SarapanPagi Biblika

Studi Alkitab & Pustaloka Kristiani
It is currently Fri Jul 30, 2010 12:25 am

All times are UTC + 7 hours




Post new topic Reply to topic  [ 4 posts ] 
Author Message
 Post subject: NATAL, bintang Betlehem
PostPosted: Sun Jun 18, 2006 6:36 am 
Offline
Merdeka dlm Kristus
Merdeka dlm Kristus
User avatar

Joined: Fri Jun 09, 2006 5:20 pm
Posts: 6387
NATAL, bintang Betlehem


Berita Natal tidak dapat dilepaskan dari kota Betlehem dan kota itu tidak bisa dilepaskan dari bintang Betlehem, sebuah bintang yang menunjukkan lokasi kota itu yang diaku oleh orang Majus sebagai petunjuk jalan. Data mengenai bintang ini dicatat Matius sebagai berikut:

“. . . Kami telah melihat bintang-Nya di Timur dan kami datang untuk menyembah Dia.” . . . Lalu dengan diam-diam Herodes memanggil orang-orang majus itu dan dengan teliti bertanya kepada mereka, bilamana bintang itu nampak. . . . Dan lihatlah, bintang yang mereka lihat di Timur itu mendahului mereka hingga tiba dan berhenti di atas tempat, di mana Anak itu berada. Ketika mereka melihat bintang itu, sangat bersukacitalah mereka. (Matius 2:1-10).

Bintang apakah ini? Dan apakah astronomi memberi petunjuk mengenai keberadaan bintang ini? Mereka yang skeptik akan langsung mengatakan bahwa bintang itu tahyul astrologi yang harus dilupakan karena kalau benar ada bintang istimewa, tentu akan dicatat oleh Josephus, ahli sejarah yang banyak catatannya mengenai kurun waktu itu. Sebaliknya, orang yang terbuka akan meneliti lebih dahulu mengenai kemungkinan kebenaran keberadaan bintang itu. Setidaknya ada empat kemungkinan diusulkan orang mengenai bintang itu, yaitu bintang itu menunjuk pada supernova, konyungsi planet, meteor, atau komit. Lalu, kemungkinannya yang mana?

Konyungsi planet adalah situasi dimana beberapa planet berada dalam satu garis dengan bulan yang terlihat dari bumi sehingga terlihat beda dengan bintang-bintang pada umumnya. Karena konyungsi planet bersifat tetap untuk jangka waktu lama, tentu agak kurang cocok dengan apa yang dilihat orang majus.

Supernova adalah planet yang meledak dan kehabisan enerji sampai akhirnya meredup. Kelihatannya supernova juga tidak cocok, karena supernova sekalipun bisa meledak dan kelihatan sangat terang dan bisa berlangsung beberapa minggu, data Alkitab tidak menunjukkan adanya bintang yang sinarnya sangat terang, kecuali bahwa bintang itu seakan-akan petunjuk arah.

Apakah mungkin bintang itu sebuah meteor? Meteor adalah benda langit yang juga mengelilingi matahari, tetapi ketika dekat dengan bumi ia bisa tertarik gaya tarik bumi sehingga ketika memasuki atmosfir bumi ia terbakar karena gesekan dengan udara dan terlihat seperti bola api. Sekalipun meteor bisa menghancurkan seperti yang terjadi di Tunguska (Siberia 1908) dan mendatangkan kerusakan seluas 2000 Km2, pada umumnya kecil dan batu yang tersisa disebut meteorit. Meteor (bintang jatuh) biasa jatuhnya cepat sehingga tidak cocok dengan apa yang dilihat orang Majus yang seakan-akan berhenti di atas Betlehem.

Komit adalah benda langit yang mengelilingi matahari melalui lintas edar berbentuk parabola, dan bila sedang mendekati bumi maka akan kelihatan berekor (bintang berekor) dan akan kelihatan bergerak ke arah yang berlawanan dengan ekornya sehingga terlihat menunjuk arah tertentu. Komit bila terlihat di bumi bisa berlangsung selama beberapa minggu. Kemungkinannya, komitlah yang dilihat orang majus, apalagi kala itu kehadiran komit dipercaya sebagai pertanda adanya peristiwa besar di bumi, seperti bencana atau kelahiran atau kematian orang besar. Pada waktu Julius Caezar meninggal tercatat terlihat komit selama seminggu.

Kemungkinan bintang itu komet memang besar, karena dalam Matius 2:1-10, terlihat bahwa bintang itu menunjuk suatu arah, berpindah tempat dan terlihat selama beberapa hari. Ada yang menganggap bahwa ‘bintang Betlehem’ sebagai bintang Timur, atau berada di sebelah Timur. Sebenarnya ayat itu menunjukkan bahwa ketika orang Majus itu melihat bintang itu di Timur dimana mereka bermukim (Mesopotamia), mereka tergerak untuk mengikuti bintang itu sesuai arah pergerakannya yaitu ke Barat. Ini disebabkan karena Mesopotamia terletak di sebelah timur Yudea. Itulah sebabnya orang Majus itu tidak pergi ke arah Timur Mesopotamia ke India atau China, tetapi ia pergi ke arah Barat. Ketika sampai di Yudea, kelihatannya komit itu tepat berada di atas sehingga dianggap sebagai tanda lokasi, dan ketepatan lokasi itu ditegaskan oleh konfirmasi nubuatan Mikha (Mat.2:6), yaitu di Betlehem. Lalu, komit apakah itu?

Pada tahun 1705, Edmond Halley menulis mengenai sebuah komit yang akan kelihatan setiap 76 tahun yang diramalkan akan kembali tahun 1758. Komit itu muncul pada akhir tahun 1758 sampai Maret 1759. Komit itu mulai tercatat oleh astronom China pada tahun 239sM (Encarta), dan terakhir terlihat pada tahun 1986. Dari beberapa kehadiran komit yang kemudian dinamakan Halley itu lamanya berkisar 75 sampai 79 tahun. Dengan mengambil median 77, dihitung dari tahun 239sM, kemungkinan besar pada tahun-tahun sekitar 8sM komit Halley mendekati dan terlihat di bumi dan berada di atas Yudea di hari kelahiran Yesus.

Dari beberapa data itu, dapatlah disimpulkan bahwa kemungkinan besar komit Halleylah yang di kala Natal dilihat oleh orang Majus yang menjadi petunjuk arah sehingga dari Timur mereka dapat pergi ke Betlehem di padang Efrata. Dan bila ini benar, bukti kelahiran Yesus sebelum tahun 4sM bertambah kuat.

Salam kasih dari Herlianto/YABINA ministry

http://yabina.org/artikel/A'12_76.htm


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Fri Jan 04, 2008 6:48 pm 
Offline
Merdeka dlm Kristus
Merdeka dlm Kristus
User avatar

Joined: Fri Jun 09, 2006 5:20 pm
Posts: 6387
Referensi lain :


Apakah Sebenarnya Bintang Betlehem?



Image


* Matius 2:1-12
2:1 Sesudah Yesus dilahirkan di Betlehem di tanah Yudea pada zaman raja Herodes, datanglah orang-orang majus dari Timur ke Yerusalem
2:2 dan bertanya-tanya: "Di manakah Dia, raja orang Yahudi yang baru dilahirkan itu? Kami telah melihat bintang-Nya di Timur dan kami datang untuk menyembah Dia."
2:3 Ketika raja Herodes mendengar hal itu terkejutlah ia beserta seluruh Yerusalem.
2:4 Maka dikumpulkannya semua imam kepala dan ahli Taurat bangsa Yahudi, lalu dimintanya keterangan dari mereka, di mana Mesias akan dilahirkan.
2:5 Mereka berkata kepadanya: "Di Betlehem di tanah Yudea, karena demikianlah ada tertulis dalam kitab nabi:
2:6 Dan engkau Betlehem, tanah Yehuda, engkau sekali-kali bukanlah yang terkecil di antara mereka yang memerintah Yehuda, karena dari padamulah akan bangkit seorang pemimpin, yang akan menggembalakan umat-Ku Israel."
2:7 Lalu dengan diam-diam Herodes memanggil orang-orang majus itu dan dengan teliti bertanya kepada mereka, bilamana bintang itu nampak.
2:8 Kemudian ia menyuruh mereka ke Betlehem, katanya: "Pergi dan selidikilah dengan seksama hal-hal mengenai Anak itu dan segera sesudah kamu menemukan Dia, kabarkanlah kepadaku supaya aku pun datang menyembah Dia."


2:9 LAI TB, Setelah mendengar kata-kata raja itu, berangkatlah mereka. Dan lihatlah, bintang yang mereka lihat di Timur itu mendahului mereka hingga tiba dan berhenti di atas tempat, di mana Anak itu berada.
KJV, When they had heard the king, they departed; and, lo, the star, which they saw in the east, went before them, till it came and stood over where the young child was.
TR, οι δε ακουσαντες του βασιλεως επορευθησαν και ιδου ο αστηρ ον ειδον εν τη ανατολη προηγεν αυτους εως ελθων εστη επανω ου ην το παιδιον
Translit interlinear, hoi {mereka} de {maka} akousantes {setelah mendengarkan} tou {itu} basileôs {raja} eporeuthêsan {pergi} kai {dan} idou {lihatlah} ho astêr {bintang} hon {yang} eidon {mereka lihat} en {di} tê anatolê {timur} proêgen {mendahului/ memimpin} autous {mereka} heôs {sampai} elthôn {tiba} hestê {berhenti} epanô {di atas} hou {tempat} ên to {itu} paidion {bayi}

2:10 Ketika mereka melihat bintang itu, sangat bersukacitalah mereka.
2:11 Maka masuklah mereka ke dalam rumah itu dan melihat Anak itu bersama Maria, ibu-Nya, lalu sujud menyembah Dia. Mereka pun membuka tempat harta bendanya dan mempersembahkan persembahan kepada-Nya, yaitu emas, kemenyan dan mur.
2:12 Dan karena diperingatkan dalam mimpi, supaya jangan kembali kepada Herodes, maka pulanglah mereka ke negerinya melalui jalan lain.



Catatan (ayat 9) :
Membaca ungkapan "bintang ... mendahului mereka", "ho astêr... proêgen autous", ada yang menafsirkan bahwa bintang itu adalah "meteor" tetapi meteor tidak pernah berhenti. Tidak selamanya kata 'proêgen' dari 'proagô itu harus bermakna "mendahului", "berjalan di depan" karena kata itu juga bermakna "memimpin", "menjadi penunjuk jalan" alias 'guide'.

Bandingkan dengan Amsal 17:14
Memulai pertengkaran adalah seperti 'membuka jalan' (LXX: 'proagô) air; jadi undurlah sebelum perbantahan mulai

Demikian pula ungkapan "berhenti di atas tempat ...", 'hestê epanô hou' menggunakan kata 'histêmi', "berdiri", diperkirakan berhubungan dengan ungkapan sebelumnya yaitu "menjadi penunjuk jalan" sehingga para Majus itu 'nggak repot bertanya ke sana ke mari, dan mereka langsung menuju ke tempat yang dimaksud.




Image


Ada banyak usaha untuk menjelaskan Bintang Natal secara ilmiah, dan tiga di antaranya akan dikemukakan di sini.

1. Beberapa ahli berpendapat bahwa "bintang" ini adalah sebuah komet, suatu obyek yang secara tradisional berhubungan dengan peristiwa- peristiwa penting dalam sejarah, seperti kelahiran raja-raja. Tetapi, catatan mengenai penampakan komet tidak cocok dengan kelahiran Tuhan. Misalnya, Komet Halley tampak pada tahun 11 S.M., tetapi hari Natal yang pertama terjadi sekitar tahun 5 sampai 7 S.M.

2. Ilmuwan lain percaya bahwa Bintang Betlehem adalah suatu peristiwa konjungsi, atau bersatunya planet-planet, pada langit malam. Karena planet-planet mengorbit matahari dengan kecepatan dan jarak yang berbeda-beda, mereka kadang-kadang tampak saling mendekati. Tetapi, planet-planet yang berdekatan tidak tampak seperti sumber cahaya tunggal, seperti yang diuraikan dalam Injil. Juga, peristiwa konjungsi planet cukup sering terjadi dan karenanya tidaklah merupakan suatu peristiwa yang luar biasa. Sebuah peristiwa konjungsi antara Jupiter dan Saturnus terjadi pada tahun 6 S.M., tetapi konjungsi yang lebih berdekatan terjadi pada tahun 66 S.M., amat sangat terlalu dini!

3. Akhirnya, sebuah bintang meledak, atau supernova, juga diusulkan untuk menjelaskan Bintang Natal. Beberapa bintang berada dalam keadaan tidak stabil dan meledak memancarkan sinar yang sangat terang. Tetapi, catatan sejarah tidak menunjukkan adanya supernova di sekitar waktu kelahiran Tuhan.

Ketiga penjelasan mengenai Bintang Betlehem tersebut tidak sesuai dengan kisah kelahiran seperti yang sudah diperkirakan dalam Bilangan 24:17 dan dicatat dalam Matius 2:1-12.



Terdapat dua rincian dalam Injil Matius yang sangat menarik:

Pertama, dituliskan bahwa hanya orang-orang majus yang melihat bintang itu. Komet, konjungsi, dan bintang meledak akan dapat disaksikan oleh semua orang di muka bumi.

Kedua, bintang itu mendahului (memimpin) orang-orang majus dan menuntun mereka dari Yerusalem ke Betlehem. Jarak kedua kota tersebut adalah sekitar 7 mil (kira-kira 11 Km ), pada arah dari utara ke selatan. Tetapi, bukan saja semua obyek langit bergerak dari timur ke barat akibat rotasi bumi, juga sangat sulit membayangkan bagaimana sebuah cahaya alami dapat membimbing mereka ke sebuah rumah.


Banyak pendapat tentang "bintang Betlehem". Ada yang mengatakan meteor, komet, bahkan konjungsi beberapa planet, namun semuanya tidak dapat dipastikan. Barangkali pula dapat dikaji lebih lanjut dari sisi "waktu", yaitu berapa lama tenggang waktu yang diperlukan dari pertama kali dilihat di sebelah timur (mungkin memakan waktu berbulan-bulan) hingga bintang itu "berhenti" di Betlehem, tepat di atas tempat Yesus Kristus dilahirkan. Apakah baik meteor, komet, konjungsi planet, 'nova cassiopeiae', dan lain-lain bisa bertahan sekian lama? Maka, kemungkinan lain adalah bahwa bintang itu adalah "cahaya supernatural" (seperti tiang api di tengah padang gurun di era Musa misalnya)


Dengan demikian, kesimpulan saya adalah bahwa Bintang Betlehem tidak dapat dijelaskan oleh ilmu! Bintang itu adalah cahaya supranatural dan bersifat sementara. Bagaimanapun, bukankah Natal pertama adalah suatu saat keajaiban?

Tuhan telah sering menggunakan cahaya surgawi yang istimewa untuk membimbing umatNya, seperti kemuliaan yang memenuhi Kemah Suci (Keluaran 40:34-38) dan Bait Suci (1 Raja-raja 8:10) dan cahaya yang menyinari Rasul Paulus (Kisah Para Rasul 9:3). Tanda-tanda yang menunjukkan kehadiran Tuhan seperti itu dikenal sebagai Kemuliaan Shekinah, atau tempat tingga Tuhan. Cahaya istimewa ini adalah manifestasi yang tampak dari keagungan Tuhan.

Misteri besar yang menyelimuti Natal pertama tidaklah terletak pada rahasia bintang istimewa tersebut. Tetapi pada pertanyaan mengapa orang-orang majus yang dipilih untuk mengikuti cahaya ke Mesias, dan mengapa kita juga mendapat undangan yang sama saat ini.



Sumber :
Dr. Donald DeYoung, Ph.D. (Physics) as excerpted from Astronomy and the Bible, pgs. 65-66, published by Baker Book House


Artikel terkait :
- BINTANG TIMUR DAN ORANG MAJUS, di bintang-timur-dan-orang-majus-vt2547.html#p14653

- Orang Majus di orang-majus-vt249.html#537

- Masa Kecil Yesus Kristus, Matius pasal 2, di masa-kecil-yesus-kristus-matius-pasal-2-vt2611.html#p15027


Top
 Profile  
 
 Post subject: Bintang Timur dan Orang Majus
PostPosted: Sat Dec 27, 2008 11:59 am 
Offline
Sahabat SP
Sahabat SP
User avatar

Joined: Sat May 17, 2008 12:47 am
Posts: 51
Rekans yang dikasihi Tuhan dalam Nama Yesus Kristus. Saya ada soalan yang mungkin agak remeh bagi rekans tapi sangat menarik bagi saya.

Rekans pasti tahu mengenai bintang timur, bukan?

Mat. 2:9 Setelah mendengar kata-kata raja itu, berangkatlah mereka. Dan lihatlah, bintang yang mereka lihat di Timur itu mendahului mereka hingga tiba dan berhenti di atas tempat, di mana Anak itu berada.

Saya ingin bertanya apakah Bintang Timur tersebut benar2 bintang yang terlihat di sebelah Timur oleh orang2 majus yang dikisahkan pada kisah kelahiran Yesus? Dan mengenai orang2 Majus, saya pernah membaca artikel bahwa mereka ini adalah orang2 Babilonia (yang sekarang adalah Irak). Apakah itu benar? Jika memang orang2 majus ini datang dari Babilonia, bukankah aneh jika mereka melihat bintang tersebut di sebelah timur dan mengikuti arah dimana bintang tersebut terlihat karena itu berarti mereka seharusnya berjalan ke arah timur, mungkin ke arah India atau Himalaya dan karena Babilonia berada di sebelah timur Bethlehem, Israel?

Mohon penjelasan dari rekans.

Terima kasih. GBU


Top
 Profile  
 
 Post subject: Re: Bintang Timur dan Orang Majus
PostPosted: Wed Dec 31, 2008 1:23 pm 
Offline
Merdeka dlm Kristus
Merdeka dlm Kristus
User avatar

Joined: Fri Jun 09, 2006 5:20 pm
Posts: 6387
Coba kita baca mulai ayat 1-2 :


* Matius 2:1
LAI TB, Sesudah Yesus dilahirkan di Betlehem di tanah Yudea pada zaman raja Herodes, datanglah orang-orang majus dari Timur ke Yerusalem
KJV, Now when Jesus was born in Bethlehem of Judaea in the days of Herod the king, behold, there came wise men from the east to Jerusalem,
TR, του δε ιησου γεννηθεντος εν βηθλεεμ της ιουδαιας εν ημεραις ηρωδου του βασιλεως ιδου μαγοι απο ανατολων παρεγενοντο εις ιεροσολυμα
Translit interlinear, tou de {adapun} iêsou {Yesus} gennêthentos {sesudah dilahirkan} en {di} bêthleem {betlehem} tês ioudaias {di yudea} en hêmerais {pada zaman} hêrôdou {herodes} tou basileôs {raja} idou {lihatlah} magoi {orang-orang majus} apo {dari} anatolôn {timur} paregenonto {datang} eis {ke} ierosoluma {yerusalem}


Matius 2:1 dengan jelas menulis asal dari orang-orang Majus itu adalah berasal dari timur Yerusalem. Ini merujuk jelas bahwa orang-orang Majus tidak berjalan menuju ke sebelah Timur melainkan ke sebelah Barat dari tempat mereka berada, dan akhirnya mereka sampai ke Yerusalem dan bertemu dengan Herodes.


Image


* Matius 2:2
LAI TB, dan bertanya-tanya: "Di manakah Dia, raja orang Yahudi yang baru dilahirkan itu? Kami telah melihat bintang-Nya di Timur dan kami datang untuk menyembah Dia."
KJV, Saying, Where is he that is born King of the Jews? for we have seen his star in the east, and are come to worship him.
TR, λεγοντες που εστιν ο τεχθεις βασιλευς των ιουδαιων ειδομεν γαρ αυτου τον αστερα εν τη ανατολη και ηλθομεν προσκυνησαι αυτω
Translit interlinear, legontes {mereka berkata} pou {dimanakah} estin {adalah} ho tekhtheis {(Dia) yang telah dilahirkan} basileus {(sebagai) raja} tôn ioudaiôn {orang-orang Yahudi} eidomen {kami telah melihat} gar {kerena} autou {-Nya} ton astera {bintang} en {di} tê anatolê {timur} kai {dan} êlthomen {datang} proskunêsai {untuk menyembah} autô {Dia}



Matius 2:2 menulis jelas bahwa orang-orang Majus itu melihat "bintang-Nya di Timur".
Catatan :
Ingat, ayat ini tidak menulis bahwa bintang itu ada di sebelah Timur dari tempat asal orang-orang Majus ataupun menulis bintang ini bergerak ke arah timur. Tetapi menyatakan Bintang itu muncul sejak dari tempat asal mereka, yaitu di Timur (timur Yerusalem, lihat ayat 1).


Ayat 9 menulis dengan jelas bahwa Bintang itu mendahului (memimpin) orang-orang majus dan menuntun mereka dari Yerusalem ke Betlehem. Jarak kedua kota tersebut adalah sekitar 7 mil (kira-kira 11 Km), pada arah dari utara ke selatan (merujuk bahwa Bintang itu tidak berjalan pada satu arah saja, akhirnya bintang itu membawa mereka dari utara ke selatan). Kalau bukan campur tangan yang Mahakuasa, akan sangat sulit membayangkan bagaimana sebuah cahaya alami dapat membimbing mereka ke sebuah rumah :


* Matius 2:9
LAI TB, Setelah mendengar kata-kata raja itu, berangkatlah mereka. Dan lihatlah, bintang yang mereka lihat di Timur itu mendahului mereka hingga tiba dan berhenti di atas tempat, di mana Anak itu berada.
KJV, When they had heard the king, they departed; and, lo, the star, which they saw in the east, went before them, till it came and stood over where the young child was.
TR, οι δε ακουσαντες του βασιλεως επορευθησαν και ιδου ο αστηρ ον ειδον εν τη ανατολη προηγεν αυτους εως ελθων εστη επανω ου ην το παιδιον
Translit interlinear, hoi {mereka} de {maka} akousantes {setelah mendengarkan} tou {itu} basileôs {raja} eporeuthêsan {pergi} kai {dan} idou {lihatlah} ho astêr {bintang} hon {yang} eidon {mereka lihat} en {di} tê anatolê {di timur} proêgen {mendahului/ memimpin} autous {mereka}[/b] heôs {sampai} elthôn {tiba} hestê {berhenti} epanô {di atas} hou {tempat} ên to {itu} paidion {bayi/ anak kecil}


Bintang yang mereka lihat di Timur (Timur Yerusalem) kini membawa mereka dari Utara ke Selatan . Perhatikan frasa "bintang ... mendahului mereka", "ho astêr... proêgen autous". Kata προηγεν - 'proêgen' dari προαγω - 'proagô, bermakna "mendahului", "berjalan di depan" karenanya kata itu juga bermakna "memimpin", "menjadi penunjuk jalan" alias 'guide'.

Perhatikan pula ungkapan "berhenti di atas tempat ...", 'hestê epanô hou' menggunakan kata ιστημι - 'histêmi', "berdiri", diperkirakan berhubungan dengan ungkapan sebelumnya yaitu "menjadi penunjuk jalan" sehingga orang-orang Majus itu 'nggak repot bertanya ke sana ke mari, dan mereka langsung menuju ke tempat yang dimaksud.


Image


Semoga jelas, bahwa yang dimaksud "Timur" adalah lokasi dimana orang-orang Majus itu pertama melihat Bintang. Bukan merujuk kepada kemana arah Bintang itu berjalan. Orang2 Majus mengikuti bintang ini sampai ke Yerusalem (ke sebelah barat tempat asal mereka) dan kemudian bintang ini membawa mereka ke arah selatan Yerusalem yaitu Betlehem.


Artikel terkait :
- Apakah Sebenarnya Bintang Betlehem? , di natal-bintang-betlehem-vt248.html#p7388

- Orang Majus di orang-majus-vt249.html#537

- Masa Kecil Yesus Kristus, Matius pasal 2, di masa-kecil-yesus-kristus-matius-pasal-2-vt2611.html#p15027


Top
 Profile  
 
Display posts from previous:  Sort by  
Post new topic Reply to topic  [ 4 posts ] 

All times are UTC + 7 hours


Who is online

Users browsing this forum: No registered users and 0 guests


You cannot post new topics in this forum
You cannot reply to topics in this forum
You cannot edit your posts in this forum
You cannot delete your posts in this forum
You cannot post attachments in this forum

Search for:
Jump to:  
Powered by phpBB & phpBB SEO
Sarapan Pagi © 2006 by BP & Saxman