SarapanPagi Biblika

Studi Alkitab & Pustaloka Kristiani
It is currently Tue Jan 06, 2009 4:20 pm

All times are UTC + 7 hours




Post new topic Reply to topic  [ 57 posts ]  Go to page Previous  1, 2, 3  Next
Author Message
 Post subject:
PostPosted: Mon Jul 10, 2006 11:33 am 
Offline
Merdeka dlm Kristus
Merdeka dlm Kristus
User avatar

Joined: Fri Jun 09, 2006 5:20 pm
Posts: 4833
21. Yang diharamkan, kelinci ataukah kelinci hutan ?
a. Kelinci (Imamat ll: 6).
b. Kelinci hutan (Ulangan 14: 6).



JAWAB :


* Imamat 11:6
LAI TB, Juga kelinci, karena memang memamah biak, tetapi tidak berkuku belah, haram itu bagimu.
KJV, And the hare, because he cheweth the cud, but divideth not the hoof; he is unclean unto you.
Hebrew,
וְאֶת־הָאַרְנֶבֶת כִּי־מַעֲלַת גֵּרָה הִוא וּפַרְסָה לֹא הִפְרִיסָה טְמֵאָה הִוא לָכֶם׃
Translit, VE'ET-HÂ'ARNEVET KÏ-MA'ALAT GÊRÂH HIV' UFARSÂH LO' HIFRÏSÂH TEMÊ'ÂH HIV' LÂKHEM


* Ulangan 14:7
LAI TB, Tetapi inilah yang tidak boleh kamu makan dari antara yang memamah biak atau dari antara yang berbelah dan bersela kukunya: unta, kelinci hutan dan marmot, karena semuanya itu memang memamah biak, tetapi tidak berkuku belah; haram semuanya itu bagimu.
KJV, Nevertheless these ye shall not eat of them that chew the cud, or of them that divide the cloven hoof; as the camel, and the hare, and the coney: for they chew the cud, but divide not the hoof; therefore they are unclean unto you.
Hebrew,
אַךְ אֶת־זֶה לֹא תֹאכְלוּ מִמַּעֲלֵי הַגֵּרָה וּמִמַּפְרִיסֵי הַפַּרְסָה הַשְּׁסוּעָה אֶת־הַגָּמָל וְאֶת־הָאַרְנֶבֶת וְאֶת־הַשָּׁפָן כִּי־מַעֲלֵה גֵרָה הֵמָּה וּפַרְסָה לֹא הִפְרִיסוּ טְמֵאִים הֵם לָכֶם׃
Translit, 'AKH 'ET-ZEH LO' TO'KHLU MIMA'ALÊY HAGÊRÂH UMIMAFRÏSÊY HAPARSÂH HASYESU'ÂH 'ET-HAGÂMÂL VE'ET-HÂ'ARNEVET VE'ET-HASYÂFÂN KÏ-MA'ALÊH GÊRÂH HÊMÂH UFARSÂH LO' HIFRÏSU TEMÊ'ÏM HÊM LÂKHEM


Sebenarnya tidak ada kontradiksi karena naskah Ibrani menulis kedua-duanya dengan, 'ARNEVET, namun karena LAI menerjemahkan kelinci dan kelinci hutan, maka timbullah pertanyaan seperti di atas.

Dalam bahasa Indonesia kedua kata ini jelas berbeda. Coba tanyakan kepada orang Yahudi, bagaimana mengucapkan kelinci dalam bahasa Ibrani, maka mereka akan menjawab ארנבת - 'ARNEVET.

Kemudian tanyakan pula bagaimana mengucapkan kelinci hutan, mereka pun akan menjawab 'ARNEVET.
Jadi, mengapa LAI menerjemahkan Ulangan 14:7, dengan kelinci hutan dan bukan kelinci. Hal itu disebabkan karena Imamat 11:6 ditulis saat orang Israel belum lama mengembara di padang gurun, tentu saja tidak ada peternakan kelinci.

Bahasa Ibrani termasuk salah satu bahasa yang miskin, sebaliknya bahasa Yunani merupakan bahasa yang lebih kaya. Tidak berbeda jauh antara bahasa Indonesia dengan bahasa Inggris, karena kita tidak akan menerjemahkan menanam nasi di sawah jika kita menemukan kata rice.


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Mon Jul 10, 2006 11:37 am 
Offline
Merdeka dlm Kristus
Merdeka dlm Kristus
User avatar

Joined: Fri Jun 09, 2006 5:20 pm
Posts: 4833
22. Yang haramkan, babi ataukah babi hutan ?
a. Babi hutan (Ulangan 14: 8, Imamat ll: 7).
b. Babi (Yesaya 66: 17).



JAWAB :


Lihat penjelasan tentang kelinci dan kelinci hutan sebelumnya.


* Imamat 11:7
LAI TB, Demikian juga babi hutan, karena memang berkuku belah, yaitu kukunya bersela panjang, tetapi tidak memamah biak; haram itu bagimu.
KJV, And the swine, though he divide the hoof, and be cloven-footed, yet he cheweth not the cud; he is unclean to you.
Hebrew,
וְאֶת־הַחֲזִיר כִּי־מַפְרִיס פַּרְסָה הוּא וְשֹׁסַע שֶׁסַע פַּרְסָה וְהוּא גֵּרָה לֹא־יִגָּר טָמֵא הוּא לָכֶם׃
Translit, VE'ET-HAKHAZÏR KÏ-MAFRÏS PARSÂH HU' VESYOSA' SYESA' PARSÂH VEHU' GÊRÂHLO'-YIGÂR TÂMÊ' HU' LÂKHEM


* Ulangan 14:8
LAI TB, Juga babi hutan, karena memang berkuku belah, tetapi tidak memamah biak; haram itu bagimu. Daging binatang-binatang itu janganlah kamu makan dan janganlah kamu terkena bangkainya.
KJV, And the swine, because it divideth the hoof, yet cheweth not the cud, it is unclean unto you: ye shall not eat of their flesh, nor touch their dead carcass.
Hebrew,
וְאֶת־הַחֲזִיר כִּי־מַפְרִיס פַּרְסָה הוּא וְלֹא גֵרָה טָמֵא הוּא לָכֶם מִבְּשָׂרָם לֹא תֹאכֵלוּ וּבְנִבְלָתָם לֹא תִגָּעוּ׃ ס
Translit, VE'ET-HAKHAZÏR KÏ-MAFRÏS PARSÂH HU' VELO' GÊRÂH TÂMÊ' HU' LÂKHEM MIBESÂRÂM LO' TO'KHÊLU UVENIVLÂTÂM LO' TIGÂ'U


* Yesaya 66:17
LAI TB, Mereka yang menguduskan dan mentahirkan dirinya untuk taman-taman dewa, dengan mengikuti seseorang yang ada di tengah-tengahnya, yang memakan daging babi dan binatang-binatang jijik serta tikus, mereka semuanya akan lenyap sekaligus, demikianlah firman TUHAN.
KJV, They that sanctify themselves, and purify themselves in the gardens behind one tree in the midst, eating swine's flesh, and the abomination, and the mouse, shall be consumed together, saith the LORD.
Hebrew,
הַמִּתְקַדְּשִׁים וְהַמִּטַּהֲרִים אֶל־הַגַּנֹּות אַחַר אֶחַד בַּתָּוֶךְ אֹכְלֵי בְּשַׂר הַחֲזִיר וְהַשֶּׁקֶץ וְהָעַכְבָּר יַחְדָּו יָסֻפוּ נְאֻם־יְהוָה׃
Translit, HAMITQADESYÏM VEHAMITAHARÏM 'EL-HAGANOT 'AKHAR 'EKHAD BATÂVEKH 'OKHELÊY BESAR HAKHAZÏR VEHASYEQETS VEHÂ'AKHBÂR YAKHDÂV YÂSUFU NE'UM-YEHOVÂH


Ketiga ayat di atas menulis, חזיר - KHAZIR, yang dapat bermakna babi maupun babi hutan, ditinjau dari bahasa Indonesia, maknanya jelas berbeda karena babi adalah binatang ternak sedangkan babi hutan tidak diternak.

LAI menerjemahan babi hutan dari kata KHAZIR ini karena – menurut perkiraan saya -- saat itu bangsa Israel sedang dalam pengembaraan di padang pasir jadi 'nggak mungkin ada ternak babi. Setelah bangsa ini menetap di Palestina, kata KHAZIR diterjemahkan dengan babi saja misalnya dalam Amsal 11:22, Yesaya 65:4, 66:3, dan lain-lain.

Jadi, kalo kita tanya sama orang Yahudi, bagaimana mengatakan babi dalam bahasa Ibrani, mereka akan menjawab KHAZIR. Lha, lantas bagaimana pula mengatakan babi hutan dalam bahasa Ibrani, mereka pun akan menjawab KHAZIR. Kasusnya 'nggak beda jauh sama bahasa Inggris yakni rice dapat bermakna padi, beras atau nasi, emangnya kita menanam nasi di sawah?


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Mon Jul 10, 2006 11:40 am 
Offline
Merdeka dlm Kristus
Merdeka dlm Kristus
User avatar

Joined: Fri Jun 09, 2006 5:20 pm
Posts: 4833
23. Berapa lama Yoyakhim menjadi raja di Yerusalem ?
a. 3 bulan (II Raja-raja 24:8 )
b. 3 bulan 10 hari (II Tawarikh 36: 9).



JAWAB :


(Kategori : salah memahami isi cerita atau maksud penulis)


Penulis Tawarik menuliskan lamanya masa pemerintahan Toyakhin secara lebih spesifik, sedangkan penulis kitab Raja-raja hanya menyebutkan secara garis besar dan membulatkan jumlah bulannya saja, dengan anggapan bahwa tambahan sepuluh hari tidak cukup perlu untuk disebutkan secara khusus.


* 2 Raja-raja 24:8
LAI TB, Yoyakhin berumur delapan belas tahun pada waktu ia menjadi raja dan tiga bulan lamanya ia memerintah di Yerusalem. Nama ibunya ialah Nehusta binti Elnatan, dari Yerusalem.
KJV, Jehoiachin was eighteen years old when he began to reign, and he reigned in Jerusalem three months. And his mother's name was Nehushta, the daughter of Elnathan of Jerusalem.
Hebrew,
בֶּן־שְׁמֹנֶה עֶשְׂרֵה שָׁנָה יְהֹויָכִין בְּמָלְכֹו וּשְׁלֹשָׁה חֳדָשִׁים מָלַךְ בִּירוּשָׁלִָם וְשֵׁם אִמֹּו נְחֻשְׁתָּא בַת־אֶלְנָתָן מִירוּשָׁלִָם׃
Translit, BEN-SYEMONEH 'ESRÊH SYÂNÂH YEHOYÂKHÏN BEMOLKHO USYELOSYÂH KHODÂSYÏM MÂLAKH BÏRUSYÂLÂIM VESYÊM 'IMO NEKHUSYTÂ' VAT-'ELNÂTÂN MÏRUSYÂLÂIM


* 2 Tawarikh 36:9
LAI TB, Yoyakhin berumur delapan belas tahun pada waktu ia menjadi raja dan tiga bulan sepuluh hari lamanya ia memerintah di Yerusalem. Ia melakukan apa yang jahat di mata TUHAN.
KJV, Jehoiachin was eight years old when he began to reign, and he reigned three months and ten days in Jerusalem: and he did that which was evil in the sight of the LORD.
Hebrew,
בֶּן־שְׁמֹונֶה שָׁנִים יְהֹויָכִין בְּמָלְכֹו וּשְׁלֹשָׁה חֳדָשִׁים וַעֲשֶׂרֶת יָמִים מָלַךְ בִּירוּשָׁלִָם וַיַּעַשׂ הָרַע בְּעֵינֵי יְהוָה׃
Translit, BEN-SYEMONEH SYÂNÏM YEHOYÂKHÏN BEMOLKHO USYELOSYÂH KHODÂSYÏM VA'ASERET YÂMÏM MÂLAKH BÏRUSYÂLÂIM VAYA'AS HÂRA' BE'ÊYNÊY YEHOVÂH


Jelas bahwa tiga bulan dalam kitab Raja-raja adalah pembulatan atau penulisan secara genap dari tiga bulan sepuluh hari sebagaimana ditulis dalam Kitab Tawarikh. Dapat diilustrasikan dengan lama penjajahan Belanda di Indonesia, ada yang mengatakan tiga setengah abad dan ada pula yang menulisnya lebih lengkap, tiga abad plus sekian tahun sekian bulan.

Pembulatan ini sering dijumpai dalam kitab Raja-raja, sedangkan Tawarikh lebih cenderung menuliskannya secara rinci bahkan sering pula dibesar-besarkan. Ada yang mengatakan bahwa wanita hamil selama sembilan bulan, ada yang menambahkannya menjadi sembilan bulan sepuluh hari...


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Mon Jul 10, 2006 11:45 am 
Offline
Merdeka dlm Kristus
Merdeka dlm Kristus
User avatar

Joined: Fri Jun 09, 2006 5:20 pm
Posts: 4833
24 a. Berapa anak Yesua dan Yoab yang pulang kembali ke Yerusalem dan Yehuda dari pembuangan Nebukadnezar ?
a. 2.812 orang (Ezra 2:6).
b. 2.818 orang (Nehemia 7:11).



JAWAB :


* Ezra 2:6
LAI TB, bani Pahat-Moab, yakni anak-anak Yesua dan Yoab: dua ribu delapan ratus dua belas orang;
KJV, The children of Pahathmoab, of the children of Jeshua and Joab, two thousand eight hundred and twelve.
Hebrew,
בְּנֵי־פַחַת מֹואָב לִבְנֵי יֵשׁוּעַ יֹואָב אַלְפַּיִם שְׁמֹנֶה מֵאֹות וּשְׁנֵים עָשָׂר׃ ס
Translit, BENÊY-PHAKHAT MO'ÂV LIVNÊY YÊSYUA' YO'ÂV 'ALPAYIM SYEMONEH MÊ'OT USYENÊYM 'ÂSÂR


* Nehemia 7:11
LAI TB, bani Pahat-Moab, yakni bani Yesua dan Yoab: dua ribu delapan ratus delapan belas orang;
KJV, The children of Pahathmoab, of the children of Jeshua and Joab, two thousand and eight hundred and eighteen.
Hebrew,
בְּנֵי־פַחַת מֹואָב לִבְנֵי יֵשׁוּעַ וְיֹואָב אַלְפַּיִם וּשְׁמֹנֶה מֵאֹות שְׁמֹנָה עָשָׂר׃ ס
Translit, BENÊY-FAKHAT MO'ÂV LIVNÊY YÊSYUA' VEYO'ÂV 'ALPAYIM USYEMONEH MÊ'OT SYEMONÂH 'ÂSÂR


Daftar yang sama dalam Ezra 2:1-167 dengan beberapa perbedaan -- bukan pertentangan -- mengenai nama-nama dan bilangan-bilangan, terdapat dalam Nehemia 7:6-73 dan 1 Esdras 5:4-46. Tidak gampang menerangkan perbedaan-perbedaan itu. A. Weiser dalam bukunya 'Introduction to the Old Testament, 1961, halaman 322) menerangkan mengenai terdapatnya daftar yang sama sampai dua kali, dan bahwa daftar itu sudah terdapat dalam kedua sumber yang digunakan oleh penulis, biarpun dia mengamati bahwa hubungan kesusastraan lebih bebas dalam Nehemia. Orang-orang lain menyarankan bahwa penulis-penulis yang kemudian kurang teliti dalam menyalin kitab-kitab Ketubim, bagian ketiga dari Alkitab Ibrani. Sehubungan dengan ini ada kemungkinan, bahwa daftar mereka yang kembali pada tahun 538 sebelum Masehi diubah dan diperluas mencakupi orang-orang yang kembali kemudian, bahkan juga beberapa orang kendati mereka tidak pernah dibuang, benar-benar bersimpati dengan orang-orang buangan yang kembali itu.

Hal ini menyangkut masalah sensus, daftar pertama dibuat di Babilonia, sebagian mungkin meninggal dalam perjalanan sehingga membuat jumlah mereka berkurang, dan sebagian lagi mungkin menyusul dan bergabung kemudian sehingga membuat jumlah mereka bertambah. Ezra menghitung jumlah mereka yang keluar dari pembuangan menurut kelompok sedangkan Nehemia sebaliknya. Daftar yang digunakan oleh Nehemia barangkali disimpan dalam arsip Bait Allah (Nehemia 7:5), bahwa Nehemia bertindak menambah atau mengurangi jumlah penduduk dapat dibandingkan Nehemia 11:1 dan seterusnya kemudian hubungannya dengan 1 Tawarikh 9:2-17.


------


24 b. Berapa jumlah orang yang tercatat dalam Ezra pasal 2?
Kitab Ezra menulis jumlah total 42.360 orang, tapi kalau jumlah kelompok dijumlahkan totalnya hanya 29.818


Makin banyak saja kesalahan PL yang ditemukan sendiri oleh penganutnya:
Sebagai contoh .....

Kitab Ezra
2:1. Inilah orang-orang propinsi Yehuda yang berangkat pulang dari pembuangan, yakni para tawanan, yang dahulu diangkut ke Babel oleh Nebukadnezar, raja Babel, dan yang kembali ke Yerusalem dan ke Yehuda, masing-masing ke kotanya.
2:2 Mereka datang bersama-sama Zerubabel, Yesua, Nehemia, Seraya, Reelaya, Mordekhai, Bilsan, Mispar, Bigwai, Rehum dan Baana. Inilah daftar orang-orang bangsa Israel:
2:3 bani Paros: dua ribu seratus tujuh puluh dua orang; 2172
2:4 bani Sefaca: tiga ratus tujuh puluh dua orang; 372
2:5 bani Arah: tujuh ratus tujuh puluh lima orang; 775
2:6 bani Pahat-Moab, yakni anak-anak Yesua dan Yoab: dua ribu delapan ratus dua belas orang; 2812
2:7 bani Elam: seribu dua ratus lima puluh empat orang; 1254
2:8 bani Zatu: sembilan ratus empat puluh lima orang; 945
2:9 bani Zakai: tujuh ratus enam puluh orang; 760
2:10 bani Bani: enam ratus empat puluh dua orang; 642
2:11 bani Bebai: enam ratus dua puluh tiga orang; 623
2:12 bani Azgad: seribu dua ratus dua puluh dua orang; 1222
2:13 bani Adonikam: enam ratus enam puluh enam orang; 666
2:14 bani Bigwai: dua ribu lima puluh enam orang; 2056
2:15 bani Adin: empat ratus lima puluh empat orang; 454
2:16 bani Ater, yakni bani Hizkia: sembilan puluh delapan orang; 98
2:17 bani Bezai: tiga ratus dua puluh tiga orang; 323
2:18 bani Yora: seratus dua belas orang; 112
2:19 bani Hasum: dua ratus dua puluh tiga orang; 223
2:20 bani Gibar: sembilan puluh lima orang; 95
2:21 dari Betlehem: seratus dua puluh tiga orang; 123
2:22 orang-orang Netofa: lima puluh enam orang; 56
2:23 orang-orang Anatot: seratus dua puluh delapan orang; 128
2:24 dari Asmawet: empat puluh dua orang; 42
2:25 dari Kiryat-Arim, Kefira dan Beerot: tujuh ratus empat puluh tiga orang; 743
2:26 dari Rama dan Gaba: enam ratus dua puluh satu orang; 621
2:27 orang-orang Mikhmas: seratus dua puluh dua orang; 122
2:28 orang-orang Betel dan Ai: dua ratus dua puluh tiga orang; 123
2:29 dari Nebo: lima puluh dua orang; 52
2:30 bani Magbis: seratus lima puluh enam orang; 156
2:31 bani Elam, yakni Elam yang lain: seribu dua ratus lima puluh empat orang; 1254
2:32 bani Harim: tiga ratus dua puluh orang; 320
2:33 orang-orang dari Lod, Hadid dan Ono: tujuh ratus dua puluh lima orang; 725
2:34 dari Yerikho: tiga ratus empat puluh lima orang; 345
2:35 bani Senaa: tiga ribu enam ratus tiga puluh orang. 630

2:36. Inilah para imam: bani Yedaya, yakni kaum keluarga Yesua: sembilan ratus tujuh puluh tiga orang; 973
2:37 bani Imer: seribu lima puluh dua orang; 1053
2:38 bani Pasyhur: seribu dua ratus empat puluh tujuh orang; 1247
2:39 bani Harim: seribu tujuh belas orang. 1017
2:40 Inilah orang-orang Lewi: bani Yesua dan Kadmiel, yakni bani Hodawya: tujuh puluh empat orang. 74
2:41 Inilah para penyanyi: bani Asaf: seratus dua puluh delapan orang. 28
2:42 Inilah kaum penunggu pintu gerbang: bani Salum, bani Ater, bani Talmon, bani Akub, bani Hatita, bani Sobai, semuanya seratus tiga puluh sembilan orang. 139
2:43 Inilah para budak di bait Allah: bani Ziha, bani Hasufa, bani Tabaot;
2:44 bani Keros, bani Siaha, bani Padon;
2:45 bani Lebana, bani Hagaba, bani Akub;
2:46 bani Hagab, bani Samlai, bani Hanan;
2:47 bani Gidel, bani Gahar, bani Reaya;
2:48 bani Rezin, bani Nekoda, bani Gazam;
2:49 bani Uza, bani Paseah, bani Besai;
2:50 bani Asna, bani Meunim, bani Nefusim;
2:51 bani Bakbuk, bani Hakufa, bani Harhur;
2:52 bani Bazlut, bani Mehida, bani Harsa;
2:53 bani Barkos, bani Sisera, bani Temah;
2:54 bani Neziah, bani Hatifa.
2:55 Inilah keturunan para hamba Salomo: bani Sotai, bani Soferet, bani Peruda;
2:56 bani Yaala, bani Darkon, bani Gidel;
2:57 bani Sefaca, bani Hatil, bani Pokheret-Hazebaim, bani Ami.
2:58 Seluruh budak di bait Allah dan keturunan para hamba Salomo ada tiga ratus sembilan puluh dua orang. 392
2:59 Inilah orang-orang yang berangkat pulang dari Tel-Melah, Tel-Harsa, Kerub, Adan dan Imer, tetapi mereka tidak dapat menyatakan apakah kaum keluarga dan asal usul mereka termasuk bangsa Israel:
2:60 bani Delaya, bani Tobia, bani Nekoda, enam ratus lima puluh dua orang; 652
2:61 dan dari antara kaum imam: bani Habaya, bani Hakos, bani Barzilai. Barzilai itu memperisteri seorang anak perempuan Barzilai, orang Gilead itu, dan sejak itu ia dinamai menurut nama keluarga itu.
2:62 Mereka itu menyelidiki apakah nama mereka tercatat dalam silsilah, tetapi karena itu tidak didapati, maka mereka dinyatakan tidak tahir untuk jabatan imam.
2:63 Dan tentang mereka diputuskan oleh kepala daerah, bahwa mereka tidak boleh makan dari persembahan maha kudus, sampai ada seorang imam bertindak dengan memegang Urim dan Tumim.

2:64. Seluruh jemaah itu bersama-sama ada empat puluh dua ribu tiga ratus enam puluh orang, 42360


Jumlah total 42.360 orang tapi kalau jumlah kelompok dijumlahkan totalnya menjadi 29.818, suatu kesalahan yang fatal.
Kesalahan ini ditemukan oleh Mantan Rabbi Baruch Spinoza yang juga menemukan banyak kesalahan PL., karena itu tindakan beliau keluar dari agama Yahudi tidak dapat disalahkan.



JAWAB :


Ayat 64 menyatakan jumlah 42.360 orang (Hal ini sama dengan Nehemia 7:66), ini tidak sama dengan jumlah angka-angka yang disebutkan pada ayat-ayat sebelumnya. Di dalam menyalin angka-angka yang terdapat dalam Perjanjian Lama, kadang-kadang terjadi ’kesalahan penyalinan’; kalau kita teliti pada ayat-ayat diatas, ada banyak kelompok-kelompok yang tidak ditulis jumlahnya satu-per-satu, jika saja ditulis secara lengkap, maka jumlahnya bisa mencapai 42.360 orang.

Maka kesalahan penyalinan akibat penyalinan yang berulang-ulang mulai dari Naskah Aslinya dulu kepada naskah salinan-salinan, hingga sekarang, hal inilah yang menyebabkan adanya perbedaan tersebut.


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Mon Jul 10, 2006 11:48 am 
Offline
Merdeka dlm Kristus
Merdeka dlm Kristus
User avatar

Joined: Fri Jun 09, 2006 5:20 pm
Posts: 4833
25. Berapa anak-anak Benyamin ?
a. 10 orang (Kejadian 46:21).
b. 5 orang (Bilangan 26:38-39).
c. 3 orang (I Tawarikh 7:6).
d. 5 orang (1 Tawarikh 8:1-5).
Komentar Silsilah anak Benyamin itu, semuanya tidak sama baik nama maupun jumlahnya.



JAWAB :


* Kejadian 46:21
LAI TB, Anak-anak Benyamin ialah Bela, Bekher, Asybel, Gera, Naaman, Ehi, Rosh, Mupim, Hupim dan Ared.
KJV, And the sons of Benjamin were Belah, and Becher, and Ashbel, Gera, and Naaman, Ehi, and Rosh, Muppim, and Huppim, and Ard.
Hebrew,
וּבְנֵי בִנְיָמִן בֶּלַע וָבֶכֶר וְאַשְׁבֵּל גֵּרָא וְנַעֲמָן אֵחִי וָרֹאשׁ מֻפִּים וְחֻפִּים וָאָרְדְּ׃
Translit, UVENÊY VINYÂMIN BELA' VÂVEKHER VE'ASYBÊL GÊRÂ' VENA'AMÂN 'ÊKHÏ VÂRO' SYMUPÏM VEKHUPÏM VÂ'ÂRD


Benyamin adalah putra bungsu dari Yakub. Ia disebut בנימין - VINYÂMIN, putra tangan kanan oleh ayahnya, meskipun Rahel, ibunya, yang meninggal sewaktu melahirkan dia, menyebut dia בן־אוני - BEN-'ONI, putra kesusahanku (Kejadian 35:18, 24, 42). Setelah Yusuf hilang, Benyamin mendapat tempat utama dalam cinta kasih ayahnya sebagai putra yang masih hidup dari Rahel; hal ini adalah penting dalam penyerahan saudara-saudaranya kepada saudara mereka, Yusuf (Kejadian 42:4, 38, 44).

Suku keturunan Benyamin dalam bahasa Ibrani disebut VINYÂMIN, kata pengelompok, jamak BENE VINYÂMIN, juga BENE YEMINI (1 Samuel 22:7; Hakim-hakim 19:16) dan tunggal BEN YEMINI atau BEN HAYEMINI. Namanya yang mirip BINU (atau MARU) YAMINA mungkin berarti putra-putra orang-orang pengembara di Selatan yang terdapat pada abad 18 sebelum Masehi dalam naskah-naskah Mari, dan beberapa ahli mengira ini asal-usul dari suku dalam Alkitab itu; tapi perbedaan dalam waktu dan asal menjadikan penyamaan itu kurang pasti.

Banyak rincian dari silsilah Benyamin dapat ditemukan, meskipun sumber-sumber itu tidaklah lengkap; dalam Kejadian 46:21 dibilang sepuluh keluarga, tapi dalam Tawarikh hanya disebut tiga golongan dan dari yang tiga ini nama Yediel tidak terdapat dalam Pentateukh. Pencatatan kaum Benyamin terdapat dalam Bilangan 26:38 dan ayat-ayat berikutnya, dan juga 1 Tawarikh 8 untuk rincian yang sesuai dengan catatan pada zaman raja.

Bilangan 26:38-39 menulis daftar keturunan Benyamin yang terdiri atas Bela, Asybel, Ahiram, Sefufam dan Hufam. Masih ada perbedaan penulisan dalam 1 Tawarikh 8:1, "Benyamin memperanakkan Bela, anak sulungnya, Asybel, anak yang kedua, Ahrah, anak yang ketiga, Noha, anak yang keempat dan Rafa, anak yang kelima."

Masih ada lagi 1 Tawarikh 7:6 yang dikutip di atas, "Anak-anak Benyamin ialah Bela, Bekher dan Yediael, tiga orang." Mari kita tinjau sepuluh orang anak Benyamin dalam Kejadian 46:21 di atas.

1. Bela, - בלע - BELA', disebut kembali dalam Bilangan 26:38, 1 Tawarikh 7:6, 8:1, anak sulung.

2. Bekher, - בכר - VEKHER, terdapat juga dalam 1 Tawarikh 7:6 tetapi tidak disebut dalam Bilangan atau 1 Tawarikh 8:1, karena dia bukan keturunan langsung dari Benyamin melainkan cucu, bandingkan dengan 2 Samuel 20:1, Bilangan 26:35. Kata Ibrani בן - BEN tidak hanya berarti anak dari, tapi cucu dari dan keturunan, demikian pula kata ילד - YALAD tidak hanya berarti mengandung dalam pengertian fisik secara langsung, tapi juga berarti menjadi leluhur dari (kata benda ילד - YELED dari kata kerja ini berarti keturunan dalam Yesaya 29:23).

3. Asybel, אשבל - 'ASYBÊL, tertera dalam Bilangan. Dalam 1 Tawarikh 8:1 dia disebut sebagai anak Benyamin yang kedua, Asybel adalah nama lain atau alias dari Yediel (Ibrani, ידיעאל - YEDI'AEL) dalam 1 Tawarikh 7:6.

4. Gera, גרא - GÊRÂ, adalah anak Bela, dengan demikian cucu Benyamin, bandingkan dengan 1 Tawarikh 8:3, 5, 7; Hakim-hakim 3:15, 2 Samuel 16:5.

5. Naaman, נעמן - NA'AMÂN, pun anak Bela, cucu Benyamin, Bilangan 26:40, 1 Tawarikh 8:4, 7.

6. Ehi, אחי - 'ÊKHÏ, adalah Ahiram (Ibrani, אחירם - 'AKHIRAM dalam Bilangan 26:38, Ahia (Ibrani, אחיה - 'AKHIYAH) dalam 1 Tawarikh 8:7 dan Ahoah (Ibrani, אחוח - 'AKHOAH) dalam 1 Tawarikh 8:4; bandingkan dengan 2 Samuel 23:9, 23:28. Dia juga dipanggil Ehud (Ibrani, אחוד - 'EKHUD) dalam 1 Tawarikh 8:6.

7. Rosy, ראש - ROSY, tidak ditulis di lain-lain tempat, tapi dapat dibandingkan dengan 2 Samuel 15:32; 16:1.

8. Muppim, מפים - MUPÏM, dikenal juga Sefufam (Ibrani, שפופם - SYEFUFAM) atau Sufam dalam Bilangan 26:39, juga Sefufan (Ibrani, שפופן - SYEFUFAN dalam 1 Tawarikh 8:5 dan Supim (Ibrani, שפים - SUPIM) dalam 1 Tawarikh 7:12, 15.

9. Hupim, חפים - KHUPÏM, demikian juga dalam 1 Tawarikh 7:12, 15. Dalam Bilangan 26:39 dia disebut Hufam (Ibrani, חופם - KHUFAM).

10. Ared, ארד - 'ÂRD, adalah anak Bela, bandingkan dengan Bilangan 26:40, namanya dikenal dengan Adar (Ibrani, אדר - 'ADAR) dalam 1 Tawarikh 8:3.


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Mon Jul 10, 2006 11:53 am 
Offline
Merdeka dlm Kristus
Merdeka dlm Kristus
User avatar

Joined: Fri Jun 09, 2006 5:20 pm
Posts: 4833
26. Berapa cucu Benyamin (anak-anak Bela) ?
a. 5 orang (I Tawarikh 7:7).
b. 9 orang (I Tawarikh 8:3-5).
c. 2 orang (Bilangan 26:40).
Buka dan bacalah ayat yang dimaksud. Terlihat jelas bahwa semua nama dan jumlah cucu Benyamin tidak ada yang sama.



JAWAB :


* Bilangan 26:40
LAI TB, Dan anak-anak Bela ialah Ared dan Naaman; dari Ared kaum orang Ared dan dari Naaman kaum orang Naaman.
KJV, And the sons of Bela were Ard and Naaman: of Ard, the family of the Ardites: and of Naaman, the family of the Naamites.
Hebrew,
וַיִּהְיוּ בְנֵי־בֶלַע אַרְדְּ וְנַעֲמָן מִשְׁפַּחַת הָאַרְדִּי לְנַעֲמָן מִשְׁפַּחַת הַנַּעֲמִי׃
Translit, VAYIHYU VENÊY-VELA' 'ARD VENA'AMÂN MISYPAKHAT HÂ'ARDÏ LENA'AMÂN MISYPAKHAT HANA'AMÏ


Telah ditanggapi sebelumnya bahwa kata בן - BEN dalam bahasa Ibrani dapat berarti anak dan dapat pula bermakna cucu dan keturunan. Lihat ayat-ayat sebelumnya dan kita akan menemukan nama-nama yang sama antara Bilangan 26:38-41 dengan 1 Tawarikh 8:1-40 seperti Sefufam dan Huram.


* 1 Tawarikh 7:7
LAI TB, Anak-anak Bela ialah Ezbon, Uzi, Uziel, Yerimot dan Iri, lima orang, kepala-kepala puak, pahlawan-pahlawan yang gagah perkasa; mereka yang terdaftar dalam silsilah ada dua puluh dua ribu tiga puluh empat orang.
KJV, And the sons of Bela; Ezbon, and Uzzi, and Uzziel, and Jerimoth, and Iri, five; heads of the house of their fathers, mighty men of valor; and were reckoned by their genealogies twenty and two thousand and thirty and four.
Hebrew,
וּבְנֵי בֶלַע אֶצְבֹּון וְעֻזִּי וְעֻזִּיאֵל וִירִימֹות וְעִירִי חֲמִשָּׁה רָאשֵׁי בֵּית אָבֹות גִּבֹּורֵי חֲיָלִים וְהִתְיַחְשָׂם עֶשְׂרִים וּשְׁנַיִם אֶלֶף וּשְׁלֹשִׁים וְאַרְבָּעָה׃ ס
Translit, UVENÊY VELA' 'ETSBON VE'UZÏ VE'UZÏ'ÊL VÏRÏMOT VE'ÏRÏ KHAMISYÂH RÂ'SYÊY BÊYT 'ÂVOT GIBORÊY KHAYÂLÏM VEHITYAKHSÂM 'ESRÏM USYENAYIM 'ELEF USYELOSYÏM VE'ARBÂ'ÂH


Berdasarkan penyelidikan 1 Tawarikh 7:6-11 adalah keturunan Zebulon dan bukan Bela karena di antara ke-12 suku Israel ternyata tidak terdapat silsilah Zebulon sedangkan Bela merupakan buyut Israel sehingga di sinilah tempatnya di mana silsilah Zebulon itu diharapkan terutama dilihat dari segi geografisnya. Banyak yang berpendapat demikian bahwa kita berhadapan dengan silsilah Zebulon yang dikaburkan, karena kesalahan-kesalahan penulisan.


* 1 Tawarikh 8:3-5,
8:3 LAI TB, Anak-anak Bela ialah Adar, Gera, Abihud,
KJV, And the sons of Bela were, Addar, and Gera, and Abihud,
Hebrew,
וַיִּהְיוּ בָנִים לְבָלַע אַדָּר וְגֵרָא וַאֲבִיהוּד׃
Translit, VAYIHYU VÂNÏM LEVÂLA' 'ADÂR VEGÊRÂ' VA'AVÏHUD

8:4 LAI TB, Abisua, Naaman, Ahoah,
KJV, And Abishua, and Naaman, and Ahoah,
Hebrew,
וַאֲבִישׁוּעַ וְנַעֲמָן וַאֲחֹוחַ׃
Translit, VA'AVÏSYUA' VENA'AMÂN VA'AKHOAKH

8:5 LAI TB, Gera, Sefufan dan Huram.
KJV, And Gera, and Shephuphan, and Huram.
Hebrew,
וְגֵרָא וּשְׁפוּפָן וְחוּרָם׃
Translit, VEGÊRÂ' USYEFUFÂN VEKHURÂM


Rincian yang amat lengkap tentang Benyamin dibandingkan kebanyakan suku-suku lainnya bukanlah adanya pemberitahuan yang lebih banyak melainkan kesetiaan Benyamin kepada garis keturunan Daud. Daftar yang sejajar dalam 1 Tawarikh 7:6-12 dipandang sebagai silsilah yang rusak dari Zebulon dan Dan. Pokoknya daftar dalam 1 Tawarikh 7 itu tidak dapat dipadu dengan 1 Tawarikh 8:1-40.


Berikut ini adalah nama-nama keturunan Bela:

1. ארד - 'ÂRD (LAI, Ared), putra sulung Bela, sama dengan אדר - 'ADAR dalam 1 Tawarikh 8:3 karena huruf matinya sama tetapi terbalik, apalagi karena aksara ר - 'ROSY' dan ד - 'DALET' hampir tidak dapat dibedakan kecuali jika ditulis lebih besar (Bandingkan dengan penulisan antara ARAM dan EDOM pada tanggapan sebelumnya di Kontradiksi PL No. 6 di kontradiksi-perjanjian-lama-vt549.html#p1069 ).

2. נעמן - NA'AMÂN, juga ditulis dalam Kejadian 46:21 sebagai garis keturunan Benyamin.

3. גרא - GÊRÂ, terjadi pengulangan penulisan dua kali antara 1 Tawarikh 8:3 dan 8:5

4. אביהוד - 'ABIHUD, LAI Abihud.

5. אבישוע - 'ABISYUA, LAI Abisua

6. אחוח - 'AKHOAH, LAI Ahoah

7. שפופם - SYEFUFAM, LAI Sefufan, bandingkan dengan Bilangan 26:39

8. חורם - KHURAM, LAI Huram, bandingkan dengan Bilangan 26:39


Jadi inilah keseluruhan cucu Benyamin dari Bela menurut daftar yang paling lengkap di 1 Tawarikh 8:1-40.


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Mon Jul 17, 2006 10:47 am 
Offline
Merdeka dlm Kristus
Merdeka dlm Kristus
User avatar

Joined: Fri Jun 09, 2006 5:20 pm
Posts: 4833
27. Tuhan salah dalam batasan usia ?
a. Tuhan membatasi umur manusia hanya 120 tahun saja "Berfirman Tuhan: "Roh-Ku tidak akan selama-lamanya tinggal di dalam manusia, karena manusia itu adalah daging, tetapi umurnya akan seratus dua puluh tahun saja" (Kejadian 6:3). "Maka berkatalah TUHAN,'Aku tidak memperkenankan manusia hidup selama-lamanya; mereka mahluk fana, yang harus mati. Mulai sekarang umur mereka tidak akan melebihi 120 tahun" (Kejadian 6:3, Alkitab Bahasa Indonesia Sehari-hari).
b. Batasan usia dari Tuhan itu salah besar, karena banyak orang yang usianya melebihi 120 tahun. Adam hidup selama 930 tahun (Kej. 5:3-5), Set hidup selama 912 tahun (Kej. 5:6-8), Enos hidup selama 905 tahun (Kej.9-11), Keenam hidup selama 9 1 0 tahun (Kej. 5:12-14), Mahalaleel hidup selama 895 tahun (Kej. 5:15-17), Yared hidup selama 962 tahun (Kej. 5:18-20), Henokh hidup selama 365 tahun (Kej. 5:21-23), Metusalah hidup selama 969 tahun (Kej. 5:25-27), Lamekh hidup selama 777 tahun (Kej. 5:28-32), Nuh hidup selama 950 tahun (Kej. 9:29), Sem hidup selama 600 tahun (Kej. 11: 10-11), Arpakhsad hidup selama 438 tahun (Kej. 11:12-13), Selah hidup selama 433 tahun (Kej. ll: 14-15), Eber hidup selama 464 tahun (Kej. ll:16-17). Peleg hidup selama 239 tahun (Kej. ll:18-19), Rehu hidup selama 239 tahun (Kej.11: 22-21), Serug hidup selama 230 tahun (Kej. 11: 24-25), Sara hidup selama 127 tahun (Kej. 23: 1-2), Ismael hidup selama 137 tahun (Kej. 25:17), Nahor hidup selama 148 tahun (Kej. ll: 24-25), Yakub hidup selama 147 tahun (Kej. 47: 28), Lewi hidup selama 137 tahun (Kej. 6:15), Kehat hidup selama 133 tahun (Kej. 6:19), Harun hidup selama 123 tahun (BH 33:39), Ayub hidup selama 140 tahun (Ayub. 42: 16-17).



JAWAB :


(Kategori : salah membaca ayat)


Shabbir Ally menganggap penyataan ini bertentangan dengan usia orang-orang yang pada waktu itu yang mencapai usia lebih dari 120 tahun seperti yang disebutkan dalam Kejadian 11:12-16.

120 tahun usia yang disebutkan Allah dalam Kejadian 6:3 tidak mungkin berbicara batas usia manusia sementara orang-orang lebih tua umurnya disebutkan dalam Kitab kejadian yang sama (malahan dalam pasal-pasal yang berdekatan, termasuk nuh sendiri). Angka itu lebih ditujukan untuk jangka waktu yang diberikan Allah , yaitu selama 120tahun sebelum air bah betul-betul didatangkan. Itulah jangka waktu peringatan kepada Nuh, seperti yang kita baca dalam :


* 1 Petrus 3:20
yaitu kepada roh-roh mereka yang dahulu pada waktu Nuh tidak taat kepada Allah, ketika Allah tetap menanti dengan sabar waktu Nuh sedang mempersiapkan bahteranya, di mana hanya sedikit, yaitu delapan orang, yang diselamatkan oleh air bah itu.



Dengan demikian, ayat dalam Kejadian 6:3 akan selaras dengan Kejadian pasal 11. Untuk lebih jelasnya, mari kita teliti ayat dalam Kejadian 6:3 sebagai berikut :


* Kejadian 6:3,
LAI TB, Berfirmanlah TUHAN: "Roh-Ku tidak akan selama-lamanya tinggal [?] di dalam manusia, karena manusia itu adalah daging, tetapi umurnya akan seratus dua puluh tahun saja."
KJV, And the LORD said, My spirit shall not always strive with man, for that he also is flesh: yet his days shall be an hundred and twenty years.
Hebrew,
וַיֹּאמֶר יְהוָה לֹא־יָדֹון רוּחִי בָאָדָם לְעֹלָם בְּשַׁגַּם הוּא בָשָׂר וְהָיוּ יָמָיו מֵאָה וְעֶשְׂרִים שָׁנָה׃
Translit, VAYO'MER YEHOVÂH (baca 'ADONÂY) LO'-YÂDON RUKHÏ VÂ'ÂDÂM LE'OLÂM BESYAGAM HU' VÂSÂR VEHÂYU YÂMÂV MÊ'ÂH VE'ESRÏM SYÂNÂH


Sengaja saya bubuhkan tanda tanya [?] untuk penerjemahan LAI tidak akan selama-lamanya tinggal. Kata Ibrani di sana adalah לא־ידון - LO'-YÂDON, לא - LO' artinya tidak sedangkan ידון - YÂDON berasal dari kata דין - DIN atau DUN yang artinya menghakimi, mengadili, berkelahi, bergulat, BUKAN BERARTI TINGGAL ATAU BERDIAM DI DALAM .

Kata ini dalam Alkitab LAI ditemui di Kejadian 6:3 seperti di atas, namun dalam ayat lain diterjemahkan menghukum (Kejadian 15:14; Mazmur 110:6); mengadili (Kejadian 30:6; 49:16; Ulangan 32:36; 1 Samuel 2:10; Ayub 36:31; Mazmur 7:8; 9:8; 50:4; 54:1; 72:2; 96:10; 135:14); berbantah-bantah (2 Samuel 19:9), dan lain-lain, oleh karena itulah saya membubuhkan tanda tanya atas terjemahan LAI di atas.

Kejadian 6:3 ini berbicara tentang penghakiman dan pengadilan Allah atas kejahatan manusia, bukan tentang usia manusia. Allah memperpanjang hari-hari (Ibrani יום - YÕM) penghakiman dan pengadilan-NYA selama 120 tahun menjelang air bah yang membinasakan bumi. Perhatikan bahwa Alkitab menulis ימיו - YÂMÂV dari YÕM (hari) dan suffix pronomina ו - "VAV" (-nya) yang secara harfiah bermakna hari-harinya, bukan umurnya. Kata umur dalam bahasa Ibrani biasanya diterjemahkan dari kata בן - BEN yang juga berarti anak laki-laki.


Contoh:


* Keluaran 7:7
LAI TB, Adapun Musa delapan puluh tahun umurnya dan Harun delapan puluh tiga tahun, ketika mereka berbicara kepada Firaun.
KJV, And Moses was fourscore years old, and Aaron fourscore and three years old, when they spake unto Pharaoh.
Hebrew,
וּמֹשֶׁה בֶּן־שְׁמֹנִים שָׁנָה וְאַהֲרֹן בֶּן־שָׁלֹשׁ וּשְׁמֹנִים שָׁנָה בְּדַבְּרָם אֶל־פַּרְעֹה׃ פ
Translit, UMOSYEH BEN-SYEMONÏM SYÂNÂH VE'AHARON BEN-SYÂLOSY USYEMONÏM SYÂNÂH BEDABERÂM 'EL-PAR'OH


Selanjutnya, bandingkan dengan Kejadian 5:32, Nuh berusia 500 tahun tatkala memperanakkan Sem, Ham, dan Yafet. Ketiga anak ini bukan kembar melainkan dilahirkan beda tahun yang kalo dijumlah dapat saja mencapai angka 20 tahun. Kemudian Kejadian 7:6, Nuh berusia 600 tahun tatkala air bah datang meliputi bumi, ada selang waktu 100 tahun plus selang waktu antara ketiga anak Nuh ini lahir. Jadi 120 tahun itu adalah selang waktu tindakan Allah menghakimi, mengadili (Ibrani, דין - DIN atau DUN) sejak DIA mengucapkan firman-NYA.



Sumber :
- Yohannes/ Biblika
- Geisler, Norman & Howe, Thomas, When Critics Ask, Victor Books, Wheaton, Illinois, 1992, p. 41.
- Jay Smith, Alex Chowdhry, Toby Jepson, James Schaeffer, 101 Contradictions in the Bible Cleared Up
.


Artikel terkait :
UMUR MANUSIA 120 TAHUN SAJA?, di umur-manusia-120-tahun-saja-vt1132.html#p3531


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Mon Jul 17, 2006 10:55 am 
Offline
Merdeka dlm Kristus
Merdeka dlm Kristus
User avatar

Joined: Fri Jun 09, 2006 5:20 pm
Posts: 4833
28. Tuhan menyesal atau tidak ?
a. Tuhan tidak punya sifat menyesal (I Samuel 15:29, Bilangan 23:19).
b. Tuhan menyesal dan pilu hati karena telah menciptakan manusia yang akhimya cenderung berbuatjahat di muka bumi (Kejadian 6:5-6). Tuhan menyesal karena telah Saul sabagai raja di Israel (I Samuel IS: 10-11, 35). Tuhan menyesal setelah mengacungkan tangan ke Yerusalem (II Samuel 24:16).Tuhan menyesal karena telah merancang malapetaka (Yeremia, 26:3, Yeremia 42:10, Keluaran 32: 14).



JAWAB :


(Kategori : Salah memahami cara Allah bekerja dalam sejarah dan salah memahami penggunaan bahasa Ibrani)


Apa yang dituduhkan sebagai kontradiksi timbul dari "terjemahan lama" naskah Alkitab ke dalam bahasa Inggris juga bahasa Indonesia. Karena itu maka jalan keluarnya diambil dengan melihat pada konteks dan peristiwa yang terjadi.

Tim penerjemah Alkitab, King James Version, misalnya (seperti yang dipakai oleh Shabbir Ally) menterjemahkan kata Ibrani נחם - 'NÂKHAM' sebanyak 41 kali sebagai "menyesal", diantara 108 kata 'NÂKHAM' yang bermakna lain dalam Alkitab bahasa asli Ibrani. Kita tahu bahwa para penterjemah pada saat itu bekerja dengan jumlah salinan naskah Asli yang lebih sedikit daripada yang tersedia saat ini. Penemuan naskah-naskah yang lebih tua serta benda-benda arkeologis di sepanjang abad terakhir memberikan akses kepada pemahaman kata dalam bahasa asli Alkitab Ibrani yang lebih akurat. Oleh karena itu, kebanyakan para penterjemah sekarang lebih akurat dalam menterjemahkan kata 'NÂKHAM' yang (dipermasalahkan dalam kontradiksi ini) dengan makna : sikap melunak, bersedih, menyatakan rasa simpati, menghibur, menyesal, bertobat, dll. Sesuai dengan konteks yang dibicarakan.

Dibawah ini penjelasan secara detail tentang makna נחם - 'NÂKHAM', semoga Anda semua memahami kata tersebut juga penyesuaian dengan konteks ayat yang dibicarakan.


-----


* Bilangan 23:19
LAI TB, Allah bukanlah manusia, sehingga Ia berdusta bukan anak manusia, sehingga Ia menyesal. Masakan Ia berfirman dan tidak melakukannya, atau berbicara dan tidak menepatinya?"
King James Version (KJV), God is not a man, that he should lie; neither the son of man, that he should repent: hath he said, and shall he not do it? or hath he spoken, and shall he not make it good?
New International Version (NIV), God is not a man, that he should lie, nor a son of man, that he should change his mind. Does he speak and then not act? Does he promise and not fulfill?
Hebrew,
לֹא אִישׁ אֵל וִיכַזֵּב וּבֶן־אָדָם וְיִתְנֶחָם הַהוּא אָמַר וְלֹא יַעֲשֶׂה וְדִבֶּר וְלֹא יְקִימֶנָּה׃
Translit, LO' 'ÏSY 'ÊL VÏKHAZÊV UVEN-'ÂDÂM VEYITNEKHÂM HAHU' 'ÂMAR VELO' YA'ASEH VEDIBER VELO' YEQÏMENÂH


Bilangan 23:18-20 adalah firman Tuhan yang diberikan dalam bentuk sajak dalam suatu irama 3:3, yang mengumumkan bahwa Allah bukanlah manusia, sehingga Ia berdusta atau menyesal. Telah menjadi kehendak-Nya untuk memberkati umat-Nya.

Bahwa Tuhan Tidak Berubah atau Tetap Sama, hal itu tidak berarti, bahwa Ia tidak bergerak, seperti gunung atau batu yang mati. Allah tidak berubah atau tetap sama justru di dalam firman dan karya-Nya, supaya menjadi sekutu umat-Nya. Bahwa Tuhan tidak berubah atau tetap sama, berarti bahwa Ia tidak akan melepaskan umat-Nya yang telah menjadi sekutu-Nya itu, sekalipun umat-Nya sering mengubah sikapnya terhadap Tuhannya. Hal ini disebabkan karena Allah terharu terhadap nasib sekutu-Nya. Bahwa Allah tidak berubah atau tetap sama ada hubungannya yang erat sekali dengan kesetiaan-Nya. Dalam hakekat Allah yang diungkapkan dalam keadaan-Nya yang tidak berubah atau yang tetap sama justru terkandung banyak gerak dan perbuatan. Sebab justru karena Allah tidak berubah atau tetap sama, maka Ia harus bekerja guna menyingkirkan segala sesuatu yang merintangi kesetiaan-Nya terhadap maksud-Nya untuk menjadi sekutu umat-Nya.

Di dalam terang inilah kita harus melihat hal sesal Allah yang sering diungkapkan di dalam Alkitab.


* 1 Samuel 15:29
LAI TB,Lagi Sang Mulia dari Israel tidak berdusta dan Ia tidak tahu menyesal; sebab Ia bukan manusia yang harus menyesal.
KJV, And also the Strength of Israel will not lie nor repent: for he is not a man, that he should repent.
NIV, He who is the Glory of Israel does not lie or change his mind; for he is not a man, that he should change his mind.
Hebrew,
וְגַם נֵצַח יִשְׂרָאֵל לֹא יְשַׁקֵּר וְלֹא יִנָּחֵם כִּי לֹא אָדָם הוּא לְהִנָּחֵם׃
Translit, VEGAM NÊTSAKH YISRÂ'ÊL LO' YESYAQÊR VELO' YINÂKHÊM KÏ LO' 'ÂDÂM HU' LEHINÂKHÊM


Ayat di atas umpamanya disebutkan, bahwa Sang Mulia (harfiah Yang Kuat atau Kekuatan) dari Israel tidak berdusta dan IA TIDAK TAHU MENYESAL, sebab Ia bukan manusia yang harus menyesal. Firman ini diucapkan oleh Samuel kepada raja Saul, ketika raja Saul kembali dari memerangi bangsa Amalek. Di dalam memerangi bangsa Amalek itu raja Saul makin menampakkan kekerasan hatinya, dengan secara terang-terangan melanggar perintah Allah. Raja Saul menawan raja Amalek dan merampas lembu-lembu bangsa Amalek dengan alasan akan dipersembahkan kepada Allah. Padahal Allah dengan tegas memerintahkan supaya Saul menumpas segala orang Amalek dengan segala harta-bendanya. Sebagai raja yang mewakili umat Allah, Saul harus menampakkan ketaatannya yang sebesar-besarnya kepada Tuhan. Dengan perbuatannya itu raja Saul membahayakan kedudukan umat Israel sebagai sekutu Allah. Oleh karena Allah telah sekali berfirman, bahwa Ia menjadi sekutu Israel, maka Ia tidak akan berubah dari putusan-Nya itu. Ia memegang teguh kepada apa yang telah direncanakan. Tiada seorangpun yang boleh mengeraskan hatinya guna meniadakan atau menggagalkan rencana Allah itu. Karena Saul berbuat demikian (akan menggagalkan kedudukan Allah sebagai sekutu umat-Nya) maka ia ditolak oleh Tuhan. Tuhan mengambil kerajaan dari tangan Saul, dan akan memberikannya kepada orang lain. Sekalipun Allah sendiri yang telah memanggil Saul untuk menjadi raja, akan tetapi karena Saul akan merusak rencana Allah, Tuhan menarik kembali keputusan-Nya yang telah diambil terhadap Saul dengan alasan bahwa Saul membahayakan rencana Allah yang mengenai umat-Nya.

Perubahan sikap Allah terhadap Saul adalah reaksi Allah yang penuh emosi (renjana) terhadap perbuatan manusia. Allah disakitkan hati-Nya, sehingga harus menarik kembali keputusan-Nya yang semula yang mengenai Saul. Oleh karena Tuhan tidak tahu menyesal, artinya: tidak pernah menyesali keputusan-Nya untuk menjadi sekutu Israel, maka Tuhan menyesalkan perbuatan Saul yang membahayakan keputusan Allah yang pokok tadi.

Demikianlah Allah bukanlah Allah yang dingin, yang tidak pernah tergerak hati-Nya. Ia bereaksi terhadap perbuatan untuk-Nya. Firman dan karya-Nya adalah kongkrit bersejarah. Ia benar-benar turut menghayati kehidupan umat-Nya. Ia dapat berubah setiap waktu, artinya: Ia dapat mengubah setiap saat sikap-Nya terhadap umat-Nya, justru karena Ia tidak tahu menyesal, artinya: justru karena Ia tidak menyesal menjadi sekutu umat-Nya.


* Kejadian 6:6
LAI TB, maka menyesallah TUHAN, bahwa Ia telah menjadikan manusia di bumi, dan hal itu memilukan hati-Nya.
KJV, And it repented the LORD that he had made man on the earth, and it grieved him at his heart.
NIV, The LORD was grieved that he had made man on the earth, and his heart was filled with pain.
Hebrew,
וַיִּנָּחֶם יְהוָה כִּי־עָשָׂה אֶת־הָאָדָם בָּאָרֶץ וַיִּתְעַצֵּב אֶל־לִבֹּו׃
Translit, VAYINÂKHEM YEHOVÂH KÏ-'ÂSÂH 'ET-HÂ'ÂDÂM BÂ'ÂRETS VAYIT'ATSÊV 'EL-LIBO


Di dalam terang inilah Kejadian 6:6 di atas harus ditinjau. Di situ disebutkan, bahwa TUHAN MENYESAL, bahwa Ia telah menjadikan manusia di bumi, dan bahwa hal itu memilukan hati-Nya.

Bahwa Allah menyesal di sini ditujukan kepada perbuatan manusia yang membahayakan rencana Allah, menyelamatkan dunia ini. Manusia pada zaman Nuh membahayakan rencana Allah untuk menjadi sekutu manusia, yaitu dengan berbuat dosa yang menyolok sekali. Perbuatan mereka sama dengan perbuatan raja Saul. Oleh karena Allah setia kepada rencana-Nya, artinya oleh karena Ia tetap sama atau tidak berubah terhadap rencana-Nya; maka Ia MENYESALKAN PERBUATAN MANUSIA pada zaman Nuh itu.

Demikianlah gagasan yang terkandung di dalam 1 Samuel 15:29 itu sebenarnya sama dengan gagasan yang terkandung di dalam Kejadian 6:6, sekalipun pengungkapannya berbeda. Keduanya menunjukkan, bahwa Allah tidak menyesal bahwa Ia menjadi sekutu umat-Nya atau menjadi sekutu manusia, dan oleh karenanya Allah menyesalkan perbuatan manusia yang membahayakan maksud-Nya yang mulia itu.

Masih ada ayat-ayat lainnya yang senada dengan ayat-ayat yang telah kita bicarakan, sebagai umpamanya Keluaran 32:13-14, yang menyebutkan bahwa TUHAN menyesal karena malapetaka yang dirancangkan-Nya atas umat-Nya; Yunus 4:2 yang menyebutkan, bahwa Allah adalah Allah yang pengasih dan penyayang, yang panjang sabar dan berlimpah kasih setia serta yang menyesal karena malapetaka yang hendak didatangkan-Nya; Ibrani 13:8 yang menyebutkan, bahwa Yesus Kristus tetap sama, baik kemarin maupun hari ini dan sampai selama-lamanya. akan tetapi ayat-ayat ini tidak akan dibicarakan.

Mengenai hakekat Allah yang diungkapkan dalam keadaan-Nya yang tidak berubah atau yang tetap sama, dapat disimpulkan demikian, bahwa Allah di dalam segala perubahan sikap-Nya itu adalah Allah yang tetap setia kepada diri-Nya sendiri. Bahwa Ia setia kepada diri-Nya sendiri, ini dapat diungkapkan dengan pengalimatan, bahwa Ia tidak menyesal, atau bahwa Ia menyesal, atau bahwa Ia tidak berubah, atau bahwa Ia meninjau kembali keputusan-Nya. Jika Allah disebut Yang Tidak Berubah atau Yang Tidak Menyesal, hal itu diterapkan kepada keputusan-Nya untuk menjadi sekutu umat-Nya, sedang jika disebutkan, bahwa Allah adalah Yang Berubah atau Yang Menyesal hal itu ditetapkan kepada sikap umat-Nya yang membahayakan keputusan Allah untuk menjadi sekutu umat-Nya tadi.

Di dalam Alkitab hubungan Allah dengan manusia terjadi di dalam kejadian-kejadian yang konkrit di dalam sejarah. Di sepanjang sejarah itulah Allah membuktikan dengan firman dan karya-Nya, bahwa Ia tetap sama, bahwa Ia Tidak Berubah, bahwa pada-Nya tidak ada perubahan, di dalam menjadi sekutu umat-Nya. Ia setia kepada keputusan itu sampai selama-lamanya. Jelaslah bahwa kesetiaan Allah terhadap diri-Nya sendiri dan terhadap rencana-Nya adalah kekal selama-lamanya. Agar Allah dapat setia kepada diri-Nya dan kepada maksud-Nya, sering Ia harus mengubah jalan-Nya demi keselamatan umat-Nya yang sering tidak setia itu.

Berdasarkan hal itu semuanya, hakekat Allah yang diungkapkan dalam keadaan-Nya yang tidak berubah itu barangkali lebih tepat dikalimatkan dengan ungkapan keteguhan-Nya atau bahwa Allah dapat dipercaya.


------------------------------------------------


ALLAH MENYESAL


Dalam teologi (ilmu tentang Allah) ada istilah yang disebut "anthropomorphisme" yang berasal dari kata ανθρωπος – "anthrôpos" (manusia) dan μορφη - "morphê" (bentuk, wujud), jadi bermakna mengambil bentuk atau wujud manusia (lihat artikel : ALLAH – ANTHROPOMORPHISME, di allah-anthropomorphisme-vt23.html#p47 ).

Allah yang tidak terbatas itu tidak dapat dipahami oleh akal manusia yang terbatas, namun Allah dapat dikenal oleh manusia karena Dia berkenan menyatakan diri-Nya kepada manusia lewat para nabi dan tertulis pula di Alkitab. Untuk mempermudah pengenalan akan Allah yang tidak terbatas, maka digunakanlah bentuk bentuk yang lazim pada manusia, yang disebut "anthropomorphisme", misalnya:

Allah mendengar, apakah Allah memiliki telinga?

Allah melihat, apakah Allah memiliki mata?
Allah berjalan, apakah Allah memiliki kaki?

Hal yang sama juga digunakan dalam ungkapan Allah "menyesal", berarti ada sesuatu dalam perasaan Allah yang tidak sesuai dengan kehendak-Nya. Menjawab pertanyaan tentang Allah "menyesal" itu tidak sulit, asal kita dapat menjawab dua pertanyaan di bawah ini:

[1] Bagaimana perasaan Allah jika manusia menuruti firman-Nya? Senang, gembira, sukacita, tertawa? Jawaban atas pertanyaan ini saya masukkan ke dalam kategori perasaan Allah yang "positif".

[2] Bagaimana perasaan Allah jika manusia melanggar firman-Nya? Marah, murka, menyesal, pilu, sedih, menangis? Jawaban atas pertanyaan ini termasuk kategori perasaan Allah yang "negatif".

Jawaban atas kedua pertanyaan di atas sebenarnya lebih tepat ditujukan kepada manusia, namun dapat pula digunakan kepada Allah, tentu saja sebatas pengetahuan manusia karena kita tidak bakal dapat memahami perasaan Allah yang sebenarnya.

Salah satu ayat tentang Allah menyesal dapat kita jumpai, antara lain:


* Kejadian 6:6-7
[/b]
6:6 LAI TB, maka menyesallah TUHAN, bahwa Ia telah menjadikan manusia di bumi, dan hal itu memilukan hati-Nya.
KJV, And it repented the LORD that he had made man on the earth, and it grieved him at his heart.
Hebrew,
וַיִּנָּחֶם יְהוָה כִּי־עָשָׂה אֶת־הָאָדָם בָּאָרֶץ וַיִּתְעַצֵּב אֶל־לִבֹּו׃
Translit interlinear, VAYINÂKHEM {dan Dia menyesal} YEHOVÂH {TUHAN} KÏ-'ÂSÂH {karena Dia menjadikan} 'ET-HÂ'ÂDÂM {manusia itu} BÂ'ÂRETS {di bumi} VAYIT'ATSÊV {dan memilukan} 'EL-LIBÕ {hati-Nya}

6:7 LAI TB, Berfirmanlah TUHAN: "Aku akan menghapuskan manusia yang telah Kuciptakan itu dari muka bumi, baik manusia maupun hewan dan binatang-binatang melata dan burung-burung di udara, sebab Aku menyesal, bahwa Aku telah menjadikan mereka."
KJV, And the LORD said, I will destroy man whom I have created from the face of the earth; both man, and beast, and the creeping thing, and the fowls of the air; for it repenteth me that I have made them.
Hebrew,
וַיֹּאמֶר יְהוָה אֶמְחֶה אֶת־הָאָדָם אֲשֶׁר־בָּרָאתִי מֵעַל פְּנֵי הָאֲדָמָה מֵאָדָם עַד־בְּהֵמָה עַד־רֶמֶשׂ וְעַד־עֹוף הַשָּׁמָיִם כִּי נִחַמְתִּי כִּי עֲשִׂיתִם׃
Translit interlinear, VAYO'MER {dan Dia berfirman} YEHOVÂH {TUHAN} 'EMKHEH {Aku akan membinasakan} 'ET-HÂ'ÂDÂM {manusia itu} 'ASYER-BÂRÂ'TÏ {yang Aku sudah menciptakan} MÊ'AL {dari atas} PENÊY {muka} HÂ'ADÂMÂH {tanah itu} MÊ'ÂDÂM {dari manusia} 'AD-BEHÊMÂH {hingga ternak} 'AD-REMES {hingga yang melata} VE'AD-'ÕF {dan hingga unggas} HASYÂMÂYIM {langit itu} KÏNIKHAMTÏ {karena Aku menyesal} KÏ {karena} 'ASÏTIM {Aku menjadikan mereka}


Kata "menyesal" yang diterjemahkan dari kata Ibrani נחם - 'NÂKHAM' yang secara konseptual bermakna tidak sesuai dengan yang dikehendaki sehingga memperlukan penghiburan, hal-hal yang tidak memuaskan hati. Bandingkan dengan nama "Nuh" dalam Kejadian 5:29 dan bandingkan pula Ishak "dihiburkan" ('NÂKHAM') oleh istrinya atas kematian ibunya (Kejadian 24:67), atau Yakub menolak "dihiburkan" ('NÂKHAM') atas kematian Yusuf (Kejadian 37:35). Jelas adalah hal-hal yang tidak sesuai dengan kehendak sehingga memerlukan pemakaian kata "NÂKHAM" di situ.

Jadi, ungkapan Allah "menyesal" itu sebenarnya menggambarkan adanya suatu perasaan "negatif" di dalam diri Allah.


---------------------------------------


ALLAH MENYESAL



* Kejadian 6:7
LAI TB, Berfirmanlah TUHAN: "Aku akan menghapuskan manusia yang telah Kuciptakan itu dari muka bumi, baik manusia maupun hewan dan binatang-binatang melata dan burung-burung di udara, sebab Aku menyesal, bahwa Aku telah menjadikan mereka."
Alkitab Terdjemahan Lama, "Maka firman Tuhan: Bahwa Aku akan membinasakan manusia, jang telah Kudjadikan diatas bumi, baik manusia baik binatang jang berkaki empat, dan binatang jang melata, dan unggas jang diudara, karena bersesallah Aku sebab telah Kudjadikan mereka itu."
KJV, "And the LORD said, I will destroy man whom I have created from the face of the earth; both man, and beast, and the creeping thing, and the fowls of the air; for it repenteth me that I have made them."
NIV, "So the LORD said, 'I will wipe mankind, whom I have created, from the face of the earth -- men and animals, and creatures that move along the ground, and birds of the air -- for I am grieved that I have made them.'"
Hebrew,
וַיֹּאמֶר יְהוָה אֶמְחֶה אֶת־הָאָדָם אֲשֶׁר־בָּרָאתִי מֵעַל פְּנֵי הָאֲדָמָה מֵאָדָם עַד־בְּהֵמָה עַד־רֶמֶשׂ וְעַד־עֹוף הַשָּׁמָיִם כִּי נִחַמְתִּי כִּי עֲשִׂיתִם׃
Translit interlinear, "VAYO'MER {dan Dia berfirman} YEHOVÂH {TUHAN} 'EMKHEH {Aku akan membinasakan} 'ET-HÂ'ÂDÂM {manusia itu} 'ASYER-BÂRÂ'TÏ {yang Aku sudah menciptakan} MÊ'AL {dari atas} PENÊY {muka} HÂ'ADÂMÂH {tanah itu} MÊ'ÂDÂM {dari manusia} 'AD-BEHÊMÂH {hingga ternak} 'AD-REMES {hingga yang melata} VE'AD-'ÕF {dan hingga unggas} HASYÂMÂYIM {langit itu} KÏNIKHAMTÏ {karena Aku menyesal} KÏ {karena} 'ASÏTIM {Aku menjadikan mereka}"


KJV menerjemahkannya dengan 'it repenteth me' dan NIV menerjemahkannya dengan 'I am grieved'. Kata "menyesal" yang diterjemahkan dari kata Ibrani נחם - 'NÂKHAM' mengandung banyak makna misalnya "Anak ini akan memberi kepada kita penghiburan ('NÂKHAM')" (Kejadian 5:29); "Ishak mencintainya dan demikian ia dihiburkan ('NÂKHAM') setelah ibunya meninggal." (Kejadian 24:67); "Sekalian anaknya laki-laki dan perempuan berusaha menghiburkan ('NÂKHAM') dia, tetapi ia menolak dihiburkan ('NÂKHAM')" (Kejadian 37:35).


Kata 'repent' dalam bahasa Inggris berarti 'think with regret or sorrow of; be full of regret (about); wish one had not done. Sedangkan 'grieve' dari 'grief' adalah 'deep or violent sorrow'.

Jadi dari beberapa contoh di atas, barangkali kata "menyesal" itu dapat diterjemahkan dengan kata lain yang lebih tepat ..., apa yang dikehendaki oleh Allah ternyata tidak terlaksana, hal itu tidak menyenangkan dan menghibur-NYA. Allah tidak menghendaki siapa pun berbuat dosa, namun tatkala manusia berbuat dosa maka DIA menjadi "NÂKHAM".


-----


Jadi tidak ada kontradiksi/ pertentangan disini, jika kita memahami makna "NÂKHAM" dan konteks yang sedang dibicarakan . Pertanyaannya adalah "Apakah Allah menyesal?" Jawabannya "Tidak, Allah tidak pernah menyesal (dalam artian berubah pikiranNya karena kecewa)". Demikianlah Allah bukanlah Allah yang dingin, yang tidak pernah tergerak hati-Nya. Allah bukan 'seonggok batu' yang tidak pernah tersentuh hatiNya. Namun Ia selalu menanggapi situasi dan prilaku setiap anak-anakNya dengan penuh kasih atau dengan murka, sehingga Ia akan menjadi sedih dan geram ketika manusia berbuat jahat, atau berpaling dariNya.



SUMBER :
- Yohannes/ Biblika
- Archer, Gleason, L., Encyclopedia of Bible Difficulties, 1994 Revised Edition, 1982, Zondervan Publishing House
- Jay Smith, Alex Chowdhry, Toby Jepson, James Schaeffer, 101 Contradictions in the Bible Cleared Up .





Artikel terkait :
ALLAH MENYESAL, di allah-menyesal-vt369.html#p786

INKONSISTENSI & KONTRADIKSI ALKITAB No. 5, di inkonsistensi-kontradiksi-alkitab-vt566.html#p1134


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Mon Jul 17, 2006 11:14 am 
Offline
Merdeka dlm Kristus
Merdeka dlm Kristus
User avatar

Joined: Fri Jun 09, 2006 5:20 pm
Posts: 4833
29. Tuhan bisa dilihat atau tidak ?
a. Tuhan tidak bisa dilihat dan didengar (Yohanes 5: 37,I Timotius 1:17, I Timotius 6:16, Keluaran 33: 20, I Yohanes 4:12).
b. Tuhan bisa dihhat dengan mata kepala (Keluaran 33:11), Kejadian 18:1, Yohanes 5:37), Keluaran 33:20; I Timotius 6:16, I Timotius 1: 17,I Yohanes 4:12, Kejadian 26:24).
c. Tuhan kelihatan kaki-Nya (Keluaran 24:9-10).
d. Tuhan kelihatan sedang duduk (Yesaya 6:1).
e. Tuhan bias dilihat dari jauh(Yeremia 31:3).



JAWAB :


* Yohanes 1 : 18
LAI TB, Tidak seorangpun yang pernah melihat Allah; tetapi Anak Tunggal Allah, yang ada di pangkuan Bapa, Dialah yang menyatakan-Nya.
KJV, No man hath seen God at any time, the only begotten Son, which is in the bosom of the Father, he hath declared him.
TR, θεον ουδεις εωρακεν πωποτε ο μονογενης υιος ο ων εις τον κολπον του πατρος εκεινος εξηγησατο
Translit, theon oudeis eôraken pôpote ho monogenês huios ho ôn eis ton kolpon tou patros ekeinos exêgêsato


* Yohanes 5:37
LAI TB, Bapa yang mengutus Aku, Dialah yang bersaksi tentang Aku. Kamu tidak pernah mendengar suara-Nya, rupa-Nyapun tidak pernah kamu lihat,
KJV, And the Father himself, which hath sent me, hath borne witness of me. Ye have neither heard his voice at any time, nor seen his shape.
TR, και ο πεμψας με πατηρ αυτος μεμαρτυρηκεν περι εμου ουτε φωνην αυτου ακηκοατε πωποτε ουτε ειδος αυτου εωρακατε
Translit, kai ho pempsas me patêr autos memarturêken peri emou oute phônên autou akêkoate pôpote oute eidos autou heôrakate


Penulis kontradiksi ini tidak memperhatikan konteks ayat ini. Orang-orang Yahudi yang berdialog dengan Yesus Kristus pada saat itu memang tidak pernah mendengar suara Allah apalagi melihat wajah-Nya. Perkataan itu ditujukan kepada orang-orang Yahudi dan ayat di atas berkaitan dengan ungkapan αυτος μεμαρτυρηκεν περι εμου ; autos memarturêken peri emou, Dia yang bersaksi tentang Aku.

Ayat ini menunjuk kepada saksi Allah yang tidak kelihatan yang terdapat di dalam hati manusia. Orang Yahudi tentu akan menekankan bahwa tidak ada seorang pun yang pernah melihat Allah. Bahkan pada saat Dasa Firman diberikan, "suara kata-kata kamu dengar, tetapi suatu rupa tidak kamu lihat, hanya ada suara" (Ulangan 4:12).

Jadi perkataan Yesus Kristus bermakna bahwa "Memang benar Allah itu tidak kelihatan, demikian juga kesaksian-Nya, karena kesaksian-Nya itu adalah jawaban yang keluar dari hati manusia ketika manusia itu berhadapan dengan Aku." Jika kita diperhadapkan dengan Kristus, maka kita melihat di dalam Dia semua yang indah dan bijaksana; keyakinan seperti itu adalah kesaksian Allah di dalam hati kita.


* Keluaran 33:11,
"Dan TUHAN berbicara kepada Musa dengan berhadapan muka seperti seorang berbicara kepada temannya; kemudian kembalilah ia ke perkemahan. Tetapi abdinya, Yosua bin Nun, seorang yang masih muda, tidaklah meninggalkan kemah itu."



Ungkapan wajah kepada wajah adalah ungkapan khas Ibrani yang dimengerti dengan jelas dengan kata-kata berikutnya seperti seseorang berbicara kepada temannya. Itulah persekutuan yang tidak berhingga, di mana tidak ada sesuatu yang disembunyikan dan tidak ada sesuatu yang terselubung. Bandingkan dengan ayat-ayat berikut ini:


* Kejadian 32:30,
"Yakub menamai tempat itu Pniel, sebab katanya: 'Aku telah melihat Allah berhadapan muka, tetapi nyawaku tertolong!'"


* Keluaran 33:9,
"Apabila Musa masuk ke dalam kemah itu, turunlah tiang awan dan berhenti di pintu kemah dan berbicaralah TUHAN dengan Musa di sana."


* Bilangan 12:8,
"'Berhadap-hadapan Aku berbicara dengan dia, terus terang, bukan dengan teka-teki, dan ia memandang rupa TUHAN. Mengapakah kamu tidak takut mengatai hamba-Ku Musa?'"


* Ulangan 5:4,
"TUHAN telah bicara dengan berhadapan muka dengan kamu di gunung dan di tengah-tengah api-"


* Ulangan 34:10,
"Seperti Musa yang dikenal TUHAN dengan berhadapan muka, tidak ada lagi nabi yang bangkit di antara orang Israel,"



Jadi, wajah Allah dalam Alkitab Ibrani adalah ungkapan khusus untuk kehadiran atau hadiran Allah. Melihat Allah hanya mungkin melalui penyingkapan diri-Nya sendiri. Kehadiran Allah tidak pernah merupakan perasaan belaka akan sesuatu yang menakutkan, melainkan selalu merupakan kehadiran suatu Allah yang dikenal, yang pribadi dan yang tersendiri.

Selanjutnya Keluaran 24:10, "Lalu mereka melihat Allah Israel; kaki-Nya berjejak pada sesuatu yang buatannya seperti lantai dari batu nilam dan yang terangnya seperti langit yang cerah."

Ini dikenal dengan istilah theofani, kehadiran kemuliaan Allah, penyataan secara kelihatan dan secara supra alamiah keagungan Allah yang tertinggi dan yang tiada taranya. Penampakan Allah atau theofani yang terjadi di era Perjanjian Lama senantiasa terjadi dalam bentuk manusiawi atau malaikat atau juga dalam wujud gejala-gejala kosmis.


* Yesaya 6:1,
"Dalam tahun matinya raja Uzia aku melihat Tuhan duduk di atas takhta yang tinggi dan menjulang, dan ujung jubah-Nya memenuhi Bait Suci."



Nabi Yesaya mendapat penglihatan, bandingkan dengan penglihatan Yohanes di pulau Patmos yang ditulis di dalam kitab Wahyu.


Demikian pula dengan :


* Yeremia 31:3,
"Dari jauh TUHAN menampakkan diri kepadanya: Aku mengasihi engkau dengan kasih yang kekal, sebab itu Aku melanjutkan kasih setia-Ku kepadamu."



Jika kita membaca Yeremia 31:1-40 maka kita akan mengetahui konteks ayat 3 yang mengandung makna alegoris di atas. Israel Utara (Efraim) akan dibina kembali, dibangun kembali dan digarap ulang. Diutarakan pula mengenai akhir dari perpecahan antara utara dan selatan dalam pengakuan bersama akan TUHAN, Allah dari seluruh bangsa itu.


* Yeremia 31:2,
"Beginilah firman TUHAN: Ia mendapat kasih karunia di padang gurun, yaitu bangsa yang terluput dari pedang itu! Israel berjalan mencari istirahat bagi dirinya!"



Tuhan melepaskan Israel dari pedang Firaun dan memberikan kasih karunia kepada mereka pada hari-hari mereka di padang gurun. Ini hanyalah selaku tanda dari kasih yang kekal (ayat 3) yang telah diteruskan dalam kesetiaan ilahi hingga saat Yeremia menulis ayat di atas. Sebenarnya ungkapan kepadanya dari "Dari jauh TUHAN menampakkan diri kepadanya" adalah kepadaku menurut naskah Ibrani yaitu kepada nabi Yeremia, bandingkan dengan penglihatan Yesaya di atas.

Dalam perjanjian lama TUHAN saat menampakkan diriNya mengambil perwujutan tertentu. Misalkan dalam Keluaran 3 : 11 dimana menampakkan dalam bentuk tiang awan atau Kej 32 : 30 dalam wujud manusia. Penampakan inilah yang dapat dilihat oleh manusia. Tetapi wujud Allah yang sesungguhnya dalam ROH tidak pernah dilihat manusia.

Sebagai perbandingan Al-Qur’anpun mencatat penampakan TUHAN dalam perwujutan kayu: QS 28:30, Maka tatkala Musa sampai ke (tempat) api itu, DISERULAH DIA dari (arah) pinggir lembah yang sebelah kanan(nya) pada tempat yang diberkahi, DARI SEBATANG POHON KAYU, yaitu : "Ya Musa, sesungguhnya Aku adalah Allah, Tuhan semesta alam"


------

29B. YOHANES 1:18 VS KEJADIAN 18:1 & 32:30.
Dalam Yohanes TERTULIS: "hanya Yesus yang melihat Allah", TETAPI dalam Kejadian 18 & 32: "Abraham dan Yakub pun pernah melihat Allah". (bertentangan literatur).



JAWAB :


WAJAH ALLAH :


* Keluaran 33:11
LAI TB, , Dan TUHAN berbicara kepada Musa dengan berhadapan muka seperti seorang berbicara kepada temannya; kemudian kembalilah ia ke perkemahan. Tetapi abdinya, Yosua bin Nun, seorang yang masih muda, tidaklah meninggalkan kemah itu.
KJV, , And the LORD spake unto Moses face to face, as a man speaketh unto his friend. And he turned again into the camp: but his servant Joshua, the son of Nun, a young man, departed not out of the tabernacle.
Hebrew,
וְדִבֶּר יְהוָה אֶל־מֹשֶׁה פָּנִים אֶל־פָּנִים כַּאֲשֶׁר יְדַבֵּר אִישׁ אֶל־רֵעֵהוּ וְשָׁב אֶל־הַֽמַּחֲנֶה וּמְשָׁרְתֹו יְהֹושֻׁעַ בִּן־נוּן נַעַר לֹא יָמִישׁ מִתֹּוךְ הָאֹֽהֶל׃ ס
Translit. Interlinear, VEDIBER {dan Dia berbicara} YEHOVÂH {baca: 'adonay, TUHAN} 'EL-MOSYEH {kepada Musa} PÂNÏM {wajah} 'EL-PÂNÏM {kepada wajah} KA'ASYER {seperti yang} YEDABÊR {ia berbicara} 'ÏSY {seseorang} 'EL-RÊ'ÊHU {kepada temannya} VESYÂV {dan ia kembali} 'EL-HAMAKHANEH {ke perkemahan itu} UMESYÂRTO {dan yang melayaninya} YEHOSYUA' {Yosua} BIN-NUN {anak Nun} NA'AR {orang muda} LO' {tidak} YÂMÏSY {ia akan berangkat} MITOKH {dari tengah-tengah} HÂ'OHEL {kemah itu}


Ungkapan פנים אל פנים ; "PÂNÏM 'EL-PÂNÏM" atau "wajah kepada wajah" adalah ungkapan khas Ibrani yang dimengerti dengan jelas dengan kata-kata berikutnya כאשר ידבר איש אל רעהו ; "KA'ASYER YEDABÊR 'ÏSY 'EL RÊ'ÊHU", seperti seseorang berbicara kepada temannya" Itulah persekutuan yang tidak berhingga, di mana tidak ada sesuatu yang disembunyikan dan tidak ada sesuatu yang terselubung.


Bandingkan dengan ayat-ayat berikut ini:


* Kejadian 32:30
LAI TB, , Yakub menamai tempat itu Pniel, sebab katanya: "Aku telah melihat Allah berhadapan muka, tetapi nyawaku tertolong!"
KJV, , And Jacob called the name of the place Peniel: for I have seen God face to face, and my life is preserved.
Hebrew,
וַיִּקְרָא יַעֲקֹב שֵׁם הַמָּקֹום פְּנִיאֵל כִּֽי־רָאִיתִי אֱלֹהִים פָּנִים אֶל־פָּנִים וַתִּנָּצֵל נַפְשִֽׁי׃
Translit, VAYIQRÂ' YA'AQOV SYÊM HAMÂQOM PENÏ'ÊL KÏ-RÂ'ÏTÏ 'ELOHÏM PÂNÏM 'EL-PÂNÏM VATINÂTSÊL NAFSYÏ


* Keluaran 33:9
LAI TB, , Apabila Musa masuk ke dalam kemah itu, turunlah tiang awan dan berhenti di pintu kemah dan berbicaralah TUHAN dengan Musa di sana.
KJV, , And it came to pass, as Moses entered into the tabernacle, the cloudy pillar descended, and stood at the door of the tabernacle, and the Lord talked with Moses.
Hebrew,
וְהָיָה כְּבֹא מֹשֶׁה הָאֹהֱלָה יֵרֵד עַמּוּד הֶֽעָנָן וְעָמַד פֶּתַח הָאֹהֶל וְדִבֶּר עִם־מֹשֶֽׁה׃
Translit, VEHÂYÂH KEVO' MOSYEH HÂ'OHELÂH YÊRÊD 'AMUD HE'ÂNÂN VE'ÂMAD PETAKH HÂ'OHEL VEDIBER 'IM-MOSYEH


* Bilangan 12:8
LAI TB, , "Berhadap-hadapan Aku berbicara dengan dia, terus terang, bukan dengan teka-teki, dan ia memandang rupa TUHAN. Mengapakah kamu tidak takut mengatai hamba-Ku Musa?"
KJV, , With him will I speak mouth to mouth, even apparently, and not in dark speeches; and the similitude of the LORD shall he behold: wherefore then were ye not afraid to speak against my servant Moses?
Hebrew,
פֶּה אֶל־פֶּה אֲדַבֶּר־בֹּו וּמַרְאֶה וְלֹא בְחִידֹת וּתְמֻנַת יְהוָה יַבִּיט וּמַדּוּעַ לֹא יְרֵאתֶם לְדַבֵּר בְּעַבְדִּי בְמֹשֶֽׁה׃
Translit, PEH 'EL-PEH 'ADABER-BO UMAR'EH VELO' VEKHÏDOT UTEMUNAT YEHOVÂH YABÏT UMADUA' LO' YERÊ'TEM LEDABÊR BE'AVDÏ VEMOSYEH


* Ulangan 5:4
LAI TB, , "TUHAN telah bicara dengan berhadapan muka dengan kamu di gunung dan di tengah-tengah api-"
KJV, , The LORD talked with you face to face in the mount out of the midst of the fire,
Hebrew,
פָּנִים ׀ בְּפָנִים דִּבֶּר יְהוָה עִמָּכֶם בָּהָר מִתֹּוךְ הָאֵֽשׁ׃
Translit, PÂNÏM BEFÂNÏM DIBER YEHOVÂH 'IMÂKHEM BÂHÂR MITOKH HÂ'ÊSY


* Ulangan 34:10
LAI TB, , Seperti Musa yang dikenal TUHAN dengan berhadapan muka, tidak ada lagi nabi yang bangkit di antara orang Israel,[/b]
KJV, , And there arose not a prophet since in Israel like unto Moses, whom the LORD knew face to face,
Hebrew,
וְלֹֽא־קָם נָבִיא עֹוד בְּיִשְׂרָאֵל כְּמֹשֶׁה אֲשֶׁר יְדָעֹו יְהוָה פָּנִים אֶל־פָּנִֽים׃
Translit, VELO'-QÂM NÂVÏ' 'OD BEYISRÂ'ÊL KEMOSYEH 'ASYER YEDÂ'O YEHOVÂH PÂNÏM 'EL-PÂNÏM


Jadi wajah Allah dalam Alkitab Ibrani adalah ungkapan khusus untuk kehadiran atau hadiran Allah. Melihat Allah hanya mungkin melalui penyingkapan diri-Nya sendiri. Kehadiran Allah tidak pernah merupakan perasaan belaka akan sesuatu yang menakutkan, melainkan selalu merupakan kehadiran suatu Allah yang dikenal, yang pribadi dan yang tersendiri.




PENAMPAKAN ALLAH - THEOFANI :


* Keluaran 33: 18-23
33:17 Berfirmanlah TUHAN kepada Musa: "Juga hal yang telah kaukatakan ini akan Kulakukan, karena engkau telah mendapat kasih karunia di hadapan-Ku dan Aku mengenal engkau."
33:18 Tetapi jawabnya: "Perlihatkanlah kiranya kemuliaan-Mu kepadaku."
33:19 Tetapi firman-Nya: "Aku akan melewatkan segenap kegemilangan-Ku dari depanmu dan menyerukan nama TUHAN di depanmu: Aku akan memberi kasih karunia kepada siapa yang Kuberi kasih karunia dan mengasihani siapa yang Kukasihani."
33:20 Lagi firman-Nya: "Engkau tidak tahan memandang wajah-Ku, sebab tidak ada orang yang memandang Aku dapat hidup."
33:21 Berfirmanlah TUHAN: "Ada suatu tempat dekat-Ku, di mana engkau dapat berdiri di atas gunung batu;
33:22 apabila kemuliaan-Ku lewat, maka Aku akan menempatkan engkau dalam lekuk gunung itu dan Aku akan menudungi engkau dengan tangan-Ku, sampai Aku berjalan lewat.
33:23 Kemudian Aku akan menarik tangan-Ku dan engkau akan melihat belakang-Ku, tetapi wajah-Ku tidak akan kelihatan."



Musa mendapat kesempatan memandang belakang Allah merupakan bukti keterbatasan dan sekaligus bukti keakraban Musa dengan Allah. Namun dengan jelas Allah menyatakan bahwa Musa tidak akan tahan melihat wajahNya, sebab Musa akan mati jika melihat wajahNya (ayat 20).

Selanjutnya kita kaji ayat dalam Keluaran 24:10, "Lalu mereka melihat Allah Israel; kaki-Nya berjejak pada sesuatu yang buatannya seperti lantai dari batu nilam dan yang terangnya seperti langit yang cerah."

Hal diatas Ini dikenal dengan istilah theofani, kehadiran kemuliaan Allah, penyataan secara kelihatan dan secara supra alamiah keagungan Allah yang tertinggi dan yang tiada taranya.

Penampakan Allah atau theofani yang terjadi di era Perjanjian Lama senantiasa terjadi dalam bentuk manusiawi atau malaikat atau juga dalam wujud gejala-gejala kosmis :


* Yesaya 6:1
LAI TB, , Dalam tahun matinya raja Uzia aku melihat Tuhan duduk di atas takhta yang tinggi dan menjulang, dan ujung jubah-Nya memenuhi Bait Suci.
KJV, , In the year that king Uzziah died I saw also the LORD sitting upon a throne, high and lifted up, and his train filled the temple.
Hebrew,
בִּשְׁנַת־מֹות הַמֶּלֶךְ עֻזִּיָּהוּ וָאֶרְאֶה אֶת־א