SarapanPagi Biblika

Studi Alkitab & Pustaloka Kristiani
It is currently Thu Mar 11, 2010 1:43 pm

All times are UTC + 7 hours




Post new topic Reply to topic  [ 1 post ] 
Author Message
 Post subject: NAMA YESUS DALAM BAHASA ARAM - KEAKURATAN NAMA ISA
PostPosted: Wed Aug 06, 2008 1:37 pm 
Offline
Merdeka dlm Kristus
Merdeka dlm Kristus
User avatar

Joined: Fri Jun 09, 2006 5:20 pm
Posts: 6017
REQUEST di PM :
Quote:
saya mencari pembahasan nama Yesus=Isa hanya terdapat di situs/forum, lama anda dan yang ini. Ternyata keterangannya cukup pendek :(
Maksud dari message ini adalah, saya kebetulan jatuh pada situs Blog (http://salam-shalom.blogspot.com/) yang membahas : "Keakuratan Nama ‘Isa dalam AlQuran "
Adakah tulisan anda yang lebih lengkap selain http://sarapanpagi.6.forumer.com/viewtopic.php?t=110 dalam menjalaskan nama Isa?


Versi lebih lengkap ada di nama-yesus-vt52.html#p115

Quote:
Atau dapatkah anda mengoreksi/mengkritik tulisan dr blog "Salam Shalom" ?
Karena saya lihat argumen dia tidak akurat alias tidak disertai sumbernya .... dengan kata lain itu hanyalah kesimpulan dia yang tidak berdasarkan bukti ahli.
Terima kasih atas kesediaan anda untuk merespon message saya ini.
GBU.



Baik, tanggapan untuk Artikel "nama Yesus" di blog "Salam Shalom", sbb :


-----------------------------------


Menanggapi Kesalah-pahaman:


NAMA YESUS DALAM BAHASA ARAM - KEAKURATAN NAMA ISA





PENDAPAT MUSLIM:
Dari : http://salam-shalom.blogspot.com/
Quote:
Keakuratan Nama ‘Isa dalam AlQuran

Category Kristologi



Apa nama yesus secara historis?


Yesus dan bahkan kristen awal berbicara dalam bahasa aram. Banyak dalam PL, misalnya kitab Daniel merupakan bahasa aram meskipun bagian terbesar dari salinan tangannya telah tiada selamanya. Baik Textus receptus yunani sebagi rujukan PB, maupun Tanakh yang telah distandarisasi sebagai rujukan PL bukan bahasa asli mereka.

..portions of the Old Testament books of Daniel and Ezra are written in Aramaic…Jesus and the Apostles also spoke this language.

In the early Christian era, Aramaic divided into East and West varieties. West Aramaic dialects includ Nabataean (formerly spoken in parts of Arabia), Palmyrene (spoken in Palmyra, which was northeast of Damascus), Palestinian-Christian, and Judeo-Aramaic. West Aramaic is still spoken in a small number of villages in Lebanon.



-Encyclopedia Britannica, Reference Index I, “Aramaic Language”, page 476-

Kita juga dapat membaca bahwa …

Parts of the books of Ezra and Daniel in the Bible were written in an Aramaic dialect, as were some notable Jewish prayers, such as the kaddish. Other important documents in Aramaic include portions of the Palestinian and Babylonian Talmuds and the Targum Onkelos, a commentary on the Pentateuch. Nabataean (the form of Aramaic current among the Nabataean Arabs), Samaritan, and Palmyrene were other significant ancient dialects of Aramaic.




Yesus berbicara dalam bahasa aram. Jadi, PB seharusnya mengacu padanya. Banyak dalam PL berbahasa aram juga, dan masyarakat kristen awal meliputi arabia dari palestina, Syria, Nabatea berbicara dalam bahasa aram.




JAWAB :


Yesus Kristus berbicara dalam bahasa Aram, tetapi kitab Perjanjian Baru ditulis dalam bahasa Yunani, bandingkan bagaimana bung Karno yang berbahasa Jawa tetapi menulis "naskah Proklamasi" dalam aksara Latin dan tidak pula menggunakan aksara Jawa dan bahasa Jawa, Belanda, atau Jepang. Kata "proklamasi" itu sendiri adalah bahasa Belanda, bukan bahasa Melayu atau Indonesia, "pengumuman" atau "maklumat".

Perjajian Lama (PL) Alkitab kami ditulis dalam bahasa Ibrani dan Aram (sebagian kecil), dan tergantung dari waktu bagian tertentu ditulis dlm bahasa apa. Bagian-bagian yang paling kuno dari PL ditulis dalam bahasa Ibrani, yang merupakan bahasa sehari-hari dari bangsa Israel
pada zaman itu. Lalu, berabad-abad kemudian, dipakai bahasa Aram. Perbedaan antara bahasa Ibrani dan bahasa Aram dapat digambarkan sebagai perbedaan antara bahasa Melayu Kuno dan bahasa Indonesia sekarang.

Perjanjian Baru (PB) seluruhnya ditulis dalam bahasa Yunani, walaupun pada jaman PB didominasi oleh bahasa Ibrani Aramaik, saya ingin memberikan gambaran singkat mengenai kedudukan ketiga bahasa itu pada zaman Yesus, seperti kita sering berbahasa daerah (betawi, sunda atau jawa) tetapi dalam penulisan tetap dengan bahasa Indonesia.

Salah satu keunikan Injil adalah pewartaan Yesus mula-mula di tengah dunia yang multi etnik dan multilingual di Galilea pada abad pertama Masehi. Dalam Yesaya 8:23 dinubuatkan daerah pelayanan Sang Mesiah: DEREKH HAYAM 'EVER HAYARDEN GELIL HAGOYIM (jalan ke laut, daerah seberang Yordan, Galilea wilayah bangsa-bangsa). Latar-belakang ini sangat mempengaruhi corak keagamaan Kristiani sejak semula. Beberapa ahli menyimpulkan, bahwa Yesus dan penduduk Galilea khususnya dan Israel pada umumnya berbicara dalam bahasa Ibrani, Aram dan juga bahasa pergaulan/ bahasa kaum cendekiawan Yunani.

Jadi sama-sama bahasa orang Israel, namun yang satu dari zaman dahulu (kuno) yang lain dari zaman kemudian (modern), khususnya zaman Yesus dan para Rasul. Jadi secara sederhana dapat dikatakan bahwa bahasa Ibrani adalah "Aram kuno," dan bahasa Aram adalah "Ibrani modern." Tetapi dalam periode yang lebih kemudian lagi, sudah menjelang zaman Yesus, orang menulis tidak hanya dalam bahasa Aram tetapi juga dalam bahasa Yunani. Maka dalam PL bagian terbesar ditulis dalam bahasa Ibrani, sedangkan sebagian kecil dalam bahasa Aram dan juga bahasa Yunani.

Bahasa Ibrani, Aram maupun Yunani dijumpai bersama-sama di wilayah Israel pada abad pertama Masehi. Penemuan inskripsi-inskripsi kuno (graffiti, monogram dan simbol) di bekas sinagoge Kapernaum yang ditulis dalam bahasa Ibrani Aram, Paleo-estrangelo Syriac, Yunani, bahkan Latin membuktikan dunia multi-etnik dan multi-lingual Yesus Kristus.

Kalau begitu, bagaimana mengucapkan nama Sang Juru Selamat yang sah? YESYUA, IESOUS atau IESUS/ YESUS? Jawabnya, semua sah-sah saja, karena semua bahasa itu hidup pada zaman-Nya. Jadi, dalam bahasa Aram inilah Yesus berbicara sehari-hari dan mengajar murid-muridnya, begitu juga ketika dikatakan bahwa Yesus bebicara dengan Paulus dalam bahasa Ibrani (Kisah 26:14), kemungkinan besar dalam bahasa Ibrani tutur Galilea atau Aram. Tetapi ketika membaca Taurat dan Kitab Nabi-nabi di sinagoge, pasti Yesus mengucapkannya dalam bahasa Ibrani (Lukas 4:18-20). Tetapi Yesus juga berbicara dalam bahasa Yunani, misalnya dalam percakapannya dengan seorang perwira di Kapernaum (Lukas 7:1-10).



Mengenai Perjanjian Baru ditulis dalam bahasa Yunani :


Kita tinjau dari segi sejarahnya dahulu :

Tokoh sejarah Iskandar Agung (th. 356-323 sebelum Masehi) dari Makedonia, atau Alexander the Great, atau di kalangan muslim dan melayu sebagian menyebutnya dengan nama Iskandar Zulkarnain. Adalah salah satu tokoh terhebat yang pernah hidup, tetapi mati muda, telah menaklukkan tiga benua, Eropa, Afrika dan Asia. Di Afrika, Alexander menaklukkan Mesir dan mendirikan kota Alexandria atau dalam bahasa Arabnya, Iskandariah. Di benua Asia, dia menaklukkan Iran sampai ke India. Pada tahun 332 sM Alexander datang ke Yerusalem. Terhadap semua daerah jajahannya Alexander mempersatukannya dengan membuat Koine Dialek, (Istilah koine itu berarti umum); jadi Koine Yunani berarti bahasa Yunani yang berlaku untuk umum untuk masyarakat luas. Sebelum Alexander berkuasa, bahasa Yunani merupakan campuran dari sejumlah dialek atau bahasa daerah. Ketika Alexander berkuasa, ia berupaya agar bahasa Yunani itu menjadi bahasa yang digunakan untuk umum atau masyarakat luas. Pada masa penjajahannya Alexander juga membangun infrastruktur dengan pembangunan jalan-jalan yang menghubungkan daerah satu dengan yang lain pada wilayah jajahannya, dan kemudian ratusan tahun kemudian memberikan kemudahan bagi para Rasul untuk memulai mengabarkan Injil, tentu saja kita boleh memandang hal ini sebagai kemudahan karena Para Rasul tidak perlu "babat alas", dan dengan mudah melalui jalan-jalan yang sebelumnya telah dirintis mulai dari masa pemerintahan Alexander Agung itu.

Mengapa Alexander begitu hebat?, perlu diingat bahwa dia adalah anak didik dari seorang Filsuf dan Ilmuwan terkemuka Yunani yaitu Aristoteles (384-322 sM). Bisa diartikan pikiran yang ada di otak Alexander adalah buah pikir dari Aristoteles. Tuhan memberi hikmah kepada mereka untuk menciptakan, mengeksplorasi dan menyebarkan Ilmu-ilmu, Budaya, Seni, Olah raga, Tata Bahasa, Kesusastraan, dan lain-lain. Dari situ kita bisa menangkap sebuah maksud, mengapa Allah mengizinkan bangsa-bangsa kafir menjajah umat pilihan Allah itu, atau dalam pemikiran yang lebih sederhana, kita bisa melihat bahwa hal tersebut mungkin diijinkan Allah untuk mempersiapkan kedatangan Kristus ke dunia, hingga demikianlah jalannya. Taurat yang sifatnya eksklusif itu akan sulit untuk ditransferkan ke bangsa lain selain Yahudi. Perlu sebuah bahasa diluar bahasa orang Yahudi untuk mengabarkan Injil Yesus.

----

Karena pengaruh Alexander dengan koine Yunani-nya, juga adanya bangsa Romawi datang menjajah. Maka di zaman Yesus Kristus, ada empat bahasa digunakan yaitu :

- bahasa Ibrani sebagai bahasa ritual,
- bahasa Aram sebagai bahasa sehari-hari,
- bahasa Yunani yang digunakan oleh orang Yahudi pendatang dan kaum cerdik pandai
- bahasa Latin yang digunakan oleh bangsa Romawi yang menjajah Israel saat itu.


Bahasa Yunani pada saat itu ibarat bahasa Inggris dewasa ini, digunakan hampir di sebagian besar Asia Timur, Afrika Utara, Eropa. Hal ini barangkali dapat disamakan di era pra kemerdekaan RI, ada bahasa Belanda, bahasa Melayu, bahasa Jepang, Inggris, dan lain-lain.

Menjelang abad ke-20 Masehi, berkat jerih payah Eliezer ben-Yehuda (1858-1922) bahasa ritual yang hanya digunakan di sinagoga mulai digunakan sebagai bahasa percakapan dan bahasa percakapan yang dapat dikatakan sebagai bahasa Ibrani modern ini dikenal dengan istilah עִבְרִית - 'IVRIT.

Dewasa ini ada dua dialek bahasa Ibrani yakni dialek Sefardik dan Asykenazik. Orang Yahudi di Israel menggunakan dialek Sefardik (Yahudi Timur-Tengah) sedangkan yang berada di perantauan seperti Eropa menggunakan dialek Asykenazik (orang Yahudi di Jerman, Polandia, Austria dan Eropa Timur).

Perbedaan dialek ini pun tidak terlalu menyolok, misalnya dialek Sefardik mengucapkan Israel dengan "YISRA'EL" sedang Asykenazik mengucapkannya 'YISRO'EL'. Demikian pula kita mendengar perbedaan pengucapan kata 'SYABAT' dengan 'SYABOS', 'BERESYIT' (Kejadian 1:1) dengan 'BEREISY', 'ADONAY' dengan 'ADONOY'.

Pengucapan bahasa Ibrani purba mirip dengan bahasa Arab, mengucapkan suatu kata seperti mau membersihkan tenggorokan.


Bukti Perjanjian Baru tentang adanya multi-lingual pada zaman Yesus :


Silahkan baca :

* Yohanes 19:19-20
19:19 LAI Terjemahan Baru, Dan Pilatus menyuruh memasang juga tulisan di atas kayu salib itu, bunyinya: "Yesus, orang Nazaret, Raja orang Yahudi."
KJV, And Pilate wrote a title, and put it on the cross. And the writing was JESUS OF NAZARETH THE KING OF THE JEWS.
Naskah Bahasa Asli Yunani, Textus Receptus (TR), εγραψεν δε και τιτλον ο πιλατος και εθηκεν επι του σταυρου ην δε γεγραμμενον ιησους ο ναζωραιος ο βασιλευς των ιουδαιων
Translit interlinear, egrapsen {menulis} de {adapun} kai {juga} titlon {tulisan} ho pilatos {pilatus} kai {dan} ethêken {meletakkan} epi {di aats} tou {itu} staurou {salib} ên {itu} de {dan} gegrammenon {tertulis} iêsous {Yesus} ho nazôraios {Orang nazaret } ho basileus {Raja} tôn ioudaiôn {(orang-orang) Yahudi}


19:20 LAI TB, Banyak orang Yahudi yang membaca tulisan itu, sebab tempat di mana Yesus disalibkan letaknya dekat kota dan kata-kata itu tertulis dalam bahasa Ibrani, bahasa Latin dan bahasa Yunani.
KJV, This title then read many of the Jews: for the place where Jesus was crucified was nigh to the city: and it was written in Hebrew, and Greek, and Latin.
TR, τουτον ουν τον τιτλον πολλοι ανεγνωσαν των ιουδαιων οτι εγγυς ην της πολεως ο τοπος οπου εσταυρωθη ο ιησους και ην γεγραμμενον εβραιστι ελληνιστι ρωμαιστι
Translit interlinear, touton {ini} oun {lalu} ton titlon {tulisan} polloi {banyak} anegnôsan {membaca} tôn ioudaiôn {orang-orang Yahudi} hoti {sebab} eggus {dekat} ên {adalah} tês poleôs {kota} ho topos {tempat} hopou {dimana} estaurôthê {disalibkan} ho iêsous {Yesus} kai {dan} ên gegrammenon {tertulis dalam} hebraisti {bahasa Ibrani} ellênisti {bahasa Yunani} rômaisti {bahasa latin}


Ayat diatas membuktikan multi-etnik dan multi-lingual di zamannya Tuhan Yesus Kristus. Dicatat bahwa inksripsi di atas kayu salib Yesus dicatat dalam bahasa Ibrani, Yunani dan Latin. Untuk pembaca bisa membayangkan, selain teks asli Yunani, di bawah ini dapat kita ikuti rekonstruksi bunyi inskripsi itu dalam Ibrani (baik Ibrani Mishnah maupun Ibrani tutur) dan juga dalam bahasa Latin:


iêsous ho nazôraios ho basileus tôn ioudaiôn (bahasa Yunani)

YESYUA NATSERI MELAKH HA-YEHUDIM (bahasa Ibrani Mishnah).

YESHUA NATSRAYA MALKA DA YHUDEIM (bahasa Aram/Syriac).

Iesus Nazarenus Rex Yudaerum (bahasa Latin).


Image



-----


Pemahaman diatas memberikan kita satu jawaban mengapa Perjanjian Baru dalam Alkitab kita yang asli adalah ditulis dalam bahasa Yunani. Banyak kalangan non-Kristen mempertanyakan hal ini, mengapa Injil tidak ditulis dalam bahasa Ibrani atau bahasa Aram, bahasa sehari-harinya Yesus?. Pada waktu itu bahasa Yunani adalah bahasa pergaulan, terutama di kalangan kaum terpelajar, sering digunakan oleh orang Yahudi pendatang sebagai bahasa pergaulan di Timur Dekat; pada umumnya Yahudi pendatang berbahasa Yunani ini mengunjungi Yerusalem untuk perdagangan dan berziarah ke Bait Allah. Pada masa itu pula naskah-naskah Perjanjian Lama berbahasa Ibrani (Tanakh Ibrani) diterjemahkan kedalam bahasa Yunani yang dikenal dengan Septuaginta. Selanjutnya dengan datangnya Bangsa Romawi pada tahun 63 sM tambah lagi satu bahasa di wilayah itu yaitu bahasa Latin.

Pada masa Perjanjian Baru ditulis, koine Yunani sudah menjadi bahasa yang digunakan secara luas oleh bangsa Israel. Perjanjian Baru yang tertulis dalam Koine Yunani menandakan bahwa Yesus bukan milik bangsa Yahudi saja. Seiring bertambahnya waktu dan berkembangnya jaman, karya dari para-rasul yang mengemban secara teguh Amanat Agung Yesus Kristus agar berita Injil dapat dinikmati semua bangsa. Bahasa Yunani adalah bahasa yang sangat representatif untuk menyampaikan Firman Allah, salah satu contohnya : ada kata agape, filia, eros dan storge, yang semuanya diterjemahkan dengan kata "love" (Inggris) dan "kasih dan cinta" (Indonesia). Hanya kata Yunani yang bisa menggambarkan Kasih Allah secara tepat yaitu AGAPE.

Artikel Terkait :
- BAHASA PERJANJIAN BARU, di perjanjian-baru-bahasa-vt155.html#9884

- PERJANJIAN BARU, BAHASA , di perjanjian-baru-bahasa-vt155.html#325




PENDAPAT MUSLIM:
Quote:
Jadi apa nama Yesus dalam bahasa aram?

“EESHO M’SHEEKHA” -baca: iisyo masiikha- artinya Yesus sang Mesias.

- “Eesho M’sheekha” dalam bahasa Syriac. Syriac adalah varian baru dari aramaic yang tersebar luas pada umat kristen, yang selanjutnya disebut “Christian Aramaic”.

- “Eesho M’sheekha” dalam bahasa Aram, diambil langsung dari “Peshitta”. “Peshitta” adalah PB Aramaic dan lebih mendekati bahasa Yesus.

Jadi, Yesus pernah memanggil dirinya “Eesho” -baca: isyo- atau Lebih spesifik “Eesaa” -baca:iisa-karena Yahudi Palestina Utara melafalkan huruf “Shin” -syin- dengan “Sin”.



JAWAB :


1. Naskah PESHITTA ARAMAIC, untuk Matius 1:1


Image

Naskah diatas menulis ܕܝܫܘܥ ܡܫܝܚܐ , "EISHÛA MASHÏKHA", Transliterasi Inggris "YESHUA" untuk kata ܕܝܫܘܥ

Sumber : http://www.aramaicpeshitta.com/AramaicN ... ttich1.pdf



Dalam kitab-kitab TANAKH (Pernanjian Lama) diantaranya ada beberapa kitab yang ditulis dengan bahasa Aram, yaitu Ezra, Daniel. Namun dalam Kitab tersebut tidak pernah menulis adanya "EESHO"
Bahasa Aram adalah bahasa serumpun bahasa Ibrani, Sejak abad ke-9 sebelum Masehi dan seterusnya menjadi bahasa internasional dalam perdagangan dan hubungan kenegaraan. Berdasarkan kitab Raja-raja, ada perang Israel dan Damsyik di kedua ibukota itu, dan pada tahun 701 sebelum Masehi, pegawai Hizkia mau disapa dalam bahasa Aram :


* 2 Raja-raja 18:26
LAI TB, Lalu berkatalah Elyakim bin Hilkia, Sebna dan Yoah kepada juru minuman agung: "Silakan berbicara dalam bahasa Aram kepada hamba-hambamu ini, sebab kami mengerti; tetapi janganlah berbicara dengan kami dalam bahasa Yehuda sambil didengar oleh rakyat yang ada di atas tembok.
KJV, Then said Eliakim the son of Hilkiah, and Shebna, and Joah, unto Rabshakeh, Speak, I pray thee, to thy servants in the Syrian language; for we understand it: and talk not with us in the Jews' language in the ears of the people that are on the wall.
Biblia Hebraic Stuttgartensia (BHS), Hebrew with vowels ,
וַיֹּאמֶר אֶלְיָקִים בֶּן־חִלְקִיָּהוּ וְשֶׁבְנָה וְיֹואָח אֶל־רַב־שָׁקֵה דַּבֶּר־נָא אֶל־עֲבָדֶיךָ אֲרָמִית כִּי שֹׁמְעִים אֲנָחְנוּ וְאַל־תְּדַבֵּר עִמָּנוּ יְהוּדִית בְּאָזְנֵי הָעָם אֲשֶׁר עַל־הַחֹמָה׃
Translit, VAYO'MER 'ELYAQIM BEN-KHILQIYAHU VESYEVNAH VEYO'AKH 'EL-RAV-SYAQEH DABER-NÂ' 'EL-'AVÂDEYKHA 'ARAMIT {bahasa aram} KISYOME'IM 'ANAKHNU VE'AL-TEDABER 'IMANU YEHUDIT {bahasa yehuda} BE'AZNEY HA'AM 'ASYER 'AL-HAKHOMAH
Septuaginta, και ειπεν ελιακιμ υιος χελκιου και σομνας και ιωας προς ραψακην λαλησον δη προς τους παιδας σου συριστι οτι ακουομεν ημεις και ου λαλησεις μεθ' ημων ιουδαιστι και ινα τι λαλεις εν τοις ωσιν του λαου του επι
Translit, KAI EIPEN ELIAKIM HUIOS KHELKIOU KAI SOMNAS KAI IÔAS PROS RHAPSAKÊN LALÊSON DÊ PROS TOUS PAIDAS SOU SURISTI {bahasa aram} HOTI AKOUOMEN HÊMEIS KAI OU LALÊSEIS METH HÊMÔN IOUDAISTI {bahasa yehuda/yahudi} KAI HINA TI LALEIS EN TOIS ÔSIN TOU LAOU TOU EPI TOU TEIKHOUS


Demikian pula dalam Ezra 4:7, Yesaya 36:11, dan Daniel 2:4, kata SURISTI digunakan untuk membedakan dua bahasa yang digunakan ketika itu.



2. Nama "Yesus" Dalam Bahasa Ibrani dan Aram :


Nama Yesus dalam bahasa Ibrani adalah יהושוע - YEHÕSYÛA' atau YEHÕSHÛA', yõd - hê' - vâv - syïn - vâv - 'ayin, di era pembuangan ke Babel, karena pengaruh bahasa Aram, maka nama ini disingkat menjadi ישוע - YÊSYÛA' atau YÊSHÛA (kata Aram dalam aksara Ibrani), yõd-syïn-vâv-'ayin. Hal ini ibarat nama Alexander menjadi Alex saja.

Dengan perkataan lain, nama Yesus Kristus dalam bahasa Ibrani adalah יהושוע - YEHÕSYÛA' dan dalam bahasa Aram ditulis ישוע - YÊSYÛA' .

Kata יהושוע - YEHÕSYÛA' berasal dari dua kata Ibrani yaitu יהוה - YHVH (TUHAN) dan ישע - YÂSYA' (menyelamatkan). Jadi, nama Yesus berarti "YHVH (TUHAN) adalah keselamatan" atau "YHVH (TUHAN) menyelamatkan".



3. "YEHÕSYÛA'" Dalam bahasa Yunani


Nama "Yesus" atau "Jesus" adalah transliterasi dari aksara Yunani ιησους - IÊSOUS yang merupakan alih huruf nama "Yosua" dalam bahasa Aram : ישוע - YÊSYÛA' yang berasal dari kata Ibrani יהושוע - YEHÕSYÛA', kita lihat dalah ayat di bawah ini bagaimana kata " YEHÕSYÛA'" diterjemahkan dalam bahasa Yunani dalam Naskah Septuaginta :


* Keluaran 17:10
LAI TB, Lalu Yosua melakukan seperti yang dikatakan Musa kepadanya dan berperang melawan orang Amalek; tetapi Musa, Harun dan Hur telah naik ke puncak bukit.
KJV, So Joshua did as Moses had said to him, and fought with Amalek: and Moses, Aaron, and Hur went up to the top of the hill.
Hebrew
וַיַּעַשׂ יְהֹושֻׁעַ כַּאֲשֶׁר אָמַר־לֹו מֹשֶׁה לְהִלָּחֵם בַּעֲמָלֵק וּמֹשֶׁה אַהֲרֹן וְחוּר עָלוּ רֹאשׁ הַגִּבְעָה׃
Translit, VAYA'AS YEHOSYUA KA'ASYER 'AMAR-LO MOSYEH LEHILAKHEM BA'AMALER UMOSYEH 'AHARON VEKHUR 'ALU ROSY HAGIVAH
Septuaginta (LXX), και εποιησεν ιησους καθαπερ ειπεν αυτω μωυσης και εξελθων παρεταξατο τω αμαληκ και μωυσης και ααρων και ωρ ανεβησαν επι την κορυφην του βουνου
Translit, KAI EPOIÊSEN IÊSOUS KATHAPER EIPEN AUTÔ MÔUSÊS KAI EKHELTHÔN PARETAKHATO TÔ AMALÊK KAI MÔUSÊS KAI AARÔN KAI ÔR ANEBÊSAN EPI TÊN KORUPHÊN TOU BOUNOU


Naskah Septuaginta menterjemahkan kata Ibrani "YEHÕSYÛA" (Yosua) dengan kata Yunani ιησους - IÊSOUS.

Sedangkan, nama "IÊSOUS" adalah nama yang "sama" yang diberikan kepada Yesus Kristus :


* Matius 1:16
LAI TB, Yakub memperanakkan Yusuf suami Maria, yang melahirkan Yesus yang disebut Kristus.
KJV, And Jacob begat Joseph the husband of Mary, of whom was born Jesus, who is called Christ.
TR, ιακωβ δε εγεννησεν τον ιωσηφ τον ανδρα μαριας εξ ης εγεννηθη ιησους ο λεγομενος χριστος
Translit, iakôb {yakub} de {lalu} egennêsen {menurunkan} ton iôsêph {Yusuf} ton andra {suami} marias {maria} ex {dari} hês {-nya} egennêthê {dilahirkan} iêsous {Yesus} ho {yang} legomenos {disebut} khristos {Kristus}


Gelar "Kristus" disini, untuk membedakan nama Yesus Kristus dengan orang-orang lain yang memiliki "nama yang sama".



4. "YEHÕSYÛA'" Dalam bahasa Aram


ישוע - YÊSYÛA' adalah bentuk Aram dari nama Ibrani יהושוע - YEHÕSYÛA'. Kita lihat bukti ayat dalam Kitab Ezra yang ditulis dalam bahasa Aram :


* Ezra 5:2
LAI TB, Pada waktu itu mulailah Zerubabel bin Sealtiel dan Yesua bin Yozadak membangun rumah Allah yang ada di Yerusalem. Mereka didampingi dan dibantu oleh nabi-nabi Allah.
KJV, Then rose up Zerubbabel the son of Shealtiel, and Jeshua the son of Jozadak, and began to build the house of God which is at Jerusalem: and with them were the prophets of God helping them.
BHS,
בֵּאדַיִן קָמוּ זְרֻבָּבֶל בַּר־שְׁאַלְתִּיאֵל וְיֵשׁוּעַ בַּר־יֹוצָדָק וְשָׁרִיו לְמִבְנֵא בֵּית אֱלָהָא דִּי בִירוּשְׁלֶם וְעִמְּהֹון [נְבִיאַיָּא כ] (נְבִיַּיָּא ק) דִי־אֱלָהָא מְסָעֲדִין לְהֹון ׃ פ
Translit, BE'DAYIN QAMU ZERUBBAVEL BAR-SYE'ALTI'EL VEYESYUA' BAR-YOTSADAQ VESYARIV LEMIVNE' BEYT 'ELAHA' DI VIRUSYELEM VE'IMEHON NEVI'AYA' DÏ-'ELAHA' MESA'ADIN LEHON (bahasa Aramaik dalam aksara Ibrani)


Perhatikan frasa : "Yesua bin Yozadak", ישוע בר יוצדק - YESYUA' BAR-YOTSADAQ ; Nama ישוע - YÊSYÛA' ini tinggal dibandingkan pula dengan ayat ini:


* Zakharia 6:11
LAI TB, pungutlah perak dan emas, buatlah mahkota dan kenakanlah itu pada kepala imam besar Yosua bin Yozadak;
KJV, Then take silver and gold, and make crowns, and set them upon the head of Joshua the son of Josedech, the high priest;
BHS,
וְלָקַחְתָּ כֶסֶף־וְזָהָב וְעָשִׂיתָ עֲטָרֹות וְשַׂמְתָּ בְּרֹאשׁ יְהֹושֻׁעַ בֶּן־יְהֹוצָדָק הַכֹּהֵן הַגָּדֹול׃
Translit, VELAQAKHTA KHESEF-VEZAHAV VE'ASITA 'ATAROT VESAMTA BERO'SY YEHOSYUA' BEN-YEHOTSADAQ HAKOHEN HAGADOL (bahasa Ibrani)


Ternyata tokohnya sama tetapi menggunakan dua bahasa yang serumpun, ישוע בר יוצדק - YESYUA' BAR-YOTSADAQ adalah יהושע בן יהוצדק - YEHOSYUA' BEN YEHOTSADAQ. Nama ישוע - YÊSYÛA' (bahasa Aram) adalah יהושע - YEHÕSYUA' (dalam bahasa Ibrani).




PENDAPAT MUSLIM:
Quote:
Kata ‘Isa’ dalam alkitab

Di bawah ini adalah gambar dari sebuah halaman yang diambil dari “International Bible Society translation in Farsi” dari pasal pertama Matius Kata-kata yang digarisbawahi berarti ‘Isa Masih’ atau ‘Isa’ berturut-turut. Hampir semua terjemahan alkitab selain bahasa Inggris (termasuk Arabic Bible) menggunakan nama Ibrani “Yeshua”, oleh karenanya sangat mengejutkan ketika mendapati ‘Isa Masih’ masih digunakan dalam Farsi Bible. penggunaan ‘Isa Masih’ Dalam terjemahan Farsi Bible membuktikan dengan sendirinya bahwa penerjemah kristen benar2 dapat menerima Nama Qur’anic untuk Yesus.

Image



Kesimpulan:
Secara singkat, untuk memudahkan pembaca memahaminya:

1. Kata ‘Isa’ (عيسى) dalam Quran berasal dari ‘Isyo’ dalam bahasa Aram, sebuah bahasa yang mendahului bahasa Ibrani selama ratusan tahun dan tidak pernah memiliki ikatan etimologi dengan kata turunan Ibrani “Yeshua”(ישוע) atau bahkan “Esau” (עשו)

Karena yesus berbicara dan mengajar dalam bahasa Aram, Alquran sangat akurat mengambil namanya dalam bahasa Aramaic dan bukan Kata Turunan Ibrani “Yeshua”ישוע)

2. Nama ‘Yasua’ (يسوع) untuk nama Yesus dalam Arabic Bible adalah hanya sebuah transliterasi dari nama Ibrani “Yeshua”(ישוע) dan sebuah pemahaman yang keliru untuk mengklaim bahwa itu adalah nama Arab yang benar untuk Yesus, karena sebagaimana dikatakan Bahasa Ibrani bukan bahasa asli Yesus. Sehingga ayat-ayat suci yang dengan jelas menyatakan bahwa Quran adalah Bahasa Arab murni dan sempurna tidak terbantahkan.

Jadi, keakuratan sejarah dari quran dalam penggunaan “isa” daripada “yasua” untuk nama Yesus patut untuk benar2 diperhatikan. “Yasua” sebenarnya didasarkan pada nomenklatur Ibrani yang bermasalah untuk Yesus yang beralaskan ketidaksetujuan dan kontroversi. Tidak ada persetujuan sejarah atau kemiripan bahwa Nama yesus adalah dalam bahasa Ibrani bahkan bila rujukan2 tersebut mengacu pada yesus!

Banyak penjelasan2 yang berlebihan yang berusaha meralat variasi nama Ibrani yesus ini. tapi semua didasarkan pada dugaan dan bukan atas bukti tekstual dan historis. Semua
permainan etimologi yang cacat tersebut tumbang oleh fakta yang jelas bahwa bahkan Ibrani adalah bukan bahasa yesus. Memang, beban pembuktian ada di tangan dunia kristen untuk menghasilkan bukti dokumentasi atas keberadaan Yesus pada masanya. Sebagaimana Allah telah berjanji dalam firmanNya:

Al Qashash:75. Dan Kami datangkan dari tiap-tiap umat seorang saksi, lalu Kami berkata “Tunjukkanlah bukti kebenaranmu”, maka tahulah mereka bahwasanya yang hak itu kepunyaan Allah dan lenyaplah (kebohongan) dari mereka apa yang dahulunya mereka ada-adakan.



JAWAB :


Bisa saja Alkitab terjemahan (“International Bible Society translation in Farsi”) menterjemahkan nama YESUS KRISTUS ( ישוע המשיח ; YESYUA HAMASYIAKH atau ιησους χριστος - IÊSOUS KHRISTOS) dengan kata ‘Isa Masih’ atau ‘Isa’ mengingat rujukan Al~Qur'an yang menyebut Yesus Putra Mariam dengan sebutan "ISA ALMASIH". Dan ini sudah dikenal di daerah-daerah dimana Muslim menjadi mayoritas. Alkitab bahasa indonesia kuno, ada yang menulis nama Isa Almasih sebagai terjemahan dari kata Yunani ιησους χριστος - IÊSOUS KHRISTOS :


* Matius 1:1, 16, 21
LAI TB, Inilah silsilah Yesus Kristus, anak Daud, anak Abraham.
Klinkert 1870, BAHWA inilah sjadjarah ISA ALMASIH, ija-itoe anak Da'oed, anak Iberahim.
KJV, The book of the generation of Jesus Christ, the son of David, the son of Abraham.
TR, βιβλος γενεσεως ιησου χριστου υιου δαβιδ υιου αβρααμ
Translit, biblos geneseôs iêsou khristou huiou dabid huiou abraam

1:16 LAI TB, Yakub memperanakkan Yusuf suami Maria, yang melahirkan Yesus yang disebut Kristus.
Klinkert 1870, Maka Jakoeb beranak Joesoep, ija-itoe soeami Marjam, maka daripada Marjam itoelah djadi ISA, jang digelar Almasih.
KJV, And Jacob begat Joseph the husband of Mary, of whom was born Jesus, who is called Christ.
TR, ιακωβ δε εγεννησεν τον ιωσηφ τον ανδρα μαριας εξ ης εγεννηθη ιησους ο λεγομενος χριστος
Translit, iakôb de egennêsen ton iôsêph ton andra marias ex ês egennêthê iêsous ho legomenos khristos

1:21 LAI TB, Ia akan melahirkan anak laki-laki dan engkau akan menamakan Dia Yesus, karena Dialah yang akan menyelamatkan umat-Nya dari dosa mereka.
Klinkert 1870, Maka ija akan beranak laki-laki sa'orang; hendaklah engkau menamai dia ISA, karena ijalah jang akan melepaskan oematnja daripada segala dosa mareka-itoe.
KJV, And she shall bring forth a son, and thou shalt call his name JESUS: for he shall save his people from their sins.
TR, τεξεται δε υιον και καλεσεις το ονομα αυτου ιησουν αυτος γαρ σωσει τον λαον αυτου απο των αμαρτιων αυτων
Translit , texetai de huion kai {dan} kaleseis to onoma autou iêsoun autos gar sôsei ton laon autou apo tôn hamartiôn autôn

Catatan :
Semua nama "ISA" dalam terjemahan "Klinkert tahun 1870", diterjemahkan dari naskah Yunani : ιησους - IÊSOUS, dan gelar "ALMASIH" adalah terjemahan dari kata Yunani χριστος - KHRISTOS


kalangan Kristen Arab-pun yang menyebut Yesus Kristus sebagai "ISA ALMASIH", (ISA = YESUS ; ALMASIH = KRISTUS, Yang Diurapi, dengan menggunakan kata sandang "AL") Namun hal ini bukan berarti suatu legitimasi "EESHO" sebagai kata Aram yang benar bagi kata Ibrani יהושוע - YEHÕSYÛA'.
Kata Aram yang benar adalah ישוע - YÊSYÛA' (silahkan klik aksara tersebut akan link langsung kepada Kamus Ibrani, yang memberi keterangan bahwa "YÊSYÛA'" ini adalah kata Aramaic).


Kami tidak mempermasalahkan/mempersalahkan nama "ISA" dalam Al~Qur'an :


* Q.S. 4:157
"dan karena ucapan mereka : 'Sesungguhnya kami telah membunuh Al Masih, 'Isa putra Maryam, Rasul Allah', padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak menyalibnya, tetapi orang yang diserupakan dengan 'Isa bagi mereka. Sesungguhnya orang-orang yang berselisih paham tentang 'Isa, benar-benar dalam keragu-raguan tentang yang dibunuh itu. Mereka tidak mempunyai keyakinan tentang siapa yang dibunuh itu, kecuali mengikuti persangkaan belaka, mereka tidak yakin bahwa yang mereka bunuh itu adalah 'Isa."



Namun, pendapat penulis di http://salam-shalom.blogspot.com/ yang menyatakan "EESHO" adalah kata Aramaic yang benar bagi Yesus, ini yang perlu diluruskan.



5. Kata Yunani ιησους - IÊSOUS dan perkembangannya :


Nama ιησους - IÊSOUS dalam bahasa Yunani inilah yang kemudian ditransliterasikan (alih huruf) dalam bahasa Inggris: 'Jesus', Indonesia: 'Yesus'.

Barangkali justru kata Yunani 'IÊSOUS' ini jugalah yang dialihhurufkan (transliterasi) menjadi 'ISA' dalam bahasa Arab atau dalam Al~Qur'an, dengan menimbang Al~Qur'an baru ada belakangan ± 7 abad setelah kitab-kitab Perjanjian Baru ditulis.

Namun juga tidak menutup kemungkinan bahwa kata "ISA" dalam bahasa Arab ini berasal dari kata ישוע - YÊSYÛA' mengingat banyak sekali aksara "Y" (Ibrani) berubah menjadi "I" dalam bahasa Arab, contohnya :

- Nama ישמעאל - YISYMA'E'L menjadi "ISMAIL" dalam bahasa Arab,
- Nama ישראל - YISRA'EL menjadi "ISRAIL" dalam bahasa Arab,
- Nama יצחק - YITSKHAQ menjadi "ISHAK" dalam bahasa Arab.



Demikian, semoga jelas.





Blessings,
BP
August 6, 2008



Artikel terkait :
- ARTI NAMA YESUS, di nama-yesus-vt52.html#p115


Top
 Profile  
 
Display posts from previous:  Sort by  
Post new topic Reply to topic  [ 1 post ] 

All times are UTC + 7 hours


Who is online

Users browsing this forum: No registered users and 0 guests


You cannot post new topics in this forum
You cannot reply to topics in this forum
You cannot edit your posts in this forum
You cannot delete your posts in this forum
You cannot post attachments in this forum

Search for:
Jump to:  
Powered by phpBB & phpBB SEO
Sarapan Pagi © 2006 by BP & Saxman