SarapanPagi Biblika

Studi Alkitab & Pustaloka Kristiani
It is currently Tue Mar 16, 2010 11:47 am

All times are UTC + 7 hours




Post new topic Reply to topic  [ 57 posts ]  Go to page Previous  1, 2, 3
Author Message
 Post subject:
PostPosted: Mon Oct 09, 2006 1:50 pm 
Offline
Merdeka dlm Kristus
Merdeka dlm Kristus
User avatar

Joined: Fri Jun 09, 2006 5:20 pm
Posts: 6033
71. Menurut penulis, apakah Raja Israel, Baesa, meninggal pada tahun 26 pemerintahan Raja Asa (1 Raja 15:33) atau ia masih hidup sampai tahun ke-36 pemerintahan Raja Asa? (2 Tawarikh 16:1)


JAWAB :


(Kategori : salah memahami konteks sejarah, atau kesalahan penulis ulang)


* 1 Raja-raja 16:6,8
16:6 LAI TB, Kemudian Baesa mendapat perhentian bersama-sama dengan nenek moyangnya, dan ia dikuburkan di Tirza. Maka Ela, anaknya, menjadi raja menggantikan dia.
KJV, So Baasha slept with his fathers, and was buried in Tirzah: and Elah his son reigned in his stead.
Hebrew,
וַיִּשְׁכַּב בַּעְשָׁא עִם־אֲבֹתָיו וַיִּקָּבֵר בְּתִרְצָה וַיִּמְלֹךְ אֵלָה בְנֹו תַּחְתָּיו׃
Translit, VAYISYKAV BASYA' 'IM-'AVOTAV VAYIKAVER BETIRTSAH VAYIMLOKH 'ELAH VENO TAKHTAV

16:8 LAI TB, Dalam tahun kedua puluh enam zaman Asa, raja Yehuda, Ela, anak Baesa, menjadi raja atas Israel di Tirza. Ia memerintah dua tahun lamanya.
KJV, In the twenty and sixth year of Asa king of Judah began Elah the son of Baasha to reign over Israel in Tirzah, two years.
Hebrew,
בִּשְׁנַת עֶשְׂרִים וָשֵׁשׁ שָׁנָה לְאָסָא מֶלֶךְ יְהוּדָה מָלַךְ אֵלָה בֶן־בַּעְשָׁא עַל־יִשְׂרָאֵל בְּתִרְצָה שְׁנָתָיִם׃
Translit, BISYNAT 'ESRIM VASYESY SYANAH LE'ASA MELEKH YEHUDAH MALAKH 'ELAH VEN-BASYA' 'AL-YISRAEL BETIRTSAH SYENATAYIM


* 2 Tawarikh 16:1
LAI TB, Pada tahun ketiga puluh enam pemerintahan Asa majulah Baesa, raja Israel, hendak berperang melawan Yehuda. Ia memperkuat Rama dengan maksud mencegah lalu lintas kepada Asa, raja Yehuda.
KJV, In the six and thirtieth year of the reign of Asa Baasha king of Israel came up against Judah, and built Ramah, to the intent that he might let none go out or come in to Asa king of Judah.
Hebrew,
בִּשְׁנַת שְׁלֹשִׁים וָשֵׁשׁ לְמַלְכוּת אָסָא עָלָה בַּעְשָׁא מֶלֶךְ־יִשְׂרָאֵל עַל־יְהוּדָה וַיִּבֶן אֶת־הָרָמָה לְבִלְתִּי תֵּת יֹוצֵא וָבָא לְאָסָא מֶלֶךְ יְהוּדָה׃
Translit, BISYNAT SYELOSYIM VASYESY LEMAKHUT 'ASA' 'ALAH BASYA' MELEKH-YISRAEL 'AL-YEHUDAH VAYIVEN 'ET-HARAMAH LEVILTI TET YOTSE VAVA' LE'ASA' MELEKH-YEHUDAH


* 2 Tawarikh 15:19
LAI TB, Tidak ada perang sampai pada tahun ketiga puluh lima pemerintahan Asa
KJV, And there was no more war unto the five and thirtieth year of the reign of Asa.
Hebrew,
וּמִלְחָמָה לֹא הָיָתָה עַד שְׁנַת־שְׁלֹשִׁים וְחָמֵשׁ לְמַלְכוּת אָסָא׃ ס
Translit, UMILKHAMAH LO' HAYATAH 'AD SYENAT-SYELOSYIM VEKHAMESY LEMALKHUT 'ASA'


Ada 2 kemungkinan untuk menafsirkan permasalahan ini. Yang pertama, para peneliti telah menyimpulkan bahwa 36 tahun pemerintahan Raja Asa harus dihitung mulai dari penarikan kesepuluh suku terhadap suku Yehuda dan Benyamin yang menjadikan negerinya dalam dua bagian, yaitu negeri Yehuda dan Israel. Bila kita melihat dari sudaut ini, maka 36 tahun masa-masa kerajaan yang terpecah dua itu akan menjadi 16tahun masa pemerintahan Raja Asa. Hal ini didukung oleh data-data yang tertulis dalam Buku Raja-raja Yehuda dan Israel, maupun catatan-catatan kontemporer yang mengikuti kebiasaan-kebiasaan ini (Catatan : untuk penjelasan mengenai hal ini, baca buku Encyclopedia of Bible Difficulties, 1994 Revised Edition, 1982, Zondervan Publishing House, tulisan dari Gleason Archer ).

Kail dan Delitzch (Buku Biblical Commentary on the Old Testament, 20 vols. Reprint, Grand Rapids: Eerdmans, 1949, halaman 366-367) memperkirakan bahwa angka 36 pada 2 Tawarikh 16:1 dan angka 35 dalam (2 Tawarikh 15:19) merupakan kesalahan penulis ulang untuk angka asli 16 dan 15. Hal ini serupa dengan pertanyaan kontradiksi mengenai usia Ahazia atau kontradiksi usia Yoyakhin. Dan angka yang ditulis dalam huruf alfabet Ibrani. Oleh karena itu sangat mungkin bahwa angka 16 tertukar dengan angka 36. Alasannya, karena sampai pada abad ke 7 sM, angka YOD (yang bernilai 10) jika tergores akan dapat serupa dengan angka LAMED (yang bernilai 30), dengan beda dua goresan kecil yang terletak di sebelah kiri garis goresan tegak. Ketika gulungan kerta tersebut menjadi pudar, maka kedua huruf tersebut menjadi sulit untuk dibedakan dimana YOD tampak seperti LAMED. Kesalahan sangat mungkin terjadi pada pasal yang lebih awal dalam 2 Tawarikh 15:19 (yang salah menulis ulang angka 35 dari aslinya 15). Untuk menjaga konsistensinya dalam pasal 16:1, penyalin yang sama (atau yang berikutnya) menyimpulkan bahwa angka 16 adalah angka yang salah. Seharusnya ia itu angka 36, dan itulah yang ditulis ulang tanpa bermaksud untuk menjahili Alkitab dalam arti kata negatif yang manapun!



Sumber :
- Archer, Gleason, L., Encyclopedia of Bible Difficulties, 1994 Revised Edition, 1982, Zondervan Publishing House, p 226
- Keil, C.F., and Delitzsch, F., Biblical Commentary on the Old Testament, 20 vols. Reprint, Grand Rapids: Eerdmans, 1949, p 366-367
- The True Guidance, Part Two, ('False Charges against the Old Testament'), Light of Life, Austria, 1992, p 194
- Jay Smith, Alex Chowdhry, Toby Jepson, James Schaeffer, 101 Contradictions in the Bible Cleared Up


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Tue Oct 10, 2006 1:45 pm 
Offline
Merdeka dlm Kristus
Merdeka dlm Kristus
User avatar

Joined: Fri Jun 09, 2006 5:20 pm
Posts: 6033
72.Siapakah nama ibu dari Raja Abia? Mikhaya, anak Uriel dari Gibea (2 Tawarikh 13:2), atau Maakha, putri Absalom? (2 Tawarikh 11:20 & 2 Samuel 13:27)


JAWAB :


(Kategori: salah memahami penggunaan bahasa Ibrani)


* 2 Tawarikh 13:2
LAI TB, Tiga tahun lamanya ia memerintah di Yerusalem. Nama ibunya ialah Mikhaya, anak Uriel dari Gibea. Dan ada perang antara Abia dan Yerobeam.
KJV, He reigned three years in Jerusalem. His mother's name also was Michaiah the daughter of Uriel of Gibeah. And there was war between Abijah and Jeroboam.
Hebrew,
שָׁלֹושׁ שָׁנִים מָלַךְ בִּירוּשָׁלִַם וְשֵׁם אִמֹּו מִיכָיָהוּ בַת־אוּרִיאֵל מִן־גִּבְעָה וּמִלְחָמָה הָיְתָה בֵּין אֲבִיָּה וּבֵין יָרָבְעָם׃
Translit, SYALO'OSY SYANIM MALAKH BIRO'USYALAM VESYEM 'IMO MIKHAYAHU VAT-'URI'EL MIN-GIVAH UMILKHAMAH HAITAH BEIN 'AVIYAH UVEIN YARAVEAM


* 2 Tawarikh 11:20
LAI TB, Sesudah Mahalat ia mengambil Maakha, anak Absalom, menjadi isterinya, yang melahirkan baginya Abia, Atai, Ziza dan Selomit.
KJV, And after her he took Maachah the daughter of Absalom; which bare him Abijah, and Attai, and Ziza, and Shelomith.
Hebrew,
וְאַחֲרֶיהָ לָקַח אֶת־מַעֲכָה בַּת־אַבְשָׁלֹום וַתֵּלֶד לֹו אֶת־אֲבִיָּה וְאֶת־עַתַּי וְאֶת־זִיזָא וְאֶת־שְׁלֹמִית׃
Translit, VE'AKHAREIHA LAKAKH 'ET-MA'AKHAH BAT-'AVSHALOM VATELED LO' 'ET-'AVIYAH VE'ET-'ATAI VE'ET-ZIZA VE'ET-SYELOMIT


* 1 Raja 15:2
LAI TB, Tiga tahun lamanya ia memerintah di Yerusalem. Nama ibunya ialah Maakha, anak Abisalom.
KJV, Three years reigned he in Jerusalem. and his mother's name was Maachah, the daughter of Abishalom.
Hebrew,
שָׁלֹשׁ שָׁנִים מָלַךְ בִּירוּשָׁלִָם וְשֵׁם אִמֹּו מַעֲכָה בַּת־אֲבִישָׁלֹום׃
Translit, SYALOSY SYANIM MALAKH BIRO'USYALAM VESYEM 'IMO MA'AKHAH BAT-AVISYALOM


Kontradiksi diatas muncul sebagai akibat dari penggunaan kata Ibrani בת - BAT, yang dalam bahasa Indonesia memiliki arti "anak perempuan dari". walaupun sering digunakan untuk menunjuk keturunan pertama dari anak perempuan, ini juga dapat digunakan untuk menunjuk keturunan/ kerabat yang jauh. Misalnya saja dalam 2 Samuel 1:24, yang berbunyi " Hai anak-anak perempuan Israel, menangislah karena Saul…". Kata ini digunakan sejak 900 tahun setelah Israel hidup (yang dipanggil Yakub), yang menunjuk kepada kaum wanita di Israel, keturunan serta kerabat perempuannya.

Jika kita mengerti hal ini, maka "pertentangan" diatas tidak akan ada. 2 Tawarikh 13:2 dengan jelas mengatakan bahwa Mikhaya adalah anak perempuan dari Uriel. Dapat diperkirakan bahwa Uriel menikah dengan Tamar, satu-satunya anak perempuan Absalom. Kemudia lahirlah Mikhaya yang kemudian menikah dengan Raja Rehobeam dan menjadi ibu dari Abia. Sedangkan dalam 2 Tawarikh 11:20 dan 1 Raja 15:2, dikatakan bahwa Maakha adalah putri Absalom, hal ini dilakukan karena lebih mudah untuk menyebut nama kakeknya yang lebih terkenal dibandingkan dengan nama ayahnya. Abisalom adalah nama lain dari Absalom, dan Mikhaya adalah nama lain dari Maakha. Untuk lebih jelasnya perhatikan silsilah keluarga dibawah ini :


Absalom/Abisalom
    |
Tamar & Uriel
    |
Maakha/Mikhaya & Rehobeam
    |
Abia


Sumber :
Jay Smith, Alex Chowdhry, Toby Jepson, James Schaeffer, 101 Contradictions in the Bible Cleared Up


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Tue Oct 10, 2006 2:00 pm 
Offline
Merdeka dlm Kristus
Merdeka dlm Kristus
User avatar

Joined: Fri Jun 09, 2006 5:20 pm
Posts: 6033
73. Apakah Yosua dan orang-orang Isarel menaklukkan Yerusalem (Yosua 10:23,40) atau tidak? (Yosua 15:63)


JAWAB :


(Kategori : salah mengartikan ayat)


* Yosua 10:23,40
10:23 Dilakukan oranglah demikian, kelima raja itu dikeluarkan dari gua itu dan dibawa kepadanya: raja Yerusalem, raja Hebron, raja Yarmut, raja Lakhis dan raja Eglon.
10:40 Demikianlah Yosua mengalahkan seluruh negeri itu, Pegunungan, Tanah Negeb, Daerah Bukit dan Lereng Gunung, beserta semua raja mereka. Tidak seorang pun yang dibiarkannya lolos, tetapi ditumpasnya semua yang bernafas, seperti yang diperintahkan TUHAN, Allah Israel.


* Yosua 15:63
Tetapi orang Yebus, penduduk kota Yerusalem, tidak dapat dihalau oleh bani Yehuda. Jadi orang Yebus itu masih tetap diam bersama-sama dengan bani Yehuda di Yerusalem sampai sekarang.



Kedua ayat diatas sesungguhnya memaparkan cerita yang saling melengkapi dan serasi. Kebingungan justru timbul karena kesalahan dalam mengartikan ayat ini.

Dalam Yosua 10, disebutkan bahwa raja Yerusalem-lah yang dibunuh. Sedangkan kotanya tidak ditaklukkan (ayat 16-18 dan 22-26). Kelima raja amorit dan tentaranya keluar dari kota-kotanya untuk menyerang Gibenon. Yosua dan orang-orang Israel kemudian mengurung mereka dan kelima raja tersebut melarikan diri ke gua Makeda. Dimana tentara Yosua menangkap mereka dan membawanya kepada Yosua, serta membunuh mereka semua. Yat 20 menerangkan keberadaan tentaranya, "beberapa orang dari mereka dapat lolos dan masuk ke kota-kota (mereka) yang diperkuat", dengan demikian jelas bahwa kota-kota tersbeut tidak ditaklukan. Jadi hanya rajanya saja yang ditawan sdangkan kotanya tidak.

Yosua 10:28-42 yang mencatat kelanjutan kisah dari perang ini, menyatakan bahwa sebagian kota diduduki dan dihancurkan seperti : Makeda, Libna, Lakhis, Eglon, Hebron dan Debir. Dan semua kota ini terletak sebelah barat daya Yerusalem. Raja Gezer dan tentaranya dikalahkan di Lakhis (ayat 33) demikian pula kota Yerikho (ayat 30), tetapi kedua kota ini tidak diduduki pada waktu itu. Dalam ayat 40&41 digambarkan batas-batas wilayah peperangan ini, serta apa yang terjadi di daerah selatan dan barat kota Yerusalem. Dan Gibeon, yang menjadi batas sebelah timur daerah ini, masih terletak jauh, yaitu kurang lebih 10mil dari barat laut Yerusalem. Maka dalam Yosua 10 tidak diecritakan bahwa kota Yerusalem diduduki. Hal ini diperkuat dalam Yosua 15:63 yang menyatakan bahwa Yosua tidak menghalau penduduk setempat di Yerusalem.


Sumber :
Jay Smith, Alex Chowdhry, Toby Jepson, James Schaeffer, 101 Contradictions in the Bible Cleared Up


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Sun Oct 22, 2006 4:12 am 
Offline
Merdeka dlm Kristus
Merdeka dlm Kristus
User avatar

Joined: Fri Jun 09, 2006 5:20 pm
Posts: 6033
74. Bagaimana mungkin ahli sihir di Mesir dapat mengubah air menjadi darah (Keluaran 7:22) jika semua air di Mesir telah diubah oleh Musa dan Harun ? (Keluaran 7:20-21)


JAWAB :


(Kategori : tidak membaca seluruh ayat dan memaksakan pemikiran sendiri)


* Keluaran 7:20-25
7:20 Demikianlah Musa dan Harun berbuat seperti yang difirmankan TUHAN; diangkatnya tongkat itu dan dipukulkannya kepada air yang di sungai Nil, di depan mata Firaun dan pegawai-pegawainya, maka seluruh air yang di sungai Nil berubah menjadi darah;
7:21 matilah ikan di sungai Nil, sehingga sungai Nil itu berbau busuk dan orang Mesir tidak dapat meminum air dari sungai Nil; dan di seluruh tanah Mesir ada darah.
7:22 Tetapi para ahli Mesir membuat yang demikian juga dengan ilmu-ilmu mantera mereka, sehingga hati Firaun berkeras dan ia tidak mau mendengarkan mereka keduanya seperti yang telah difirmankan TUHAN. 7:23 Firaun berpaling, lalu masuk ke istananya dan tidak mau memperhatikan hal itu juga.
7:24 Tetapi semua orang Mesir menggali-gali di sekitar sungai Nil mencari air untuk diminum, sebab mereka tidak dapat meminum air sungai Nil.
7:25 Demikianlah genap tujuh hari berlalu setelah TUHAN menulahi sungai Nil.



Pertanyaan ini agak lucu. Tentu saja Musa dan Harun tidak mengubah seluruh air seperti yang dikatakan Shabbir, melainkan hanya air di sungai Nil (perhatikan ayat 20). Jadi masih tersedia banyak air yang dapat digunakan oleh ahli sihir Firaun. Kita dapat mengetahui hal ini pada ayat berikutnya (ayat 24) yang menyebutkan "Tetapi semua orang Mesir menggali-gali di sekitar sungai Nil mencari air untuk diminum, sebab mereka tidak dapat meminum air sungai Nil".

Jadi, dimanakah sulitnya untuk para ahli sihir melakukan hal yang mirip dengan Musa dan Harun? Dalam hal ini, Shabbir bukan saja tidak membaca seluruh ayat, tetapi juga telah mengartikan ayat ini dengan tidak semestinya.



Sumber :
Jay Smith, Alex Chowdhry, Toby Jepson, James Schaeffer, 101 Contradictions in the Bible Cleared Up .


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Sun Oct 22, 2006 5:16 am 
Offline
Merdeka dlm Kristus
Merdeka dlm Kristus
User avatar

Joined: Fri Jun 09, 2006 5:20 pm
Posts: 6033
75. Apakah Daud (1 Samuel 17:23,50) ataukah Elhanan (2 Samuel 21:19) yang membunuh Goliat?


JAWAB :


(Kategori : kesalahan penulis/penyalin ulang)


* 1 Samuel 17:23,50
17:23 Sedang ia berbicara dengan mereka, tampillah maju pendekar itu. Namanya Goliat, orang Filistin dari Gat, dari barisan orang Filistin. Ia mengucapkan kata-kata yang tadi juga, dan Daud mendengarnya.
17:50 Demikianlah Daud mengalahkan orang Filistin itu dengan umban dan batu; ia mengalahkan orang Filistin itu dan membunuhnya, tanpa pedang di tangan.



Pertentangan tentang siapa yang membunuh Goliat (Daud atau Elhanan) timbul karena kesalahan penulis ulang.


* 2 Samuel 21:19
LAI TB, Dan terjadi lagi pertempuran melawan orang Filistin, di Gob; Elhanan bin Yaare-Oregim, orang Betlehem itu, menewaskan Goliat, orang Gat itu, yang gagang tombaknya seperti pesa tukang tenun.
KJV, And there was again a battle in Gob with the Philistines, where Elhanan the son of Jaareoregim, a Bethlehemite, slew the brother of Goliath the Gittite, the staff of whose spear was like a weaver's beam.
NIV, In another battle with the Philistines at Gob, Elhanan son of Jaare-Oregim [a] the Bethlehemite killed Goliath [b] the Gittite, who had a spear with a shaft like a weaver's rod.
Hebrew,
וַתְּהִי־עֹוד הַמִּלְחָמָה בְּגֹוב עִם־פְּלִשְׁתִּים וַיַּךְ אֶלְחָנָן בֶּן־יַעְרֵי אֹרְגִים בֵּית הַלַּחְמִי אֵת גָּלְיָת הַגִּתִּי וְעֵץ חֲנִיתֹו כִּמְנֹור אֹרְגִים׃ ס
Translit, VATEHI-'OD HAMILKHAMAH BEGOV 'IM-PELISYTIM VAYAKH ELKHANAN BEN-YAREI 'ORGIM BE'IT HALAKHMI 'ET GALYAT HAGITI VE'ETS KHANITO KIMNOR 'ORGIM

NIV, Footnotes:
[a] 2 Samuel 21:19 Or son of Jair the weaver
[b] 2 Samuel 21:19 Hebrew and Septuagint; 1 Chron. 20:5 son of Jair killed Lahmi the brother of Goliath


Naskah Masorah, tentu saja ayat ini bertentangan dengan Kitab 1 Samuel dan kisah pertempuran Daud melawan Goliat. Tetapi kita kita melihat 1 Tawarikh 20:5 yang menuliskan kisah yang sama, kita dapat dengan mudah mengetahui alasan yang sesungguhnya :


bandingkan dengan :


* 1 Tawarikh 20:5
LAI TB, Maka terjadilah lagi pertempuran melawan orang Filistin, lalu Elhanan bin Yair menewaskan Lahmi, saudara Goliat, orang Gat itu, yang gagang tombaknya seperti pesa tukang tenun.
KJV, And there was war again with the Philistines; and Elhanan the son of Jair slew Lahmi the brother of Goliath the Gittite, whose spear staff was like a weaver's beam.
NIV, In another battle with the Philistines, Elhanan son of Jair killed Lahmi the brother of Goliath the Gittite, who had a spear with a shaft like a weaver's rod.
Hebrew,
וַתְּהִי־עֹוד מִלְחָמָה אֶת־פְּלִשְׁתִּים וַיַּךְ אֶלְחָנָן בֶּן־ יָעִיר אֶת־לַחְמִי אֲחִי גָּלְיָת הַגִּתִּי וְעֵץ חֲנִיתֹו כִּמְנֹור אֹרְגִים׃
Translit, VATEHI-'OD MILKHAMAH 'ET-PELISYTIM VAYAKH 'ELKHANAN BEN-YA'IR 'ET-LAKHMI AKHI GALYAT HAGITI VE'ETS KHANITO KIMNOR 'ORGIM

Catatan :
Menurut 1 Tawarikh 20:5 Elhanan tidak membunuh Goliat, tetapi Ehanan membunuh Lahmi saudara Goliat


Jika kedua ayat dikaji dari bahasa Ibrani, maka jelas bahwa kisah dalam 1 Tawarikh-lah yang benar dan tepat. Ini bukan semata-mata karena kita tahu bahwa memang Daud lah yang membunuh Goliat, tetapi juga karena faktor bahasa Ibrani.

Ketika penulis menyalin ulang naskah yang mula-mula dapat dipastikan bahwa naskah itu telah buram dan rusak pada bagian kitab 2 Samuel. Akibatnya timbullah dua atau tiga kesalahan (Reff. Archer, Gleason, L., Encyclopedia of Bible Difficulties, 1994 Revised Edition, 1982, Zondervan Publishing House, p 179).

Kesalahan dalam 2 Samuel adalah kesalahan yang bisa dilacak dari juru tulis dalam menyalin ulang kata aslinya. Dan yang dapat dikoreksi melalui teks kitab Tawarikh 20:5.

Penjelasan diatas sekaligus menunjukkan kejujuran dan keterbukaan dari para penulis ulang dan penerjemah (baik orang Yahudi maupun orang Kristen). Walaupun mereka mudah untuk mengubah kesalahan yang terlacak ini, tetapi hal tersebut tidak mereka lakukan, demi menjunjung kebenaran dan otentiknya naskah-naskah yang diturunkan

Pasal diatas memang dapat memberi kesan pertentangan seperti yang dikitik oleh Shabbir, tetapi, kami tidak kawatir untuk menjelaskannya. Ayat ini merupakan contoh yang tepat untuk menunjukkan bahwa manusia dapat saja salah dalam menyalin ulang naskah Papyrus yang telah buram dan rusak, namun Allah tetap menjaga kebenaran ajaranNya.

Kami, orang Kisten dengan senang hati mengakui, bahwa ada "ketidak sempurnaan" dalam penyalinan ulang terhadap PL dan PB. Tetapi hal seperti itu memang diluar kemampuan manusia manapun untuk dihindari, karena menyalin ulang halaman demi halaman dengan tangan secara manual akan menghasilkan kesalahan manusiawi, baik untuk buku suci maupun sekuler. Apalagi kalau naskahnya yang akan dialin itu sudah buram ditelah usia dan cara penyimpanan yang tidak bisa sempurna. Namun, kita tahu bahwa naskah aslinya (yang disebut autographa, yaitu yang diinspirasikan langsung oleh Tuhan kepada penulis Alkitab) tidak akan memiliki kesalahan sedikitpun juga. Tetapi berhubung dokumen-dokumen yang asli telah ditulis pada masa yang amat lampau, maka dokumen tersebut tidak dapat lagi ditampilkan.

Para analis naskah kuno mencatat bahwa setiap orang yang menulis ulang (juru-tulis atau penyalin ulang) cenderung membuat 2 jenis kesalahan dalam penulisan salinan kitab :
Yang pertama berhubungan dengan ejaan nama-nama (apalagi nama-nama aneh dan asing). Dan yang kedua berkenaan denga bilangan-bilangan. Kenyataan bahwa kedua jenis "kesalahan" ini saja yang utamanya muncul dalam salinan Alkitab semakin membuktikan bahwa kesalahan-kesalahan dalam naskah Alkitab hanya dilakukan oleh para penyalin ulang belaka. Jika memang benar bahwa pesan-pesan Alkitab asli-lah yang bertentangan, maka tentulah buktinya dapat ditemukan dalam isi Alkitab itu sendiri.

Yang perlu disadari oleh kita semua adalah bahwa tidak ada satupun perbedaan dalam serentetan salinan ulang Alkitab yang sampai ke tangan kita itu, menggeser atau mengubah doktrin Alkitab itu sendiri. Justru Roh Kudus telah melakukan "campur tangan" dan menjaga agar penyalinan ulang teks Alkitab jangan sampai menggeser ajaran-ajaran doktrinal itu sendiri.

Secara keilmuan, teks Alkitab dalam bahasa Ibrani dan Yunani terbukti amat terpelihara dalam Alkitab, dibawah penyertaan Allah, maka keabsahan dan otoritas Kitab Suci tidak sedikitpun dirusakkan oleh adanya salinan ulang yang "kurang sempurna" dalam bentuknya, bukan dalam isi dan pesan-pesan doktrinalnya.


Penjelasan lebih lengkap, silahkan baca "101 PENJELASAN mengenai TUDUHAN KONTRADIKSI dalam ALKITAB" di 101-penjelasan-mengenai-tuduhan-kontradiksi-dalam-alkitab-vt722.html#p1665




Sumber :
- Archer, Gleason, L., Encyclopedia of Bible Difficulties, 1994 Revised Edition, 1982, Zondervan Publishing House
- Jay Smith, Alex Chowdhry, Toby Jepson, James Schaeffer, 101 Contradictions in the Bible Cleared Up .


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Sun Oct 22, 2006 10:02 am 
Offline
Merdeka dlm Kristus
Merdeka dlm Kristus
User avatar

Joined: Fri Jun 09, 2006 5:20 pm
Posts: 6033
76. Apakah Saul sendiri yang menghunus pedangnya untuk membunuh dirinya (1 Samuel 31:4-6), atau orang Amalek yang melakukannya? (2 Samuel 1:1-16)


JAWAB :


(Kategori : salah membaca ayat)


* 1 Samuel 31:4-6
31:4 Lalu berkatalah Saul kepada pembawa senjatanya: "Hunuslah pedangmu dan tikamlah aku, supaya jangan datang orang-orang yang tidak bersunat ini menikam aku dan memperlakukan aku sebagai permainan." Tetapi pembawa senjatanya tidak mau, karena ia sangat segan. Kemudian Saul mengambil pedang itu dan menjatuhkan dirinya ke atasnya.
31:5 Ketika pembawa senjatanya melihat, bahwa Saul telah mati, ia pun menjatuhkan dirinya ke atas pedangnya, lalu mati bersama-sama dengan Saul.
31:6 Jadi Saul, ketiga anaknya dan pembawa senjatanya, dan seluruh tentaranya sama-sama mati pada hari itu.



* 2 Samuel 1:1-16
1:1 Setelah Saul mati, dan ketika Daud kembali sesudah memukul kalah orang Amalek dan tinggal dua hari di Ziklag,
1:2 maka datanglah pada hari ketiga seorang dari tentara, dari pihak Saul, dengan pakaian terkoyak-koyak dan tanah di atas kepala. Ketika ia sampai kepada Daud, sujudlah ia ke tanah dan menyembah.
1:3 Bertanyalah Daud kepadanya: "Dari manakah engkau?" Jawabnya kepadanya: "Aku lolos dari tentara Israel."
1:4 Bertanyalah pula Daud kepadanya: "Apakah yang terjadi? Coba ceriterakan kepadaku." Jawabnya: "Rakyat telah melarikan diri dari pertempuran; bukan saja banyak dari rakyat yang gugur dan mati, tetapi Saul dan Yonatan, anaknya, juga sudah mati."
1:5 Lalu Daud berkata kepada orang muda yang membawa kabar kepadanya itu: "Bagaimana kauketahui, bahwa Saul dan Yonatan, anaknya, sudah mati?"
1:6 Orang muda yang membawa kabar kepadanya itu berkata: "Kebetulan aku ada di pegunungan Gilboa; maka tampaklah Saul bertelekan pada tombaknya, sedang kereta-kereta dan orang-orang berkuda mengejarnya.
1:7 Ketika menoleh ke belakang, ia melihat aku, lalu memanggil aku; dan aku berkata: Ya tuanku.
1:8 Ia bertanya kepadaku: Siapakah engkau? Jawabku kepadanya: Aku seorang Amalek.
1:9 Lalu katanya kepadaku: Datanglah ke mari dan bunuhlah aku, sebab kekejangan telah menyerang aku, tetapi aku masih bernyawa.
1:10 Aku datang ke dekatnya dan membunuh dia, sebab aku tahu, ia tidak dapat hidup terus setelah jatuh. Aku mengambil jejamang yang ada di kepalanya, dan gelang yang ada pada lengannya, dan inilah dia kubawa kepada tuanku."
1:11 Lalu Daud memegang pakaiannya dan mengoyakkannya; dan semua orang yang bersama-sama dengan dia berbuat demikian juga.
1:12 Dan mereka meratap, menangis dan berpuasa sampai matahari terbenam karena Saul, karena Yonatan, anaknya, karena umat TUHAN dan karena kaum Israel, sebab mereka telah gugur oleh pedang.
1:13 Kemudian bertanyalah Daud kepada orang muda yang membawa kabar itu kepadanya: "Asalmu dari mana?" Jawabnya: "Aku ini anak perantau, orang Amalek."
1:14 Kemudian berkatalah Daud kepadanya: "Bagaimana? Tidakkah engkau segan mengangkat tanganmu memusnahkan orang yang diurapi TUHAN?"
1:15 Lalu Daud memanggil salah seorang dari anak buahnya dan berkata: "Ke mari, paranglah dia." Orang itu memarangnya, sehingga mati.
1:16 Dan Daud berkata kepadanya: "Kautanggung sendiri darahmu, sebab mulutmulah yang menjadi saksi menentang engkau, karena berkata: Aku telah membunuh orang yang diurapi TUHAN."



Perlu diketahui bahwa penulis 1 dan 2 Samuel tidak memusatkan ceriteranya pada orang Amalek. Jadi, dalam kenyataannya Saul sendirilah yang membunuh diri, walau kemudian orang Amalek mencari pujian dengan mengaku seolah dialah yang membunuh Saul. Penulis menuliskan bagaimana Saul mati dan bagaimana orang Amalek menecriterakan kematian Saul.

Kisah orang Amalek bahwa ia sedang di Gunung Gilboa (2 Samuel 1:6) agaknya kurang benar. Ia mungkin datang untuk menjarah barang-barang dari tubuh orang yang sudah mati. Bagaimanapun ia telah ada disana sebelum tentara Filistin tiba dan tidak menemukan mayat Saul sampai keesokan harinya (1 Samuel 31:8 ). Kita tahu bagaimana kesaksian Daud bahwa orang Amalek beranggapan bahwa ia memberitahukan kabar baik tentang kematian Saul (2 Samuel 1:10). Tampaknya ia mendatangi mayat Saul, mengambil mahkota dan kalungnya kemudian mengarang cerita tentang kematian Saul supaya ia mendapat hadiah dari Daud karena telah menewaskan musuhnya. Tetapi rencana jahat orang Amalek ini justru menimbulkan dampak dramatis balik bagi dirinya sendiri.


Sumber :
Jay Smith, Alex Chowdhry, Toby Jepson, James Schaeffer, 101 Contradictions in the Bible Cleared Up


Top
 Profile  
 
 Post subject: Kontradiksi Bahasa Dalam Kejadian 10 dan 11
PostPosted: Mon Nov 20, 2006 7:29 am 
Offline
Merdeka dlm Kristus
Merdeka dlm Kristus
User avatar

Joined: Fri Jun 09, 2006 5:20 pm
Posts: 6033
77. Kejadian 10:5, 20, 31 menulis sudah ada bahasa-bahasa tetapi dalam Kejadian 11:1 ditulis hanya ada 1 bahasa


JAWAB :


* Kejadian 10:5, 20, 31
10:5 Dari mereka inilah berpencar bangsa-bangsa daerah pesisir. Itulah keturunan Yafet, masing-masing di tanahnya, dengan bahasanya sendiri, menurut kaum dan bangsa mereka.
10:20 Itulah keturunan Ham menurut kaum mereka, menurut bahasa mereka, menurut tanah mereka, menurut bangsa mereka.
10:31 Itulah keturunan Sem, menurut kaum mereka, menurut bahasa mereka, menurut tanah mereka, menurut bangsa mereka.



Apakah kontradiksi dengan :


* Kejadian 11:1
Adapun seluruh bumi, satu bahasanya dan satu logatnya.



Kalau dilihat sekilas, sepertinya terdapat kontradiksi, namun kita akan segera mengerti bahwa sebenarnya tidak ada kontradiksi jika kita juga membaca ayat dalam Kejadian 11:6.


* Kejadian 11:6
dan Ia berfirman: "Mereka ini satu bangsa dengan satu bahasa untuk semuanya. Ini barulah permulaan usaha mereka; mulai dari sekarang apa pun juga yang mereka rencanakan, tidak ada yang tidak akan dapat terlaksana.



Jelas bahwa apa yang ditulis dalam pasal 11 ini belum terbentuk bangsa-bangsa, karena semuanya masih satu bangsa dan datu bahasa.

Sedangkan Kitab Kejadian pasal 10 mencatat bangsa-bangsa yang diturunkan oleh ketiga anak-anak Nuh (Yafet, Ham dan Sem). Dalam pasal ini Keluarga Sem disebutkan paling akhir, karena dari keturunan Sem ini mereka akan menajdi bangsa-bangsa yang akan diceritakan dalam perkembangan kisah selanjutnya (Abraham adalah keturunan Sem, sehingga juga ada dikenal istilah Semit, Semitik, Samawi).

Maka penulisan peristiwa antara Kejadian pasal 10 dan Kejadian pasal 11, adalah bukan kejadian yang sifatnya kronologis (berurutan). Kejadian pasal 10 adalah penulisan umum yang menggambarkan perkembangan kemajemukan bangsa-bangsa dan penyebarannya yang berlangsung terus sesudah peristiwa air bah, juga tentang bagaimana keturunan Nuh mulai mendiami bumi kembali dan beranak-cucu. Anak-anak dari Nuh (Yafet, Ham dan Sem) menurunkan berbagai macam ras, ini meliputi seluruh proses sampai pada zaman Abraham. Keturunan-keturunan yang diturunkan dari anak-anak Nuh, yaitu Ham, Sem dan Yafet tentu saja awalnya mereka semua berbicara dalam bahasa yang sama. Namun ada suatu saat manusia menjadi angkuh, mereka ingin meninggikan diri dan melupakan Allah.

Sesudah penulisan umum pada pasal 10 ini, penulis Kitab Kejadian melihat kembali kebelakang episode penting yang terjadi pada awal-awal zaman pasca air bah, yaitu peristiwa kekacauan bahasa sesudah usaha sia-sia untuk mendirikan menara Babel (Kejadian 11:1-9). Peristiwa ini pasti terjadi dalam abad-abad tidak lama sesudah peristiwa air bah. Kita baca lebih lengkap :


* Kejadian 11:1-9 Menara Babel
11:1 Adapun seluruh bumi, satu bahasanya dan satu logatnya.
11:2 Maka berangkatlah mereka ke sebelah timur dan menjumpai tanah datar di tanah Sinear, lalu menetaplah mereka di sana.
11:3 Mereka berkata seorang kepada yang lain: "Marilah kita membuat batu bata dan membakarnya baik-baik." Lalu bata itulah dipakai mereka sebagai batu dan tér gala-gala sebagai tanah liat.
11:4 Juga kata mereka: "Marilah kita dirikan bagi kita sebuah kota dengan sebuah menara yang puncaknya sampai ke langit, dan marilah kita cari nama, supaya kita jangan terserak ke seluruh bumi."
11:5 Lalu turunlah TUHAN untuk melihat kota dan menara yang didirikan oleh anak-anak manusia itu,
11:6 dan Ia berfirman: "Mereka ini satu bangsa dengan satu bahasa untuk semuanya. Ini barulah permulaan usaha mereka; mulai dari sekarang apa pun juga yang mereka rencanakan, tidak ada yang tidak akan dapat terlaksana.
11:7 Baiklah Kita turun dan mengacaubalaukan di sana bahasa mereka, sehingga mereka tidak mengerti lagi bahasa masing-masing."
11:8 Demikianlah mereka diserakkan TUHAN dari situ ke seluruh bumi, dan mereka berhenti mendirikan kota itu.
11:9 Itulah sebabnya sampai sekarang nama kota itu disebut Babel, karena di situlah dikacaubalaukan TUHAN bahasa seluruh bumi dan dari situlah mereka diserakkan TUHAN ke seluruh bumi.



Ayat 1& 2, melukiskan Nuh dan keluarganya turun dari bahtera dengan memiliki satu bahasa dan satu perangkat istilah (yaitu bahasa yang dipakai oleh Nuh sendiri). Ketika keturunan Nuh bertambah, dengan sendirinya mereka melanjutkan bahasa yang sama karena bahasa itu sudah memadai dan mereka kenal. Mereka hidup di lembah Efrat dan sekitarnya, wilayh yang umumnya dipandang sebagai cikal-bakal peradaban.
Sinear dikenal oleh orang Ibrani sebahai nama wilayah di Mesopotamia Utara, untuk mengacu pada seluruh wilayah Mesopotamia. Suku-suku yang mengembara bergerak dari wilayah pegunungan Ararat menuju ke tanah datar Babel yang subur.

Ayat 3&4, Ketika keturunan Nuh bergerak ke arah timur mereka telah menemukan sebuah tempat untuk dijadikan tempat tinggal. Mereka mengambil keputusan untuk mendirikan sebuah kota. Mereka akan mendirikan sebuah menara yang sedemikian tingginya sehingga puncaknya diharapkan dapat menyeentuh "busur langit" diatas mereka. Bangunan raksasa ini akan memberikan keuntungan bagi mereka dengan mana mereka bisa memperoleh kedudukan terhormat di mata manusia dan mungkin juga di mata Allah

Tujuan proyek tersebut ada dua. Pertama, mereka ingin memastikan tentang kekuatan yang bisa timbul dari kesatuan. Kota dan menara itu akan mengikat mereka menjadi kelompok yang kokoh – bahkan tanpa pertolongan Allah sekalipun. Mereka mengatakan : Supaya kita jangan terserak ke seluruh bumi. Disisi yang lain, mereka berniat untuk menjadikan diri mereka terkenal – "marilah kita cari nama". Dosa karena menganggap diri mampu berdiri sendiri dan karena angkuh menguasai pikiran mereka. Mereka ingin memastikan bahwa mereka tidak akan dilupakan orang. Menara itu akan mempersatukan mereka dan memastikan nama mereka diabadikan. Bangunan yang menjulang itu akan merupakan monumen tentang tenaga, keberanian, kepandaian dan kekayaan mereka. Banyak kota yang megah seperti Babel, Sodom, Gomorah, Sidon, Tirus yang mempunyai banyak bangunan-bangunan megah dan dianggap suci. Namun pada saat manusia menolak hukum dan kasih karunia Allah serta meninggikan diri, malapetaka pasti menimpa mereka.

Ayat 5-6, Firman Allah "Mereka ini satu bangsa dengan satu bahasa untuk semuanya", sebagai penunjuk utama bahwa apa yang diceritakan dalam pasal 11 ini pada masa itu belum terbentuk bangsa-bangsa. Ini beda dengan apa yang ditulis pada Kitab Kejadian pasal 10 dimana dalam pasal ini diperincikan bangsa-bangsa yang diturunkan oleh ketiga anak-anak Nuh. Dengan demikian jelas bagi kita bahwa apa yang tertulis dalam pasal 11 ini bukanlah kelanjutan kronologi peristiwa setelah apa yang tertulis dalam pasal 10. Yang terjadi justru sebaliknya, penulis Kitab Kejadian dalam pasal 11 ini menulis flash-back beristiwa sebelum terjadinya bangsa-bangsa.

Ayat 7-9, YHVH memahami keinginan dan rencana mementingkan diri dari orang-orang yang memberontak tsb. Segera Dia bertindak dan mengacaukan rencana mereka yang bodoh itu. Justru terhadap hal yang ingin mereka hindari itulah yang menimpa mereka. Allah turun tangan langsung untuk memastikan bahwa mereka tidak lagi saling mengerti. Kemudian Dia menyebarkan mereka. Menurut beberapa penafsir, Kata BABEL berasal dari kata Ibrani "BALAL" artinya 'mengacaukan', dalam bahasa Aram dikenal dengan kata "BALBEL" dengan arti yang sama yaitu "kekacauan", menunjukkan adanya gangguan khusus yang membuat orang-orang itu sangat kebingungan. Namun ada pendapat beberapa ahli bahasa Ibrani, bahwa kata BABEL, itu artinya adalah "pintu gerbang Allah".

Siapakah yang membangun Menara Babel ini? Kira-kira dari keturunan Nuh dari anak yang mana yang memimpin proyek ini?. Kita bisa melihatnya dari Kejadian 10:6-10. Yosefus, sejarahwan Yahudi (dalam bukunya Antiquities, Buku I, bab 4), mengatakan bahwa mereka ini adalah sejumlah orang yang menngikuti ajakan Nimrod untuk membangun menara.


Dari peristiwa Menara babel yang diceritakan dalam Kejadian 11 mengakibatkan tercerai-berainya manusia menjadi bangsa-bangsa dan bahasa-bahasa. Kitab Kejadian pasal 10 memerincikan bangsa-bangsa yang diturunkan dari anak-anak Nuh (Yafet, Ham dan Sem) :


* Kejadian 10:1-32
10:1 Inilah keturunan Sem, Ham dan Yafet, anak-anak Nuh. Setelah air bah itu lahirlah anak-anak lelaki bagi mereka.
10:2 Keturunan Yafet ialah Gomer, Magog, Madai, Yawan, Tubal, Mesekh dan Tiras.
10:3 Keturunan Gomer ialah Askenas, Rifat dan Togarma.
10:4 Keturunan Yawan ialah Elisa, Tarsis, orang Kitim dan orang Dodanim.
10:5 Dari mereka inilah berpencar bangsa-bangsa daerah pesisir. Itulah keturunan Yafet, masing-masing di tanahnya, dengan bahasanya sendiri, menurut kaum dan bangsa mereka.
10:6 Keturunan Ham ialah Kush, Misraim, Put dan Kanaan.
10:7 Keturunan Kush ialah Seba, Hawila, Sabta, Raema dan Sabtekha; anak-anak Raema ialah Syeba dan Dedan.
10:8 Kush memperanakkan Nimrod; dialah yang mula-mula sekali orang yang berkuasa di bumi;
10:9 ia seorang pemburu yang gagah perkasa di hadapan TUHAN, sebab itu dikatakan orang: "Seperti Nimrod, seorang pemburu yang gagah perkasa di hadapan TUHAN."
10:10 Mula-mula kerajaannya terdiri dari Babel, Erekh, dan Akad, semuanya di tanah Sinear.
10:11 Dari negeri itu ia pergi ke Asyur, lalu mendirikan Niniwe, Rehobot-Ir, Kalah
10:12 dan Resen di antara Niniwe dan Kalah; itulah kota besar itu.
10:13 Misraim memperanakkan orang Ludim, orang Anamim, orang Lehabim, orang Naftuhim,
10:14 orang Patrusim, orang Kasluhim dan orang Kaftorim; dari mereka inilah berasal orang Filistin.
10:15 Kanaan memperanakkan Sidon, anak sulungnya, dan Het,
10:16 serta orang Yebusi, orang Amori dan orang Girgasi;
10:17 orang Hewi, orang Arki, orang Sini,
10:18 orang Arwadi, orang Semari dan orang Hamati; kemudian berseraklah kaum-kaum orang Kanaan itu.
10:19 Daerah orang Kanaan adalah dari Sidon ke arah Gerar sampai ke Gaza, ke arah Sodom, Gomora, Adma dan Zeboim sampai ke Lasa.
10:20 Itulah keturunan Ham menurut kaum mereka, menurut bahasa mereka, menurut tanah mereka, menurut bangsa mereka.
10:21 Lahirlah juga anak-anak bagi Sem, bapa semua anak Eber serta abang Yafet.
10:22 Keturunan Sem ialah Elam, Asyur, Arpakhsad, Lud dan Aram.
10:23 Keturunan Aram ialah Us, Hul, Geter dan Mas.
10:24 Arpakhsad memperanakkan Selah, dan Selah memperanakkan Eber.
10:25 Bagi Eber lahir dua anak laki-laki; nama yang seorang ialah Peleg, sebab dalam zamannya bumi terbagi, dan nama adiknya ialah Yoktan.
10:26 Yoktan memperanakkan Almodad, Selef, Hazar-Mawet dan Yerah,
10:27 Hadoram, Uzal dan Dikla,
10:28 Obal, Abimael dan Syeba,
10:29 Ofir, Hawila dan Yobab; itulah semuanya keturunan Yoktan.
10:30 Daerah kediaman mereka terbentang dari Mesa ke arah Sefar, yaitu pegunungan di sebelah timur.
10:31 Itulah keturunan Sem, menurut kaum mereka, menurut bahasa mereka, menurut tanah mereka, menurut bangsa mereka.
10:32 Itulah segala kaum anak-anak Nuh menurut keturunan mereka, menurut bangsa mereka. Dan dari mereka itulah berpencar bangsa-bangsa di bumi setelah air bah itu.


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Sun Jan 07, 2007 5:14 pm 
Offline
Merdeka dlm Kristus
Merdeka dlm Kristus
User avatar

Joined: Fri Jun 09, 2006 5:20 pm
Posts: 6033
78. Dalam 8:30 tertulis anak sulungnya adalah Abdon, Zur, Kish, Ball dan Nadab. Tetapi dalam 9:36 telah muncul 1 nama lagi yaitu Ner. Kenapa Ner baru disebut di 9:36? Lalu kemana Ner di 8:30? Diculik?

1Tawarikh
8:29 Tetapi di Gibeon diam bapa Gibeon, yakni Yeiel, dan nama isterinya ialah Maakha.
8:30 Anak sulungnya ialah Abdon, lalu Zur, Kish, Baal, Nadab,
versus
9:35. Di Gibeon diam bapa Gibeon, yakni Yeiel, dan nama isterinya ialah Maakha.
9:36 Anak sulungnya ialah Abdon, lalu Zur, Kish, Baal, Ner, Nadab,



JAWAB :


Sebenarnya tidak ada masalah pada kedua pasal tersebut. Penuduh sengaja tidak menyertakan ayat 33 pada pasal yang ke-8 ini.
Supaya jelas kita baca ayat-ayatnya secara urut (bukan asal comot) dan membaca ayat-ayatnya dengan lebih lengkap :


* 1 Tawarikh 8:29-33
8:29 Tetapi di Gibeon diam bapa Gibeon, yakni Yeiel, dan nama isterinya ialah Maakha.
8:30 Anak sulungnya ialah Abdon (1), lalu Zur (2), Kish (3), Baal (4), Nadab (5),
8:31 Gedor (6), Ahyo (7), Zekher (8)
8:32 dan Miklot (9) yang memperanakkan Simea. Juga mereka ini pergi diam berdekatan dengan saudara-saudara mereka di Yerusalem bersama-sama saudara mereka yang lain.
8:33 Ner (10) memperanakkan Kish; Kish memperanakkan Saul; Saul memperanakkan Yonatan, Malkisua, Abinadab dan Esybaal.


Bandingkan dengan :


* 1 Tawarikh 9:35-39
9:35 Di Gibeon diam bapa Gibeon, yakni Yeiel, dan nama isterinya ialah Maakha.
9:36 Anak sulungnya ialah Abdon (1), lalu Zur (2), Kish (3), Baal (4), Ner (5), Nadab (6),
9:37 Gedor (7), Ahyo (8), Zakharia (9) dan Miklot (10).
9:38 Miklot memperanakkan Simeam. Juga mereka ini pergi diam berdekatan dengan saudara-saudara mereka di Yerusalem bersama-sama saudara mereka yang lain.
9:39 Ner (5) memperanakkan Kish; Kish memperanakkan Saul; Saul memperanakkan Yonatan, Malkisua, Abinadab dan Esybaal.


Nama Ner ada dalam 1 Tawarikh pasal 8 sebagaimana juga dicatat dalam pasal 9. Ayat-ayat diatas menulis garis silsilah Saul, Raja pertama Israel yang dari suku Benyamin (1050-1010 sM).

Pada pasal 8 ayat 29 s/d 32 menulis nama-nama saudara-saudara dari Ner. Sehingga nama Ner ditaruh pada urutan yang terakhir (urutan ke-10, ayat 33). Ini bukan berarti Ner adalah anak yang bungsu, tetapi hal ini dimaksudkan bahwa dari keturunan Ner inilah Saul, Raja pertama Israel ini dilahirkan.

Kemudian pada pasal 9 silsilah tersebut diulang kembali sesuai urutannya, nama Ner ditaruh pada urutan ke-5, dan ini untuk menunjukkan bahwa Ner sebenarnya adalah anak yang ke-5 dari Yeiel (alias Abiel, 1 Samuel 9:1; 14:51). Maka, dalam pasal 9 ini nama anak-anak dari Yeiel ditulis sesuai sesuai urutan kelahirannya.

Tidak ada yang perlu dipermasalahkan untuk menuruti kemauan penuduh tentang bagaimana orang Israel menulis silsilahnya.
Kedua pasal tersebut sepakat menunjukkan bahwa Ner adalah kakek dari Saul, maka tidak ada kontradiksi!.



Blessings in Christ,
BP
January 7, 2007


Top
 Profile  
 
 Post subject: 79. Anak siapakah Zakharia ?
PostPosted: Thu Jan 11, 2007 10:50 am 
Offline
Merdeka dlm Kristus
Merdeka dlm Kristus
User avatar

Joined: Fri Jun 09, 2006 5:20 pm
Posts: 6033
79. Anak siapakah Zakharia ?
a. Anak Berekhya (Matius 23: 35)
b. Anak imam Yoyada (II Tawarikh 24: 20)



JAWAB :


* Matius 23:35
supaya kamu menanggung akibat penumpahan darah orang yang tidak bersalah mulai dari Habel, orang benar itu, sampai kepada Zakharia anak Berekhya, yang kamu bunuh di antara tempat kudus dan mezbah.


Versus

* 2 Tawarikh 24:20
Lalu Roh Allah menguasai Zakharia, anak imam Yoyada. Ia tampil di depan rakyat, dan berkata kepada mereka: "Beginilah firman Allah: Mengapa kamu melanggar perintah-perintah TUHAN, sehingga kamu tidak beruntung? Oleh karena kamu meninggalkan TUHAN, Ia pun meninggalkan kamu!"



-----


Dalam Alkitab, ada 28 orang menjandang nama Zakharia. Kebanyakan dari mereka disebut hanya satu atau dua kali, termasuk raja terakhir dari garis keturunan Yehu yang juga bernama Zakharia :


* 2 Raja 14:29; 15:8,11
14:29 Kemudian Yerobeam mendapat perhentian bersama-sama dengan nenek moyangnya, raja-raja Israel. Maka Zakharia, anaknya, menjadi raja menggantikan dia.
15:8 Dalam tahun ketiga puluh delapan zaman Azarya, raja Yehuda, Zakharia, anak Yerobeam, menjadi raja atas Israel di Samaria. Ia memerintah enam bulan lamanya.
15:11 Selebihnya dari riwayat Zakharia, sesungguhnya semuanya itu tertulis dalam kitab sejarah raja-raja Israel.


Yang paling dikenal memang Nabi Zakharia yang menulis Kitab Zakharia sbb :


* Zakharia 1:1,7
1:1 Dalam bulan yang kedelapan pada tahun kedua zaman Darius datanglah firman TUHAN kepada nabi Zakharia bin Berekhya bin Ido, bunyinya:
1:7 Pada hari yang kedua puluh empat dari bulan yang kesebelas -- itulah bulan Syebat -- pada tahun yang kedua zaman Darius datanglah firman TUHAN kepada nabi Zakharia bin Berekhya bin Ido, bunyinya:


Ada lagi Zakharia anak anak iman Yoyada ini diceritakan dalam :


* 2 Tawarikh 24:20-22
24:20 Lalu Roh Allah menguasai Zakharia, anak imam Yoyada. Ia tampil di depan rakyat, dan berkata kepada mereka: "Beginilah firman Allah: Mengapa kamu melanggar perintah-perintah TUHAN, sehingga kamu tidak beruntung? Oleh karena kamu meninggalkan TUHAN, Ia pun meninggalkan kamu!"
24:21 Tetapi mereka mengadakan persepakatan terhadap dia, dan atas perintah raja mereka melontari dia dengan batu di pelataran rumah TUHAN.
24:22 Raja Yoas tidak mengingat kesetiaan yang ditunjukkan Yoyada, ayah Zakharia itu, terhadap dirinya. Ia membunuh anak Yoyada itu, yang pada saat kematiannya berseru: "Semoga TUHAN melihatnya dan menuntut balas!"



Dalam Kitab Perjanjian Baru ada juga imam yang bernama Zakharia, dia adalah ayah dari Yohanes pembabtis.


* Lukas 1:5
"Pada zaman Herodes, raja Yudea, adalah seorang imam yang bernama Zakharia dari rombongan Abia. Isterinya juga berasal dari keturunan Harun, namanya Elisabet."




Dengan demikian Nabi Zakharia bin Berekhya adalah orang yang berbeda dengan Zakharia anak iman Yoyada.


Masih ada lagi Zakharia yang lain, ditulis di :


* Yesaya 8:2
Maka aku memanggil dua saksi yang dapat dipercaya, yaitu imam Uria dan Zakharia bin Yeberekhya.



Dan masih ada Zakharia-Zakharia yang lain.


Maka, penuduh sendirilah yang "bingung" terhadap tokoh-tokoh Alkitab yang ber-nama sama. Maka, tidak ada kontradiksi!


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Wed Jan 17, 2007 4:56 pm 
Offline
Merdeka dlm Kristus
Merdeka dlm Kristus
User avatar

Joined: Fri Jun 09, 2006 5:20 pm
Posts: 6033
80. Kenalkah Saul dengan Daud ketika Daud melawan Goliat ?
a. Sangat kenal (I Samuel 16: 19-23)
b. Tidak kenal sama sekali (I Samuel 17: 55-58 )



JAWAB :


* 1 Samuel 16:19-23
16:19 Kemudian Saul mengirim suruhan kepada Isai dengan pesan: "Suruhlah kepadaku anakmu Daud, yang ada pada kambing domba itu."
16:20 Lalu Isai mengambil seekor keledai yang dimuati roti, sekirbat anggur dan seekor anak kambing, maka dikirimkannyalah itu kepada Saul dengan perantaraan Daud, anaknya.
16:21 Demikianlah Daud sampai kepada Saul dan menjadi pelayannya. Saul sangat mengasihinya, dan ia menjadi pembawa senjatanya.
16:22 Sebab itu Saul menyuruh orang kepada Isai mengatakan: "Biarkanlah Daud tetap menjadi pelayanku, sebab aku suka kepadanya."
16:23 Dan setiap kali apabila roh yang dari pada Allah itu hinggap pada Saul, maka Daud mengambil kecapi dan memainkannya; Saul merasa lega dan nyaman, dan roh yang jahat itu undur dari padanya.


versus


* 1 Samuel 17:55-58
17:55 Ketika Saul melihat Daud pergi menemui orang Filistin itu, berkatalah ia kepada Abner, panglima tentaranya: "Anak siapakah orang muda itu, Abner?" Jawab Abner: "Demi tuanku hidup, ya raja, sesungguhnya aku tidak tahu."
17:56 Kemudian raja berkata: "Tanyakanlah, anak siapakah orang muda itu."
17:57 Ketika Daud kembali sesudah mengalahkan orang Filistin itu, maka Abner memanggilnya dan membawanya menghadap Saul, sedang kepala orang Filistin itu masih ada di tangannya.
17:58 Kata Saul kepadanya: "Anak siapakah engkau, ya orang muda?" Jawab Daud: "Anak hamba tuanku, Isai, orang Betlehem itu."



Memang benar bahwa Daud telah diperkenalkan kepada Saul (1 Samuel 16:18 ) sebagai "salah seorang anak laki-laki dari Isai, orang Betlehem itu, yang pandai main kecapi. Ia seorang pahlawan yang gagah perkasa, seorang prajurit yang pandai bicara, elok perawakannya". Tetapi harus diperhatikan pula bahwa sebelum perangnya dengan Goliat, Daud hanya mempertunjukkan kecakapan seninya kepada Raja Saul, kemudian Daud diperkenankan pulang ke Betlehem.

Adalah sangat realistis jika Raja Saul melihat Daud dari sudut yang sama sekali baru dan menunjukkan perhatian besar kepada latar belakang Daud. Tampak bahwa Panglima Abner sebelumnya tidak mengenal Daud kecuali sebagai seorang pemain kecapi, karena itu dia bahkan tidak mengenal nama Isai (1 Samuel 17:55).

Ketika mula-mula Daud diperkenalkan ke istana sebagai pemusik yang bisa menghibur, Abner tidak terlibat disana (1 Samuel 16:18 ); sebaliknya "salah seorang hamba" Saul (yakni seorang bujang dari pegawai istana) yang telah menyebut nama Isai untuk Saul.

Tetapi perhatian Saul menyala kembali ini bukan hanya terhadap nama ayah Daud – meskipun itu adalah pertanyaan awalnya. Sangat jelas bahwa Saul ingin mengetahui apakah di rumah Daud masih ada pemuda yangs eperti dia; ini sejalan dengan kebijaksanaan baku yang dikemukakan dalam 1 Samuel 14:52 "Dan semua pahlawan dan orang gagah perkasa, yang dilihat Saul, dikumpulkannya kepadanya". Artinya, Saul berniat membentuk suatu regu pengawal pilihan dari antara prajurit yang tangguh, dan dia melihat dalam diri Daud jalan yang menjanjikan untuk mendapatkan lebih banyak lagi tentara yang seperti dia. Dari 1 Samuel 18:1 kita diberitahu bahwa Daud kemudian melakukan pembicaraan yang cukup panjang dengan Saul, lebih daripada sekadar menunjukkan nama ayahnya.

Jadi, kita melihat bahwa jika kita memandang 2 episode itu menurut konteks dan situasinya masing-masing, ternyata episode-episode itu sangat sesuai dengan kenyataan dan sebenarnya tidak terdapat kontradiksi diantara mereka.



Sumber :
- Archer, Gleason, L., Encyclopedia of Bible Difficulties, 1994 Revised Edition, 1982, Zondervan Publishing House, p. 295-296


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Wed Jan 17, 2007 8:18 pm 
Offline
Merdeka dlm Kristus
Merdeka dlm Kristus
User avatar

Joined: Fri Jun 09, 2006 5:20 pm
Posts: 6033
81. Berapa Daud membayar barang peternakan ?
a. 50 syikal perak (II Samuel 24: 24)
b. 600 syikal emas (I Tawarikh 21: 22-25)



JAWAB :


* 2 Samuel 24:24
LAI TB, Tetapi berkatalah raja kepada Arauna: "Bukan begitu, melainkan aku mau membelinya dari padamu dengan membayar harganya, sebab aku tidak mau mempersembahkan kepada TUHAN, Allahku, korban bakaran dengan tidak membayar apa-apa." Sesudah itu Daud membeli tempat pengirikan dan lembu-lembu itu dengan harga lima puluh syikal perak.
KJV, And the king said unto Araunah, Nay; but I will surely buy it of thee at a price: neither will I offer burnt offerings unto the LORD my God of that which doth cost me nothing. So David bought the threshingfloor and the oxen for fifty shekels of silver.
Hebrew,
וַיֹּאמֶר הַמֶּלֶךְ אֶל־אֲרַוְנָה לֹא כִּי־קָנֹו אֶקְנֶה מֵאֹותְךָ בִּמְחִיר וְלֹא אַעֲלֶה לַיהוָה אֱלֹהַי עֹלֹות חִנָּם וַיִּקֶן דָּוִד אֶת־הַגֹּרֶן וְאֶת־הַבָּקָר בְּכֶסֶף שְׁקָלִים חֲמִשִּׁים׃
Translit, VAYOMER HAMELEKH 'EL-ARAVNAH LO' KI-QANO 'EQNEH ME'OTKHA BIMKHIR VELO' 'A'ALEH LAYEHOVAH 'ELOHAY 'OLOT KHINAM VAYIQEN DAVID 'ET-HAGOREN VE'ET-HABAQAR BEKHESEF SYEKALIM KHAMISYIM


versus


* 1 Tawarikh 21:25
LAI TB, Maka Daud memberikan kepada Ornan sebagai bayaran tempat itu emas seberat enam ratus syikal.
KJV, So David gave to Ornan for the place six hundred shekels of gold by weight.
Hebrew,
וַיִּתֵּן דָּוִיד לְאָרְנָן בַּמָּקֹום שִׁקְלֵי זָהָב מִשְׁקָל שֵׁשׁ מֵאֹות׃
Translit, VAYITEN DAVID LE'ARNAN BAMAQOM SYIQLEI ZAHAV MISYQAL SYESY ME'OT


Catatan dalam 2 Samuel 24:24 menunjuk kepada pembayaran harga secara langsung yang dilakukan Raja Daud kepada Arauna (atau "Ornan") untuk 2 ekor lembu dan eretan-eretan pengirik serta perkakas lembu milik orang Yebusi yang menggunakannya saat Daud mengungjunginya. Persisnya ucapan Daud dalam ayat 21 sebagai berikut "Untuk membeli tempat pengirikan ini dari padamu dengan maksud mendirikan mezbah bagi TUHAN". tempat pengirikan umumnya adalah suatu lokasi dengan luas yang sedang-sedang, biasanya lebarnya tidak lebih dari 30 atau 40 kaki. Harga pasar dari 2 ekor lembu dan perkakas (eretannya) jarang sekali melebihi nila 50 syikal perak berdasarkan nilai pasar yang berlaku waktu itu.

Tetapi dalam 1 Tawarikh 21:25 kita diberitahu bahwa Daud membayar harga yang jauh lebih tinggi, yaitu 600 syikal emas yang kemungkinan nilainya adalah 180 kali 50 syikal perak. Tetapi rupanya angka dalam kitab Tawarikh ini mencakup bukan hanya harga lembu dan eretannya, melainkan juga seluruh tempat tersebut. Kata-kata dalam bahasa Ibraninya adalah "VAYITEN....BAMAQOM" ("maka Daud memberikan… sebagai pembayaran tempat itu") tampaknya jauh lebih inklusif ketimbang sekadar tempat pengirikan. Dalam sejarah kuno, baik pada abad ke-5 sM maupun pada zaman lain, mustahil sebuah tempat pengirikan berharga 600 syikal emas. Karena itu, lebih tepat jika kita menyimpulkan bahwa Ornan ini memiliki seluruh wilayah Gunung Moria.

Lahan seperti Gunung Moria yang membentang 1,600 kaki pada ketinggian yang dari sana dengan nyaman bias melihat kebawah tersebut merupakan lahan yang sangat bernilai, yaitu dengan mudah kita bisa mengerti jika harganya adalah 600 syikal emas. Keuntungan memperoleh lahan yang cukup luas bagi lokasi Bait Suci pasti menarik bagi Raja Daud, yaitu setelah dia melihat kawasan tenpat pengirikan itu dan menyadari betapa untungnya jika mengkhususkan seluruh puncak bukit itu untuk tujuan-tujuan keagamaan dan pemerintahan.
Kemungkinan dalam transaksi yang agak belakangan dengan Ornan barulah Daud membayarnya dengan harga yang jauh lebih tinggi untuk seluruh lahan tersebut, dan penulis kitab Tawarikh merasa cocok untuk mencatat seluruh transaksi ini dipandang dari sudut hasil akhirnya.



Sumber :
- Archer, Gleason, L., Encyclopedia of Bible Difficulties, 1994 Revised Edition, 1982, Zondervan Publishing House, p. 321


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Fri Feb 16, 2007 12:48 pm 
Offline
Merdeka dlm Kristus
Merdeka dlm Kristus
User avatar

Joined: Fri Jun 09, 2006 5:20 pm
Posts: 6033
82. Murka Tuhan Hanya Sesaat: "Sebab sesaat saja Ia (Tuhan) murka, ..." (Injil - Maz-mur 30: 6*)
Bertentangan dengan:
"Sebab itu bangkitlah murka Tuhan kepada orang Israel, sehingga Ia membuat mereka mengembara di padang gurun empat puluh tahun lamanya, ..." (Injil - Bilangan 32: 13).



Koreksi : Injil Mazmur, Injil Bilangan, ke dua kitab tersebut bukan Injil.


JAWAB :


Kita sebagai manusia tentu tidak dapat mengukur Waktu Tuhan adalah setara dengan Waktu Manusia

Jangka waktu 40tahun itu lama, indeed!
tapi bisa juga diartikan sesaat, Apalagi dalam jangka waktu 40tahun itu bani Israel sedang dimurnikan!

Sebab ada ungkapan : "………dihadapan Tuhan satu hari sama seperti seribu tahun dan seribu tahun sama seperti satu hari" (Mazmur 90:4); "Akan tetapi, saudara-saudaraku yang kekasih, yang satu ini tidak boleh kamu lupakan, yaitu, bahwa di hadapan Tuhan satu hari sama seperti seribu tahun dan seribu tahun sama seperti satu hari" (2 Petrus 3:8 ).

"Ungkapan Murka Tuhan hanya sesaat" yang ditulis Raja Daud adalah menggambarkan "Murka Tuhan yang tidak kekal" artinya TUHAN masih mau memberikan waktu dan kesempatan bagi manusia untuk bertobat. Manusia kembali ke jalan Tuhan dan saat itulah Tuhan tidak murka lagi.

Dalam hal ini anda mengatakan jangka waktu pembuangan Bani Israel ke padang gurun adalah 40tahun lamanya. Tapi ingatlah pada masa-masa itu Bani Israel sedang diajar dan dari sanalah muncul seorang Pemimpin dan Nabi Besar dengan kelahiran bermacam-macam hukum dan kitab yang dikenal dengan Taurat.

Jadi Tidak ada kontradiksi.


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Sat Feb 17, 2007 6:55 pm 
Offline
Merdeka dlm Kristus
Merdeka dlm Kristus
User avatar

Joined: Fri Jun 09, 2006 5:20 pm
Posts: 6033
84. MAZMUR 100:5 VS 1 SAMUEL 15:3.

Dalam Mazmur TERTULIS, "kasih setia Tuhan untuk selamanya", TETAPI dalam 1 Samuel, "jangan ada belas kasihan kepada orang Amalek, tetapi bunuhlah semuanya, baik itu laki-laki, perempuan, anak-anak, bayi yang masih menyusu, lembu, domba, maupun keledai".



JAWAB :


* Mazmur 100:5
Sebab TUHAN itu baik, kasih setia-Nya untuk selama-lamanya, dan kesetiaan-Nya tetap turun-temurun.


Versus :

* 1 Samuel 15:3
Jadi pergilah sekarang, kalahkanlah orang Amalek, tumpaslah segala yang ada padanya, dan janganlah ada belas kasihan kepadanya. Bunuhlah semuanya, laki-laki maupun perempuan, kanak-kanak maupun anak-anak yang menyusu, lembu maupun domba, unta maupun keledai."



-----


Coba bandingkan dengan ayat-ayat ini :


* Qs. 2:191,
Dan bunuhlah mereka di mana saja kamu jumpai mereka, dan usirlah mereka dari tempat mereka telah mengusir kamu (Mekah); dan fitnah itu lebih besar bahayanya dari pembunuhan, dan janganlah kamu memerangi mereka di Masjidilharam, kecuali jika mereka memerangi kamu di tempat itu. Jika mereka memerangi kamu (di tempat itu), maka bunuhlah mereka. Demikianlah balasan bagi orang-orang kafir.

http://quran.al-islam.com/Targama/DispT ... =191&t=ind


* Q.S. 4:89,
Mereka ingin supaya kamu menjadi kafir sebagaimana mereka telah menjadi kafir, lalu kamu menjadi sama (dengan mereka). Maka janganlah kamu jadikan di antara mereka penolong-penolong (mu), hingga mereka berhijrah pada jalan Allah. Maka jika mereka berpaling, tawan dan bunuhlah mereka di mana saja kamu menemuinya, dan janganlah kamu ambil seorang pun di antara mereka pelindung, dan jangan (pula) menjadi penolong,

http://quran.al-islam.com/Targama/DispT ... a=89&t=ind


* Q.S. 4:91,
Kelak kamu akan dapati (golongan-golongan) yang lain, yang bermaksud supaya mereka aman daripada kamu dan aman (pula) dari kaumnya. Setiap mereka diajak kembali kepada fitnah (syirik), mereka pun terjun ke dalamnya. Karena itu jika mereka tidak membiarkan kamu dan (tidak) mau mengemukakan perdamaian kepadamu, serta (tidak) menahan tangan mereka (dari memerangimu), maka tawanlah mereka dan bunuhlah mereka di mana saja kamu menemui mereka, dan merekalah orang-orang yang Kami berikan kepadamu alasan yang nyata (untuk menawan dan membunuh) mereka.

http://quran.al-islam.com/Targama/DispT ... a=91&t=ind


* Q.S. 9:5,
Apabila sudah habis bulan-bulan Haram itu, maka bunuhlah orang-orang musyrikin itu di mana saja kamu jumpai mereka, dan tangkaplah mereka. Kepunglah mereka dan intailah di tempat pengintaian. Jika mereka bertobat dan mendirikan salat dan menunaikan zakat, maka berilah kebebasan kepada mereka untuk berjalan. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

http://quran.al-islam.com/Targama/DispT ... ya=5&t=ind


* Q.S. 33:26,
Dan Dia menurunkan orang-orang Ahli Kitab (Bani Quraizhah) yang membantu golongan-golongan yang bersekutu dari benteng-benteng mereka, dan Dia memasukkan rasa takut dalam hati mereka. Sebahagian mereka kamu bunuh dan sebahagian yang lain kamu tawan.

http://quran.al-islam.com/Targama/DispT ... a=26&t=ind


Menurut tafsiran, sesudah golongan-golongan yang bersekutu itu kocar-kacir, maka Allah memerintahkan Muhammad untuk menghancurkan Bani Quraizhah (Ahli Kitab) dan menghalau mereka dari benteng-benteng mereka. Kemudian seluruh laki-laki yang ikut berperang dibunuh, perempuan dan anak-anak ditawan.


Apa bedanya dengan 1 Samuel 15:3 di atas?


Mengapa terkesan Tuhan sangat kejam dalam ayat tersbut?

Kita harus menyadari mengapa kemarahan Tuhan begitu besar sehingga menggunakan tangan orang Israel untuk menghukum mereka. Orang-orang ini hidup dalam kondisi yang masih sangat berdosa di mana kejahatan mereka begitu besar, mereka menyembah berhala dan sangat menghujat Tuhan, dan bahkan dalam ibadat mereka, mereka sering mengorbankan anak-anak.

Namun dalam Perjanjian Lama, hukuman Tuhan ini tidak hanya dilakukan terhadap musuh-musuh Israel, namun juga secara adil terhadap orang Israel sendiri bila mereka menjadi musuh Tuhan seperti dalam kasus 'Penyembahan Berhala Lembu Emas' (Keluaran 32). Juga hal-hal yang tertulis pada ayat-ayat dibawah ini :


* Ulangan 29:16-20
29:16 Sebab kamu ini tahu, bagaimana kita diam di tanah Mesir dan bagaimana kita berjalan dari tengah-tengah segala bangsa yang negerinya kamu lalui,
29:17 dan kamu sudah melihat dewa kejijikan dan berhala mereka, yakni kayu dan batu, emas dan perak itu, yang ada terdapat pada mereka.
29:18 Sebab itu janganlah di antaramu ada laki-laki atau perempuan, kaum keluarga atau suku yang hatinya pada hari ini berpaling meninggalkan TUHAN, Allah kita, untuk pergi berbakti kepada allah bangsa-bangsa itu; janganlah di antaramu ada akar yang menghasilkan racun atau ipuh.
29:19 Tetapi apabila seseorang pada waktu mendengar perkataan sumpah serapah ini menyangka dirinya tetap diberkati, dengan berkata: Aku akan selamat, walaupun aku berlaku degil -- dengan demikian dilenyapkannya baik tanah yang kegenangan maupun yang kekeringan --
29:20 maka TUHAN tidak akan mau mengampuni orang itu, tetapi murka dan cemburu TUHAN akan menyala atasnya pada waktu itu; segenap sumpah serapah yang tertulis dalam kitab ini akan menghinggapi dia, dan TUHAN akan menghapuskan namanya dari kolong langit.
Dalam ayat-ayat tersebut diucapkan kutukan menentang penyembahan berhala, atau perzinahan rohani. Suku Israel yang berpaling kepada penyembahan berhala namanya dihapus.


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Sun Feb 18, 2007 4:33 am 
Offline
Merdeka dlm Kristus
Merdeka dlm Kristus
User avatar

Joined: Fri Jun 09, 2006 5:20 pm
Posts: 6033
85. KEJADIAN 8:21 VS 1 SAMUEL 6:19 & MARKUS 5:12-13.

Dalam Kejadian, firman Tuhan TERTULIS, "...Aku takkan membinasakan lagi segala yang hidup seperti yang telah Kulakukan", TETAPI dalam 1 Samuel, "Tuhan membunuh 50.070 orang karena melihat tabut Tuhan", dan dalam Markus, Tuhan Yesus membunuh sekitar 2.000 babi untuk menyembuhkan seorang yang kerasukan roh-roh jahat".



JAWAB :


* Kejadian 8:21
LAI TB, Ketika TUHAN mencium persembahan yang harum itu, berfirmanlah TUHAN dalam hati-Nya: "Aku takkan mengutuk bumi ini lagi karena manusia, sekalipun yang ditimbulkan hatinya adalah jahat dari sejak kecilnya, dan Aku takkan membinasakan lagi segala yang hidup seperti yang telah Kulakukan.
KJV, And the LORD smelled a sweet savor; and the LORD said in his heart, I will not again curse the ground any more for man's sake; for the imagination of man's heart is evil from his youth; neither will I again smite any more every thing living, as I have done.
Hebrew,
וַיָּרַח יְהוָה אֶת־רֵיחַ הַנִּיחֹחַ וַיֹּאמֶר יְהוָה אֶל־לִבֹּו לֹא־אֹסִף לְקַלֵּל עֹוד אֶת־הָאֲדָמָה בַּעֲבוּר הָאָדָם כִּי יֵצֶר לֵב הָאָדָם רַע מִנְּעֻרָיו וְלֹא־אֹסִף עֹוד לְהַכֹּות אֶת־כָּל־חַי כַּאֲשֶׁר עָשִׂיתִי׃
Translit, VAYARAKH YEHOVAH (baca 'ADONAY) 'ET-REI'AKH HANIKHO'AKH VAYOMER YEHOVAH 'EL-LIBO' LO' 'OSIF LEQALEL 'OD 'ET-HA'ADAMAH BA'AVUR HA'ADAM KI YETSER LEV HA'ADAM RA MINURAV VELO'-'OSIF 'OD LEHAKOT 'ET-KOL-KHAI KA'ASYER 'ASITI


Versus


* 1 Samuel 6:19
LAI TB, Dan Ia membunuh beberapa orang Bet-Semes, karena mereka melihat ke dalam tabut TUHAN; Ia membunuh tujuh puluh orang dari rakyat itu. Rakyat itu berkabung, karena TUHAN telah menghajar mereka dengan dahsyatnya
LAI TL, Hata, maka dipalu Tuhan akan orang Bait-Semes sebab mereka itu sudah mengintai ke dalam tabut Tuhan, bahkan, dipalu-Nya dari pada mereka itu tujuh puluh orang dari lima puluh ribu orang. Maka pada masa itu merataplah orang banyak, sebab dipalu Tuhan di antara mereka itu dengan palu yang besar.
KJV, And he smote the men of Bethshemesh, because they had looked into the ark of the LORD, even he smote of the people fifty thousand and threescore and ten men: and the people lamented, because the LORD had smitten many of the people with a great slaughter.
Hebrew,
וַיַּךְ בְּאַנְשֵׁי בֵית־שֶׁמֶשׁ כִּי רָאוּ בַּאֲרֹון יְהוָה וַיַּךְ בָּעָם שִׁבְעִים אִישׁ חֲמִשִּׁים אֶלֶף אִישׁ וַיִּתְאַבְּלוּ הָעָם כִּי־הִכָּה יְהוָה בָּעָם מַכָּה גְדֹולָה ׃
Translit, VAYAKH BE'ANSYEI VE'IT-SYEMESY KI RA'U BA'ARON YEHOVAH (baca 'ADONAY) VAYAKH BA'AM {people} SYIVIM {seventy} 'ISY {man} KHAMISYIM {fifty/ a multiple of fifty (with other numbers) } 'ELEF {thousand} 'ISY {man} VAYITABLU HA'AM KI-HIKA YEHOVAH (baca 'ADONAY) BA'AM MAKAH GEDOLAH
Terjemahan Hebrew Tanakh : And He smote of the men of Beth-shemesh, because they had gazed upon the ark of the LORD, even He smote of the people seventy men, and fifty thousand men; and the people mourned, because the LORD had smitten the people with a great slaughter.


-----


Konteks janji "tidak menghukum" dalam Kejadian 8:21 berbeda dengan penghukuman yang dicatat dalam 1 Samuel 6:19.
Orang-orang yang mati yang dicatat dalam 1 Samuel 6:19 ini akibat dari melanggar hukum yang terdapat dalam :


* Bilangan 4:20
Tetapi janganlah orang Kehat masuk ke dalam untuk melihat barang-barang kudus itu walau sesaat pun, nanti mereka mati."



Orang Kehat adalah keturunan dari putra kedua Lewi. Dipadang Gurun, keturunan Kehat bertugas membawa perabot dan perlengkapan Kemah Suci. Jadi pekerjaan orang Kehat dihubungkan erat sekali dengan pekerjaan para imam. Namun mereka tidak pernah (tidak diperbolehkan) melihat atau menjamah perkakas-perkakas Tempat yang Mahakudus, walau sesaat-pun.
Apalagi dalam 1 Samuel 6:19, orang Bet-Semes bukan orang yang bertugas akan perkakas Kemah Suci, merekapun juga tidak diperbolehkan "melihat", inilah penyebab kematian mereka.

Sedangkan untuk Markus 5:12-13, saya juga tidak melihat adanya pertentangan yang patut dipersoalkan. Karena janji Allah dalam Kejadian 8:21 adalah sebuah janji bahwa Allah tidak akan melakukan penghukuman "Air Bah" yang menyebabkan musnahnya SEGALA makhluk hidup dimuka bumi, kecuali yang terlindungi dalam Bahtera yang diperintahkanNya kepada Nabi Nuh :


* Kejadian 7:11-24
7:11 Pada waktu umur Nuh enam ratus tahun, pada bulan yang kedua, pada hari yang ketujuh belas bulan itu, pada hari itulah terbelah segala mata air samudera raya yang dahsyat dan terbukalah tingkap-tingkap di langit.
7:12 Dan turunlah hujan lebat meliputi bumi empat puluh hari empat puluh malam lamanya.
7:13 Pada hari itu juga masuklah Nuh serta Sem, Ham dan Yafet, anak-anak Nuh, dan isteri Nuh, dan ketiga isteri anak-anaknya bersama-sama dengan dia, ke dalam bahtera itu,
7:14 mereka itu dan segala jenis binatang liar dan segala jenis ternak dan segala jenis binatang melata yang merayap di bumi dan segala jenis burung, yakni segala yang berbulu bersayap;
7:15 dari segala yang hidup dan bernyawa datanglah sepasang mendapatkan Nuh ke dalam bahtera itu.
7:16 Dan yang masuk itu adalah jantan dan betina dari segala yang hidup, seperti yang diperintahkan Allah kepada Nuh; lalu TUHAN menutup pintu bahtera itu di belakang Nuh. 7:17 Empat puluh hari lamanya air bah itu meliputi bumi; air itu naik dan mengangkat bahtera itu, sehingga melampung tinggi dari bumi.
7:18 Ketika air itu makin bertambah-tambah dan naik dengan hebatnya di atas bumi, terapung-apunglah bahtera itu di muka air.
7:19 Dan air itu sangat hebatnya bertambah-tambah meliputi bumi, dan ditutupinyalah segala gunung tinggi di seluruh kolong langit,
7:20 sampai lima belas hasta di atasnya bertambah-tambah air itu, sehingga gunung-gunung ditutupinya.
7:21 Lalu mati binasalah segala yang hidup, yang bergerak di bumi, burung-burung, ternak dan binatang liar dan segala binatang merayap, yang berkeriapan di bumi, serta semua manusia.
7:22 Matilah segala yang ada nafas hidup dalam hidungnya, segala yang ada di darat.
7:23 Demikianlah dihapuskan Allah segala yang ada, segala yang di muka bumi, baik manusia maupun hewan dan binatang melata dan burung-burung di udara, sehingga semuanya itu dihapuskan dari atas bumi; hanya Nuh yang tinggal hidup dan semua yang bersama-sama dengan dia dalam bahtera itu.
7:24 Dan berkuasalah air itu di atas bumi seratus lima puluh hari lamanya.



Dengan demikian tidak ada kontradiksi.


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Sun Feb 18, 2007 4:38 am 
Offline
Merdeka dlm Kristus
Merdeka dlm Kristus
User avatar

Joined: Fri Jun 09, 2006 5:20 pm
Posts: 6033
86. 1 SAMUEL 28:6 VS 1 TAWARIKH 10:13-14.

Dalam 1 Samuel TERTULIS, "Saul meminta petunjuk kepada Tuhan", TETAPI dalam 1 Tawarikh, "Saul TIDAK meminta petunjuk kepada Tuhan".



JAWAB :


1 Samuel 28:6 tidak boleh dibaca 1 ayat sendirian, dan harus diteruskan ke ayat selanjutnya sampai habis dalam 1 perinkop SAUL di EN-DOR. Bahwa kemudian Saul pergi ke Dukun (pemanggil arwah) untuk berhubungan dengan roh yang seolah-olah seperti Samuel).


* 1 Samuel 28:1-25 Saul di En-Dor
28:1 Pada waktu itu orang Filistin mengerahkan tentaranya untuk berperang melawan orang Israel. Lalu berkatalah Akhis kepada Daud: "Ketahuilah baik-baik, bahwa engkau beserta orang-orangmu harus maju berperang bersama-sama dengan aku dalam tentara."
28:2 Jawab Daud kepada Akhis: "Baik, engkau akan tahu, apa yang dapat diperbuat hambamu ini." Lalu Akhis berkata kepada Daud: "Sebab itu aku mengangkat engkau menjadi pengawalku sendiri sampai selamanya."
28:3 Adapun Samuel sudah mati. Seluruh orang Israel sudah meratapi dia dan mereka telah menguburkan dia di Rama, di kotanya. Dan Saul telah menyingkirkan dari dalam negeri para pemanggil arwah dan roh peramal.
28:4 Orang Filistin itu berkumpul, lalu bergerak maju, dan berkemah dekat Sunem. Saul mengumpulkan seluruh orang Israel, lalu mereka berkemah di Gilboa.
28:5 Ketika Saul melihat tentara Filistin itu, maka takutlah ia dan hatinya sangat gemetar.
28:6 Dan Saul bertanya kepada TUHAN, tetapi TUHAN tidak menjawab dia, baik dengan mimpi, baik dengan Urim, baik dengan perantaraan para nabi.
28:7 Lalu berkatalah Saul kepada para pegawainya: "Carilah bagiku seorang perempuan yang sanggup memanggil arwah; maka aku hendak pergi kepadanya dan meminta petunjuk kepadanya." Para pegawainya menjawab dia: "Di En-Dor ada seorang perempuan yang sanggup memanggil arwah."
28:8 Lalu menyamarlah Saul, ia mengenakan pakaian lain dan pergilah ia dengan dua orang. Ketika mereka pada waktu malam sampai kepada perempuan itu, berkatalah Saul: "Cobalah engkau menenung bagiku dengan perantaraan arwah, dan panggillah supaya muncul kepadaku orang yang akan kusebut kepadamu."
28:9 Tetapi perempuan itu menjawabnya: "Tentu engkau mengetahui apa yang diperbuat Saul, bahwa ia telah melenyapkan dari dalam negeri para pemanggil arwah dan roh peramal. Mengapa engkau memasang jerat terhadap nyawaku untuk membunuh aku?"
28:10 Lalu bersumpahlah Saul kepadanya demi TUHAN, katanya: "Demi TUHAN yang hidup, tidak akan ada kesalahan tertimpa kepadamu karena perkara ini."
28:11 Sesudah itu bertanyalah perempuan itu: "Siapakah yang harus kupanggil supaya muncul kepadamu?" Jawabnya: "Panggillah Samuel supaya muncul kepadaku."
28:12 Ketika perempuan itu melihat Samuel, berteriaklah ia dengan suara nyaring. Lalu perempuan itu berkata kepada Saul, demikian: "Mengapa engkau menipu aku? Engkau sendirilah Saul!"
28:13 Maka berbicaralah raja kepadanya: "Janganlah takut; tetapi apakah yang kaulihat?" Perempuan itu menjawab Saul: "Aku melihat sesuatu yang ilahi muncul dari dalam bumi."
28:14 Kemudian bertanyalah ia kepada perempuan itu: "Bagaimana rupanya?" Jawabnya: "Ada seorang tua muncul, berselubungkan jubah." Maka tahulah Saul, bahwa itulah Samuel, lalu berlututlah ia dengan mukanya sampai ke tanah dan sujud menyembah.
28:15 Sesudah itu berbicaralah Samuel kepada Saul: "Mengapa engkau mengganggu aku dengan memanggil aku muncul?" Kata Saul: "Aku sangat dalam keadaan terjepit: orang Filistin berperang melawan aku, dan Allah telah undur dari padaku. Ia tidak menjawab aku lagi, baik dengan perantaraan nabi maupun dengan mimpi. Sebab itu aku memanggil engkau, supaya engkau memberitahukan kepadaku, apa yang harus kuperbuat."
28:16 Lalu berbicaralah Samuel: "Mengapa engkau bertanya kepadaku, padahal TUHAN telah undur dari padamu dan telah menjadi musuhmu?
28:17 TUHAN telah melakukan kepadamu seperti yang difirmankan-Nya dengan perantaraanku, yakni TUHAN telah mengoyakkan kerajaan dari tanganmu dan telah memberikannya kepada orang lain, kepada Daud.
28:18 Karena engkau tidak mendengarkan suara TUHAN dan tidak melaksanakan murka-Nya yang bernyala-nyala itu atas Amalek, itulah sebabnya TUHAN melakukan hal itu kepadamu pada hari ini.
28:19 Juga orang Israel bersama-sama dengan engkau akan diserahkan TUHAN ke dalam tangan orang Filistin, dan besok engkau serta anak-anakmu sudah ada bersama-sama dengan daku. Juga tentara Israel akan diserahkan TUHAN ke dalam tangan orang Filistin."
28:20 Pada saat itu juga rebahlah Saul memanjang ke tanah sebab ia sangat ketakutan oleh karena perkataan Samuel itu. Juga tidak ada lagi kekuatannya, karena sehari semalam itu ia tidak makan apa-apa.
28:21 Perempuan itu mendekati Saul lalu melihat, bahwa Saul sangat terkejut. Kemudian berkatalah perempuan itu kepadanya: "Lihat, budakmu ini telah mendengarkan permintaanmu; aku telah mempertaruhkan nyawaku dan mendengarkan perkataan yang kaukatakan kepadaku.
28:22 Oleh sebab itu, kiranya engkau pun mendengarkan permintaan budakmu ini. Izinkanlah aku menyajikan kepadamu sepotong roti; makanlah, supaya ada kekuatanmu, apabila engkau berjalan pula."
28:23 Tetapi Saul menolak dan berkata: "Aku tidak mau makan." Tetapi ketika para pegawainya serta perempuan itu juga mendesak, maka didengarkannyalah permintaan mereka, lalu bangkitlah ia dari tanah dan duduk di balai-balai.
28:24 Perempuan itu mempunyai seekor anak lembu tambun di rumahnya maka segeralah ia menyembelih itu. Ia mengambil tepung, diremasnya dan dibakarnya menjadi roti yang tidak beragi.
28:25 Dihidangkannyalah semuanya itu ke depan Saul dan ke depan para pegawainya, lalu mereka makan. Kemudian bangkitlah mereka dan pergi pada malam itu juga.



Disini jelas bahwa Saul telah melakukan "perzinahan rohani" dan dia lebih mempercayai arwah daripada Tuhan (tidak bertanya lagi kepada Tuhan)


* 1 Tawarikh 10:13-14 Adalah kisah tragis tentang akhir hidup Raja Saul :
10:13 Demikianlah Saul mati karena perbuatannya yang tidak setia terhadap TUHAN, oleh karena ia tidak berpegang pada firman TUHAN, dan juga karena ia telah meminta petunjuk dari arwah,
10:14 dan tidak meminta petunjuk TUHAN. Sebab itu TUHAN membunuh dia dan menyerahkan jabatan raja itu kepada Daud bin Isai



Jadi tidak ada kontradiksi.


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Wed Feb 21, 2007 7:00 am 
Offline
Merdeka dlm Kristus
Merdeka dlm Kristus
User avatar

Joined: Fri Jun 09, 2006 5:20 pm
Posts: 6033
87. Tuhan berfirman kepada Abraham dalam kej 15 : 13 bahwa keturunan Abraham akan diperbudak selama 400 tahun.
tetapi dalam keluaran 12:40-41 dikatakan israel diam di mesir 430 tahun.



JAWAB :


* Keluaran 12:40-41
12:40 LAI TB, Lamanya orang Israel diam di Mesir adalah empat ratus tiga puluh tahun.
KJV, Now the sojourning of the children of Israel, who dwelt in Egypt, was four hundred and thirty years.
Hebrew,
וּמֹושַׁב בְּנֵי יִשְׂרָאֵל אֲשֶׁר יָשְׁבוּ בְּמִצְרָיִם שְׁלֹשִׁים שָׁנָה וְאַרְבַּע מֵאֹות שָׁנָה׃
Translit, UMOSYAV BENEY YISRA'EL 'ASYER YASYVU BEMITSRAYIM SYELOSYIM SYANAH {tiga puluh tahun} VE'ARBA ME'OT SYANAH {dan empat ratus tahun}

12:41 LAI TB, Sesudah lewat empat ratus tiga puluh tahun, tepat pada hari itu juga, keluarlah segala pasukan TUHAN dari tanah Mesir.
KJV, And it came to pass at the end of the four hundred and thirty years, even the selfsame day it came to pass, that all the hosts of the LORD went out from the land of Egypt.
Hebrew,
וַיְהִי מִקֵּץ שְׁלֹשִׁים שָׁנָה וְאַרְבַּע מֵאֹות שָׁנָה וַיְהִי בְּעֶצֶם הַיֹּום הַזֶּה יָצְאוּ כָּל־צִבְאֹות יְהוָה מֵאֶרֶץ מִצְרָיִם׃
Translit, VAYEHI MIQETS SYELOSYIM SYANAH VE'ARBA ME'OT SYANAH VAYEHI BE'ETSEM HAYOM HAZEH YATSU' KOL-TSIVOT YEHOVAH ME'ERETS MITSRAYIM


versus


* Kejadian 15:13
LAI TB, Firman TUHAN kepada Abram: "Ketahuilah dengan sesungguhnya bahwa keturunanmu akan menjadi orang asing dalam suatu negeri, yang bukan kepunyaan mereka, dan bahwa mereka akan diperbudak dan dianiaya, empat ratus tahun lamanya.
KJV, And he said unto Abram, Know of a surety that thy seed shall be a stranger in a land that is not theirs, and shall serve them; and they shall afflict them four hundred years;
Hebrew,
וַיֹּאמֶר לְאַבְרָם יָדֹעַ תֵּדַע כִּי־גֵר ׀ יִהְיֶה זַרְעֲךָ בְּאֶרֶץ לֹא לָהֶם וַעֲבָדוּם וְעִנּוּ אֹתָם אַרְבַּע מֵאֹות שָׁנָה׃
Translit, VAYOMER LE'AVRAM YADO'A' TEDA KI-GER YIHYEH ZARAKHA BE'ERETS LO' LAHEM VA'AVADUM VE'INU 'OTAM ARBA ME'OT SYANAH {empat ratus tahun}


* Kisah 7:6
LAI TB, Beginilah firman Allah, yaitu bahwa keturunannya akan menjadi pendatang di negeri asing dan bahwa mereka akan diperbudak dan dianiaya empat ratus tahun lamanya.
KJV, And God spake on this wise, That his seed should sojourn in a strange land; and that they should bring them into bondage, and entreat them evil four hundred years.
TR, ελαλησεν δε ουτως ο θεος οτι εσται το σπερμα αυτου παροικον εν γη αλλοτρια και δουλωσουσιν αυτο και κακωσουσιν ετη τετρακοσια
Translit, elalêsen de houtôs ho theos hoti estai to sperma autou paroikon en gê allotria kai doulôsousin auto kai kakôsousin etê tetrakosia {empat ratus tahun}


-----


Empat ratus tiga puluh, Kejadian 15:13 dan Kisah 7:6 memberikan angka pembulatannya, empat ratus. Karena kita tidak mengetahui tanggal sesungguhnya kapan masukkan Israel ke Mesir, dan hanya dapat menduga tanggal keluaran (eksodus) mereka (Keluaran 12:1) para ahli memperkirakan tahun 1300 sM.


Tentang angka-angka, ada beberapa kisah dalam Alkitab yang juga ditulis pembulatannya, contoh :


* 2 Raja-raja 24:8
LAI TB, Yoyakhin berumur delapan belas tahun pada waktu ia menjadi raja dan tiga bulan lamanya ia memerintah di Yerusalem. Nama ibunya ialah Nehusta binti Elnatan, dari Yerusalem.
KJV, Jehoiachin was eighteen years old when he began to reign, and he reigned in Jerusalem three months. And his mother's name was Nehushta, the daughter of Elnathan of Jerusalem.
Hebrew,
בֶּן־שְׁמֹנֶה עֶשְׂרֵה שָׁנָה יְהֹויָכִין בְּמָלְכֹו וּשְׁלֹשָׁה חֳדָשִׁים מָלַךְ בִּירוּשָׁלִָם וְשֵׁם אִמֹּו נְחֻשְׁתָּא בַת־אֶלְנָתָן מִירוּשָׁלִָם׃
Translit, BEN-SYEMONEH 'ESREH SYANAH YEHOYAKHIN BEMALKHO USYELOSYAH KHODASYIM MALAKH BIROUSYALAM VESYEM 'IMO NEKHUSYTA VAT-'ELNATAN MIROUSYALAM


* 2 Tawarikh 36:9
LAI TB, Yoyakhin berumur delapan belas tahun pada waktu ia menjadi raja dan tiga bulan sepuluh hari lamanya ia memerintah di Yerusalem. Ia melakukan apa yang jahat di mata TUHAN.
KJV, Jehoiachin was eight years old when he began to reign, and he reigned three months and ten days in Jerusalem: and he did that which was evil in the sight of the LORD.
Hebrew,
בֶּן־שְׁמֹונֶה שָׁנִים יְהֹויָכִין בְּמָלְכֹו וּשְׁלֹשָׁה חֳדָשִׁים וַעֲשֶׂרֶת יָמִים מָלַךְ בִּירוּשָׁלִָם וַיַּעַשׂ הָרַע בְּעֵינֵי יְהוָה׃
Translit, BEN-SYEMONEH SYANIM YEHOYAKHIN BEMALKHO USYELOSYAH KHODASYIM VA'ASERET YAMIM MALAKH BIROUSYALAM VAYA'AS HARA BE'EINEY YEHOVAH


Jelas bahwa tiga bulan dalam kitab Raja-raja adalah pembulatan atau penulisan secara genap dari tiga bulan sepuluh hari sebagaimana ditulis dalam Kitab Tawarikh. Dapat diilustrasikan dengan lama penjajahan Belanda di Indonesia, ada yang mengatakan tiga setengah abad dan ada pula yang menulisnya lebih lengkap, tiga abad plus sekian tahun sekian bulan. Pembulatan ini sering dijumpai dalam kitab Raja-raja, sedangkan Tawarikh lebih cenderung menuliskannya secara rinci bahkan sering pula dibesar-besarkan.
Ada yang mengatakan bahwa wanita hamil selama sembilan bulan, ada yang menambahkannya menjadi sembilan bulan sepuluh hari...


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Wed Dec 19, 2007 5:36 am 
Offline
Merdeka dlm Kristus
Merdeka dlm Kristus
User avatar

Joined: Fri Jun 09, 2006 5:20 pm
Posts: 6033
88. 2 Samuel 14:27 mengatakan Absalom mempunyai 3 anak laki-laki, sementara 2 Samuel 18:18 mengatakan dia tidak memiliki anak laki-laki. Mana yang benar?


Jawab :


* 2 Samuel 14:27
LAI TB, Bagi Absalom lahir tiga orang anak laki-laki dan seorang anak perempuan, yang bernama Tamar. Ia seorang perempuan yang cantik.
KJV, And unto Absalom there were born three sons, and one daughter, whose name was Tamar: she was a woman of a fair countenance.
Biblia Hebraic Stuttgartensia (BHS), Hebrew with vowels,
וַיִּוָּלְדוּ לְאַבְשָׁלֹום שְׁלֹושָׁה בָנִים וּבַת אַחַת וּשְׁמָהּ תָּמָר הִיא הָיְתָה אִשָּׁה יְפַת מַרְאֶה׃ ף
Translit, VAYIVALDU LE'AVSYALOM SYELOSYAH VANIM 'UVAT 'AKHAT 'USYEMAH TAMAR HI HAITAH 'ISAH YEFAT MAREH


Versus


* 2 Samuel 18:18
LAI TB, Sewaktu hidupnya Absalom telah mendirikan bagi dirinya sendiri tugu yang sekarang ada di Lembah Raja, sebab katanya: "Aku tidak ada anak laki-laki untuk melanjutkan ingatan kepada namaku." Dan ia telah menamai tugu itu menurut namanya sendiri; sebab itu sampai hari ini tugu itu dinamai orang: tugu peringatan Absalom.
KJV, Now Absalom in his lifetime had taken and reared up for himself a pillar, which is in the king's dale: for he said, I have no son to keep my name in remembrance: and he called the pillar after his own name: and it is called unto this day, Absalom's place.
Hebrew,
וְאַבְשָׁלֹם לָקַח וַיַּצֶּב־לֹו בְחַיָו אֶת־מַצֶּבֶת אֲשֶׁר בְּעֵמֶק־הַמֶּלֶךְ כִּי אָמַר אֵין־לִי בֵן בַּעֲבוּר הַזְכִּיר שְׁמִי וַיִּקְרָא לַמַּצֶּבֶת עַל־שְׁמֹו וַיִּקָּרֵא לָהּ יַד אַבְשָׁלֹם עַד הַיֹּום הַזֶּה׃ ס
Translit, VE'AVSYALOM LAQAKH VAYATSEV-LO' VEKHAYAV VEKHAYAV 'ET-MATSEVET 'ASYER BE'EMEQ-HAMELEKH KI 'AMAR 'EIN-LI' VEN BA'AVUR HAZEKIR SYEMI VAYIQRA LAMATSEVET 'AL-SYEMO VAYIQARE LAH YAD 'AVSYALOM 'AD HAYOM HAZEH



Penjelasan :


2 Samuel 14:27 mengatakan, "Bagi Absalom lahir tiga orang anak laki-laki dan seorang anak perempuan, yang bernama Tamar." Tetapi, 2 Samuel 18:18 menyatakan, "Sewaktu hidupnya Absalom telah mendirikan bagi dirinya sendiri tugu yang sekarang ada. di Lembah Raja, sebab katanya: 'Aku tidak ada anak-anak laki-laki untuk melanjutkan ingatan kepada namaku; sebab itu sampai hari ini tugu itu dinamai orang tugu peringatan Absalom. Itu terjadi saat penyusunan terakhir Kitab 2 Samuel yang mungkin dilakukan pada pertengahan abad kedelapan SM. (Apa yang dikenal sebagai Kuburan Absalom yang sekarang berada di Lembah Kidron mungkin berasal dari masa Helenistis, kira-kira abad kedua SM, dilihat dari gaya bagian depannya (bandingkan. K.N. Schoville, Biblical Archaeology in Focus [Grand Rapids: Baker, 1978], hlm. 414). Ini menguatkan fakta bahwa pada waktu dia mendirikan monumennya (yang mungkin satu atau dua tahun sebelum dia memberontak terhadap ayahnya, Daud), Absalom tidak mempunyai ahli waris laki-laki yang masih hidup. Tetapi, itu tidak membuktikan bahwa sebelumnya tidak ada anak laki-laki yang dilahirkan baginya.

Keil dan Delitzsch (Samuel, hlm. 412) dalam kaitan dengan 2 Samuel 14:27, menunjukkan bahwa "berlawanan dengan kebiasaan umum, anak-anak laki-laki itu tidak diberikan nama/ tidak mempunyai nama, kemungkinan besar alasannya - hanyalah karena mereka meninggal ketika masih bayi. (Kita tahu bahwa orang Israel sangat teliti dalam menulis nama, dan memandang penting suatu catatan garis silsilah) Karena itu, mengingat Absalom tidak mempunyai anak-anak laki-laki maka dia mendirikan sebuah tugu untuk melestarikan namanya (2 Samuel 18:18).

Dengan mendirikan tugu tersebut, menunjukkan Absalom merasakan kesedihan karena kehilangan tiga anak laki-lakinya ketika mereka masih kanak-kanak, dan jelas bahwa istrinya tidak lagi memberinya anak laki-laki lagi. Tampaknya, Tamar adalah satu-satunya yang hidup dari semua anaknya, itu berarti dia tidak mempunyai ahli waris laki-laki untuk meneruskan namanya dan itulah sebabnya timbul kepedihannya dalam 2 Samuel 18:18 serta usaha yang agak menyedihkan untuk membuat kompensasi yaitu dengan mendirikan batu peringatan. Beberapa tahun kemudian Absalom sendiri mati secara memalukan yaitu sebagai orang yang akan membunuh Daud, ayahnya sendiri, serta mencemarkan istri-istri ayahnya. Jadi, andaikata anak-anak laki-lakinya tetap hidup sampai dewasa, pasti mereka mewarisi hal yang menyedihkan.

Mengenai anak perempuannya, Tamar (diberi nama yang sama dengan adik perempuan Absalom yang cantik yang diperkosa oleh kakak tirinya, Amnon, tetapi selanjutnya Absalom membalas dendam dengan menyuruh orangnya membunuh Amnon), dia rupanya hidup terus dan menikah baik-baik dengan Uriel dari Gibea (lihat 2 Tawarikh 11:20-22; 13:1). Anak perempuan mereka adalah Maakha atau Mikhaya yang menikah dengan Raja Rehabeam (1 Raja 15:2) dan menjadi ibu dari penerusnya, Abiam. Cucu laki-lakinya, Raja Asa, akhirnya menggeser dia dari kedudukan sebagai Ibu Suri karena terlibat dalam penyembahan berhala (1 Raja 15:10-13; 2 Tawarikh 15:16).

Sebenarnya kalau penuduh mau dengan tulus membaca Alkitab (bukan mencari-cari kesalahannya saja) tentu tidak akan memenui kontradiksi. Namun "kontradiksi semu" toh tetap dituduhkan.

Pada kitab 2 Samuel pasal 18 ini mencatat tentang akhir hidup Absalom yang mati secara memalukan/ mengerikan setelah sekian lama ia memberontak terhadap ayahnya sendiri Daud. Penulis 2 Samuel dengan seksama mencatat kematiannya dan kemudian dikaitkan dengan tugu Absalom yang didirikannya karena Absalom tidak mempunyai anak laki-laki lagi yang meneruskan namanya (2 Samuel 18:18). Maka jelas bahwa dalam pasal 18 ini berceritera tentang kematian-kematian. Yaitu catatan kematian Absalom, dan kemudian secara khusus penulis memberikan flash-back peristiwa pembuatan tugu itu. Ini justru menjadi tanda, jikalau anak-anak laki-laki Absalom itu masih hidup, tentu ia tidak perlu membuat tugu peringatan, Untuk mengerti hal ini saya kutip agak lengkap sbb :


2 Samuel 18:9-20 Kematian Absalom
18:9 Kebetulan Absalom bertemu dengan orang-orang Daud. Adapun Absalom menunggangi bagal. Ketika bagal itu lewat di bawah jalinan dahan-dahan pohon tarbantin yang besar, tersangkutlah kepalanya pada pohon tarbantin itu, sehingga ia tergantung antara langit dan bumi, sedang bagal yang dikendarainya berlari terus.
18:10 Seseorang melihatnya, lalu memberitahu Yoab, katanya: "Aku melihat Absalom tergantung pada pohon tarbantin."
18:11 Yoab berkata kepada orang yang memberitahu kepadanya itu: "Apa? Jika engkau melihatnya, mengapa engkau tidak membanting dia ke tanah di tempat itu juga? Maka selayaknya aku memberi engkau sepuluh syikal perak dan satu ikat pinggang."
18:12 Tetapi orang itu berkata kepada Yoab: "Sekalipun aku mendapat seribu syikal perak di telapak tanganku, takkan aku menjamah anak raja itu, sebab di depan telinga kamilah raja memberi perintah kepadamu dan kepada Abisai dan kepada Itai, katanya: Lindungilah Absalom orang muda itu, karena aku.
18:13 Sebaliknya, jika aku mencabut nyawanya dengan khianat tidak ada sesuatu pun yang tinggal tersembunyi kepada raja -- maka engkau akan menjauhkan diri."
18:14 Tetapi Yoab berkata: "Aku tidak mau membuang-buang waktu dengan kau seperti ini." Lalu diambilnyalah tiga lembing dalam tangannya dan ditikamkannya ke dada Absalom, sedang ia masih hidup di tengah-tengah dahan pohon tarbantin itu.
18:15 Kemudian sepuluh bujang, pembawa senjata Yoab, mengelilingi Absalom, lalu memukul dan membunuh dia.
18:16 Sesudah itu Yoab meniup sangkakala, sehingga tentara berhenti mengejar orang Israel; sebab Yoab mau menahan tentaranya itu.
18:17 Lalu mereka mengambil mayat Absalom dan melemparkannya ke dalam lobang yang besar di hutan itu, kemudian mereka mendirikan di atasnya timbunan batu yang sangat besar. Dan seluruh orang Israel melarikan diri, masing-masing ke kemahnya.
18:18 Sewaktu hidupnya Absalom telah mendirikan bagi dirinya sendiri tugu yang sekarang ada di Lembah Raja, sebab katanya: "Aku tidak ada anak laki-laki untuk melanjutkan ingatan kepada namaku." Dan ia telah menamai tugu itu menurut namanya sendiri; sebab itu sampai hari ini tugu itu dinamai orang: tugu peringatan Absalom.
18:19 Kemudian berkatalah Ahimaas bin Zadok: "Biarlah aku berlari menyampaikan kabar yang baik itu kepada raja, bahwa TUHAN telah memberi keadilan kepadanya dengan melepaskan dia dari tangan musuhnya."
18:20 Tetapi berkatalah Yoab kepadanya: "Pada hari ini bukan engkau yang menjadi pembawa kabar, pada hari lain boleh engkau yang menyampaikan kabar, tetapi pada hari ini engkau tidak akan menyampaikan kabar karena anak raja sudah mati."



Dengan demikian kita mengerti bahwa tidak disebutkannya nama-nama anak laki-laki dalam 2 Samuel 14:27 itu menunjukkan bahwa anak-anak itu mati sebelum sempat diberi nama, ini akan justru selaras dengan 2 Samuel 18:18. Maka tidak ada kontradiksi!




Sumber :
- Archer, Gleason, L., Encyclopedia of Bible Difficulties, 1994 Revised Edition, 1982, Zondervan Publishing House, p 311
- Keil, CF., dan Delitzch, F, Biblical Commentary on the Old Testament, 20 jilid, Grand Rapids: Eerdmans, 1949. P 412.


Top
 Profile  
 
Display posts from previous:  Sort by  
Post new topic Reply to topic  [ 57 posts ]  Go to page Previous  1, 2, 3

All times are UTC + 7 hours


Who is online

Users browsing this forum: No registered users and 0 guests


You cannot post new topics in this forum
You cannot reply to topics in this forum
You cannot edit your posts in this forum
You cannot delete your posts in this forum
You cannot post attachments in this forum

Search for:
Jump to:  
Powered by phpBB & phpBB SEO
Sarapan Pagi © 2006 by BP & Saxman