SarapanPagi Biblika

Studi Alkitab & Pustaloka Kristiani
It is currently Tue Mar 16, 2010 11:14 am

All times are UTC + 7 hours




Post new topic Reply to topic  [ 64 posts ]  Go to page Previous  1, 2, 3, 4
Author Message
 Post subject: Re: Nubuat PL Tentang Mesias Terpenuhi Dalam Diri Yesus Kristus
PostPosted: Mon Sep 01, 2008 1:39 pm 
Offline
Merdeka dlm Kristus
Merdeka dlm Kristus
User avatar

Joined: Fri Jun 09, 2006 5:20 pm
Posts: 6033
IV. NUBUAT-NUBUAT YANG TERPENUHI MENEGASKAN YESUS SEBAGAI MESIAS, KRISTUS, ANAK ALLAH



1. Sanggahan: Nubuat yang Terpenuhi di Dalam Yesus Sengaja Direkayasa.



Jawaban:


Sanggahan di atas tampaknya masuk akal sampai kita menyadari bahwa ada banyak nubuat tentang Mesias berada di luar kekuasaan Yesus sebagai manusia, seperti:

1. Tempat kelahiran (Mikha 5:1).
2. Waktu kelahiran (Daniel 9:25; Kejadian 49:10).
3. Cara kelahiran (Yesaya 7:14).
4. Pengkhianatan (Mazmur 41:10, Mazmur 55:13-15)
5. Cara kematian (Mazmur 22: 17).
6. Reaksi orang banyak (mengolok-olok, meludahi, memandangi, dan lain-lain, Yesaya 50:6, Mazmur 22:8-9,15).
7. Menusuk (Yesaya 53:5, Mazmur 22:17, Zakharia 12:10, Zakaria 13:6,
8. Penguburan (Yesaya 53:9)



2. Sanggahan: Nubuat yang Terpenuhi di Dalam Yesus Hanyalah Suatu Kebetulan


"Iya kan, kita dapat melihat beberapa di antara nubuat ini terpenuhi di dalam diri Kennedy, Martin Luther King, Nasser, dan lain-lain," sahut sang kritikus.


Jawaban:


Benar, kita mungkin dapat menemukan beberapa nubuat ini terpenuhi di dalam kehidupan orang lain, tetapi tidak seluruh 61 nubuat utama! Bahkan, bila Anda dapat menemukan seorang, selain Yesus, baik hidup maupun mati, yang memenuhi separuh saja dari ramalan tentang Mesias yang terdapat dalam buku Messiah in Both Testaments oleh Fred John Meldau, The Christian Victory Publishing Company di Denver bersedia memberikan hadiah sebesar US $ 1.000.- Banyak orang di berbagai universitas ini yang tidak berkeberatan menerima tambahan uang jajan sebesar itu!

H. Harald Hartzler, dari Paguyuban Ilmuwan Amerika, Goshen College, dalam kata pengantar buku Stoner menulis: "Naskah Science Speaks telah dipelajari dengan saksama oleh sebuah komisi yang terdiri dari anggota-anggota Paguyuban Ilmuwan Amerika serta Dewan Pelaksana paguyuban yang sama, dan dalam hal penyajian materi ilmiahnya secara umum dipandang dapat dipercaya. Analisis matematis yang dipakai berlandaskan prinsip kemungkinan yang masuk akal dan Profesor Stoner telah menerapkan prinsip ini secara tepat dan meyakinkan."

Analisis kemungkinan di bawah ini dikutip dari pendapat Peter Stoner dalam Science Speaks untuk menunjukkan bahwa ilmu kemungkinan telah menangkis argumentasi kebetulan. Stoner menga¬takan bahwa dengan menggunakan ilmu kemungkinan modem pada 8 nubuat (1. No. 10; 2. No. 22; 3. No. 27; 4. No. 33 & 44; 5. No. 34; 6. No. 35 & 36; 7. No. 39; 8. No. 44 & 45 (penyaliban), " ... kami mendapatkan bahwa kemungkinan ada orang yang hidup sampai saat ini dan memenuhi kedelapan nubuat itu adalah 1 berbanding 10 pangkat 17." Yaitu 1 berbanding 100.000.000.000.000.000. Untuk membantu kita membayangkan perbandingan ini, Stoner menggambarkannya dengan sebuah pengandaian. "Seandainya kita mempunyai 10 pangkat 17 keping dolar dari perak dan meletakkannya di atas Texas, mereka akan menutupi bumi Texas setebal dua kaki. Lalu tandai satu di antara dolar perak ini dan aduk baik-baik dan sebarkan ke seluruh negara bagian. Tutup mata seorang pria dan katakan bahwa dia boleh pergi ke mana saja, tapi dia harus mengambil sebuah keping dolar dan mengatakan bahwa keping itu adalah keping yang telah ditandai. Seberapa besarkah kesempatannya untuk mendapatkan kepmg yang benar? Sama seperti kesempatan yang dimiliki oleh para nabi yang menulis kedelapan nubuat ini untuk melihatnya terpenuhi di dalam diri satu orang, dari zaman itu sampai hari ini, itu kalau mereka menulisnya menurut kebijaksanaan mereka sendiri.

"Nubuat ini dapat diilhamkan Allah atau para nabi menuliskannya menurut kata hati mereka. Bila para nabi menuliskannya menurut kata hati mereka, kesempatan mereka untuk melihatnya terpenuhi dalam diri satu orang hanyalah 1 dibanding 10 pangkat 17, tetapi ternyata semuanya itu terpenuhi di dalam diri Kristus.

"Berarti terpenuhinya kedelapan nubuat ini saja sudah membuktikan bahwa Allah mengilhami tulisan para nabi dengan kepastian yang nyaris mutlak dengan kemungkinan gagal 1 dibanding 10 pangkat 17." (Stoner, Peter W. Science Speaks. Chicago: Moody Press, 1963, p. 100-107)

Stoner menganalisis 48 nubuat dan mengatakan, " . . . Kami menemukan bahwa kemungkinan ada orang yang memenuhi ke 48 nubuat itu adalah 1 berbanding 10 pangkat 157.

"Ini adalah jumlah yang sangat besar, berarti kemungkinannya teramat sangat kecil. Marilah kita mencoba untuk membayangkannya. Keping dolar perak yang tadi kita pakai jelas terlalu besar. Kita harus mencari obyek yang lebih kecil. Sebagaimana yang kita ketahui elektron adalah sebuah benda yang amat sangat kecil. Begitu kecilnya sehingga dibutuhkan 2,5 kali 10 pangkat 15 elektron yang dijajarkan untuk membentuk sebuah garis sepanjang satu inci. Kalau kita mau menghitung elektron yang ada di dalam garis sepanjang satu inci ini, dengan kecepatan 250 hitungan per menit, dan kita menghitungnya tanpa berhenti siang dan malam, kita akan membutuhkan waktu selama 19.000.000 tahun hanya untuk menghitung elektron sepanjang satu inci. Kalau kita mempunyai satu inci kubik dari elektron ini dan kita berusaha menghitungnya, dengan kecepatan hitungan 250 hitungan per menit, kita akan membutuhkan waktu 19.000.000 kali 19.000.000 kali 19.000.000 tahun atau 6,9 kali 10 pangkat 21 tahun.

"Dengan pengantar ini, marilah kita kembali kepada kemungkinan 1 berbanding 10 pangkat 157 yang tadi. Misalnya saja kita mempunyai elektron sebanyak ini, lalu menandai sebuah di antaranya, dan mengaduknya baik-baik. Lalu tutup mata seorang pria dan suruh dia mengambil elektron yang sudah ditandai. Seberapa besarkah kesempatannya untuk mendapatkan elektron yang benar? Sebesar apakah tumpukan elektron sebanyak ini? Besarnya tidakterbayangkan." (Stoner, Peter W. Science Speaks. Chicago: Moody Press, 1963, p. 109, 110)

Seperti itulah kesempatan seorang manusia untuk memenuhi ke 48 nubuat itu.


Top
 Profile  
 
 Post subject: Re: Nubuat PL Tentang Mesias Terpenuhi Dalam Diri Yesus Kristus
PostPosted: Mon Sep 01, 2008 1:55 pm 
Offline
Merdeka dlm Kristus
Merdeka dlm Kristus
User avatar

Joined: Fri Jun 09, 2006 5:20 pm
Posts: 6033
3. Waktu Kedatangan Mesias



A. HILANGNYA TONGKAT KERAJAAN


"Tongkat kerajaan tidak akan beranjak dari Yehuda ataupun lambang pemerintahan di antara kakinya, sampai dia datang yang berhak atasnya, maka kepadanya akan takluk bangsa-bangsa." Kejadian 49: 10


Kata yang diterjemahkan menjadi "tongkat kerajaan" di dalam nas ini berarti "tongkat suku." Masing-masing dari ke 12 suku Israel mempunyai tongkatnya sendiri-sendiri dengan nama sukunya terukir pada tongkat ini. Jadi, "tongkat suku" atau "identitas suku" Yehuda tidak akan berlalu sebelum kedatangan dia yang berhak atasnya (Shiloh). Selama berabad-abad baik orang Yahudi maupun Kristen telah menganggap kata "Shiloh" sebagai nama Mesias. (Lihat Artikel YESUS SANG MESIAS, di yesus-sang-mesias-vt577.html#p4866 )

Kita ingat bahwa Yehuda telah kehilangan kedaulatan nasionalnya selama 70 tahun masa pembuangan di Babilonia; namun ia tidak pemah kehilangan "tongkat suku" atau "identitas nasional"nya selama masa itu. Mereka masih memiliki penegak hukum atau hakim-hakim bahkan ketika berada dalam pembuangan (Lihat Ezra 1:5, 8).

Jadi, menurut Kitab Suci dan orang-orang Yahudi pada masa itu, dua pertanda akan terjadi setelah kedatangan Mesias:

1. Hilangnya tongkat kerajaan atau identitas Yehuda.
2. Terbatasinya kekuasaan hukum.

Tanda pertama yang terlihat mata dari lepasnya tongkat kerajaan dari Yehuda terjadi ketika Herodes Agung, yang tidak mempunyai keturunan darah Yahudi, menggantikan putra-putra mahkota Makabe, yang berasal dari suku Lewi dan yang merupakan raja-raja Yahudi terakhir yang memerintah Yerusalem (Sanhedrin, Folio 97, verso) (II Makabe).

Julius Magath, dalam bukunya Jesus Before the Sanhedrin, memberi judul babnya yang kedua: "Kekuasaan hukum Sanhedrin atau Mahkamah Agama telah dibatasi 23 tahun sebelum Yesus diadili." Pembatasan kekuasaan ini berupa dicabutnya wewenang untuk menjatuhkan hukuman mati.

Hal ini terjadi setelah turun takhtanya Arkhelaus, putra dan penerus Herodes, 11 M, atau 7 V. E. (Yosefus, Ant., Bab 17. ps. 13, 1-5.) Prokurator yang berkuasa atas nama Kaisar Agustus, mengambil alih kekuasaan Sanhedrin sehingga mereka dapat melaksanakan sendiri jus gladii; yaitu kekuasaan untuk menjatuhkan hukuman mati. Semua negara yang tunduk di bawah kekuasaan Romawi kehilangan hak untuk menjatuhkan hukuman mati. Tacitus berkata, " . . . Pemerintah Romawi memegang wewenang mutlak dalam urusan pedang, dan mengabaikan yang lain."

Namun Sanhedrin atau Mahkamah Agama masih mempunyai kekuasaan berikut:

1. Mengucilkan (Yohanes 9:22).
2. Memenjarakan (Kisah 5:17, 18).
3. Menjatuhkan hukuman badan (Kisah 16:22).


Talmud sendiri mengakui bahwa "kurang dari empat puluh tahun sebelum Bait Allah dihancurkan, kekuasaan untuk menjatuhkan hukuman mati telah diambil dari bangsa Yahudi." (Talmud, Yerusalem Sanhedrin, fol. 24, recto). Namun, rasanya tidak mungkin jus gladii masih tetap berada di tangan bangsa Yahudi sampai saat itu. Mungkin sudah dicabut pada zaman Coponius, tahun 7 M (Essai sur l'histoire et la geographie de la Palestine, d'apres les Talmuds et les autres sources Rabbinique, hlm. 90: Paris, 1867.)
Rabbi Rachmon mengatakan, "Ketika para anggota Mahkamah Agama mengetahui bahwa kekuasaan atas hidup dan mati telah dicabut dali tangan mereka, timbul kesedihan besar di antara mereka; mereka menutupi kepalanya dengan abu, dan memakai kain kabung, lalu berseru-seru: 'Celakalah kita, karena tongkat kerajaan telah terlepas dari Yehuda, dan Mesias belum juga datang!'" (LeMann, M. M. Jesus Before the Sanhedrin. Diterjemahkan oleh Julius Magath. Nashville: Southern Methodist Publishing House, 1886, p 28-30)

Yosefus, yang merupakan saksi mata dari proses kemerosotan itu, mengatakan, "Setelah kematian prokurator Festus, ketika Albinus baru mau menggantikan dia, Imam Agung Ananus memutuskan bahwa itulah saat yang tepat untuk menghimpun kembali Mahkamah Agama. Oleh karena itu dia menghadapkan Yakobus, saudara Yesus, yang disebut Kristus, dan beberapa orang lainnya, ke hadapan dewan yang dibentuk dengan tergesa-gesa itu, dan menjatuhkan hukuman mati ke atas mereka dengan melontari batu. Semua orang bijaksana dan para penganut hukum yang taat yang pada saat itu berada di Yerusalem menyatakan ketidaksetujuannya pada tindakan itu . . . . Beberapa di antaranya bahkan sampai menghadap Albinus sendiri, yang telah berangkat ke Aleksandria, agar dia mengetahui tentang pelanggaran hukum ini, dan agar dia tahu bahwa Ananus telah bertindak. di luar hukum dengan menyelenggarakan Mahkamah Agama tanpa izin pemerintah Romawi" (Yosefus, Antiquities, 20, ps. 9, I).

Agar tidak kehilangan muka, orang-orang Yahudi mengarang berbagai alasan untuk menghapuskan hukuman mati. Sebagai contoh, Talmud (Bab., Aboda Zarah, atau Tentang Penyembahan Berhala, fol. 8, recto) menyatakan, "Mengingat makin banyaknya kasus pembunuhan di Israel, sehingga tidak mungkin untuk menghukum mati mereka semua, para anggota Mahkamah Agama berunding di antara mereka sendiri [dan berkata], 'Ada baiknya kita memindahkan tempat pertemuan kita yang biasa, sehingga kita tidak perlu menjatuhkan hukuman mati.' Mengenai hal ini, Maimonides menambahkan dalam Konstitusi Sanhedrin, pasal 14, bahwa "empat puluh tahun sebelum hancurnya Bait Allah yang kedua, h~kuman pidana tidak banyak lagi dijatuhkan di Israel meskipun Bait Allah masih berdiri. Hal ini disebabkan karena para anggota Mahkamah Agama meninggalkan Balai Batu Empat Persegi dan menyelenggarakan sidang-sidangnya di tempat lain." (LeMann, M. M. Jesus Before the Sanhedrin. Diterjemahkan oleh Julius Magath. Nashville: Southern Methodist Publishing House, 1886, p. 30-33)

John Lightfoot , dalam Evangelium Matthaei, horoe hebraicoe, hlm. 275, 276, Cambridge, 1658, menambahkan bahwa "Para anggota Mahkamah Agama ... telah memutuskan untuk tidak menjatuhkan hukuman mati selama negara Israel masih berada di bawah kekuasaan Pemerintah Roma, dan kehidupan bani Israel terancam oleh mereka. Menghukum mati seorang anak Abraham pada saat Yudea diserang dari segala penjuru, dan gemetar ketakutan di bawah penindasan bala tentara Roma, apakah itu bukan merupakan suatu penghinaan kepada darah leluhur? Bukankah seorang Israel yang paling hina sekalipun, karena dia keturunan Abraham, lebih tinggi martabatnya daripada bangsa-bangsa asing? Oleh karena Itu, marilah kita meninggalkan Balai Batu Empat Persegi, di luar balai ini hukuman mati tidak boleh dijatuhkan. Dan sebagai protes, marilah kita meninggalkan tempat ini secara sukarela dan berhenti menjalankan hukum sehingga orang Romawi akan tahu bahwa meskipun mereka menguasai dunia, tidak berarti mereka telah menguasai kehidupan atau hukum Yudea." (LeMann, M. M. Jesus Before the Sanhedrin. Diterjemahkan oleh Julius Magath. Nashville: Southern Methodist Publishing House, 1886, p. 33, 34, 38)

Talmud (Bab., Sanhedrin, ps. 4, fol. 5Ib) mengatakan, "Karena Mahkamah Agama tidak lagi mempunyai wewenang hukum dalam pelanggaran-pelanggaran berat, maka badan hukum ini tidak mempunyai fungsi praktis, dan hanya berfungsi pada masa-masa Mesias.
(Nezikin, Seder. The Babylonian Talmud. Diterjemahkan oleh I. Epstein. London: The Soncino Press, 1935, p. 346)

Begitu kuasa. pengadilannya dibatasi, Mahkamah Agama kehilangan fungsinya, Ya, tongkat kerajaan telah direbut dan Yehuda telah kehilangan kuasa kerajaan atau kuasa hukumnya. Dan orang Yahudi Juga tahu mengenai hal itu! "Celakalah kita karena tongkat kerajaan telah direbut dari Yehuda, dan Mesias belum juga datang!" (Talmud, Bab., Sanhedrin, ps. 4, fol. 37, recto). Mereka tidak menyadari bahwa Mesias yang mereka nantikan itu adalah seorang pemuda Nazaret yang ada di tengah-tengah mereka.



B. KEHANCURAN BAIT ALLAH.


" . . . Dengan mendadak Tuhan yang kamu cari itu akan masuk ke Bait-Nya ... " (Maleakhi 3:1)


Nas ini, ditambah empat lainnya (Mazmur 118:26; Daniel 9:26; Zakharia 11 :.13; Hagai 2:7 -9), menyatakan bahwa Mesias akan datang ketika Bait Allah di Yerusalem masih berdiri. Hal ini sangat penting ketika kita mengetahui bahwa pada tahun 70 M Bait ini dihancurkan dan tidak pemah dibangun kembali!

"Sesudah keenam puluh dua kali tujuh masa itu akan disingkirkan seorang yang telah diurapi, padahal tidak ada salahnya apa-apa. Maka datanglah rakyat seorang raja memusnahkan kota dan tempat kudus itu . . . ." (Daniel 9:26)


Ini merupakan suatu pernyataan yang luar biasa! Secara kronologis:

1. Mesias (dianggap) sudah datang.
2. Mesias disingkirkan (wafat).
3. Kota (Yerusalem) dan tempat kudus (Bait Allah) dimusnahkan.

Kota dan Bait Allah dimusnahkan oleh Titus dan pasukannya pada tahun 70 M; jadi Mesias benar-benar sudah datang atau nubuat ini adalah suatu kebohongan.


Lihat Artikel :
- Apakah Kejadian 49:10 benar-benar merupakan sebuah nubuat mengenai Mesias?
Apakah arti sebenarnya dari Syiloh/Shiloh?
, di yesus-sang-mesias-vt577.html#p4866

- SYILOH - SHILOH – SILO, di syiloh-shiloh-silo-vt2185.html


Top
 Profile  
 
 Post subject: Re: Nubuat PL Tentang Mesias Terpenuhi Dalam Diri Yesus Kristus
PostPosted: Mon Sep 01, 2008 2:40 pm 
Offline
Merdeka dlm Kristus
Merdeka dlm Kristus
User avatar

Joined: Fri Jun 09, 2006 5:20 pm
Posts: 6033
4. Nubuat yang Terpenuhi


Dalam Daniel 9:24-27 ada sebuah nubuat tentang Mesias yang terbagi dalam tiga bagian khusus. Bagian yang pertama menyatakan bahwa pada akhir dari 69 kali tujuh masa, Mesias akan muncul di Yerusalem. (7 ditambah 62 kali tujuh masa dianggap sebagai 69 kali tujuh tahun.) Permulaan dari 69 kali tujuh masa itu adalah keputusan untuk memperbaiki dan membangun kembali Yerusalem.

Bagian yang kedua menyatakan bahwa setelah Mesias datang, Dia akan disingkirkan (kata lain untuk wafat). Lalu penguasa yang baru akan memusnahkan Yerusalem dan Bait Allah.

Semuanya itu, menurut Daniel 9:24-26, terjadi setelah 69 kali tujuh masa. Tetapi Daniel 9:24 menyebutkan 70 kali tujuh masa (7+62+1), bukan hanya 69. Tujuh masa yang terakhir dijelaskan dalam 9:27. Banyak cendekiawan yang percaya bahwa 9:27 membicarakan tentang orang dan waktu yang berbeda daripada 9:26. Meskipun pengarang menyebut tentang raja, mungkin yang dimaksud adalah seorang raja lain yang akan datang kemudian dalam sejarah. (Dua rujukan dalam satu nubuat adalah sesuatu yang lazim. Misalnya saja, ada nubuat yang dikenakan pada Raja Daud dan kemudian pada Kristus.) Hal ini didukung oleh perbuatan mereka: Raja dalam 9:27 akan menghentikan kegiatan Bait Allah, tetapi raja dalam 9:26 baru saja memusnahkan Bait itu!

Jadi mungkin saja raja ini datang kemudian setelah Bait Allah itu. dibangun kembali, yang masih belum terjadi. Namun, bagaimanapun orang akan menafsirkan tujuh masa yang ke-70 (7 tahun terakhir dari nubuat itu), kedua bagian nubuat yang pertama masih tetap dapat ditelusuri di dalam sejarah. Untuk lebih mendalami tentang nubuat Daniel ini, baca Chronological Aspects of the Life of Christ. (Hoehner, Harold. Chronological Aspects of the Life of Christ. Grand Rapids: Zondervan Publishing House, 1977)



A. TEKS DANIEL 9:24-27


"Tujuh puluh kali tujuh masa telah ditetapkan atas bangsamu dan atas kotamu yang kudus, untuk melenyapkan kefasikan, untuk mengakhiri dosa, untuk menghapuskan kesalahan, untuk mendatangkan keadilan yang kekal, untuk menggenapkan penglihatan dan nabi, dan untuk mengurapi yang maha kudus.

"Maka ketahuilah dan pahamilah; dari saat firman itu keluar, yakni bahwa Yerusalem akan dipulihkan dan dibangun kembali, sampai pada kedatangan seorang yang diurapi, seorang raja, ada tujuh kali tujuh masa; dan enam puluh dua kali tujuh masa lamanya kota itu akan dibangun kembali dengan tanah lapang dan paritnya, tetapi di tengah-tengah kesulitan.

"Sesudah keenam puluh dua kali tujuh masa itu akan disingkirkan seorang yang telah diurapi, padahal tidak ada salahnya apa-apa. Maka datanglah rakyat seorang raja memusnahkan kota dan tempat kudus itu, tetapi raja itu akan menemui ajalnya dalarn air bah; dan sampai pada akhir zaman akan ada peperangan dan pemusnahan, seperti yang telah ditetapkan. "Raja itu akan membuat perjanjian itu menjadi berat bagi banyak orang selama satu kali tujuh masa. Pada pertengahan tujuh masa itu ia akan menghentikan korban sembelihan dan korban santapan; dan di atas sayap kekejian akan datang yang membinasakan, sampai pemusnahan yang telah ditetapkan menimpa yang membinasakan itu." Daniel 9:24-27



B. TAFSIRAN NUBUAT INI



1. Pokok-pokok utama dari nubuat ini


(Diambil dari catatan kuliah Dr. James Rosscup, Talbot Theological Seminary, California.)

Mengenai umat Daniel, Israel, dan kota Daniel, Yerusalem (ayat 24)
Ada dua raja yang disebutkan:

1. Mesias (ayat 25)
2. Raja yang akan datang (ayat 26) Periode waktu 70 kali 7 masa (ayat 24)
3. Sebagai suatu kesatuan (ayat 24)
4. Terbagi dalam tiga periode: 7 kali tujuh masa, 62 kali tujuh masa, dan 1 kali tujuh masa (ayat 25, 27)

Permulaan dari masa 70 kali tujuh tahun itu disebutkan secara khusus (ayat 25) Mesias muncul pada akhir 69 kali tujuh masa (ayat 25) Pemusnahan kota dan tempat kudus oleh rakyat dari raja yang akan datang (ayat 26)

Perjanjian dibuat di antara bangsa Israel dan raja yang akan datang pada akhir tujuh masa yang terakhir (ayat 27); perjanjian ini dibatalkan pada pertengahan periode itu (ayat 27)
Pada akhir tujuh masa yang ke-70, Israel akan mendapatkan keadilan kekal (ayat 24)



2. Perhitungan waktu yang ditunjukkan oleh 70 kali tujuh masa:


Konsep Yahudi tentang tujuh masa

1. Kata Ibrani untuk "tujuh masa" adalah שבוע - SYAVUA' dan secara harfiah berarti "tujuh." Maka, menurut pengertian Ibrani, 70 SYAVUA berarti "tujuh puluh kali tujuh."

2. Orang Yahudi sangat akrab pada angka "tujuh" sebagai perhitungan hari atau tahun. "Dalam hal-hal tertentu, hal ini sangat penting." (McClain, Alva J. Daniel' s Prophecy of the Seventy Weeks. Grand Rapids: Zondervan Publishing House, 1972, p. 13)

3. Imamat 25:2-4 melukiskan kenyataan di atas. Imamat 25:8 menunjukkan bahwa adanya perhitungan masa tujuh tahunan.


Mengingat apa yang telah dikatakan terdahulu, ada beberapa alasan untuk mempercayai bahwa 70 kali tujuh masa yang disebutkan di dalam Daniel adalah tujuh puluh kali tujuh tahun.

1. Dalam bab yang sama Daniel telah berbicara tentang tahun dan kelipatan tujuh tahun (Daniel 9:1, 2).

2. Daniel tahu bahwa pembuangan ke Babilonia disebabkan karena pelanggaran tahun Sabat, dan karena mereka dibuang selama 70 tahun, berarti mereka telah melanggar tahun Sabat selama 490 tahun (Imamat 26:32-35; II Tawarikh 36:21 dan Daniel 9:24).

3. Konteksnya akan menjadi konsisten dan dapat dimengerti bila kita tahu bahwa yang dimaksud dengan 70 kab tujuh masa adalah 70 kali tujuh tahun.

4. Kata שבוע - SYAVUA' ditemukan dalam Daniel 10:2, 3. Menurut konteksnya yang dimaksud dengan שבוע - SYAVUA' (diterjemahkan menjadi minggu) adalah 7 hari. Bila yang dimaksud Daniel dalam pasal 9:24-27 adalah hari, mengapa kita tidak menemukan istilah yang sama di dalam bab 10? Jadi jelas yang dimaksud dalam bab 9 adalah tahun.



3. Panjang Tahun Nubuat


Perhitungan tahun yang dipakai di dalam Kitab Suci harus ditentukan dari Kitab Suci itu sendiri.

1. Dari sejarah - Bandingkan Kejadian 7:11 dengan kejadian 8:4, dan keduanya dengan Kejadian 7:24 dan Kejadian 8:3.

2. Dari nubuat - Banyak nas Kitab Suci yang merujuk kepada masa kesesakan besar dengan berbagai istilah, tetapi semuanya menurut perhitungan 360 hari dalam setahun. Daniel 9:27 - "Pertengahan" tujuh masa yang ke-70 (berarti 3.5 tahun).

Daniel 7:24-25 - "Satu masa dan dua masa dan setengah masa" (berarti 3.5 tahun).

Wahyu 13:4-7 - "empat puluh dua bulan" (3.5 tahun). Wahyu 12:13, 14 - "satu masa dan dua masa dan setengah masa."

Wahyu 12:6 - "seribu duaratus enampuluh hari" (1260 hari atau 3.5 tahun).



4. Permulaan dari 70 kali tujuh masa


Ada beberapa undang-undang atau keputusan dalam sejarah Israel yang diperkirakan merupakan terminus a quo (permulaan) dari 70 kali tujuh masa ini, yaitu:

1. Keputusan Koresy, 539 sM (Ezra 1: 1-4).
2. Keputusan Darius, 519 sM (Ezra 5:3-7).
3. Keputusan Artahsasta kepada Ezra, 457 sM (Ezra 7:11-16).
4. Keputusan Artahsasta kepada Nehemia, 444 sM (Nehemia 2: 1-8). (Hoehner, Harold. Chronological Aspects of the Life of Christ. Grand Rapids: Zondervan Publishing House, 1977, p. 131)

Namun, yang rupa-rupanya paling cocok dengan data-data yang ada adalah nomor 4, keputusan Artahsasta kepada Nehemia.


J. D. Wilson berkomentar tentang titik awal dari nubuat ini: " ... Keputusan yang dimaksud adalah yang terdapat dalam Nehemia ii, yaitu pada tahun pemerintahan Artahsasta yang ke-20. Isi dari keputusan itu tidak disebutkan, tetapi intinya dapat ditebak dengan mudah. Nehemia mendengar tentang keadaan Yerusalem yang menyedihkan. Dia sangat berduka. Raja bertanya mengapa dia kelihatan murung. Nehemia menjawab, 'kota, tempat pekuburan nenek moyangku, telah menjadi reruntuhan dan pintu¬pintu gerbangnya habis dimakan api.' Raja bertanya apakah yang dia inginkan. Dengan serta merta dia memohon, 'Utuslah aku ke Yehuda ... supaya aku membangunnya kembali."

Dan, sebagaimana yang kita baca, dia kemudian pergi dan membangun Yerusalem kembali.

"Jadi keputusan itu adalah 'perintah untuk memulihkan dan membangun Yerusalem kembali.' Tidak ada keputusan lain yang memerintahkan untuk memulihkan kota itu. Keputusan ini memberikan wewenang untuk membangun kota itu kembali dan Kitab Nehemia menceritakan bagaimana pekerjaan itu dilaksanakan. Karena urgensi berbagai teori mereka, orang mengambil keputusan lain sebagai terminus a quo dari perhitungan mereka, tetapi entah mengapa mereka bisa melakukan hal itu tanpa merasa khawatir. Keputusan dalam Nehemia ii, adalah perintah untuk memulihkan dan membangun kembali Yerusalem; tidak ada keputusan lain yang memberikan izin untuk memulihkan kota itu. Keputusan yang lain hanya merujuk kepada pembangunan Bait Allah dan hanya Bait Allal1 saja." (Wilson, Joseph D. Did Daniel Write Daniel? New York: Charles C. Cook, p. 141, 142)


Keputusan ini dikeluarkan pada tahun 444 sM berdasarkan data berikut:

1. "Pada bulan Nisan tahun ke-20 pemerintahan raja Artahsasta" (Nehemia 2:1).
2. Artahsasta naik takhta pada tahun 465 sM.
3. Tidak disebutkan tanggal yang pasti, jadi menurut kebiasaan Yahudi, ia dianggap hari pertama dalam bulan itu, yaitu tanggal 1 Nisan tahun 444 sM.
4. Menurut kalender kita adalah tanggal 5 Maret tahun 444 sM.



5. Perkembangan pada tujuh kali tujuh masa yang pertama


1. Dibutuhkan waktu 49 tahun untuk memulihkan kota itu (ayat 25).
2. Berakhirnya nubuat Ibrani dan kanon Perjanjian Lama dalam Maleakhi patut diperhatikan, yaitu 49 tahun setelah tahun 444 sM.


Bila Danie( benar, tenggang waktu di antara keluarnya keputusan untuk memulihkan dan membangun Yerusalem (1 Nisan 444 sM) sampai masuknya Mesias ke Yerusalem adalah 483 tahun (69 X 7), setiap tahun adalah sama dengan tahun nubuat Yahudi yaitu 360 hari (173.880 hari).

Peristiwa yang menandai berakhirnya 69 kali tujuh masa itu adalah diperkenalkannya Kristus sendiri kepada umat Israel sebagai Mesias sebagaimana diramalkan di dalam Zakharia 9:9. H. Hoehner, yang telah menyelidiki nubuat di dalam Daniel nn dengan saksama serta tanggal-tanggal yang berkaitan dengannya, memperkirakan tanggal dari peristiwa ini: "Dengan mengalikan 69 tujuh tahunan di mana setiap tahun dihitung 360 hari akan diperoleh 173.880 hari. Dari tahun 444 sM sampai tahun 33 M adalah 476 tahun matahari. Dengan mengalikan 476 dengan 365,24219879 atau 365 hari, 5 jam, 48 menit, 45,975 detik (dalam 1 tahun ada 365 1/4 hari), diperoleh 173.855 hari. Berarti hanya tinggal 25 hari untuk diperhitungkan dari 444 sM sampai tahun 33 M. Dengan menambahkan 25 hari pada tanggal 5 Maret (tahun 444 sM), kita akan mendapatkan tanggal 30 Maret, yang adalah tanggal 10 Nisan dalam tahun 33 M. Pada hari inilah Yesus masuk ke Yerusalem dengan penuh kemenangan." (Hoehner, Harold. Chronological Aspects of the Life of Christ. Grand Rapids: Zondervan Publishing House, 1977, p 138)



6. Selang waktu di antara 7 masa ke-69 dan ke-70


Pada akhir tujuh masa yang ke-69, sebelum dimulainya 7 masa yang ke-70, ada dua peristiwa yang terjadi:

1. Mesias 'disingkirkan' (Daniel 9:26).

Perkiraan Kristus disalibkan adalah antara 26 s.d 33 Masehi setelah kedatangan-Nya yang meriah ke Yerusalem.

2. Yerusalem dan Bait Allah dihancurkan (Dan. 9:26).

Wilson membahas tentang bagian yang ini dari nubuat:

"Setelah itu, Raja Roma (Titus) mengirim pasukan yang menghancurkan sama sekali kota dan Bait Allah Yerusalem.

"Kehancuran itu benar-benar total. Bait Allah bukan hanya dicemari seperti oleh Antiokhus Epifanes - ia dihancurkan sama sekali. Sejak itu ia tidak pernah dibangun kembali di Yerusalem. Upacara agamaYahudi diputuskan. Ia tidak pernah dipulihkan dan tidak mungkin dipulihkan lagi. Ia sudah tidak mempunyai imam lagi sejak Yerusalem jatuh; karena semua keturunan Harun telah dibantai: Tidak ada lagi korban yang dipersembahkan oleh imam, atau korban penebus dosa oleh imam Besar; karena dalam kehancuran yang mengerikan itu, perjanjian yang lama telah berlalu. Kekuatan dan masa berlakunya telah habis ketika Anak Domba Allah dipersembahkan di Kalvari; tetapi selama 40 tahun kulit luarnya masih bertahan. Kulit luar itu dikoyakkan ketika terjadi Kehancuran Yerusalem pada tahun 70M (Wilson, Joseph D. Did Daniel Write Daniel? New York: Charles C. Cook, p. 148, 149)


Quote dari : nubuat-daniel-tentang-kedatangan-mesias-vt576.html#p1175

BP wrote:
NUBUAT DANIEL TENTANG KEDATANGAN MESIAS



Nubuat tentang Mesias terdapat dalam Daniel 9:24-27. Dalam ayat itu Daniel menyatakan secara eksplisit bahwa Mesias akan datang 69 "sabat" (yaitu, 69 tahun sabat - atau total 483 tahun) setelah dekrit yang diberikan untuk membangun kembali Yerusalem, yang saat itu tinggal reruntuhan setelah Nebukadnezar, raja Babilonia, menghancurkannya.

Dekrit semacam itu diberikan kemudian oleh kaisar Persia. Walaupun tanggal yang pasti dari dekrit itu tidak diketahui dengan jelas, tanggal terakhir dari nubuat pasti suatu waktu dalam abad pertama Masehi. Sesungguhnya, hal itu pasti terjadi sebelum penghancuran kota dan Bait Allah oleh Romawi pada tahun 70 Masehi, sebab nubuat mengatakan secara eksplisit: "Setelah keenam puluh dua kali tujuh masa itu akan disingkirkan seorang Mesias, padahal tidak ada salahnya apa-apa; maka datanglah rakyat seorang raja memusnahkan kota dan tempat kudus itu" (Daniel 9:26). Bukan saja Mesias pasti datang sebelum pemusnahan kota ini, tetapi juga disebutkan bahwa Dia "disingkirkan", ditolak atau dibunuh, sebelum pemusnahan itu :


* Daniel 9:24-27 Nubuat tentang Tujuhpuluh kali tujuh masa.

9:24 LAI TB, Tujuh puluh kali tujuh masa telah ditetapkan atas bangsamu dan atas kotamu yang kudus, untuk melenyapkan kefasikan, untuk mengakhiri dosa, untuk menghapuskan kesalahan, untuk mendatangkan keadilan yang kekal, untuk menggenapkan penglihatan dan nabi, dan untuk mengurapi yang maha kudus.
KJV, Seventy weeks are determined upon thy people and upon thy holy city, to finish the transgression, and to make an end of sins, and to make reconciliation for iniquity, and to bring in everlasting righteousness, and to seal up the vision and prophecy, and to anoint the most Holy.
Hebrew,
שָׁבֻעִים שִׁבְעִים נֶחְתַּךְ עַל־עַמְּךָ וְעַל־עִיר קָדְשֶׁךָ לְכַלֵּא הַפֶּשַׁע [כ וּלַחְתֹּם] [ק וּלְהָתֵם] [כ חַטָּאֹות] [ק חַטָּאת] וּלְכַפֵּר עָוֹן וּלְהָבִיא צֶדֶק עֹלָמִים וְלַחְתֹּם חָזֹון וְנָבִיא וְלִמְשֹׁחַ קֹדֶשׁ קָדָשִׁים׃
Translit, SYAVU'IM SYIV'IM NEKHTAKH 'AL-'AMEKHA VE'AL-'IR QODSYEKHA LEKHALE' HAPESYA' ULAKHTOM KHATA'OT ULEKHAPER 'AVON ULEHAVI' TSEDEQ 'OLAMIM VELAKHTOM KHAZON VENAVI' VELIMSYOAKH QODESY QADASYIM


9:25 LAI TB, Maka ketahuilah dan pahamilah: dari saat firman itu keluar, yakni bahwa Yerusalem akan dipulihkan dan dibangun kembali, sampai pada kedatangan seorang yang diurapi, seorang raja, ada tujuh kali tujuh masa; dan enam puluh dua kali tujuh masa lamanya kota itu akan dibangun kembali dengan tanah lapang dan paritnya, tetapi di tengah-tengah kesulitan. 7 +62 = 69, 69 X 7 = 483

KJV, Know therefore and understand, that from the going forth of the commandment to restore and to build Jerusalem unto the Messiah the Prince shall be seven weeks, and threescore and two weeks: the street shall be built again, and the wall, even in troublous times.
Hebrew,
וְתֵדַע וְתַשְׂכֵּל מִן־מֹצָא דָבָר לְהָשִׁיב וְלִבְנֹות יְרוּשָׁלִַם עַד־מָשִׁיחַ נָגִיד שָׁבֻעִים שִׁבְעָה וְשָׁבֻעִים שִׁשִּׁים וּשְׁנַיִם תָּשׁוּב וְנִבְנְתָה רְחֹוב וְחָרוּץ וּבְצֹוק הָעִתִּים׃
Translit,VETEDA' VETASKEL MIN-MOTSA' DAVAR LEHASYIV VELIVNOT YERUSYALAIM 'AD-MASYIAKH NAGID SYAVU'IM SYIV'AH VESYAVU'IM SYISYIM USYENAYIM TASYUV VENIVNETAH REKHOV VEKHARUTS UVETSOQ HA'ITIM


9:26 LAI TB, Sesudah keenam puluh dua kali tujuh masa itu akan disingkirkan seorang yang telah diurapi, padahal tidak ada salahnya apa-apa. Maka datanglah rakyat seorang raja memusnahkan kota dan tempat kudus itu, tetapi raja itu akan menemui ajalnya dalam air bah; dan sampai pada akhir zaman akan ada peperangan dan pemusnahan, seperti yang telah ditetapkan.
KJV, And after threescore and two weeks shall Messiah be cut off, but not for himself: and the people of the prince that shall come shall destroy the city and the sanctuary; and the end thereof shall be with a flood, and unto the end of the war desolations are determined.
Hebrew,
וְאַחֲרֵי הַשָּׁבֻעִים שִׁשִּׁים וּשְׁנַיִם יִכָּרֵת מָשִׁיחַ וְאֵין לֹו וְהָעִיר וְהַקֹּדֶשׁ יַשְׁחִית עַם נָגִיד הַבָּא וְקִצֹּו בַשֶּׁטֶף וְעַד קֵץ מִלְחָמָה נֶחֱרֶצֶת שֹׁמֵמֹות׃
Translit, VE'AKHAREY HASYAVU'IM SYISYIM USYENAYIM YIKARET MASYIAKH VE'EYN LO VEHA'IR VEHAQODESY YASYKHIT 'AM NAGID HABA' VEQITSO VASYETEF VE'AD QETS MILKHAMAH NEKHERETSET SYOMEMOT


9:27 LAI TB, Raja itu akan membuat perjanjian itu menjadi berat bagi banyak orang selama satu kali tujuh masa. Pada pertengahan tujuh masa itu ia akan menghentikan korban sembelihan dan korban santapan; dan di atas sayap kekejian akan datang yang membinasakan, sampai pemusnahan yang telah ditetapkan menimpa yang membinasakan itu."
KJV, And he shall confirm the covenant with many for one week: and in the midst of the week he shall cause the sacrifice and the oblation to cease, and for the overspreading of abominations he shall make it desolate, even until the consummation, and that determined shall be poured upon the desolate.
Hebrew,
וְהִגְבִּיר בְּרִית לָרַבִּים שָׁבוּעַ אֶחָד וַחֲצִי הַשָּׁבוּעַ יַשְׁבִּית זֶבַח וּמִנְחָה וְעַל כְּנַף שִׁקּוּצִים מְשֹׁםֵם וְעַד־כָּלָה וְנֶחֱרָצָה תִּתַּךְ עַל־שֹׁםֵם׃ ף
Translit, VEHIGBIR BERIT LARABIM SYAVUA' 'EKHAD VAKHATSI HASYAVUA' YASYBIT ZEVAKH UMINKHAH VE'AL KENAF SYIQUTSIM MESYOMEM VE'AD-KALAH VENEKHERATSAH TITAKH 'AL-SYOMEM


Bagian yang menarik dalam Kitab Daniel ini, dimana ayat-ayat diatas menerangkan bahwa Allah sudah menetapkan masa tertentu, untuk menggenapkan pemulihan umatNya dari perhambaan. Tema pokok yaitu penentuan waktu 70 x 7 masa, diungkapkan dalam ayat 24 dan perinciannya diterangkan dalam ketiga ayat berikutnya.


Ayat 24 :

"Tujuh puluh kali tujuh masa". Kata Aram untuk masa ( שבעים - "SYAVU'IM"), 70 "kali 7" artinya kelipatan 7 tahun sehingga didapatkan angka 490tahun. Penafsiran ini adalah penafsiran yang lazim sejak zaman lampau. Daniel telah memikirkan pelipatgandaan "tujuh" tahun (Daniel 9:1, bandingkan dengan Yeremia 25:11,12). "70 x 7 masa" masa sudah ditentukan, didalamnya keselamatan bagi umat Allah akan digenapkan.

Ditentukannya "70 x 7 masa" gunanya untuk menyatakan 6 hal, diantaranya 3 negatif dan 3 positif :

Yang negatif :

- Untuk melenyapkan kefasikan
- Untuk mengakiri Dosa
- Untuk menghapuskan kesalahan

Melalui Mesias kefasikan akan dilenyapkan, dosa akan diakhiri dan olehNya kesalahan akan dihapuskan. Hal ini mengandung arti akan adanya suatu "kurban" yang mutlak perlu dipersembahkan, berdasarkan itulah kesalahan akan diampuni. Jenis kutuk ini jelas sekali dari kata-kata "kefasikan, dosa dan kesalahan" (bandingkan dengan Mazmur 32:5). Jadi hasil negatif yang akan didapati ialahmeniadakan kutuk yang menceraikan Allah dengan manusia, melalui adanya "kurban".


Yang Positif :

- Untuk mendatangkan keadilan yang kekal
- Untuk menggenapkan penglihatan dan nabi
- Untuk mengurapi yang maha kudus.

Melalui Mesias, keadilan yang kekal ditanamkan oleh Allah yang akan diterima oleh umat melalui iman. Melalui Mesias akan digenapkan nubuat dan pengelihatan para nabi. Dalam Perjanjian Lama Allah berbicara melalui para nabi dan memberikan wahyuNya melalui para nabi.

Nabi adalah seorang yang dijadikan sebagai jurubicara Allah kepada umatNya. Allah memberitahukan kehendakNya kepada para nabi melalui mimpi dan pengelihatan-pengelihatan (Bilangan 12:1-8 ). Seluruh kelembagaan kenabian ini ialah lambang khusus bagi Nabi Besar yang akan datang.

Bagian akhir dari ayat 24 ini menulis "untuk mengurapi yang maha kudus", קדש קדשים - KODESY KADASYIM, harfiah "yang kudus daripada yang kudus". Ungkapan ini hanya cocok diperuntukkan pada Mesias yang dijanjikan, yang datangnya dari Allah sendiri, dan perhatikanlah dalam kehidupan Yesus, sampai dengan naiknya Ia ke Surga, setiap hal yang tertulis dalam ayat 24 ini sudah digenapi.


Ayat 25 :

Dalam ayat 25 s/d 27 dijelaskan perincian "70 x 7 masa". Ayat 25 memberitahukan awal dan lamanya kurun waktu sampai kedatangan Mesias. Daniel diharuskan mengetahui dan memahami berita ini. "Dari saat Firman itu keluar". Ayat ini merujuk pada "keluarnya suatu perkataan (Firman) dari Allah", bukan kepada "keluarnya suatu maklumat/dekrit dari seorang raja Persia". Serentak buah dari perkataan itu, tampak dalam sejarah umat manusia, dan ini terjadi pada tahun pertama pererintahan raja Koresh (Yesaya 44:28, dalam konteks Ezra 1:1-4), tatkala ia mengizinkan orang-orang Yahudi pulang ke negerinya.

"Ada tujuh kali tujuh masa; dan enam puluh dua kali tujuh masa" Kenyataannya 7 ditambah 62 samadengan 69
69 x 7 = 483. Dari tahun 444sM sampai kira-kira 30M, periode umum dari pelayanan Kristus adalah 470tahun lebih, begitu dekat dengan angka 483 yang ditetapkan, sehingga hubungannya cukup meyakinkan. Dan sama tepatnya proporsinya dengan 70tahun dari nubuat Yeremia, benar-benar hanya kira-kira 68tahun. Karena Yesus tampil secara resmi sebagai "Mesias-Raja" hanya sekali (Zakaria 9:9, bandingkan dengan Matius 21:5; Lukas 9:20,21).


Ayat 26 :

"Sesudah keenam puluh dua kali tujuh masa", sangat penting kita mencermati peristiwa tertentu dikatakan "dan sesudah" ( ואחרי VE'AKHAREI) 62 masa. Nubuat ini menuliskan "Akan disingkirkan seorang yang telah diurapi, padahal tidak ada salahnya apa-apa", hal ini jelas merujuk pada pengadilan Yesus dengan vonis yang dijatuhkan kepadaNya, yaitu hukuman mati dengan cara disalib.
Dan selanjutnya ayat ini menuliskan "Maka datanglah rakyat seorang raja memusnahkan kota dan tempat kudus itu", terhadap tulisan ini, hampir semua penafsir mengkaitkannya dengan kehancuran Bait Allah oleh bangsa Romawi. Sebab kaitannya sangat erat dengan kota dan tempat kudus (Yerusalem dan Bait Allah), yang akan dimusnahkan oleh "rakyat seorang raja", raja yang dimaksud ini bukan Mesias yang dijanjikan itu, tetapi "raja lain yang akan datang ( הבא - "HABA"). Ini tampaknya sebagai nubuat yang jelas sekali mengenai keruntuhan Yerusalem yang dilakukan oleh Jendral Titus Vespasianus seorang Panglima dari kekaisaran Romawi.

Frasa " sampai pada akhir zaman akan ada peperangan dan pemusnahan, seperti yang telah ditetapkan" tampaknya telah dinubuatkan bahwa di tempat itu penghancuran, peperangan dan pemusnahan akan terus ada, tanda-tanda yang jelas adalah terjadinya Perang Salib memperebutkan tempat itu, dan di zaman modern ini masih saja terjadi perang antara negara Israel baru dengan negara-negara tetangganya.


Ayat 27 :

"Raja itu akan membuat perjanjian itu menjadi berat", kata yang diterjemahkan "berat" ini adalah kata yang kurang lazim untuk dipakai ( הגביר - HIGBIR dari kata גבר - GABAR, 'kuat'), frasa ini dapat diartikan "raja itu mengukuhkan perjanjian".

Jalinan pikiran disini ialah bahwa perjanjian itu sudah ada dan sekarang syarat-syaratnya harus dibuat terlaksana. Siapakah dia yang akan membuat perjanjian itu berlaku? Dalam naskah bahasa asli dikatakan melulu "dia" yang adalah Mesias, yang mengerjakan keselamatan bagi umatNya melalui hidup dan kematianNya. Dengan demikian "7 masa yang ke 70" itu adalah bilangan lambing, yang menunjuk pada kehidupan Tuhan Yesus di dunia ini.

"Pada pertengahan tujuh masa itu", melalui kematianNya, Sang Mesias menghentikan korban-korban sembelihan orang Yahudi (Ibrani 8:13, Efesus 2:15), penjelasan lanjut bisa dibaca di viewtopic.php?p=1022#1022

"di atas sayap kekejian akan datang yang membinasakan". Sebagai hasil dari kematian Sang Mesias itu, orang yang membinasakan (yaitu panglima Roma, Titus) dating "di atas sayap kekejian". Boleh kita artikan "sayap" untuk menandakan hubungan Bait Suci dan "kekejian, pemusnahan dan pembinasaan" berkaitan dengan runtuhnya Bait Suci secara menyeluruh. Keadaan runtuh ini akan terus nberjalan bahkan "sampai pemusnahan yang telah ditetapkan" oleh Allah menimpa puing-puing Yerusalem dan Bait Suci.

Nubuat tentang 70 x 7 masa adalah salah satu diantara yang paling sukar untuk ditafsirkan. Ada perbedaan-perbedaan penafsiran Daniel 9:24-27, bahkan ada yang mengkaitkannya dengan "kedatangan Antikris" atau "kedatangan Yesus yang kedua kali".

Penafsiran yang disajikan dalam tulisan ini berpusat pada Sang Mesias yang tradisional, yang menitik beratkan pada "kematian-Nya" pada paruh 7 masa (tahun ke 3.5) yang "menghentikan korban sembelihan" (ayat 27). Dan kehancuran Bait Suci di Yerusalem oleh Jendral Titus yang secara nyata tertulis dalam sejarah dunia pada tahun 70M.




Blessings in Christ,
BP
August 2, 2006



Sumber :
The Wycliffe Commentary, Vol 2, p. 927-932
Tafsiran Alkitab Masa Kini, Vol 2, p 563-567



Artikel terkait : DANIEL 9:24-27: NUBUAT TENTANG TUJUH PULUH KALI TUJUH MASA di daniel-924-27-nubuat-tentang-70x7-masa-vt614.html


Top
 Profile  
 
 Post subject: Re: Nubuat PL Tentang Mesias Terpenuhi Dalam Diri Yesus Kristus
PostPosted: Tue Sep 02, 2008 9:36 am 
Offline
Merdeka dlm Kristus
Merdeka dlm Kristus
User avatar

Joined: Fri Jun 09, 2006 5:20 pm
Posts: 6033
V. NUBUAT PERJANJIAN LAMA YANG BENAR-BENAR TERPENUHI DI DALAM KRISTUS


Floyd Hamilton dalam The Basis of Christian Faith (Sebuah pembelaan modem tentang agama Kristen, edisi yang diperbaiki dan diperluas; New York: Harper and Row, 1964, hlm. 160) mengatakan: "Canon Liddon tidak salah ketika mengatakan bahwa di dalam Perjanjian Lama terdapat 332 nubuat yang berbeda yang semuanya benar-benar terpenuhi di dalam Kristus."



A. Kedatangan-Nya yang Pertama :


1. Pemberitahuannya :
Kejadian 3:15; Ulangan 18:15; Mazmur 89:21; Yesaya 9:5; 28:16; 32:1; 35:4; 42:6; 49:1; 55:4; Yehezkiel 34:24; Daniel 2:44; Mikha 4:1; Zakharia 3:8.

2. Waktunya:
Kejadian 49:10; Bilangan 24:17; Daniel 9:24; Maleakhi 3:1.

3. Ke-Tuhanan-Nya :
Mazmur 2:7, 11; 45:8, 9, 13; 72:8; 102:25-28; 89:27,28; 110:1; Yesaya 9:5; 25:9; 40:10; Yeremia 23:6; Mikha 5:1; Maleakhi 3:1.

4. Keturunan manusia:
Kejadian 12:3; 18:18; 21:12; 22:18; 26:4; 28:14; 49:10; II Samuel 7:14; Mazmur 18:5-7, 51; 22:23, 24; 89:5, 30, 37; 132:12; Yesaya 11:1; Yeremia 23:5; 33:15.



B. Pendahulu-Nya :


Yesaya 40:3; Maleakhi 3:1; 4:5.



C. Kelahiran dan Masa Kanak-Kanak-Nya :


1. Kenyataannya:
Kejadian 3:15; Yesaya 7:14; Yeremia 31:22

2. Tempatnya :
Bilangan 24: 17, 19: Mikha 5: 1.

2. Penyembahan oleh Orang-orang Majus:
Mazmur 72:10, 15; Yesaya 60:3, 6.

3. Menyingkir ke Mesir
Hosea 11:1

4. Pembantaian Anak-Anak Tak Berdosa:
Yeremia 31:15.



D. Misi dan Jabatan-Nya :


1. Misi:
Kejadian 12:3; 49:10; Bilangan 24:19; Ulangan 18:18, 19; Mazmur 21:3; Yesaya 59:20; Yeremia 33:16.

2. Imam Menurut Melkisedek:
Mazmur 110:4

3. Nabi Seperti Musa:
Ulangan 18: 15.

4. Pertobatan Bangsa-Bangsa Lain:
Yesaya 11:10; Ulangan 32:43; Mazmur 18:51; 19:6; 117:1; Yesaya 42:1; 45:23; 49:6; Hosea 1: 10; 2:22; Yoel 2:32.

5. Pelayanan di Galilea:
Yesaya 9: 1, 2.

6. Mukjizat-mukjizat:
Yesaya 35:5, 6; 42:7; 53:4.

7. Karunia Roh:
Mazmur 45:8; Yesaya 11:2; 42:1; 53:9; 61:1, 2.

8. Mengajar:
Mazmur 2:7; 78:2; Yesaya 2:3; 61:1; Mikha 4:2.

9. Menguduskan Bait Allah:
Mazmur 69: 10.



E. Penderitaan-Nya :


1. Penolakan oleh Orang Yahudi dan Bangsa-bangsa Lain:
Mazmur 2:1; 22:13; 41:6; 56:6; 69:9; 118:22, 23; Yesaya 6:9, 10; 8:14; 29:13; 53:1; 65:2.

2. Penganiayaan:
Mazmur 22:7; 35:7, 12; 56:6; 71:10; 109:2; Yesaya 49:7; 53:3.

3. Masuk ke Yerusalem Dengan Penuh Kemenangan:
Mazmur 8:3; Mazmur 118:25, 26; Zakharia 9:9.

4. Dikhianati Oleh Sahabat-Nya Sendiri:
Mazmur 41:10; 55:14; Zakharia 13:6.

5. Dikhianati Demi 30 Keping Perak:
Zakharia 11:12

6. Kematian Pengkhianat:
Mazmur 55:16, 24; 109:17

7. Pembelian Tanah Tukang Periuk:
Zakharia 11: 13

8. Ditinggalkan Oleh Murid-Murid-Nya:
Zakharia 13:7.

9. Tuduhan Palsu:
Mazmur 27:12; 35:11; 109:2; Mazmur 2:1, 2.

10. Tidak Menjawab Tuduhan:
Mazmur 38:14; Yesaya 53:7.

11. Diolok-olok:
Mazmur 22:8, 9, 17; 109:26.

12. Dihina, Dipukuli, Dicambuki, Diludahi:
Mazmur 35:15, 21; Yesaya 50:6.

13. Sabar Dalam Menanggung Penderitaan:
Yesaya 53:7-9

14. Disalibkan:
Mazmur 22:15, 18.

15. Diberi Empedu dan Anggur Asam:
Mazmur 69:22. Berdoa Bagi Musuh. Mazmur 109:4.

16. Berseru di Atas Kayu Salib:
Mazmur 22:2; 31:6. Wafat Pada Usia Muda. Mazmur 89:46; 102:25. Wafat di antara

17. Penjahat-Penjahat:
Yesaya 53:9, 12.

18. Wafat-Nya Ditandai oleh Gejala Alam:
Amos 5:20; Zakharia 14:4, 6.

19. Jubah-Nya Diundi:
Mazmur 22:19.

20. Tulang-Nya Tidak Dipatahkan:
Mazmur 34:21. Ditikam. Mazmur 22:17; Zakharia 12:10; 13:6

21. Kematian-Nya Sukarela:
Mazmur 40:7-9.

22. Menderita Untuk Orang Lain:
Yesaya 53:4-6, 12; Daniel 9:26.

23. Dikuburkan di Antara Orang Kaya:
Yesaya 53:9



F. Kebangkitan-Nya:

Mazmur 16:8-10; 30:4; 41:11; 118:17; Hosea 6:2.



G. Kenaikan-Nya ke Sorga

Mazmur 16:11; 24:7; 68:19; 110:1; 118:19.



H. Kedatangan-Nya yang Kedua

Mazmur 50:3-6; Yesaya 9:6, 7; 66:18; Daniel 7:13, 14; Zakharia 12:10; 14:4-8.

Kerajaan-Nya Terbentang di Seluruh Dunia dan Kekal :
I Tawarikh 17:11-14; Mazmur 72:8; Yesaya 9:6; Daniel 7:14; Mazmur 2:6¬8; 8:7; 110:1"3; 45:7, 8.




Blessings,
BP
September 2, 2008


Sumber :
Josh McDowell, Apologetika, Volume 1, Gandum Mas, 2002, p 227-276.

Bibliografi :
1. Berean Mission, Inc. St. Louis, Mo. Digunakan dengan izin.
2. Blinz1er, Josef. The Trial of Jesus. Diterjemahkan oleh Isabel dan Florence McHugh. Westminster, Md.: The Newman Press, 1959. .
3. Bowker, John. The Targums and Rabbinic Literature. London: Cambndge University Press, 1969.
4. Cohen, A. The Teachings of Maimonides. London: George Routledge & Sons, Ltd., 1927.
5. Cooper, David L. "God and Messiah." Los Angeles: Biblica1 Research Society.
6. Delitzsch, Franz. Biblical Commentaryon the Prophecies of Isaiah. Vol. 1. Diterjemahkan oleh James Martin. Grand Rapids: William B. Eerdmans Publishing Company, 1950. Digunakan dengan izin.
7. Driver, S. R. Notes on the Hebrew Text and the Topography of the Books of Samuel. Oxford: Clarendon Press, 1966. Digunakan dengan izin.
8. The Encyclopaedia Americana. Vol. 8. Americana Corporation, 1960. Digunakan dengan izin.
9. The Encyclopaedia Americana. Vol. 16. Americana Corporation, 1960. Digunakan dengan izin.
10. Ethridge, J. W. The Targums of Onkelos and Jonathan Ben Ussiel on the Pentateukh. Vol. 1,2. New York: KTAV Pub1ishing House, Inc., 1968. 11. Fausset, A. R. A Commentary Critical, Experimental and Practical on the Old and New Testaments. Vol. III. Grand Rapids: William B. Eerdmans Publishing Company, 1961. Digunakan dengan izin.
12. Fried1aender, M. Essays on the Writings of Abraham Ibn Ezra. Vol. IV.
London: Trubner and Company, tahun n.
13. Geisler, Norman. Christ: The Theme of the Bible. Chicago: Moody Press, 1969. Digunakan dengan izin.
14. Heinisch, Paul. Christ in Prophecy. The Liturgical Press, 1956.
15. Hengstenberg, E. W. Christology of the Old Testament and a Commentary on the Messianic Prediction. Grand Rapids: Kregel Publications, 1970.
16. 16. Henry Matthew. Matthew Henry's Commentaryon the Whole Bible. Vol. I, II. Wilmington: Sovereign Grace Publishers, 1972.
17. Hoehner, Harold. Chronological Aspects of the Life of Christ. Grand Rapids: Zondervan Publishing House, 1977.
18. Kligerman, Aaron Judah. Messianic Prophecy in the Old Testament. Grand Rapids: Zondervan Publishing House, 1957. Digunakan dengan izin.
19. Laetsch, Theodore. Bible Commentary: Jeremiah. St. Louis: Concordia Publishing House, 1953.
20. Laetsch, Theodore. Bible Commentary: The Minor Prophets. St. Louis: Concordia Publishing House, 1970.
21. LeMann, M. M. Jesus Before the Sanhedrin. Diterjemahkan oleh Julius Magath. Nashville: Southern Methodist Publishing House, 1886.
22. McClain, Alva J. Daniel' s Prophecy of the Seventy Weeks. Grand Rapids: Zondervan Publishing House, 1972. Digunakan dengan izin.
23. McDowell, Josh, Catatan Kuliah.
24. Minkin, Jacob S, The World of Moses Maimonides. New York: Thomas Yoseloff, 1957.
25. Nezikin, Seder. The Babylonian Talmud. Diterjemahkan oleh I. Epstein. London: The Soncino Press, 1935.
26. Stenning, J. F. (ed.). The Targum of Isaiah. London: Clarendon Press, 1949. Digunakan dengan izin.
27. Stoner, Peter W. Science Speaks. Chicago: Moody Press, 1963. Digunakan dengan izin.
28. Unger, Merril F. Unger' s Bible Dictionary. Chicago: Moody Press, 1971. Digunakan dengan izin.
29. Wilson, Joseph D. Did Daniel Write Daniel? New York: Charles C. Cook, tak bertanggal.


Top
 Profile  
 
Display posts from previous:  Sort by  
Post new topic Reply to topic  [ 64 posts ]  Go to page Previous  1, 2, 3, 4

All times are UTC + 7 hours


Who is online

Users browsing this forum: No registered users and 1 guest


You cannot post new topics in this forum
You cannot reply to topics in this forum
You cannot edit your posts in this forum
You cannot delete your posts in this forum
You cannot post attachments in this forum

Search for:
Jump to:  
Powered by phpBB & phpBB SEO
Sarapan Pagi © 2006 by BP & Saxman