SarapanPagi Biblika

Studi Alkitab & Pustaloka Kristiani
It is currently Tue Jan 06, 2009 3:58 pm

All times are UTC + 7 hours




Post new topic Reply to topic  [ 129 posts ]  Go to page Previous  1, 2, 3, 4, 5, 6, 7  Next
Author Message
 Post subject:
PostPosted: Wed Oct 18, 2006 6:31 pm 
Offline
Merdeka dlm Kristus
Merdeka dlm Kristus
User avatar

Joined: Fri Jun 09, 2006 5:20 pm
Posts: 4833
83. Apakah Yudah membeli sebuah tanah dengan uang kotor hasil pengkianatannya terhadap Yesus (Kisah 1:18 ) atau ia melemparkan uang tersebut ke dalam Bait Allah? (Matius 27:5)


JAWAB :


(Kategori : Salah memahami maksud penulis)


* Kisah 1:18
-- Yudas ini telah membeli sebidang tanah dengan upah kejahatannya, lalu ia jatuh tertelungkup, dan perutnya terbelah sehingga semua isi perutnya tertumpah ke luar.


* Matius 27:5
Maka ia pun melemparkan uang perak itu ke dalam Bait Suci, lalu pergi dari situ dan menggantung diri.



Pertentangan semu diatas menanyakan "Apa yang dilakukan oleh Yudas dengan hasil uang mengkianati Yesus?" Kisah 1:18 meyatakan bahwa Yudas membeli sebidang tanah, sedangkan Matius 27:5 dikatakan bahwa uang itu dilempar ke dalam Bait Allah yang kemudian digunakan oleh para imam-imam untuk membeli sebidang tanah. Tetapi dengan sedikit penyidikan, ternyata kalimat dalam ayat yang satu merupakan ringkasan dari kalimat dari ayat lainnya.

Matius 27:1-10 menggambarkan secara detail peristiwa yang terjadi pada pengkianatan Yudas terhadap Yesus, serta keabsahannya sebagai bagian dari penggenapan Kitab Suci. Khususnya, Matius mengutip kitab Zakharia 11:12-13 yang dianggap sebagai penjelasan dari nubuatan yang terdapat dalam Kitab Yeremia 19:1-13 dan Yeremia 32:6-9.
Sedangkan dalam Kisah 1:18-19, Lukas menggambarkan kesimpulan ringkas yang telah diketahui oleh orang banyak, sebagai penjelasan dari ucapan Petrus di aklangan orang-orang percaya (situasi yang sama juga terjadi pada pertanyaan Nomer 81 (Tuduhan Shabbir Ally No. 57) di post1855.html#p1855 ). Ilustrasi keadaan ini dapat dilihat pada ayat 19 yang mengatakan "Hal itu diketahui oleh semua penduduk Yerusalem"

Amat mungkin bahwa Kitab Injil telah beredar diantara orang-orang percaya pada saat Lukas menulis. Dengan demikian Lukas tidak perlu menjelaskan panjang lebar mengenai fakta-fakta kematian Yudas.


Sumber :
- Archer, Gleason, L., Encyclopedia of Bible Difficulties, 1994 Revised Edition, 1982, Zondervan Publishing House
- Jay Smith, Alex Chowdhry, Toby Jepson, James Schaeffer, 101 Contradictions in the Bible Cleared Up


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Wed Oct 18, 2006 6:48 pm 
Offline
Merdeka dlm Kristus
Merdeka dlm Kristus
User avatar

Joined: Fri Jun 09, 2006 5:20 pm
Posts: 4833
84. Apakah Yudas mati dengan cara gantung diri (Matius 27:5) atau jatuh tertelungkup dan perutnya terbelah sehingga semua isi perutnya tertumpah keluar ? (Kisah 1:18 )


JAWAB :


(Kategori : ayat diartikan sempit)


* Matius 27:5
Maka ia pun melemparkan uang perak itu ke dalam Bait Suci, lalu pergi dari situ dan menggantung diri.


* Kisah 1:18
-- Yudas ini telah membeli sebidang tanah dengan upah kejahatannya, lalu ia jatuh tertelungkup, dan perutnya terbelah sehingga semua isi perutnya tertumpah ke luar.



Kontradiksi "semu" ini berkaitan dengan kenyataan bahwa dalam kitabnya Matius menyebutkan Yudas gantung diri, sedangkan dalam Kisah 1:18, Lukas menyatakan bahwa Yudas mati dengan cara jatuh tertelungkup hingga semua isi perutnya tumpah keluar. Kendati demikian, kedua penyataan ini sama-sama benar.

Matius 27:1-10 menyatakan dalam fakta lurus bahwa Yudas mati menggantung diri. Disisi lain, Lukas dalam tulisannya pada Kisah 1:18-19 memperkaya kesan kepada para pembacanya dengan lanjutan ceritanya, karena sesungguhnya semua orang pada saat itu sudah tahu dan tidak menyangkal bahwa Yudas mati gantung diri. Menurut cerita tradisi, Yudas menggantung diri di tepi tebing yang curam, diatas Lembah Hinnom. Tetapi tali yang menggantungnya akhirnya putus dan Yudaspun jatuh kebawah seperti yang digambarkan Lukas.


Sumber :
- Archer, Gleason, L., Encyclopedia of Bible Difficulties, 1994 Revised Edition, 1982, Zondervan Publishing House
- Jay Smith, Alex Chowdhry, Toby Jepson, James Schaeffer, 101 Contradictions in the Bible Cleared Up


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Wed Oct 18, 2006 7:01 pm 
Offline
Merdeka dlm Kristus
Merdeka dlm Kristus
User avatar

Joined: Fri Jun 09, 2006 5:20 pm
Posts: 4833
85. Apakah "tanah darah" Yang dibeli Yudas dinamakan demikian karena para imam-imam membelinya dengan uang darah (Matius 27:8 ) atau karena kematian yang berdarah dari Yudas ? (Kisah 1:19)


JAWAB :


(Kategori : Salah memahami tulisan)


* Kisah 1:16-19
1:16 "Hai saudara-saudara, haruslah genap nas Kitab Suci, yang disampaikan Roh Kudus dengan perantaraan Daud tentang Yudas, pemimpin orang-orang yang menangkap Yesus itu.
1:17 Dahulu ia termasuk bilangan kami dan mengambil bagian di dalam pelayanan ini."
1:18 -- Yudas ini telah membeli sebidang tanah dengan upah kejahatannya, lalu ia jatuh tertelungkup, dan perutnya terbelah sehingga semua isi perutnya tertumpah ke luar.
1:19 Hal itu diketahui oleh semua penduduk Yerusalem, sehingga tanah itu mereka sebut dalam bahasa mereka sendiri "Hakal-Dama", artinya Tanah Darah --.


* Matius 27:3-8
27:3 Pada waktu Yudas, yang menyerahkan Dia, melihat, bahwa Yesus telah dijatuhi hukuman mati, menyesallah ia. Lalu ia mengembalikan uang yang tiga puluh perak itu kepada imam-imam kepala dan tua-tua,
27:4 dan berkata: "Aku telah berdosa karena menyerahkan darah orang yang tak bersalah." Tetapi jawab mereka: "Apa urusan kami dengan itu? Itu urusanmu sendiri!"
27:5 Maka ia pun melemparkan uang perak itu ke dalam Bait Suci, lalu pergi dari situ dan menggantung diri.
27:6 Imam-imam kepala mengambil uang perak itu dan berkata: "Tidak diperbolehkan memasukkan uang ini ke dalam peti persembahan, sebab ini uang darah."
27:7 Sesudah berunding mereka membeli dengan uang itu tanah yang disebut Tanah Tukang Periuk untuk dijadikan tempat pekuburan orang asing.
27:8 Itulah sebabnya tanah itu sampai pada hari ini disebut Tanah Darah.



Shabbir mempertanyakan mengapa tanah tempat Yudas mati dn dikubur dinamakan Tanah Darah? Matius 27:8 mengatakan alasannya karena tanah itu dibeli dengan uang darah, sedangkan menurut Shabbir dalam Kisah 1:19 menyebutkan bahwa tanah tersebut dinamakan demikian karena darah Yudas tertumpah dalam kematiannya.

Lihatlah bahwa kedua ayat diatas sama-sama setuju bahwa tanah itu dibeli dengan uang darah. Pada permulaan ayatnya, Kisah 1:18-19 mengatakan "Yudas ini telah membeli sebidang tanah dengan upah kejahatannya". Jadi, asumsinya tanah itu dibeli dengan uang darah, kemudian ditambahkan kesan oleh penulis atas apa yag telah terjadi terhadap Yudas yang menemui kematiannya diatas tanah itu.


Sumber :
- Archer, Gleason, L., Encyclopedia of Bible Difficulties, 1994 Revised Edition, 1982, Zondervan Publishing House
- Jay Smith, Alex Chowdhry, Toby Jepson, James Schaeffer, 101 Contradictions in the Bible Cleared Up


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Thu Oct 19, 2006 12:48 am 
Offline
Merdeka dlm Kristus
Merdeka dlm Kristus
User avatar

Joined: Fri Jun 09, 2006 5:20 pm
Posts: 4833
86. Apakah semua isi Kitab Suci bermanfaat (2 Timotius 3:16) atau Tidak? (Ibrani 7:18 )


JAWAB :


(Kategori : Salah memahami cara Tuhan bekerja dalam sejarah)


* 2 Timotius 3:16
Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran.



* Ibrani 7:18-19
7:18 Memang suatu hukum yang dikeluarkan dahulu dibatalkan, kalau hukum itu tidak mempunyai kekuatan dan karena itu tidak berguna,
7:19 -- sebab hukum Taurat sama sekali tidak membawa kesempurnaan -- tetapi sekarang ditimbulkan pengharapan yang lebih baik, yang mendekatkan kita kepada Allah.



Tuduhan kontradiksi telah dikenakan kepada Alkitab yang mengatakan bahwa seluruh isi Kitab Suci bermanfaat; sementara ayat lain menyebutkan bahwa hukum sebelumnya adalah tidak kuat dan tidak berguna. Permasalahan disini adalah masalah kontekstual tentang Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru, yang berkembang karena kurang memahami apa yang dijanjikan Tuhan waktu berfirman kepada para Nabi.

Kami merasa perlu untuk menjelaskan hal-hal ini yang melatarbelakangi ucapan ini kepada para pembaca yang awam terhadap Alkitab, sehingga dapat lebih memahami maksudnya. Sebagai ilustrasi, kami akan merujukkan pertanyaan diatas dengan Pertanyaan "Allah menyesal atau tidak" (Reff Kontradiksi PL No.28 di kontradiksi-perjanjian-lama-vt549-20.html#p1120 ), yang menunjukkan betapa kaya dan dalam arti dari sejumlah kata-kata bahasa asli Alkitab tentang kata "NÂKHAM" yang bermakna sedih, berduka, menyesal, dll.

Firman Allah berasal daripada-Nya saja, dan tentu bermanfaat untuk mengajar, menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran, seperti yang tertulis dalam Kitab 2 Timotius. Ini merupakan pernyataan umum yang menunjuk kepada semua perkara yang datangnya dari Allah.

Ibrani 7 secara khusus berbicara mengenai Hukum yang berlaku bagi sebuah masyarakat pada suatu masa yang spesifik dan terbatas, tentang sistem pengorbanan Kemah Musa, kemudian dalam Bait Suci (Bait Allah) di Yerusalem. Allah meneguhkan dalam suatu Kontrak atau Perjanjian dengan umatNya yaitu Israel, sebuah sistem dimana mereka diharuskan untuk mempersembahkan korban, binatang yang disembelih, agar Allah mengampuni dosa-dosa mereka; khususnya apa yang Allah sebut sebagai "korban karena dosa" dan "korban kesalahan" dalam Kitab Imamat pasal 4-6.

Konsep substitusi "korban yang mati dengan darah tercurah sebagai pengganti" ini adalah hal yang asing bagi Islam, namun hal ini adalah hal yang mendasar dalam ibadah Yahudi dan Kristen. Penebusan dosa harus dilakukan. Dosa harus dihukum. Hukum Allah yang kudus dan adil adalah "upah dosa adalah maut" (Roma 6:23, Kejadian 2:17). Harga upah itu harus dibayar! Ada yang harus mati untuk membayar harga itu. Dan tidak ada pengampunan dosa tanpa adanya cucuran darah (yang melambangkan maut itu), karena Allah menuntut keadilan mutlak. Bila Allah hanya mengampuni dengan menutup mata saja terhadap dosa, mata itu tidak-adil sama sekali. Minta pengampunan saja tidak akan cukup harganya untuk membayar "upah dosa", emlainkan tetap harus dibayar dengan nyawa/ kematian, yang dilambangkan dalah sebuah korban (binatang), yaitu berupa korban-penebusan :


Baca artikel terkait (silahkan klik):

1. PENGAMPUNAN DENGAN DARAH

2. Menjawab "salah-paham" : Bila Allah itu Maha Kuasa, Ia tidak perlu mengorbankan AnakNya

3. Menjawab "Salah-Paham" : ALLAH MAHA KASIH Vs ALLAH MAHA ADIL

4. APA PERLUNYA YESUS DATANG KE DUNIA?

5. BUKANKAH ALLAH BISA MENGAMPUNI SAJA? APA PERLUNYA ALLAH MENYERAHKAN NYAWA YESUS UNTUK PENEBUSAN DOSA?

6. KEJATUHAN MANUSIA DAN PENYELAMATANNYA

7. KESELAMATAN dari ALLAH

8. Kematian Martir dan Kematian Kurban



Sistem penebusan dosa "dengan darah" seperti ini diutarakan dalam Perjanjian Lama sebanyak 79 kali! Dimana darah binatang yang menjadi korban penebusan sementara (yang harus dilakukan berulang kali terus-menerus), yang kelak akan digantikan secara permanen dengan "darah Anak Domba" sebagai Pernjanjian Baru dari Allah. Yaitu darah Yesus Kristus untuk penebusan dosa manusia, sekali dan selamanya. Maka Allah berfirman :


* Yeremia 31:31-33
31:31 Sesungguhnya, akan datang waktunya, demikianlah firman TUHAN, Aku akan mengadakan perjanjian baru dengan kaum Israel dan kaum Yehuda,
31:32 bukan seperti perjanjian yang telah Kuadakan dengan nenek moyang mereka pada waktu Aku memegang tangan mereka untuk membawa mereka keluar dari tanah Mesir;
(ket : Ketika Allah pertama kali mengadakan Perjanjian kepada bangsa Israel di Gunung Sinai setelah diselamatkan dari kejaran bangsa Mesir) perjanjian-Ku itu telah mereka ingkari, meskipun Aku menjadi tuan yang berkuasa atas mereka, demikianlah firman TUHAN.
31:33 Tetapi beginilah perjanjian yang Kuadakan dengan kaum Israel sesudah waktu itu, demikianlah firman TUHAN: Aku akan menaruh Taurat-Ku dalam batin mereka dan menuliskannya dalam hati mereka; maka Aku akan menjadi Allah mereka dan mereka akan menjadi umat-Ku.



Perjanjian Baru ini akan membayar harga satu kali untuk selama-lamanya dosa-dosa manusia :

* Ibrani 7:27
yang tidak seperti imam-imam besar lain, yang setiap hari harus mempersembahkan korban untuk dosanya sendiri dan sesudah itu barulah untuk dosa umatnya, sebab hal itu telah dilakukan-Nya satu kali untuk selama-lamanya, ketika Ia mempersembahkan diri-Nya sendiri sebagai korban.


Maka korban yang telah dilaksanakan oleh Yesus Kristus, bukan seperti Perjanjian Lama yang mengharuskan pembayaran berulang-ulang dari domba atau binatang lain.


Allah berfiman pula dalam Pernjanjian Lama mengenai Mesias, Juruselamat yang akan melakukan penebusan dosa tersebut (dalam Perjanjian Baru). Seorang Mesias yang bukan berasal dari Imamat Lewi, tetapi seorang yang sempurna yang berasal dari suku Yehuda yang akan menjadi Imam Besar. Orang yang sempurna itu adalah Mesias, akan menjadi korban pengganti itu, dan yang akan membayar sekaligus harga sepenuhnya, sehingga Dialah Sang Imam Besar itu (Imam Mahdi) namun tidak dari garis keturunan Lewi sebagaimana dalam Tradisi Yahudi turun temurun, tetapi berdasarkan kesempurnaanNya sendiri (Baca Artikel : Keimaman Melkisedek adalah typologi keimaman Yesus Kristus )

Orang-orang yang percaya dan beriman kepada Sang Mesias ini, menerima bayaran penebusan dari hukuman dosanya, maka Allah akan menuliskan hukum Taurat dalam hati dan pikiran mereka, dan Allah dapat menyalurkan belas kasihanNya sepenuhnya kepada orang-orang yang percaya, karena tuntutan keadilanNya ("upah dosa adalah maut") telah dipenuhi oleh Yesus Kristus sebagai korban sembelihan diatas kayu salib. Oleh sebab itu semua orang yang percaya kepadaNya, kini dapat menghampiri Allah, karena Allah ingin memiliki hubungan intim dengan ciptaanNya (Kejadian 3:8-11), tetapi hanya dosalah yang menghalangi itu terjadi.

Kalau membaca seluruh Perjanjian Lama dengan teliti, hal ini dapat dimengerti. Semua isi Alkitab memang berguna, termasuk semua penjelasan tentang sistem korban sembelihan. Namun, Allah juga berjanji untuk membuat Perjanjian Baru dengan umatNya yaitu bahwa korban hewan yang kurang sempurna akan diganti dengan korban sempurna yang membawa keselamatan bagi semua orang yang percaya kepdaNya :


* Galatia 3:19-25
3:19 Kalau demikian, apakah maksudnya hukum Taurat? Ia ditambahkan oleh karena pelanggaran-pelanggaran -- sampai datang keturunan yang dimaksud oleh janji itu -- dan ia disampaikan dengan perantaraan malaikat-malaikat ke dalam tangan seorang pengantara.
3:20 Seorang pengantara bukan hanya mewakili satu orang saja, sedangkan Allah adalah satu.
3:21 Kalau demikian, bertentangankah hukum Taurat dengan janji-janji Allah? Sekali-kali tidak. Sebab andaikata hukum Taurat diberikan sebagai sesuatu yang dapat menghidupkan, maka memang kebenaran berasal dari hukum Taurat.
3:22 Tetapi Kitab Suci telah mengurung segala sesuatu di bawah kekuasaan dosa, supaya oleh karena iman dalam Yesus Kristus janji itu diberikan kepada mereka yang percaya.
3:23 Sebelum iman itu datang kita berada di bawah pengawalan hukum Taurat, dan dikurung sampai iman itu telah dinyatakan.
3:24 Jadi hukum Taurat adalah penuntun bagi kita sampai Kristus datang, supaya kita dibenarkan karena iman.
3:25 Sekarang iman itu telah datang, karena itu kita tidak berada lagi di bawah pengawasan penuntun.



* Ibrani 9:11-28
9:11 Tetapi Kristus telah datang sebagai Imam Besar untuk hal-hal yang baik yang akan datang: Ia telah melintasi kemah yang lebih besar dan yang lebih sempurna, yang bukan dibuat oleh tangan manusia, -- artinya yang tidak termasuk ciptaan ini, --
9:12 dan Ia telah masuk satu kali untuk selama-lamanya ke dalam tempat yang kudus bukan dengan membawa darah domba jantan dan darah anak lembu, tetapi dengan membawa darah-Nya sendiri. Dan dengan itu Ia telah mendapat kelepasan yang kekal.
9:13 Sebab, jika darah domba jantan dan darah lembu jantan dan percikan abu lembu muda menguduskan mereka yang najis, sehingga mereka disucikan secara lahiriah,
9:14 betapa lebihnya darah Kristus, yang oleh Roh yang kekal telah mempersembahkan diri-Nya sendiri kepada Allah sebagai persembahan yang tak bercacat, akan menyucikan hati nurani kita dari perbuatan-perbuatan yang sia-sia, supaya kita dapat beribadah kepada Allah yang hidup.
9:15 Karena itu Ia adalah Pengantara dari suatu perjanjian yang baru, supaya mereka yang telah terpanggil dapat menerima bagian kekal yang dijanjikan, sebab Ia telah mati untuk menebus pelanggaran-pelanggaran yang telah dilakukan selama perjanjian yang pertama.
9:16 Sebab di mana ada wasiat, di situ harus diberitahukan tentang kematian pembuat wasiat itu.
9:17 Karena suatu wasiat barulah sah, kalau pembuat wasiat itu telah mati, sebab ia tidak berlaku, selama pembuat wasiat itu masih hidup.
9:18 Itulah sebabnya, maka perjanjian yang pertama tidak disahkan tanpa darah.
9:19 Sebab sesudah Musa memberitahukan semua perintah hukum Taurat kepada seluruh umat, ia mengambil darah anak lembu dan darah domba jantan serta air, dan bulu merah dan hisop, lalu memerciki kitab itu sendiri dan seluruh umat,
9:20 sambil berkata: "Inilah darah perjanjian yang ditetapkan Allah bagi kamu."
9:21 Dan juga kemah dan semua alat untuk ibadah dipercikinya secara demikian dengan darah.
9:22 Dan hampir segala sesuatu disucikan menurut hukum Taurat dengan darah, dan tanpa penumpahan darah tidak ada pengampunan.
9:23 Jadi segala sesuatu yang melambangkan apa yang ada di sorga haruslah ditahirkan secara demikian, tetapi benda-benda sorgawi sendiri oleh persembahan-persembahan yang lebih baik dari pada itu.
9:24 Sebab Kristus bukan masuk ke dalam tempat kudus buatan tangan manusia yang hanya merupakan gambaran saja dari yang sebenarnya, tetapi ke dalam sorga sendiri untuk menghadap hadirat Allah guna kepentingan kita.
9:25 Dan Ia bukan masuk untuk berulang-ulang mempersembahkan diri-Nya sendiri, sebagaimana Imam Besar setiap tahun masuk ke dalam tempat kudus dengan darah yang bukan darahnya sendiri.
9:26 Sebab jika demikian Ia harus berulang-ulang menderita sejak dunia ini dijadikan. Tetapi sekarang Ia hanya satu kali saja menyatakan diri-Nya, pada zaman akhir untuk menghapuskan dosa oleh korban-Nya.
9:27 Dan sama seperti manusia ditetapkan untuk mati hanya satu kali saja, dan sesudah itu dihakimi,
9:28 demikian pula Kristus hanya satu kali saja mengorbankan diri-Nya untuk menanggung dosa banyak orang. Sesudah itu Ia akan menyatakan diri-Nya sekali lagi tanpa menanggung dosa untuk menganugerahkan keselamatan kepada mereka, yang menantikan Dia.



Banyak ayat-ayat dalam Alkitab yang menggambarkan Sang Mesias yang datang dengan membawa Perjanjian Baru. Dalam hal ini, Allah menjadikan Yesus "sebagai korban penebusan dosa" dan dikatakann :


* Yesaya 53:4-5
53:4 Tetapi sesungguhnya, penyakit kitalah yang ditanggungnya, dan kesengsaraan kita yang dipikulnya, padahal kita mengira dia kena tulah, dipukul dan ditindas Allah.
53:5 Tetapi dia tertikam oleh karena pemberontakan kita, dia diremukkan oleh karena kejahatan kita; ganjaran yang mendatangkan keselamatan bagi kita ditimpakan kepadanya, dan oleh bilur-bilurnya kita menjadi sembuh.

dan bacalah pasal 53 ini seluruhnya.


Anda dapat saja membayar harga dosa-dosa Anda – harganya adalah maut yang kekal. Dengan kata lain, Anda akan mati debagai bayaran atas dosa-dosa Anda dan masuk ke api jahanam neraka yang kekal. Atau, akrena kasih Allah, Anda dapat meminta Sang Mesias untuk membayarkan harga tersebut sebagai pengganti bagi Anda. Inilah yang akan membuat Anda berdamai dengan Allah. Allah akan mengizinkan Anda masuk Surga yang kekal karena keadilanNya sudah dipuaskan. Yohanes Pembabtis telah berseru ketika ia melihat Yesus Sang Mesias sbb :


* Yohanes 1:29
LAI Terjemahan Baru (TB), Pada keesokan harinya Yohanes melihat Yesus datang kepadanya dan ia berkata: "Lihatlah Anak domba Allah, yang menghapus dosa dunia."
King James Version (KJV), The next day John seeth Jesus coming unto him, and saith, Behold the Lamb of God, which taketh away the sin of the world.
Textus Receptus (TR), τη επαυριον βλεπει ο ιωαννης τον ιησουν ερχομενον προς αυτον και λεγει ιδε ο αμνος του θεου ο αιρων την αμαρτιαν του κοσμου
Translit. interlinear, tê epaurion {pada hari yang berikut} blepei {ia melihat} iôannês {Yohanes} ton iêsoun {Yesus} erkhomenon {datang} pros {kepada} auton {dia} kai {dan} legei {berkata} ide {inilah} ho amnos {Anak Domba} tou theou {Allah} ho airôn {yang menanggung/ menyingkirkan} tên amartian {dosa} tou kosmou {dunia}


Melalui korban kematianNya, sistem pengorbanan lama yang mengorbankan binatang secara terus-menerus menjadi tidak berlaku karena sudah digenapi.

Rasul Yohanes juga mengatakan :


* Yohanes 3:36
Barangsiapa percaya kepada Anak (Yesus), ia beroleh hidup yang kekal, tetapi barangsiapa tidak taat kepada Anak, ia tidak akan melihat hidup, melainkan murka Allah tetap ada di atasnya."



Pengikut-pengikut Yesus telah berjalan dalam "Janji yang Baru" dan yakin bahwa darah Yesus telah menebus segala dosa mereka. Mereka tidak hidup dibahwah "Janji Lama" yang dibuat Allah dengan orang-orang Israel di Gunung Sinai. Di dalam hidup di bawah “Janji Baru" ini, para pengikut Yesus tetap memiliki hukum yang mengatur. Isinya tetap berhubungan dengan apa yang tertulis dalam perjanjian Lama, tetapi tentunya dalam konteks yang baru, yaitu yang telah digenapi di dalam Yesus Kristus. Jadi, jelas ada kesinambungan, penyingkapan dan pembaharuan dari kedua "janji" tersebut – yang baru dan yang lama. Dengan demikian jelas bahwa Kitab Suci bermanfaat untuk dipelajari, untuk mengetahui darimana kita berasal dan kemana kita akan pergi.


Catatan :
Paralel dengan isu yang ditampilkan Shabbir diatas, tidakkah Al~Qur'an terang-terangan memposisikan Yesus sebagai legislatif, pembuat undang-undang Ilahi? Sebab siapakah Dia yang boleh menjungkir-balikkan Hukum Allah, "yang haram menjadi halal" (Reff. Sura 3:49-50). Dan karena Islam menolak konsep penebusan dosa dengan darah, maka bagaimanakah teologi Islam harus memberi jawaban terhadap kontradiksi sifat-sifat Allah yang Mahakasih (yang mengampuni setiap dosa umatNya) dan sekaligus Mahaadil (yang menghukum dosa, dan tidak bisa mengampuni saja tanpa ada harga yang dibayar, karena setiap dosa harus dihukum demi keadilanNya). Hanya konsep substitusilah (penebusan oleh korban pengganti) yang dapat menjebatani ketegangan antara KasihNya dan AdilNya Allah).


Sumber :
Jay Smith, Alex Chowdhry, Toby Jepson, James Schaeffer, 101 Contradictions in the Bible Cleared Up


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Thu Oct 19, 2006 10:07 am 
Offline
Merdeka dlm Kristus
Merdeka dlm Kristus
User avatar

Joined: Fri Jun 09, 2006 5:20 pm
Posts: 4833
87. Tulisan apa yang sebenarnya terdapat di atas salib yesus, karena Matius 27:37, Markus 15:26, Lukas 22:38 dan Yohanes 19:18, semuanya menuliskannya secara berlainan?


JAWAB :

(Kategori : salah membaca ayat)


* Matius 27:37
Dan di atas kepala-Nya terpasang tulisan yang menyebut alasan mengapa Ia dihukum: "Inilah Yesus Raja orang Yahudi."


* Markus 15:26
Dan alasan mengapa Ia dihukum disebut pada tulisan yang terpasang di situ: "Raja orang Yahudi".


* Lukas 23:38
Ada juga tulisan di atas kepala-Nya: "Inilah raja orang Yahudi".


* Yohanes 19:18
Dan Pilatus menyuruh memasang juga tulisan di atas kayu salib itu, bunyinya: "Yesus, orang Nazaret, Raja orang Yahudi."



Pertentangan semu diatas timbul dari pertanyaan, "Apa sebenarnya yang tertulis diatas kayu salib?" karena ayat-ayat didalam Matius 27:37, Markus 15:26, Lukas 22:38 dan Yohanes 19:18, semuanya menuliskannya secara berlainan tentang tulisan diatas kayu salib. Tetapi hal ini sebenarnya dapatd engan mudah dipahami jika kita membaca ayat Yohanes 19:20, demikian :


* Yohanes 19:20
Banyak orang Yahudi yang membaca tulisan itu, sebab tempat di mana Yesus disalibkan letaknya dekat kota dan kata-kata itu tertulis dalam bahasa Ibrani, bahasa Latin dan bahasa Yunani.



Adalah menarik bahwa Pilatus, yang menuliskan teks tersebut, dan bisa saja tulisan tersebut adalah berbagai bahasa yang dikuasai oleh Pilatus. Tetapi, inti tuduhan yang dikenakan kepada Yesus untuk apa Ia disalibkan adalah tuduhan bahwa Yesus mengklaim diriNya sebagai "Raja orang Yahudi". Keempat Injil sepakat demikian dalam tulisannya masing-masing. Dan harus kita mengerti penulisan dari berbagai bahasa itu tidak harus sama kata-per-kata dalam suatu kalimatnya. Kalimat dalam bahasa Latin, Yunani dan Ibrani bisa berlainan strukturnya walaupun menceritakan kasus yang sama. Dalam hal ini seorang penulis Injil bisa saja menuliskan nya dari rujukan kata Ibrani yang kemudian ia tuliskan dalam Injil bahasa Yunani. Jika kita tidak mengerti kunci tuduhan ini, mungkin kita akan terjebak kedalam sebuah pertentangan, namun, kenyataannya tidak demikian.



Sumber :
- Archer, Gleason, L., Encyclopedia of Bible Difficulties, 1994 Revised Edition, 1982, Zondervan Publishing House, p 345-346.
- Jay Smith, Alex Chowdhry, Toby Jepson, James Schaeffer, 101 Contradictions in the Bible Cleared Up


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Thu Oct 19, 2006 10:27 am 
Offline
Merdeka dlm Kristus
Merdeka dlm Kristus
User avatar

Joined: Fri Jun 09, 2006 5:20 pm
Posts: 4833
88. Siapakah yang ingin membunuh Yohanes Pembabtis? Herodes (Matius 14:5) ataukah Herodias? (Markus 6:20)


JAWAB :


(Kategori : Salah memahami maksud penulis)


* Matius 14:1-11
14:1 Pada masa itu sampailah berita-berita tentang Yesus kepada Herodes, raja wilayah.
14:2 Lalu ia berkata kepada pegawai-pegawainya: "Inilah Yohanes Pembaptis; ia sudah bangkit dari antara orang mati dan itulah sebabnya kuasa-kuasa itu bekerja di dalam-Nya."
14:3 Sebab memang Herodes telah menyuruh menangkap Yohanes, membelenggunya dan memenjarakannya, berhubung dengan peristiwa Herodias, isteri Filipus saudaranya.
14:4 Karena Yohanes pernah menegornya, katanya: "Tidak halal engkau mengambil Herodias!"
14:5 Herodes ingin membunuhnya, tetapi ia takut akan orang banyak yang memandang Yohanes sebagai nabi.
14:6 Tetapi pada hari ulang tahun Herodes, menarilah anak perempuan Herodias di tengah-tengah mereka dan menyukakan hati Herodes,
14:7 sehingga Herodes bersumpah akan memberikan kepadanya apa saja yang dimintanya.
14:8 Maka setelah dihasut oleh ibunya, anak perempuan itu berkata: "Berikanlah aku di sini kepala Yohanes Pembaptis di sebuah talam."
14:9 Lalu sedihlah hati raja, tetapi karena sumpahnya dan karena tamu-tamunya diperintahkannya juga untuk memberikannya.
14:10 Disuruhnya memenggal kepala Yohanes di penjara
14:11 dan kepala Yohanes itu pun dibawa orang di sebuah talam, lalu diberikan kepada gadis itu dan ia membawanya kepada ibunya.



* Markus 6:14-29
6:14 Raja Herodes juga mendengar tentang Yesus, sebab nama-Nya sudah terkenal dan orang mengatakan: "Yohanes Pembaptis sudah bangkit dari antara orang mati dan itulah sebabnya kuasa-kuasa itu bekerja di dalam Dia."
6:15 Yang lain mengatakan: "Dia itu Elia!" Yang lain lagi mengatakan: "Dia itu seorang nabi sama seperti nabi-nabi yang dahulu."
6:16 Waktu Herodes mendengar hal itu, ia berkata: "Bukan, dia itu Yohanes yang sudah kupenggal kepalanya, dan yang bangkit lagi." 6:17 Sebab memang Herodeslah yang menyuruh orang menangkap Yohanes dan membelenggunya di penjara berhubung dengan peristiwa Herodias, isteri Filipus saudaranya, karena Herodes telah mengambilnya sebagai isteri.
6:18 Karena Yohanes pernah menegor Herodes: "Tidak halal engkau mengambil isteri saudaramu!"
6:19 Karena itu Herodias menaruh dendam pada Yohanes dan bermaksud untuk membunuh dia, tetapi tidak dapat,
6:20 sebab Herodes segan akan Yohanes karena ia tahu, bahwa Yohanes adalah orang yang benar dan suci, jadi ia melindunginya. Tetapi apabila ia mendengarkan Yohanes, hatinya selalu terombang-ambing, namun ia merasa senang juga mendengarkan dia.
6:21 Akhirnya tiba juga kesempatan yang baik bagi Herodias, ketika Herodes pada hari ulang tahunnya mengadakan perjamuan untuk pembesar-pembesarnya, perwira-perwiranya dan orang-orang terkemuka di Galilea.
6:22 Pada waktu itu anak perempuan Herodias tampil lalu menari, dan ia menyukakan hati Herodes dan tamu-tamunya. Raja berkata kepada gadis itu: "Minta dari padaku apa saja yang kauingini, maka akan kuberikan kepadamu!",
6:23 lalu bersumpah kepadanya: "Apa saja yang kauminta akan kuberikan kepadamu, sekalipun setengah dari kerajaanku!"
6:24 Anak itu pergi dan menanyakan ibunya: "Apa yang harus kuminta?" Jawabnya: "Kepala Yohanes Pembaptis!"
6:25 Maka cepat-cepat ia pergi kepada raja dan meminta: "Aku mau, supaya sekarang juga engkau berikan kepadaku kepala Yohanes Pembaptis di sebuah talam!"
6:26 Lalu sangat sedihlah hati raja, tetapi karena sumpahnya dan karena tamu-tamunya ia tidak mau menolaknya.
6:27 Raja segera menyuruh seorang pengawal dengan perintah supaya mengambil kepala Yohanes. Orang itu pergi dan memenggal kepala Yohanes di penjara.
6:28 Ia membawa kepala itu di sebuah talam dan memberikannya kepada gadis itu dan gadis itu memberikannya pula kepada ibunya.
6:29 Ketika murid-murid Yohanes mendengar hal itu mereka datang dan mengambil mayatnya, lalu membaringkannya dalam kuburan.



Kontradiksi semu diatas menunjuk pada perkiraan Shabbir, "Apakah Herodes ingin membunuh Yohanes Pembabtis, atau tidak?" Shabbir menggunakan Matius 14:5 sebagai ayat pendukung untuk membuktikan Herodes berniat membunuh Yohanes, Sedangkan Markus 6:20 membuktikan bahwa Herodes tidak ingin membunuhnya. Padahal cerita pada kedua kitab diatas saling melengkapi.

Jika kita membaca keseluruhan kisah pada Matius 14:1-11 dan Markus 6:14-29, maka sejauh yang kita baca didalamnya tidak terdapat pertentangan apapun. Mencari-cari pertentangan demikian sama saja dengan mencari-cari permasalahan seperti pertanyaan pada Nomor 75 (Kontradiksi Shabbir Ally No. 50) di kontradiksi-perjanjian-baru-vt543-60.html#p1812 . Pada kedua Kitab diatas, kita baca bahwa Herodes memerintahkan untuk memenjarakan Yohanes Pembabtis atas desakan dan pengaruh istrinya, Herodias. Jadi jelas, pengaruh itulah yang menjadi faktor penting atas dipenggalnya kepala Yohanes Pembabtis. Markus menuliskan cerita ini lebih mendetail dibandingkan dengan Kitab matius yang ditulis belakangan. Karena itu Matius tidak mau membuang-buang waktu dengen menecritakan hal-hal yang sudah diketahui sebelumnya melalui kitab markus.

Hal lainnya yang perlu diperhatikan juga, Markus tidak mengatakan dalam kitabnya, bahwa Herodes tidak mau membunuh Yohanes Pembabtis, tetapi disebutkan bahwa Herodes menyimpan ketakutan kepadanya, akrena Yohanes Pembabtis adalah orang benar dan suci, dan ditambahkan lagi oleh Matius, karena Yohanes mempunyai pengaruh besar diantara banyak orang. Dengan demikian, tidak ada kontradiksi, Matius dan Markus saling melengkapi kisah Yohanes yang dihukum mati dengan cara dipenggal.



Sumber :
Jay Smith, Alex Chowdhry, Toby Jepson, James Schaeffer, 101 Contradictions in the Bible Cleared Up


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Thu Oct 19, 2006 10:53 am 
Offline
Merdeka dlm Kristus
Merdeka dlm Kristus
User avatar

Joined: Fri Jun 09, 2006 5:20 pm
Posts: 4833
89. Apakah murid Yesus yang kesepuluh dari duabelas orang murid-muridNya bernama Tadeus (Matius 10:1-4; Markus 3:13-19) ataukah Yudas anak Yakobus (Lukas 6:12-16)


JAWAB :


(Kategori : Salah memahami konteks historis)


* Matius 10:1-4
10:1 Yesus memanggil kedua belas murid-Nya dan memberi kuasa kepada mereka untuk mengusir roh-roh jahat dan untuk melenyapkan segala penyakit dan segala kelemahan.
10:2 Inilah nama kedua belas rasul itu: Pertama Simon yang disebut Petrus dan Andreas saudaranya, dan Yakobus anak Zebedeus dan Yohanes saudaranya,
10:3 Filipus dan Bartolomeus, Tomas dan Matius pemungut cukai, Yakobus anak Alfeus, dan Tadeus,
10:4 Simon orang Zelot dan Yudas Iskariot yang mengkhianati Dia.


* Markus 3:13-19
3:13 Kemudian naiklah Yesus ke atas bukit. Ia memanggil orang-orang yang dikehendaki-Nya dan mereka pun datang kepada-Nya.
3:14 Ia menetapkan dua belas orang untuk menyertai Dia dan untuk diutus-Nya memberitakan Injil
3:15 dan diberi-Nya kuasa untuk mengusir setan.
3:16 Kedua belas orang yang ditetapkan-Nya itu ialah: Simon, yang diberi-Nya nama Petrus,
3:17 Yakobus anak Zebedeus, dan Yohanes saudara Yakobus, yang keduanya diberi-Nya nama Boanerges, yang berarti anak-anak guruh,
3:18 selanjutnya Andreas, Filipus, Bartolomeus, Matius, Tomas, Yakobus anak Alfeus, Tadeus, Simon orang Zelot,
3:19 dan Yudas Iskariot, yang mengkhianati Dia.

* Lukas 6:12-16
6:12 Pada waktu itu pergilah Yesus ke bukit untuk berdoa dan semalam-malaman Ia berdoa kepada Allah.
6:13 Ketika hari siang, Ia memanggil murid-murid-Nya kepada-Nya, lalu memilih dari antara mereka dua belas orang, yang disebut-Nya rasul:
6:14 Simon yang juga diberi-Nya nama Petrus, dan Andreas saudara Simon, Yakobus dan Yohanes, Filipus dan Bartolomeus,
6:15 Matius dan Tomas, Yakobus anak Alfeus, dan Simon yang disebut orang Zelot,
6:16 Yudas anak Yakobus, dan Yudas Iskariot yang kemudian menjadi pengkhianat.



Ketiga ayat diatas sama-sama benar. Pada masa itu sudah biasa bagi orang-orang Yahudi menggunakan lebih dari satu nama. Misalnya Simon atau Kefas, dipanggil juga Petrus (Markus 3:16); dan Saulus yang juga dipanggil Paulus (Kisah 13:9); Matius yang juga dipanggil Lewi (Matius 9:9 and Markus 2:14; Lukas 5:27) dan lain-lain. Tak ada bukti pemakaian nama tunggal secara eksklusif sampai diganti dengan nama lain. Kedua nama mereka dapat tetap digunakan secara bergantian.


Sumber :
Jay Smith, Alex Chowdhry, Toby Jepson, James Schaeffer, 101 Contradictions in the Bible Cleared Up


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Thu Oct 19, 2006 11:16 am 
Offline
Merdeka dlm Kristus
Merdeka dlm Kristus
User avatar

Joined: Fri Jun 09, 2006 5:20 pm
Posts: 4833
90. Apakah pria yang Yesus lihat sedang duduk di rumah cukai, yang kemudian dipangil menjadi muridNya itu bernama Matius (Matius 9:9) ataukah Lewi? (Markus 2:14; Lukas 5:27)


JAWAB :


(Kategori : Salah memahami konteks historis)


* Matius 9:9
Setelah Yesus pergi dari situ, Ia melihat seorang yang bernama Matius duduk di rumah cukai, lalu Ia berkata kepadanya: "Ikutlah Aku." Maka berdirilah Matius lalu mengikut Dia.


* Markus 2:14
Kemudian ketika Ia berjalan lewat di situ, Ia melihat Lewi anak Alfeus duduk di rumah cukai lalu Ia berkata kepadanya: "Ikutlah Aku!" Maka berdirilah Lewi lalu mengikuti Dia.


* Lukas 5:27
Kemudian, ketika Yesus pergi ke luar, Ia melihat seorang pemungut cukai, yang bernama Lewi, sedang duduk di rumah cukai. Yesus berkata kepadanya: "Ikutlah Aku!"



Jawaban diatas persis sama dengan pertanyaan sebelumnya, dimana semua ayat-ayat yang ditampilkan sama-sama benar. Matius dan Lewi adalah orang yang sama. Dia adalah salah satu murid Yesus. Matius adalah nama Yunaninya dan Lewi adalah nama Ibraninya. Sebagai pemungut cukai, Matius bekerja pada orang Romawi yang berbicara bahasa Latin & Yunani. Ia mengumpulkan pajak dari orang Yahudi yang berbicara bahasa Ibrani/Aram.

Adalah menarik mengetahui Shabbir Ally juga melakukan kebiasaan semacam ini. Dalam persiapan perdebatan di Birmingham, Inggris, pada bulan February 1998, ia tanpa merasa bersalah menggunakan nama samaran (Abdul Abu Saffiyah, yang artinya Abdul, ayah dari Saffiyah, nama anak perembuannya) untuk mengelabuhi lawan debatnya, yaitu Jay Smith. Dengan menyembunyikan identitasnya itu, ia menolak persiapan yang telah dipersiapkan oleh Pah Smith. Jadi, sementara dia boleh bermain dengan nama ganda, kini ia menuduhnya sebagai kontradiksi ketika berhadapan dengan ganda yang terjadi pada orang-orang di daerah Yudea/ palestina abad pertama Masehi. Padahal praktek di zaman itu, mereka dapat menggunakan hal itu secara legal dan tidak mencurangi siapapun.

Adalah absah menggunakan nama alternatif secara jujur. Tetapi dalam kecurangan praktek penipuan seperti yang dilakukan Mr. Shabbir Ally diatas, hanyalah menunjukkan adanya kaitan munafik bila masih juga mengajukan dua pertanyaan seperti diatas.



Sumber :
Jay Smith, Alex Chowdhry, Toby Jepson, James Schaeffer, 101 Contradictions in the Bible Cleared Up


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Thu Oct 19, 2006 2:18 pm 
Offline
Merdeka dlm Kristus
Merdeka dlm Kristus
User avatar

Joined: Fri Jun 09, 2006 5:20 pm
Posts: 4833
91. Apakah Yesus disalibkan pada siang hari setelah perjamuan paskah (Markus 14:12-17) atau pada siang hari sebelum perjamuan Paskah? (Yohanes 13:1,30,39; 18:28 )


JAWAB :


(Kategori : salah memahami konteks historis)


* Markus 14:12-17
14:12 Pada hari pertama dari hari raya Roti Tidak Beragi, pada waktu orang menyembelih domba Paskah, murid-murid Yesus berkata kepada-Nya: "Ke tempat mana Engkau kehendaki kami pergi untuk mempersiapkan perjamuan Paskah bagi-Mu?"
14:13 Lalu Ia menyuruh dua orang murid-Nya dengan pesan: "Pergilah ke kota; di sana kamu akan bertemu dengan seorang yang membawa kendi berisi air. Ikutilah dia
14:14 dan katakanlah kepada pemilik rumah yang dimasukinya: Pesan Guru: di manakah ruangan yang disediakan bagi-Ku untuk makan Paskah bersama-sama dengan murid-murid-Ku?
14:15 Lalu orang itu akan menunjukkan kamu sebuah ruangan atas yang besar, yang sudah lengkap dan tersedia. Di situlah kamu harus mempersiapkan perjamuan Paskah untuk kita!"
14:16 Maka berangkatlah kedua murid itu dan setibanya di kota, didapati mereka semua seperti yang dikatakan Yesus kepada mereka. Lalu mereka mempersiapkan Paskah.
14:17 Setelah hari malam, datanglah Yesus bersama-sama dengan kedua belas murid itu.



Versus :

* Yohanes 13:1,29-30
13:1 Sementara itu sebelum hari raya Paskah mulai, Yesus telah tahu, bahwa saat-Nya sudah tiba untuk beralih dari dunia ini kepada Bapa. Sama seperti Ia senantiasa mengasihi murid-murid-Nya demikianlah sekarang Ia mengasihi mereka sampai kepada kesudahannya.
13:29 Karena Yudas memegang kas ada yang menyangka, bahwa Yesus menyuruh dia membeli apa-apa yang perlu untuk perayaan itu, atau memberi apa-apa kepada orang miskin. 13:30 Yudas menerima roti itu lalu segera pergi. Pada waktu itu hari sudah malam.


* Yohanes 18:28
Maka mereka membawa Yesus dari Kayafas ke gedung pengadilan. Ketika itu hari masih pagi. Mereka sendiri tidak masuk ke gedung pengadilan itu, supaya jangan menajiskan diri, sebab mereka hendak makan Paskah.



Yesus disalibkan pada siang hari sebelum Paskah. Alasan Markus seolah-oleh mengatakan bahwa peristiwa penyaliban itu terjadi setelah jamuan Paskah, hanyalah merupakan masalah budaya dan kontekstualisasinya.

Bukti kencang dalah Kitab Injil adalah bahwa Yesus mati pada saat menjelang malam Paskah, ketika perjamuan Paskah akan disantap setelah matahari terbenam. Sebelum kita tuntaskan masalah ini, harap diperhatikan bahwa Markus 14 telah menjelaskan bahwa Yesus tidak makan perjamuan Paskah bersama murid-muridNya.

Lukas 22:1 menyebutkan sebagai "Hari Raya Roti Tidak Beragi" (Ibrani, חג המצות - KHAG HAMATSOT ) yang disebutnya juga sebagai "Paskah" (Ibrani, פסח - PESAKH).


* Lukas 22:1
LAI TB, Hari raya Roti Tidak Beragi, yang disebut Paskah, sudah dekat.
KJV, Now the feast of unleavened bread drew nigh, which is called the Passover.
TR, ηγγιζεν δε η εορτη των αζυμων η λεγομενη πασχα
Interlinear, êggizen {mendekat} de {adapun} hê heortê {perayaan} tôn azumôn {roti tidak beragi} hê {yang} legomenê {disebut} paskha {paskah}


Seperti namanya, hari raya Roti tidak beragi ini diselenggarakan dengan memakan roti tidak beragi (Yunani, αζυμος - azumos , Ibrani, מצה - MATSAH). Ini adalah perintah yang ditaati sampai saat ini untuk jamuan Paskah, Karena Allah memerintahkannya dengan amat jelas :


Peringatan Paskah dan larangan makan roti yang beragi :


* Keluaran 12:1-20
12:1 Berfirmanlah TUHAN kepada Musa dan Harun di tanah Mesir:
12:2 "Bulan inilah akan menjadi permulaan segala bulan bagimu; itu akan menjadi bulan pertama bagimu tiap-tiap tahun.
12:3 Katakanlah kepada segenap jemaah Israel: Pada tanggal sepuluh bulan ini diambillah oleh masing-masing seekor anak domba, menurut kaum keluarga, seekor anak domba untuk tiap-tiap rumah tangga.
12:4 Tetapi jika rumah tangga itu terlalu kecil jumlahnya untuk mengambil seekor anak domba, maka ia bersama-sama dengan tetangganya yang terdekat ke rumahnya haruslah mengambil seekor, menurut jumlah jiwa; tentang anak domba itu, kamu buatlah perkiraan menurut keperluan tiap-tiap orang.
12:5 Anak dombamu itu harus jantan, tidak bercela, berumur setahun; kamu boleh ambil domba atau kambing.
12:6 Kamu harus mengurungnya sampai hari yang keempat belas bulan ini; lalu seluruh jemaah Israel yang berkumpul, harus menyembelihnya pada waktu senja.
12:7 Kemudian dari darahnya haruslah diambil sedikit dan dibubuhkan pada kedua tiang pintu dan pada ambang atas, pada rumah-rumah di mana orang memakannya.
12:8 Dagingnya harus dimakan mereka pada malam itu juga; yang dipanggang mereka harus makan dengan roti yang tidak beragi beserta sayur pahit.
12:9 Janganlah kamu memakannya mentah atau direbus dalam air; hanya dipanggang di api, lengkap dengan kepalanya dan betisnya dan isi perutnya.
12:10 Janganlah kamu tinggalkan apa-apa dari daging itu sampai pagi; apa yang tinggal sampai pagi kamu bakarlah habis dengan api.
12:11 Dan beginilah kamu memakannya: pinggangmu berikat, kasut pada kakimu dan tongkat di tanganmu; buru-burulah kamu memakannya; itulah Paskah bagi TUHAN.
12:12 Sebab pada malam ini Aku akan menjalani tanah Mesir, dan semua anak sulung, dari anak manusia sampai anak binatang, akan Kubunuh, dan kepada semua allah di Mesir akan Kujatuhkan hukuman, Akulah, TUHAN.
12:13 Dan darah itu menjadi tanda bagimu pada rumah-rumah di mana kamu tinggal: Apabila Aku melihat darah itu, maka Aku akan lewat dari pada kamu. Jadi tidak akan ada tulah kemusnahan di tengah-tengah kamu, apabila Aku menghukum tanah Mesir.
12:14 Hari ini akan menjadi hari peringatan bagimu. Kamu harus merayakannya sebagai hari raya bagi TUHAN turun-temurun. Kamu harus merayakannya sebagai ketetapan untuk selamanya.
12:15 Kamu makanlah roti yang tidak beragi tujuh hari lamanya; pada hari pertama pun kamu buanglah segala ragi dari rumahmu, sebab setiap orang yang makan sesuatu yang beragi, dari hari pertama sampai hari ketujuh, orang itu harus dilenyapkan dari antara Israel.
12:16 Kamu adakanlah pertemuan yang kudus, baik pada hari yang pertama maupun pada hari yang ketujuh; pada hari-hari itu tidak boleh dilakukan pekerjaan apa pun; hanya apa yang perlu dimakan setiap orang, itu sajalah yang boleh kamu sediakan.
12:17 Jadi kamu harus tetap merayakan hari raya makan roti yang tidak beragi, sebab tepat pada hari ini juga Aku membawa pasukan-pasukanmu keluar dari tanah Mesir. Maka haruslah kamu rayakan hari ini turun-temurun; itulah suatu ketetapan untuk selamanya.
12:18 Dalam bulan pertama, pada hari yang keempat belas bulan itu pada waktu petang, kamu makanlah roti yang tidak beragi, sampai kepada hari yang kedua puluh satu bulan itu, pada waktu petang.
12:19 Tujuh hari lamanya tidak boleh ada ragi dalam rumahmu, sebab setiap orang yang makan sesuatu yang beragi, orang itu harus dilenyapkan dari antara jemaah Israel, baik ia orang asing, baik ia orang asli.
12:20 Sesuatu apa pun yang beragi tidak boleh kamu makan; kamu makanlah roti yang tidak beragi di segala tempat kediamanmu."



Ditegaskan kembali pada :


* Imamat 23:5
LAI TB, Dalam bulan yang pertama, pada tanggal empat belas bulan itu, pada waktu senja, ada Paskah bagi TUHAN.
KJV, In the fourteenth day of the first month at even is the LORD's passover.
Hebrew,
בַּחֹדֶשׁ הָרִאשֹׁון בְּאַרְבָּעָה עָשָׂר לַחֹדֶשׁ בֵּין הָעַרְבָּיִם פֶּסַח לַיהוָה׃
Translit Interlinear, BAKHODESY {pada bulan} HARI'SYON {pertama itu} BE'ARBA'AH {pada empat} 'ASAR {sepuluh} LAKHODESY {kepada bulan} BEYN {antara} HA'ARBAYIM {petang} PESAKH {Paskah} LAYHOVAH {bagi TUHAN}


Tanggal 14 Nisan pada waktu senja Kalangan Yudaisme menamakan hari itu sebagai 'EREV PESAKH. Pada saat ini orang Israel sudah tidak makan roti beragi. Tanggal 15 Nisan mereka merayakan PESAKH. Perayaan ini ini dikenal juga dengan nama חג המצות - KHAG HAMATSOT (Hari Raya Roti Tidak Beragi, 15 Nisan).


* Imamat 23:6
LAI TB, Dan pada hari yang kelima belas bulan itu ada hari raya Roti Tidak Beragi bagi TUHAN; tujuh hari lamanya kamu harus makan roti yang tidak beragi.
KJV, And on the fifteenth day of the same month is the feast of unleavened bread unto the LORD: seven days ye must eat unleavened bread.
Hebrew,
וּבַחֲמִשָּׁה עָשָׂר יֹום לַחֹדֶשׁ הַזֶּה חַג הַמַּצֹּות לַיהוָה שִׁבְעַת יָמִים מַצֹּות תֹּאכֵלוּ׃
Translit Interlinear, UVAKHAMISYAH {dan pada lima} 'ASAR {sepuluh} YOM {hari} LAKHODESY {kepada bulan} HAZEH {itu} KHAG {hari raya} HAMATSOT {roti tidak beragi itu} LAYHOVAH {bagi TUHAN} SYIV'AT {tujuh} YAMIM {hari} MATSOT {roti tidak beragi} TO'KHELU {engkau harus makan}


* Markus 14:12
LAI TB, Pada hari pertama dari hari raya Roti Tidak Beragi, pada waktu orang menyembelih domba Paskah, murid-murid Yesus berkata kepada-Nya: "Ke tempat mana Engkau kehendaki kami pergi untuk mempersiapkan perjamuan Paskah bagi-Mu?"
KJV, And the first day of unleavened bread, when they killed the passover, his disciples said unto him, Where wilt thou that we go and prepare that thou mayest eat the passover?
TR, και τη πρωτη ημερα των αζυμων οτε το πασχα εθυον λεγουσιν αυτω οι μαθηται αυτου που θελεις απελθοντες ετοιμασωμεν ινα φαγης το πασχα
Translit Interlinear, [color=olive]kai {adapun} tê prôtê {pertama} hêmera {pada hari} tôn {dari} azumôn {Roti tidak beragi} hote {ketika} to pascha {domba Paskah} ethuon {mereka merayakan/ mereka mentembelih} legousin {berkata} autô {kepada Dia} hoi mathêtai {murid-murid} autou {Nya} pou {kemana} theleis {Engkau menghendaki} apelthontes {pergi} etoimasômen {kami menyiapkan} hina {supaya} phagês {Engkau makan} to {itu} pascha {domba Paskah}



Kata Yunani untuk "Roti Tidak Beragi" adalah "αζυμος - azumos". Kata inilah yang digunakan oleh Markus dalam "Hari Raya Roti Tidak Beragi". Sedangkan kata Yunani untuk roti biasa (beragi) adalah αρτος - artos.

Seluruh penulis kitab Injil termasuk Markus, menulis yang sama, bahwa saat itu merupakan perjamuan terakhir Yesus dengan murid-muridNya memakan αρτος - artos (roti biasa beragi) :


* Markus 14:22
LAI TB, Dan ketika Yesus dan murid-murid-Nya sedang makan, Yesus mengambil roti, mengucap berkat, memecah-mecahkannya lalu memberikannya kepada mereka dan berkata: "Ambillah, inilah tubuh-Ku."
KJV, And as they did eat, Jesus took bread, and blessed, and brake it, and gave to them, and said, Take, eat: this is my body.
TR, και εσθιοντων αυτων λαβων ο ιησους αρτον ευλογησας εκλασεν και εδωκεν αυτοις και ειπεν λαβετε φαγετε τουτο εστιν το σωμα μου
Translit Interlinear, [color=olive]kai {lalu} esthiontôn {ketika sedang makan} autôn {mereka} labôn {setelah mengambil} ho iêsous {Yesus} arton {roti (roti biasa beragi)} eulogêsas {mengucap syukur/ pujian} eklasen {Ia membelah} kai {lalu} edôken {memberikan} autois {kepada mereka} kai {dan} eipen {berkata} labete {ambilah} phagete {makanlah} touto estin {inilah} to sôma {tubuh} mou {Ku}



Oleh karena itu, perjamuan makan malam itu walaupun sebuah "perjamuan Paskah", namun itu bukan perjamuan paskah dengan Roti Tidak Beragi, sebab itu hanya dapat dimulai pada waktu petang 14 Nisan saat Yesus Kristus ada di kayu Salib. Dengan demikian terjadinya "perjamuan terakhir" dalam yang diceritakan dalam Markus 14:22 adalah sebelum tanggal 14 Nisan.

Hal tersebut ditujukan dengan adanya penggunaan kata yang berbeda pada pasal yang sama. Karena untuk Paskah, tidak mungkin mereka akan memakan sesuatu yang telah dilarang oleh Allah melalui Hukum Musa (yaitu memakan "artos" – roti biasa beragi), dan tidak memakan sesuatu yang diperintahkan untuk dimakan (yaitu roti tidak beragi - "azumos").



Jikalau begitu, apa maksud Markus 14 dalam ayat 12-17?


Pertama, kita baca, "ada tradisi pada waktu itu untuk menyembelih domba Paskah". Perjamuan Paskah harus dilaksanakan pada hari ke-14 pada bulan Nisan. Tetapi, ternyata ada perbedaan pendapat dalam hal menentukan hari itu, karena mereka menggunakan sistem kalendar yang berbeda untuk menghitung hari-hari Raya. Tampaknya, perbedaan tradisi ini terus berlanjut sampai dengan masa kehidupan Yesus. Jadi, memang sebagian orang sudah bisa mulai menjalankan tradisi mereka dengan mengorbankan domba Paskah pada hari itu, sementara sebagian orang lainnya menganggap bahwa Paskah baru akan dirayakan esok malamnya. Perbedaan kebiasaan ini disebabkan karena hari Yahudi dimulai puluh 18:00 petang sedangkan hari Romawi mulai pada jam 24:00 tengah malam.


Kedua, murid-muridNya bertanya kepada Yesus, "Ke tempat mana Engkau menghendaki kami pergi untuk mempersiapkan perjamuan Paskah bagiMu?". Mereka tidak menyangka bahwa malam itu yesus akan segera menyerahkan nyawaNya untuk menebus dosa manusia di dunia seperti domba Paskah dalam Keluaran pasal 12, yang dikorbankan untuk menyelamatka orang Israel dari murka Allah terhadap orang mesir.
Yesus sesungguhnya telah menjelaskannya kepada murid-muridNya, namun mereka tidak dapat memahami pengorbanan ini karena berbagai alasan, termasuk ketika Yesus di-elu-elukan oleh orang-orang Israel sebagai Mesias (Raja Penyelamat, bukan korban), yang masih terus "bergema di telinga mereka". Yesus tidak menyatakan bahwa Ia akan amkan Perjamuan Paskah bersama-sama dengan murid-muridNya. Yesus sangat ingin, tetapi Ia tahu hariNya tidak sampai untuk melakukannya. Tidak ada peluang bagi satu dogma pun yang dapat menyatakan bahwa perjamuan Paskah tersebut dipinjam dan disiapkan. Tetapi yang pasti, orang-orang Yahudi, karena telah diatur dalam Kitab Keluaran 12, mempersiapkan rumah mereka untuk Hari Raya Roti Tidak Beragi (Ibrani, "KHAG HAMATSOT").

Ketiga, dalam beberapa cara, Kitab Injil menecritakan tentang Perjamuan Terakhir, dalam bentuk penggenapan karya Yesus, seperti misalnya dalam Lukas pasal 22 yang menuliskan kerinduan yesus untuk makan Perjamuan paskah "ini" bersama dengan murid-muridNya. Lalu apakah Lukas mengatakan bahwa saat itu adalah perjamuan paskah? Tidak! Mengapa? Antara lain karena penggunaan yang sama untuk kata "artos" (roti biasa beragi) dan bukan "azumos" (roti tidak beragi).
Yesus memang menjadikan makan malam terakhir ini sebagai sejenis santapan paskah (tidak dalam arti sebenarnya, melainkan simboliknya) karena Ia hendak bersekutu secara khusus dengan murid-muridNya, menyadari akhirnya Ia harus masuk kedalam penderitaan beberapa jam setelah itu.

Yesus juga ingin menunjukkan kepada murid-muridNya bahwa Paskah itu berbicara tentang diriNya, yaitu bahwa Ia adalah korban yang memberikan Perjanjian Baru yang telah Allah janjikan (reff. Yeremia 31:31-33, Ibrani 7:27) seperti domba yang disembelih 1500 tahun sebelumnya untuk menyelamatkan orang-orang Israel dari Muka Allah di tanah Mesir.
Dalam perjamuan tersebut, Yesus menggambarkan diriNya sebagai "Anak Domba Allah yang menghapus dosa dunia" seperti yang dikatakan Yohanes Pembabtis (reff Yohanes 1:29). Yesus ingin menyantap jamuan Paskah bersama murid-muridNya, karenanya Ia mengatakan :


* Lukas 22:16
22:15 Kata-Nya kepada mereka: "Aku sangat rindu makan Paskah ini bersama-sama dengan kamu, sebelum Aku menderita.
TR Translit, kai eipen pros autous epithumia epethumêsa touto to paskha phagein meth humôn pro tou me pathein

22:16 Sebab Aku berkata kepadamu: Aku tidak akan memakannya lagi sampai ia beroleh kegenapannya dalam Kerajaan Allah."
TR Translit, legô gar humin hoti ouketi ou mê phagô ex autou eôs otou plêrôthê en tê basileia tou theou

22:17 Kemudian Ia mengambil sebuah cawan, mengucap syukur, lalu berkata: "Ambillah ini dan bagikanlah di antara kamu.
TR Translit, kai dexamenos potêrion eukharistêsas eipen labete touto kai diamerisate eautois

22:18 Sebab Aku berkata kepada kamu: mulai dari sekarang ini Aku tidak akan minum lagi hasil pokok anggur sampai Kerajaan Allah telah datang."
TR Translit, legô gar huminoti ou mê piô apo tou gennêmatos tês ampelou eôs hotou hê basileia tou theou elthê

22:19 Lalu Ia mengambil roti, mengucap syukur, memecah-mecahkannya dan memberikannya kepada mereka, kata-Nya: "Inilah tubuh-Ku yang diserahkan bagi kamu; perbuatlah ini menjadi peringatan akan Aku."
TR Translit, kai labôn arton eukharistêsas eklasen kai edôken autois legôn touto estin to sôma mou to huper humôn didomenon touto poieite eis tên emên anamnêsin

22:20 Demikian juga dibuat-Nya dengan cawan sesudah makan; Ia berkata: "Cawan ini adalah perjanjian baru oleh darah-Ku, yang ditumpahkan bagi kamu.
TR Translit, ôsautôs kai to potêrion meta to deipnêsai legôn touto to potêrion hê kainê diathêkê en tô aimati mou to huper humôn ekkhunomenon


Perhatikan ayat 16, Yesus mengatakan "Aku tidak akan memakannya lagi sampai ia beroleh kegenapannya dalam Kerajaan Allah". Dan kegenapan itu adalah kematianNya, "Sebab anak domba Paskah kita juga telah disembelih, yaitu Kristus" (1 Korintus 5:7)

Kemudian, perhatikan ayat 19, sama seperti Markus, Lukas juga menulis roti yang dimakan adalah roti biasa (yang beragi) yaitu αρτος - artos dan bukan αζυμος - azumos yang sedianya dimakan pada jamuan Paskah dalam ערב פסח - EREV PESAKH tanggal 14 Nisan, maupun pada jamuan חג המצות - KHAG HAMATSOT" pada 15 Nisan maupun 7 hari setelahnya.

Maka, dengan ini jelas tidak ada pertentangan seperti apa yang dituduhkan. Yesus mati sebelum orang-orang Yahudi merayakan PASKAH dan memakan jamuan PASKAH.



Sumber :
- Yohannes/ Biblika
- Jay Smith, Alex Chowdhry, Toby Jepson, James Schaeffer, 101 Contradictions in the Bible Cleared Up


Artikel terkait :

1. PERJAMUAN YANG TERAKHIR sebagai sejenis PERJAMUAN PASKAH, di perayaan-paskah-dan-perjamuan-yang-terakhir-vt244.html#p531

2. MITSVOT TENTANG PASKAH DAN HARI RAYA LAIN, silahkan baca di 613-mitsvot-vt218-20.html#p449

3. HARI-HARI RAYA DALAM ALKITAB di hari-hari-raya-dalam-alkitab-vt219.html#p459

4. PERJAMUAN KUDUS di perjamuan-kudus-vt241.html#p525


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Fri Oct 20, 2006 6:35 am 
Offline
Merdeka dlm Kristus
Merdeka dlm Kristus
User avatar

Joined: Fri Jun 09, 2006 5:20 pm
Posts: 4833
92. Apakah Yesus berdoa kepada BapaNya supaya diselamatkan dari penyaliban (Matius 26:39, Markus 14:36; Lukas 22:42) atau tidak berdoa untuk itu? (Yohanes 12:27)


JAWAB :


(Kategori : salah membaca ayat)


* Matius 26:39
Maka Ia maju sedikit, lalu sujud dan berdoa, kata-Nya: "Ya Bapa-Ku, jikalau sekiranya mungkin, biarlah cawan ini lalu dari pada-Ku, tetapi janganlah seperti yang Kukehendaki, melainkan seperti yang Engkau kehendaki."


* Markus 14:36
Kata-Nya: "Ya Abba, ya Bapa, tidak ada yang mustahil bagi-Mu, ambillah cawan ini dari pada-Ku, tetapi janganlah apa yang Aku kehendaki, melainkan apa yang Engkau kehendaki."


* Lukas 22:42
"Ya Bapa-Ku, jikalau Engkau mau, ambillah cawan ini dari pada-Ku; tetapi bukanlah kehendak-Ku, melainkan kehendak-Mulah yang terjadi."



Versus :


* Yohanes 12:27-38
12:27 Sekarang jiwa-Ku terharu dan apakah yang akan Kukatakan? Bapa, selamatkanlah Aku dari saat ini? Tidak, sebab untuk itulah Aku datang ke dalam saat ini.
12:28 Bapa, muliakanlah nama-Mu!" Maka terdengarlah suara dari sorga: "Aku telah memuliakan-Nya, dan Aku akan memuliakan-Nya lagi!"



Pertentangan semu mempertanyakan, "Apakah Yesus berdoa kepada bapaNya agar mencegah diriNya dari penyaliban?". Seperti yang diperlihatkan Markus 26:39; Markus 14:36 dan Lukas 22:42, sementara Yohanes 12:27 mengesankan Yesus tidak seperti itu kepada BapaNya?

Usaha mempertentangkan cerita diatas tampaknya sia-sia saja. Matius 26:39, Markus 14:36 dan Lukas 22:42 menceritakan kisah yang sama yang terjadi di taman Getsemani sebelum Yesus ditangkap. Dalam seluruh cerita ini tidak ada satu katapun yang menyatakan Yesus meminta agar penyaliban itu diecgah, melainkan untuk mengekspresikan kengerianNya atas penderitaan yang akan ia alami pada saat Ia diadili, dianiaya, dipukul, dicambuk, sendirian ditinggalkan orang lain dan bahkan pengalaman yang paling menakutkan adalah, keterpisahanNya dengan Allah nanti diatas kayu Salib. Peristiwa penderitaan-salib itu sendiri akan berlangsung beberapa jam setelahnya. Tetapi yang terpenting dalam kondisi seperti itu, Yesus tetap minta kehendak BapaNya untuk diwujudkan, karena menyadari bahwa inilah klimaksnya bahwa Ia akan sisalibkan, mati dan dibangkitkan dalam misi penbusan dosa bagi umat manusia di dunia.

Yohanes 12:27 menuliskan hal ini dari situasi yang berbeda, sebelum saat dan kejadian penderitaan Salib itu berlangsung. Dikatakan bahwa Yesus berbicara kepada orang banyak pada Perayaan Paskah di Bait Allah di Yerusalem (bahkan sebelum pertemuan/ perjamuan makan malam yang terakhir di ruang atas). Dalam kesempatan ini Yesus mengatakan sesuatu hampir serupa dengan kalimat diatas, yaitu bukan meminta agar penyaliban dicegah : "Sekarang jiwa-Ku terharu dan apakah yang akan Kukatakan? Bapa, selamatkanlah Aku dari saat ini? Tidak, sebab untuk itulah Aku datang ke dalam saat ini. Bapa, muliakanlah nama-Mu!".

Kembali disini diberitahukan perasaanNya dalam menghadapi siksa salib, bukan pernyataan yang menunjukkan bahwa Yesus hendak meminta pembatalan peristiwa penyaliban. Maka, tidak ada kontradiksi.


Sumber :
Jay Smith, Alex Chowdhry, Toby Jepson, James Schaeffer, 101 Contradictions in the Bible Cleared Up


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Fri Oct 20, 2006 6:46 am 
Offline
Merdeka dlm Kristus
Merdeka dlm Kristus
User avatar

Joined: Fri Jun 09, 2006 5:20 pm
Posts: 4833
93. Apakah Yesus tiga kali bolak-balik untuk berdoa (Matius 26:36-46; Markus 14:32-42) atau satu kali (Lukas 22:39-46) dari tempat murid-muridNya?


JAWAB :


(Kategori : ayat diartikan dengan pemikiran sempit)


* Matius 26:36-46
26:36 Maka sampailah Yesus bersama-sama murid-murid-Nya ke suatu tempat yang bernama Getsemani. Lalu Ia berkata kepada murid-murid-Nya: "Duduklah di sini, sementara Aku pergi ke sana untuk berdoa."
26:37 Dan Ia membawa Petrus dan kedua anak Zebedeus serta-Nya. Maka mulailah Ia merasa sedih dan gentar,
26:38 lalu kata-Nya kepada mereka: "Hati-Ku sangat sedih, seperti mau mati rasanya. Tinggallah di sini dan berjaga-jagalah dengan Aku."
26:39 Maka Ia maju sedikit, lalu sujud dan berdoa, kata-Nya: "Ya Bapa-Ku, jikalau sekiranya mungkin, biarlah cawan ini lalu dari pada-Ku, tetapi janganlah seperti yang Kukehendaki, melainkan seperti yang Engkau kehendaki."
26:40 Setelah itu Ia kembali kepada murid-murid-Nya itu dan mendapati mereka sedang tidur. Dan Ia berkata kepada Petrus: "Tidakkah kamu sanggup berjaga-jaga satu jam dengan Aku?
26:41 Berjaga-jagalah dan berdoalah, supaya kamu jangan jatuh ke dalam pencobaan: roh memang penurut, tetapi daging lemah."
26:42 Lalu Ia pergi untuk kedua kalinya dan berdoa, kata-Nya: "Ya Bapa-Ku jikalau cawan ini tidak mungkin lalu, kecuali apabila Aku meminumnya, jadilah kehendak-Mu!"
26:43 Dan ketika Ia kembali pula, Ia mendapati mereka sedang tidur, sebab mata mereka sudah berat.
26:44 Ia membiarkan mereka di situ lalu pergi dan berdoa untuk ketiga kalinya dan mengucapkan doa yang itu juga.
26:45 Sesudah itu Ia datang kepada murid-murid-Nya dan berkata kepada mereka: "Tidurlah sekarang dan istirahatlah. Lihat, saatnya sudah tiba, bahwa Anak Manusia diserahkan ke tangan orang-orang berdosa.
26:46 Bangunlah, marilah kita pergi. Dia yang menyerahkan Aku sudah dekat."



* Markus 14:32-42
14:32 Lalu sampailah Yesus dan murid-murid-Nya ke suatu tempat yang bernama Getsemani. Kata Yesus kepada murid-murid-Nya: "Duduklah di sini, sementara Aku berdoa."
14:33 Dan Ia membawa Petrus, Yakobus dan Yohanes serta-Nya. Ia sangat takut dan gentar,
14:34 lalu kata-Nya kepada mereka: "Hati-Ku sangat sedih, seperti mau mati rasanya. Tinggallah di sini dan berjaga-jagalah."
14:35 Ia maju sedikit, merebahkan diri ke tanah dan berdoa supaya, sekiranya mungkin, saat itu lalu dari pada-Nya.
14:36 Kata-Nya: "Ya Abba, ya Bapa, tidak ada yang mustahil bagi-Mu, ambillah cawan ini dari pada-Ku, tetapi janganlah apa yang Aku kehendaki, melainkan apa yang Engkau kehendaki."
14:37 Setelah itu Ia datang kembali, dan mendapati ketiganya sedang tidur. Dan Ia berkata kepada Petrus: "Simon, sedang tidurkah engkau? Tidakkah engkau sanggup berjaga-jaga satu jam?
14:38 Berjaga-jagalah dan berdoalah, supaya kamu jangan jatuh ke dalam pencobaan; roh memang penurut, tetapi daging lemah."
14:39 Lalu Ia pergi lagi dan mengucapkan doa yang itu juga.
14:40 Dan ketika Ia kembali pula, Ia mendapati mereka sedang tidur, sebab mata mereka sudah berat dan mereka tidak tahu jawab apa yang harus mereka berikan kepada-Nya.
14:41 Kemudian Ia kembali untuk ketiga kalinya dan berkata kepada mereka: "Tidurlah sekarang dan istirahatlah. Cukuplah. Saatnya sudah tiba, lihat, Anak Manusia diserahkan ke tangan orang-orang berdosa.
14:42 Bangunlah, marilah kita pergi. Dia yang menyerahkan Aku sudah dekat."


Versus :

* Lukas 22:39-46
22:39 Lalu pergilah Yesus ke luar kota dan sebagaimana biasa Ia menuju Bukit Zaitun. Murid-murid-Nya juga mengikuti Dia.
22:40 Setelah tiba di tempat itu Ia berkata kepada mereka: "Berdoalah supaya kamu jangan jatuh ke dalam pencobaan."
22:41 Kemudian Ia menjauhkan diri dari mereka kira-kira sepelempar batu jaraknya, lalu Ia berlutut dan berdoa, kata-Nya:
22:42 "Ya Bapa-Ku, jikalau Engkau mau, ambillah cawan ini dari pada-Ku; tetapi bukanlah kehendak-Ku, melainkan kehendak-Mulah yang terjadi."
22:43 Maka seorang malaikat dari langit menampakkan diri kepada-Nya untuk memberi kekuatan kepada-Nya.
22:44 Ia sangat ketakutan dan makin bersungguh-sungguh berdoa. Peluh-Nya menjadi seperti titik-titik darah yang bertetesan ke tanah.
22:45 Lalu Ia bangkit dari doa-Nya dan kembali kepada murid-murid-Nya, tetapi Ia mendapati mereka sedang tidur karena dukacita.
22:46 Kata-Nya kepada mereka: "Mengapa kamu tidur? Bangunlah dan berdoalah, supaya kamu jangan jatuh ke dalam pencobaan."



Shabbir menanyakan berapa kali Yesus meninggalkan murid-muridNya untuk berdoa sendirian di Taman Getsemani pada malam Ia ditangkap. Matius 26:36-46 dan Markus 14:32-42, menggambarkan 3 kali. Sedangkan Lukas 22:39-46 menggambarannya hanya satu kali. Tetapi sekali lagi, sesungguhnya tidak ada kontradiksi dalam pernyataan diatas jika Anda menyadari bahwa kalimat diatas saling melengkapi ketika dilaporkan oleh 3 orang yang berbeda denga gaya dan fokus yang berbeda.

Perhatikan bahwa Lukas sama sekali tidak menyebutkan bahwa Yesus tidak meninggalkan murid-muridNya 3 kali dan berdoa.
Meskipun tidak menyebut 3 kali, bukan berarti Yesus tidak melakukan hal tersebut. Lukas, dalam hal ini tidak menganggap keadaan terrsebut perlu untuk ditulis dalam kitabnya, dan dia hanya memfokuskan pada Yesus yang berdoa saja.



Sumber :
Jay Smith, Alex Chowdhry, Toby Jepson, James Schaeffer, 101 Contradictions in the Bible Cleared Up .


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Fri Oct 20, 2006 7:10 am 
Offline
Merdeka dlm Kristus
Merdeka dlm Kristus
User avatar

Joined: Fri Jun 09, 2006 5:20 pm
Posts: 4833
94. Ketika Yesus berdoa untuk kedua kalinya, apakah kata-kataNya tetap sama (Markus 14:39) atau berbeda? (Matius 26:42)


JAWAB :


(Kategori : Memaksakan pengertian sendiri)


* Matius 26:42, 39, 44
26:42 Lalu Ia pergi untuk kedua kalinya dan berdoa, kata-Nya: "Ya Bapa-Ku jikalau cawan ini tidak mungkin lalu, kecuali apabila Aku meminumnya, jadilah kehendak-Mu!"
26:39 Maka Ia maju sedikit, lalu sujud dan berdoa, kata-Nya: "Ya Bapa-Ku, jikalau sekiranya mungkin, biarlah cawan ini lalu dari pada-Ku, tetapi janganlah seperti yang Kukehendaki, melainkan seperti yang Engkau kehendaki."
26:44 Ia membiarkan mereka di situ lalu pergi dan berdoa untuk ketiga kalinya dan mengucapkan doa yang itu juga.



* Markus 14:36, 39, 41
14:36 Kata-Nya: "Ya Abba, ya Bapa, tidak ada yang mustahil bagi-Mu, ambillah cawan ini dari pada-Ku, tetapi janganlah apa yang Aku kehendaki, melainkan apa yang Engkau kehendaki."
14:39 Lalu Ia pergi lagi dan mengucapkan doa yang itu juga.
14:41 Kemudian Ia kembali untuk ketiga kalinya dan berkata kepada mereka: "Tidurlah sekarang dan istirahatlah. Cukuplah. Saatnya sudah tiba, lihat, Anak Manusia diserahkan ke tangan orang-orang berdosa.



Kontradiksi semu diatas antara Matius 26:36-46 dengan Markus 14:32-42, khususnya ayat dalam Matius 26:42 dan Markus 14:39, yang sebenarnya tidak terdapat pertentangan sedikitpun.
Shabbir mempertanyakan : "Apa yang disebutkan dalam doa Yesus yang kedua kali?" di Taman Getsemani.

Shabbir memegang teguh perkataan Markus bahwa "kata-kata dalam doanya yang kedua sama dengan yang pertama" (Markus 14:39). Tetapi marilah kita melihat bersama apa yang dikatakan Markus tentang doa kedua ini dalam Markus 14:39 "Lalu Ia pergi lagi dan mengucapkan doa yang itu juga".

Tidak satupun dalam ayat ini menyebutkan bahwa Yesus menyebutkan "kata-kata yangpersis" dalam doanya seperti doa sebelumnya, tetapi maksud Markus mengatakan "mengucapkan doa yang itu juga" adalah dalam arti inti doa seperti yang disebutkan oleh Matius. (Bila bukan inti doa yang dimaksudkan, tentu doa Yesus ini amat singkat dan tidak akan mengambil satu jam, lihat Matius 26:40).

Jika dibandingkan kedua doa yang dinaikkan Yesus di taman Getsemani dalam Kitab Matius 26:39, 43, dapat kita lihat bahwa pada dasarnya maksud kedua doa ini sama, walaupun tidak menggunakan kata-kata yang sama persis. Di ayat Matius 26:44, Matius mengatakan bahwa Yesus "berdoa untuk ketiga kalinya dan mengucapkan doa yang itu juga". Jadi, jika menurut Shabbir dua doa yang pertama berbeda, lalu doa Yesus yang ketiga sama dengan doa yang mana?

Tampaknya Shabbir hanya memahami doa Yesus dari kata-kata harfiah ala formula doa Islam yang sebenarnya tidak demikian dilakukan Yesus. Mungkin Anda berpikir bahwa doa diatas merupakan bentuk doa yang tetap diulang-uolang setiap hari, seperti yang dilakukan oleh umat Islam. Tetapi sebenarnya doa itu adalah curahan dari hati yang "diungkapkan" oleh Yesus karena tekanan dan situasi yang amat pekat yang akan dihadapiNya, yaitu siksa salib. Suasana doa semacam itu dicetuskan dalam ikatan kasih yang tidak terbayangkan antara Yesus dengan bapaNya yang mengalahkan bentuk-bentuk ikatan aksara yang harfiah yang 'diharuskan' oleh Shabbir.



Sumber :
Jay Smith, Alex Chowdhry, Toby Jepson, James Schaeffer, 101 Contradictions in the Bible Cleared Up


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Fri Oct 20, 2006 9:46 am 
Offline
Merdeka dlm Kristus
Merdeka dlm Kristus
User avatar

Joined: Fri Jun 09, 2006 5:20 pm
Posts: 4833
95. Apakah kepala pasukan mengatakan bahwa Yesus adalah orang benar (Lukas 23:47) atau Yesus adalah Anak Allah? (Markus 15:39)


JAWAB :


(Kategori : ayat diartikan secara sempit)


* Lukas 23:47
Ketika kepala pasukan melihat apa yang terjadi, ia memuliakan Allah, katanya: "Sungguh, orang ini adalah orang benar!"


* Markus 15:39
Waktu kepala pasukan yang berdiri berhadapan dengan Dia melihat mati-Nya demikian, berkatalah ia: "Sungguh, orang ini adalah Anak Allah!"



Pertanyaan diatas berkaitan dengan petanyaan yang diajukan oleh kepala pasukan pada saat Yesus mati di kayu salib, didasarkan pada dua ayat dalam Markus 15:39 dan Lukas 23:47. tetapi seperti yangs ebelum-sebelumnya, kedua ayat diatas bukan merupakan pertentangan melainkan pernyataan yang saling melengkapi.

Matius 27:54 dan Markus 15:39 sama-sama setuju bahwa kepala pasukan menyatakan bahwa Yesus adalah "Anak Allah!" Tetapi Lukas 23:47 menyebutkan bahwa kepala pasukan itu mengatakan Yesus adalah "orang benar". Apakah teramat sulit dipercaya jika kepala pasukan itu mengatakan kedua-duanya? (Bahkan ada lagi ucapannya yang mungkin tidak dicatat). Pola tersebut sering terjadi dalam kesaksian kitab-kitab Injil, karena tidak satupun kitab Injil menyatakan bahwa ucapan kepala pasukan pada salah satu ayat diatas merupakan keseluruhan ucapannya. Oleh karena itu jangan berpikiran sempit atas apa yang dikatakan oleh kepala pasukan terhadap Yesus.

Matius dan Markus lebih tertarik menuliskan pernyataan sang kepala pasukan tentang keTuhanan Yesus, di sisi lain Lukas lebih meniliknya dari segi kemanusiaan Yesus. Karena itulah, ia menangkap pernyataan kepala pasukan seperti yang tertulis dalam kitabnya.


Sumber :
- Archer, Gleason, L., Encyclopedia of Bible Difficulties, 1994 Revised Edition, 1982, Zondervan Publishing House , p 346-347.
- Jay Smith, Alex Chowdhry, Toby Jepson, James Schaeffer, 101 Contradictions in the Bible Cleared Up .


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Fri Oct 20, 2006 10:18 am 
Offline
Merdeka dlm Kristus
Merdeka dlm Kristus
User avatar

Joined: Fri Jun 09, 2006 5:20 pm
Posts: 4833
96. Apakah Yesus mengatakan "AllahKu, AllahKu mengapa Engkau meninggalkan Aku?" dalam bahasa Ibrani (Matius 27:46) atau dalam bahasa Aram? (Markus 15:34).


JAWAB :


(Kategori : Salah memahami penggunaan bahasa Ibrani)


* Matius 27:46,
LAI TB, Kira-kira jam tiga berserulah Yesus dengan suara nyaring: Eli, Eli, lama sabakhtani?" Artinya: Allah-Ku, Allah-Ku, mengapa Engkau meninggalkan Aku?"
KJV, And about the ninth hour Jesus cried with a loud voice, saying, Eli, Eli, lama sabachthani? that is to say, My God, my God, why hast thou forsaken me?
TR, περι δε την εννατην ωραν ανεβοησεν ο ιησους φωνη μεγαλη λεγων ηλι ηλι λαμα σαβαχθανι τουτ εστιν θεε μου θεε μου ινατι με εγκατελιπες
Translit, peri de tên hennatên hôran aneboêsen ho iêsous phônê megalê legôn êli êli lama sabakhthani tout estin thee mou thee mou hinati me egkatelipes


*Markus 15:34
LAI TB, Dan pada jam tiga berserulah Yesus dengan suara nyaring: "Eloi, Eloi, lama sabakhtani? ", yang berarti: Allahku, Allahku, mengapa Engkau meninggalkan Aku?
KJV, And at the ninth hour Jesus cried with a loud voice, saying, Eloi, Eloi, lama sabachthani? which is, being interpreted, My God, my God, why hast thou forsaken me?
TR, και τη ωρα τη εννατη εβοησεν ο ιησους φωνη μεγαλη λεγων ελωι ελωι λαμμα σαβαχθανι ο εστιν μεθερμηνευομενον ο θεος μου ο θεος μου εις τι με εγκατελιπες
Translit, kai tê hôra tê ennatê eboêsen ho iêsous phônê megalê legôn elôi elôi lamma sabakhthani ho estin methermêneuomenon ho theos mou ho theos mou eis ti me egkatelipes

Reff :

* Mazmur 22:2
LAI TB, Allahku, Allahku, mengapa Engkau meninggalkan aku? Aku berseru, tetapi Engkau tetap jauh dan tidak menolong aku.
22:1 KJV, My God, my God, why hast thou forsaken me? why art thou so far from helpi