ORANG NAZIRNote :
MITSVOT TENTANG NAZIR (orang yang membaktikan diri untuk pelayanan kepada Tuhan), Mitsvot 588- 597NAZIR, Ibrani
נזיר - NAZIR, dari kata
נזר - NAZAR, yang artinya
‘mengasingkan, menahbiskan, berpantang’; bandingkan kata ini dengan
נזר - NAZER, artinya adalah
‘mahkota’, ‘mahkota Allah’, kadang-kadang juga disamakan dengan rambut yang tidak dicukur yang diterapkan pada seorang Nazir. Di Israel, seorang nazir adalah yang mengasingkan diri dari orang lain dengan mengkhususkan dirinya bagi YHVH dengan suatu NAZAR khusus.
Asal-usul praktiknya adalah pra-Musa dan masih gelap. Orang-orang Sem dan bangsa-bangsa primitif lainnya sering membiarkan rambutnya tidak dicukur selama menunggu pertolongan ‘tuhan’, dan sesudah itu membabat rambutnya.
I. Hukum nazir dalam Bilangan 6Aturan-aturan untuk seorang Nazir seperti digariskan dalam Bilangan 6 menyajikan dasar paling sempurna dan cocok untuk diskusi, walaupun pasal tersebut secara kronologis bukanlah rujukan pertama alkitabiah dalam pokok ini.
a. Larangan-larangan(1) Seperti Imam yang bertugas, orang Nazir harus pantang minum anggur/ minuman yang memabukkan, cuka anggur dan buah anggur, guna menjaga integritas dan kekudusan orang Nazir itu, agar dia jangan kerasukan
roh lain dari pada
Roh YHVH (bandingkan Amsal 20:1).
(2) Orang Nazir tidak boleh mencukur rambutnya selama waktu penahbisan (bandingkan
nazir = ’anggur yang tidak dibersihkan’ Imamat 25:5,11). Rambut dianggap ’tempat hidup’ atau ’tempat tinggal favorit bagi roh-roh dan pengaruh-pengaruh sihir’ yang harus dipelihara dalam keadaan alaminya sampai dibakar habis untuk menjamin kemusnahannya tanpa ketakutan tercemar.
b. PelanggaranBila larangan terakhir tanpa sengaja dilanggar, maka orang Nazir itu harus menjalani upacara-upacara pentahiran yang terperinci, dan dia harus mengulangi nazarnya lagi. Tapi perlu citatat, bahwa syarat-syarat NAZAR orang NAZIR tidak mencegahnya melakukan kewajiban-kewajiban rumah-tangga dan sosial lainnya.
c. PenyelesaianPada akhir nazarnya, orang Nazir itu harus mempersembahkan berbagai korban persembahan yang ditentukan dan sesudah itu dia harus mencukur rambutnya dan membakarnya di mezbah. Usai upacara-upacaya tertentu yan dilakukan oleh Imam, orang Nazir itu bebas dari nazarnya.
Ciri khas asli seorang Nazir ialah menyerahan diri seutuhnya kepada YHVH, dimana badan dianggap bukan melulu suatu yang harus dikekang, tetapi dipersembahkan untuk pelayanan kudus; kekudusan yag biasanya dihubungkan dengan Imam diperluas kepada awam, dan sifat perseorangan yang berlawanan dengan sifat kelompok seperti ditemukan dalam kelompok Rekhabit.
II. Masalah-masalah mengenai orang NAZIRJelas syarat-syarat (c) diatas bahwa nazar seorang Nazir hanya untuk kurun waktu tertentu saja. Tapi berlawanan dengan itu dan sebelum diberi Hukum Orang Nazir tersebut diatas, ada contoh-contoh pra pembuangan mengenai orang tua yang membaktikan anaknya menjadi seorang Nazir selama hidupnya, misalnya dalam kisah hidup Samuel (1 Samuel 1:11 dan 1 Samuel 1:22 berakhir dengan kata-kata, ’seorang nazir selama hidupnya’). Ada juga kenaziran yang berlangsung dari kandungan seperti Simson (Hakim-hakim 13), yang ceritanya mungkin bertarikh abad 10 sM. Bahwa Samuel dan Simson adalah Nazir. Namun kisah Simson tidak memperlihatkan bahwa dia menjauhi Anggur!, mungkin istilah ’orang Nazir’ secara bebas telah dikenakan kepada seorang yang mempersembahkan dirinya kepada YHVH.
Absalom juga sering dianggap sebagai contoh orang Nazir. Amos, yang pada zamannya jumlah Nazir, yang dicoba dibelokkan dari pantangannya oleh masyarakat banyak (Amos 2:11-12). Selama periode pembuangan, sulit menemukan bukti langsung tentang Nasir yang sementara saja.
Amos 2:11-12
2:11 LAI TB,
Aku telah membangkitkan sebagian dari anak-anakmu menjadi nabi dan sebagian dari teruna-terunamu menjadi nazir. Bukankah betul-betul begitu, hai orang Israel?" demikianlah firman TUHAN.
KJV,
And I raised up of your sons for prophets, and of your young men for Nazarites. Is it not even thus, O ye children of Israel? saith the LORD.
Hebrew,
וָאָקִים מִבְּנֵיכֶם לִנְבִיאִים וּמִבַּחוּרֵיכֶם לִנְזִרִים הַאַף אֵין־זֹאת בְּנֵי יִשְׂרָאֵל נְאֻם־יְהוָה׃
Translit,
VA'AQIM MIB'NEIKHEM LIN'VI'IM 'UMIBAKHUREIKHEM LINZIRIM HA'AF 'EIN-ZOT BENEI YISRA'EL NE'UM-YEHOVAH2:12 LAI TB,
"Tetapi kamu memberi orang nazir minum anggur dan memerintahkan kepada para nabi: Jangan kamu bernubuat!
KJV,
But ye gave the Nazarites wine to drink; and commanded the prophets, saying, Prophesy not.
Hebrew,
וַתַּשְׁקוּ אֶת־הַנְּזִרִים יָיִן וְעַל־הַנְּבִיאִים צִוִּיתֶם לֵאמֹר לֹא תִּנָּבְאוּ׃
Translit,
VATASHQU 'ET-HANEZIRIM YAYIN VE'AL-HANEVI'IM TSIVITEM LEMOR LO TINAVUIII. Perkembangan kemudianDari zaman pembuangan, nampaknya kenaziran hanya untuk kurun waktu tertentu saja. Pengaruh asing telah terselip didalamnya, dan motivasi mengikrarkan
nazar tidak lagi selalu khusus penyesalan dan pembaktian. Kadang-kadang hal itu dipraktikkan agar disenangi oleh YHVH sebagai aktivitas ritus yang berbuahkan jasa, bahkan sebagai taruhan.
Orang yahudi yang makmur sering mengeluarkan biaya untuk upacara penutupan; Herodes Agripa I dikatakan melakukan hal yang sama, dan Paulus telah meminta melaksanakan kebaktian demikian untuk empat anggota gereja di yerusalem (Kisah 21:23 dab., bandingkan dengan Kisah 18:18 untuk
nazar Paulus sendiri). Masuknya pengaruh-pengaruh lain tidak dapat dielakkan, dan suatu traktat khusus dari Kitab Misynah (
nazir) menentukan lamanya kenaziran itu paling sedikit 30 hari.
Dari aturan-aturan Yosefus, tampak bahwa seorang Nazir adalah umum dikenal pada waktu itu. Ada pendapat bahwa Yohanes Pembabtis dan Yakobus saudara Yesus Kristus, adalah Nazir.
Blessings in Christ,
BP
March 5, 2006
Kepustakaan
- AR Johnson,
Sacral Kingship in Ancient Israel, 1955 p 40
- J Pederson,
Israel, It’s Life and Culture p 265-266, 324-330.
- Ensiklopedia Alkitab Masa Kini, jilid 2, p 143