke Mesir untuk menghindari pembunuhan oleh Raja Herodes yang memutuskan untuk membunuh semua anak di bawah dua tahun di Betlehem untuk menghilangkan saingan terhadap kekuasaannya. Setelah kematian Herodes, Yesus dan keluarga kembali dari Mesir, tetapi untuk menghindari rasa benci dari raja Yudea baru (anak Herodes Arkhelaus) mereka pergi ke Galilea dan tinggal di Nazaret dan disinilah Yesus Kristus tumbuh menjadi dewasa sebelum memulai pelayananNya.



Sumber:
- ChildrenSermons.com, Artikel Wise Men Worship Jesus oleh Jim Kerli.
- dan beberapa sumber lain.


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Sun Jan 06, 2008 9:52 am 
Offline
Merdeka dlm Kristus
Merdeka dlm Kristus
User avatar

Joined: Fri Jun 09, 2006 5:20 pm
Posts: 6387
Bilamana orang-orang Majus menemui Yesus?



Sebelumnya, kita teliti dulu ayat yang mencatat kelahiran bayi Yesus yang diberitakan kepada para gembala :


* Lukas 2:6-12
2:6 Ketika mereka di situ tibalah waktunya bagi Maria untuk bersalin,
2:7 dan ia melahirkan seorang anak laki-laki, anaknya yang sulung, lalu dibungkusnya dengan lampin dan dibaringkannya di dalam palungan, karena tidak ada tempat bagi mereka di rumah penginapan.
2:8 Di daerah itu ada gembala-gembala yang tinggal di padang menjaga kawanan ternak mereka pada waktu malam.
2:9 Tiba-tiba berdirilah seorang malaikat Tuhan di dekat mereka dan kemuliaan Tuhan bersinar meliputi mereka dan mereka sangat ketakutan.
2:10 Lalu kata malaikat itu kepada mereka: "Jangan takut, sebab sesungguhnya aku memberitakan kepadamu kesukaan besar untuk seluruh bangsa:
2:11 Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Kristus, Tuhan, di kota Daud.


LAI TB, Dan inilah tandanya bagimu: Kamu akan menjumpai seorang bayi dibungkus dengan lampin dan terbaring di dalam palungan.
KJV, And this shall be a sign unto you; Ye shall find the babe wrapped in swaddling clothes, lying in a manger.
TR, και τουτο υμιν το σημειον ευρησετε βρεφος εσπαργανωμενον κειμενον εν τη φατνη
Translit interlinear, kai {dan} touto {inilah} humin {bagimu} to sêmeion {tanda} heurêsete {kamu akan menemukan} brephos {seorang bayi yg baru lahir/ orok} esparganômenon {yang dibungkus dengan lampin} keimenon {terbaring} en {di dalam} phatnê {palungan/ kandang}


Terhadap para gembala, digunakan kata Yunani untuk "bayi yang baru dilahirkan" (new born baby/ orok) adalah "βρεφος - brephos"

Image Image

Yesus dilahirkan di Kandang domba dan diletakkan di palungan. Bayi Yesus diletakan dipalungan ketika para gembala datang untuk menyembahnya. Palungan adalah tempat menaruh makanan bagi hewan di sebuah kandang.


------


Kunjungan orang-orang Majus :


Image Image


Alkitab mencatat bahwa orang-orang Majus mengunjungi Yesus, ketika Yesus sudah tidak berada di kandang lagi, melainkan di rumah :


* Matius 2:11
LAI TB, Maka masuklah mereka ke dalam rumah itu dan melihat Anak itu bersama Maria, ibu-Nya, lalu sujud menyembah Dia. Mereka pun membuka tempat harta bendanya dan mempersembahkan persembahan kepada-Nya, yaitu emas, kemenyan dan mur.
KJV, And when they were come into the house, they saw the young child with Mary his mother, and fell down, and worshipped him: and when they had opened their treasures, they presented unto him gifts; gold, and frankincense and myrrh.
TR, και ελθοντες εις την οικιαν ευρον το παιδιον μετα μαριας της μητρος αυτου και πεσοντες προσεκυνησαν αυτω και ανοιξαντες τους θησαυρους αυτων προσηνεγκαν αυτω δωρα χρυσον και λιβανον και σμυρναν
Translit interlinear, kai {lalu} elthontes {pergi} eis {ke dalam} tên {itu} oikian {rumah} heuron {mereka melihat} to {itu} paidion {anak-kecil} meta {bersama} marias {maria} tês mêtros {ibu} autou {-Nya} kai {dan} pesontes {setelah sujud} prosekunêsan {mereka menyembah} autô {-Nya} kai {dan} anoixantes {mereka membuka} tous thêsaurous {kotak-kotak harta} autôn {mereka} prosênegkan {mereka menyembahkan} autô {kepada Dia} dôra {pemberian} khruson {emas} kai {dan} libanon {kemenyan} kai {dan} smurnan {mur}


Ayat di atas juga menulis παιδιον - paidion, "anak kecil", bukan βρεφος - brephos, "bayi/ orok" seperti yang ditulis dalam Lukas 2:11.


Ada beberapa kata yang merujuk kepada "bayi" terus meningkat menjadi anak kecil :

- Pertama, βρεφος - brephos, bayi yang masih di dalam rahim, baru dilahirkan, baru disusui (orok).

- Kedua, νηπιως – nêpios, sedikit di atas βρεφος - brephos, barangkali di bawah usia satu tahun (Matius 21:16)

- Ketiga, παις - pais, merujuk anak kecil secara umum, yaitu antara satu tahun hingga 14 tahun (Matius 2:16)

- Keempat, παιδιον - paidion, berasal dari παις - pais dengan makna yang tidak berbeda (Matius 2:8-9, 11, 13-14, 20-21)


Reff :
Artikel : Studi Kata ANAK, di anak-studi-kata-bahasa-yunani-vt1485.html#p5321



Terhadap Matius 2:11, Ada beberapa tafsiran mengenai "Kapan orang-orang Majus itu datang mengunjungi Yesus" :

Mereka mungkin tiba 1 bulan atau lebih setelah kelahiran Yesus. Matius 2:8,11, Yesus disebut Anak dan mereka tinggal di dalam sebuah rumah. Jadi setelah Yesus dilahirkan di kandang (karena tidak ada penginapan), kemudian Maria dan Yusuf menemukan keluarga, dan mereka tinggal di rumah keluarga itu.

Sementara dalam kalender liturgi Katolik, orang-orang Majus mengunjungi Yesus pada duabelas hari setelah kelahiranNya, tradisi ini disebut pesta Tiga Raja, yang dirayakan 12 hari sesudah hari Natal.


Kedua tafsiran ini dapat kita terima dengan menimbang Matius 2:11. Orang majus datang dari Timur yang jauh jaraknya, kemudian sempat bertemu dengan Raja Herodes. Ini tentu memakan waktu berhari-hari perjalannyanya. Jadi waktu Yesus lahir di Palungan, orang Majus belum ada disana.



Blessings,
BP
January 6, 2007


Top
 Profile  
 
Display posts from previous:  Sort by  
Post new topic Reply to topic  [ 3 posts ] 

All times are UTC + 7 hours


Who is online

Users browsing this forum: No registered users and 0 guests


You cannot post new topics in this forum
You cannot reply to topics in this forum
You cannot edit your posts in this forum
You cannot delete your posts in this forum
You cannot post attachments in this forum

Search for:
Jump to:  
Powered by phpBB & phpBB SEO
Sarapan Pagi © 2006 by BP & Saxman