SarapanPagi Biblika

Studi Alkitab & Pustaloka Kristiani
It is currently Fri Jul 30, 2010 12:22 am

All times are UTC + 7 hours




Post new topic Reply to topic  [ 1 post ] 
Author Message
 Post subject: KEBIRI - BANCI - KASIM/SIDA-SIDA
PostPosted: Mon Jul 17, 2006 4:02 am 
Offline
Merdeka dlm Kristus
Merdeka dlm Kristus
User avatar

Joined: Fri Jun 09, 2006 5:20 pm
Posts: 6387
KEBIRI - BANCI - KASIM/SIDA-SIDA



* Matius 19:12
LAI TB, Ada orang yang tidak dapat kawin karena ia memang lahir demikian dari rahim ibunya, dan ada orang yang dijadikan demikian oleh orang lain, dan ada orang yang membuat dirinya demikian karena kemauannya sendiri oleh karena Kerajaan Sorga. Siapa yang dapat mengerti hendaklah ia mengerti."
KJV, For there are some eunuchs, which were so born from their mother's womb: and there are some eunuchs, which were made eunuchs of men: and there be eunuchs, which have made themselves eunuchs for the kingdom of heaven's sake. He that is able to receive it, let him receive it.
TR, εισιν γαρ ευνουχοι οιτινες εκ κοιλιας μητρος εγεννηθησαν ουτως και εισιν ευνουχοι οιτινες ευνουχισθησαν υπο των ανθρωπων και εισιν ευνουχοι οιτινες ευνουχισαν εαυτους δια την βασιλειαν των ουρανων ο δυναμενος χωρειν χωρειτω
Translit Interlinear, eisin {ada} gar {karena} eunoukhoi {kasim/ sida-sida (orang-orang yg tidak dapat kawin)} hoitines {yang} ek koilias {dari rahim} mêtros {ibu} egennêthêsan {dilahirkan} houtôs {demikian} kai {dan} eisin {ada} eunoukhoi {kasim/ sida-sida (orang-orang yg tidak dapat menikah)} hoitines {yang} eunoukhisthêsan {dikebiri} hupo {oleh} tôn anthrôpôn {orang-orang} kai {dan} eisin {ada} eunoukhoi { orang-orang yg tidak dapat menikah} hoitines {yang} eunoukhisan {mengebiri} heautous {mereka sendiri} dia tên {karena} basileian {Kerajaan} tôn ouranôn {Surga} ho {barangsiapa} dunamenos {sanggup} khôrein {menerima} khôreitô {hendaklah ia menerima}


Dalam Matius 19:12, Yesus mengemukakan ada 3 kelompok orang yang tidak dapat kawin; Dalam naskah bahasa asli Yunani disini mencatat bahwa Yesus mempergunakan 3 kali kata "kebiri" (Yunani, ευνουχος - eunoukhos) kata darimana kita mengenal "eunuch" dalam bahasa Inggris. Yaitu "banci" atau orang kasim/ sida-sida yang digolongkan sebagai berikut:

1. Ada orang yang terlahir dalam keadaan "kebiri" (bawaan lahir); itu adalah orang yang mempunyai salah satu kekurangan pada tubuhnya sehingga mereka tidak dapat kawin.

2. Seorang "kebiri" yang karena ia dijadikan demikian yaitu orang lelaki yang kemaluannya dipotong (biasanya dikenal di kalangan istana kerajaan zaman dulu, mereka berfungsi sebagai pembantu/pengurus istana raja-raja), mereka ini dikenal dengan istilah khusus "orang kasim/sida-sida",

3. Seorang yang atas kehendaknya sendiri karena "Kerajaan Sorga" atau karena (tugas agamawi), mereka mengorbankan dirinya untuk "tidak kawin" (selibat). Supaya mereka bebas dari segala gangguan didalam pekerjaannya bagi Kerajaan Tuhan. Kelompok ini adalah orang-orang yang atas kemauannya sendiri memutuskan keinginan alami mereka yang sah demi Kerajaan Sorga atau demi pelayanan bagi Tuhan.


Ada 2 penafsiran mengenai kelompok ke-3 ini. Misalnya Origenes menafsirkan kelompok ke-3 ini adalah orang-orang yang "mengebiri dirinya sendiri" dalam artian "memotong kemaluannya" atas kemauannya sendiri demi pelayanan kepada Kerajaan Sorga. Namun agaknya penafsiran yang lebih tepat mengenai kelompok ke-3 ini adalah; Mereka belum tentu mengebiri dirinya sendiri, melainkan mereka hanya membaktikan dirinya demi "pelayanan" dan memilih untuk 'tidak-kawin' alias hidup ber-selibat tanpa memotong kemaluannya. Kita bisa melihat contohnya, yaitu "Yohanes Pembabtis" adalah salah satu orang yang membaktikan dirinya bagi Kerajaan Sorga sepenuhnya dengan memilih tidak kawin (selibat).

Ajaran Yesus terhadap golongan ke-3 ini, lebih dalam daripada ajaran para rabi Yahudi. Dalam tradisi Yahudi, seorang laki-laki wajib menikah. Yesus menganggap pernikahan sebagai sesuatu hal yang suci (reff Matius 19:3-9), namun dalam ada kasus-kasus tertentu yang menyebabkan orang "tidak kawin" atau "tidak dapat kawin". Yesus mengatakan bahwa ada orang yang dalam situasi tertentu merasa terpanggil untuk "tidak kawin" (selibat) demi Kerajaan Sorga (contoh Yohanes Pembabtis, atau juga Rasul Paulus, reff. 1 Korintus 7:7,8,26,32-35). Namun panggilan ini dapat dimengerti serta dijalankan hanya oleh orang-orang yang mempunyai pengertian tentang Kerajaan Allah/Kerajaan Sorga tentang suatu tugas bagi Kerajaan Allah (inilah makna dalam frasa terakhir ayat 12 ini).

Agama Yahudi hanya mengenal 2 golongan "kebiri" (kasim/sida-sida), yaitu yang secara alami terlahir demikian ( סריס חמה - SARIS KHAMAH (Ibrani), harfiah : " eunuch of the sun"), dan golongan "kebiri" (kasim/sida-sida) yang dibuat manusia ( סריס אדם - SARIS 'ADAM) demikian seperti yang tertulis dalam Kitab Misyna (Zabim 2:1).


Keterangan :

סריס - SARIS, sida-sida/ eunuch;
חמה - KHAMAH, matahari.
Sehingga סריס חמה - SARIS KHAMAH arti harfiahnya adalah "sida-sida matahari", yaitu sida-sida mulai saat dilihatnya matahari atau dengan kata lain sida-sida yang lahir demikian (Reff. Dictionary of Babylonian Talmud 1, p 476).

אדם - 'ADAM, manusia.
Sehingga arti סריס אדם - SARIS 'ADAM adalah sida-sida/ kaum kebiri yang dibuat manusia. Dalam agama Yahudi, kaum "kebiri", baik kaum סריס חמה - SARIS KHAMAH maupun kaum סריס אדם - SARIS 'ADAM dilarang mengikuti Ibadah (reff. Ulangan 23:1-8 ).





"KEBIRI" BAWAAN/ SARIS KHAMAH :


סריס חמה - SARIS KHAMAH, yaitu golongan "kebiri" alami, mungkin bisa kita mengerti inilah yang disebut "banci" bawaan lahir. "Banci" menurut kamus besar bahasa Indonesia; laki-laki yang besifat perempuan, atau perempuan yang mempunyai perangai seperti laki-laki. Kata sinonim lainnya : waria, wadam


Dengan demikian, Alkitab menulis, memang ada kaum yang mempunyai "cacat bawaan" mungkin juga yang dikenal dengan "banci genetic", yaitu orang yang genitalnya bermasalah sejak lahir, atau yang disebut seorang waria bawaan.

Seringkali kita menggunakan ayat dalam Korintus 6:9-10 untuk dipakai "menghakimi" kaum banci bahwa mereka tidak diterima didalam Kerajaan Sorga. Namun tentu saja kita tidak boleh men-generalisir bahwa orang-orang "banci" seperti itu diberikan "vonis" bahwa mereka tidak layak masuk kedalam "Kerajaan Surga". Terhadap orang yang terlahir demikian, patutkah kita menghakimi mereka bahwa mereka "tidak layak" menerima berkat sorga?

Seorang "banci" sepanjang ia tidak melakukan pelanggaran seksual, seyogyanya ia tidak di-cap demikian. Karena Alkitab senantiasa menghubungkan kaum homo dan lesbian dengan tindakan "pelacuran" dan atau "seks tidak wajar". Jadi, bukan keadaan "banci-nya" yang menjadikan seorang itu berdosa, melainkan "tindakan dosa seksualnya" yang menjadikan seseorang itu berdosa, kita kaji ayat-ayatnya:


* Ulangan 23:17
"Di antara anak-anak perempuan Israel janganlah ada pelacur bakti, dan di antara anak-anak lelaki Israel janganlah ada semburit bakti."

* 1 Raja-raja 14:24
"Bahkan ada pelacuran bakti di negeri itu. Mereka berlaku sesuai dengan segala perbuatan keji bangsa-bangsa yang telah dihalau TUHAN dari orang Israel."

* 1 Raja-raja 15:12
"Ia menyingkirkan pelacuran bakti dari negeri itu dan menjauhkan segala berhala yang dibuat oleh nenek moyangnya."



Note:
"Pelacuran bakti" atau "semburit bakti" di atas adalah tindakan yang berhubungan dengan "sodomi", dan hal itu dikutuk oleh Alkitab.
Praktek semacam ini lazim dikenal di kalangan penyembah berhala, misalnya dalam kuil Ba'al dijumpai disana terdapat praktek seksual dalam penyembahan dewa Ba'al baik yang heteroseksual maupun homoseksual.


Kalau kita perhatikan lagi, yang dibahas oleh Rasul Paulus dalam tulisannya di Korintus 6:9-10 tersebut adalah orang-orang 'yang melakukan dosa' itulah yang tidak mendapat bagian dari Kerajaan Allah :


Kita kaji ayat Korintus 6:9-10 secara kata-per-kata, dan terjemahannya secara kontekstual, demikian :


* 1. Korintus 6:9-10
6:9 LAI TB, Atau tidak tahukah kamu, bahwa orang-orang yang tidak adil tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah? Janganlah sesat! Orang cabul, penyembah berhala, orang berzinah, banci, orang pemburit,
NIV, Do you not know that the wicked will not inherit the kingdom of God? Do not be deceived: Neither the sexually immoral nor idolaters nor adulterers nor male prostitutes nor homosexual offenders
KJV, Know ye not that the unrighteous shall not inherit the kingdom of God? Be not deceived: neither fornicators, nor idolaters, nor adulterers, nor effeminate, nor abusers of themselves with mankind,
WH, η ουκ οιδατε οτι αδικοι θεου βασιλειαν ου κληρονομησουσιν μη πλανασθε ουτε πορνοι ουτε ειδωλολατραι ουτε μοιχοι ουτε μαλακοι ουτε αρσενοκοιται
Translit Interlinear, hê {atau} ouk {tidakkah} oidate {kamu tahu} hoti {bahwa} adikoi {(orang-orang) yang tidak adil} theou {Allah} basileian {Kerajaan} ou {tidak akan} klêronomêsousin {menerima?} mê {janganlah} planasthe {disesatkan} oute {juga tidak} pornoi {orang2 cabul} oute {juga tidak} eidôlolatrai {penyembah2 berhala} oute {juga tidak} moikhoi {orang2 yang berzinah} oute {Jjuga tidak} malakoi {(laki-laki) yang bersedia mengadakan homoseks, pelacur laki-laki} oute {juga tidak} arsenokoitai {(sesama) orang-orang (laki-laki) yang melakukan sexual intercourse (semburit)}


6:10 pencuri, orang kikir, pemabuk, pemfitnah dan penipu tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah.
NIV, nor thieves nor the greedy nor drunkards nor slanderers nor swindlers will inherit the kingdom of God.
WH, ουτε κλεπται ουτε πλεονεκται ου μεθυσοι ου λοιδοροι ουχ αρπαγες βασιλειαν θεου κληρονομησουσιν
Translit Interlinear, oute {juga tidak} kleptai {pencuri2} oute {juga tidak} pleonektai {orang2 tamak} ou {tidak} methusoi {pemabuk2} ou {tidak} loidoroi {orang2 yg suka mencaci-maki,} oukh {tidak} arpages {perampok/penipu2} basileian {Kerajaan } theou {Allah} klêronomêsousin {akan menerima}

LAI : BANCI, NIV : MALE PROSTITUTES, KJV : EFFEMINATE :


μαλακοι - malakoi - adjective - ditulis dalam bentuk nominative plural masculine dari kata μαλακος - malakos, leksikon Yunani : of a boy kept for homosexual relations with a man, of a male prostitute


LAI : ORANG PEMBURIT, NIV : HOMOSEXUAL OFFENDERS, KJV : ABUSERS OF THEMSELVES WITH MADKIND :


αρσενοκοιται - arsenokoitai - noun -ditulis dalam bentuk nominative plural masculine, dari kata αρσενοκοιτης - arsenokoites Leksikon Yunani : one who lies with a male as with a female, sodomite, homosexual

αρσενοκοιτης - arsenokoites adalah kata jenis masculine noun, terdiri dari 2 kata, kata αρσην - arsên, laki-laki, κοιτη - koitê, sexual intercourse. --> sesama laki-laki yang melakukan sexual intercourse.


Perhatikan ayat 9, dalam terjemahan NIV lebih jelas pengertiannya, yang disoroti oleh rasul Paulus bukan orang-Banci-nya, melainkan perbuatan yang melakukan hubungan seks secara tidak wajar. Dosa-dosa seksual ini dipandang sama beratnya dengan dosa-dosa lain : orang yang berzinah, penyembah berhala; orang2 yg tidak adil; mencuri; tamak; mabuk; pemfitnah; perampok; penipu dll. Orang2 yang melakukan dosa-dosa itu dan jika tidak mau bertobat, tidak mendapat bagian dalam Kerajaan Allah.



HOMOSEKSUALITAS :


Seorang yang "bukan banci" pun bisa melakukan "tindakan seksual yang tidak wajar" atas kemauannya dan atas hawa-nafsunya sendiri. Tindakan seksual yang tidak wajar inilah yang ditentang oleh Alkitab :


* Roma 1:27
LAI TB, Demikian juga suami-suami meninggalkan persetubuhan yang wajar dengan isteri mereka dan menyala-nyala dalam berahi mereka seorang terhadap yang lain, sehingga mereka melakukan kemesuman, laki-laki dengan laki-laki, dan karena itu mereka menerima dalam diri mereka balasan yang setimpal untuk kesesatan mereka.
KJV, And likewise also the men, leaving the natural use of the woman, burned in their lust one toward another; men with men working that which is unseemly, and receiving in themselves that recompence of their error which was meet.
TR, ομοιως τε και οι αρρενες αφεντες την φυσικην χρησιν της θηλειας εξεκαυθησαν εν τη ορεξει αυτων εις αλληλους αρσενες εν αρσεσιν την ασχημοσυνην κατεργαζομενοι και την αντιμισθιαν ην εδει της πλανης αυτων εν εαυτοις απολαμβανοντες
Translit Interlinear, homoiôs {sama halnya} te {dan} kai {juga} hoi arrenes {laki-laki} aphentes {meninggalkan} tên phusikên {alamiah} khrêsin {fungsi seksual} tês thêleias {(dengan) perempuan2} exekauthêsan {dinyatakan} en {dalam} tê orexei {birahi} autôn {mereka} eis allêlous {sati sama lain} arsenes {laki-laki} en {diantara} arsesin {laki-laki} tên askhêmosunên {perbuatan yang tidak tahu malu} katergazomenoi {melakukan} kai {dan} tên antimisthian {balasan yang setimpal} ên {yang} edei {harus} tês planês {(untuk) kesesatan} autôn {mereka} en {dalam} heautois {diri mereka} apolambanontes {menerima}


Ayat diatas jelas menulis "laki-laki" (Yunani, αρσην - arsên) yang meninggalkan fungsi seksualnya yang alami (yang seharusnya), dengan melakukan kekejian dengan melakukan hubungan seksual sesama jenis, laki-laki dengan laki-laki. Hal ini tidak dibenarkan dalam Alkitab, seperti juga dituliskan dalam bagian lain, misalnya di :


* Imamat 18:22
Janganlah engkau tidur dengan laki-laki secara orang bersetubuh dengan perempuan, karena itu suatu kekejian.

* Imamat 20:13
Bila seorang laki-laki tidur dengan laki-laki secara orang bersetubuh dengan perempuan, jadi keduanya melakukan suatu kekejian, pastilah mereka dihukum mati dan darah mereka tertimpa kepada mereka sendiri.



Mungkin ada diantara kita berusaha membenarkan homoseksualitas sebagai pilihan lain dari hubungan heteroseksual, namun Alkitab dalam Roma 1:1-32 jelas menyebutnya sebagai akibat dari hati yang jahat.

Dengan menyatakan ini, tidak berarti kita bisa menutup mata terhadap kejahatan-kejahatan dalam hubungan heteroseksual. Hubungan heteroseksual yang melanggar susila tidak lebih baik atau pun lebih buruk dari hubungan homoseksual. Hal tersebut sama-sama akan dihakimi Allah. Bila kita datang kepada Kristus, kita dituntut untuk bertobat dari dosa-dosa kita dan tidak lagi melakukan pola-pola hidup tak saleh yang kita nikmati sebelumnya.

Para homoseks perlu mengalami kelepasan melalui kuasa Injil, walaupun mungkin mereka tidak akan bebas sepenuhnya dari kecenderungan-kecenderungan homoseksual dan pencobaan. Rasul Paulus menulis kepada mereka yang dulunya pernah terlibat dalam homoseksualitas dan dosa-dosa lainnya, sebagai berikut: "Dan beberapa orang di antara kamu demikianlah dahulu. Tetapi kamu telah memberi dirimu disucikan, kamu telah dikuduskan, kamu telah dibenarkan dalam nama Tuhan Yesus Kristus dan dalam Roh Allah kita." (1 Korintus 6:11). Artinya, golongan mereka juga akan tetap mempunyai kesempatan untuk dikuduskan bagi Allah dan memperoleh bagian dalam Kerajaan Allah dalam pertobatannya.



BERKAT KESELAMATAN :


Kekristenan tidak memusuhi seorang "banci" atau "kebiri", jiwa mereka tetap berharga bagi Allah, anda bisa membaca kisahnya dalam Kisah Para Rasul 8:26-40, kita baca ayat ke 27 demikian :


* Kisah 8:27
LAI TB, Lalu berangkatlah Filipus. Adalah seorang Etiopia, seorang sida-sida, pembesar dan kepala perbendaharaan Sri Kandake, ratu negeri Etiopia, yang pergi ke Yerusalem untuk beribadah.
KJV, And he arose and went: and, behold, a man of Ethiopia, an eunuch of great authority under Candace queen of the Ethiopians, who had the charge of all her treasure, and had come to Jerusalem for to worship,
TR, και αναστας επορευθη και ιδου ανηρ αιθιοψ ευνουχος δυναστης κανδακης της βασιλισσης αιθιοπων ος ην επι πασης της γαζης αυτης ος εληλυθει προσκυνησων εις ιερουσαλημ
Translit Interlinear, kai {lalu} anastas {setelah bersiap-siap} eporeuthê {ia pergi} kai {dan} idou {ada} anêr {seorang} aithiops {Etiopia} eunoukhos {seorang kasim/ sida-sida} dunastês {pejabat istana} kandakês {kandake} tês basilissês {ratu} aithiopôn {orang2 Etiopia} hos {yang} ên {adalah} epi {(bertanggungjawab) atas} pasês {semua} tês gazês {kekayaan} autês {nya} hos elêluthei {telah datang} proskunêsôn {berbakti} eis ierousalêm {di Yerusalem}


Selanjutnya bacalah selengkapnya sampai ke ayat 40; Singkat ceritanya demikian. Atas penginjilan Rasul Filipus, seorang kasim/sida-sida dari Etiopia bertobat. Pada zaman kuno adalah lazim bagi para sida-sida menjadi penjaga Ratu, dan gundik-gundik Raja, kadang kaum kasim ini bisa menjadi pejabat yang berpengaruh.

Dalam Agama Yahudi, seorang kasim/sida-sida dilarang mengikuti ibadah (reff Ulangan 23:1). Namun sida-sida dari Etiopia ini cukup tertarik dengan kitab suci orang Yahudi. Ia membaca kitab Yesaya, dan kesempatan ini dipakai oleh Rasul Filipus untuk memperkenalkan "nabi yang dinubuatkan" dalam kitab Yesaya ini, yaitu Yesus Kristus kepada sida-sida itu. Dalam kesempatan ini, ia menjadi orang yang percaya dan dibabtis (Kisah 8:37-38 ). Buah dari pertobatannya berlanjut, dalam tradisi Etiopia menyatakan dia adalah penginjil di negerinya yang pertama.


-----


Seorang bisa saja "dilahirkan sebagai banci" atau "terlanjur menjadi banci/dijadikan banci" namun akan selalu ada kesempatan bagi golongan ini menerima kasih karunia keselamatan dari Allah. Namun demikian bukan berarti Alkitab "memperbolehkan" perkawinan "homoseksual" (sesama jenis), karena Alkitab dengan jelas sekali melarang hubungan seks yang tidak wajar.


"Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang." (2 Korintus 5:17)




Amin.


Blessings,
BP
July 16, 2006


Artikel terkait :
BANCI, PEMBURIT TIDAK MASUK SURGA (1 Kor 6:9-10)?, di banci-pemburit-tidak-masuk-surga-1-kor-6-9-10-vt367.html#p783

Ucapan Yesus yang Sulit, 13 : Orang yang Tidak Dapat Kawin Karena Kerajaan Surga , di 13-orang-yang-tidak-dapat-kawin-karena-kerajaan-surga-vt1019.html#3181


Top
 Profile  
 
Display posts from previous:  Sort by  
Post new topic Reply to topic  [ 1 post ] 

All times are UTC + 7 hours


Who is online

Users browsing this forum: No registered users and 0 guests


You cannot post new topics in this forum
You cannot reply to topics in this forum
You cannot edit your posts in this forum
You cannot delete your posts in this forum
You cannot post attachments in this forum

Search for:
Jump to:  
Powered by phpBB & phpBB SEO
Sarapan Pagi © 2006 by BP & Saxman