SarapanPagi Biblika

Bible Study / Christian Library
It is currently Fri Sep 03, 2010 5:55 am

All times are UTC + 7 hours




Post new topic Reply to topic  [ 10 posts ] 
Author Message
 Post subject: NABI
PostPosted: Mon Jan 29, 2007 12:51 pm 
Offline
Merdeka dlm Kristus
Merdeka dlm Kristus
User avatar

Joined: Fri Jun 09, 2006 5:20 pm
Posts: 6482
NABI




1. Etimologi



a. Nabi


* Kejadian 20:7
LAI TB, Jadi sekarang, kembalikanlah isteri orang itu, sebab dia seorang nabi; ia akan berdoa untuk engkau, maka engkau tetap hidup; tetapi jika engkau tidak mengembalikan dia, ketahuilah, engkau pasti mati, engkau dan semua orang yang bersama-sama dengan engkau.
KJV, Now therefore restore the man his wife; for he is a prophet, and he shall pray for thee, and thou shalt live: and if thou restore her not, know thou that thou shalt surely die, thou, and all that are thine.
Biblia Hebraic Stuttgartensia (BHS), Hebrew with vowels,
וְעַתָּה הָשֵׁב אֵשֶׁת־הָאִישׁ כִּי־נָבִיא הוּא וְיִתְפַּלֵּל בַּעַדְךָ וֶחְיֵה וְאִם־אֵינְךָ מֵשִׁיב דַּע כִּי־מֹות תָּמוּת אַתָּה וְכָל־אֲשֶׁר־לָךְ׃
Translit, VE'ATAH HASYEV 'ESYET-HA'ISY KI-NAVI' HU' VEYITPALEL BA'ADKHA VEKHYEH VE'IM-'EYNKHA MESYIV DA' KI-MOT TAMUT 'ATAH VEKHOL-'ASYER-LAKH


Nabi, bahasa Ibrani נביא - NAVI', nun - beyt – yod – alef, berasal dari akar kata yang berarti mengalir seperti mata air. Jadi bermakna memberi keterangan, mengabarkan. Kata Ibrani inilah yang paling sering digunakan untuk nabi.
Melalui nabi alkitabiah, Allah mengaktualkan rencana-Nya dalam hal keselamatan dan menyatakan firman-Nya sambil mempengaruhi masa kini dan memberitahukan (kadang-kadang) masa depan.

Nabi-nabi Perjanjian Lama (Ibrani נביאים - NEVI'IM), tepatnya kitab-kitab para nabi, bersama-sama dengan Torah (dan kitab-kitab hikmat) membentuk Alkitab Perjanjian Lama.

Kata-kata lain yang digunakan dengan makna mirip nabi, di antaranya, dahulu di antara orang Israel, apabila seseorang pergi menanyakan petunjuk Allah, ia berkata begini:


* 1 Samuel 9:9
LAI TB, "Mari kita pergi kepada pelihat," sebab nabi yang sekarang ini disebutkan dahulu pelihat.
KJV, Beforetime in Israel, when a man went to enquire of God, thus he spake, Come, and let us go to the seer: for he that is now called a Prophet was beforetime called a Seer.
Hebrew,
לְפָנִים בְּיִשְׂרָאֵל כֹּה־אָמַר הָאִישׁ בְּלֶכְתֹּו לִדְרֹושׁ אֱלֹהִים לְכוּ וְנֵלְכָה עַד־הָרֹאֶה כִּי לַנָּבִיא הַיֹּום יִקָּרֵא לְפָנִים הָרֹאֶה׃
Translit, LEFANIM BEYISRA'EL KOH-'AMAR HA'ISY BELEKHTO LIDROSY 'ELOHIM LEKHU VENELEKHAH 'AD-HARO'EH KI LANAVI' HAYOM YIKARE' LEFANIM HARO'EH


הראה - HARO'EH berasal dari kata ראה - RA'AH (baca: raa - aa) yang berarti melihat, jadi הראה - HARO'EH diterjemahkan dengan pelihat (BIS menerjemahkannya dengan petenung). Demikian Samuel menyatakan dirinya sebagai הראה - HARO'EH dalam 1 Samuel 9:19, dan disebut הראה - HARO'EH dalam 1 Tawarikh 9:22, 26:28, dan 29:29.


* 2 Samuel 24:11
LAI TB, Setelah Daud bangun dari pada waktu pagi, datanglah firman TUHAN kepada nabi Gad, pelihat Daud, demikian:
KJV, For when David was up in the morning, the word of the LORD came unto the prophet Gad, David's seer, saying,
Hebrew,
וַיָּקָם דָּוִד בַּבֹּקֶר ף וּדְבַר־יְהוָה הָיָה אֶל־גָּד הַנָּבִיא חֹזֵה דָוִד לֵאמֹר׃
Translit, VAYAQAM DAVID BABOKER 'UDEVAR-YEHOVAH HAYAH 'EL-GAD HANAVI' KHOZEH DAVID LE'MOR


Kata חזה - KHOZEH adalah bentuk aktif partisip dari KHAZAH, melihat, memandang, menatap, jadi tidak jauh berbeda dengan kata הראה - HARO'EH. Tiga kata di atas: נביא - NAVI', הראה - HARO'EH, dan חזה - KHOZEH digunakan bersama-sama dalam ayat di bawah ini:


* 1 Tawarikh 29:29
LAI TB, Sesungguhnya, riwayat raja Daud dari awal sampai akhir tertulis dalam riwayat Samuel, pelihat itu, dan dalam riwayat nabi Natan, dan dalam riwayat Gad, pelihat itu,
KJV, Now the acts of David the king, first and last, behold, they are written in the book of Samuel the seer, and in the book of Nathan the prophet, and in the book of Gad the seer,
Hebrew,
וְדִבְרֵי דָּוִיד הַמֶּלֶךְ הָרִאשֹׁנִים וְהָאֲחרֹנִים הִנָּם כְּתוּבִים עַל־דִּבְרֵי שְׁמוּאֵל הָרֹאֶה וְעַל־דִּבְרֵי נָתָן הַנָּבִיא וְעַל־דִּבְרֵי גָּד הַחֹזֶה׃
Translit, VEDIVREY DAVID HAMELEKH HARI'SYONIM VEHA'AKHRONIM HINAM KETUVIM 'AL-DIVREI SYEMU'EL HARO'EH VE'AL-DIVREY NATAN HANAVI' VE'AL-DIVREY GAD HAKHOZEH



Secara singkat, dalam perjanjian lama, seorang yang digelari "nabi" (Ibrani, נביא - NAVI') digelari juga sebagai "pelihat" (Ibrani, הראה - HARO'EH). Istilah pelihat ini lebih secara jelas menunjukkan karakteristik seorang nabi. Yaitu seseorang yang mendapat pengelihatan dan mendengar suara Allah dan diutus untuk menyampaikannya kepada umat. Kemampuan ini merupakan suatu karunia yang disebut karunia kenabian.


Image
Musa


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Mon Jan 29, 2007 4:47 pm 
Offline
Merdeka dlm Kristus
Merdeka dlm Kristus
User avatar

Joined: Fri Jun 09, 2006 5:20 pm
Posts: 6482
b. Prophêtês


Nabi (Inggris 'prophet'; Yunani προφητης - prophêtês'). Kata ini berasal dari kata kerja φημι - phêmi', "bicara" dan προ - pro, "sebelum", gabungan kata ini bermakna "sebagai ganti....", "di muka" atau "secara umum"; sehingga kata προφητης - prophêtês' dapat bermakna "juru bicara", orang yang diutus dan diilhami oleh Allah untuk menyatakan sesuatu yang tersembunyi, mengungkapkan suatu nubuat, menyatakan pikiran dan kehendak ilahi, dan juga untuk meramalkan masa depan.


* Matius 5:17
LAI TB, "Janganlah kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk meniadakan hukum Taurat atau kitab para nabi ('prophêtês'). Aku datang bukan untuk meniadakannya, melainkan untuk menggenapinya.
KJV, Think not that I am come to destroy the law, or the prophets: I am not come to destroy, but to fulfil.
TR, μη νομισητε οτι ηλθον καταλυσαι τον νομον η τους προφητας ουκ ηλθον καταλυσαι αλλα πληρωσαι
Translit, mê nomisête hoti êlthon katalusai ton nomon hê tous prophêtas ouk êlthon katalusai alla plêrôsai


* Kisah 13:15
LAI TB, Setelah selesai pembacaan dari hukum Taurat dan kitab nabi-nabi ('prophêtês'), pejabat-pejabat rumah ibadat menyuruh bertanya kepada mereka: 'Saudara-saudara, jikalau saudara-saudara ada pesan untuk membangun dan menghibur umat ini, silakanlah!'
KJV, And after the reading of the law and the prophets the rulers of the synagogue sent unto them, saying, Ye men and brethren, if ye have any word of exhortation for the people, say on.
TR, μετα δε την αναγνωσιν του νομου και των προφητων απεστειλαν οι αρχισυναγωγοι προς αυτους λεγοντες ανδρες αδελφοι ει εστιν λογος εν υμιν παρακλησεως προς τον λαον λεγετε
Translit, meta de tên anagnôsin tou nomou kai tôn prophêtôn apesteilan hoi arkhisunagôgoi pros autous legontes andres adelphoi ei estin logos en humin paraklêseôs pros ton laon legete



Yohanes Pembaptis, Nabi terbesar :


* Matius 11:10-14
11:10 Karena tentang dia ada tertulis: Lihatlah, Aku menyuruh utusan-Ku mendahului Engkau, ia akan mempersiapkan jalan-Mu di hadapan-Mu.
11:11 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya di antara mereka yang dilahirkan oleh perempuan tidak pernah tampil seorang yang lebih besar dari pada Yohanes Pembaptis, namun yang terkecil dalam Kerajaan Sorga lebih besar dari padanya.
11:12 Sejak tampilnya Yohanes Pembaptis hingga sekarang, Kerajaan Sorga diserong dan orang yang menyerongnya mencoba menguasainya.


11:13 LAI TB, Sebab semua nabi ('prophêtês') dan kitab Taurat bernubuat hingga tampilnya Yohanes
KJV, For all the prophets and the law prophesied until John.
TR, παντες γαρ οι προφηται και ο νομος εως ιωαννου προεφητευσαν
Translit, pantes gar hoi prophêtai kai ho nomos heôs iôannou proephêteusan

11:14 dan -- jika kamu mau menerimanya -- ialah Elia yang akan datang itu.


Yohanes Pembabtis dipandang sebagai yang terakhir dan yang terbesar dari "persekutuan para nabi" (lihat Matius 11:13).

Tuhan Yesus berkata : "Sesungguhnya di antara mereka yang dilahirkan oleh perempuan tidak pernah tampil seorang yang lebih besar dari pada Yohanes Pembaptis". Perkataan ini bersifat paradoks, bila tidak ada seorang manusiapun yang melampaui kebesaran Yohanes Pembabtis, maka bagaimanakah mungkin ada orang yang lebih besar dari dia? Benarkah diantara para nabi itu tidak ada yang lebih besar dari Nabi Yahya? Bahkan Musa atau Elia? Paradoks ini pasti disengaja.

Seperti yang diakui Yohanes Pembaptis sendiri sendiri bahwa ia bukan Mesias namun diutus mendahuluiNya untuk menjadi corong suara yang meluruskan dan mempersiapkan jalan bagi pengenalan jati-diri Yesus Sang Mesias dan misiNya : "Ditengah-tengah kamu berdiri Dia yang tidak kamu kenal" (Yohanes 1:26)

Dengan peran khusus Yohanes Pembaptis dan posisi sentralnya yang dinyatakan sebagai nabi terbesar (Matius 11:11; Lukas 7:28 ), sedikitnya itu berarti bahwa dialah bukti dan saksi Ilahi yang paling tinggi di dunia ini bagi Tuhan Yesus, yaitu Allah yang datang ke dunia sebagai Mesias. Maksud dikatakan sebagai "yang terbesar" karena Yohanes Pembabtis ini diberi hak istimewa oleh Allah untuk mengidentifikasi jati-diri Sang Mesias dengan tanda-ilahi(!) yaitu Roh Kudus (seperti merpati) yang terlihat turun kepada sosok-fisiknya Yesus Sang Mesias. Dengan demikian, Yohanes menjadi saksi mata yang paling shahih, dekat dan langsung "menunjuk hidung" ke sosok Mesias, tanpa usah khawatir akan kesalahan dan kekeliruan sosok akibat rentang generasi dimuka (seperti halnya dengan nabi-nabi lainnya) baru kemudian bisa dicocok-cocokkan lagi nubuatnya oleh gererasi belakang dengan memberi peluang tafsiran yang bisa salah sosok. Yohanes sebagai penunjuk-hidung yang paling abash, memberi 2 (dua) kesaksian yang penting bagi kemanusiaan dalam :


Satu, "Aku telah melihat Roh turun dari langit seperti merpati, dan Ia tinggal di atas-Nya (Yesus). ….aku telah melihat-Nya dan memberi kesaksian: Ia inilah Anak Allah". (Yohanes 1:32-34)

Dua, "Lihatlah (Dia) Anak domba Allah, yang menghapus dosa dunia" (Yohanes 1:29)


Perhatikan dua kata-saksi langsung kepada Mesias. Right now and here “inilah” dan “lihatlah”.

Dua penyaksian yang berotoritas ini menunjukkan lurus kepada penyaliban Yesus sebagai Anak Allah yang menjadi kurban-tebusan bagi umat manusia. Maka, maksud Yesus Kristus menyebut Yohanes Pembaptis sebagai "yang terbesar", bisa kita simpulkan : Bahwa tidak pernah muncul seorang dengan kedudukan yang sama tinggi dengan kedudukan Yohanes Pembaptis, dimana ia diperbolehkan menjadi pelopor langsung bagi Sang Mesias, Allah yang inkarnasi turun kedunia dalam manusia Yesus Kristus.



Image
Yohanes Pembaptis bersaksi tentang Kristus adalah Anak Domba Allah


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Mon Jan 29, 2007 4:56 pm 
Offline
Merdeka dlm Kristus
Merdeka dlm Kristus
User avatar

Joined: Fri Jun 09, 2006 5:20 pm
Posts: 6482
c. Nabiah



Nabiah, Ibrani, נביאה - NEVIAH; Yunani, προφητις – prophêtis. Di seluruh Alkitab, baik PL maupun PB, kata 'nabiah' dipakai dalam arti sama dengan 'nabi', dan 'nabiah' mengacu kepada perembuah dan 'nabi' mengacu kepada laki-laki.

Nabiah yang secara khusus disebut adalah : Miryam, saudara Musa, yang memimpin tairan disertai nyanyian untuk merayakan pembebasan Israel dari Mesir :


* Keluaran 15:20
LAI TB, Lalu Miryam, nabiah itu, saudara perempuan Harun, mengambil rebana di tangannya, dan tampillah semua perempuan mengikutinya memukul rebana serta menari-nari.
KJV, And Miriam the prophetess, the sister of Aaron, took a timbrel in her hand; and all the women went out after her with timbrels and with dances.
Hebrew,
וַתִּקַּח מִרְיָם הַנְּבִיאָה אֲחֹות אַהֲרֹן אֶת־הַתֹּף בְּיָדָהּ וַתֵּצֶאןָ כָל־הַנָּשִׁים אַחֲרֶיהָ בְּתֻפִּים וּבִמְחֹלֹת׃
Translit, VATIKAKH MIRYAM HANEVI'AH AKHOT 'AHARON ET-HATOF BEYADA VATETSENA KHOL-HANASYIM AKHAREIHA BETUPIM 'UVIMKHOLOT


Deborah, istri Lapidot, 'seorang ibu di Israel' (Hakim 5:7) yang diminta nasehatnya karena dipandang sebagai hakim antar suku (Hakim 4:4) :


* Hakim 5:7
LAI TB, Penduduk pedusunan diam-diam saja di Israel, ya mereka diam-diam, sampai engkau bangkit, Debora, bangkit sebagai ibu di Israel.
KJV, The inhabitants of the villages ceased, they ceased in Israel, until that I Deborah arose, that I arose a mother in Israel.
Hebrew,
חָדְלוּ פְרָזֹון בְּיִשְׂרָאֵל חָדֵלּוּ עַד שַׁקַּמְתִּי דְּבֹורָה שַׁקַּמְתִּי אֵם בְּיִשְׂרָאֵל׃
Translit, KHADLU FERAZON BEYISRA'EL KHADELU 'AD SYAKAMTI DEVORAH SYAKAMTI 'EM BEYISRA'EL


* Hakim 4:4
LAI TB, Pada waktu itu Debora, seorang nabiah, isteri Lapidot, memerintah sebagai hakim atas orang Israel.
KJV, And Deborah, a prophetess, the wife of Lapidoth, she judged Israel at that time.
Hebrew,
וּדְבֹורָה אִשָּׁה נְבִיאָה אֵשֶׁת לַפִּידֹות הִיא שֹׁפְטָה אֶת־יִשְׂרָאֵל בָּעֵת הַהִיא׃
Translit, 'UDEVORAH 'ISYA NEVI'AH ESYET LAPIDOT HI SYOFTA 'ET-YISRA'EL BA'ET HAHI'


Hulda, istri seorang yang mengurus pakaian raja, yang mengumumkan kehendak ilahi kepada Yosia setelah kitab Taurat ditemukan


* 2 Raja 22:14
LAI TB, Maka pergilah imam Hilkia, Ahikam, Akhbor, Safan dan Asaya kepada nabiah Hulda, isteri seorang yang mengurus pakaian-pakaian, yaitu Salum bin Tikwa bin Harhas; nabiah itu tinggal di Yerusalem, di perkampungan baru. Mereka memberitakan semuanya kepadanya.
KJV, So Hilkiah the priest, and Ahikam, and Achbor, and Shaphan, and Asahiah, went unto Huldah the prophetess, the wife of Shallum the son of Tikvah, the son of Harhas, keeper of the wardrobe; (now she dwelt in Jerusalem in the college;) and they communed with her.
Hebrew,
וַיֵּלֶךְ חִלְקִיָּהוּ הַכֹּהֵן וַאֲחִיקָם וְעַכְבֹּור וְשָׁפָן וַעֲשָׂיָה אֶל־חֻלְדָּה הַנְּבִיאָה אֵשֶׁת שַׁלֻּם בֶּן־תִּקְוָה בֶּן־חַרְחַס שֹׁמֵר הַבְּגָדִים וְהִיא יֹשֶׁבֶת בִּירוּשָׁלִַם בַּמִּשְׁנֶה וַיְדַבְּרוּ אֵלֶיהָ׃
Translit, VAYELEKH KHILKIYAHU HAKOHEN VA'AKHIKAM VE'AKHBOR VESYAFAN VA'ASAYA 'EL-KHULDAH HANEVIAH ESYET SYALUM BEN-TIKVA BEN-KHARKHAS SYOMER HABEGADIM VEHI YOSYEVET BIRO'USYALAM BAMISYNE VAYEDABRU 'ELEIHA


Noaya, yang bergabung dengan nabi-nabi lainnya dalam usaha untuk menakut-nakuti Nehemia :


* Nehemia 6:14
LAI TB, Ya Allahku, ingatlah bagaimana Tobia dan Sanbalat masing-masing telah bertindak! Pun tindakan nabiah Noaja dan nabi-nabi yang lain yang mau menakut-nakutkan aku.
KJV, My God, think thou upon Tobiah and Sanballat according to these their works, and on the prophetess Noadiah, and the rest of the prophets, that would have put me in fear.
Hebrew,
זָכְרָה אֱלֹהַי לְטֹובִיָּה וּלְסַנְבַלַּט כְּמַעֲשָׂיו אֵלֶּה וְגַם לְנֹועַדְיָה הַנְּבִיאָה וּלְיֶתֶר הַנְּבִיאִים אֲשֶׁר הָיוּ מְיָרְאִים אֹותִי׃
Translit, ZAKHRAH 'ELOHAY LETOVIYAH 'ULESANVALAT KEMA'ASAV 'ELEH VEGAM LENO'ADYAH HANEVI'AH 'ULEYETER HANEVI'IM 'ASYER HAYU MEYARIM OTI


Dan Hana yang menjadi saksi atas kelahiran Sang mesias, ia memuji TUHAN di Bait Suci pada waktu bayi Yesus dibawa kesana :


* Lukas 2:36
LAI TB, Lagipula di situ ada Hana, seorang nabi perempuan, anak Fanuel dari suku Asyer. Ia sudah sangat lanjut umurnya. Sesudah kawin ia hidup tujuh tahun lamanya bersama suaminya,
KJV, And there was one Anna, a prophetess, the daughter of Phanuel, of the tribe of Aser: she was of a great age, and had lived with an husband seven years from her virginity;
TR, και ην αννα προφητις θυγατηρ φανουηλ εκ φυλης ασηρ αυτη προβεβηκυια εν ημεραις πολλαις ζησασα ετη μετα ανδρος επτα απο της παρθενιας αυτης
Translit, kai hên anna prophêtis thugatêr phanouêl ek phulês asêr autê probebêkuia en hêmerais pollais zêsasa hetê meta andros hepta apo tês parthenias autês
dab.


Ada nabiah-nabiah palsu, seperti juga ada nabi-nabi palsu di Israel, seperti yang ditatat di :


* Yehezkiel 13:17
LAI TB, "Engkau anak manusia, tujukanlah mukamu kepada kaum perempuan bangsamu yang bernubuat sesuka hatinya saja dan bernubuatlah melawan mereka.
KJV, Likewise, thou son of man, set thy face against the daughters of thy people, which prophesy out of their own heart; and prophesy thou against them,
Hebrew,
וְאַתָּה בֶן־אָדָם שִׂים פָּנֶיךָ אֶל־בְּנֹות עַמְּךָ הַמִּתְנַבְּאֹות מִלִּבְּהֶן וְהִנָּבֵא עֲלֵיהֶן׃
Translit, VE'ATAH VEN-ADAM SIM PANEIKHA 'EL-BENOT AMKHA HAMITNABOT MILIBHEN VEHINAVE 'ALEIHEN


Dalam PB kemasyuran yang buruk diperoleh 'wanita Izebel, yang menyebut dirinya nabiah' :


* Wahyu 2:20
LAI TB, Tetapi Aku mencela engkau, karena engkau membiarkan wanita Izebel, yang menyebut dirinya nabiah, mengajar dan menyesatkan hamba-hamba-Ku supaya berbuat zinah dan makan persembahan-persembahan berhala.
KJV, Notwithstanding I have a few things against thee, because thou sufferest that woman Jezebel, which calleth herself a prophetess, to teach and to seduce my servants to commit fornication, and to eat things sacrificed unto idols.
TR, αλλ εχω κατα σου ολιγα οτι εας την γυναικα ιεζαβηλ την λεγουσαν εαυτην προφητιν διδασκειν και πλανασθαι εμους δουλους πορνευσαι και ειδωλοθυτα φαγειν
Translit, all ekhô kata sou holiga hoti eas tên gunaika iezabêl tên legousan eautên prophêtin didaskein kai planasthai emous doulous porneusai kai eidôlothuta phagein


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Mon Jan 29, 2007 5:00 pm 
Offline
Merdeka dlm Kristus
Merdeka dlm Kristus
User avatar

Joined: Fri Jun 09, 2006 5:20 pm
Posts: 6482
d. Gelar para nabi



Dua istilah umum yang dipakai untuk para nabi :


1. The man of God, איש־אלהים ; ISY-'ELOHIM


The man of God, איש־אלהים ; ISY-'ELOHIM, dalam Alkitab bahasa Indonesia LAI-TB diterjemahkan dengan 'abdi Allah' menggambarkan bagaimana mereka dilihat oleh sesamanya manusia. Gelar ini untuk pertama kali dipakai bagi Musa :


* Ulangan 33:1
LAI TB, Inilah berkat yang diberikan Musa, abdi Allah itu, kepada orang Israel sebelum ia mati.
LAI TL, Bermula, maka inilah berkat yang telah diberi oleh Musa, khalil Allah, kepada segala bani Israel dahulu dari pada matinya;
KJV, And this is the blessing, wherewith Moses the man of God blessed the children of Israel before his death.
Hebrew,
וְזֹאת הַבְּרָכָה אֲשֶׁר בֵּרַךְ מֹשֶׁה אִישׁ הָאֱלֹהִים אֶת־בְּנֵי יִשְׂרָאֵל לִפְנֵי מֹותֹו׃
Translit, VEZOT HABERAKHAH ASYER BERAKH MOSYEH ISY HA'ELOHIM 'ET-BENEY YISRA'EL LIFNEY MOTO


Dan seterusnya dipakai hingga akhir zaman raja-raja, umpamanya dalam :


* 1 Samuel 2:27
LAI TB, Seorang abdi Allah datang kepada Eli dan berkata kepadanya: "Beginilah firman TUHAN: Bukankah dengan nyata Aku menyatakan diri-Ku kepada nenek moyangmu, ketika mereka masih di Mesir dan takluk kepada keturunan Firaun?
LAI TL, Hata, maka datanglah seorang hamba Allah mendapatkan Eli serta katanya kepadanya: Demikianlah firman Tuhan: Bukankah kepada orang isi rumah bapamu juga Aku sudah menyatakan diri-Ku, tatkala mereka itu lagi di Mesir dalam istana Firaun?
KJV, And there came a man of God unto Eli, and said unto him, Thus saith the LORD, Did I plainly appear unto the house of thy father, when they were in Egypt in Pharaoh's house?
Hebrew,
וַיָּבֹא אִישׁ־אֱלֹהִים אֶל־עֵלִי וַיֹּאמֶר אֵלָיו כֹּה אָמַר יְהוָה הֲנִגְלֹה נִגְלֵיתִי אֶל־בֵּית אָבִיךָ בִּהְיֹותָם בְּמִצְרַיִם לְבֵית פַּרְעֹה׃
Translit, VAYAVO 'ISY-'ELOHIM 'EL-'ELI VAYOMER ELAV KOH AMAR YEHOVAH (baca ADONAY) HANIGLO NIGLEITI 'EL-BE'IT 'AVIKHA BIHYOTAM BEMITSRAYIM LEVE'IT PAROH


* 1 Samuel 9:6
LAI TB, Tetapi orang ini berkata kepadanya: "Tunggu, di kota ini ada seorang abdi Allah, seorang yang terhormat; segala yang dikatakannya pasti terjadi. Marilah kita pergi ke sana sekarang juga, mungkin ia dapat memberitahukan kepada kita tentang perjalanan yang kita tempuh ini."
LAI TL, Maka sahut hamba itu: Bahwasanya adalah seorang aziz Allah dalam negeri ini, ia itu seorang yang kehormatan, maka tak dapat tiada segala sabdanyapun jadilah; baiklah kita pergi mendapatkan dia, mudah-mudahan ditunjuknya kepada kita jalan yang patut kita turut.
KJV, And he said unto him, Behold now, there is in this city a man of God, and he is an honourable man; all that he saith cometh surely to pass: now let us go thither; peradventure he can shew us our way that we should go.
Hebrew,
וַיֹּאמֶר לֹו הִנֵּה־נָא אִישׁ־אֱלֹהִים בָּעִיר הַזֹּאת וְהָאִישׁ נִכְבָּד כֹּל אֲשֶׁר־יְדַבֵּר בֹּוא יָבֹוא עַתָּה נֵלֲכָה שָּׁם אוּלַי יַגִּיד לָנוּ אֶת־דַּרְכֵּנוּ אֲשֶׁר־הָלַכְנוּ עָלֶיהָ׃
Translit, VAYOMER LO HINEH-NA 'ISY-'ELOHIM BA'IR HAZOT VEHAISY NIKHBAD KOL 'ASYER-YEDABER BO' YAVO ATAH NELKHAH SYAM 'ULAY YAGID LANU 'ET-DARKENU 'ASYER-HALAKHNU 'ALEIHA


* 1 Raja 13:1
LAI TB, Sedang Yerobeam berdiri di atas mezbah itu sambil membakar korban, maka atas perintah TUHAN datanglah seorang abdi Allah dari Yehuda ke Betel.
LAI TL, Sebermula, maka dengan firman Tuhan datanglah seorang aziz Allah dari tanah Yehuda ke Bait-el sementara Yerobeam berdiri di hadapan mezbah itu sambil membakar dupa.
KJV, And, behold, there came a man of God out of Judah by the word of the LORD unto Bethel: and Jeroboam stood by the altar to burn incense.
Hebrew,
וְהִנֵּה אִישׁ אֱלֹהִים בָּא מִיהוּדָה בִּדְבַר יְהוָה אֶל־בֵּית־אֵל וְיָרָבְעָם עֹמֵד עַל־הַמִּזְבֵּחַ לְהַקְטִיר׃
Translit, VEHINEH ISY 'ELOHIM BA MIHUDAH BIDVAR YEHOVAH (baca ADONAY) 'EL-BE'IT 'EL VEYARAVAM 'OMED 'AL-HAMIZBE'AKH LEHAKTIR
dab


Bahwa gelar 'man of God' itu bermaksud mengungkapkan perbedaan sifat antara nabi dan orang lain gamblang dijelaskan oleh perempuan Sunem sbb :


* 2 Raja 4:9
LAI TB, Berkatalah perempuan itu kepada suaminya: "Sesungguhnya aku sudah tahu bahwa orang yang selalu datang kepada kita itu adalah abdi Allah yang kudus.
LAI TL, [color=green]Maka kata perempuan itu kepada suaminya: Bahwasanya kuketahui akan aziz Allah yang terkadang-kadang berjalan terus dari pada negeri kita itu sucilah adanya.[/color]
KJV, And she said unto her husband, Behold now, I perceive that this is an holy man of God, which passeth by us continually.
Hebrew,
וַתֹּאמֶר אֶל־אִישָׁהּ הִנֵּה־נָא יָדַעְתִּי כִּי אִישׁ אֱלֹהִים קָדֹושׁ הוּא עֹבֵר עָלֵינוּ תָּמִיד׃
Translit, VATOMER 'EL-'ISYAH HINEH-NA YADATI KI 'ISY 'ELOHIM KADOSY HU 'OVER ALEINU TAMID



Perjanjian Baru pun menggunakan istilah "manusia Allah".


* 1 Timotius 6:11
LAI TB, Tetapi engkau hai manusia Allah, jauhilah semuanya itu, kejarlah keadilan, ibadah, kesetiaan, kasih, kesabaran dan kelembutan.
KJV, But thou, O man of God, flee these things; and follow after righteousness, godliness, faith, love, patience, meekness.
TR, συ δε ω ανθρωπε του θεου ταυτα φευγε διωκε δε δικαιοσυνην ευσεβειαν πιστιν αγαπην υπομονην πραοτητα
[Translit, su {engkau} de {tetapi} hô anthrôpe {wahai manusia} tou theou {(dari) Allah} tauta pheuge diôke de dikaiosunên eusebeian pistin agapên hupomonên praotêta


Paulus menggunakan istilah "manusia Allah" berdasarkan pola pikir Yahudi dari kata איש האלהים ; 'ISY (HA)'ELOHIM, yaitu merujuk kepada seseorang yang mengabdi kepada Allah, seseorang yang bertindak di bawah otoritas dan keterlibatan Allah.

Umat Kristiani di Indonesia dapat saja menggunakan istilah seperti ayat ini "manusia Allah", namun karena pola pikir orang Indonesia yang agak berbeda dengan pola pikir orang Semit, maka terkadang istilah "manusia Allah" ini seakan-akan dapat dipertukarkan dengan istilah "manusia dewa", atau dipertentangkan dengan "manusia iblis", "manusia siluman", "manusia harimau", "manusia api" sehingga mengaburkan makna "manusia Allah" yang sebenarnya. Barangkali inilah sebabnya Alkitab Indonesia cenderung menggunakan terjemahan "abdi Allah".



2. Hamba-Nya atau hamba-Mu atau hamba-Ku


Hamba, Ibrani עבד - EVED, Yunani δουλος - doulos. Nampaknya orang tidak menyapa nabi sebagai 'hamba Allah', tetapi Allah sering menyebut para nabi sebagai 'hamba-Ku' :

Disini diungkapkan hubungan lain dari nabi Allah, dan inilah yang pertama dipakai untuk Musa, misalnya dalam :


* Yosua 1:1-2
1:1 LAI TB, Sesudah Musa hamba TUHAN itu mati, berfirmanlah TUHAN kepada Yosua bin Nun, abdi Musa itu, demikian:
KJV, Now after the death of Moses the servant of the LORD it came to pass, that the LORD spake unto Joshua the son of Nun, Moses' minister, saying,
Hebrew,
וַיְהִי אַחֲרֵי מֹות מֹשֶׁה עֶבֶד יְהוָה וַיֹּאמֶר יְהוָה אֶל־יְהֹושֻׁעַ בִּן־נוּן מְשָׁרֵת מֹשֶׁה לֵאמֹר׃
Translit, VAYEHI AKHAREY MOT MOSYEH 'EVED YEHOVAH VAYOMER YEHOVAH 'EL-YEHOSYU'A BIN-NUN MESYARET MOSYEH LEMOR

1:2 LAI TB, "Hamba-Ku Musa telah mati; sebab itu bersiaplah sekarang, seberangilah sungai Yordan ini, engkau dan seluruh bangsa ini, menuju negeri yang akan Kuberikan kepada mereka, kepada orang Israel itu.
KJV, Moses my servant is dead; now therefore arise, go over this Jordan, thou, and all this people, unto the land which I do give to them, even to the children of Israel.
Hebrew,
מֹשֶׁה עַבְדִּי מֵת וְעַתָּה קוּם עֲבֹר אֶת־הַיַּרְדֵּן הַזֶּה אַתָּה וְכָל־הָעָם הַזֶּה אֶל־הָאָרֶץ אֲשֶׁר אָנֹכִי נֹתֵן לָהֶם לִבְנֵי יִשְׂרָאֵל׃
Translit, MOSYEH 'AVDI MET VE'ATAH KUM AVOR 'ET-HAYARDEN HAZEH 'ATAH VEKHOL-HA'AM HAZEH 'EL-HA'ARETS 'ASYER 'ANOKHI NOTEN LAHEM LIVNEY YISRA'EL


Dan sebagai akibatnya kata-kata ganti lainnya 'nya' dan 'mu' dipakai juga, misalnya dalam :


* 2 Raja 17:13, 23
17:13 LAI TB, TUHAN telah memperingatkan kepada orang Israel dan kepada orang Yehuda dengan perantaraan semua nabi dan semua tukang tilik: "Berbaliklah kamu dari pada jalan-jalanmu yang jahat itu dan tetaplah ikuti segala perintah dan ketetapan-Ku, sesuai dengan segala undang-undang yang telah Kuperintahkan kepada nenek moyangmu dan yang telah Kusampaikan kepada mereka dengan perantaraan hamba-hamba-Ku, para nabi."
KJV, Yet the LORD testified against Israel, and against Judah, by all the prophets, and by all the seers, saying, Turn ye from your evil ways, and keep my commandments and my statutes, according to all the law which I commanded your fathers, and which I sent to you by my servants the prophets.
Hebrew,
וַיָּעַד יְהוָה בְּיִשְׂרָאֵל וּבִיהוּדָה בְּיַד כָּל־[כ נְבִיאֹו] [ק נְבִיאֵי] כָל־חֹזֶה לֵאמֹר שֻׁבוּ* מִדַּרְכֵיכֶם הָרָעִים וְשִׁמְרוּ מִצְוֹתַי חֻקֹּותַי כְּכָל־הַתֹּורָה אֲשֶׁר צִוִּיתִי אֶת־אֲבֹתֵיכֶם וַאֲשֶׁר שָׁלַחְתִּי אֲלֵיכֶם בְּיַד עֲבָדַי הַנְּבִיאִים׃
Translit, VAYA'AD YEHOVAH BEYISRA'EL 'UVIHUDAH BEYAD KOL-NEVI'EV NEVI'EY KHOL-KHOZEH LEMOR SYUVU MIDARKHEIKHEM HARA'IM VESYIMRU MITSVOTAI KHUKOTAI KEKHAL-HATORA ASYER TSIVITI 'ET-AVOTEIKHEM VA'ASYER SYALAKHTI 'ALEIKHEM BEYAD AVADAY HANEVI'IM

17:23 LAI TB, sampai TUHAN menjauhkan orang Israel dari hadapan-Nya seperti yang telah difirmankan-Nya dengan perantaraan semua hamba-Nya, para nabi. Orang Israel diangkut dari tanahnya ke Asyur ke dalam pembuangan. Demikianlah sampai hari ini.
KJV, Until the LORD removed Israel out of his sight, as he had said by all his servants the prophets. So was Israel carried away out of their own land to Assyria unto this day.
Hebrew,
עַד אֲשֶׁר־הֵסִיר יְהוָה אֶת־יִשְׂרָאֵל מֵעַל פָּנָיו כַּאֲשֶׁר דִּבֶּר בְּיַד כָּל־עֲבָדָיו הַנְּבִיאִים וַיִּגֶל יִשְׂרָאֵל מֵעַל אַדְמָתֹו אַשּׁוּרָה עַד הַיֹּום הַזֶּה׃ ף
Translit, 'AD ASYER-HESIR YEHOVAH (baca ADONAY) 'ET-YISRA'EL ME'AL PANAV KA'ASYER DIBER BEYAD KOL-AVADAV HANEVI'IM VAYIGEL YISRA'EL ME'AL 'ADMATO 'ASYURAH 'AD HAYOM HAZEH


* 2 Raja 21:10
LAI TB, Kemudian berfirmanlah TUHAN dengan perantaraan para hamba-Nya, yakni para nabi:
KJV, And the LORD spake by his servants the prophets, saying,
Hebrew,
וַיְדַבֵּר יְהוָה בְּיַד־עֲבָדָיו הַנְּבִיאִים לֵאמֹר׃
Translit, VAYEDABER YEHOVAH (baca ADONAY) BEYAD-'AVADAV HANEVI'IM LEMOR


* 2 Raja 24:2
LAI TB, TUHAN menyuruh gerombolan-gerombolan Kasdim, gerombolan-gerombolan Aram, gerombolan-gerombolan Moab dan gerombolan-gerombolan bani Amon melawan Yoyakim; Ia menyuruh mereka melawan Yehuda untuk membinasakannya sesuai dengan firman TUHAN yang diucapkan-Nya dengan perantaraan para hamba-Nya, yaitu para nabi.
KJV, And the LORD sent against him bands of the Chaldees, and bands of the Syrians, and bands of the Moabites, and bands of the children of Ammon, and sent them against Judah to destroy it, according to the word of the LORD, which he spake by his servants the prophets.
Hebrew,
וַיְשַׁלַּח יְהוָה בֹּו אֶת־גְּדוּדֵי כַשְׂדִּים וְאֶת־גְּדוּדֵי אֲרָם וְאֵת גְּדוּדֵי מֹואָב וְאֵת גְּדוּדֵי בְנֵי־עַמֹּון וַיְשַׁלְּחֵם בִּיהוּדָה לְהַאֲבִידֹו כִּדְבַר יְהוָה אֲשֶׁר דִּבֶּר בְּיַד עֲבָדָיו הַנְּבִיאִים׃
Translit, VAYESYALAKH YEHOVAH (baca ADONAY) BO 'ET-GEDUDEY KHASDIM VE'ET-GEDUDEY 'ARAM VE'ET GEDUDEY MO'AV VE'ET GEDUDEY VENEY-'AMON VAYESHALKHEM BIHUDAH LEHA'AVIDO KIDVAR YEHOVAH (baca AADONAY) 'ASYER DIBER BEYAD 'AVADAV HANEVI'IM


* Ezra 9:11
LAI TB, yang Kauperintahkan dengan perantaraan hamba-hamba-Mu, para nabi itu, dengan berfirman: Negeri yang kamu masuki untuk diduduki adalah negeri yang cemar oleh karena kecemaran penduduk negeri, yakni oleh karena kekejian yang mereka lakukan dengan segala kenajisan mereka di segenap negeri itu dari ujung ke ujung.
KJV, Which thou hast commanded by thy servants the prophets, saying, The land, unto which ye go to possess it, is an unclean land with the filthiness of the people of the lands, with their abominations, which have filled it from one end to another with their uncleanness.
Hebrew,
אֲשֶׁר צִוִּיתָ בְּיַד עֲבָדֶיךָ הַנְּבִיאִים לֵאמֹר הָאָרֶץ אֲשֶׁר אַתֶּם בָּאִים לְרִשְׁתָּהּ אֶרֶץ נִדָּה הִיא בְּנִדַּת עַמֵּי הָאֲרָצֹות בְּתֹועֲבֹתֵיהֶם אֲשֶׁר מִלְאוּהָ מִפֶּה אֶל־פֶּה בְּטֻמְאָתָם׃
Translit, ASYER TSIVITA BEYAD 'AVADEIKHA HANEVI'IM LEMOR HA'ARETS 'ASYER ATEM BA'IM LERISYTA 'ERETS NIDAH HI' BENIDAT 'AMEY HA'ARATSOT BETO'AVOTEIHEM 'ASYER MILUHA MIPEH 'EL-PEH BETUMATAM


* Yeremia 7:25
Dari sejak waktu nenek moyangmu keluar dari tanah Mesir sampai waktu ini, Aku mengutus kepada mereka hamba-hamba-Ku, para nabi, hari demi hari, terus-menerus,

KJV, Since the day that your fathers came forth out of the land of Egypt unto this day I have even sent unto you all my servants the prophets, daily rising up early and sending them:
Hebrew,
לְמִן־הַיֹּום אֲשֶׁר יָצְאוּ אֲבֹותֵיכֶם מֵאֶרֶץ מִצְרַיִם עַד הַיֹּום הַזֶּה וָאֶשְׁלַח אֲלֵיכֶם אֶת־כָּל־עֲבָדַי הַנְּבִיאִים יֹום הַשְׁכֵּם וְשָׁלֹחַ׃
Translit, LEMIN-HAYOM 'ASYER YATSU 'AVOTEIKHEM ME'ERETS MITSRAYIM 'AD HAYOM HAZEH VA'ESYLAKH ALEIKHEM 'ET-KOL-AVADAY HANEVI'IM YOM HASYEKEM VESHALO'AKH


----


Seperti yang sudah dijelaskan diatas, ada 3 kata Ibrani yang dipakai untuk nabi : נביא - NAVI', ראה -RO'EH dan חזה - KHOZEH. Yang pertama senantiasa diterjemahkan dengan 'nabi', yang kedua, dalam bentuknya adalah bentuk aktif dari kata kerja 'melihat', diterjemahkan dengan 'pelihat'. Yang ketiga juga bentuk aktif dari kata kerja lain 'melihat', yang juga diterjemahkan dengan 'pelihat' :


* 1 Tawarikh 29:29
LAI TB, Sesungguhnya, riwayat raja Daud dari awal sampai akhir tertulis dalam riwayat Samuel, pelihat itu, dan dalam riwayat nabi Natan, dan dalam riwayat Gad, pelihat itu,
KJV, Now the acts of David the king, first and last, behold, they are written in the book of Samuel the seer, and in the book of Nathan the prophet, and in the book of Gad the seer,
Hebrew,
וְדִבְרֵי דָּוִיד הַמֶּלֶךְ הָרִאשֹׁנִים וְהָאֲחרֹנִים הִנָּם כְּתוּבִים עַל־דִּבְרֵי שְׁמוּאֵל הָרֹאֶה וְעַל־דִּבְרֵי נָתָן הַנָּבִיא וְעַל־דִּבְרֵי גָּד הַחֹזֶה׃
Translit, VEDIVREY DAVID HAMELEKH HARI'SYONIM VEHA'AKHRONIM HINAM KETUVIM 'AL-DIVREI SYEMU'EL HARO'EH VE'AL-DIVREY NATAN HANAVI' VE'AL-DIVREI GAD HAKHOZEH


* Yesaya 30:10
LAI TB, yang mengatakan kepada para tukang tilik: "Jangan menilik," dan kepada para pelihat: "Janganlah lihat bagi kami hal-hal yang benar, tetapi katakanlah kepada kami hal-hal yang manis, lihatlah bagi kami hal-hal yang semu,
KJV, Which say to the seers, See not; and to the prophets, Prophesy not unto us right things, speak unto us smooth things, prophesy deceits:
Hebrew,
אֲשֶׁר אָמְרוּ לָרֹאִים לֹא תִרְאוּ וְלַחֹזִים לֹא תֶחֱזוּ־לָנוּ נְכֹחֹות דַּבְּרוּ־לָנוּ חֲלָקֹות חֲזוּ מַהֲתַלֹּות׃
Translit, 'ASYER 'AMRU LARO'IM LO TIRU VELAKHOZIM LO TEKHEZU-LANU NEKHOKHOT DABRU-LANU KHALAKOT KHAZU MAHATALOT


Muasal kata נביא - NAVI' telah lama menjadi bahan perdebatan. Kata itu dapat dikembalikan ke suatu akar 'AKAD, yang artinya 'yang dipanggil' atau 'seorang yang memanggil', yaitu kepada manusia atas nama Allah. Kedua arti ini cocok dengan gambaran nabi dalam Perjanjian Lama (PL). Kemungkinan bahwa seorang nabi adalah yang memanggil kepada Allah, dalam doa, belumlah diteliti, tapi itu juga, dan barangkali sejak semula (Kejadian 20:7) telah menjadi ciri nabi.

Ada pembicaraan yang sama luasnya tentang hubungan dengan ketiga kata נביא - NAVI', ראה -RO'EH dan חזה - KHOZEH yang satu dengan yang lain. Ayat-ayat seperti dalam 1 Tawarikh 29:29 yang nampaknya memakai kata-kata dengan perbedaan halus (Gad disebut dalam bahasa Ibrani sebagai חזה - KHOZEH), memberi kesan bahwa ada arti khusus yang tepat dalam tiap kata. Tapi ini tidak didukung oleh penelitian atas pemakaian PL seluruhnya. Pemakaian kata-kata itu terjadi dalam 2 kurun waktu yang ditandai oleh 1 Samuel 9:9; pertama, kurun waktu ketika arti נביא - NAVI' dan ראה -RO'EH berbeda, itulah kurun waktu yang lebih dini; lalu menyusul kurun waktu dimana penulis 1 Samuel 9:9 hidup, ketika נביא - NAVI' menjadi sinonim dari ראה -RO'EH, dengan atau tanpa kehilangan artinya sendiri yang lebih tua. Dokumen suber bagi kurun waktu yang lebih dini ialah 1 Samuel pasal 9-10, dan nampaknya pasti, bahwa arti kedua kata itu dalam pasal-pasal tersebut dapat ditentukan; נביא - NAVI' ialah anggota suatu kelompok yang sering dikuasai oleh ektase bersama yang menular (1 Samuel 10:5-6, 10-13 ; 19:20-24), sedang ראה -RO'EH bersifat tersendiri,s eorang yang lebih penting dan berwibawa. Dari sepuluh kali permunculan gelar itu, enam kali dipakai bagi Samuel (1 Samuel 9:11, 18-19; 1 Tawarikh 9:22; 26:28; 29:29). Karena itu Samuel adalah teladan yang baik dari ראה -RO'EH.

Tapi jika kita bergerak ke kurun waktu yang lebih kemudian, yang disebut dalam 1 Samuel 9:9 tidaklah mungkin menentukan artinya yang tepat. Perlu diperhatikan bahwa dalam seluruh kitab Tawarikh, kata חזה - KHOZEH senantiasa (kecuali 2 Tawarikh 29:29) disebut dalam hubungannya dengan raja. Karena itu pernah dianjurkan bahwa חזה - KHOZEH diperlakukan sebagai seorang waskita yang tetap. Tapi ini tidak sesuaid engan buktinya. Bahkan dalam Kitab Tawarikh sering ia berbuat seperti נביא - NAVI' (umpamanya dalam 1 Tawarikh 19:2; 33:18 ), dan tugas yang paling sering diberikan kepadanya ialah tugas ahli sejarah istana – suatu tugas yang juga terdapat pada נביא - NAVI' dan ראה -RO'EH (2 Tawarikh 9:29; 12:15; bandingkan dengan 1 Tawarikh 29”29)

Dalam pemakaian umum PL, tiap perbedaan arti dalam kata kerja חזה - KHAZAH dapat disejajarkan dalam rata kerja ראה - RA'AH keduanya dipakai sehubungan denga ramalan (Zakharia 10:2; Yehezkiel 21:21), suatu hubungan yang dimiliki bersama dengan נביא - NAVI' (Mikha 3:11); keduanya dipakai bagi pengamatan akan arti kejadian-kejadian (Mazmur 46:8; Yesaya 5:12) dan akan penafsiran watak (Mazmur 11:4, 7; 1 Samuel 16:1) ; keduanya dipakai bagi pengelihatan Allah (Mazmur 27:4; Yesaya 6:5), dan bagi keaktifan kenabian (Yesaya 1:1; Yehezkiel 13:3); keduanya dipakai untuk melihat terjadinya pembalasan (Mazmur 58:10; 54:7).
Pada Yesaya 29:10, נביא - NAVI' dan חזה - KHOZEH sejajar; pada Amos 7:12 dab, Amazia menyapa Amos sebagai חזה - KHOZEH, mendesaknya untuk bernubuat "NAVA" di Yehuda, dan Amoz menjawab bahwa ia bukan נביא - NAVI'. Di Yehezkiel 13:9 yang didapati adalah yang sebaliknya. Kata nama benda נביא - NAVI' menjadi pelaku dari kata kerja חזה - KHAZAH. Rujukan-rujukan ini dapat diperpanjang secara luas, dan kita bisa menyimpulkannya bahwa kata-kata itu adalah sinonim.


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Tue Jan 30, 2007 12:07 pm 
Offline
Merdeka dlm Kristus
Merdeka dlm Kristus
User avatar

Joined: Fri Jun 09, 2006 5:20 pm
Posts: 6482
2. Pelayanan Nabi



Kadang-kadang nama nabi itu disebut, seperti nama Yesaya, Yeremia atau Samuel. Sambil berbicara melalui mereka, Allah memperkenalkan rencana-Nya, bukan supaya orang dapat membenarkan tepatnya pada saat suatu nubuat tergenapi, melainkan supaya orang dapat menempatkan kejadian-kejadian yang mereka alami dalam rencana Allah, biarpun kejadian itu merupakan batu sandungan, seperti misalnya salib Yesus.


* Kisah 3:18
LAI TB, Tetapi dengan jalan demikian Allah telah menggenapi apa yang telah difirmankan-Nya dahulu dengan perantaraan nabi-nabi-Nya ('prophêtês'), yaitu bahwa Mesias yang diutus-Nya harus menderita.
TR, ο δε θεος α προκατηγγειλεν δια στοματος παντων των προφητων αυτου παθειν τον χριστον επληρωσεν ουτως
Translit, ho de theos ha prokatêggeilen dia stomatos pantôn tôn prophêtôn autou pathein ton khriston eplêrôsen houtôs


"Nabi seperti Musa" (Ulangan 18:15; Kisah Para Rasul 3:22-23, 7:37) adalah salah satu dari pola yang tampak pada Yesus Kristus.

Sekitar Yesus muncul sejumlah orang yang bernubuat seperti Zakharia, Hana, dan terutama Yohanes Pembaptis. Yohanes Pembaptis menunjukkan makna aktual Hukum, memberitakan penghakiman yang di ambang pintu, menganjurkan baptisan pertobatan dan mengenal Dia yang sudah ada.

Yesus Kristus juga dipandang sebagai seorang nabi, namun Dia sendiri tidak menuntut gelar itu; Dia lebih senang bertindak sebagai nabi. Ia mencela ekses-ekses yang dilakukan oleh para pemuka Yahudi dan para pemimpin agama orang Yahudi, Ia menyatakan makna tanda-tanda zaman serta menyatakan bahwa Ia harus berbagi nasib tragis nabi-nabi terdahulu sambil memberitahukan peranan-Nya yang unik. Namun Ia juga menempatkan diri-Nya di atas para nabi, sebab Ia mewujudkan keselamatan dan mengucapkan firman berdasarkan wewenang-Nya sendiri.




a. Nabi Yang Normatif



Nabi (Ibrani, נביא - NAVI'), orang pertama yang disebut nabi oleh Alkitab adalah Abraham


* Kejadian 20:7
LAI TB, Jadi sekarang, kembalikanlah isteri orang itu, sebab dia seorang nabi; ia akan berdoa untuk engkau, maka engkau tetap hidup; tetapi jika engkau tidak mengembalikan dia, ketahuilah, engkau pasti mati, engkau dan semua orang yang bersama-sama dengan engkau.
KJV, Now therefore restore the man his wife; for he is a prophet, and he shall pray for thee, and thou shalt live: and if thou restore her not, know thou that thou shalt surely die, thou, and all that are thine.
Hebrew,
וְעַתָּה הָשֵׁב אֵשֶׁת־הָאִישׁ כִּי־נָבִיא הוּא וְיִתְפַּלֵּל בַּעַדְךָ וֶחְיֵה וְאִם־אֵינְךָ מֵשִׁיב דַּע כִּי־מֹות תָּמוּת אַתָּה וְכָל־אֲשֶׁר־לָךְ׃
Translit, VE'ATAH HASYEV 'ESYET-HA'ISY KI-NAVI' HU' VEYITPALEL BA'ADKHA VEKHYEH VE'IM-'EYNKHA MESYIV DA' KI-MOT TAMUT 'ATAH VEKHOL-'ASYER-LAKH


Bandingkan dengan


* Mazmur 105:15
LAI TB, Jangan mengusik orang-orang yang Kuurapi, dan jangan berbuat jahat kepada nabi-nabi-Ku!
KJV, Saying, Touch not mine anointed, and do my prophets no harm.
Hebrew,
אַל־תִּגְּעוּ בִמְשִׁיחָי וְלִנְבִיאַי אַל־תָּרֵעוּ׃
Translit, 'AL-TIGU VIMSYIKHAY VELINVI'AY 'AL-TARE'U


Tidak semua tokoh dalam Alkitab adalah nabi, dalam kepercayaan Yudaisme maupun Kristen tidak memandang, misalnya Adam, Lut, adalah nabi, sebagaimana saudara kalangan Muslim memandang mereka adalah nabi. Nubuat Perjanjian Lama (PL) menerima bentuk normatifnya dalam hidup dan pribadi Musa, yang merupakan pokok ukur nabi-nabi selanjutnya :


* Ulangan 18:15-19
18:15 Seorang nabi dari tengah-tengahmu, dari antara saudara-saudaramu, sama seperti aku, akan dibangkitkan bagimu oleh TUHAN, Allahmu; dialah yang harus kamu dengarkan.
18:16 Tepat seperti yang kamu minta dahulu kepada TUHAN, Allahmu, di gunung Horeb, pada hari perkumpulan, dengan berkata: Tidak mau aku mendengar lagi suara TUHAN, Allahku, dan api yang besar ini tidak mau aku melihatnya lagi, supaya jangan aku mati.
18:17 Lalu berkatalah TUHAN kepadaku: Apa yang dikatakan mereka itu baik;
18:18 seorang nabi akan Kubangkitkan bagi mereka dari antara saudara mereka, seperti engkau ini; Aku akan menaruh firman-Ku dalam mulutnya, dan ia akan mengatakan kepada mereka segala yang Kuperintahkan kepadanya.
18:19 Orang yang tidak mendengarkan segala firman-Ku yang akan diucapkan nabi itu demi nama-Ku, dari padanya akan Kutuntut pertanggungjawaban.



* Ulangan 34:10
LAI TB, Seperti Musa yang dikenal TUHAN dengan berhadapan muka, tidak ada lagi nabi yang bangkit di antara orang Israel,
KJV, And there arose not a prophet since in Israel like unto Moses, whom the LORD knew face to face,
Hebrew,
וְלֹא־קָם נָבִיא עֹוד בְּיִשְׂרָאֵל כְּמֹשֶׁה אֲשֶׁר יְדָעֹו יְהוָה פָּנִים אֶל־פָּנִים׃
Translit, VELO-QAM NAVI' 'OD BEYISRA'EL KEMOSYEH 'ASYER YEDA'O YEHOVAH (baca ADONAY) PANIM 'EL-PANIM


Tiap ciri-ciri nabi TUHAN yang sebenarnya dalam urutan nabi-nabi PL, pertama-tama ditemukan pada diri Musa. Ia menerima panggilan khusus yang bersifat pribadi dari Allah. Prakarsa menjadikan seorang nabi berada pada Allah (lihat Keluaran 3:1-4; bandingkan dengan Yesaya 6; Yeremia 1:4-19; Yehezkiel 1-3; Hosea 1:2; Amos 7:14-15; Yunus 1:1), dan hanya nabi palsu-lah yang berani membebankan sendiri tugas kenabian atas dirinya sendiri (Yeremia 14:14; 23:21). Tujuan dan dampak utama panggilan itu ialah menghadirkan orang yang bersangkutan di hadirat Allah, seperti diperlihatkan oleh ayat-ayat acuan diatas. Inilah 'rahasia' atau 'pembicaraan' Tuhan (1 Raja 22:19 dab; Yeremia 23:22; Amsal 3:7). Nabi berdiri sendiri dihadapan manusia, sebagai orang yang telah dibina melayani di hadirat Allah (1 Raja 17:1; 18:15).

Lagipula perikesadaran kenabian akan makna sejarah berasal dari Musa. Ketika Yesaya mengemukakan polemiknya yang tajam menentang penyembahan berhala, salah satu pendirian yang paling teguh ialah, bahwa hanya YHVH satu-satunya pemberi kesanggupan bernubuat, dan bahwa berhala-berhala hanyalah lompong (umpamanya dalam Yesaya 45:20-22), berasal langsung dari Usa dan Kitab Keluaran. YHVH mengutus Musa ke Mesir setelah memberinya kecakapan untuk menafsirkan kejadian-kejadian besar yang segera akan terjadi. Sejarah menjadi pernyataan karena kepada keadaan historis itu ditambahkan seorang yang sebelumnya telah dipersiapkan untuk mengatakan maksud keadaan itu. Musa tidak dibiarkan bergumul menemukan arti kejadian-kejadian selama kejadian-kejadian itu sedang berlangsung atau sesudahnya; sebelum suatu kejadian terjadi ia telah diberi tahu keadaannya dan artinya oleh Allah yang berbicara kepada dia. Demikianlah keadaan semua nabi. Diantara bangsa-bangsa kuno hanya bangsa Israel-lah yang mempunyai kesadaran yang ebnar perihal sejarah. Kesadaran itu mereka peroleh dari para nabi, dan dibawah pimpinan Tuhan yang adalah Tuhan dari sejarah, para nabi memperolehnya dari Musa.

Demikianlah juga mereka peroleh dari Musa etika dan kepedulian sosial. Bahkan sebelum Musa telah memperhatikan kesejahteraan sosial umatnya (Keluaran 2:11 dab; bandingkan dengan ayat 17), dan setelah terpanggil,s ebagai nabi pemberi hukum, ia memberi undang-undang yang paling berperi-kemanusiaan dan filantropis dalam dunia kuno, dengan memperhatikan kaum lemah (Ulangan 24:19-22 dll) dan membasmi penindasan (umpamanya dalam Imamat 19:9 dab)

Banyak nabi yang bertentangan dengan raja sezamannya dan aktif memnggumuli masalah pemerintahan secara nasional. Inilah fungsi nabi yang teladannya terdapat dalam diri Musa, yang memberi Taurat kepada bangsanya dan bahkan disebut 'raja' (Ulangan 33;5). Menarik sekali bahwa kedua raja pertama Israel adalah juga nabi, tetapi perpaduan pelayanan demikian tidak diteruskan, dan pemerintahan teokrasi pola Musa dilanjutkan dengan pemerintahan bersama antara raja yang diurapi dan nabi yang diurapi.

Pada diri Musa, juga ditemukan kombinasi pemberitaan dan nubuat yang terdapat pada semua nabi. Ini mencolok terperinci sebagai suatu corak kenabian pada umumnya. Disini, kita hanya mencatat bahwa Musa juga menetapkan norma, yaitu bahwa bila seorang nabi membicarakan kejadian kini, dalam pembicaraannya itu sang nabi juga sering membicarakan kejadian yang akan datang. Pemuatan pemberitaan dan nubuat inilah yang membedakan nabi yang benar dari sekedar peramal saja. Bahkan waktu Musa mengucapkan nubuat akbarnya tentang Nabi yang akan datang (Ulangan 18:15 dsb) ia membicarakan soal-soal yang sangat pelik dan mendesak tentang hubungan umat Allah dan praktik dan daya tarik ibadah-ibadah kafir.

Dia ciri lain dari generasi-generasi sesudah nabi Musa, juga ditemukan pada diri Musa. Banyak nabi memakai lambang dalam menemukan amanat mereka (umpamanya Yeremia 19:1 dab; Yehezkiel 4:1 dab). Musa mengangkat tangannya ke atas (Keluaran 17:8 dab) dan demikian juga patung ular tedung (Bilangan 21:8 ), tidak usah menyebut ibadah yang sangat simbolis pada ibadah mana ia menatar bangsanya. Dan akhirnya segi syafaat tugas kenabian juga nampak pada Musa. Ia adalah 'wakil bangsa dihadapan Allah' (Keluaran 18:19; Bilangan 27:5) teristimewa pada satu peristiwa yang secara harfiah – Musa sebagai pendoa – tegar menangkis semua serangan (Keluaran 32:30 dab; Ulangan 9:18 dab; bandingkan dengan 1 Raja 13:6; 2 Raja 19:4; Yeremia 7:16; 11;14; 14:4).


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Tue Jan 30, 2007 2:10 pm 
Offline
Merdeka dlm Kristus
Merdeka dlm Kristus
User avatar

Joined: Fri Jun 09, 2006 5:20 pm
Posts: 6482
b. Bernubuat dan pemberitaan



Sangat sering dalam meneliti fenomena kenabian orang mengakui sifat khas gerakan ini di Israel, tapi sekaligus mengadili dan mengkritik seolah-olah tidak bersifat khas, dan seolah-olah bukti-buktinya dapat dijelaskan dengan rasional semata. Hanya ada satu sumber informasi mengenai nabi-nabi PL, yakni Kitab-kitab PL itu sendiri, justru harus diperlakukan sebagai dokumen sumber pertama.

Nabi pertama-tama ialah pelayan firman-Allah kepada orang-orang sezamannya. Adalah keyakinan nabi-nabi bahwa pemasyuan firman Allah mengubah sama-sekali seluruh keadaan (umpamanya dalam Yesaya pasa 28-29 menunjukkan pergumulan suatu bangsa untuk mendapatkan pemecahan gemilang atas persoalan kebijaksanaan politik yang hangat dan dalam prosesnya menolak firman Allah). Yesaya pasal 30 dan seterusnya menyatakan keadaan yang waku itu berlangsung; persoalannya bukan lagi persoalan tentang hubungan rohani antar Yehuda, Asyur dan Mesir di satu pihak, dan firman Allah di lain pihak. Firman menjadi ramuan yang aktif yang ditambahkan kepada keadaan, yang untuk selanjutnya didorong maju oleh firman yang diucapkan :


* Yesaya 40:8
Rumput menjadi kering, bunga menjadi layu, tetapi firman Allah kita tetap untuk selama-lamanya."

* Yesaya 55:11
demikianlah firman-Ku yang keluar dari mulut-Ku: ia tidak akan kembali kepada-Ku dengan sia-sia, tetapi ia akan melaksanakan apa yang Kukehendaki, dan akan berhasil dalam apa yang Kusuruhkan kepadanya.



Tapi jelas, para nabi berbicara pada situasi mereka, terutama berupa peringatan-peringatan dan bimbingan-bimbingan mengenai masa depan. Hampir tiap nabi pertama-tama tambil sebagai 'peramal' seperti dalam Amos 1:2. Ada 3 dasar dasar dari praktek-pratek ramalan ini:

Pertama-tama jelas, bahwa jika orang ingin melakukan pertanggungan-jawab moral yang patut pada masa kini, maka ia harus sadar akan masa depan. Ini serentak menempatkan nubuat PL di luar bidang ramalan dan keingin-tahuan semata-mata. Panggilan untuk bertobat (umpamanya dalam Yesaya 30:6-9) dan panggilan untuk hidup kudus (umpamanya dalam Yesaya 2:5) sama-sama didasarkan pada firman yang berkaitan dengan masa depan, pengelihatan tentang murka yang akan datang menghimbau orang kepada kewajiban berjalan dalam terang sekarang ini.

Kedua, nubuat timbul karena nabi-nabi berbicara atas nama Yang Mahakudus Pemerintah sejarah. Diatas telah disebut bahwa panggilan nabi pertama-tama adalah untuk mengenal Allah. Dari pengenalan ini muncullah kesadaran pada apa akan dilakukanNya, sementara Ia mempimpin sejarah menurut asas-asas yang tak dapat berubah berdasarkan tabuat-Nya yang kudus. Ini berarti, bahwa sebagai nabi mereka memiliki segala asas informasi, sebab dengan melalui Musa dan Keluaran dari Mesir, Allah telah mengumumkan Nama-Nya untuk selama-lamaNya (Keluaran 3:15). Dan mereka tahu (Amos 3:7).

Ketiga, nubuat tampaknya termasuk gagasan asasi dari pelayanan kenabian. Ini tampak dalam Ulangan 18:9 dab. Israel ketika memasuki tanah Kanaan, misalnya mengirbankan bayi, tetapi juga tentang pelaku agama Kanaan, seperti peramal. Memang orang-orang ini terlibat dalam apa yang disebut 'meramal keberuntungan'; mereka menawarkan untuk mengetahui masa depan dengan alat apa saja. Bagi Israel, sebagai pengganti semuanya, akan tampil seorang nabi yang akan dibangkitkan YHVH dari antara mereka. Nabi ini, yang berbicara atas nama YHVH, harus dinilai dari kesaksamaan ramalannya (ayat 23) – suatu bukti yang jelas bahwa Israel mengharapkan nubuat kebabian, dan bahwa nubuat itu termasuk pengertian kenabian.

Disini dapat diperhatikan, karunia-karunia para nabi yang sangat terperinci di bidang telepati dan kewaskitaan. Elisa mempunyai reputasi dapat mengetahui apa yang diucapkan tersembunyi di tempat jauh (2 Raja 6:12) dan ia memberi tanda reputasi bahwa bukan tanpa dasar. Yehezkiel masyur karena pengetahuannya yang rinci tentang Yerusalem dan pada waktu ia di Babel (Yehezkiel pasal 8-11). Memang hubungan langsung antara Yehezkiel dengan orang di Yerusalem adalah mungkin, namun tidak perlu mengcoba mengelakkan kesaksian bagian di Alkitab ini. Para nabi memiliki kemampuan jiwa yang luar biasa. Juga tidak perlu mempersoalkan kemampuan mengetahui terlebih dahulu nama-nama pribadi orang, seperti disajikan dalam 1 Raja 13:2; yesaya 44:28 (bandingkan dengan Kisah 9:12). Karena tiada ketidak-pastian naskah dalam hal ini, maka masalahnya hanyalah soal apakah kita menerima bukti PL tentang kenabian PL atau tidak. Kemunculan ramalan yang begitu terperinci sangat cocok dengan gambaran umum tentang kenabian seperti yang dinyatakan Alkitab. Tidaklah pada tempatnya mengemukakan prsoalan dipandang dari segi pengetahuan tentang jarak waktu antara ramalan dan pemenuhan: 'Bagaimanakah nabi dapat tahu nama seseorang yang akan dilahirkan beratus-ratus tahun kemudian setelah zamannya?' Persoalan yang pantas adalah jauh lebih sederhana : 'Dari apa yang kita ketahui tentang nabi PL, apakah ada sesuatu yang membuat mustahil pengetahuannya, yang terlebih dahulu tentang nama-nama pribadi orang?' Dalam terang PL hanya ada satu jawaban yang mungkin, yakni : Tidak.


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Fri Feb 02, 2007 4:56 pm 
Offline
Merdeka dlm Kristus
Merdeka dlm Kristus
User avatar

Joined: Fri Jun 09, 2006 5:20 pm
Posts: 6482
3. Pengilhaman dan metode-metode nubuat



a. Cara-cara pengilhaman


Bagaimana nabi menerima amanat yang untuk menyampaikannya kepada sesamanya manusia ia diutus? Jawabannya yang lazim diberikan sangat jelas, namun samar-samar : 'Firman Tuhan datang', harfiah, kata kerja yang dipakai adalah kata kerja 'menjadi' – 'firman Tuhan menjadi ada secara aktif kepada...'. Demikianlah pernyataan tentang kesadaran yang langsung dan berpribadi yang merupakan pengalaman dasar semua nabi. Dan ini pertama kali dinyatakan dalam


* Keluaran 7:1,2
7:1 Berfirmanlah TUHAN kepada Musa: "Lihat, Aku mengangkat engkau sebagai Allah bagi Firaun, dan Harun, abangmu, akan menjadi nabimu.
7:2 Engkau harus mengatakan segala yang Kuperintahkan kepadamu, dan Harun, abangmu, harus berbicara kepada Firaun, supaya dibiarkannya orang Israel itu pergi dari negerinya.



bandingkan dengan


* Keluaran 4:15-16
4:15 Maka engkau harus berbicara kepadanya dan menaruh perkataan itu ke dalam mulutnya; Aku akan menyertai lidahmu dan lidahnya dan mengajarkan kepada kamu apa yang harus kamu lakukan.
4:16 Ia harus berbicara bagimu kepada bangsa itu, dengan demikian ia akan menjadi penyambung lidahmu dan engkau akan menjadi seperti Allah baginya.



Allah sendiri nyang mengucapkan firman itu, yang disampaikan-Nya kepada nabi, dan melalui nabi kepada umat. Pengalaman yang sama seperyi itulah yang dialami oleh yeremia ketika tangan Allah menjamah mulutnya :


* Yeremia 1:9
Lalu TUHAN mengulurkan tangan-Nya dan menjamah mulutku; TUHAN berfirman kepadaku: "Sesungguhnya, Aku menaruh perkataan-perkataan-Ku ke dalam mulutmu.



Dan bagian ini memberi tahu kita ihwal nubuat sebanyak yang diperbolehkan kita ketahui: bahwa dalam hubungan persekutuan pribadi yang diadakan oleh Allah, nabi menerima amanat ilahi yang verbal. Di kemudian hari Yeremia mengungkapkan pengalaman itu sebagai 'hadir dalam dewan musyawarah Tuhan' (Yeremia 23:22) dengan mana sang nabi dicakapkan mendorong umat mendengar firman Allah. Tapi ini tidak menambah penjelasan secara psikologis.


* Yeremia 23:22
Sekiranya mereka hadir dalam dewan musyawarah-Ku, niscayalah mereka akan mengabarkan firman-Ku kepada umat-Ku, membawa mereka kembali dari tingkah langkahnya yang jahat dan dari perbuatan-perbuatannya yang jahat.



Mimpi dan pengelihatan juga mendapat tempat dalam pengilhaman nabi. Kadang-kadang Yermia 23:28 dianggap mengajarkan bahwa mimpi tidak dapat dpandang sebagai media menerima firman Tuhan. Tapi dalam terang Bilangan 12:6-7 dan 1 Samuel 28:6,15, yang mengajarkan bahwa mimpi juga berlaku sebagai media. Kita lihat bahwa Yeremia 23:23 harus dimengerti sebagai 'melulu mimpi saja' atau 'mimpi' buah khayalan sendiri. Seungguh, Yeremia sendiri nampak menerima firman Tuhan melalui mimpi (Yeremia 31:26). Pengalaman berupa pengelihatan paling baik ditunjukkan dalam dalam nabi Zakharia, tapi sama dengan mimpi, hal ini tidak juga menambah apa-apa kepada pengetahuan – atau ketidaktahuan – tentang mekanisme pengilhaman. Hal yang persis sama dapat dikatakan tentang peristiwa-peristiwa dimana firman diterima melalui suatu lambang (Yeremia pasal 18; Amos 7:7dab; Amos 8:1-3). Pengilhaman adalah mujizat; kita tidak tahu dengan cara apa Allah membuat akal manusia tahu akan firmanNya.

Ini menimbulkan persoalan tentan aktivitas Roh Allah dalam pengilhaman nabi. Ada 18 bagian Alkitab yang menghubungkan pengilhaman nabi dengan aktivitas Roh; Bilangan 24:2 mengacu kepada Bileam; Bilangan 11:29; 1 Samuel 10:6, 10; 19:20,23; membicarakan ektase kenabian; anggapan umum bahwa nubuat muncul dari Roh Allah ditemukan pada 1 Raja 22:24; Yoel 2:28-29; Hosea 9:7; Nehemia 9:20; Zakharia 7:12; pernyataan langsung mengenai pengilhaman oleh Roh disebut di Mikha 3:8; pengilhaman Roh atas firman nabi dinyatakan dalam 1 Tawarikh 12:18; 2 Tawarikh 15:1; 20:14; 24:20; Nehemia 9:20 dan Yehezkiel 11:5.
Jelas bukti ini tidak merata tersebar di seluruh PL, khususnya bahwa para nabi-nabi pra pembuangan ke Babel jarang dikemukakan. Yeremia tidak menyebut Roh Allah dalam hubungan apapun! Hal ini dipandang menunjukkan pembedaan antara 'oknum firman' dan 'oknum Roh'. Seolah-olah nabi-nabi terdahulu ingin memisahkan diri dari kelompok pengilhaman dan dari yang disebut orang-orang yang dipenuhi oleh roh. Tapi kesimpulan ini tidak perlu bahkan tidak masuk akal. Sebab, pertama, penyamaan langsung antara kelompok terdahulu yang mengalami ektase dengan nabi-nabi palsu yang kemudian, tidaklah mungkin; kedua, seperti ditunjukkan oleh E Jacob, 'firman mengandaikan roh, nafas hidup yang kreatif, dan bagi nabi-nabi ada begitu banyak bukti tentang hal ini, bahwa tak perlu mereka menyatakannya secara khusus'.



b. Cara-cara berkomunikasi


Nabi tampil di depan masyarakat sezamannya sebagai orang yang ingin mengucapkan sesuatu. Firman Allah diungkapkan dalam bentuk kata-kata yang diucapkan. Masing-masing nabi mewarnai ucapannya dengan ciri pribadi dan pengalamannya sendiri, justru ucapan Amos dan Yeremia berbeda seperti perbedaan kepribadian kedua nabi itu. Karena itu ada kesadaran rangkap dalam Kitab-kitab para nabi; di satu pihak ucapan ini adalah firman yang diberikan Allah kepada nabi; Allah memakai orang itu sebagai mulut-Nya; kata-kata yang mereka ucapkan ini adalah firman Allah. Di lain pihak, ucapan ini adalah kata-kata orang tertentu, diucapkan pada suatu waktu tertentu dalam keadaan tertentu. Jadi, lazim diantara penulis modern (umpamanya Rowley) menarik kesimpulan bahwa firman sampai taraf tertentu menjadi tidak sempurna dan dapat salah, karena menjadi ucapan orang-orang yang tidak sempurna dan yang dapat salah.

Perlu gamblang diperjelas bahwa kesimpulan itu tidak berdasarkan kesaksian para nabi sejauh yang kita miliki dalam Kitab-kitab mereka. Disini tidak akan dibahas hubungan orang-orang yang diilhami, dan hubungan antara kata-kata dan firman Allah yang mengilhami orang itu. Tapi perlu ditandaskan bahwa kitab-kitab para nabi dapat diteliti tanpa menemukan sedikitpun kesan bahwa para nabi itu berpikir firman yang mereka ucapkan bukanlah firman Allah. Sebagian besar nabi agaknya sama sekali tidak sadar akan adanya suara-suara yang lain atau yang bertentangan dengan kata-kata mereka sendiri. Mereka sangat yakin akan pentingnya kata-kata mereka, seperti biasanya terjadi hanya pada orang yang gila, atau pada orang yang berada dalam musyawarah Allah dan menerima disana apa yang mereka harus katakan di bumi.

Kdang-kadang nabi mengemukakan firman yang dibawanya dalam bentuk perumpamaan atau alegori (umpamanya di Yeremia 5:1-7; 2 Samuel 12:1-7; dan khususnya Yehezkiel pasal 16 dan 23), tapi penyajian amanat mereka yang paling dramatis ialah perantaraan 'firman yang dipentaskan'. Berfikir bahwa firman yang dipentaskan itu melulu 'alat peraga', pasti kita takkan mengerti tabiat dan fungsinya. Memang, itu adalah alat peraga, tapi dalam hubungannya dengan pengertian Ibrani tentang kemanjuran firman. Pementasan itu berfungsi untuk membuat firman itu menjadi lebih efektif. Ini nampak paling baik dalam percakapan antara raja Yoas dan Elisa yang akan mati itu (2 Raja 13:14 dab). Pada ayat 17 anak panah kemenangan dari Tuhan dipanahkan ke Aram. Sang nabi telah mengantar raja ke dalam suasana perbuatan simbolis. Sekarang ia minta sampai dimana raja memukul tanah 3 kali, dan sampai 3 kali saja firman Allah yang berdaya guna itu akan berkerja dan tidak kembali hampa.

Disini kelihatan mencolok hubungan yang sebenarnya antara lambang dengan firman, dan antara keduanya dengan terjadinya kejadian-kejadian. Firman yang dijelmakan dalam lambang sangatlah efektif; tidak dapat gagal untuk dilaksanakan; dan akan benar-benar memenuhi apa yang diumumkan oleh lambangnya.

Demikianlah Yesaya berjalan-jalan 'tanpa busana dan kasut' (Yesaua 20), Yeremia memecah buli-buli di tempat pemecahan tembikar (Yeremia 19). Ahia merobek jubah barunya menjadi 12 potong dan memberikan 10 potong kepada Yerobeam (1 Raja 11:30 dab). Yehezkiel mengepung satu kota model (Yehezkiel 4:1-3), menggali tembok rumah (Yehezkiel 12:1 dab), tidak berkabung atas kematian istrinya (Yehezkiel 24:15 dab). Perlu membedakan dengan tajam pementasan firman oleh pada nabi Israel dari ilmu sihir dalam pemujaan bangsa Kanaan. Yang terakhir adalah gerakan dari manusia menuju kepada Allah, suatu perbuatan tertentu oleh manusia dengan maksud memaksa Baal, atau ilah apa saja yang lain, supaya berbuat sesuai dengan itu. Firman Allah yang dipentaskan adalah gerak dari Allah tertuju kepada manusia: firman Allah, perbuatan yang telah ditetapkan Allah, diumumkan dan dikembangkan di bumi. Dalam hal ini, seperti dalam tiap segi yang lain dari agama yang ada dalam Alkitab, prakarsa hanya ada pada Allah.



c. Kitab-kitab para nabi


Pembentukan "kanon" tidak dibicarakan disini, tapi kita tidak dapat menghindari ihwal penghimpunan tulisan-tulisan para nabi. Harus dianggap pasti bahwa masing-masing Kitab nabi-nabi itu berisi hanya satu pemilihan dan ucapan-ucapan para nabi itu, tetapi siapa yang memilih?, memeriksa dan menyusun? Umampanya, rujukan-rujukan ke Yehuda dalam Kitab Hosea barangkali benar jika dipandang sebagai hasil kerja seorang redaksi setelah Samaria jatuh, pada saat ucapan nabi itu dibawa ke selatan. Tapi siapa yang mengerjakannya? Atau, lagi, rententan pertanyaan dan jawaban dalam Kitab Maleakhi jelas berupa sebuah susunan dengan sengaja yang dimaksud meneruskan berita seutuhnya. Siapa yang menyusunnya? Atau, dalam kerangka yang lebih besar, Kitab Yesaya terang sebuah kitab yang dihimpun baik; hanya perlu mengingat bagaimana rentetan ke-enam 'celaka' (pasal 28-37) dibagi menjadi dua kelompok dalam tiga sekawa pertama berturut-turut yang sebenarnya ditandingi oleh 3 sekawan kedua, atau cara pasal 38-39 telah dikeluarkan menurut waktu sehingga keduanya menjadi pengantar historis pasal 40-45. Tapi siapakah redaksi yang teliti itu?


Dalam kitab-kitab itu sendiri terdapat 3 petunjuk mengacu kepada penyusunan tertulisnya. Pertama, nabi-nabi itu sendiri paling sedikit menulis beberapa firman yang diucapkan (umpamanya Yesaya 30:8; Yeremia 29:1 dab; bandingkan dengan 2 Tawarikh 21:12; Yeremia 29:25; bandingkan pemakaian oknum pertama di Hosea 3:1-5) :


* Yesaya 30:8
Maka sekarang, pergilah, tulislah itu di depan mata mereka di suatu loh, dan cantumkanlah di suatu kitab, supaya itu menjadi kesaksian untuk waktu yang kemudian, sampai selama-lamanya.


* Yeremia 29:1...25
Beginilah bunyi surat yang dikirim oleh nabi Yeremia dari Yerusalem kepada tua-tua di antara orang buangan, kepada imam-imam, kepada nabi-nabi dan kepada seluruh rakyat yang telah diangkut ke dalam pembuangan oleh Nebukadnezar dari Yerusalem ke Babel.
dab
29:25 "Beginilah firman TUHAN semesta alam, Allah Israel: Oleh sebab engkau telah mengirim surat atas namamu sendiri kepada seluruh rakyat yang ada di Yerusalem, yaitu kepada imam Zefanya bin Maaseya dan kepada segala imam, bunyinya:


* 2 Tawarikh 21:12
Lalu sampailah kepadanya sebuah surat dari nabi Elia yang bunyinya: "Beginilah firman TUHAN, Allah Daud, bapa leluhurmu: Karena engkau tidak hidup mengikuti jejak Yosafat, ayahmu, dan Asa, raja Yehuda,


* Hosea 3:1-5
3:1 Berfirmanlah TUHAN kepadaku: "Pergilah lagi, cintailah perempuan yang suka bersundal dan berzinah, seperti TUHAN juga mencintai orang Israel, sekalipun mereka berpaling kepada allah-allah lain dan menyukai kue kismis."
3:2 Lalu aku membeli dia bagiku dengan bayaran lima belas syikal perak dan satu setengah homer jelai.
3:3 Aku berkata kepadanya: "Lama engkau harus diam padaku dengan tidak bersundal dan dengan tidak menjadi kepunyaan seorang laki-laki; juga aku ini tidak akan bersetubuh dengan engkau."
3:4 Sebab lama orang Israel akan diam dengan tidak ada raja, tiada pemimpin, tiada korban, tiada tugu berhala dan tiada efod dan terafim.
3:5 Sesudah itu orang Israel akan berbalik dan akan mencari TUHAN, Allah mereka, dan Daud, raja mereka. Mereka akan datang dengan gementar kepada TUHAN dan kepada kebaikan-Nya pada hari-hari yang terakhir.



Kedua, bahwa sebuah pernyataan yag panjang dan nubuat-nubuat sejauh itu disusun oleh Yeremia dengan pertolongan seorang juru-tulis (Yeremia 36), dan bahwa perintah untuk melakukan itu diberikan dan diterima tanpa suatu tanda apapun adalah luar biasa;
Dan ketiga, bahwa nabi-nabi kadang-kadang berhubungan suatu kelompok seperti itu disebut 'murid-muridku' (Yesaya 8:16).


* Yesaya 8:16
Aku harus menyimpan kesaksian ini dan memeteraikan pengajaran ini di antara murid-muridku.



Potongan-potongan bukti yang kecil-kecil ini memberikan kesan bahwa nabi sendiri ada di belakang laporan-laporan kata-katanya baik dengan tindakan pribadi, atau dengan mendikte, atau dengan mengajar. Mungkin sekali bahwa firman yang diterima Yesaya mendapat bentuknya yang sekarang sebagai sebuah kitab yang berisi instruksi bagi murid-murid nabi.


* Amos 7:14
Jawab Amos kepada Amazia: "Aku ini bukan nabi dan aku ini tidak termasuk golongan nabi, melainkan aku ini seorang peternak dan pemungut buah ara hutan.



Sebuah 'golongan nabi' atau 'rombongan nabi' dipakai untuk menunjuk kepada murid-murid nabi itu. Sebenarnya sebutan itu didapatkan pada zaman Elia dan Elisa, sekalipun Amos 7:14 menunjukkan bahwa sebutan itu hidup lagi sebagai istilah tekhnis, lama setelah zaman mereka.


* 2 Raja 2:3,5
2:3 Pada waktu itu keluarlah rombongan nabi yang ada di Betel mendapatkan Elisa, lalu berkatalah mereka kepadanya: "Sudahkah engkau tahu, bahwa pada hari ini tuanmu akan diambil dari padamu oleh TUHAN terangkat ke sorga?" Jawabnya: "Aku juga tahu, diamlah!"
2:5 Pada waktu itu mendekatlah rombongan nabi yang ada di Yerikho kepada Elisa serta berkata kepadanya: "Sudahkah engkau tahu, bahwa pada hari ini tuanmu akan diambil dari padamu oleh TUHAN terangkat ke sorga?" Jawabnya: "Aku juga tahu, diamlah!"



Dari 2 Raja 2:3,5 dapat disimpulkan, bahwa ada kelompok-kelompok, yang menetap disana-sini di seluruh negeri itu dibawah pengawasan seorang nabi 'resmi'. Elia dalam usahanya menghindarkan Elisa dari ketegangan perpisahan, nampak mengadakan perjalanan rutin kepada kelompok-kelompok itu.


* 2 Raja 4:38; 6:1
4:38 Elisa kembali ke Gilgal pada waktu ada kelaparan di negeri itu. Dan ketika pada suatu kali rombongan nabi duduk di depannya, berkatalah ia kepada bujangnya: "Taruhlah kuali yang paling besar di atas api dan masaklah sesuatu makanan bagi rombongan nabi itu." 6:1 Pada suatu hari berkatalah rombongan nabi kepada Elisa: "Cobalah lihat, tempat tinggal kami di dekatmu ini adalah terlalu sesak bagi kami.



Eliza selanjutnya mengawasi kelompok-kelompok nabi (2 Raja 4:38; 6:1 dab) dan memanfaatkan pelayanan mereka (2 Raja 9:1). Jelas bahwa anggota kelompok-kelompok ini ialah orang-orang dengan karunia kenabian (2 Raja 2:3,5) tapi tidak bisa dikatakan apakah mereka menggabungkan diri kepada kelompok itu karena panggilan ilahi atau karena terpikat kepada nabi oleh ajarannya, atau karena dipanggil olehnya.

Tidak perlu melihat pada Amos 7:14 cercaan atas kelompok-kelompok nabi, seolah-olah Amos dengan marah membedakan dirinya dengan mereka. Amos tak mungkin menyangkan kedudukan kenabian atas dirinya sendiri, karena ia segera menuntut bahwa TUHAN memerintahkan kepadanya supaya 'bernubuat' (Ibrani, הנבא - HINAVE, memainkan peranan seorang נביא - NAVI')


* Amos 7:15
LAI TB, Tetapi TUHAN mengambil aku dari pekerjaan menggiring kambing domba, dan TUHAN berfirman kepadaku: Pergilah, bernubuatlah terhadap umat-Ku Israel.
KJV, And the LORD took me as I followed the flock, and the LORD said unto me, Go, prophesy unto my people Israel.
Hebrew,
וַיִּקָּחֵנִי יְהוָה מֵאַחֲרֵי הַצֹּאן וַיֹּאמֶר אֵלַי יְהוָה לֵךְ הִנָּבֵא אֶל־עַמִּי יִשְׂרָאֵל׃
Translit, VAYIQAKHENI YEHOVAH (baca ADONAY) ME'AKHAREI HATSON VAYOMER 'ELAY YEHOVAH (baca ADONAY) LEKH HINAVE 'EL-'AMI YISRA'EL


Karena itu kita boleh mengangap kata-kata itu sebagai pertanyaan retoris yang ironis/satir "Aku ini bukan nabi dan aku ini tidak termasuk golongan nabi, melainkan aku ini seorang peternak dan pemungut buah ara hutan. ... Tetapi TUHAN mengambil aku", atau, yang bermaksud sbb : "Dahulu aku bukan nabi... aku seorang peternak... tapi TUHAN mengambil aku". Amos tidak melancarkan tuduhan terhadap rombongan nabi-nabi sebagai hanya mencari uang saja, tetapi ia menuntut kewibawaan suatu panggilan rohani terhadap orang yang mengkritik yang tidak punya kedudukan resmi dan otoritas.

Bagaimanapun, sangat mungkin bahwa oleh orang-orang seperti itulah, yang dikelompokkan di sekitar nabi-nabi yang besar, firman Allah yang teliti diterimanya dari Allah lalu dirawat dan disebarkan kepada kita. Tapi bukti tentang golongan nabi itu serta lanjutan dan karyanya, tidak mengizinkan orang menganggap bahwa mereka berani untuk mengubah dan menambah ucapan ilahi yang mereka terima dan seorang 'guru nabi' – sekalipun pandangan itu menjadi mode ahli masa kini.


Kitab Yoel
Nama Nabi : Yoel
Perkiraan masa pelayanan : ± 810-710 sM
Penguasa bersangkutan di Yehuda : Yoas ( = Yehoas), Amazia, Uzia ( = Azarya).
Latar belakang sejarah : 2 Raja 11:1 – 15:7


Kitab Amos
Nama Nabi : Amos
Perkiraan masa pelayanan : ± 760 sM
Penguasa bersangkutan di Yehuda : Uzia ( = Azarya).
Penguasa bersangkutan di Israel : Yerobeam II
Latar belakang sejarah : 2 Raja 14:23; 15:7


Kitab Yunus
Nama Nabi : Yunus
Perkiraan masa pelayanan : ± 760 sM
Penguasa bersangkutan di Israel : Yerobeam II
Latar belakang sejarah : 2 Raja 14:23-29


Kitab Hosea
Nama Nabi : Hosea
Perkiraan masa pelayanan : 760-722 sM
Penguasa bersangkutan di Israel : Yerobeam II, Zakharia, Salum, Menahem, Pekahya, pekah, Hosea
Latar belakang sejarah : 2 Raja 14:23 – 18:37


Kitab Mikha
Nama Nabi : Mikha
Perkiraan masa pelayanan : 742-687 sM
Penguasa bersangkutan di Yehuda : Yotam, Ahas, Hizkia
Latar belakang sejarah : 2 Raja 15:32 – 20:21; 2 Tawarikh 27:1 – 32:33; yesaya 7:1 – 8:22


Kitab Yesaya
Nama Nabi : Yesaya
Perkiraan masa pelayanan : 740-700 sM
Penguasa bersangkutan di Yehuda : Uzia ( = Azarya), Yotam, Ahas, Hizkia
Latar belakang sejarah : 2 Raja 15:1 – 20:21; 2 Tawarikh 26:1 – 32:33


Kitab Nahum
Nama Nabi : Nahum
Perkiraan masa pelayanan : ± 664 dan 612 sM
Penguasa bersangkutan di Yehuda : Yosia
Latar belakang sejarah : 2 Raja 22:1 – 23:30; 2 Tawarikh 34:1 – 36:1; Zefanya 2:13-15.


Kitab Zefanya
Nama Nabi : Zefanya
Perkiraan masa pelayanan : ± 640 sM dan selanjutnya
Penguasa bersangkutan di Yehuda : Yosia
Latar belakang sejarah : 2 Raja 22:1 – 23:34; 2 Tawarikh 34:1 – 36:4


Kitab Yeremia
Nama Nabi : Yeremia
Perkiraan masa pelayanan : 626 – 587 sM
Penguasa bersangkutan di Yehuda : Yosia, Yoahas, Yoyakim, Yoyakhin, Zedekia
Latar belakang sejarah : 2 Raja 22:1 – 23:30; 2 Tawarikh 34:1 – 36:21


Kitab Habakuk
Nama Nabi : Habakuk
Perkiraan masa pelayanan : ± 605 sM
Penguasa bersangkutan di Yehuda : Yoyakim
Latar belakang sejarah : 2 Raja 23:31 – 24:7


Kitab Daniel
Nama Nabi : Daniel
Perkiraan masa pelayanan : 605 - 535 sM
Penguasa bersangkutan di Yehuda : Yoyakim, Yoyakhin, Zedekia
Penguasa bersangkutan di Babilonia/ Persia: Nebukadnezar, Belsazar, Darius, Koresh
Latar belakang sejarah : 2 Raja 24:1 – 25:30; 2 Tawarikh 36:9 – 21


Kitab Yehezkiel
Nama Nabi : Yehezkiel
Perkiraan masa pelayanan : 593 - 570 sM
Penguasa bersangkutan di Babilonia/ Persia: Nebukadnezar
Latar belakang sejarah : 2 Raja 24:8 – 25:26; 2 Tawarikh 36:9 – 21


Kitab Obaja
Nama Nabi : Obaja
Perkiraan masa pelayanan : ± 587 sM dan selanjutnya
Penguasa bersangkutan di Babilonia/ Persia: Nebukadnezar
Latar belakang sejarah : 2 Raja 25; 2 Tawarikh 36:11-21


Kitab Hagai
Nama Nabi : Hagai
Perkiraan masa pelayanan : 520 sM
Penguasa bersangkutan di Babilonia/ Persia: Darius
Latar belakang sejarah : Ezra 5:1 – 6:22


Kitab Zakharia
Nama Nabi : Zakharia
Perkiraan masa pelayanan : ± 520 sM dan selanjutnya
Penguasa bersangkutan di Babilonia/ Persia: Darius dan selanjutnya
Latar belakang sejarah : Ezra 5:1 – 6:22


Kitab Maleakhi
Nama Nabi : Maleakhi
Perkiraan masa pelayanan : ± 520 sM dan selanjutnya
Penguasa bersangkutan di Babilonia/ Persia: Aryaxerxes I
Latar belakang sejarah : Nehemia 13



d. Nama-nama nabi :



1. Nuh
2. Abraham (Ishak & Yakub)
3. Musa
4. Yoshua
5. Samuel
6. Nathan
7. Daud
8. Gad (2 Samuel 24:11)
9. Salomo
10. Elia
11. Elisa
13. Yehu bin Hanani (1 Raja 16:7)
14. Ahia (2 Raja 11:29)
15. Yesaya
16. Yeremia
17. Yehezkiel
18. Hosea,
19. Yoel
20. Amos
21. Obaja
22. Yunus
23. Mikha
24. Nahum
25. Habakuk
26. Zefanya
27. Hagai
28. Zakharia
29. Maleakhi
30. Daniel
31. Ezra
32. nabi Ido (2 Tawarikh 13:22)
33. nabi Azarya bin Oded (2 Tawarikh 15:8 )


Nabiah :

Miryam, Keluaran 15:20
Debora, Hakim-hakim 4:4
Hulda, 2 Tawarikh 34:22; 2 Raja-raja 22:14
Noaja, Nehemia 6:14


Masih banyak nabi-nabi yang tidak dicatat namanya, misalnya dalam ayat ini :


* 1 Raja-raja 18:13
LAI TB, Tidakkah diberitahukan kepada tuanku apa yang telah kulakukan pada waktu Izebel membunuh nabi-nabi TUHAN, bagaimana aku menyembunyikan seratus orang nabi-nabi TUHAN dalam gua, lima puluh lima puluh sekelompok dan mengurus makanan dan minuman mereka?
KJV, Was it not told my lord what I did when Jezebel slew the prophets of the LORD, how I hid an hundred men of the LORD's prophets by fifty in a cave, and fed them with bread and water?
Hebrew,
הֲלֹא־הֻגַּד לַאדֹנִי אֵת אֲשֶׁר־עָשִׂיתִי בַּהֲרֹג אִיזֶבֶל אֵת נְבִיאֵי יְהוָה וָאַחְבִּא מִנְּבִיאֵי יְהוָה מֵאָה אִישׁ חֲמִשִּׁים חֲמִשִּׁים אִישׁ בַּמְּעָרָה וָאֲכַלְכְּלֵם לֶחֶם וָמָיִם׃
Translit, HALO-HUGAD LADONI 'ET ASYER-ASITI BAHAROG 'IZEVEL 'ET NEVIEY YEHOVAH (baca ADONAY) VA'AKHBI MINVI'EY YEHOVAH (baca ADONAY) ME'A ISY KHAMISYIM KHAMISYIM ISY BAMARAH VA'AKHALKELEM LEKHEM VAMAYIM


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Mon Feb 12, 2007 10:27 am 
Offline
Merdeka dlm Kristus
Merdeka dlm Kristus
User avatar

Joined: Fri Jun 09, 2006 5:20 pm
Posts: 6482
4. Nabi yang benar dan yang palsu



Pada saat Mikha bin Timla dan Zedekia bin Kenaana berhadapan di depan raja Ahab, yang seorang memperingatkan akan kekalahan, sedangkan yang seorang lagi menjanjikan kemenangan, padahal keduanya mendasarkan ramalan mereka atas kewibawaan TUHAN (1 Raja 22).

Bagaimana dapat membedakan mana yang benar dan mana yang palsu?

Ketika Yeremia menghadapi Hanaya, Yeremia membungkuk dibawah sebuah gandar itu, melambangkan kebebasan (Yeremia 28 ). Bagaimana mereka dapat dibedakan?

Atau, suatu peristiwa yang lebih ekstrim, jika 'nabi tua Bethel' membawa kembali 'abdi Allah' dari Yehuda dengan amanat palsu, dan kemudian menghadapkannya dengan firman Allah yang benar (1 Raja 13:18-22), apakah mungkin menentukan kapan ia berbicara benar dan kapan berbicara bohong?

Hal membedakan nabi samasekali tidak bersifat akademis, tapi sepenuhnya praktis dan yang penting secara rohani.

Sifat-sifat lahiriah yang umum telah disarankan sebagai membedakan tanpa ragu-ragu antara yang benar dan yang palsu. Pertama, disarankan bahwa ekstase kenabian itu menjadi tanda nabi palsu. Diatas dicatat bahwa ekstase kelompok menjadi tanda umum נביא - NAVI' pada zaman Samuel (1 Samuel 9-10; dll). Ekstase ini agaknya spontan, atau dapat dibangkitkan, khususnya dngan musik (1 Samuel 10:5; 2 Raja 3:15) dan dengan tarian ritual (1 Raja 18:28 ). Orang yang mengalami ekstase agaknya menjadi amat lupa diri dan sangat tidak peka bagi kesakitan (1 Samuel 19:24; 1 Raja 18:28 ).

Hampir tak dapat dielakkan, bahwa orang masa kini mencurigai gejala ini, yang dikenal sebagai suatu corak penyembahan Baal, dan agama Kanaan pada umumnya. Tapi ini belum menjadi dasar yang cukup untuk menyamakan 'ekstase' dengan 'nabi palsu'. Tiada petunjuk bahwa ekstase dianggap salah, baik oleh orang-orang pada umumnya, maupun oleh yang terbaik dari pemimpin-pemimpin keagamaan mereka.

Samuel menubuatkan bahwa Saul akan bergabung dengan nabi-nabi yang sedang dalam ekstase, dan bahwa ini akan menandai dia menjadi orang baru (1 Samuel 10:6). Juga, utusan Elisa disebut oleh teman-teman kepala pasukan Yehu 'orang gila' (2 raja 9:11), barangkali menunjukkan bahwa ekstase masih mewujudkan corak kelompok kenabian. Selanjutnya, pengalaman Yesaya dalam Bait Suci pasti adalah suatu ekstase, dan Yehezkiel jelas ahli didalam ekstase.


Suatu syarat yang lain mengenai kenabian palsu ialah, bahwa nabi-nabi palsu adalah pelayan-pelayan yang dibayar oleh sementara raja demi kepentingan mereka, jadi mereka hanya mengucapkan kata-kata yang akan menyenangkan raja. Tapi, lagi, ini hampir tidak dapat dipakai sebagai tolok ukur.

Samuel jelas nabi profesional, tapi ia bukan nabi palsu. Nathan, agaknya juga menjabat suatu peranan dalam istana Daud, namun sifat profesional sama sekali tidak sama dengan penjilat. Bahkan Amos mungkin juga mempunyai profesi nabi, tapi Amazia mendesaknya karena nabi seperti dia dapat memperoleh lebih banyak duit di Yehuda (Amos 7:10 dab).

Seperti halnya para orang yang mengalami ekstase, nabi-nabi istana didapatkan dalam kelompok-kelompok (1 Raja 22), dan tak dapat diragukan bahwa kedudukan mereka sebagai pejabat dapat mempunyai pengaruh yang merusak; tapi untuk mengatakan bahwa begitulah keadaannya, agaknya berlebihan. Teremia tidak melontarkan tuduhan demikian kepada Pasyhur (Yeremia 20), sekalipun barangkali sangat emnguntungkan baginya seandainya ia dapat mengemukakan bukti yang gampang tentang kesalahan penentangnya.

Ada tiga pembicaraan yang patut dicatat dalam PL mengenai seluruh persoalan tentang kenabian palsu. Yang pertama terdapat dalam Ulangan 13 dan 18. pasal 18 menetapkan suatu uji coba yang negatif : apa yang tak ada pemenuhannya tidak difirmankan oleh Allah. Pengalimatannya disihi harus diperhatikan dengan teliti. Bukanlah suatu pernyataan yang sederhana, bahwa pemenuhan penjamin kemurnian kata-kata nabi, sebab seperti dalam Ulangan 13:1 dab menyebutkan, suatu tanda dapat diberikan dan dipenuhi, namun nabinya palsu juga.

Tak dapat dielakkan, pemenuhan dianggap sebagai bukti kemurnian, bahwa suatu ucapan adalah ucapan ilahi : Musa mengeluh, ketika apa yang dikatakan 'atas nama' gagal menghasilkan akibat yang diinginkan (Keluaran 5:23); Yeremia melihat kunjungan Hanameel sebagai bukti, bahwa firman itu berasal dari TUHAN (Yeremia 32:8 ). Tapi Kitab Ulangan menyatakan hanya secara negatif, sebab hanya cara yang demikian itulah yang aman dan benar. Apa yang difirmankan TUHAN akan senantiasa dipenuhi, sebagai ujian bagi umat Allah.

Ulangan 13 memberikan awaban terhadap hal membedakan nabi palsu, yakni :

Uji coba teologis, yakni penyataan Allah pada waktu Keluaran. Hakikat nabi palsu adalah bahwa ia memanggil umat 'mengikuti Allah lain yang tidak kau kenal' (Ulangan 13: 2); dengan demikian mereka 'mengajak murtad terhadap TUHAN, Allahmu yang telah membawa kamu keluar dari tanah Mesir' (Ulangan 13:5,10). Disini kita melihat ciri terakhir Musa, nabi yang normatif itu: ia juga menetapkan norma teologis yang dengan itu segala ajaran yang berikut dapat diadili. Seorang nabi dapat menyatakan bahwa ia dapat berbicara atas nama TUHAN, tapi jika tidak mengakui otoritas Musa dan tunduk kepada ajaran-ajaran Keluaran, ia adalah nabi palsu.

Pada pokoknya, inilah juga jawaban Yeremia. Nabi yang peka perasaannya ini tidak dapat mengadapi persaingan dengan peneguhan yang kuat, yang nampaknya begitu biasa pada Yesaya dan Amos. Persoalan tentang kepastian pribadinya adalah salah satu hal yang Yeremia tak dapat elakkan, namun ia tidak dapat menjawabnya, kecuali dengan pengulangan 'kepastian adalah kepastian'. Dia berada ditengah-tengah kehangatan pergumulan di Yeremia 23:9 dab.

Dari pembacaan ayat-ayat ini jelaslah bahwa Yeremia tidak mendapat suatu uji coba lahiriah bagi seorang nabi; disini tidak disebut apa-apa tentang ekstase atau sifat profesional. Juga ia tidak mendapatkan hakikat nabi palsu sebagai terletak pada penerimaan firman-firmannya dari impian, artinya, tiada uji coba yang didasarkan atas tekhnik kenabian.

Yang dinyatakan Yeremia ialah :
- nabi palsu adalah seorang yang hidupnya fasik[i] (Yeremia 23 :10-14)
- [i]ia merestui kejahatan orang lain
(ayat 17)

Sedang nabi yang benar berusaha membendung dosa dan memanggil umat kepada kekudusan (ayat 22). Lagi, amanat nabi palsu ialah amanat kedamaian, tanpa mengingat akan keadaan-keadaan moral dan rohani yang menjadi dasar perdamaian (ayat 17); sedang nabi yang benar mmbawa amanat penghakiman atas dosanya (ayat 29).

Memang Yeremia tidak harus dimengerti sebagai mengatakan bahwa nabi yang benar tidak dapat membawa suatu amanat kedamaian. Inilah salah satu gagasan yang paling merusak yang pernah memasuki penelitan terhadap nabi-nabi. Ada waktunya dimana kedamaian menjadi amanat Allah; tapi amanat itu senantiasa diberikan sesuai syarat-syarat Keluaran, yaitu bahwa damai itu hanya dapat datang jika kekudusan ilahi dipuaskan dan dosa tidak lagi dilakukan. Dan inilah yang sebenarnya didesakkan oleh Yeremia; nabi yang benar senantiasa adalah suara hukum Taurat Allah, yang telah sekali untuk selama-lamanya diumumkan melalui Musa.

Demikianlah Yeremia berani mengatakan, bahwa nabi-nabi palsu adalah :
- Orang-orang yang membawa kesaksian-kesaksian pinjaman,
- kewibawaan yang dibuat-buat dan pelayanan yang ditentukan sendiri (Yeremia 23:30-32)

Sedang nabi yang benar berdiri di tengah-tengah permusyawarah TUHAN, dan mendengarkan suaraNya, dan telah diutus oleh-Nya (Yeremia 23: 18, 21-22, 28, 32). Kedudukan Yeremia yang final ialah kenyataan bahwa 'kepastian adalah kepastian', tapi ia diselamatkan dari pengulangan kata yang tanpa menambah kejelasan, oleh penyataan posiitf dari Allah. Ia tahu bahwa ia benar, karena pengalamannya adalah pengalaman seperti yang dialami Musa, yakni berdiri di depan Allah (bandingkan Bilangan 12:6-8 dengan Ulangan 34:10), dan amanatnya cocok dengan amanat ilahi tentang kekudusan (ketaatan), kedamaian, dosa dan hukuman. Hal ini lain sekali dengan amanat nabi-nabi palsu.

Jawaban Yehezkiel pada pokoknya sama dengan jawaban Yeremia, dan terdapay dalam Yehezkiel 12:21 – 14:11. Yehezkiel menceritakan bahwa ada nabi-nabi yang dipimpin oleh hikmatnya sendiri dan tidak membawa firman dari Allah (Yehezkiel 12:2,3). Demikianlah mereka membuat umat itu bersandar kepada kebohongan dan membiarkan mereka tanpa dukungan pada hari penghakiman (Yehezkiel 13:4-7).

Tanda nabi-nabi ini ialah amanat mereka; amanat itu ialah amanat damai dan optimisme yang dangkal (Yehezkiel 13:10-16), dan tanpa isi moral, mendukakan orang yang benar, dan membombong yang jahat ((Yehezkiel 13:22).

Sebagai lawannya, adalah nabi yang menembus inti persoalan, yang menjawab bukan pertanyaan orang-orang yang pura-pura, tapi sesuai dengan hati mereka yang jahat (Yehezkiel 14:4-5), sebab firman TUHAN senantiasa adalah firman yang menentang dosa (Yehezkiel 14:7-8 ). Kita melihat lagi bahwa nabi yang benar adalah nabi yang sesuai dengan patokan Musa. Bukan bahwa mereka hanya dalam arti yang samar-samar telah mendapat pengalaman tentang Allah, tapi bahwa mereka diperintahkan oleh Allah Israel untuk sekali lagi mengulangi kepada Israel tuntutan moral dari perjanjian.


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Mon Feb 12, 2007 2:19 pm 
Offline
Merdeka dlm Kristus
Merdeka dlm Kristus
User avatar

Joined: Fri Jun 09, 2006 5:20 pm
Posts: 6482
5. Para nabi dalam agama Israel



a. Nabi-nabi pada tempat suci


Nubuat dalam suatu lingkungan pemujaan terdapat pada 2 Tawarikh 20:14. Pada suatu amsa kegelisahan bangsa, raja Yosafat memimpon rakyatnya berdoa secara umum di halaman Bait Suci. Segera setelah doa itu selesai, seorang Lewi karena diilhami oleh Roh Allah, membawakan firman Allah yangmenjanjikan kemenangan. Disini, seorang Lewi-lah, yakni seorang pejabat dalam pemujaan, yang mendapat kecakapan bernubuat. Petunjuk-petunjuk lebih lanjut dari kejadian yang sama muncul pada beberapa mazmur (umpamanya Mazmur 60, 75, 82 dsb.). Dalam semua Mazmur ini ada suatu bagian dimana suara dari suatu oknum pertama tunggal berkata : inilah jawaban Allah, yakni nabi yang dihubungkan dengan pemujaan, yang membawakan ucapan Allah yang kontenporer kepada umatNya.

Pernah disarankan bahwa kelompok-kelompok penyanyi orang Lewi pada kurun waktu setelah zaman pembuangan, merupakan keturunan dari kelompok nabi-nabi pemuja yang dihubungkan dengan bermacam-macam tempat suci pada zaman sebelum pembuangan.

Menurut teori ini pada setiap tempat sudi, disamping para imam yang mendapatkan tugas dalam segi-segi korban dari kebaktian, ada nabi-nabi yang mengumumkan firman Allah dengan terang-terangan untuk seluruh bangsa ataus ecara pribadi untuk bimbingan pribadi.

Bukti bagi praktek ini, emmang dikenal di akalangan orang-orang Kanaan, sebagian besar hanya berupa penyimpulan :

Pertama, ada suatu serikat nabi di tempat tinggi di Gibea (1 Samuel 10:5); Samuel, nabi itu, adalah seorang pejabat di Silo ( 1 Samuel 3:19) dan memimpin perjamuan korban di Rama (1 Samuel 9:12 dab); Nabi Gad menyuruh Daud mendirikan mezbah di tempat pengirikan Arauna (2 Samuel 24: 11, 18 ), dan menyatakan kehendak Allah mengenai kelompok penyanyi Bait Suci (2 Tawarikh 29:25); kepada nabi Natan dinyatakan mengenai pembangunan Bait Suci (2 Samuel 7:1 dab); Elia mengadakan suatu pertunjukan pemujaan di tempat suci kuno (1 Raja 18:30 dab); telah menjadi kebiasaan untuk mengunjungi nabi pada saat-saat pemujaan (2 Raja 4:23); banyak sekali rujukan dimana nabi dan imam digabungkan bersama dengan cara yang memberi kesan adanya hubungan kerja (2 Raja 23:2; Yesaya 28:7; Yeremia 2:26; 8:10; 13:13 dll); ada tenpat tinggal nabi di dalam Bait Suci (Yeremia 35:4).

Teori bahwa ada 'nabi-nabi pada setiap tempat suci' itu, tidak kuat karena bersandar pada dasar-dasar yang begitu khusus antara nabi dan Bait Suci berdasarkan adanya tempat tinggal dalam Bait Suci di Yeremia 35:4 itu tipis, sebab ayat yang sama juga menyebut tentang kamar-kamar disana bagi para bangsawan yang pasti tidak bekerja disana. Lagi, kenyataan bahwa nabi-nabi dalam kelompok-kelompok sekerja didapatkan di pusat pemujaan, tdak perlu berarti lebih dari menunjukkan bahwa mereka juga beragama! Amos didapatkan di tempat suci Betel (Amos 7:13), tapi ini tidak membuktikan bahwa ia dibayar untuk berada disana. Bahwa Daud berkonsultasi dengan nabi-nabinya lebih menunjukkan sikap Daud yang bijaksana daripada adanya kumpulan nabi pemuja yang dimilikinya. Kesimpulan, teori tentang adanya nabi di tempat-tempat suci tetap tinggal teori belaka.



b. Para nabi dan korban-korban


Seandainyapun teori tentang nabi di setiap tempat sudi itu dapat dibuktikan, namun masih belum jelas hubungan nabi yang kanonik atau nabi yang menulis dengan pemujaan Allah melalui korban-korban masih dipersoalkan, dan berpusat pada enam bagian yang singkat yang oleh beberapa orang diandaikan berisi sesuatu pengutukan mutlak terhadap segala kebaktian pemujaan, dan suatu penyangkalan bahwa korban-korban sesungguhnya kehendak Allah. Ayat-ayat itu ialah (Amos 5:21-25; Hosea 6:6; Yesaya 1:11-15; 43:22-24; Mikha 6:6-8; Yeremia 7:21-23).

Kita boleh segera mengatakan bahwa ayat-ayat terkait sangat sedikit. Seandainya nabi-nabi itu sangat menentang pemujaan korban-korban seperti dikemukakan oleh sementara penafsir, adalah luar biasa bahwa penentangan mereka begitu arang diperdengarkan, dan juga penentangan rupa sehingga orang masih dapat meragukan apakah mereka bermaksud menyalahkan pemujaan itu sendiri, atau pemujaan yang disalahgunakan. Selanjutnya, di bagian-bagian lain dari tulisan-tulisan mereka, beberapa orang dari nabi-nabi ini tidak mengambil sikap yang begitu keras tentang upacara dan korban. Umpamanya Yesaya dalam pengelihatannya (Yesaya 6) memang bertemu dengan Allah dan dengan hati yang tenang dalam suatu lingkungan pemujaan. Apakah kita harus mengira bahwa menurut dia, pemujaan itu tak berguba sama sekali? Atau lagi, Yeremia, di pasal 7, darimana ayat 21-23 diambil, tidak menyalahkan orang-orang yang 'berdiri dirumah' Allah (Yeremia 7:9-10) karena TUHAN telah melarangnya, tapi adalah karena mereka menggabungkannya dengan sikap acuh tak acuh dan kejahatan. Pada Yeremia 7:11 Bait Suci disebut "tempat-Ku", yang dibinasakan, bukan guna mengungkapkan penolakan Ilahi atas pemujaan, emlainkan karena kejahatan orang-orang yang berbakti. Semuanya ini memberi kesan, yang juga akan ditunjukkan oleh penelitian terperinci atas ayat-ayat itu, bahwa kemarahan nabi-nabi ditunjukkan pada hal menyalahgunakan pemujaan oleh orang-orang Israel.

Inti persoalan penafsiran Amos 5:21-25 terletak pada ayat terakhir : "Apakah kamu mempersembahkan kepadaKu korban sembelihan dari korban sajian 40 tahun di padang gurun itu...?". Menurut teori bahwa Amos adalah penentang korban dengan mati-matian, ia harus mengharapkan jawaban yang berbunyi 'tidak' terhadap pertanyaan ini. Tapi ini justru apa yang tidak mungkin diharapkan. Tradisi-tradisi yang berlaku di zaman Amos pasti berbicara tentang korban Musa, dan tentang korban-korban para bapak leluhur sebalum Musa, mana saja teori tentang asal-usul Pentateuch yang kita anut. Ayat-ayat dalam Amos 5:21-23 menceritakan tentang penolakan Allah terhadap praktik pemujaan mereka yang berlaku. Ayat 24 menceritakan apa yang kurang, yakni : perhatian moral, hidup yang kudus. Ayat 25 bermaksud mendesakkan kebenaran, bahwa hal-hal ini (upacara dan hidup kudus) bukanlah soal'atau ini – dan itu' melainkan segi-segi yang tak dapat dipisahkan dari agama yang menurut kehendak Allah. Bentuk bahasa dalam ayat 25 tidak 'menghadapkan' jawaban 'tidak'; jika kita menterjemahkan ayat 25 untuk menampakkan tekanan nabi, kita membaca sbb : 'Apakah korban-korban dan persembahan-persembahan saja yang telah kamu persembahkan kepadaKu di padang gurun selama 40tahun...?' Jika mereka melacak kembali agama mereka sampai kepada akarnya dalam penyataan, mereka dapatkan tuntutan ilahi untuk membawa korban dalam hubungan dengan hidup yang menaati hukum Allah. Karena kegagalan mereka untuk mengikuti pola ini (ayat 26 dab) mereka akan ditawan. Upacara yang dilakukan karena upacara itu saja bukanlah kebaktian yang diperkenan oleh Allah dalam Alkitab.

Amsal 8:10 berkata "Terimalah didikanKu, lebih daripada perak, dan pengetahuan daripada emas pilihan". Jelas inilah pernyataan mengenai prioritas, bukan penolakan terhadap yang satu untuk kepentingan yang lain. Ayat ini penting karena bahasa Ibraninya sebenarnya sejajar dengan sususannya dengan Hosea 6:6 :


* Amsal 8:10
Terimalah didikanku, lebih dari pada perak, dan pengetahuan lebih dari pada emas pilihan.

KJV, Receive my instruction, and not silver; and knowledge rather than choice gold.
Hebrew,
קְחוּ־מוּסָרִי וְאַל־כָּסֶף וְדַעַת מֵחָרוּץ נִבְחָר׃
Translit, QEKHU-MUSARI VE'AL-KASEF VEDA'AT MEKHARUTS NIVKHAR


* Hosea 6:6
Sebab Aku menyukai kasih setia, dan bukan korban sembelihan, dan menyukai pengenalan akan Allah, lebih dari pada korban-korban bakaran.

KJV, For I desired mercy, and not sacrifice; and the knowledge of God more than burnt offerings.
Hebrew,
כִּי חֶסֶד חָפַצְתִּי וְלֹא־זָבַח וְדַעַת אֱלֹהִים מֵעֹלֹות׃
Translit, KI KHESED KHAFATSTI VELO-ZAVAKH VEDA'AT 'ELOHIM ME'OLOT


Dalam terang kegagalan Hosea untuk mempertahankan sikap penolakan terhadap korban-korban di seluruh sisa nubuatnya, dapat disimpulkan bahwa disini ia maksudkan suatu pernyataan tentang prioritas-prioritas, seperti yang diberikan oleh ungkapan klasik Samuel : "Mendengarkan lebih baik daripada korban sembelihan" (1 Samuel 15:22)

Yesaya pasal 1 juga menyinggung bahwa bertobat adalah lebih baik daripada peresembahan korban-korban ataupun upacara-upacara. Dalam ayat 11 dan 12 adalah serangan yang kuat terhadap korban, juga terhadap hari sabat (ayat 13). Nabi Yesaya mendesak bahwa tiada aktivitas keagamaan yang berguna jika hidup orang-orang beragama penuh dengan dosa yang pertama senantiasa dipakai di seluruh upacara. Namanat yang ditulis nabi Yesaya ini adalah anamat Allah: Amanat tentang perlunya menggabungkan hukum moral dan hukum upacara.

Selanjutnya kita memperhatikan Mikha 6:6-8. Disini ada keadaan yang sama dengan apa yang diucapkan Yesus kepada seorang pemimpin yang kaya (Markus 10:17 dab). Dengan jawabanNya yang khusus menganai hukum moral. Kita juga bisa merujuk kepada Imamat 18:5 yang menyajikan hukum moral sebagai suatu cara hidup.

Telah dikemukakan fakta-fakta latar belakang tertentu yang berhubungan dengan penelitian Yeremia 7:21-23. Jika Yeremia dalam masal ini nampak paling sedikit tidak menghukumkan korban itu sendiri sebagai tak dapat diterima, apakah kita boleh emnafsirkan Yeremia 7:22 demikian? Kata yang penting sekali dalam seluruh ayat ini adalah kata Ibrani על־דברי ; 'AL-DIVREY, yang hanya dapat berarti 'mengenai', dengan sama sekali melemahkan arti sebenarnya 'karena' atau 'demi' (bandingkan dengan Kejadian 20:11; 43:18; Mazmur 7, judulnya : Yeremia 14:1; dll). Ayat itu menyatakan atau bahwa TUHAN tidak menyapa Israel 'karena' korban-korban, artinya pelaksanaan korban bukanlah suatu alat yang dipakai untuk memaksa Allah; atau Ia tidak menyapa mereka 'demi' korban-korban, sebab Allah yang hidaup tidak memerlukan apapun yang dapat diberikan manusia. Bangsa itu telah kehilangan prioritas ilahi karena memusatkan diri kepada pelaksanaan pemujaan semata-mata, padahal pemujaan itu bukanlah sesuatu yang berada sendiri, melainkan berada demi keperluan-keperluan rohani suatu bangsa yang wajib mentaati hukum moral Allah.


* Yeremia 7:21-23
7:21 Beginilah firman TUHAN semesta alam, Allah Israel: "Tambah sajalah korban bakaranmu kepada korban sembelihanmu dan nikmatilah dagingnya!
Hebrew,
כֹּה אָמַר יְהוָה צְבָאֹות אֱלֹהֵי יִשְׂרָאֵל עֹלֹותֵיכֶם סְפוּ עַל־זִבְחֵיכֶם וְאִכְלוּ בָשָׂר׃
Translit, KOH 'AMAR YEHOVAH (baca ADONAY) TSEVA'OT 'ELOHEY YISRA'EL 'OLOTEIKHEM SEFU 'AL-ZIVKHEIKHEM VE'IKHLU VASAR

7:22 Sungguh, pada waktu Aku membawa nenek moyangmu keluar dari tanah Mesir Aku tidak mengatakan atau memerintahkan kepada mereka sesuatu tentang korban bakaran dan korban sembelihan;
Hebrew,
כִּי לֹא־דִבַּרְתִּי אֶת־אֲבֹותֵיכֶם וְלֹא צִוִּיתִים בְּיֹום [כ הֹוצִיא] [ק הֹוצִיאִי] אֹותָם מֵאֶרֶץ מִצְרָיִם עַל־דִּבְרֵי עֹולָה וָזָבַח׃
Translit, KI LO-DIBARTI 'ET-AVOTEIKHEM VELO TSIVITIM BEYOM HOTSI'I HOTSI'I 'OTAM ME'ERETS MITSRAYIM 'AL-DIVREY 'OLAH VAZAVAKH

7:23 hanya yang berikut inilah yang telah Kuperintahkan kepada mereka: Dengarkanlah suara-Ku, maka Aku akan menjadi Allahmu dan kamu akan menjadi umat-Ku, dan ikutilah seluruh jalan yang Kuperintahkan kepadamu, supaya kamu berbahagia!
Hebrew,
כִּי אִם־אֶת־הַדָּבָר הַזֶּה צִוִּיתִי אֹותָם לֵאמֹר שִׁמְעוּ בְקֹולִי וְהָיִיתִי לָכֶם לֵאלֹהִים וְאַתֶּם תִּהְיוּ־לִי לְעָם וַהֲלַכְתֶּם בְּכָל־הַדֶּרֶךְ אֲשֶׁר אֲצַוֶּה אֶתְכֶם לְמַעַן יִיטַב לָכֶם׃
Translit, KI 'IM-'ET-HADAVAR HAZE TSIVITI 'OTAM LEMOR SYIMU VEKOLI VEHAYITI LAKHEM LELOHIM VE'ATEM TIHYU-LI LE'AM VAHALAKHTEM BEKHOL-HADEREKH 'ASYER 'ATSAVE 'ETKHEM LEMA'AN YITAV LAKHEM


Akhirnya kita boleh menyinggung Yesaya 43:22 dab yang dengan banyak cara mewujudkan ayat-ayat yang paling sulit dari semuanya.


* Yesaya 43:22-28
43:22 "Sungguh, engkau tidak memanggil Aku, hai Yakub, dan engkau tidak bersusah-susah karena Aku, hai Israel.
43:23 Engkau tidak membawa domba korban bakaranmu bagi-Ku, dan tidak memuliakan Aku dengan korban sembelihanmu. Aku tidak memberati engkau dengan menuntut korban sajian atau menyusahi engkau dengan menuntut kemenyan.
43:24 Engkau tidak membeli tebu wangi bagi-Ku dengan uang atau mengenyangkan Aku dengan lemak korban sembelihanmu. Tetapi engkau memberati Aku dengan dosamu, engkau menyusahi Aku dengan kesalahanmu.
43:25 Aku, Akulah Dia yang menghapus dosa pemberontakanmu oleh karena Aku sendiri, dan Aku tidak mengingat-ingat dosamu.
43:26 Ingatkanlah Aku, marilah kita beperkara, kemukakanlah segala sesuatu, supaya engkau nyata benar!
43:27 Bapa leluhurmu yang pertama sudah berdosa, dan jurubicaramu telah memberontak terhadap Aku.
43:28 Jadi Aku terpaksa menajiskan pemimpin-pemimpin tempat kudus, dan terpaksa menyerahkan Yakub untuk ditumpas dan Israel untuk dinista."



Tekanan pada ayat 22 menuntut terjemahan : "Bukan Aku-lah yang engkau panggil..." Atas dasar dugaan bahwa ini menentukan nada sapaan di seluruh ayat itu, kita jelas berada di lingkaran kemungkinan-kemungkinan yang sama.
Pertama, penyangkalan keras terhadap seluruh gagasan bahwa Allah menyuruh orang berkorban : 'Siapapun yang kamu kira kamu hampiri dalam pemujaanmu, ia bukanlah Aku, sebab Aku tidak membebadi kamu dengan persembahan-persembahan'.
Kedua, tuduhannya ialah, bahwa mereka menyalahgunakan maksud ilahi. 'Dalam segala perbuatan pemujaanmu, kamu tidak sungguh-sungguh menyebut Aku, sebab tidak pernah Aku merencanakan pemujaan itu supaya menjadikan kamu budak-budak upacara'.

Pemilihan penafsiran ini begitu jelas didalam ayat-ayat terebut, sehingga kita boleh bertanya apakah ada bukti-bukti lain yang dengannya kita boleh memutuskan salah satu diantaranya. Persetujuan umum Alkitab menunjuk kepada saran kedua. Karena tidak perlu menafsirkan ayat-ayat lain yang sulit tadi sebagai penyangkalan korban yang menyeluruh, maka disini kita harus menolak arti itu juha. Lagi pula, Kitab Yesaya memuat dalam Yesaya 44:28, jelas menyetujui pembangunan Bait Suci: Bagi Yesaya menyangkal korban dan juga bergirang atas adanya Bait Suci sama sekali tidak masuk akal. Pada Yesaya 53 juga mengandung didalamnya bahwa korban tak dapat dielakkan.



c. Kesatuan agama Israel.


Agama Israel mulai dalam bentuknya yang normatif dengan Musa, imam yang juga nabi, dan berlangsung sebagai suatu agama karena gabungan nabi dan imam. Hal ini diumumkan didalam upacara perjanjian pada Keluaran 24:4-8. Tuhan telah menyelamatkan umatNya dengan janji, dan mereka telah menyetujui hukum yang telah didesakkan kepada mereka sebagai umatNya yang telah diselamatkan. Musa mengungkapkan hubungan itu secara simbolis : dua belas tugu mengelilingi mezbah (Keluaran 24:4). Disinilah pengungkapan yang dapat dilihat dari pemenuhan janji perjanjian: 'Aku akan mengangkat kamu menjadi umatKu dan Aku akan menjadi Allahmu" (Keluaran 6:6).

Khususnya Allah dilambangkan dengan sebuah mezbah, sebab Allah yang kudus – pernyataan Allah yang utama kepada Musa (Keluaran 3:5) – dapat tinggal di tengah-tengah orang berdosa hanya jika ada darah yang menebus (bandingkan Ibrani 9:22). Karena itu hal pertama yang dilakukan Musa dengan darah ialah memercikkannya pada mezbah, Seperti pada Paskah, gerakan pertama darah itu ialah kepada Allah untuk mendamaikan (Keluaran 12:13).

Upacara itu diteruskan dengan penyerahan diri umat untuk mentaati hukum Taurat, lalu darah itu dipercikkan kepada Mereka. Dengan itu diumumkan bahwa sementara umat itu dibawa kepada Allah dengan sarana darah perdamaian, umat itu sendiri memerlukan darah itu juga dalam hubungan tugas mereka untuk memenuhi hukum Allah yang kudus. Inilah kesatuan antara nabi dan imam; yang perama menghimbau terus-menerus kepada kataatan, yang kedua terus-menerus mengingatkan kepada kemanjuran darah.

Jika kita dicerai-beraikannya maka yang pertama menjadi seorang moralis dan yang kedua menjadi seorang yang sibuk dengan upacara hampa. Jika kita mempersatukannya seperti yang dilakukan dalam ritual Israel ini, dan yang dilakukan Alkitab, kita melihat seluruh keajaiban Allah yang diumumkan oleh nabi dan imam: - dan juga oleh rasul - : Allah yang adil dan Penyelamat, yang tidak pernah mengendorkan perintahNya bahwa umatNya harus berjalan didalam terang dan harus kudus karena Ia kudus, tapi yang yang menempatkan disamping perintah yang tak dapat diubah itu darah yang membersihkan dari segala dosa.


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Tue Feb 13, 2007 10:48 am 
Offline
Merdeka dlm Kristus
Merdeka dlm Kristus
User avatar

Joined: Fri Jun 09, 2006 5:20 pm
Posts: 6482
6. Nabi-nabi dalam Perjanjian Baru (PB)



a. Nabi-nabi PL diakui sah


Nubuat dan nabi-nabi merupakan garis tumpu kesinambungan antara PL dan PB. Garis nubuat boleh dikatakan tidak berakhir dengan maleakhi, tetapi dengan Yohanes Pembabtis. Tuhan Yesus dengan tegas berkata, "semua nabi dan kitab Taurat bernubuat hingga tampilnya Yohanes..." (Matius 11:13). Memang, pembagian Alkitab menjadi dua 'Perjanjian' seolah mengaburkan kesatuan yang menakjubkan dari rencana pernyataan Allah, yang membentang langsung dari Musa hingga Yohanes Pembabtis. Kita lihat pola nubuat PL dalam diri Yohanes, dan tentu juga dalam diri ayahnya, imam Zakharia, yaitu pemberitaan dan nubuat. Nubuatlah yang membuat amanat Yohanes demikian merangsang bagi angkatannya, yaitu nubuat tentang murka yang akan datang (Lukas 3:7) dan tentang kasih karunia yang akan datang (Lukas 3:16; Yohanes 1:29 dab).

Selanjutnya, hubungan PB dengan amanat nabi-nabi PL terletak pada pemenuhan atau penggenapannya. Berulang kali pemenuhan itu dikumandangkan dalam PB: apa yang dahulu difirmankan Allah kini digenapi (Matius 1:22; 26:56; Lukas 24:25,27,44; Kisah 10:43, dll). Ciri khas PB dalam mengakui kesahihan PL seperti itu adalah penting sekali. Begitu pentingnya sehingga boleh dikatakan tidak dapat ditambahi lagi. Nabi-nabi tidak boleh menjadi tokoh yang menarik hanya karena uniknya dia. Sekalipun mereka mereka merupakan golongan minoritas yang dianiaya (Matius 5:12; 23:29-37; Lukas 6:23, dll), namun mereka adalah suara yang penting, bahkan yang paling penting, yang membahana dari zaman kuno yang telah lampau, sebab mereka bukan pemimpin atau pengkhayal belaka. Mereka proklamator-proklamator kebenaran yang abadi, karena kata-kata mereka yang agung dibenarkan oleh kejadian yang paling akbar dari segala kejadian, yakni pribadi dan karya Kristus.

Hal itu dapat dirumuskan dengan lengkap seutuhnya sbb : Tuhan Yesus Kristus sendiri menunjukkan kepada kita kembali nabi-nabi dan amanat mereka,s ebagai pernyataan Allah yang tetap. Merekalah penulis-penulis yang diberi kuasa dalam gereja Kristen. Kata-kata mereka wajib diperhatikan sebagai Firman Allah, sebab Allah memberikan meteraiNya atas kata-kata mereka berupa pemenuhannya dan karena ajaran AnakNya yang positif (Matius 5:17 dab).



b. Nabi dalam PB


Para hari Pentakosta dan dalam sejarah Gereja, karunia kenabian diperbaharui oleh Roh Kudus, sehingga kini ada sebuah karisma bernubuat yang sungguh-sungguh nyata dalam Gereja pada kaum pria maupun kaum wanita. Peranan para nabi itu, yang tentu saja berbeda dengan peranan para nabi yang menjadi fundamen Gereja, ialah menyatakan rahasia-rahasia, mengajak, menghibur dan membangun; bertolak belakang dengan para nabi palsu, mereka bernubuat sesuai dengan wibawa para rasul.

Adakah nabi-nabi setelah zaman Yesus Kristus? Ini sering dipertanyakan menanggapi adanya "nabi-nabi" pada zaman modern ini. Dalam perjanjian baru (setelah pelayanan Yesus Kristus di dunia), ada juga nabi-nabi.
Misalnya:


* Kisah 11:27-29
11:27 LAI TB, Pada waktu itu datanglah beberapa nabi ('prophêtês') dari Yerusalem ke Antiokhia.
KJV, And in these days came prophets from Jerusalem unto Antioch.
TR, εν ταυταις δε ταις ημεραις κατηλθον απο ιεροσολυμων προφηται εις αντιοχειαν
Translit, en tautais de tais hêmerais katêlthon apo hierosolumôn prophêtai eis antiokheian

11:28 LAI TB, Seorang dari mereka yang bernama Agabus bangkit dan oleh kuasa Roh ia mengatakan, bahwa seluruh dunia akan ditimpa bahaya kelaparan yang besar. Hal itu terjadi juga pada zaman Klaudius.
KJV, And there stood up one of them named Agabus, and signified by the Spirit that there should be great dearth throughout all the world: which came to pass in the days of Claudius Caesar.
TR, αναστας δε εις εξ αυτων ονοματι αγαβος εσημανεν δια του πνευματος λιμον μεγαν μελλειν εσεσθαι εφ ολην την οικουμενην οστις και εγενετο επι κλαυδιου καισαρος
Translit, anastas de eis ex autôn onomati agabos esêmanen dia tou pneumatos limon megan mellein esesthai eph olên tên oikoumenên hostis kai egeneto epi klaudiou kaisaros

11:29 LAI TB, Lalu murid-murid memutuskan untuk mengumpulkan suatu sumbangan, sesuai dengan kemampuan mereka masing-masing dan mengirimkannya kepada saudara-saudara yang diam di Yudea.
KJV, Then the disciples, every man according to his ability, determined to send relief unto the brethren which dwelt in Judaea:
TR, των δε μαθητων καθως ηυπορειτο τις ωρισαν εκαστος αυτων εις διακονιαν πεμψαι τοις κατοικουσιν εν τη ιουδαια αδελφοις
Translit, tôn de mathêtôn kathôs êuporeito tis hôrisan hekastos autôn eis diakonian pempsai tois katoikousin en tê ioudaia adelphois


* Kisah Para Rasul 15:32
LAI TB, Yudas dan Silas, yang adalah juga 'nabi' ('prophêtês'), lama menasihati saudara-saudara itu dan menguatkan hati mereka.
KJV, And Judas and Silas, being prophets also themselves, exhorted the brethren with many words, and confirmed them.
TR, ιουδας τε και σιλας και αυτοι προφηται οντες δια λογου πολλου παρεκαλεσαν τους αδελφους και επεστηριξαν
[/B]
Translit, ioudas te kai silas kai autoi prophêtai hontes dia logou pollou parekalesan tous adelphous kai epestêrixan


* Kisah Para Rasul 21:10
LAI TB, Setelah beberapa hari kami tinggal di situ, datanglah dari Yudea seorang nabi ('prophêtês') bernama Agabus.
KJV, And as we tarried there many days, there came down from Judaea a certain prophet, named Agabus.
TR, επιμενοντων δε ημων ημερας πλειους κατηλθεν τις απο της ιουδαιας προφητης ονοματι αγαβος
Translit, epimenontôn de hêmôn hêmeras pleious katêlthen tis apo tês ioudaias prophêtês onomati agabos


* 1 Korintus 12:28
LAI TB, Dan Allah telah menetapkan beberapa orang dalam Jemaat: pertama sebagai rasul, kedua sebagai nabi ('prophêtês'), ketiga sebagai pengajar. Selanjutnya mereka yang mendapat karunia untuk mengadakan mujizat, untuk menyembuhkan, untuk melayani, untuk memimpin, dan untuk berkata-kata dalam bahasa roh
KJV, And God hath set some in the church, first apostles, secondarily prophets, thirdly teachers, after that miracles, then gifts of healings, helps, governments, diversities of tongues.
TR, και ους μεν εθετο ο θεος εν τη εκκλησια πρωτον αποστολους δευτερον προφητας τριτον διδασκαλους επειτα δυναμεις ειτα χαρισματα ιαματων αντιληψεις κυβερνησεις γενη γλωσσων
Translit, kai hous men etheto ho theos en tê ekklêsia prôton apostolous deuteron prophêtas triton didaskalous epeita dunameis eita kharismata iamatôn antilêpseis kubernêseis genê glôssôn


* 1 Korintus 14:37
LAI TB, Jika seorang menganggap dirinya nabi ('prophêtês') atau orang yang mendapat karunia rohani, ia harus sadar, bahwa apa yang kukatakan kepadamu adalah perintah Tuhan.
KJV, If any man think himself to be a prophet, or spiritual, let him acknowledge that the things that I write unto you are the commandments of the Lord.
TR, ει τις δοκει προφητης ειναι η πνευματικος επιγινωσκετω α γραφω υμιν οτι του κυριου εισιν εντολαι
Translit, ei tis dokei 'prophêtês' einai hê pneumatikos epiginôsketô ha graphô humin hoti tou kuriou eisin entolai


Seseorang dapat saja mengaku sebagai nabi, atau bahkan sebagai Allah, tetapi sampai di mana validitas pengakuannya? Musa tidak pernah mengaku dirinya sebagai nabi, tetapi bangsa Israel, orang Kristen, bahkan umat Islam mengakunya sebagai nabi. Nah untuk 'nabi-nabi' zaman sekarang mungkin saja ada, dan bisa saja memang mereka mempunyai karunia "kenabian"

Seorang rasul, adalah seseorang yang diutus untuk menyebarkan iman, pengajaran. Dari kegiatan ini, kita mendapat istilah, "kerasulan" atau "merasul", yang berasal dari bahasa Yunani: αποστολος – apostolos.

Karenanya, seorang nabi bisa jadi melakukan kegiatan kerasulan tapi bisa juga tidak. Demikian juga, seorang rasul, bisa dikaruniai karunia kenabian, walau karunia ini tidak penting untuk menjadikannya seorang rasul (pada 12 rasul Kristus, mereka dilengkapi dengan karunia kenabian). Konsep nabi dan rasul dalam Kristianitas memiliki definisi yang berbeda dalam ajaran Islam. Karena itu walau istilah yang kita gunakan sama makna yang diimplikasikan bisa berbeda sekali. Lihat Artikel αποστολος - APOSTOLOS – RASUL– UTUSAN



b. Nabi-nabi dalam gereja Kristen


Pada dasarnya setiap orang Kristen adalah nabi. Pencurahan Roh atas setuap insan akan berdampak 'mereka akan bernubuat' (kisah 2:18 ). Paulus menghimbau jemaat di Korintus supaya 'mengusahakan dirinya memperoleh karunia-karunia Roh, terutama karunia untuk bernubuat' (1 Korintus 14:1). Hal ini terjadi pada peristiwa di Efesus (Kisah 19:6), atas anak-anak perempuan Filipus (Kisah 21:9) dan atas para lelaki dan perempuan di gereja Korintus (1 Korintus 11:4,5).

Agaknya di gereja PB juga ada kelompok yang dikenals ebagai 'nabi-nabi', yang dikhususkan bagi pelayanan bernubuat. Mereka disebut segera setelah para rasul dalam daftar pelayan (1 Korintus 12:28-29; Efesus 4:11), dihubungkan dengan pengajar-pengajar di gereja di Antiokhia (Kisah 13:1). Pada kitab Kisah dan Surat-Surat, fungsi mereka adalah melayani kenabian rangkap yang biasa yaitu memberitakan dan bernubuat. Agabus salah satu dari nabi yang namanya diketahui, diebut bernubuat (Kisah 11:28; 21:10-11); dengan memanfaatkan kuasa untuk melihat, terlebih dahulu ia memberi bimbingan rohani kepada gereja. Seluruh Kitab Wahyu menjadi teladan yang paling penting dalam Alkitab tentang bernubuat, yang dimanfaatkan bagi tugas meneruskan berita. Dalam fungsinya sebagai pemberita atau pengkhotbah kepada gereja, pekerjaan nabi-nabi diuraikan sebagai menasehati (Kisah 15:32), membangun dan menghibur (1 Korintus 14:3). Reaksi orang-orang non Kristen terhadap pelayanan nabi-nabi (1 Korintus 14:24-25) menunjukkan bahwa nabi-nabi itu adalah pemberita seluruh amanat tentang dosa dan keselamatan dan kasih karunia.

Berkaitan dengan pertemuan gereja (1 Korintus 14:26 dab) pelayanan nabi dibicarakab sebagai pernyataan (ayat 30). Pelayanan ini dapat berbentuk ucapan-ucapan spontan, dan dihubungkan dengan kegiatan Roh Allah (bandingkan 2 Tesalonika 5:19). Kegiatan kenabian demikian tidaklah sama dengan berbicara dengan karunia lidah (lihat 1 Korintus 14:22-25, 27-29), juga bukan penarsiran bahasa lidah. Pelayanan itu ialah penerimaan kebenaran Allah yang diterangkan kepada jemaat. Adalah suatu penyalahgunaan nubuat jika nabi-nabi berpura-pura kerasukan dan hiruk-pikuk, sehingga mereka seolah-olah menjadi tidak dapat menguasai diri. Paulus menegaskan bahwa 'roh nabi-nabi ditaklukkan kepada nabi-nabi', artinya, masing-masing memiliki kesadaran sepenuhnya dan dapat menahan dorongan untuk berbicara jika tata-tertip menuntutnya (1 Korintus 14:32-33). Yang paling penting dari semuanya itu adalah, para nabi tidak boleh diberi kepercayaan tanpa perntimbangan.


Dua uji coba dapat diterapkan kepada tiap ucapan nubuat.

Pertama, uji-coba pengalaman nabi-nabi lain yang hadir. Rasul Paulus berkata, 'Biarlah yang lain menanggapi apa yang mereka katakan' (1 Korintus 14:29). Artinya, biarlah mereka menguji ucapan yang baru dikemukakan denggan pengetahuan mereka tentang Allah dan kebenaranNya.

Kedua, uji coba apakah ucapan itu cocok dengan ajaran para rasul. Uji coba bagi nabi benar atau setiap orang yang menganggap dirinya bersifat rohani, ialah 'ia harus sadar, bahwa apa yang kukatakan kepadamu adalah perintah Tuhan', sebab lepas dari itu yang ada hanyalah ketidaktahuan ((1 Korintus 14:37-38 ). Ini mengajarkan bahwa nabi-nabi bukanlah sumber kebenaran baru bagi gereja, melainkan orang-orang yang menjelaskan kebenaran yang dinyatakan dengan cara lain. Sama seperti nabi-nabi dalam PL ada dibawah Musa, yang memebri norma ajaran yang sehat, demikianlah para nabi di PB berhubungan dengan rasul-rasul, dan harus tunduk kepada apa yang mereka umumkan sebagai firman Allah. Dalam arti inilah rasul mendesak seluruh jemaat pada zamannya dan akan mendesak kita juga, supaya menginginkan dengan sungguh-sungguh untuk dapat bernubuat: maksudnya, bukan untuk menginginkan nama sebagai penemu ajaran baru, melainkan supaya tetap berjuang untuk mempertahankan kebenaran yang telah diberikan kepada para murid, sekali untuk selamanya.





Blessings,
BP
February 13, 2007




Kepustakaan :

HA Guy, New Testament Propechy, uts origin and significance
MC Harper, Propechy
HH Rowley, , The Servant of the Lord, chapter 3
HW Robinson, , Inspiration and Revelation in the Old Testament
EJ Young, My servants the Prophets
Ensiklopedia Alkitab, Vol 2 p 163-171, p 113-114.
Etc.


Artikel terkait :

NUBUAT, STUDY KATA, di nubuat-study-kata-vt449.html#p900

αποστολος - APOSTOLOS – RASUL– UTUSAN , di apostolos-rasul-utusan-vt1803.html


Top
 Profile  
 
Display posts from previous:  Sort by  
Post new topic Reply to topic  [ 10 posts ] 

All times are UTC + 7 hours


Who is online

Users browsing this forum: No registered users and 0 guests


You cannot post new topics in this forum
You cannot reply to topics in this forum
You cannot edit your posts in this forum
You cannot delete your posts in this forum
You cannot post attachments in this forum

Search for:
Jump to:  
cron
Powered by phpBB & phpBB SEO
Sarapan Pagi © 2006 by BP & Saxman