It is currently Sun May 03, 2015 7:50 pm

SarapanPagi Biblika

Bible Study / Christian Library

MERGE TOPICS : ACARA2 GEREJA REFORMED 2008

Info acara2 Gereja, Charity event, KKR, Seminar, Sekolah Theologi, Pelatihan, Kursus Alkitab, dll.
User avatar
 
Posts: 19
Joined: Sat Nov 03, 2007 10:35 am
Location: Surabaya

MERGE TOPICS : ACARA2 GEREJA REFORMED 2008

Post by Denny_Tan » Sun Dec 23, 2007 8:21 am

…Hadirilah…



Kebaktian Gabungan

Gereja Reformed Injili Indonesia (GRII) Surabaya
(GRII Andhika—MRII Kertajaya—MRII Sidoarjo)



Turut mengundang GRII Ngagel, GRII Gempol dan GRII Malang


Minggu, 30 Desember 2007 ; Pkl. 09.00 WIB

di Jade Imperial Restaurant Lt. 2, Jln. Kupang Indah 27, Surabaya



Pengkhotbah :
Pdt. DR. STEPHEN TONG
(melalui Video Conference langsung dari GRII Pusat, Jakarta)

User avatar
 
Posts: 19
Joined: Sat Nov 03, 2007 10:35 am
Location: Surabaya

Seminar Musik & Piano Recital di Surabaya

Post by Denny_Tan » Wed Feb 20, 2008 3:06 pm

…Jangan lewatkan…



Seminar Musik dan Piano Recital




Seminar Musik:
THOUGHTS ON MUSIC AESTHETICS

Kita hidup dalam suatu jaman dengan begitu banyak pilihan dan kemungkinan. Dunia laksana supermarket yang menyediakan barang dagangan bukan hanya dari A-Z melainkan juga kemungkinan untuk membeli dan mengembalikannya jika ternyata tidak cocok. Tidak ada yang perlu dikuatirkan selama kita menyimpan 'bon pembelian' dan mengingat dengan baik 'batas waktu pengembalian'. Musik pun, tidak terkecuali, berada dalam setting yang seperti ini, trial and error, dengan harapan: siapa tahu cocok.
Dalam kesempatan ini kita akan belajar bersama beberapa arus pemikiran dalam estetika musik dan tentunya kritik positif dan negatif dari perspektif Theologi Reformed Injili.


oleh: Pdt. Billy Kristanto, Dipl.Mus., M.C.S., Ph.D. (Cand.)

Jumat, 7 Maret 2008; Pkl. 09.00-13.00 WIB

di Jade Imperial Restaurant Lt. 2,
Jln. Raya Kupang Indah 27, Surabaya

Biaya: Rp 40.000, 00/orang





Piano Recital:
MUSIC BY BACH, MOZART AND BEETHOVEN

oleh:
• Pdt. Billy Kristanto, Dipl.Mus., M.C.S., Ph.D. (Cand.)
• dkk


Jumat, 7 Maret 2008; Pkl. 18.30 WIB

di Jade Imperial Restaurant Lt. 2,
Jln. Raya Kupang Indah 27, Surabaya

Biaya:
Reguler: Rp 40.000, 00/orang
VIP: Rp 100.000, 00/orang



Informasi dan pendaftaran, hubungi:
Sekretariat (031-5472422)



Jika Anda berada di wilayah Surabaya, tiket dapat Anda peroleh di:
Denny Teguh Sutandio (0856-330-5375)




DAFTARKAN DIRI ANDA SESEGERA MUNGKIN, KAPASITAS HANYA UNTUK 400 ORANG





Profil Pdt. Billy Kristanto :
Pdt. Billy Kristanto, Dipl.Mus., M.C.S., Ph.D. (Cand.) lahir pada tahun 1970 di Surabaya. Sejak di sekolah minggu mengambil bagian dalam pelayanan musik gerejawi. Setelah lulus SMA melanjutkan studi musik di Hochschule der Künste di Berlin majoring in harpsichord (Cembalo) di bawah Prof. Mitzi Meyerson (1990-96).
Setelah lulus dari situ melanjutkan post-graduate study di Koninklijk Conservatorium (Royal Conservatory) di Den Haag, a conservatory with the largest early music department in the world (mempelajari historical performance practice). Belajar di bawah Ton Koopman, seorang dirigen, organis, cembalis dan musicolog yang sangat ahli dalam interpretasi karya J.S. Bach. Selain itu juga mempelajari fortepiano di bawah Prof. Stanley Hoogland.
Setelah lulus dari situ pada tahun 1998 pulang ke Indonesia, lalu melayani sebagai Penginjil Musik di Gereja Reformed Injili Indonesia (GRII) di Jakarta pada Februari 1999. Pada tahun yang sama memulai studi Theologi di Institut Reformed di Jakarta dan lulus pada tahun 2002 dengan Master of Christian Studies (M.C.S.). Sejak tahun 2002 sampai sekarang menjabat sebagai Dekan School of Music di Institut Reformed Jakarta serta menggembalakan jemaat Mimbar Reformed Injili Indonesia (MRII) Jerman : Berlin, Hamburg dan Munich. Beliau ditahbiskan menjadi pendeta sinode GRII pada Paskah 2005 dan saat ini sedang menyelesaikan studi doktoral di bidang filsafat (Ph.D. Cand.) di Universität Heidelberg, Jerman. Beliau menikah dengan Suzianti Herawati dan dikaruniai seorang putri, Pristine Gottlob Kristanto.

User avatar
 
Posts: 19
Joined: Sat Nov 03, 2007 10:35 am
Location: Surabaya

Seminar Sehari FIRES: MORE HASTE, LESS SPEED? (Ev. Yadi)

Post by Denny_Tan » Wed Feb 20, 2008 3:12 pm

…Hadirilah…



Seminar Sehari
Fellowship of Indonesian Reformed Evangelical Students (FIRES)


More Haste, Less Speed?

Capek...
"Sebenarnya saya ingin, tapi... tidak ada waktu"
Kerja untuk hidup, hidup untuk kerja, kerja, dan kerja,
DEADLINE!
"Umur sudah segini, tapi saya belum..."


oleh: Ev. Yadi S. Lima, M.Div.
(pembina Pemuda di Gereja Reformed Injili Indonesia—GRI Pondok Indah, Jakarta dan dosen di Institut Reformed, Jakarta; Master of Divinity—M.Div. dari Institut Reformed, Jakarta)


Jumat, 07 Maret 2008
Pk. 09.00 WIB - selesai

di Ruko Apartemen Taman Gloria
Jl. Kyai Tapa No. 215 C
Grogol, Jakarta Barat


Biaya: Rp. 30.000,-

Informasi dan pendaftaran hubungi:
FIRES
(Fellowship of Indonesian Reformed Evangelical Student)

Telp. 021-70778810, 021-70778820


Zaman modern yang serba cepat dan canggih ini memberikan kita segudang cara dan alat untuk mengerjakan lebih banyak pekerjaan dalam waktu yang semakin singkat.
Anehnya itu semua tidak memberikan kita lebih banyak waktu.
Semakin hari kita merasakan waktu-waktu hidup kita semakin menghilang.
Dihimpit jadwal yang semakin ketat kita kehilangan waktu-waktu untuk merenung, waktu-waktu untuk berbincang akrab dengan kawan-kawan. Ke mana perginya waktu-waktu kita itu?

User avatar
 
Posts: 19
Joined: Sat Nov 03, 2007 10:35 am
Location: Surabaya

Seminar dan Kuliah Intensif Prof. Peter Jones, Ph.D. di Jkt

Post by Denny_Tan » Wed Feb 20, 2008 3:31 pm

…Hadirilah…




Seminar:
THE RISE OF NEO-PAGANISM IN OUR TIME

oleh: Rev. Prof. Peter Jones, Ph.D.
(Executive Director of CWIPP and Scholar-in-Residence dan Profesor Perjanjian Baru di Westminster Theological Seminary, Escondido, California, U.S.A. ; Master of Theology—Th.M. dari Harvard Divinity School ; dan Ph.D. dari Princeton Theological Seminary)



23 Maret 2008; Pkl. 17.00-21.00 WIB

di GRII Pusat, Reformed Millenium Cathedral
Komplek Kemayoran B14 No 1, Jakarta





Kuliah Intensif:
REFORMED UNDERSTANDING OF 21ST CENTURY NEW PAGANISM

oleh: Rev. Prof. Peter Jones, Ph.D.
(Executive Director of CWIPP and Scholar-in-Residence dan Profesor Perjanjian Baru di Westminster Theological Seminary, Escondido, California, U.S.A. ; Master of Theology—Th.M. dari Harvard Divinity School ; dan Ph.D. dari Princeton Theological Seminary)



24-28 Maret 2008; 08.00-14.00 WIB

di Institut Reformed,
Kompleks Ruko Prima Sunter Blok B-C,
Jalan Danau Sunter Utara, Jakarta Utara 14350



Informasi, hubungi:
Sdri. Eva atau Sdri. Ester (021-6513815)

User avatar
 
Posts: 19
Joined: Sat Nov 03, 2007 10:35 am
Location: Surabaya

Schola Lecture di Jakarta

Post by Denny_Tan » Wed Feb 20, 2008 3:34 pm

…Hadirilah…



Schola Lecture:
ANGEL: THE GOOD, THE BAD & THE UGLY

Fenomena dunia roh, baik para malaikat yang baik maupun yang jahat yaitu iblis beserta pengikutnya, menyimpan banyak misteri yang menimbulkan berbagai pertanyaan. Dunia melalui media TV dan Film, sangat banyak mengupas sisi iblis; demikian juga dengan kalangan Kekristenan tertentu.
Sebaliknya, topik mengenai malaikat yang baik agak terabaikan dan sangat jarang dibicarakan.
Bagaimana kita menyikapi semuanya ini?
Apa kata Alkitab tentang hal ini?


oleh:
Pdt. Daniel Lucas Lukito, Th.D.
(Rektor Seminari Alkitab Asia Tenggara—SAAT Malang; Master of Theology—M.Th. dari Calvin Theological Seminary, U.S.A.; Doctor of Theology—Th.D. dari South East Graduate School of Theology)

Pdt. Joshua Lie, M.Phil., Ph.D. (Cand.)
(Pendiri Reformational Worldview Foundation; Ph.D. Candidate dari Institute for Christian Studies, Toronto)

Pdt. Hendra Gustiana Mulia, M.Th.
(gembala sidang Gereja Kristus Yesus—GKY Green Ville, Jakarta; Master of Divinity—M.Div. dan Master of Theology—M.Th. dari Reformed Theological Seminary, U.S.A.)



Sabtu, 23 Februari 2008; Pkl. 16.30 – 20.30 WIB

di Ruang Kebaktian Umum GKY Green Ville,
Green Ville AZ No. 1, Jakarta Barat



Biaya:
Umum: Rp 30.000,00
Mahasiswa/pelajar: Rp 20.000,00


NB: disediakan makan malam



Informasi & Pendaftaran hubungi:
TU & Koperasi GKY Green Ville: 021-5605586
Malvin: 0812-898-1818
Suria: 0817-645-2027

 
Posts: 52
Joined: Wed Aug 13, 2008 1:52 pm
Location: Surabaya

Siaran Khotbah Ekspositori: 10 HUKUM TAURAT (Pdt. Dr. Stephe

Post by DennyTan » Thu Aug 14, 2008 8:13 am

…Saksikan dan Doakan...




Khotbah Ekpositori:

10 HUKUM TAURAT

oleh: Pdt. Dr. Stephen Tong




Setiap Sabtu, mulai 16 Agustus 2008
Pk. 16.00 – 17.00 WIB

di O Channel (untuk Wilayah Jabodetabek)

 
Posts: 52
Joined: Wed Aug 13, 2008 1:52 pm
Location: Surabaya

KKR Jakarta 2008: SIAPAKAH KRISTUS? (Pdt. Dr. Stephen Tong)

Post by DennyTan » Thu Aug 14, 2008 8:16 am

…Jangan lewatkan...




Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) Jakarta 2008:

SIAPAKAH KRISTUS?

oleh: Pdt. DR. STEPHEN TONG




19-21 September 2008; Pkl. 18.30 WIB

di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta


:)

Siapakah Kristus?
Revolusionis Masyarakat?
Penghasut Massa?
Penipu?
Orang Gila?
Anak Allah?
Mengapa dia mati disalib?
Mengapa banyak yang menolaknya tetapi berjuta-juta orang rela mati baginya?




Sharing Visi Misi
9 Januari 1957, hari itu pergumulan jiwa saya begitu berat. Menentukan apakah saya seumur hidup akan menyerahkan diri menjadi penginjil atau tidak. Lima tahun sebelum itu saya sudah menyerahkan diri. Waktu itu saya berumur 12 tahun, dan berkata “Seumur hidup saya mau menjadi hamba-Mu, dan tugas utamaku adalah memberitakan Injil di dalam sejarah manusia untuk memenangkan jiwa kembali ke Kerajaan Tuhan.” Lima tahun kemudian, secara perlahan saya mulai tertarik oleh Komunisme, Atheisme, Evolusionisme, Dialektika Materialisme, dan filsafat-filsafat yang paling modern, di mana sebaya saya banyak yang tidak tertarik. Saya sangat tertarik dan mulai terkontaminasi. Dan akhirnya, saya mulai membuang iman Kristen.

Saat itu ada seorang pendeta yang unik datang ke Indonesia. Pendeta itu seumur hidupnya memanggil orang menjadi hamba Tuhan. Saya menghadiri retreat yang dipimpin oleh Pendeta tersebut untuk menyenangkan hati mama saya. Hari itu menjadi pergumulan paling berat selama tujuh belas tahun saya hidup di dunia. Meskipun khotbah Pendeta itu menyentuh, namun iman Kristen sudah saya buang. Hanya mama saya, yang sejak saya berumur tiga tahun telah menjadi janda, tetap setia mendoakan saya. Apakah saya harus kembali kepada iman yang menurut saya saat itu sudah kuno, sudah digugurkan oleh ilmu, sudah ditolak oleh orang modern. Saya tidak berani dan malu berdoa di kamar, karena banyak orang ikut camp. Maka saya berlutut di kamar mandi, di atas ubin yang basah. Saya berdoa, “Tuhan kalau malam ini ternyata Engkau hidup, panggil saya dengan kuasa-Mu. Jika saya tidak sanggup melawan-Mu, maka saya akan seumur hidup setia sampai mati. Jikalau tidak ada panggilan jelas dan ternyata Engkau tidak bicara pada saya, saya akan lolos dan seumur hidup tidak lagi mengenal Engkau.” Dengan air mata saya bergumul kepada Tuhan. Lalu malam itu saya ikut kebaktian. Ada peserta yang bicara, tertawa, namun saya diam, tenang, dan serius. Saya mau melihat bagaimana Tuhan bekerja. Kursi seperti lebih keras dari biasa, suasana lebih dingin dari biasa, waktu lewat lebih pelan dari biasa. Atheismekah atau Theisme?, Pagankah atau Christian?, Komunismekah atau Kristen?, Evolusikah atau Creation? Ini adalah saat penentu. Disatu sisi ada orang-orang Kristen yang mencintai Tuhan, yang hidupnya sangat saya kagumi. Di sisi lain, fakta mengenai filsafat-filsafat mutakhir juga tidak bisa saya tolak.

Pendeta yang berkhotbah bagi saya berteriak-teriak mewakili teriakan terakhir sebelum Kristen mati. Teriakan yang mewakili status sebagai antek-antek Imperialisme yang merampas kebebasan manusia berpikir dan mempelopori racun barat untuk membuka jalan bagi meriam Imperialisme. Dengan mata yang miring saya melihat dia dan dengan sikap pertarungan dalam hati untuk menentukan nasib saya seumur hidup. Khotbah hari itu adalah mengenai lima suara,

Suara pertama adalah suara Allah Bapa. “Siapa yang boleh aku utus”, Firman-Nya. Lalu jawaban dari Yesaya, “di sini saya, utuslah saya.” Jawaban dari Tuhan Allah, “Saya akan mengirim engkau untuk memberitakan Firman yang tidak diterima oleh orang lain. Saya akan mengirim engkau pergi kepada bangsa-bangsa yang keras hati.” Wah ini paradoks sekali, tetapi kelihatan ada makna tertentu yang saya perlu pelajari lagi.

Suara kedua adalah suara Anak Allah yang berkata “Tuaian sudah masak, pergilah menuai sebelum waktu lewat dan pergi ke seluruh dunia kabarkan Injil jadikan segala bangsa muridku.” ini suara dari pada anak Allah,

Suara ketiga adalah suara Roh Kudus diambil dari Wahyu, mengenai barang siapa yang rela meminum air hidup akan diperanakkan pula, karena Injil adalah kuasa Allah untuk menyelamatkan setiap orang yang percaya.

Suara keempat adalah suara Rasul. “Jikalau aku tidak mengabar Injil, celakalah aku,” kata Paulus. karena beban ini sudah diberikan kepada aku dan jika aku dengan rela mengerjakannya ada pahala bagiku, rela, terpaksa, terpaksa, rela, aku harus rela memaksa diriku untuk melayani Injil atau aku harus memaksa diri untuk rela melayani?, ini paradoks lagi.

Suara kelima adalah suara dari Neraka. ini yang membuat saya sangat terkejut. Saya tidak pernah mendengar ada suara pekabaran Injil dari neraka. Siapapun pendeta tidak mengkhotbahkan dari neraka ada orang memanggil manusia mengabar Injil. Dia mengambil ayat dari Lukas 16. Abraham disuruh mengirim orang pergi memberitakan Injil kepada saudara orang kaya yang dihukum, supaya mereka tidak datang ke neraka. Abraham mengatakan bahwa hal itu tidak bisa. Yang kaya mengatakan kalau Abraham meminta lazarus yang pergi, mereka akan percaya. Ini adalah strategi penginjilan dari neraka. Saran neraka, suara neraka, strategi neraka pakai mujizat orang akan percaya. Sekarang di dalam Kekristenan ada dua arus. Yang menekankan Firman dalam penginjilan, dan yang menekankan mujizat. Banyak pendeta sudah jatuh dalam takhyul, tanpa pakai mujizat tidak akan ada orang yang menerima Firman Tuhan. Abraham diminta kirim Lazarus, kalau kirim Billy Graham percuma, mereka tidak ada mujizat. Kalau Lazarus yang berkhotbah karena dia sudah bangkit daripada kematian, maka lima saudaraku menjadi percaya. Saran ini terlihat amat bagus, namun bukan strategi Tuhan. Kesulitan sekarang adalah pemimpin gereja tidak peka lagi strategi dari Tuhan. Ide yang disarankan dari neraka ditolak oleh Abraham, karena sudah ada Firman dalam dunia. Dialog berhenti, diskusi strategi antara neraka dan surga berhenti disitu, Alkitab tidak meneruskan lagi. Lalu kita melihat selama 2000 tahun penginjilan dilakukan ke seluruh dunia, melalui apa? Strategi sorga atau nereka?

Mujizat terbesar adalah melalui percaya kepada Yesus Kristus, orang berdosa bertobat, orang yang mati rohani dapat hidup kembali dan menjadi anak Tuhan yang jujur dan setia. Setelah mendengar khotbah itu, Roh Kudus bekerja dalam hati saya. Saya mulai bereaksi. Man is not what he thinks, man is not what he feels, man is not what he behaves, itu semua psikologi dunia yang kosong. Man is equal to what he reacts before God. You will be counted in eternity as what you react to God, when you’re living in this earth. Saya harus bagaimana bereaksi kepada Tuhan, akhirnya dapat suatu suara yang sangat dahsyat dalam hati. Kalau engkau tidak mengabarkan injil, maka engkau lebih kalah dari orang di dalam neraka, orang yang jatuh di dalam neraka masih mengharapkan saudaranya diselamatkan. Meskipun strateginya salah, tetapi keinginan mereka supaya saudara sekandung mereka diselamatkan lebih besar cinta daripada engkau yang tidak mengabarkan injil. Teguran yang dahsyat ini membuat saya sadar, dan akhirnya air mata mengalir terus, sampai pakaian depan semua basah kuyup. Saya berkata Tuhan, “Hari ini saya janji, seumur hidup menjadi hamba-Mu, mengabarkan Injil, dan setelah Tuhan menjawab semua pertanyaan saya, mengenai Evolusi, mengenai Atheisme, Dialektical Materialisme, Komunisme, saya akan ke seluruh dunia menjawab pertanyaan, kesulitan yang menghambat orang lain menjadi orang Kristen. Apologetika yang melayani penginjilan, dan theologi Reformed yang solid, menjadi satu senjata di dalam tangan saya untuk pergi menjelajah.

Sekarang sudah 51 tahun saya sudah pernah berkhotbah kepada kira-kira 30 juta manusia di dalam lebih dari pada 29 ribu kali kebaktian. Menjelajah kira-kira 600 kota di dalam 51 tahun. Dalam usia 68, saya masih naik kapal terbang satu tahun 300 kali, berkhotbah 500 kali, dan di antaranya kira-kira 40 hari minggu di Indonesia, negara yang saya cintai. Bagaimana berat pun, tetap harus menginjili. Kekristenan harus malu, karena bioskop memainkan cerita fiksi, namun tiap hari terus main. Gereja yang menyatakan kebenaran, tidak tiap hari mengabar Injil. Kepada Tuhan kita menyembah, kepada sesama saling mengasihi, kepada dunia kita menginjili. Jikalau gereja tidak menginjili lagi, maka fungsi eksistensinya berhenti dalam dunia ini. Itu sebabnya gerakan Reformed Injili diadakan, untuk memberitakan Firman yang berbobot, berkualitas, dan yang setia kepada Alkitab ke dalam, serta mengabarkan Injil yang murni dan setia keluar.

Apakah hari ini kita masih berbeban untuk penginjilan? Waktu di London tahun 1977, saya melihat satu iklan di muka sebuah bioskop mengenai pertunjukan berjudul Jesus Christ superstar. Tertulis dibawahnya sudah tahun ketujuh, tiap hari dipentaskan. Satu tahun 365 hari, tujuh tahun berturut-turut melawan Yesus dengan nama Jesus Christ superstar. Pementasan yang memfitnah Yesus adalah homoseks, maka semua muridnya laki-laki. Akhirnya seorang murid yang paling cinta pada Dia dan tidak berhasil mendapat cinta-Nya, menjual Dia dengan 30 uang perak. Film yang begitu rusak, yang demikian memfitnah Kekristenan, bisa main selama tujuh tahun dan tiap hari ada penonton. Adakah gereja yang berani mengatakan Jesus Christ is the true saviour of the Lord, setiap hari mengabarkan injil selama tujuh tahun?

Kita harus sedih, karena gereja yang mengabarkan Injil murni, Yesus Juru selamat, Kristus penanggung dosa, khotbah seperti ini sudah hampir hilang. Diganti dengan siapa percaya Tuhan akan mendapat mujizat, saya percaya Tuhan akan mendapatkan kesembuhan, saya percaya Tuhan akan menjadi kaya. Ini adalah theologi sukses, theologi berhasil, theologi makmur yang merajalela. Sedang theologi salib, theologi kebangkitan, theologi Kristus menjalankan hukuman mengganti manusia sudah hilang. Kita masih berani menamakan diri Kristen, pengikut Kristus, orang Injili, Alkitabiah.

Begitu banyak pemuda pemudi yang kita panggil, kemudian mereka mulai mengabarkan Injil. Namun setelah lulus dari sekolah theologi mereka menjadi tidak mengabarkan Injil. Saya sudah teriak ini di benua-benua yang lain berapa besar hukuman yang akan ditimpakan pada rektor-rektor dan dosen-dosen Theologi yang menjadikan orang yang suka mengabarkan Injil setelah belajar empat tahun menjadi tidak suka mengabarkan Injil, jangan melarikan diri dari teguran seperti ini karena orang yang menegur seperti ini, seperti apa yang kamu dengar hari ini sudah semakin sedikit. Kita mengutamakan yang bukan diutamakan oleh Tuhan, dan kita tidak mengutamakan yang diutamakan oleh Tuhan.

Saya harap dalam sepuluh tahun Jakarta bertambah tiga ribu gereja. Dan satu gereja kalau ada seribu orang, tiga ribu gereja baru tiga juta, sedangkan PBB menghitung Indonesia, ibukotanya setiap tahun paling sedikit tujuh ratus – satu juta manusia tambahnya, di dalam sepuluh tahun Indonesia dengan ibukota yang kira-kira lima belas juta manusia, sampai dua puluh juta manusia, berarti orang yang tambah di Jakarta sampai 2025 bisa tiga puluh juta, kalau sepuluh tahun tambah tiga juta, kita masih hutang, tetapi pendeta-pendeta di gereja tidak hitung, mereka hanya menghitung di gereja saya dulu tiga ratus sekarang lima ratus. Puji Tuhan, berarti sudah bertumbuh. Pertumbuhan itu dihitung persentasi berarti itu membuktikan kita masih belum mengerti kehendak Tuhan. Kita melihat, kalau bankir-bankir melihat perkembangannya mengikut pasaran berapa persen dia tahu, tapi pemimpin Kristen tidak sadar. Pendeta- pendeta menggembalakan satu juta orang Kristen di Indonesia, sudah dua puluh tahun, seluruhnya digabung tambah dua ratus ribu sudah senang, tapi penduduk tambah sepuluh juta. Yang menginjil tidak banyak, pertumbuhan makin merosot, inikah Kekristenan? Penginjilan yang dilakukan oleh saya sekarang mungkin mendapat tantangan lebih banyak, karena saya sudah mendirikan gereja. Namun dukungan tidak pernah dari manusia, dukungan selalu dari Tuhan. KKR yang saya pimpin tidak pernah menaruh alamat gereja saya, tak pernah umumkan kebaktian saya, karena penginjilan adalah untuk sekota. Dan setelah selesai, masing-masing bebas pergi ke mana saja, karena penginjilan bukan bermotivasi menambah anggota saya. Kita menginjili zaman kita, kota kita, bukan untuk mempekembangkan diri kita.

Saudara-saudara saya harap selama saya masih hidup, boleh terus memberitakan Yesus Kristus sungguh-sungguh Juru Selamat. Dia betul-betul Anak Allah, yang diwahyukan dan dinubuatkan oleh para nabi Perjanjian Lama. Dia yang menggenapi semua janji bagi umat manusia, dan satu-satunya penanggung dosa manusia. Dia satu-satunya yang mati bukan karena dosa sendiri, namun untuk menanggung dosa manusia. Dia satu-satunya yang bangkit daripada orang mati, karena kuasa-Nya melampaui kuasa maut dan kuasa dosa. Selain Dia, tidak ada juru selamat yang lain. Terakhir kali kita mengadakan KKR di Stadion Utama adalah tahun 2003. Saya mengundang Bapak Agus Lai (Pdt. Drs. Agus Lay) menjadi ketua. Saat itu saya ditegur oleh Tuhan, karena sebelumnya dua kali tema KKR saya adalah “Apakah ini makna hidupku?” dan sebagainya. Akhirnya suatu teguran dari Tuhan, kenapa tidak berani langsung katakan Yesus Juru selamat? Kenapa engkau harus pakai cara supaya menarik lebih banyak orang?, maka tahun 2003 saya mengatakan, temanya adalah “Yesus Kristus Juruselamat Dunia.” Saudara-saudara, biar Injil dikabarkan, saya hanya mau kita berdoa bersama, supaya kehendak Tuhan yang jadi, nama-Nya dipermuliakan, kerajaan-Nya tiba, kehendak-Nya terjadi, karena semua kuasa, kerajaan dan kemuliaan hanya dimiliki oleh Tuhan. Amin.

Tanya-Jawab
Mengapa mengabarkan Injil?
a. Will of God – Kehendak Allah. Kita harus melakukan kehendak Allah untuk selamanya. Calvin berkata selain Allah sendiri tidak ada yang lebih besar dari kehendak Allah. Segala sesuatu dicipta karena kehendak Allah mencipta.
b. Utusan Kristus, karena amanat agung dan diutus oleh Kristus.
c. Karena Roh Kudus memberikan kuasa untuk menyatakan Injil, menjadi saksiKu! Roh Kudus punya hal yang besar: membuat kita bertobat, berkuasa mengabarkan Injil, mengerti Firman Tuhan, berjalan dalam jalur yang benar. Pekerjaan Roh Kudus tidak bisa ditiru. Salah satu yang paling jelas dipenuhi Roh Kudus – memberitakan Injil.
d. Cinta Kasih Kristus menggerakkan kita.Tidak mungkin tidak dijalankan berhenti mengabarkan Injil. D. L. Moody berjanji setiap hari memberitakan Injil kepada satu orang, kalau tidak ia tidak bisa tidur. Moody pernah berkhotbah kepada ratusan juta manusia tanpa pengeras suara. John Wesley 1 tahun khotbah 1000 kali. Cinta Tuhan mendesak hamba-Nya pergi memberitakan Injil.
e. Kita utang Injil kepada orang lain. Baik kepada orang Yunani, Barbar, Intelektual, Sederhana. Di Roma, pada zaman Romawi Klasik, semua kebutuhan ada, tapi tidak ada Injil. Hanya di dalam Yesus Kristus dapat memahami akan Cinta Kasih. Kita menantikan kedatangan Kristus. Inilah kekuatan kita di dalam mengabarkan Injil. Jika Injil tidak dikabarkan ke semua bangsa maka hariku akan datang. Kuduskan dirimu dan mengabarkan Injil (I Yoh. 3).

Yang diharapkah hadir dalam KKR nanti, dari macam-macam gereja dan juga mungkin dari macam-macam agama?
Tuhan mencintai seisi dunia. Tuhan tidak memandang, jadi siapapun boleh dibawa. Seorang hamba Tuhan harus bersiap, berani dan sanggup berbijaksana di dalam menjawab semua pertanyaan dari orang yang melawan, yang tidak mengerti, atau yang ingin mengerti, atau yang antusias terhadap iman Kristen. Ini pendapat saya, karena evangelization should be serve by apologetic, apologetic should understand all kind of the different idea of other religion and ideology.
Mengerti theologi yaitu mengetahui isi hati Tuhan, mengerti filsafat mengerti cara pikir manusia, apologetika yang mengerti bagaimana cara berhadapan dengan semua pihak, ditambah evangelism yang dengan cinta kasih membawa mereka kembali, semuanya ini harus dirangkai menjadi satu. Jadi orang yang mau melayani Tuhan tapi tidak mau mengerti theologi akhirnya menjadi orang yang khotbahnya salah. Yang kurang mengerti filsafat berfikir manusia berkhotbah menggebu-gebu, tapi kurang mengerti kesulitan pikiran orang lain karena tidak mengetahui apa hambatannya. Orang yang tidak ada apologetika kurang lincah menghadapi tantangan.Sedang tanpa semangat penginjilan, apologetika tidak ada gunanya. Jadi empat hal ini harus bekerja sama.
Di dalam khotbah kita ada unsur yang membandingkan dengan bijaksana. Misalnya kalimat yang paling penting daripada Kong Fu Cu mengenai etika adalah “Yang kau tidak ingin diperlakukan, jangan memperlakukan kepada orang lain”, bagi saya ini kalimat salah satu paling penting di dunia. Tetapi Kristus mengatakan, “Yang kau ingin diperlakukan, lakukan kepada sesamamu”, ini bersifat positif. Hal ini memperlihatkan bagaimanapun tingginya kebudayaan manusia, dibanding daripada kalimat wahyu daripada Anak Allah, tetap Tuhan lebih melampaui. Yang mendengar khotbah saya, ditanamkan prinsip yang sangat penting dan agung. Sehingga dia bertahun-tahun bisa berpikir dan merenungkan. Suatu apologetika yang bersifat menanam. Untuk itu saya mempelajari berbagai isme, kebudayaan, agama dan filsafat, untuk menunjukkan bahwa Firman Tuhan melampaui semuanya. Kita mengabarkan Injil dengan berani,namun bijaksana.

Pertanyaan saya adalah sering kali KKR itu sukses luar biasa, tetapi kegagalan ada di follow up, sekarang pertanyaan saya untuk pak Tong, apakah bentuk follow up yang pak Tong pikirkan untuk KKR besar ini?
KKR kalau hanya gejalanya sukses, itu bukan sukses, itu cuma sukses main sandiwara, KKR yang kesulitan follow up tetapi bobotnya cukup maka Roh Kudus akan memfollow up di luar kemungkinan kemampuan kita. Saya membuktikan, setelah saya terima Tuhan tidak ada yang memfollow up saya. Tetapi karena Firman yang saya terima itu terus bekerja dan membuat saya makin haus akan Firman Tuhan, akibatnya saya lebih kuat dari banyak orang yang di follow up. Banyak yang follow terus, up-nya tidak ada. Itu sebab yang bekerja, yang menabur jangan takut tidak ada yang menuai. Yang menuai jangan sombong karena sebelumnya ada orang yang menabur. Dalam hal ini keseimbangan perlu kita jaga dan everybody do his part, dengan sungguh-sungguh.
Yang harus dikerjakan adalah: pertama setia, kedua tekun, ketiga penuh pengharapan serahkan kepada Tuhan dan doakan mereka. Follow up kalau kurang, maka kalau kita mau gereja Anda yang imannya kami anggap Injili, boleh cantum di dalam itu, gereja Reformed tidak usah, supaya mereka kalau mau ke gereja Anda tidak apa, asal seluruh Jakarta lebih banyak orang pecaya kepada Tuhan. Semua gereja dipertumbuhkan kita bersyukur, kami tidak untuk Gereja Reformed Injili Indonesia (GRII), GRII hanya membuktikan orang yang doktrin benar berhak mendirikan gereja, Biarlah kesetiaan dan ketabahan, kesabaran, ketekunan itupun menjadi bahan follow up. Di dalam education moral dan teladan guru itulah bahan pengajaran yang paling tekun, paling penting, bukan bahan dan kognitif. Kristus tinggalkan sesuatu yang tidak ada pada pendiri agama lain, yaitu dia hidup seratus persen suci. Dan Brown yang melelang Yesus dengan harga tiga ratus juta dollar, hanya membuktikan Yesus makin lama makin mahal lakunya, dulu zaman Yudas cuma tiga puluh perak sudah boleh jual Yesus, sekarang dilelang lagi makin lama makin mahal, seperti Christy, akhirnya yang dapat tiga ratus juta dollar masuk neraka tiga ratus juta kali dalamnya, lebih dalam daripada Yudas, itu saja, maka waktu Dan Brown punya Da Vinci melanda seluruh dunia, saya bikin cepat-cepat di tujuh kota akhirnya empat puluh delapan ribu yang ikut saya punya seminar, Jakarta cuma berapa hari kita siapkan tujuh ribu yang ikut, karena apa? Catch the time, saya tidak mau waktu itu lewat, ingat ya di antara semua anugerah yang Tuhan berikan kepada kita, salah satu asset yang tidak bisa beli dengan uang, waktu, kalau saya masih ada 10 tahun, sepuluh tahun itu hartaku loh, dengan waktu setiap hari saya bisa kerja berapa banyak, memuliakan Tuhan, saya harus kejar. Saya mendirikan GRII supaya setelah mati, ada gereja yang meneruskan tradisi membicarakan Firman dengan baik, mengajar dengan theologi yang benar.

Saya sangat terkesan dengan istilah Injil yang murni. Maka sebelum saya bertanya, saya akan share sedikit. Saya sangat terkesan dengan Injil yang murni, sejak pertama kali saya mendengar Bapak berkhotbah di mahasiswa. Salah satu yang menjadi kegelisahan saya adalah soal Injil yang murni ini sudah makin hilang, sekalipun di dunia Theologi. Baik yang kita sebut Liberal dimana memberitakan injil sudah tidak ada lagi, tetapi juga di sisi lain di gereja Injili, Mohon maaf kepada teman-teman, saya kira Injil yang murni juga sulit saya lihat. Misalnya yang diurus adalah soal berebut kedudukan. Itulah sebabnya saya bersyukur melihat orang seperti Bapak di usia seperti ini masih bicara Injil yang murni dan mengkhotbahkan Injil yang murni, Puji Tuhan. Soal memenuhi stadion, saya rasa banyak orang yang bisa memenuhi stadion. Tetapi saya justru menanyakan bagaimana caranya? Bagaimana supaya Injil yang murni yang Bapak beritakan didengar sebanyak-banyaknya orang? Mengapa mendengarkan mimpi dari neraka, orang memenuhi stadion? Mengapa mendengarkan Injil yang murni, stadion tidak penuh? Bahkan saya terpikir tadi, bagaimana caranya supaya Injil yang murni ini tidak hanya didengar dua ratus ribu. Saya kira kalau istora penuh, saya share your vision, saya selalu berkata dua ratus ribu dibanding dengan Jakarta cuma berapa persen, dan bandingkan Yesus tiga belas ribu dengan penduduk di waktu itu bisa mengadakan tiga belas ribu, itu pesentase luar biasa besar. Jika dibandingkan dengan Yesus pada zaman itu, mungkin sekarang sekali khotbah harus ada barangkali minimal lima ratus ribu, supaya equal. Nah itu yang saya katakan tadi bagaimana memaksimalkan orang ke stadion dan sekiranya mungkin juga masuk ke media televisi?
Ini pertanyaan sangat sesuai dengan niat saya, yaitu bagaimana keep the quality and gain the quantity, keep the quality is the first step, never compromise, kalau waktu kita kompromikan kualitas, maka semua pusat kesuksesan tidak memperkenankan Tuhan, karena kita sudah kompromi. Jika Kita pertahankan kualitas tidak kompromi, kita sulit mendapatkan akan kuantitas. Yesus saya usulkan tiga belas ribu itu, karena lima ribu yang dapat makanan adalah laki-laki, pasti ada enam ribu perempuan, pasti ada seribu sampai dua ribu anak-anak, jadi jumlahnya tiga belas ribu. Di dalam Lukas pasal 12, di dalam bahasa Tionghoa puluhan ribu, Bahasa Inggris ribuan orang. Kita tidak tahu di zaman Yesus hidup di dunia, berapa orang di seluruh dunia. Zaman Yesus Kristus hidup, seluruh dunia tidak sampai dua ratus juta, jadi proporsi tadi kalau sampai lima ratus ribu itu nothing, mungkin sekarang dua puluh juta, baru bisa banding Yesus tiga belas ribu, tetapi Yesus kadang-kadang juga mendapatkan pendengar yang sedikit sekali, itu sebab kita mengetahui jumlah bukan the first thing, the first thing is to the point, keep the core. Dimana tertulis Yesus paling sedikit diterima orang lain? Matius pasal 11. Murid-murid-Nya mengusir setan, mendapatkan kuasa kesembuhan, dsb. Tapi Yesus sendiri tidak ada satupun yang bertobat, maka Yesus berkata, Kapernaum, engkau pada saat sudah masuk ke surga, engkau akan turun ke neraka. Karena Injil yang diberitakan kepadamu, kalau diberitakan kepada Sodom dan Gomora, mereka masih ada sekarang, mujizat yang dijalankan kepadamu, kalau dilihat Tirus dan Sidon, maka mereka akan pakai pakaian abu untuk bertobat. Yesus sendiri kadang-kadang tidak mencapai kuantitas, namun demikian bagaimana yang saya harapkan? Mengapa saya pakai stadion? Karena saya bisa memenuhi? Tidak. Dengan kualitas yang saya pelihara dan dengan apa yang saya dirikan, GRII dan sebagainya, banyak orang sengaja menjadi musuh saya. Di Jakarta selain Istora, tidak ada tempat di antara sepuluh - seratus ribu orang, maka kita pakai stadion utama, waktu pertama kali pakai stadion utama, tahun 2003, malam terakhir tiga puluh ribu, maka ada yang mengejek, Stephen Tong gagal memenuhi stadion utama, saya tidak pernah memikirkan harus memenuhi, saya cuma pikir bisa lebih banyak orang dengar Injil, lebih banyak daripada Istora. Kalau tiga puluh ribu pun tidak apa, yang penting adalah berapa banyak yang datang bukan karena daya tarik artis, daya tarik mujizat, kesembuhan, berapa banyak datang itu yang ditarik oleh Tuhan kepada kita, dan yang datang kepada kita, kita bawa kepada Kristus, yang datang kepada Kristus berapa pun tidak ditolak, itu yang menjadi sasaran. Tetapi kita rencana untuk beli waktu dari TV, satu jam puluhan juta dan terus menerus berapa uang saya tidak tahu, tapi saya sudah janji pada Tuhan dan saya harus mengerjakan kehendak Tuhan. Kalau memang kehendak Tuhan, berapa uang itu urusan Tuhan, maka saya kerjakan dulu, lalu uangnya baru dihitung, lalu doa lutut sama Tuhan lalu Tuhan isi. 51 tahun seperti ini, saya kira antara kamu yang melayani kehendak Tuhan juga seperti ini. Engkau mengalami Tuhan itu hidup, tidak pernah Tuhan mempermalukan hambaNya yang sungguh-sungguh melayani, yang paling penting itu ngecek, instropeksi dirimu sungguh-sungguh atau tidak. Kalau tidak jangan kerjakan. Kalau kerjakan jangan takut, kalau sungguh-sungguh Tuhan pasti memberkati. Kira-kira gitu, Kita nanti akan pakai TV untuk siarkan lagi supaya lebih banyak orang bisa dengar, banyak pendeta sengaja beli kaset saya, curi bahan saya, lalu bilang sama anggotanya jangan pergi, dia tidak ada Roh Kudus, pelan-pelan pakai bahan saya khotbah, anggota bilang dengar pendeta saya sama Stephen Tong sama kok bahannya, jadi sini ada Roh Kudus, gak usah pergi ke situ, itu namanya ajaran siasat dari setan. Saya satu orang melawan satu zaman tapi saya tidak takut. Mari kita untuk Injil sama-sama berdoa supaya banyak orang boleh mendengar.

Pak Tong, di tengah kondisi sulit bangsa ini, kenapa Pak Tong mengangkat tema Siapakah Kristus? Kenapa tema itu yang diangkat di tengah-tengah kesulitan bangsa saat ini dan apa output yang nantinya GRII dan Pak Tong harapkan sehingga ini dapat menjadi terang di tengah-tengah bangsa ini?
Ada dua supply dari gereja :
1. The basic for ever and ever never change
2. The temporer supply for every age
Untuk supply dari pada setiap zaman yang berbeda-beda, temanya itu adalah tema yang fleksibel dan tema yang ikut arus. Tapi mensupply yang paling utama, tak pernah berubah yaitu doktrin dari Alkitab, sekarang seluruh trend dari Karismatik adalah sekarang zamannya, bukan lagi doktrin, sekarang Roh Kudus telah memimpin gereja, tidak penting doktrin, pentingnya worship, saya bilang itu omong kosong. Paulus berkata kepada Timotius “Be aware of you yourself and the doctrine you are teaching, because by doing this, you can save yourself and save many people who listen to you.” Jadi ini adalah suatu yang tidak boleh tidak dipentingkan. Siapakah kristus adalah paling dasar daripada seluruh Firman Tuhan. Sekarang Allah menciptakan seluruh dunia, pusatnya apa? Bumi, bukan matahari, karena kehendak Allah dilaksanakan di bumi, jadilah kehendakMu di bumi seperti di Surga. Jadi alam semesta ini pusatnya di bumi, bumi pusatnya apa? Gereja, bukan pemerintah. Pemerintah akan setiap empat tahun ganti presiden, zaman-zaman akan terus silih berganti, tapi kerajaan Allah ganti tidak? Lalu, di dalam gereja apa yang penting? Firman. Pusat Firman siapa? Kristus, Kristus pusatnya apa? Mati dan bangkit. Lalu untuk apa? Untuk menyelamatkan manusia, nah theologi yang paling penting adalah theologi yang sesuai Alkitab yaitu semangat daripada Reformasi, Sola Scriptura, inilah semua ini menjadi satu deretan yang kita harus tahu, sehingga kalau kita mengatakan mengenai ekonomi Indonesia bagaimana, lalu menggunakan stadion utama. Tidak ada gunanya, kalau engkau mengatakan ada pesta besar, ada seratus ribu orang yang makan, pesta yang tidak usah bayar, nah itu ada gunanya. Tapi setelah sudah makan selesai, besok pergi wc lapar lagi, dan itu bukan basic need. Basic need adalah Siapakah Kristus?, kalau manusia mengenal Kristus, sekarang disini dan selama-lamanya ia mendapatkan arah, maka itu yang menjadi saya kerjakan, kalau gereja-gereja lain mau kerjakan mengenai ekonomi, mengenai militer, mengenai politik itu terserah, tapi saya harus menjaga pusat Theologi, Firman, Injil, Kristus, nga boleh kompromi dalam hal ini. Ini beban saya. Terima kasih


(Ditranskrip dari sharing visi Pdt. Stephen Tong dengan para tokoh Kristen pada tanggal 07 Juni 2008)




Biodata Pdt. Dr. Stephen Tong
Pdt. Dr. Stephen Tong melayani Tuhan sejak tahun 1957, baik di dalam bidang penginjilan, theologi, maupun penggembalaan. Pelayanan beliau yang telah terbukti menjadi berkat bagi zaman ini telah menarik perhatian banyak pemimpin gereja, baik di Indonesia maupun di luar negeri. Perhatian tersebut khususnya ditujukan kepada Reformed Theology yang senantiasa beliau tegaskan. Sejak tahun 1974, beliau mengadakan seminar-seminar di Surabaya. Pada tahun 1984, beliau mulai mengadakan Seminar Pembinaan Iman Kristen (SPIK) di Jakarta, untuk menegakkan doktrin Reformed dan semangat Injili. SPIK dipimpin Tuhan untuk menjadi pendahuluan bagi berdirinya Lembaga Reformed Injili Indonesia (LRII) pada tahun 1986, di mana Pdt. Dr. Stephen Tong mengajak Pdt. Dr. Yakub Susabda dan Pdt. Dr. Caleb Tong untuk menjadi pendiri bersama.
Selain memimpin SPIK, Pdt. Dr. Stephen Tong juga mendirikan Sekolah Theologi Reformed Injili (STRI) Surabaya (1986), STRI Jakarta (1987), dan STRI Malang (1990). Beliau juga memperluas seminar-seminar pembinaan iman tersebut ke kota-kota besar lainnya di Indonesia dan kota-kota di luar negeri, yang pelaksanaannya diserahkan kepada Stephen Tong Evangelistic Ministries International (STEMI). Sejak tahun 1991 hingga 2007, Pdt. Dr. Stephen Tong menjabat sebagai Rektor STTRII dan sejak tahun 1998 sebagai Rektor Institut Reformed sampai saat ini.
Selain menegakkan doktrin Reformed di Indonesia, beliau juga pernah menjadi dosen tamu pada seminari-seminari di luar negeri, termasuk di China Graduate School of Theology di Hong Kong (1975 dan 1979), China Evangelical Seminary di Taiwan (1976), Trinity College di Singapura (1980), dan memberikan ceramah-ceramah termasuk di Westminster Theological Seminary, Regent College dan sekolah-sekolah lainnya di Amerika Serikat. Beliau juga menjadi pembicara utama pada kongres-kongres seperti International Prayer Assembly (1985), Seminar Kepemimpinan di Amsterdam (1986), Kongres Lausanne ke-2 (1989) dan World Reformed Fellowship (2006).
Beliau studi theologi di Seminari Alkitab Asia Tenggara (SAAT) Malang hingga gelar Bachelor of Theology (B.Th.). Pada tahun 1985 beliau menerima gelar kehormatan, yaitu Doctorate in Leadership in Christian Evangelism (D.L.C.E.) dari La Madrid International Academy of Leadership di Manila dan pada bulan Mei 2008 menerima gelar kehormatan, yaitu Doctorate in Divinity (D.D.) dari Westminster Theological Seminary, Philadelphia, USA.
Di samping itu, Pdt. Dr. Stephen Tong pernah menjabat sebagai dosen theologi dan filsafat di Seminari Alkitab Asia Tenggara (1964-1988), pendiri STEMI (1979), pendiri Jakarta Oratorio Society (1986), pendiri Gereja Reformed Injili Indonesia (GRII) pada tahun 1989, Gembala Sidang GRII Pusat, ketua Sinode GRII, pendiri Institute Reformed for Christianity and the 21st Century (1996) di Indonesia dan Amerika Serikat, Christian Drama Society (1999) dan pendiri Reformed Center for Religion and Society (2006)




Jadwal Rally Doa Wilayah
Jumat, 1 Agustus 2008; 18.30
Di Gereja Isa Almasih Pademangan, Jl. Pademangan IV Gg. 29 No. 28

Rabu, 6 Agustus 2008; 19.00
di GSRI Jembatan Lima Jl. Duri Utara II No. 35

Rabu, 6 Agustus 2008; 19.30
di GKY Puri Jl. Kembang Elok 6 Blok I No. 9

Sabtu, 9 Agustus 2008; 19.00
di Gereja Kristus Telok Naga

Selasa, 12 Agustus 2008; 18.30
di GKBJ Cengkareng Jl. Cendrawasih Raya No. 69

Rabu, 13 Agustus 2008; 18.30
di GSRI Taman Sari Taman Sari Raya No.79

Kamis, 14 Agustus 2008; 19.00
di GMI Dadap Jl. Perancis

Selasa, 19 Agustus 2008; 18.30
di GKK (Gereja Kristus Ketapang) Jl. K. H. Zainul Arifin No. 9

Sabtu, 23 Agustus 2008; 10.00
di Sekolah Kalam Kudus Kosambi Baru Jl. Kosambi Baru Blok D4/1

Sabtu, 23 Agustus 2008; 16.00
di GKJ Kartini Jl. Kartini 5 No. 16C

Rabu, 27 Agustus 2008; 19.00
di GKKK Kosambi Baru, Jl. Kosambi Baru Blok D4/I

Minggu, 31 Agustus 2008; 10.00
di GPR (Gereja Pentakosta Rahmat), Jl. A Gg. 9 No. 4 Karang Anyar


Daftar Koordinator Humas Wilayah
Jakarta Pusat:
Jahja B. Paramarta (0818 181 716; jahja_bp@hotmail.com)

Jakarta Barat:
Erwan (0818 0857 9258; e5iong@yahoo.com)

Jakarta Timur
Ronal Obenson Saragih (0816 711 550; ronal03@yahoo.com)

Jakarta Utara 1
Sunter: Andri S. Hendrarsin (0813 857 93798; a_hendrarsin@hotmail.com)

Jakarta Utara 2
Kelapa Gading:
Geovy Rolando Hugo Huwae (0816 112 4943; huwae.grh@gmail.com)

Jakarta Selatan 1
Pondok Indah:
Solihin 021 7067 5119 & 081 6197 5440

Jakarta Selatan 2
Bintaro:
Chun-chun (0812 809 8908; lobsterairtawar001@yahoo.com)

Tangerang:
Mauliate Situmeang (021 7162 1255; mauli_2000@yahoo.com)

Depok:
Karel (081 183 8743; pkarelws@yahoo.com)

Bogor:
Bunawan Suganda (081 818 1269; bunawansuganda@gmail.com)

Bekasi:
Ferry Setiawan 0812 962 0922 airbox_id@yahoo.com

Bandung:
Pdt. Iskandar Muliawan (0812 201 7000)

Bandung:
Heng Dju (0852 2206 5445)



Titik Penjemputan KKR
Jakarta Utara – Jakarta Timur
Mega Mal – Pluit
Kantor Polres – Tanjung Priok
Mal Artha Gading – Kelapa Gading
Mal Kelapa Gading – Kelapa Gading
Kampus Institut Reformed – Sunter
Arion – Jl. Pemuda
UKI – Cawang Wisma Aldiron Dirgantara
Mal Yogya – Klender

Jakarta Pusat – Jakarta Selatan
Atrium – Senen
ITC Ambassador – Kuningan
Toko Buku Momentum – Matraman
Mal Cijantung – Cijantung
Trakindo – Cilandak
Jakarta Ban – Fatmawati
Carrefour – Lebak Bulus

Jakarta Barat – Bekasi – Cikarang
Mal Daan Mogot – Daan Mogot
Terminal Grogol – Grogol
Mal Puri Indah – Puri Indah
Mangga Dua Mal – Gunung Sahari
Mal Metropolitan – Bekasi Barat
Cikarang Trade Center – Cikarang Lama

Tangerang – Depok – Cibubur – Bogor
Supermal Karawaci – Lippo Karawaci
ITC – WTC – BSD
Mal Metropolis – Tangerang
Bumi Wiyata – Depok
Cibubur Point – Cibubur
Botanic Square – Bogor




Hubungi Kami
Sekretariat KKR Jakarta 2008
Jl. Tanah Abang III/1
Telp: 021-7000-3000; 081-7000-3000; 081-70000-300
Fax : 021-3811920
e-mail: sekretariat.stemi@gmail.com
Website: http://www.jakarta2008.com

 
Posts: 52
Joined: Wed Aug 13, 2008 1:52 pm
Location: Surabaya

Kuliah Intensif & Seminar di Jakarta oleh Rev. Prof. Samuel

Post by DennyTan » Wed Aug 20, 2008 12:16 pm

Institut Reformed dan Departemen Pengajaran GRII Pusat
menyelenggarakan:

1. KULIAH INTENSIF:
Redemption
(Book III - Institutes of the Christian Religion)


oleh: Rev. Prof. Samuel Ling, Ph.D.

Senin s/d Jumat, 25 s/d 29 Agustus 2008
Pkl. 08.00-14.00 WIB
di Institut Reformed, Jl. Danau Sunter Utara
Komplek Ruko Prima Sunter Blok B-C
Jakarta Utara

Biaya:
Mahasiswa: Rp 300.000,-
Umum: Rp 500.000,-

Contact Person: Eva/Esther (021-6513815)




2. SEMINAR:
Union with Christ: Justification and Sanctification in Calvin's Institutes

oleh: Rev. Prof. Samuel Ling, Ph.D.

Selasa s/d Rabu, 26 s/d 27 Agustus 2008
Pkl. 19.00-21.00 WIB
di Lobby John Calvin - GRII Pusat Kemayoran

Biaya:
Mahasiswa: Rp 75.000,-
Umum: Rp 150.000,-

Contact Person: Eva/Esther (021-6513815)




Profil Pembicara:
Rev. Prof. Samuel Ling, Ph.D. adalah Presiden dari China Horizon, yang mempersembahkan dirinya untuk mengajar doktrin Alkitab di dunia Chinese. Beliau mengajar mata kuliah: Theologi Sistematika, Theologi Biblika, Sejarah Gereja, Apologetika, Ibadah, dan Konseling Alkitabiah. Beliau ditahbiskan di Presbyterian Church in America (PCA). Beliau menjalankan pertumbuhan gereja di New York. Pada tahun 1990-an, beliau adalah Pendeta senior dari Chinese Christian Union Church of Chicago, dan direktur dari the Institute for Chinese Studies, Billy Graham Center, Wheaton College.
Beliau adalah lulusan dari University of Pennsylvania (sejarah intelektual), meraih gelar Master of Divinity (M.Div.) dan Master of Theology (Th.M.) dalam bidang misi dari Westminster Theological Seminary; dan Doctor of Philosophy (Ph.D.) dalam bidang sejarah dari Temple University. Keluarganya tinggal di Southern California.
Beliau telah menulis ratusan artikel secara berkala seperti Chinese Around the World, Chinese Churches Today, Ambassadors, Challenger, and Momentum. Beliau telah mengajar di Covenant Seminary, Westminster Seminary California, Reformed Institute, Singapore Bible College, Wheaton College, Regent College, dan sekolah lainnya. Saat ini, beliau melayani sebagai profesor dari theologi historika dan sistematika di International Theological Seminary (www.itsla.edu), El Monte, California.

 
Posts: 52
Joined: Wed Aug 13, 2008 1:52 pm
Location: Surabaya

Sekolah Theologi Reformed Injili Surabaya (STRIS) Andhika Te

Post by DennyTan » Wed Aug 20, 2008 2:05 pm

SEKOLAH THEOLOGI REFORMED INJILI SURABAYA (STRIS)
ANDHIKA


di bawah naungan Gereja Reformed Injili Indonesia (GRII) Andhika, Surabaya, Mimbar Reformed Injili Indonesia (MRII) Kertajaya, Surabaya dan MRII Sidoarjo

terbuka untuk umum (semua orang Kristen dari berbagai denominasi gereja)


Pembinaan Iman dan Pelatihan Pelayanan Bagi Orang Kristen Awam

TERM 030/III/2008 (15 September-5 Desember 2008)


Pendiri STRIS: Pdt. DR. STEPHEN TONG, D.D.

Direktur STRIS Andhika: Pdt. Drs. Thomy J. Matakupan, S.Th., M.Div.




Who Needs Theology?
(Siapa yang membutuhkan theologi?)



Sejarah membuktikan bahwa di setiap zaman, manusia diperhadapkan dengan berbagai kesulitan, tantangan, dan cobaan di berbagai bidang kehidupan.

Sementara itu banyak orang Kristen yang kurang atau bahkan tidak diperlengkapi untuk memahami isi Alkitab dengan baik dan menyeluruh. Banyak orang Kristen buta theologi, tidak dapat membedakan mana ajaran yang benar dan salah, yang berkenan kepada Allah dan tidak, yang murni dari Alkitab atau yang diracun oleh berbagai pemikiran filsafat yang menyesatkan.

Di sini kita menyadari bahwa setiap kita butuh memahami theologi (ajaran Firman Tuhan) yang baik.

STRIS-ANDHIKA dirancang untuk memperlengkapi orang Kristen dengan pemahaman iman Kristen yang mendalam, akurat, menyeluruh dan bertanggung jawab. Didasarkan pada tekad menegakkan kemurnian Injil Yesus Kristus, di dalam semangat Reformasi, berupaya mengintegrasikan iman Kristen dalam setiap aspek kehidupan manusia.





DESKRIPSI MATAKULIAH:

TP-443—REFORMED SPIRITUALITY (Spiritualitas Kristen dalam Pilgrim’s Progress)

Dosen:
Ev. Solomon Yo, S.Th., M.Div.
(hamba Tuhan di GRII Andhika, Surabaya dan Manajer Produksi Momentum Christian Literature yang meraih gelar Sarjana Theologi—S.Th. dan Master of Divinity—M.Div. dari Sekolah Tinggi Theologi Reformed Injili Indonesia—STTRII, Jakarta)

Senin, Pkl. 18.30-21.00 WIB di STRIS Andhika

Deskripsi :
Dalam kuliah ini, kita akan menelaah kebenaran Alkitab yang dituangkan dalam gambaran yang dilukiskan John Bunyan dalam bukunya Pilgrim’s Progress (Perjalanan Seorang Musafir). Sebagai seorang Puritan yang sangat menjaga integritas doktrin bukan demi tujuan olah otak, tetapi demi mengolah hidup, Bunyan memaparkan dalam alegori yang begitu hidup dan memikat hati jutaan anak-anak dan theolog besar, bagaimana seharusnya orang Kristen menjalankan hidup keselamatannya di dalam takut dan gentar. Samuel Coleridge menyebut karya klasik yang telah diterjemahkan ke dalam 200 bahasa ini sebagai “Ringkasan Theologi Injili terbaik yang tak tertandingi.” J. Gresham Machen, menyebutnya sebagai “buku yang paling hangat dan sangat theologis.” Di sepanjang hidupnya Charles H. Spurgeon membaca buku ini sebanyak 100 kali, dua kali setiap tahun; dan menyebutnya sebagai buku yang “melimpah dengan kebenaran firman Allah.”




TS 500—DOKTRIN ALKITAB

Dosen:
Ev. Mercy Grace P. Putong Matakupan, S.Th.
(istri Pdt. Thomy J. Matakupan dan hamba Tuhan di GRII Andhika, Surabaya yang meraih gelar S.Th. dari STTRII Jakarta)

Rabu, Pkl. 18.30-21.00 WIB di STRIS Andhika

Deskripsi :
Kuliah ini dimaksudkan menjadi kuliah doktrinal yang secara khusus mempelajari pengajaran iman Kristen tentang Alkitab, seperti mengapa perlu mengetahui doktrin Alkitab, inspirasi dan pewahyuan, kanonisasi dan berbagai masalah lain yang acapkali timbul di dalam konteks pelayanan Kristen.

Materi Perkuliahan :
1. Pengantar
2. Tinjauan Sejarah
3. Pewahyuan dan Alkitab
4. Inspirasi dan Alkitab
5. Alkitab: Firman Allah
6. Otoritas Alkitab
7. Inerrancy dan Infallibility
8. Kanonisasi dan Transmisi Alkitab
9. Roh Kudus dan Penafsiran
10. Kitab-kitab Apokrifa




TS 506—DOKTRIN ROH KUDUS

Dosen:
Pdt. Drs. Thomy Job Matakupan, S.Th., M.Div.
(Pendeta di GRII Andhika, Surabaya dan caretaker di Mimbar Reformed Injili Indonesia—MRII Denpasar yang meraih gelar S.Th. dan M.Div. dari STTRII Jakarta)

Kamis, Pkl. 18.30-21.00 WIB di STRIS Andhika

Deskripsi:
Pribadi, karya, dan peranan Roh Kudus di dalam kehidupan gereja dan umat-Nya sejak penciptaan sampai kini akan dipelajari melalui terang pemahaman atas keunikan kesaksian Alkitab tentang Oknum ketiga Allah Tritunggal ini. Pergumulan gereja untuk memahami pribadi dan karya Roh Kudus pada zaman ini akan ditempatkan dalam konteks pendekatan objektif, khususnya terhadap gerakan Karismatik.

Materi Perkuliahan:
1. Pengantar: Apakah atau Siapakah Roh Kudus?
2. Roh Kudus dan Allah Tritunggal
3. Pekerjaan Roh Kudus-1
4. Pekerjaan Roh Kudus-2
5. Dipenuhi Roh Kudus
6. Baptisan dan Karunia Roh Kudus-1
7. Baptisan dan Karunia Roh Kudus-2
8. Bahasa Lidah atau Bahasa Lain-1
9. Bahasa Lidah atau Bahasa Lain-2
10. Dosa-dosa terhadap Roh Kudus




MP 708—REFORMED EVANGELICAL MISSIOLOGY

Dosen:
Ev. Ir. Baju Widjotomo
(gembala sidang MRII Sidoarjo yang sedang menempuh pendidikan Master of Arts—M.A. in theology di PSTI—Pusat Studi Theologi Internasional, Pacet)

Rabu, Pkl. 18.30-21.00 WIB di STRIS Andhika

Kamis, Pkl. 18.30-21.00 WIB di STRI Sidoarjo

Deskripsi :
Pada abad ini Misi Kristen telah dicemarkan dan coba diselewengkan begitu rupa oleh suatu gerakan evangelical modern dengan munculnya suatu paham yang dikenal dengan nama “New Missiology”, di antara tokoh-tokohnya seperti Rick Warren, Donald Miller, dan Brian McLaren.

Perhatikan pernyataan ini,
I’m not talking about a religion this morning. You may be Catholic or Protestant or Buddhist or Baptist or Muslim or Mormon or Jewish, or you may have no religion at all. I’m not interested in your religious background. Because God did not create the universe for us to have religion.” (Rick Warren, September 2005, United Nations, Interfaith Prayer Breakfast to 100 World Delegates)

Mata kuliah ini akan membahas paradigma missiology berdasarkan perspektif theologi Reformed, sehingga kita dapat memberikan jawab dan menghadapi berbagai arus gerakan yang menamakan dirinya misi Kristen tetapi sesungguhnya tidak menjalankan Missio Dei yang sejati.

Materi Perkuliahan:
1. Pendahuluan: Misi dalam Ketegangan antara Krisis dan Kesempatan
2. Pengertian dan Hakekat Misi: Missio Dei atau Misi Kita?
3. Signifikansi Reformed Evangelical Missiology
4. Karakteristik Reformed Evangelical Missiology
5. Posisi Reformed Evangelical Missiology
6. Gereja dan Panggilan Misi
7. Problematika dalam Misi Lintas Budaya
8. Prinsip Reformed Evangelical Missiology
9. Kesimpulan: Misi Mau Dibawa Ke Mana?




KK 800—CALVIN: INSTITUTE OF THE CHRISTIAN RELIGION 3.2

Dosen:
Ev. Warsoma Kanta, S.Psi., S.Th., M.Div.
(Pembina Kelompok Tumbuh Bersama—KTB di GRII Andhika, Surabaya dan caretaker di MRII Kertajaya, Surabaya yang meraih gelar S.Th. dan M.Div. dari STTRII Jakarta)

Kamis, Pkl. 18.30-21.00 WIB di STRIS Kertajaya

Deskripsi :
Tidak dapat dipungkiri bahwa Institute of the Christian Religion yang dibuat John Calvin merupakan 1 dari 10 buku yang mempengaruhi dunia. Karya Calvin yang terus menerus dikembangkan sehingga menjadi 4 buku (dikumpulkan oleh John T. McNeill menjadi dua volume) ini perlu dipelajari oleh setiap penganut theologi Reformed agar kita memahami tulang punggung theologi yang telah teruji berabad-abad ini. Dalam mata kuliah ini akan dipelajari Buku III (bagian 2) yang berisi Doktrin Keselamatan yang terdiri dari 25 bab.
1. Justification, Iman, dan Kebebasan Kristen
2. Doa dalam Hubungannya Dengan Iman dan Kehidupan Kekal
3. Pilihan dan Predestinasi
4. Kebangkitan di Akhir Zaman
5. TULIP (Total Depravity, Unconditional Election, Limited Atonement, Irresistible Grace, and Perseverance of the Saints)
6. Apologetika Calvin terhadap Soteriologi Zaman Itu




PB 301—INJIL SINOPTIK

Dosen:
Ev. Junedy Lee, S.S.
(mahasiswa praktik Institut Reformed, Jakarta yang sedang melayani di GRII Andhika, Surabaya)

Jumat, Pkl. 18.30-21.00 WIB di STRIS Kertajaya

Deskripsi:
Mengapa harus ada empat Injil? Mengapa ada perbedaan di antara keempat Injil? Apa yang menyebabkan perbedaan ini? Mengapa Injil Yohanes yang paling berbeda dari keempat Injil yang ada? Adakah penulis Injil Yohanes menulis menurut imajinasinya sendiri? Beberapa perkataan dan peristiwa terjadi disetting yang berbeda dalam Injil Sinoptik (mis.: Mat. 6:9-13 dengan Luk. 11:2-4; Mat. 12:1-8 dengan Mrk. 2:23-28) mengapa bisa demikian? Bagaimana dengan Injil-injil gnostis seperti Injil Thomas, Filipus, dan Yudas? Bagaimana caranya memahami perumpamaan Tuhan Yesus? Bagaimana cara membaca dan memahami empat Injil secara benar?

Melalui kelas ini, kita akan membahas permasalahan seputar Injil Sinoptik dan cara membaca masing-masing kitab Injil menurut keunikan mereka masing-masing.

Materi Perkuliahan:
1. Pendahuluan
2. Problem dan Kritik-kritik Sinoptik
3. Definisi Injil
4. Injil Matius
5. Injil Markus
6. Injil Lukas
7. Injil Yohanes






Biaya Perkuliahan:
Setiap calon mahasiswa yang mendaftarkan diri di STRIS-A diharuskan memenuhi kewajiban keuangan yang telah ditentukan. Biaya-biaya tersebut meliputi:

PROGRAM REGULER :
1. Formulir Pendaftaran : Rp 10.000,-
2. Biaya Pendaftaran : Rp 60.000,-
3. Biaya tiap Matakuliah : Rp 55.000,-
4. Biaya Perpustakaan : Rp 15.000,-/tahun

PROGRAM PENDENGAR :
1. Formulir Pendaftaran : Rp 10.000,-
2. Biaya tiap Matakuliah : Rp 75.000,-






Tempat Kuliah, Informasi, dan Pendaftaran:
STRIS Andhika:
Andhika Plaza C/5-7, Simpang Dukuh 38-40, Surabaya
Telp. (031) 5472422; Fax. (031) 5353626

STRIS Kertajaya:
Jln. Kertajaya Indah II/3 (F-628), Surabaya
Telp. (031) 5924466; Fax. (031) 5931157

STRI Sidoarjo (STRISDA):
Ruko Taman Tiara Regency No. 11-12, Pagerwojo, Sidoarjo
Telp. (031) 8067259






Sekretariat:
Andhika Plaza C/5-7, Jln. Simpang Dukuh 38-40, Surabaya 60275
Telp.: (031) 5472422 ; Fax.: (031) 5459275
E-mail: strisa@grii-andhika.org
Situs: http://www.grii-andhika.org/strisa.htm
Pendaftaran setiap hari kerja Pkl. 09.00-17.00 WIB (Senin s/d Jumat)







NB:
Bagi mahasiswa baru (pertama kali mengikuti STRIS), pendaftaran paling lambat pada tanggal 10 September 2008 karena diwajibkan mengikuti wawancara terlebih dahulu sebelum perkuliahan dimulai. Jadwal wawancara dilaksanakan pada tanggal 11-13 September 2008.


Yang menjadi mahasiswa/i STRIS Andhika berasal dari berbagai denominasi gereja, misalnya: Katolik, Karismatik (GBI), Gereja Kristen Jawi Wetan (GKJW), Gereja Kristen Indonesia (GKI), Gereja Kristen Abdiel (GKA) Gloria, dll. Apakah Anda juga ingin diperlengkapi dan dikuatkan imannya melalui studi theologi dan Alkitab secara ketat di STRIS Andhika ini?

 
Posts: 52
Joined: Wed Aug 13, 2008 1:52 pm
Location: Surabaya

SPIK di Jakarta: Quo Vadis Pendidikan Kristen? (Pdt. Dr. Ste

Post by DennyTan » Thu Aug 21, 2008 12:13 pm

…Hadirilah…




Seminar Pembinaan Iman Kristen (SPIK):

QUO VADIS PENDIDIKAN KRISTEN?

Sejak zaman Plato, manusia sudah memerhatikan metode, mutu, dan inti pendidikan yang akan menentukan kesehatan, kejayaan, dan destinasi suatu bangsa. Dalam setiap zaman, teori pendidikan dikaji kembali oleh manusia untuk menemukan hasil yang paling bermanfaat. Eksperimen-eksperimen dari teori dan strategi pendidikan telah mengakibatkan perbedaan besar antara negara-negara yang memerhatikan pendidikan dan negara-negara yang tidak. Selama dua ribu tahun perjalanan kebudayaan dan perkembangan masyarakat, ternyata ada negara yang kemajuannya pesat luar biasa dan ada negara yang ketinggalan. Mereka seperti hidup di abad-abad kuno, yang tetap meraba-raba di dalam kegelapan.

Setelah pendidikan dikembalikan kepada prinsip-prinsip Alkitab, maka Reformasi dan negara-negara yang dipengaruhi oleh theologi Reformed mengalami kepesatan perkembangan sehingga seluruh masyarakat mengalami kemajuan yang menonjol. Allah menjadi sumber kebenaran dan wahyu Kitab Suci menjadi pedoman bijaksana tertinggi yang mencakup segala aspek kehidupan, seperti pikiran, perjuangan, kehidupan, karya, pengelolaan alam, pemerintahan, penghargaan terhadap manusia, dan sebagainya. Pendidikan yang berdasar pada takut akan Allah memberikan sumbangsih untuk menggali potensi yang ada pada umat yang diciptakan oleh Tuhan menuju ke arah yang menentukan hari depan suatu bangsa dan suatu generasi yang lebih sehat.

Namun manusia yang sudah merasa dewasa jatuh dalam keekstriman memerjuangkan kebebasan yang berlebihan. Akhirnya menghasilkan kebebasan yang tidak diikat oleh kebenaran akan membawa seluruh manusia menuju kepada barbarianisme di dalam periode yang akan datang. Itu sebab di dalam mengajar kebenaran dan mendefinisikan kembali kebenaran serta menghargai kebebasan dan mengembangkan potensi, kita harus memunyai keseimbangan dan prinsip kestabilan untuk memimpin kita menuju kepada hari depan yang lebih cerah. Ke manakah pendidikan kita akan pergi? Kiranya Tuhan memberkati seminar ini menjadi pembentukan terlebih dahulu bagi guru-guru dan orang tua yang akan membentuk bangsa dan generasi muda, sehingga seluruh umat Indonesia boleh mendapatkan pencerahan dari atas dan boleh menuju janji yang dikaruniakan oleh Tuhan kepada umat manusia.


oleh: Pdt. DR. STEPHEN TONG




Sabtu, 6 September 2008; Pkl. 09.00-17.00 WIB
(disediakan Makan Siang)

di Tennis Indoor Stadium, Senayan, Jakarta




KONTRIBUSI:
Umum: Rp 50.000, 00;
Mahasiswa dan Guru: Rp 25.000, 00




TEMPAT PENDAFTARAN:
1. GRII & MRII se-Jabotabek

2. Sekretariat STEMI
JI. Tanah Abang III/1, Jakarta Pusat; Telp. (021) 3810912

3. INSTITUT REFORMED
Ruko Prima Sunter, Blok B-C, JI. Danau Sunter Utara;
Telp. (021) 6513815




BIODATA PEMBICARA:
Pdt. Stephen Tong, B.Th., D.L.C.E., D.D. melayani Tuhan sejak tahun 1957, baik di dalam Bidang penginjilan, pembinaan theologi, maupun penggembalaan. Pelayanan beliau yang telah terbukti menjadi berkat bagi zaman ini telah menarik perhatian banyak pemimpin gereja, baik di Indonesia maupun di luar negeri. Perhatian tersebut khususnya ditujukan kepada Reformed Theology yang senantiasa beliau tegakkan. Sejak tahun 1974, beliau mengadakan seminar-seminar di Surabaya. Pada tahun 1984, beliau mulai mengadakan Seminar Pembinaan Iman Kristen (SPIK) di Jakarta untuk menegakkan doktrin Reformed dan Semangat Injili. SPIK dipimpin Tuhan untuk menjadi pendahuluan bagi berdirinya Lembaga Reformed Injili Indonesia (LRII) pada tahun 1986, di mana Pdt. Dr. Stephen Tong mengajak Pdt. Dr. Yakub Susabda dan Pdt. Dr. Caleb Tong untuk menjadi pendiri bersama.

Selain memimpin SPIK, Pdt. Dr. Stephen Tong juga mendirikan Sekolah Theologi Reformed Injili (STRI) Surabaya (1986), STRI Jakarta (1987), dan STRI Malang (1990). Beliau juga memerluas seminar-seminar pembinaan iman tersebut ke kota-kota besar lainnya di Indonesia dan kota-kota di luar negeri, yang pelaksanaannya diserahkan kepada Stephen Tong Evangelical Ministries International (STEMI). Sejak tahun 1991 hingga 2007, Pdt. Dr. Stephen Tong menjabat sebagai Rektor Sekolah Tinggi Theologi Reformed Injili Indonesia (STTRII), dan sejak tahun 1998, Sebagai Rektor Institut Reformed sampai saat ini.

Selain menegakkan doktrin Reformed di Indonesia, beliau juga pernah menjadi dosen tamu pada seminari-seminari di luar negeri, termasuk di China Graduate School of Theology di Hong Kong (1975 dan 1979), China Evangelical Seminary di Taiwan (1976), Trinity College di Singapura (1980), dan memberikan ceramah-ceramah, termasuk di Westminster Theological Seminary, Regent College, dan lain-lain di Amerika Serikat. Beliau juga menjadi pembicara utama pada kongres-kongres, seperti International Prayer Assembly (1985), Seminar Kepemimpinan di Amsterdam (1986), Kongres Lausanne ke-2 (1989), dan World Reformed Fellowship (2006).

Beliau studi theologi di Seminari Alkitab Asia Tenggara (SAAT) Malang hingga gelar Bachelor of Theology (B.Th.). Pada tahun 1985, beliau menerima gelar kehormatan, yaitu Doctorate in Leadership in Christian Evangelism (D.L.C.E.) dari La Madrid International Academy of Leadership di Manila. Dan pada bulan Mei 2008, menerima gelar kehormatan, yaitu Doctorate in Divinity (D.D.) dari Westminster Theological Seminary.

Di samping itu, Pdt. Dr. Stephen Tong juga pernah menjabat sebagai Dosen Theologi dan Filsafat Seminari Alkitab Asia Tenggara (1964-1988), pendiri STEMI (1979), pendiri Jakarta Oratorio Society (1986), pendiri Gereja Reformed Injili Indonesia (GRII) pada tahun 1989, Gembala Sidang GRII Pusat, Ketua Sinode GRII, pendiri Institute Reformed for Christianity and the 21st Century (1996) di Indonesia dan Amerika, dan Christian Drama Society (1999).

 
Posts: 52
Joined: Wed Aug 13, 2008 1:52 pm
Location: Surabaya

Kuliah Intensif & Seminar di Jakarta oleh Rev. Prof. Samuel

Post by DennyTan » Thu Aug 21, 2008 12:17 pm

Institut Reformed dan Departemen Pengajaran GRII Pusat
menyelenggarakan:

1. KULIAH INTENSIF:
Redemption
(Book III - Institutes of the Christian Religion)


oleh: Rev. Prof. Samuel Ling, Ph.D.

Senin s/d Jumat, 25 s/d 29 Agustus 2008
Pkl. 08.00-14.00 WIB
di Institut Reformed, Jl. Danau Sunter Utara
Komplek Ruko Prima Sunter Blok B-C
Jakarta Utara

Biaya:
Mahasiswa: Rp 300.000,-
Umum: Rp 500.000,-

Contact Person: Eva/Esther (021-6513815)




2. SEMINAR:
Union with Christ: Justification and Sanctification in Calvin's Institutes

oleh: Rev. Prof. Samuel Ling, Ph.D.

Selasa s/d Rabu, 26 s/d 27 Agustus 2008
Pkl. 19.00-21.00 WIB
di Lobby John Calvin - GRII Pusat Kemayoran

Biaya:
Mahasiswa: Rp 75.000,-
Umum: Rp 150.000,-

Contact Person: Eva/Esther (021-6513815)




Profil Pembicara:
Rev. Prof. Samuel Ling, Ph.D. adalah Presiden dari China Horizon, yang mempersembahkan dirinya untuk mengajar doktrin Alkitab di dunia Chinese. Beliau mengajar mata kuliah: Theologi Sistematika, Theologi Biblika, Sejarah Gereja, Apologetika, Ibadah, dan Konseling Alkitabiah. Beliau ditahbiskan di Presbyterian Church in America (PCA). Beliau menjalankan pertumbuhan gereja di New York. Pada tahun 1990-an, beliau adalah Pendeta senior dari Chinese Christian Union Church of Chicago, dan direktur dari the Institute for Chinese Studies, Billy Graham Center, Wheaton College.
Beliau adalah lulusan dari University of Pennsylvania (sejarah intelektual), meraih gelar Master of Divinity (M.Div.) dan Master of Theology (Th.M.) dalam bidang misi dari Westminster Theological Seminary; dan Doctor of Philosophy (Ph.D.) dalam bidang sejarah dari Temple University. Keluarganya tinggal di Southern California.
Beliau telah menulis ratusan artikel secara berkala seperti Chinese Around the World, Chinese Churches Today, Ambassadors, Challenger, and Momentum. Beliau telah mengajar di Covenant Seminary, Westminster Seminary California, Reformed Institute, Singapore Bible College, Wheaton College, Regent College, dan sekolah lainnya. Saat ini, beliau melayani sebagai profesor dari theologi historika dan sistematika di International Theological Seminary (www.itsla.edu), El Monte, California.

 
Posts: 52
Joined: Wed Aug 13, 2008 1:52 pm
Location: Surabaya

INSTITUT REFORMED, Jakarta

Post by DennyTan » Fri Aug 22, 2008 10:42 am

INSTITUT REFORMED
Reformed Institute for Christianity and 21st Century




Kampus dan Sekretariat:
Kompleks Ruko Prima Sunter Blok B-C,
Jalan Danau Sunter Utara, Jakarta Utara 14350
Telp : (021) 6513815; Fax : (021) 6513463
e-mail : institute.reformed@gmail.com





Deklarasi Visi dan Misi

oleh: Pdt. DR. STEPHEN TONG


Di permulaan abad ini, kita menghadapi suatu momen sejarah yang bersifat paradoks dan ditandai dengan krisis perubahan. Pengujian ketat atas ideologi warisan abad ke-19 mengakibatkan semakin lunturnya kepercayaan manusia akan positivisme keilmuwan, evolusi komunisme, maupun eksistensialisme. Seiring dengan kevakuman dan ketidakpastian abad ini, kebudayaan timur mulai mengalami kekeringan tradisi feodalisme dan kegoncangan aksiologi moralitas kunonya. Mereka mulai terbangun dari ketahyulan optimisme Marxisme. Memasuki era modernisasi, kebangunan spiritual ternyata tidak siap mengimbangi kebangkitan ekonomi yang drastis. Selain itu arus demokratisasi dan daya tarik teknologi barat bagi kaum intelektual semakin menambah kerumitan momen sejarah abad ini.

Sejak abad Pencerahan, theologi barat telah turut dicemari oleh semangat kepercayaan humanisme. Mereka menolak kedudukan wahyu dan metafisika, dan menaklukkan diri pada rasio dan sifat hati manusia yang berdosa.

Kepercayaan sedemikian mengalihkan fokus iman Kristen hanya kepada teladan moral Kristus dengan membuang keilahian-Nya. Mereka juga mewarisi metodologi yang didasarkan atas evolusi historis yang mengurung diri dalam relativisme dan membawa kepada jalan buntu tanpa kuasa penebusan Kristus. Keadaan ini semakin melumpuhkan keKristenan untuk menangkis serangan dan tantangan arus dunia ini. Meskipun kaum Injili pernah menyatakan kesetiaannya dan membentuk gerakan yang tidak dapat diabaikan, namun semuanya itu segera diredupkan oleh doktrin yang dangkal dan arus sensasional gerakan Karismatik. Ketidakberdayaan ini semakin menjadi suatu fenomena global di akhir abad ke-20.

Mengamati seluruh gejala ini, kita dipanggil untuk menetapkan kembali kepercayaan yang teguh, akar iman yang berdasarkan wahyu Allah, theologi, dan penginjilan yang setia pada Alkitab, dan semangat serta intisari apologetika ortodoks untuk mengarahkan, memimpin dan menilai kebudayaan. Kita tidak dapat mengelakkan diri dari panggilan ini.






Program Studi

Institut Reformed menyelenggarakan 5 program jenjang gelar, yaitu :
1. Sarjana Theologi (S.Th.)
Program ini disediakan bagi lulusan SMU/sederajat yang menerima panggilan Tuhan untuk melayani purna-waktu (full-time). Mahasiswa program ini diperlengkapi dengan dua dasar studi, yaitu Biblika dan Theologi. Selanjutnya, diarahkan dalam penekanan pada : Sistematika Theologi, Penggembalaan, Penginjilan, Hermeneutika dan Apologetika.

2. Master of Divinity (M.Div.)
Program ini disediakan bagi lulusan Sarjana umum (S-1) atau sederajat yang menerima panggilan Tuhan untuk melayani purna-waktu dan bagi lulusan Sarjana Theologi. Program ini dirancang sebagai studi lanjutan dan pendalaman.

3. Master of Christian Studies (M.C.S.)
Program ini disediakan bagi lulusan Sarjana umum (S-1) atau sederajat yang menerima panggilan Tuhan dalam pelayanan mandat budaya baik dalam gereja, pendidikan, maupun masyarakat. Program ini disediakan pula untuk lulusan Sarjana Theologi yang rindu mendalami pelayanan mandat budaya dalam keutuhannya dengan Amanat Agung.

4. Master of Art in Evangelism (M.A.Ev.)
Program ini disediakan untuk memperlengkapi setiap mahasiswa dengan pemahaman Iman yang benar sesuai dengan Theologi Reformed Injili serta pengetahuan yang luas meliputi aspek kebudayaan, filsafat, agama atau kepercayaan, strategi dan keterampilan yang relevan dan dinamis untuk menghadapi tantangan dalam pelayanan penginjilan secara pribadi maupun secara massal.

5. Sarjana Musik Gerejawi (S.Mus.G.)
Program ini disediakan bagi mereka yang terpanggil untuk mendalami musik gerejawi, diperlengkapi dengan studi musik, theologi Reformed, filsafat dan kebudayaan, yang diarahkan ke dalam pelayanan musik gereja dan masyarakat, yang terbagi dalam jurusan : piano, organ pipa dan keyboard, alat musik gesek, vokal dan dirigen.





Persyaratan Pendaftaran

Kami menyambut dan turut mendoakan kerinduan Anda untuk menjadi mahasiswa Institut Reformed. Langkah awal terpenting adalah Anda seorang yang telah bertobat dan menerima Yesus Kristus sebagai Juruselamat dan Tuhan bagi seluruh kehidupan. Selanjutnya Anda adalah seorang yang menyadari panggilan Tuhan untuk diperlengkapi bagi pelayanan sesuai dengan maksud dan pimpinan-Nya bagi Anda.

Langkah berikutnya, Anda memiliki kerinduan untuk diperlengkapi di Institut Reformed, Jakarta. Untuk itu Anda dapat mengisi formulir pendaftaran kemudian melengkapi persyaratan rekomendasi dan administrasi sebagaimana tercantum dalam formulir pendaftaran.

Jikalau Anda masih memiliki pertanyaan sebelum mengirimkan formulir pendaftaran, silahkan menghubungi :

Sekretariat Institut Reformed
Kompleks Ruko Prima Sunter Blok B-C
Jalan Danau Sunter Utara
e-mail : institut.reformed@gmail.com

Jikalau Anda sudah mengirimkan formulir dengan lengkap, Anda akan segera diundang untuk mengikuti wawancara dan ujian masuk dalam pengetahuan Alkitab, pengetahuan umum dan kepribadian.





Pola Studi dan Fasilitas

Institut Reformed berada di tengah-tengah kota Jakarta yang memungkinkan terjadinya interaksi aktif antara mahasiswa dan pengajar dengan dinamika barometer kota metropolitan dan masyarakat urban.

Kesempatan ini menantang mahasiswa untuk membangun wawasan Kristen yang relevan dan berguna bagi bangsa dan negara serta menuntut komitmen belajar dan integritas kehidupan rohani. Untuk itu setiap mahasiswa dibimbing dan dituntut untuk menggumuli secara khusus beban panggilannya melalui interaksinya dengan para pengajar dan ladang pelayanan.

Sebagai wujud dari visi dan misi Reformed Injili, Institut Reformed mendorong setiap mahasiswa untuk mengembangkan studi secara utuh baik di dalam kelas, ladang pelayanan, kehidupan kampus, laboratorium komputer, perpustakaan (sampai saat ini tersedia 9.000 judul buku ditambah dengan jurnal), da tutorial.

Institut Reformed, Jakarta berkaitan langsung dengan Reformed Institute for Christianity and 21st Century yang diadakan di Amerika Serikat serta akan diadakan di beberapa kota besar Asia lainnya. Semuanya didirikan oleh Pdt. DR. STEPHEN TONG sebagai jawaban atas panggilan Tuhan di abad ke-21 ini.





INSTITUT REFORMED

didirikan oleh :
Gereja Reformed Injili Indonesia (GRII)

bekerjasama dengan :

Reformed Institute for Christianity and 21st Century
USA
(Stephen Tong Evangelistic Ministries International)





Susunan Pengurus
(Rektor, Dekan Akademis, Tim Dekan dan Tim Dosen)

Rektor:
Pdt. Stephen Tong, B.Th., D.L.C.E., D.D.
(Pendiri dan Ketua Sinode GRII; Bachelor of Theology—B.Th. dari Seminari Alkitab Asia Tenggara/SAAT Malang; dan Honorary: Doctor of Leadership in Christian Evangelism—D.L.C.E. dari La Madrid International Academy of Leadership, Filipina dan Doctor of Divinity—D.D. dari Westminster Theological Seminary, USA)


Dekan Akademis:
Pdt. Ir. Benyamin Fleming Intan, M.A.T.S., M.A.R., Ph.D.
(gembala sidang GRII Pondok Indah, Jakarta; Master of Arts—M.A. in Theological Studies dari Reformed Theological Seminary, USA; Master of Arts in Religion—M.A.R. dari Yale University, USA; dan Doctor of Philosophy—Ph.D. in Social Ethics dari Boston College, USA)


Tim Dekan:
Pdt. Billy Kristanto, Dipl.Mus., M.C.S., Ph.D. (Cand.)
(Dekan Fakultas Musik; gembala sidang MRII/PRII di Jerman; sekolah musik di Belanda dan Jerman; Master of Christian Studies—M.C.S. dari Institut Reformed, Jakarta)

Ev. Maria Q. Mazo, M.Div.
(Dekan Fakultas Penginjilan; hamba Tuhan di GRII Karawaci, Jakarta; Master of Divinity—M.Div. dari Asian Theological Seminary, Filipina)


Kepala Administrasi, Registrasi dan Kemahasiswaan :
Pdt. Liem Kok Han, S.Th.
(gembala sidang GRII Kelapa Gading, Jakarta; Sarjana Theologi—S.Th. dari Seminari Alkitab Asia Tenggara/SAAT Malang)


Bidang Admissions:
Pdt. Sutjipto Subeno, S.Th., M.Div.
(gembala sidang GRII Andhika, Surabaya; Sarjana Theologi—S.Th. dan Master of Divinity—M.Div. dari Sekolah Tinggi Theologi Reformed Injili Indonesia-STTRII, Jakarta)


Bidang Perpustakaan :
Ev. Hendra Wijaya, M.C.S.
(hamba Tuhan di GRII Singapore; Master of Christian Studies—M.C.S. dari Institut Reformed, Jakarta)


Dosen Tetap:
1. Ev. Agus Marjanto Santoso, S.T., M.Div. (hamba Tuhan di GRII Karawaci, Jakarta; Master of Divinity—M.Div. dari Sekolah Tinggi Theologi Reformed Injili Indonesia—STTRII, Jakarta)
2. Pdt. Aiter, S.Kom., M.Div. (Pendeta di GRII Pusat, Jakarta; M.Div. dari Institut Reformed, Jakarta)
3. Pdt. Ir. Andi Halim, S.Th. (gembala sidang GRII Ngagel, Surabaya; Sarjana Theologi—S.Th. dari Seminari Alkitab Asia Tenggara—SAAT Malang)
4. Pdt. Ir. Benyamin Fleming Intan, M.A.T.S., M.A.R., Ph.D. (M.A. in Theological Studies dari Reformed Theological Seminary, USA; M.A.R. dari Yale University, USA; dan Ph.D. in Social Ethics dari Boston College, USA)
5. Pdt. Billy Kristanto, Dipl.Mus., M.C.S., Ph.D. (Cand.) (M.C.S. dari Institut Reformed, Jakarta; Ph.D. candidate dari Universität Heidelberg, Jerman)
6. Ev. Diana Ruth Winoto, S.Sn., M.Div. (Sarjana Seni—S.Sn. dari Universitas Trisakti, Jakarta; M.Div. dari Institut Reformed, Jakarta)
7. Ev. Elsa Veralien Pardosi, S.S., B.C.M. (dosen musik di STTRII Jakarta; Sarjana Sastra—S.S. dari Universitas Katolik Saint Thomas; Bachelor of Church Music—B.C.M. dari Singapore Bible College)
8. Ev. Ester L. Gunawan Nasrani, M.A., M.Mus.
9. Ev. Eunice Tong, M.Mus.
10. Ev. Hendra Wijaya, M.C.S. (hamba Tuhan di GRII Singapore; Master of Christian Studies—M.C.S. dari Institut Reformed, Jakarta)
11. Ev. Ivan Kristiono, S.Sn., M.Div. (Sarjana Seni—S.Sn. dari Universitas Trisakti, Jakarta; M.Div. dari Institut Reformed, Jakarta)
12. Jusniaty Chitra, Dipl.Mus.
13. Pdt. Liem Kok Han, S.Th. (gembala sidang GRII Kelapa Gading, Jakarta; S.Th. dari SAAT Malang)
14. Lina Runtuwene.
15. Ev. Maria Q. Mazo, M.Div. (gembala sidang MRII Semarang; M.Div. dari Asian Theological Seminary, Philippine)
16. Pdt. Michael Hsu, M.A. (gembala sidang GRII Mandarin dan PRII Mandarin Kelapa Gading, Jakarta; M.A. in mission dari Tao Sheng Theological Seminary, Taipei)
17. Renata Liem, Dipl.Mus.
18. Pdt. Romeo Q. Mazo, B.S.B.A., M.Div. (gembala sidang GRII Karawaci, Jakarta; B.S.B.A. dari Divine Word College; M.Div. dari Asian Theological Seminary)
19. Pdt. Rudie Gunawan, S.Th. (gembala sidang MRII Kuningan, Jakarta; S.Th. dari SAAT Malang)
20. Stephen Cahyadi.
21. Sulfie Lalujawati.
22. Pdt. Sutjipto Subeno, S.Th., M.Div. (gembala sidang GRII Andhika, Surabaya; S.Th. dan M.Div. dari STTRII, Jakarta)
23. Pdt. Tumpal Hutahaean, S.Th., M.A.E. (gembala sidang MRII Matraman, Jakarta; S.Th. dari STTRII Jakarta; M.A. in Evangelism dari Institut Injili Indonesia)
24. Ev. Yadi S. Lima, S.Th., M.Div. (hamba Tuhan di GRII Pondok Indah, Jakarta; M.Div. dari Institut Reformed, Jakarta)



Dosen Tamu :
1. Rev. Andrew McCafferty, Ph.D. (Dekan China Reformed Theological Seminary; M.Div. dari Pittsburgh Theological Seminary; dan Ph.D. dari University of Pittsburgh)
2. Pdt. Bambang Ruseno Utomo, M.A., Th.D. (S.Th. dari Sekolah Tinggi Theologi Duta Wacana; M.A. dari Islamic Study Center Selly Oak College, The University of Birmingham; Doctor of Theology—Th.D. dari The South East Asia Graduate School of Theology)
3. Pdt. Budy Setiawan, S.Th. (gembala sidang MRII Melbourne, Australia; S.Th. dari STTRII Jakarta)
4. Pdt. Effendi Susanto, S.Th. (gembala sidang GRII Sydney, Australia; S.Th. dari Seminari Alkitab Asia Tenggara—SAAT Malang)
5. Rev. Eugene Hong, M.C.S., Ph.D. (mission associate of the Department of Chinese Studies di Regent College, dan sekarang beliau adalah pendeta di Faith Chinese Baptist Church of Vancouver, Canada; M.C.S. dari Regent College, Canada; dan Ph.D. dalam bidang kimia dari University of Pennsylvania dan telah melakukan karya post-doktoralnya di University of British Columbia, Canada.)
6. Ev. Ferry Yang, M.A.Ed.Min., Ph.D. (Master of Arts in Educational Ministry—M.A.Ed.Min. dari Calvin Theological Seminary, USA; Ph.D. dalam bidang Educatonal Studies dari Trinity International University, Illinois, USA)
7. Grace Sudargo Schreiber, Dipl.Mus.
8. Ev. Ina E. Mulyono Hidayat, M.T.S., M.Th. (Bachelor of Theology—B.Th. dari Institut Injil Indonesia, Batu; Master of Theological Studies—M.T.S.; dan Master of Theology—M.Th. dari Calvin Theological Seminary, USA)
9. Ev. Inawaty Teddy, B.Comm., M.Div., M.Th. (Dekan Akademis STTRII Jakarta dan Majelis di GRII Pusat, Jakarta; M.Div. dan M.Th. dari Reformed Theological Seminary, USA)
10. Rev. Prof. Jason H. K. Yeung, D.Min., Ph.D. (Profesor Theologi dan kebudayaan di China Graduate School of Theology, Hong Kong, Direktur Chinese Culture Research Center dan chief-editor dari China Graduate School of Theology Journal; Bachelor of Arts—B.A. dalam bidang Filsafat dari Chinese University of Hong Kong; Master of Philosophy—M.Phil. dari King’s College, University of London; Doctor of Ministry—D.Min. dari Canadian Theological Seminary; dan Ph.D. dalam bidang Theologi Sistematika dari University of London)
11. Prof. Joseph T. Shao, Th.M., M.Phil., Ph.D. (Master of Divinity—M.Div. dari Asian Theological Seminary; Master of Theology—Th.M. dari Trinity Evangelical Divinity School; Master of Philosophy—M.Phil. dan Ph.D. dari Hebrew Union College)
12. Pdt. Jusak Wijaja, S.E.Ak., M.B.A., M.Div. (gembala sidang MRII Perth, Australia; M.Div. dari STTRII Jakarta)
13. Prof. Lee Ken Ang, Ph.D. (Presiden Gospel Culture Centre, Malaysia; M.A. dalam bidang Sosiologi dari Temple University; dan Ph.D. dari Westminster Theological Seminary, USA)
14. Ev. Maria Lusiana S., M.K.
15. Pdt. Nico Ong, B.A., M.C.S., M.Div. (gembala sidang GRII Taipei, Mimbar Reformed Injili Indonesia (MRII): Taichung, Guangzhou, Beijing, Shanghai, Xiamen dan Persekutuan Reformed Injili Indonesia (PRII) Hong Kong; Bachelor of Arts—B.A. dari Tao Sheng Theological Seminary, Taipei; M.C.S. dari China Reformed Theological Seminary, Taipei; dan M.Div. dari Institut Reformed, Jakarta)
16. Ev. Paul Santoso Hidayat, S.Th., M.Th. (Direktur Persekutuan Pembaca Alkitab—PPA; S.Th. dari SAAT Malang; M.Th. dari Calvin Theological Seminary, Michigan, USA; sedang studi Ph.D. di bidang Theologi Sistematika di Oxford Centre for Mission Studies, Inggris)
17. Rev. Prof. Peter Jones, Th.M., Ph.D. (Executive Director of CWIPP and Scholar-in-Residence and Adjunct Professor di Westminster Seminary, California; Th.M. dari Harvard Divinity School; dan Ph.D. dari Princeton Theological Seminary)
18. Prof. Richard B. Gaffin, Jr., Th.M., Th.D. (Charles Krahe Professor of Biblical and Systematic Theology di Westminster Theological Seminary di Philadelphia, Pennsylvania dan pengajar yang ditahbiskan di Orthodox Presbyterian Church; B.A. from Calvin College (1958); Bachelor of Divinity—B.D. (1961), Th.M. (1962), dan Th.D. (1969) dari Westminster Theological Seminary, dan menyelesaikan graduate studies di Georg-August University of Göttingen (1962-1963).)
19. Rev. Prof. Samuel Ling, Th.M., Ph.D. (Pendiri China Horizon Ministries; Bachelor of Arts—B.A. dalam intellectual history dari University of Pennsylvania; M.Div. dan Th.M. dari Westminster Theological Seminary; dan Ph.D. dalam bidang sejarah dari Temple University.)
20. Prof. Samuel T. Logan, Jr., M.Div., Ph.D. (Former President of Westminster Theological Seminary, USA; B.A. dari Princeton University, 1965; M.Div. dari Westminster Theological Seminary, 1968; dan Ph.D. dari Emory University, 1972)
21. Prof. Stephen T. Chan, M.A., Ph.D. (Associate Professor of Theology and Religious Studies di Seattle University; Bachelor of Divinity—B.D. dari The Chinese University of Hong Kong (1989); M.A. (1990) dan Ph.D. (1998) dari The Divinity School, the University of Chicago, USA)

 
Posts: 52
Joined: Wed Aug 13, 2008 1:52 pm
Location: Surabaya

Mimbar Reformed Injili Indonesia (MRII) Semarang

Post by DennyTan » Thu Sep 04, 2008 10:30 am

…Hadirilah…




Mimbar Reformed Injili Indonesia (MRII) Semarang

Ibadah Minggu Pk. 17.00
di Puri Anjasmoro Blok H5 No. 9
Semarang


PIC: Ev. Antonius Steven Un, M.Div.
Push Email: antoniussteven@gmail.com
Mobile: +6281.334.690. 900

 
Posts: 52
Joined: Wed Aug 13, 2008 1:52 pm
Location: Surabaya

KKR Bandung 2008 & Rally Doa-1 Pra-KKR

Post by DennyTan » Thu Oct 09, 2008 1:41 pm

…Hadirilah…




Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) Bandung 2008

oleh: Pdt. DR. STEPHEN TONG




30 Oktober s/d 1 November 2008; 18.00 WIB

di SABUGA, Institut Teknologi Bandung (ITB)




Sekretariat:
Stephen Tong Evangelistic Ministries International (STEMI)
Ruko Paskal Hyper Square Blok C/35-36
Telp.: (022) 7007-1880/1
e-mail: kkrbdg2008@yahoo.co.id



GRATIS









Rally Doa-1 Pra-KKR

Sabtu, 11 Oktober 2008; Pkl. 17.00 WIB – selesai

di Aula SABUGA, ITB

Pengkhotbah:
Ev. Antonius Steven Un, M.Div.
(gembala sidang Mimbar Reformed Injili Indonesia–MRII Bandung dan Semarang yang meraih gelar Master of Divinity–M.Div. dari Institut Reformed, Jakarta)

 
Posts: 52
Joined: Wed Aug 13, 2008 1:52 pm
Location: Surabaya

National Reformed Evangelical Convention (NREC) 2008: IMAN,

Post by DennyTan » Thu Oct 09, 2008 2:05 pm

National Reformed Evangelical Convention (NREC) 2008:
IMAN, PENGETAHUAN, DAN PELAYANAN

National Reformed Evangelical Youth Convention (NREYC)
National Reformed Evangelical Workers Convention (NREWC)

oleh: Pdt. DR. STEPHEN TONG, dkk




29 Desember 2008 - 1 Januari 2009

Wisma Kinasih Cemerlang, Sukabumi,
Jl. Raya Sukabumi Km. 17, Caringin - Bogor




Apa & Mengapa
National Reformed Evangelical Convention

Siapakah pemelihara iman Kristen yang murni?
Siapakah pemberita Firman yang dinamis?
Siapakah pelaksana perintah Tuhan yang konsisten?
Siapakah pengerti rencana Allah dan Firman-Nya yang vital?

Bukankah orang yang bersemangat seperti ini yang telah
menurunkan iman kepercayaan, doktrin yang benar,
api penginjilan melalui kuasa dan api Roh Kudus
yang murni dari sorga sampai kepada kita?

Sekarang, siapakah di antara kita yang akan meneruskan
semangat dan api seperti itu di zaman ini dan seterusnya?

ENGKAU-KAH DIA?
ENGKAU-KAH PEMIMPIN MASA DEPAN?
Carilah kehendak dan pimpinan Tuhan!!!

Ikutilah Konvensi Nasional yang berlangsung selama
5 tahun berturut-turut (2004-2008) yang diprakarsai
oleh Hamba Tuhan Pdt. Dr. Stephen Tong
dan rekan-rekannya melalui STEMI.

NATIONAL REFORMED EVANGELICAL YOUTH CONVENTION
(NREYC)

dan

NATIONAL REFORMED EVANGELICAL WORKERS CONVENTION
(NREWC)

Mari kita memperbaharui
BELIEVING, UNDERSTANDING, SERVING, dan PROCLAIMING
yang kita miliki bersama sebagai orang Kristen!!!

Mari kita berjumpa di
Wisma Kinasih pada tanggal 29 Desember 2008 - 1 Januari 2009,
dalam konvensi tahun terakhir, sebagaimana Tuhan memimpin Anda.

Soli Deo Gloria





BIAYA
NREYC (Youth) – 18-30 tahun: Rp 700.000, 00
NREWC (Workers) – 30 tahun ke atas: Rp 900.000, 00

Lunas sebelum 4 November ’08:
NREYC: Rp. 600.000,-
NREWC: Rp. 800.000,-




PENDAFTARAN DAN PEMBAYARAN
1. Kami menganjurkan Anda untuk mendaftar secara online melalui website: www.nrec.stemi.ws/registrasi.php
2. Formulir Pendaftaran dan Bukti Transfer Pembayaran dapat dikembalikan atau difax ke Seketariat Panitia melalui: 021-381-1021 atau email: daftar@nrec.stemi.ws dengan mencantumkan Nama, Alamat, No. Telepon/HP yang bersangkutan.
3. Pembayaran dapat dilakukan secara tunai atau transfer melalui Bank:
Rekening a/n STEMI EVENTS
BCA cabang Gunung Sahari
a/c : 003 - 314 - 0000
4. Panitia baru mencatatkan keikutsertaan peserta apabila pembayaran sudah diterima. Peserta akan mendapatkan Bukti Tanda Terima Peserta dan Tata-Tertib Peserta yang perlu dibawa pada tgl 29 Desember 2008 (peserta Luar Kota akan dikirimkan atau bisa melihat di website).
5. Pendaftaran akan ditutup apabila sudah penuh.
6. Peserta harap membawa 1 lembar foto ukuran 4 x 6 cm pada tanggal 29 Desember 2008.




TRANSPORTASI
Bagi peserta dari luar Jakarta yang akan berangkat menuju Wisma Kinasih melalui Jakarta, Panitia akan berusaha membantu akomodasi dan transportasi sebelum acara konvensi.

Sie Transportasi yang dapat dihubungi:
Budijanto (+62 816 196 0689)

Email: transportasi@nrec.stemi.ws




TEMPAT KEBERANGKATAN KOLEKTIF
(Bus Panitia akan berangkat Pkl. 10.00 WIB)

1. Sekretariat STEMI
Jl. Tanah Abang III/1, Jakarta Pusat

2. Toko Buku Momentum
Jl. Matraman Raya 24, Jakarta Timur

3. GRII Karawaci
Bulevar Gajah Mada Blok 2019-2031, Lippo Karawaci,Tangerang

4. Institut Reformed
Kompleks Ruko Prima Sunter Blok B-C
Jl. Danau Sunter Utara, Jakarta Utara




KONTAK
Sekretariat Panitia NREC 2008
Website: www.nrec.stemi.ws
E-mail: sekretariat@nrec.stemi.ws

SEKRETARIAT STEMI
Jl. Tanah Abang III/1, Jakarta Pusat 10160
Telp.: (021) 7000 3000, 081 7000 3000, 021 3030 0550
Fax: (021) 381 1021

INSTITUT REFORMED
Kompleks Ruko Prima Sunter Blok B-C
Jl. Danau Sunter Utara, Jakarta Utara 14350
Telp.: (021) 651 3815
Fax.: (021) 651 3463
PIC: Eva




Penyelenggara:
Stephen Tong Evangelistic Ministries International (STEMI)




Pendaftaran untuk Surabaya, silahkan hubungi:
Sdri. Ruth Winarto
(0818-378-586; 031-7154-2972; 0812-350-244)




Ketua Panitia:
Pdt. Sutjipto Subeno, M.Div. (Surabaya)

 
Posts: 52
Joined: Wed Aug 13, 2008 1:52 pm
Location: Surabaya

Seminar Khusus di Semarang

Post by DennyTan » Thu Oct 09, 2008 2:19 pm

…Hadirilah…




Seminar Khusus
MISTERI DI BALIK MUJIZAT & KESEMBUHAN ILAHI

oleh: Pdt. Aiter, M.Div.




Senin-Selasa, 13-14 Oktober 2008
Pk. 18.00 - 21.00

di Ming Palace, Metro Hotel
Jl. H. Agus Salim 2-4 Semarang




Informasi biaya & pendaftaran:
Bp. Hariyanto (+62246716947) .




Profil Pembicara:
Pdt. Aiter, M.Div. adalah pendeta di Gereja Reformed Injili Indonesia (GRII) Pusat, Jakarta. Beliau meraih gelar Master of Divinity (M.Div.) dari Institut Reformed Jakarta. Kini beliau memimpin KKR & Seminar di lebih dari 70 kota di Indonesia dengan total pendengar lebih dari 100.000 orang. Beliau telah dipakai Tuhan menjadi berkat di Medan, Jakarta, Surabaya, Pontianak, Makassar dll. Beliau juga mengajar theologi bagi mahasiswa full-timer di Institut Reformed, Jakarta.

 
Posts: 52
Joined: Wed Aug 13, 2008 1:52 pm
Location: Surabaya

8 Des. '08: One Day Seminar di Surabaya

Post by DennyTan » Wed Oct 15, 2008 2:29 pm

One Day Seminar

THE HISTORICAL CHALLENGE FOR NEW TESTAMENT VALIDITY
Tantangan Kebenaran Sejarah Terhadap Keabsahan Berita Firman Tuhan


Belakangan ini begitu banyak serangan terhadap iman Kristen diarahkan untuk membuktikan bahwa Perjanjian Baru tidak bisa dipertanggungjawabkan secara sejarah. Injil Yudas, The Da Vinci Code, “penemuan” kubur Yesus dan Maria Magdalena di Talpiot, dsb., secara langsung ataupun tidak langsung membuat banyak orang meragukan keakuratan catatan sejarah Perjanjian Baru.

- Benarkah Perjanjian Baru bisa dipercaya?
- Seberapa akuratkah catatan Perjanjian Baru tentang kelahiran, kehidupan, kematian, dan kebangkitan Yesus?
- Apakah Paulus pengikut Kristus, atau diakah sesungguhnya pendiri Kekristenan?
- Apakah dampaknya bagi iman orang Kristen jikalau catatan di dalam kitab-kitab Perjanjian Baru mengenai Tuhan Yesus ternyata tidak akurat atau malah tidak pernah benar-benar terjadi?

Seminar ini ingin menyadarkan kita akan pentingnya kebenaran sejarah bagi kekokohan iman orang Kristen, dan menunjukkan bahwa iman Kristen tidak hanya benar dalam hal doktrin dan pengajaran, tetapi juga bisa dipertanggungjawabkan dalam hal sejarah.


oleh: Ev. Hendry Ongkowidjojo, S.E., M.Div.




Senin, 8 Desember 2008; Pk. 09.00 - 17.00 WIB
World Trade Centre, Jl. Pemuda Surabaya



INFO & PENDAFTARAN, HUB: 5472422
Toko Buku Momentum
Jl. Simpang Dukuh 38-40, Andhika Plaza C/5-7
Surabaya




Kontribusi peserta :
Umum: Rp. 60.000,-/orang
Guru dan mahasiswa: Rp. 30.000,-/orang
(disediakan makan siang)
Kolektif: hubungi panitia




Profil Pembicara:
Ev. Hendry Ongkowidjojo, S.E., M.Div., M.Th. (Cand.) dilahirkan di Surabaya tahun 1975. Menyelesaikan pendidikan S-1 ekonomi pada tahun 1998 di Universitas katolik Widya Mandala, dan Magister Divinity (M.Div.) di Institut Reformed Jakarta. Saat ini beliau sedang menggarap skripsi untuk program gelar Master of Theology (M.Th.) dalam bidang Perjanjian Baru di Trinity Evangelical Divinity School, Illinois, U.S.A.
Beliau melayani sebagai production manager & editor di Momentum Christian Literature (1997-1998), di Gereja Reformed Injili Indonesia (GRII) dan Sekolah Theologi Reformed Injili Surabaya (STRIS) Ngagel pada tahun 2001-2002, GRII & STRIS Andhika Surabaya mulai tahun 2003. Dan kembali melayani di Momentum Christian Literatur sebagai Retail Manager & Editor pada tahun 2003 sampai sekarang.
Beliau menikah dengan Shirley Liz M.T.M, dan telah dikaruniai seorang putra (Lincoln Abraham)

 
Posts: 52
Joined: Wed Aug 13, 2008 1:52 pm
Location: Surabaya

National Reformed Evangelical Convention (NREC) 2008

Post by DennyTan » Wed Oct 15, 2008 2:40 pm

National Reformed Evangelical Convention (NREC) 2008:
IMAN, PENGETAHUAN, DAN PELAYANAN

National Reformed Evangelical Youth Convention (NREYC)
National Reformed Evangelical Workers Convention (NREWC)

oleh: Pdt. DR. STEPHEN TONG, dkk




29 Desember 2008 - 1 Januari 2009

Wisma Kinasih Cemerlang, Sukabumi,
Jl. Raya Sukabumi Km. 17, Caringin - Bogor




Apa & Mengapa
National Reformed Evangelical Convention


Siapakah pemelihara iman Kristen yang murni?
Siapakah pemberita Firman yang dinamis?
Siapakah pelaksana perintah Tuhan yang konsisten?
Siapakah pengerti rencana Allah dan Firman-Nya yang vital?

Bukankah orang yang bersemangat seperti ini yang telah
menurunkan iman kepercayaan, doktrin yang benar,
api penginjilan melalui kuasa dan api Roh Kudus
yang murni dari sorga sampai kepada kita?

Sekarang, siapakah di antara kita yang akan meneruskan
semangat dan api seperti itu di zaman ini dan seterusnya?

ENGKAU-KAH DIA?
ENGKAU-KAH PEMIMPIN MASA DEPAN?
Carilah kehendak dan pimpinan Tuhan!!!

Ikutilah Konvensi Nasional yang berlangsung selama
5 tahun berturut-turut (2004-2008) yang diprakarsai
oleh Hamba Tuhan Pdt. Dr. Stephen Tong
dan rekan-rekannya melalui STEMI.

NATIONAL REFORMED EVANGELICAL YOUTH CONVENTION
(NREYC)

dan

NATIONAL REFORMED EVANGELICAL WORKERS CONVENTION
(NREWC)

Mari kita memperbaharui
BELIEVING, UNDERSTANDING, SERVING, dan PROCLAIMING
yang kita miliki bersama sebagai orang Kristen!!!

Mari kita berjumpa di
Wisma Kinasih pada tanggal 29 Desember 2008 - 1 Januari 2009,
dalam konvensi tahun terakhir, sebagaimana Tuhan memimpin Anda.

Soli Deo Gloria





BIAYA
NREYC (Youth) – 18-30 tahun: Rp 700.000, 00
NREWC (Workers) – 30 tahun ke atas: Rp 900.000, 00

Lunas sebelum 4 November ’08:
NREYC: Rp. 600.000,-
NREWC: Rp. 800.000,-




PENDAFTARAN DAN PEMBAYARAN
1. Kami menganjurkan Anda untuk mendaftar secara online melalui website: www.nrec.stemi.ws/registrasi.php
2. Formulir Pendaftaran dan Bukti Transfer Pembayaran dapat dikembalikan atau difax ke Seketariat Panitia melalui: 021-381-1021 atau email: daftar@nrec.stemi.ws dengan mencantumkan Nama, Alamat, No. Telepon/HP yang bersangkutan.
3. Pembayaran dapat dilakukan secara tunai atau transfer melalui Bank:
Rekening a/n STEMI EVENTS
BCA cabang Gunung Sahari
a/c : 003 - 314 - 0000
4. Panitia baru mencatatkan keikutsertaan peserta apabila pembayaran sudah diterima. Peserta akan mendapatkan Bukti Tanda Terima Peserta dan Tata-Tertib Peserta yang perlu dibawa pada tgl 29 Desember 2008 (peserta Luar Kota akan dikirimkan atau bisa melihat di website).
5. Pendaftaran akan ditutup apabila sudah penuh.
6. Peserta harap membawa 1 lembar foto ukuran 4 x 6 cm pada tanggal 29 Desember 2008.




TRANSPORTASI
Bagi peserta dari luar Jakarta yang akan berangkat menuju Wisma Kinasih melalui Jakarta, Panitia akan berusaha membantu akomodasi dan transportasi sebelum acara konvensi.

Sie Transportasi yang dapat dihubungi:
Budijanto (+62 816 196 0689)

Email: transportasi@nrec.stemi.ws




TEMPAT KEBERANGKATAN KOLEKTIF
(Bus Panitia akan berangkat Pkl. 10.00 WIB)

1. Sekretariat STEMI
Jl. Tanah Abang III/1, Jakarta Pusat

2. Toko Buku Momentum
Jl. Matraman Raya 24, Jakarta Timur

3. GRII Karawaci
Bulevar Gajah Mada Blok 2019-2031, Lippo Karawaci,Tangerang

4. Institut Reformed
Kompleks Ruko Prima Sunter Blok B-C
Jl. Danau Sunter Utara, Jakarta Utara




KONTAK
Sekretariat Panitia NREC 2008
Website: www.nrec.stemi.ws
E-mail: sekretariat@nrec.stemi.ws

SEKRETARIAT STEMI
Jl. Tanah Abang III/1, Jakarta Pusat 10160
Telp.: (021) 7000 3000, 081 7000 3000, 021 3030 0550
Fax: (021) 381 1021

INSTITUT REFORMED
Kompleks Ruko Prima Sunter Blok B-C
Jl. Danau Sunter Utara, Jakarta Utara 14350
Telp.: (021) 651 3815
Fax.: (021) 651 3463
PIC: Eva




Penyelenggara:
Stephen Tong Evangelistic Ministries International (STEMI)




Pendaftaran untuk Surabaya, silahkan hubungi:
Sdri. Ruth Winarto
(0818-378-586; 031-7154-2972; 0812-350-244)




Ketua Panitia:
Pdt. Sutjipto Subeno, M.Div. (Surabaya)

 
Posts: 52
Joined: Wed Aug 13, 2008 1:52 pm
Location: Surabaya

KKR Siswa Regional 2008 (Surabaya dan Sidoarjo)

Post by DennyTan » Mon Oct 20, 2008 1:43 pm

…Dukung, Doakan, dan Hadirilah…




KKR Siswa Regional 2008
Surabaya dan Sidoarjo





13 Desember 2008 di Gedung DBL Arena, Jln. A. Yani, Sby:
SD: Pkl. 09.00-10.30 WIB
SMP: Pkl. 11.00-12.30 WIB
SMA/SMK: Pkl. 13.00-15.00 WIB




Pokok Doa:
• Pembicara
• Acara
• Publikasi
• Dana
• Transportasi
• Panitia
• Gedung dan Perlengkapan
• Gereja-gereja dan Sekolah-sekolah
• Para Siswa yang Hadir
• Keamanan, Cuaca
Follow Up





Sekretariat:
Andhika Plaza C/5-7, Jln. Simpang Dukuh 38-40, Surabaya
Telp.: (031) 5472422; Faks.: (031) 5353626
E-mail: kkr_siswa_sby@yahoo.com
Contact Person: Nanie (031-7035-4442)
Acc. Bank: BCA No. 003-315-7000 a/n STEMI KKR Regional Sby




Penyelenggara:
Stephen Tong Evangelistic Ministries International (STEMI)

 
Posts: 52
Joined: Wed Aug 13, 2008 1:52 pm
Location: Surabaya

KKR Aek Nabara 2008 (Umum dan Siswa)

Post by DennyTan » Mon Oct 20, 2008 1:47 pm

…Hadirilah…





KKR Aek Nabara 2008
(Aek Nabara... merupakan satu daerah yang lebih terpencil... butuh 40 menit dari Rantau Prapat ke Aek Nabara.)

ALLAH YANG SEJATI

oleh: Pdt. Michael Hsu, M.A.




Selasa, 28 Oktober 2008; 19.00 WIB
(Mandarin – Indonesia)

di Sopo Godang HKBP, Jln. Ampera No. 53




Info:
Pdt. Banurea (0813-7096-4105)
Ken Norton Lubis (0813-6162-0177)
Sekretariat Panitia (0852-6225-1000)










KKR Siswa Aek Nabara 2008

BANGUNLAH HAI JIWAKU!

oleh:
Pdt. Aiter, M.Div.
dan
Ev. Ir. Radjali





Selasa, 28 Oktober 2008:
SD: Pkl. 07.30 WIB
SMP: Pkl. 09.00 WIB
SMA: Pkl. 11.00 WIB

di Aula Gereja Methodist Indonesia (GMI)-1




Info:
Pdt. Banurea (0813-7096-4105)
Ken Norton Lubis (0813-6162-0177)
Sekretariat Panitia (0852-6225-1000)




Profil para Pembicara:
Pdt. Michael Hsu, M.A. adalah misionaris dari Taiwan dan dosen di Institut Reformed, Jakarta yang meraih gelar Master of Arts (M.A.) dari Tao-Sheng Theological Seminary, Taiwan

Pdt. Aiter, M.Div. adalah pendeta di Gereja Reformed Injili Indonesia (GRII) Pusat, Jakarta dan dosen di Institut Reformed, Jakarta. Beliau menyelesaikan studi Master of Divinity (M.Div.) di Institut Reformed, Jakarta.

Ev. Ir. Radjali adalah hamba Tuhan yang melayani di GRII Palembang dan mahasiswa Institut Reformed, Jakarta.

Next

Return to Acara & Pelayanan Gereja-gereja

Who is online

Users browsing this forum: No registered users and 0 guests