3. Pengilhaman dan metode-metode nubuata. Cara-cara pengilhamanBagaimana nabi menerima amanat yang untuk menyampaikannya kepada sesamanya manusia ia diutus? Jawabannya yang lazim diberikan sangat jelas, namun samar-samar : 'Firman Tuhan datang', harfiah, kata kerja yang dipakai adalah kata kerja 'menjadi' – 'firman Tuhan menjadi ada secara aktif kepada...'. Demikianlah pernyataan tentang kesadaran yang langsung dan berpribadi yang merupakan pengalaman dasar semua nabi. Dan ini pertama kali dinyatakan dalam
* Keluaran 7:1,2
7:1 Berfirmanlah TUHAN kepada Musa: "Lihat, Aku mengangkat engkau sebagai Allah bagi Firaun, dan Harun, abangmu, akan menjadi nabimu.
7:2 Engkau harus mengatakan segala yang Kuperintahkan kepadamu, dan Harun, abangmu, harus berbicara kepada Firaun, supaya dibiarkannya orang Israel itu pergi dari negerinya.bandingkan dengan
* Keluaran 4:15-16
4:15 Maka engkau harus berbicara kepadanya dan menaruh perkataan itu ke dalam mulutnya; Aku akan menyertai lidahmu dan lidahnya dan mengajarkan kepada kamu apa yang harus kamu lakukan.
4:16 Ia harus berbicara bagimu kepada bangsa itu, dengan demikian ia akan menjadi penyambung lidahmu dan engkau akan menjadi seperti Allah baginya. Allah sendiri nyang mengucapkan firman itu, yang disampaikan-Nya kepada nabi, dan melalui nabi kepada umat. Pengalaman yang sama seperyi itulah yang dialami oleh yeremia ketika tangan Allah menjamah mulutnya :
* Yeremia 1:9
Lalu TUHAN mengulurkan tangan-Nya dan menjamah mulutku; TUHAN berfirman kepadaku: "Sesungguhnya, Aku menaruh perkataan-perkataan-Ku ke dalam mulutmu. Dan bagian ini memberi tahu kita ihwal nubuat sebanyak yang diperbolehkan kita ketahui: bahwa dalam hubungan persekutuan pribadi yang diadakan oleh Allah, nabi menerima amanat ilahi yang verbal. Di kemudian hari Yeremia mengungkapkan pengalaman itu sebagai 'hadir dalam dewan musyawarah Tuhan' (Yeremia 23:22) dengan mana sang nabi dicakapkan mendorong umat mendengar firman Allah. Tapi ini tidak menambah penjelasan secara psikologis.
* Yeremia 23:22
Sekiranya mereka hadir dalam dewan musyawarah-Ku, niscayalah mereka akan mengabarkan firman-Ku kepada umat-Ku, membawa mereka kembali dari tingkah langkahnya yang jahat dan dari perbuatan-perbuatannya yang jahat. Mimpi dan pengelihatan juga mendapat tempat dalam pengilhaman nabi. Kadang-kadang Yermia 23:28 dianggap mengajarkan bahwa mimpi tidak dapat dpandang sebagai media menerima firman Tuhan. Tapi dalam terang Bilangan 12:6-7 dan 1 Samuel 28:6,15, yang mengajarkan bahwa mimpi juga berlaku sebagai media. Kita lihat bahwa Yeremia 23:23 harus dimengerti sebagai 'melulu mimpi saja' atau 'mimpi' buah khayalan sendiri. Seungguh, Yeremia sendiri nampak menerima firman Tuhan melalui mimpi (Yeremia 31:26). Pengalaman berupa pengelihatan paling baik ditunjukkan dalam dalam nabi Zakharia, tapi sama dengan mimpi, hal ini tidak juga menambah apa-apa kepada pengetahuan – atau ketidaktahuan – tentang mekanisme pengilhaman. Hal yang persis sama dapat dikatakan tentang peristiwa-peristiwa dimana firman diterima melalui suatu lambang (Yeremia pasal 18; Amos 7:7dab; Amos 8:1-3). Pengilhaman adalah mujizat; kita tidak tahu dengan cara apa Allah membuat akal manusia tahu akan firmanNya.
Ini menimbulkan persoalan tentan aktivitas Roh Allah dalam pengilhaman nabi. Ada 18 bagian Alkitab yang menghubungkan pengilhaman nabi dengan aktivitas Roh; Bilangan 24:2 mengacu kepada Bileam; Bilangan 11:29; 1 Samuel 10:6, 10; 19:20,23; membicarakan ektase kenabian; anggapan umum bahwa nubuat muncul dari Roh Allah ditemukan pada 1 Raja 22:24; Yoel 2:28-29; Hosea 9:7; Nehemia 9:20; Zakharia 7:12; pernyataan langsung mengenai pengilhaman oleh Roh disebut di Mikha 3:8; pengilhaman Roh atas firman nabi dinyatakan dalam 1 Tawarikh 12:18; 2 Tawarikh 15:1; 20:14; 24:20; Nehemia 9:20 dan Yehezkiel 11:5.
Jelas bukti ini tidak merata tersebar di seluruh PL, khususnya bahwa para nabi-nabi pra pembuangan ke Babel jarang dikemukakan. Yeremia tidak menyebut Roh Allah dalam hubungan apapun! Hal ini dipandang menunjukkan pembedaan antara 'oknum firman' dan 'oknum Roh'. Seolah-olah nabi-nabi terdahulu ingin memisahkan diri dari kelompok pengilhaman dan dari yang disebut orang-orang yang dipenuhi oleh roh. Tapi kesimpulan ini tidak perlu bahkan tidak masuk akal. Sebab, pertama, penyamaan langsung antara kelompok terdahulu yang mengalami ektase dengan nabi-nabi palsu yang kemudian, tidaklah mungkin; kedua, seperti ditunjukkan oleh E Jacob, 'firman mengandaikan roh, nafas hidup yang kreatif, dan bagi nabi-nabi ada begitu banyak bukti tentang hal ini, bahwa tak perlu mereka menyatakannya secara khusus'.
b. Cara-cara berkomunikasiNabi tampil di depan masyarakat sezamannya sebagai orang yang ingin mengucapkan sesuatu. Firman Allah diungkapkan dalam bentuk kata-kata yang diucapkan. Masing-masing nabi mewarnai ucapannya dengan ciri pribadi dan pengalamannya sendiri, justru ucapan Amos dan Yeremia berbeda seperti perbedaan kepribadian kedua nabi itu. Karena itu ada kesadaran rangkap dalam Kitab-kitab para nabi; di satu pihak ucapan ini adalah firman yang diberikan Allah kepada nabi; Allah memakai orang itu sebagai mulut-Nya; kata-kata yang mereka ucapkan ini adalah firman Allah. Di lain pihak, ucapan ini adalah kata-kata orang tertentu, diucapkan pada suatu waktu tertentu dalam keadaan tertentu. Jadi, lazim diantara penulis modern (umpamanya Rowley) menarik kesimpulan bahwa firman sampai taraf tertentu menjadi tidak sempurna dan dapat salah, karena menjadi ucapan orang-orang yang tidak sempurna dan yang dapat salah.
Perlu gamblang diperjelas bahwa kesimpulan itu tidak berdasarkan kesaksian para nabi sejauh yang kita miliki dalam Kitab-kitab mereka. Disini tidak akan dibahas hubungan orang-orang yang diilhami, dan hubungan antara kata-kata dan firman Allah yang mengilhami orang itu. Tapi perlu ditandaskan bahwa kitab-kitab para nabi dapat diteliti tanpa menemukan sedikitpun kesan bahwa para nabi itu berpikir firman yang mereka ucapkan bukanlah firman Allah. Sebagian besar nabi agaknya sama sekali tidak sadar akan adanya suara-suara yang lain atau yang bertentangan dengan kata-kata mereka sendiri. Mereka sangat yakin akan pentingnya kata-kata mereka, seperti biasanya terjadi hanya pada orang yang gila, atau pada orang yang berada dalam musyawarah Allah dan menerima disana apa yang mereka harus katakan di bumi.
Kdang-kadang nabi mengemukakan firman yang dibawanya dalam bentuk perumpamaan atau alegori (umpamanya di Yeremia 5:1-7; 2 Samuel 12:1-7; dan khususnya Yehezkiel pasal 16 dan 23), tapi penyajian amanat mereka yang paling dramatis ialah perantaraan 'firman yang dipentaskan'. Berfikir bahwa firman yang dipentaskan itu melulu 'alat peraga', pasti kita takkan mengerti tabiat dan fungsinya. Memang, itu adalah alat peraga, tapi dalam hubungannya dengan pengertian Ibrani tentang kemanjuran firman. Pementasan itu berfungsi untuk membuat firman itu menjadi lebih efektif. Ini nampak paling baik dalam percakapan antara raja Yoas dan Elisa yang akan mati itu (2 Raja 13:14 dab). Pada ayat 17 anak panah kemenangan dari Tuhan dipanahkan ke Aram. Sang nabi telah mengantar raja ke dalam suasana perbuatan simbolis. Sekarang ia minta sampai dimana raja memukul tanah 3 kali, dan sampai 3 kali saja firman Allah yang berdaya guna itu akan berkerja dan tidak kembali hampa.
Disini kelihatan mencolok hubungan yang sebenarnya antara lambang dengan firman, dan antara keduanya dengan terjadinya kejadian-kejadian. Firman yang dijelmakan dalam lambang sangatlah efektif; tidak dapat gagal untuk dilaksanakan; dan akan benar-benar memenuhi apa yang diumumkan oleh lambangnya.
Demikianlah Yesaya berjalan-jalan 'tanpa busana dan kasut' (Yesaua 20), Yeremia memecah buli-buli di tempat pemecahan tembikar (Yeremia 19). Ahia merobek jubah barunya menjadi 12 potong dan memberikan 10 potong kepada Yerobeam (1 Raja 11:30 dab). Yehezkiel mengepung satu kota model (Yehezkiel 4:1-3), menggali tembok rumah (Yehezkiel 12:1 dab), tidak berkabung atas kematian istrinya (Yehezkiel 24:15 dab). Perlu membedakan dengan tajam pementasan firman oleh pada nabi Israel dari ilmu sihir dalam pemujaan bangsa Kanaan. Yang terakhir adalah gerakan dari manusia menuju kepada Allah, suatu perbuatan tertentu oleh manusia dengan maksud memaksa Baal, atau ilah apa saja yang lain, supaya berbuat sesuai dengan itu. Firman Allah yang dipentaskan adalah gerak dari Allah tertuju kepada manusia: firman Allah, perbuatan yang telah ditetapkan Allah, diumumkan dan dikembangkan di bumi. Dalam hal ini, seperti dalam tiap segi yang lain dari agama yang ada dalam Alkitab, prakarsa hanya ada pada Allah.
c. Kitab-kitab para nabiPembentukan "kanon" tidak dibicarakan disini, tapi kita tidak dapat menghindari ihwal penghimpunan tulisan-tulisan para nabi. Harus dianggap pasti bahwa masing-masing Kitab nabi-nabi itu berisi hanya satu pemilihan dan ucapan-ucapan para nabi itu, tetapi siapa yang memilih?, memeriksa dan menyusun? Umampanya, rujukan-rujukan ke Yehuda dalam Kitab Hosea barangkali benar jika dipandang sebagai hasil kerja seorang redaksi setelah Samaria jatuh, pada saat ucapan nabi itu dibawa ke selatan. Tapi siapa yang mengerjakannya? Atau, lagi, rententan pertanyaan dan jawaban dalam Kitab Maleakhi jelas berupa sebuah susunan dengan sengaja yang dimaksud meneruskan berita seutuhnya. Siapa yang menyusunnya? Atau, dalam kerangka yang lebih besar, Kitab Yesaya terang sebuah kitab yang dihimpun baik; hanya perlu mengingat bagaimana rentetan ke-enam 'celaka' (pasal 28-37) dibagi menjadi dua kelompok dalam tiga sekawa pertama berturut-turut yang sebenarnya ditandingi oleh 3 sekawan kedua, atau cara pasal 38-39 telah dikeluarkan menurut waktu sehingga keduanya menjadi pengantar historis pasal 40-45. Tapi siapakah redaksi yang teliti itu?
Dalam kitab-kitab itu sendiri terdapat 3 petunjuk mengacu kepada penyusunan tertulisnya. Pertama, nabi-nabi itu sendiri paling sedikit menulis beberapa firman yang diucapkan (umpamanya Yesaya 30:8; Yeremia 29:1 dab; bandingkan dengan 2 Tawarikh 21:12; Yeremia 29:25; bandingkan pemakaian oknum pertama di Hosea 3:1-5) :
* Yesaya 30:8
Maka sekarang, pergilah, tulislah itu di depan mata mereka di suatu loh, dan cantumkanlah di suatu kitab, supaya itu menjadi kesaksian untuk waktu yang kemudian, sampai selama-lamanya.
* Yeremia 29:1...25
Beginilah bunyi surat yang dikirim oleh nabi Yeremia dari Yerusalem kepada tua-tua di antara orang buangan, kepada imam-imam, kepada nabi-nabi dan kepada seluruh rakyat yang telah diangkut ke dalam pembuangan oleh Nebukadnezar dari Yerusalem ke Babel.
dab
29:25 "Beginilah firman TUHAN semesta alam, Allah Israel: Oleh sebab engkau telah mengirim surat atas namamu sendiri kepada seluruh rakyat yang ada di Yerusalem, yaitu kepada imam Zefanya bin Maaseya dan kepada segala imam, bunyinya:
* 2 Tawarikh 21:12
Lalu sampailah kepadanya sebuah surat dari nabi Elia yang bunyinya: "Beginilah firman TUHAN, Allah Daud, bapa leluhurmu: Karena engkau tidak hidup mengikuti jejak Yosafat, ayahmu, dan Asa, raja Yehuda,
* Hosea 3:1-5
3:1 Berfirmanlah TUHAN kepadaku: "Pergilah lagi, cintailah perempuan yang suka bersundal dan berzinah, seperti TUHAN juga mencintai orang Israel, sekalipun mereka berpaling kepada allah-allah lain dan menyukai kue kismis."
3:2 Lalu aku membeli dia bagiku dengan bayaran lima belas syikal perak dan satu setengah homer jelai.
3:3 Aku berkata kepadanya: "Lama engkau harus diam padaku dengan tidak bersundal dan dengan tidak menjadi kepunyaan seorang laki-laki; juga aku ini tidak akan bersetubuh dengan engkau."
3:4 Sebab lama orang Israel akan diam dengan tidak ada raja, tiada pemimpin, tiada korban, tiada tugu berhala dan tiada efod dan terafim.
3:5 Sesudah itu orang Israel akan berbalik dan akan mencari TUHAN, Allah mereka, dan Daud, raja mereka. Mereka akan datang dengan gementar kepada TUHAN dan kepada kebaikan-Nya pada hari-hari yang terakhir.Kedua, bahwa sebuah pernyataan yag panjang dan nubuat-nubuat sejauh itu disusun oleh Yeremia dengan pertolongan seorang juru-tulis (Yeremia 36), dan bahwa perintah untuk melakukan itu diberikan dan diterima tanpa suatu tanda apapun adalah luar biasa;
Dan ketiga, bahwa nabi-nabi kadang-kadang berhubungan suatu kelompok seperti itu disebut 'murid-muridku' (Yesaya 8:16).
* Yesaya 8:16
Aku harus menyimpan kesaksian ini dan memeteraikan pengajaran ini di antara murid-muridku. Potongan-potongan bukti yang kecil-kecil ini memberikan kesan bahwa nabi sendiri ada di belakang laporan-laporan kata-katanya baik dengan tindakan pribadi, atau dengan mendikte, atau dengan mengajar. Mungkin sekali bahwa firman yang diterima Yesaya mendapat bentuknya yang sekarang sebagai sebuah kitab yang berisi instruksi bagi murid-murid nabi.
* Amos 7:14
Jawab Amos kepada Amazia: "Aku ini bukan nabi dan aku ini tidak termasuk golongan nabi, melainkan aku ini seorang peternak dan pemungut buah ara hutan. Sebuah 'golongan nabi' atau 'rombongan nabi' dipakai untuk menunjuk kepada murid-murid nabi itu. Sebenarnya sebutan itu didapatkan pada zaman Elia dan Elisa, sekalipun Amos 7:14 menunjukkan bahwa sebutan itu hidup lagi sebagai istilah tekhnis, lama setelah zaman mereka.
* 2 Raja 2:3,5
2:3 Pada waktu itu keluarlah rombongan nabi yang ada di Betel mendapatkan Elisa, lalu berkatalah mereka kepadanya: "Sudahkah engkau tahu, bahwa pada hari ini tuanmu akan diambil dari padamu oleh TUHAN terangkat ke sorga?" Jawabnya: "Aku juga tahu, diamlah!"
2:5 Pada waktu itu mendekatlah rombongan nabi yang ada di Yerikho kepada Elisa serta berkata kepadanya: "Sudahkah engkau tahu, bahwa pada hari ini tuanmu akan diambil dari padamu oleh TUHAN terangkat ke sorga?" Jawabnya: "Aku juga tahu, diamlah!" Dari 2 Raja 2:3,5 dapat disimpulkan, bahwa ada kelompok-kelompok, yang menetap disana-sini di seluruh negeri itu dibawah pengawasan seorang nabi 'resmi'. Elia dalam usahanya menghindarkan Elisa dari ketegangan perpisahan, nampak mengadakan perjalanan rutin kepada kelompok-kelompok itu.
* 2 Raja 4:38; 6:1
4:38 Elisa kembali ke Gilgal pada waktu ada kelaparan di negeri itu. Dan ketika pada suatu kali rombongan nabi duduk di depannya, berkatalah ia kepada bujangnya: "Taruhlah kuali yang paling besar di atas api dan masaklah sesuatu makanan bagi rombongan nabi itu." 6:1 Pada suatu hari berkatalah rombongan nabi kepada Elisa: "Cobalah lihat, tempat tinggal kami di dekatmu ini adalah terlalu sesak bagi kami.Eliza selanjutnya mengawasi kelompok-kelompok nabi (2 Raja 4:38; 6:1 dab) dan memanfaatkan pelayanan mereka (2 Raja 9:1). Jelas bahwa anggota kelompok-kelompok ini ialah orang-orang dengan karunia kenabian (2 Raja 2:3,5) tapi tidak bisa dikatakan apakah mereka menggabungkan diri kepada kelompok itu karena panggilan ilahi atau karena terpikat kepada nabi oleh ajarannya, atau karena dipanggil olehnya.
Tidak perlu melihat pada Amos 7:14 cercaan atas kelompok-kelompok nabi, seolah-olah Amos dengan marah membedakan dirinya dengan mereka. Amos tak mungkin menyangkan kedudukan kenabian atas dirinya sendiri, karena ia segera menuntut bahwa TUHAN memerintahkan kepadanya supaya 'bernubuat' (Ibrani,
הנבא - HINAVE, memainkan peranan seorang
נביא - NAVI')
* Amos 7:15
LAI TB,
Tetapi TUHAN mengambil aku dari pekerjaan menggiring kambing domba, dan TUHAN berfirman kepadaku: Pergilah, bernubuatlah terhadap umat-Ku Israel. KJV,
And the LORD took me as I followed the flock, and the LORD said unto me, Go, prophesy unto my people Israel. Hebrew,
וַיִּקָּחֵנִי יְהוָה מֵאַחֲרֵי הַצֹּאן וַיֹּאמֶר אֵלַי יְהוָה לֵךְ הִנָּבֵא אֶל־עַמִּי יִשְׂרָאֵל׃
Translit,
VAYIQAKHENI YEHOVAH (baca ADONAY) ME'AKHAREI HATSON VAYOMER 'ELAY YEHOVAH (baca ADONAY) LEKH HINAVE 'EL-'AMI YISRA'ELKarena itu kita boleh mengangap kata-kata itu sebagai pertanyaan retoris yang ironis/satir
"Aku ini bukan nabi dan aku ini tidak termasuk golongan nabi, melainkan aku ini seorang peternak dan pemungut buah ara hutan. ... Tetapi TUHAN mengambil aku", atau, yang bermaksud sbb :
"Dahulu aku bukan nabi... aku seorang peternak... tapi TUHAN mengambil aku". Amos tidak melancarkan tuduhan terhadap rombongan nabi-nabi sebagai hanya mencari uang saja, tetapi ia menuntut kewibawaan suatu panggilan rohani terhadap orang yang mengkritik yang tidak punya kedudukan resmi dan otoritas.
Bagaimanapun, sangat mungkin bahwa oleh orang-orang seperti itulah, yang dikelompokkan di sekitar nabi-nabi yang besar, firman Allah yang teliti diterimanya dari Allah lalu dirawat dan disebarkan kepada kita. Tapi bukti tentang golongan nabi itu serta lanjutan dan karyanya, tidak mengizinkan orang menganggap bahwa mereka berani untuk mengubah dan menambah ucapan ilahi yang mereka terima dan seorang 'guru nabi' – sekalipun pandangan itu menjadi mode ahli masa kini.
Kitab YoelNama Nabi : Yoel
Perkiraan masa pelayanan : ± 810-710 sM
Penguasa bersangkutan di Yehuda : Yoas ( = Yehoas), Amazia, Uzia ( = Azarya).
Latar belakang sejarah : 2 Raja 11:1 – 15:7
Kitab AmosNama Nabi : Amos
Perkiraan masa pelayanan : ± 760 sM
Penguasa bersangkutan di Yehuda : Uzia ( = Azarya).
Penguasa bersangkutan di Israel : Yerobeam II
Latar belakang sejarah : 2 Raja 14:23; 15:7
Kitab YunusNama Nabi : Yunus
Perkiraan masa pelayanan : ± 760 sM
Penguasa bersangkutan di Israel : Yerobeam II
Latar belakang sejarah : 2 Raja 14:23-29
Kitab HoseaNama Nabi : Hosea
Perkiraan masa pelayanan : 760-722 sM
Penguasa bersangkutan di Israel : Yerobeam II, Zakharia, Salum, Menahem, Pekahya, pekah, Hosea
Latar belakang sejarah : 2 Raja 14:23 – 18:37
Kitab MikhaNama Nabi : Mikha
Perkiraan masa pelayanan : 742-687 sM
Penguasa bersangkutan di Yehuda : Yotam, Ahas, Hizkia
Latar belakang sejarah : 2 Raja 15:32 – 20:21; 2 Tawarikh 27:1 – 32:33; yesaya 7:1 – 8:22
Kitab YesayaNama Nabi : Yesaya
Perkiraan masa pelayanan : 740-700 sM
Penguasa bersangkutan di Yehuda : Uzia ( = Azarya), Yotam, Ahas, Hizkia
Latar belakang sejarah : 2 Raja 15:1 – 20:21; 2 Tawarikh 26:1 – 32:33
Kitab NahumNama Nabi : Nahum
Perkiraan masa pelayanan : ± 664 dan 612 sM
Penguasa bersangkutan di Yehuda : Yosia
Latar belakang sejarah : 2 Raja 22:1 – 23:30; 2 Tawarikh 34:1 – 36:1; Zefanya 2:13-15.
Kitab ZefanyaNama Nabi : Zefanya
Perkiraan masa pelayanan : ± 640 sM dan selanjutnya
Penguasa bersangkutan di Yehuda : Yosia
Latar belakang sejarah : 2 Raja 22:1 – 23:34; 2 Tawarikh 34:1 – 36:4
Kitab YeremiaNama Nabi : Yeremia
Perkiraan masa pelayanan : 626 – 587 sM
Penguasa bersangkutan di Yehuda : Yosia, Yoahas, Yoyakim, Yoyakhin, Zedekia
Latar belakang sejarah : 2 Raja 22:1 – 23:30; 2 Tawarikh 34:1 – 36:21
Kitab HabakukNama Nabi : Habakuk
Perkiraan masa pelayanan : ± 605 sM
Penguasa bersangkutan di Yehuda : Yoyakim
Latar belakang sejarah : 2 Raja 23:31 – 24:7
Kitab DanielNama Nabi : Daniel
Perkiraan masa pelayanan : 605 - 535 sM
Penguasa bersangkutan di Yehuda : Yoyakim, Yoyakhin, Zedekia
Penguasa bersangkutan di Babilonia/ Persia: Nebukadnezar, Belsazar, Darius, Koresh
Latar belakang sejarah : 2 Raja 24:1 – 25:30; 2 Tawarikh 36:9 – 21
Kitab YehezkielNama Nabi : Yehezkiel
Perkiraan masa pelayanan : 593 - 570 sM
Penguasa bersangkutan di Babilonia/ Persia: Nebukadnezar
Latar belakang sejarah : 2 Raja 24:8 – 25:26; 2 Tawarikh 36:9 – 21
Kitab ObajaNama Nabi : Obaja
Perkiraan masa pelayanan : ± 587 sM dan selanjutnya
Penguasa bersangkutan di Babilonia/ Persia: Nebukadnezar
Latar belakang sejarah : 2 Raja 25; 2 Tawarikh 36:11-21
Kitab HagaiNama Nabi : Hagai
Perkiraan masa pelayanan : 520 sM
Penguasa bersangkutan di Babilonia/ Persia: Darius
Latar belakang sejarah : Ezra 5:1 – 6:22
Kitab ZakhariaNama Nabi : Zakharia
Perkiraan masa pelayanan : ± 520 sM dan selanjutnya
Penguasa bersangkutan di Babilonia/ Persia: Darius dan selanjutnya
Latar belakang sejarah : Ezra 5:1 – 6:22
Kitab Maleakhi Nama Nabi : Maleakhi
Perkiraan masa pelayanan : ± 520 sM dan selanjutnya
Penguasa bersangkutan di Babilonia/ Persia: Aryaxerxes I
Latar belakang sejarah : Nehemia 13
d. Nama-nama nabi : 1. Nuh
2. Abraham (Ishak & Yakub)
3. Musa
4. Yoshua
5. Samuel
6. Nathan
7. Daud
8. Gad (2 Samuel 24:11)
9. Salomo
10. Elia
11. Elisa
13. Yehu bin Hanani (1 Raja 16:7)
14. Ahia (2 Raja 11:29)
15. Yesaya
16. Yeremia
17. Yehezkiel
18. Hosea,
19. Yoel
20. Amos
21. Obaja
22. Yunus
23. Mikha
24. Nahum
25. Habakuk
26. Zefanya
27. Hagai
28. Zakharia
29. Maleakhi
30. Daniel
31. Ezra
32. nabi Ido (2 Tawarikh 13:22)
33. nabi Azarya bin Oded (2 Tawarikh 15:8 )
Nabiah :
Miryam, Keluaran 15:20
Debora, Hakim-hakim 4:4
Hulda, 2 Tawarikh 34:22; 2 Raja-raja 22:14
Noaja, Nehemia 6:14
Masih banyak nabi-nabi yang tidak dicatat namanya, misalnya dalam ayat ini :
* 1 Raja-raja 18:13
LAI TB,
Tidakkah diberitahukan kepada tuanku apa yang telah kulakukan pada waktu Izebel membunuh nabi-nabi TUHAN, bagaimana aku menyembunyikan seratus orang nabi-nabi TUHAN dalam gua, lima puluh lima puluh sekelompok dan mengurus makanan dan minuman mereka? KJV,
Was it not told my lord what I did when Jezebel slew the prophets of the LORD, how I hid an hundred men of the LORD's prophets by fifty in a cave, and fed them with bread and water? Hebrew,
הֲלֹא־הֻגַּד לַאדֹנִי אֵת אֲשֶׁר־עָשִׂיתִי בַּהֲרֹג אִיזֶבֶל אֵת נְבִיאֵי יְהוָה וָאַחְבִּא מִנְּבִיאֵי יְהוָה מֵאָה אִישׁ חֲמִשִּׁים חֲמִשִּׁים אִישׁ בַּמְּעָרָה וָאֲכַלְכְּלֵם לֶחֶם וָמָיִם׃
Translit,
HALO-HUGAD LADONI 'ET ASYER-ASITI BAHAROG 'IZEVEL 'ET NEVIEY YEHOVAH (baca ADONAY) VA'AKHBI MINVI'EY YEHOVAH (baca ADONAY) ME'A ISY KHAMISYIM KHAMISYIM ISY BAMARAH VA'AKHALKELEM LEKHEM VAMAYIM