Syawaluddin wrote:
hai Sdr BP dan rekan -rekan terkasih, Tuhan Yesus memberkati kita.
Yeremia 35 merupakan pasal penting bagi saya sebagai "tamparan" untuk senantiasa memperbaiki iman.
Supaya mudah, saya salin ayatnya sbb :
* Yeremia 35:1-19 Kesetiaan orang-orang Rekhab
35:1 Firman yang datang dari TUHAN kepada Yeremia di zaman Yoyakim bin Yosia, raja Yehuda, bunyinya:
35:2 "Pergilah kepada kaum orang Rekhab, bicaralah dengan mereka dan bawalah mereka ke rumah TUHAN, ke dalam salah satu kamar, kemudian berilah mereka minum anggur!"
35:3 Maka aku menjemput Yaazanya bin Yeremia bin Habazinya beserta saudara-saudaranya dan semua anaknya, pendeknya segenap kaum orang Rekhab.
35:4 Aku membawa mereka ke rumah TUHAN, ke dalam kamar anak-anak Hanan bin Yigdalya, abdi Allah; itulah kamar yang di sebelah kamar para pembesar, di atas kamar Maaseya bin Salum, penjaga pintu.
35:5 Di depan anggota-anggota kaum orang Rekhab itu aku meletakkan piala-piala penuh anggur dan cawan-cawan, lalu aku berkata kepada mereka: "Silakan minum anggur!"
35:6 Tetapi mereka menjawab: "Kami tidak minum anggur, sebab Yonadab bin Rekhab, bapa leluhur kami, telah memberi perintah kepada kami, katanya: Janganlah kamu atau anak-anakmu pun minum anggur sampai selama-lamanya;
35:7 janganlah kamu mendirikan rumah, janganlah kamu menabur benih; janganlah kamu membuat atau mempunyai kebun anggur, melainkan haruslah kamu diam di kemah-kemah selama hidupmu, supaya lama kamu hidup di tanah, di mana kamu tinggal sebagai orang asing!
35:8 Kami mentaati suara Yonadab bin Rekhab, bapa leluhur kami dalam segala apa yang diperintahkannya kepada kami, agar kami tidak minum anggur selama hidup kami, yakni kami sendiri, isteri kami, anak-anak lelaki dan anak-anak perempuan kami;
35:9 agar kami tidak mendirikan rumah-rumah untuk kami diami, tidak mempunyai kebun anggur atau ladang serta benih,
35:10 melainkan kami diam di kemah-kemah dan taat melakukan tepat seperti yang diperintahkan kepada kami oleh Yonadab, bapa leluhur kami.
35:11 Tetapi ketika Nebukadnezar, raja Babel, bergerak maju melawan negeri ini, maka kami berkata: Marilah kita mengungsi ke Yerusalem, karena tentara orang Kasdim dan tentara orang Aram itu! Demikianlah kami diam di Yerusalem."
35:12 Pada waktu itu datanglah firman TUHAN kepada Yeremia, bunyinya:
35:13 "Beginilah firman TUHAN semesta alam, Allah Israel: Pergilah dan katakanlah kepada orang Yehuda dan kepada penduduk Yerusalem: Tidakkah kamu mau menerima penghajaran, yaitu mendengarkan perkataan-perkataan-Ku?
35:14 Memang perintah Yonadab bin Rekhab itu masih ditepati; ia telah memerintahkan kepada keturunannya, supaya mereka jangan minum anggur, dan sampai sekarang ini mereka tidak meminumnya, sebab mereka mendengarkan perintah bapa leluhur mereka. Aku sendiri telah berbicara kepada kamu, terus-menerus, tetapi kamu tidak mendengarkan Aku.
35:15 Aku telah mengutus kepadamu segala hamba-Ku, yakni para nabi, terus-menerus, mengatakan: Kembalilah kamu masing-masing dari tingkah langkahmu yang jahat itu, perbaikilah perbuatanmu, janganlah mengikuti allah lain untuk beribadah kepada mereka, maka kamu akan tetap diam di tanah yang telah Kuberikan kepadamu dan kepada nenek moyangmu. Tetapi kamu tidak mau memperhatikannya dan kamu tidak mau mendengarkan Aku.
35:16 Sungguh, keturunan Yonadab bin Rekhab menepati perintah yang diberikan bapa leluhurnya kepada mereka, tetapi bangsa ini tidak mau mendengarkan Aku!
35:17 Sebab itu beginilah firman TUHAN, Allah semesta alam, Allah Israel: Sesungguhnya, Aku mendatangkan kepada Yehuda dan kepada segenap penduduk Yerusalem segala malapetaka yang Kuancamkan atas mereka; karena Aku telah berbicara kepada mereka, tetapi mereka tidak mau mendengarkan, dan Aku telah berseru kepada mereka, tetapi mereka tidak mau menjawab."
35:18 Tetapi berkatalah Yeremia kepada kaum orang Rekhab: "Beginilah firman TUHAN semesta alam, Allah Israel: Oleh karena kamu telah mendengarkan perintah Yonadab, bapa leluhurmu, telah berpegang pada segala perintahnya dan telah melakukan tepat seperti yang diperintahkannya kepadamu,
35:19 maka beginilah firman TUHAN semesta alam, Allah Israel: Keturunan Yonadab bin Rekhab takkan terputus melayani Aku sepanjang masa."Syawaluddin wrote:
1. Siapa sebenarnya kaum Orang Rekhab ini? Adakah bukti-bukti sejarah gereja atau peninggalan arkeologi yang dapat melengkapi pengetahuan kita terhadap kaum Rekhab ini?
Orang Rekhab adalah kelompok puritan, pengikut
Yonadab bin Rekhab (2 Raja-raja 10:15, 16,23). Mereka menganut ideal yang patut dihargai, yakni berusaha menjauhi hal-hal yang bagi mereka merupakan pengaruh yang memerosotkan akhlak dari kehidupan kota yang mapan - misalnya mempunyai kebun atau ladang, menanam atau minum anggur, mendirikan rumah. Tuhan memuji kegigihan mereka memegang teguh apa yang menurut mereka adalah benar.
Orang-orang Rekhab adalah orang Israel dari garis keturunan Yehuda, mereka mengikuti teladan pemimpinnya yaitu
Yonadab bin Rekhab, dari situlah mereka disebut orang-orang Rekhab. Mereka memihak kepada YHVH Elohim (Allah Israel) dan melawan pemuja-pemuja Baal dalam 2 Raja-raja 10: 15-23.
Pada Yeremia pasal 35 mencatat : Karena takut terhadap pasukan tentara Babel dan Aram yang datang menyerang, orang-orang Rekhab ini lari masuk ke Kota Yerusalem (Yeremia 35:11). Di situ orang melihat ketaatan mereka pada janji yang dibuat ± 200 tahun sebelumnya, sehingga membuat malu umat Allah di Yehuda yang sudah tidak setia kepada Allah mereka. Yeremia memakai contoh cara hidup mereka sebagai suatu contoh umat yang setia kepada YHVH Elohim.
Selengkapnya penjelasan mengenai orang Rekhab, bisa dibaca di artikel sbb :
-
ORANG REKHAB, di
http://www.sarapanpagi.org/orang-rekhab ... .html#p6087-
YONADAB, di
http://www.sarapanpagi.org/yonadab-vt1613.html#p6088Syawaluddin wrote:
2. Kecuali yang terdapat di dalam pasal tersebut, Apa yang melandasi Tuhan mengambil teladan Kaum Rekhab ini dalam hal ketaatan?
Secara Singkat Yeremua pasal 35 ini dapat kita pelajari sbb :
Firman yang datang dari Tuhan kepada Yeremia di zaman Yoyakim bin Yosia. Dalam pasal 35 ini (ayat 1) terjadi pada akhir pemerintahan Raja Yoyakim (609-598 sM), ketika penyerbuan Babel tahun 598 sM dimulai (lihat ayat 11).
Orang-orang Rekhab mengikut dengan setia bapa leluhurnya Yohadab bin Rekhab, mereka hidup sama seperti umat Israel pada zaman Musa, ketika mereka mengembara di padang gurun. Mereka melawan semua perkembangan peradaban, dengan tinggal di kemah-kemah dan dengan menolak membangun rumah-rumah. Mereka tidak bertani, dan terlebih lagi mereka tidak menanam pohon anggur, sebab mereka dilarang minum anggur. Mereka mungkin memiliki domba-domba. Mereka mengembara dari satu tempat ke tempat lain, dan meskipun mereka orang Israel yang asli, namun mereka menganggap dirinya sendiri sebagai orang asing di negeri asing. Ketika kelompok gerilya dari Babel dan Aram menyerang Yehuda dan menjelajah di seluruh negeri itu pada tahun 601-600, maka orang-orang Rekhab masuk kota Yerusalem.
Dengan mempergunakan sebuah perumpamaan dalam tindakan, Yeremia "mencobai" orang-orang Rekhab supaya minum anggur untuk dengan penolakan itu memperlihatkan kesetiaan mereka kepada pendiri mereka (ayat 2-5).
Untuk membenarkan penolakan mereka, orang-orang Rekhab mengutip perintah dari pemimpin religius mereka (ayat 6-11). Ayat kunci adalah ayat 10:
"Kami melakukan tepat seperti diperintahkan kepada kami oleh Yonadab, bapa leluhur kami". Dalam ayat 12-17 Yeremia mengemukakan ajaran moral dari perumpamaannya, "membandingkan" ketaatan orang-orang Rekhab kepada leluhur mereka dengan ketidaktaatan orang Israel kepada Bapa mereka dan mengulangi empat kali kata kunci "taat" (lihat ayat 13-14, 16-17). Ajaran diakhiri dengan janji berkat Yeremia kepada orang Rekhab (ayat 18-19).
Kedatangan orang Rekhab ke Yerusalem ini dijadikan Yeremia sebagai contoh ketaatan bagi orang-orang di Yehuda. Bagi Yeremia, memberi orang Rekhab anggur adalah merupakan tindakan
simbolis, karena ia memberi mereka kesempatan untuk memperlihatkan kesetiaan mereka, baik terhadap perintah-perintah Yonadab pada umumnya (ayat 8 ) maupun terhadap setiap peraturan khusus (ayat 9-10). Dengan demikian ada contoh nyata terhadap kelakuan bangsa Israel yang sudah melanggar banyak ketaatan terhadap YHVH Elohim, juga hukum Taurat pada umumnya (lihat Yeremia 7:1-15; 11:1-17) maupun peraturan-peraturan khusus (Yeremia 17:19-27; 34:8-22). Ajaran dari pasal ini diringkaskan dalam ayat 16.
* Yeremia 35:16
Sungguh, keturunan Yonadab bin Rekhab menepati perintah yang diberikan bapa leluhurnya kepada mereka, tetapi bangsa ini tidak mau mendengarkan Aku! Syawaluddin wrote:
3. Pada pasal 19 , Tuhan tidak mengatakan bahwa kaum ini akan melayani-Nya selamanya, namun mengapa Yeremia berkata sebaliknya?
Mohon bila ada terjemahan lain (NIV, NASB, KJV, atau lainnya) yang dapat memperjelas pasal tersebut.
Agak sulit mengerti terjemahan King James Version (KJV), kita bandingkan saja dengan terjemahan lain misalnya New King James Version (NKJV), YLT, NIV, dan Kitab terjemahan kalangan Yudaisme "Jewish Publication Society Tanakh", sbb :
* Yeremia 35:18-19 35:18
Tetapi berkatalah Yeremia kepada kaum orang Rekhab: "Beginilah firman TUHAN semesta alam, Allah Israel: Oleh karena kamu telah mendengarkan perintah Yonadab, bapa leluhurmu, telah berpegang pada segala perintahnya dan telah melakukan tepat seperti yang diperintahkannya kepadamu,35:19 LAI TB,
maka beginilah firman TUHAN semesta alam, Allah Israel: Keturunan Yonadab bin Rekhab takkan terputus melayani Aku sepanjang masa."
New King James Version (NKJV),
therefore thus says the LORD of hosts, the God of Israel: “Jonadab the son of Rechab shall not lack a man to stand before Me forever.”
Young's Literal Translation (YLT),
therefore, thus said Jehovah of Hosts, God of Israel, Of Jonadab son of Rechab one standing before me is not cut off all the days.'
new International Version,
Therefore, this is what the LORD Almighty, the God of Israel, says: 'Jonadab son of Recab will never fail to have a man to serve me.'
Jewish Publication Society Tanakh,
therefore thus saith the LORD of hosts, the God of Israel: There shall not be cut off unto Jonadab the son of Rechab a man to stand before Me for ever.'
Hebrew,
לָכֵן כֹּה אָמַר יְהוָה צְבָאֹות אֱלֹהֵי יִשְׂרָאֵל לֹֽא־יִכָּרֵת אִישׁ לְיֹונָדָב בֶּן־רֵכָב עֹמֵד לְפָנַי כָּל־הַיָּמִֽים׃ פ
Translit,
LAKHEN {maka} KO AMAR {dia berkata} YEHOVAH {YHVH, TUHAN} TSEVA'OT {Semesta Alam} ELOHEI {Allah} YISRA'EL {Israel} LO {tidak}-YIKARET {akan terputus} ISH {orang} LEYONADAV {dari Yonadab} BEN-REKHAV {bin rekhab} OMED {berdiri} LEFANAI {dihadapan-Ku} KOL {seluruh} -HAYAMIM {hari-hari}LAI : "melayani Aku", harfiah :
"berdiri di hadapan-Ku." Meskipun perkataan ini dapat berarti "berdoa syafaat di hadapan Tuhan" (bandingkan Yeremia 15:1; 18:20), namun kaum orang Rekhab tidak mempunyai jabatan sebagai imam atau nabi. Karena jabatan imam hanya dari kaum Lewi. Meski demikian, cara kehidupan mereka dianggap sebagai pelayanan kepada Tuhan.
Syawaluddin wrote:
4. Apa yang dapat kita ikuti dari ketaatan kaum rekhab ini yang dapat nyata kita lakukan sehari-hari?
Demikian, atas bantuannya disampaikan terima kasih
Salam
Syawaluddin
Kehidupan orang-orang Rekhab memberikan suatu teladan. Suatu ketaatan kepada bapa leluhurnya dan ketaatan penuh terhadap YHVH Elohim, ditengah-tengah keadaan bangsa Israel yang lain sudah tidak lagi setia kepada YHVH Elohim dan hukum-hukum-Nya. Karena sikap ini Allah berkenan kepada mereka.
Blessings in Christ,
BP
October 10, 2007