SarapanPagi Biblika

Studi Alkitab & Pustaloka Kristiani
It is currently Sat Mar 13, 2010 3:22 am

All times are UTC + 7 hours




Post new topic Reply to topic  [ 7 posts ] 
Author Message
 Post subject: ISTRI KAIN - INCEST
PostPosted: Sun Jun 18, 2006 11:46 am 
Offline
Merdeka dlm Kristus
Merdeka dlm Kristus
User avatar

Joined: Fri Jun 09, 2006 5:20 pm
Posts: 6018
ISTRI KAIN - INCEST



TANYA :

Quote:
Di kitab Imamat 18:6-18 terutama di ayat 9 :
18:9 Mengenai aurat saudaramu perempuan, anak ayahmu atau anak ibumu, baik yang lahir di rumah ayahmu maupun yang lahir di luar, janganlah kausingkapkan auratnya.

Bagaimana juga bisa terjadi begitu banyak sekali ras manusia yang berbeda-beda dari pekawinan antar anak-anak Adam sendiri yaitu antara Set dgn istrinya dan juga Kain dgn istrinya ? Yang pasti istri Set maupun istri Kain adalah anak Adam juga.
Apakah demikian itu dapat dikatakan sebagai pernikahan antar saudara ?




JAWAB :


Mari kita selidiki Kejadian 4:1-3

4:1 LAI TB. Kemudian manusia itu bersetubuh dengan Hawa, isterinya, dan mengandunglah perempuan itu, lalu melahirkan Kain; maka kata perempuan itu: "Aku telah mendapat seorang anak laki-laki dengan pertolongan TUHAN."
KJV, And Adam knew Eve his wife; and she conceived, and bare Cain, and said, I have gotten a man from the LORD.
Biblia Hebraic Stuttgartensia (BHS), Hebrew with vowels,
וְהָאָדָם יָדַע אֶת־חַוָּה אִשְׁתֹּו וַתַּהַר וַתֵּלֶד אֶת־קַיִן וַתֹּאמֶר קָנִיתִי אִישׁ אֶת־יְהוָה׃
Translit, VEHÂ'ÂDÂM YÂDA' 'ET-KHAVÂH 'ISYTÕ VATAHAR VATÊLED 'ET-QAYIN VATO'MER QÂNÏTÏ 'ÏSY 'ET-YEHOVÂH (baca ADONÂY)

4:2 LAI TB, Selanjutnya dilahirkannyalah Habel, adik Kain; dan Habel menjadi gembala kambing domba, Kain menjadi petani.
KJV, And she again bare his brother Abel. And Abel was a keeper of sheep, but Cain was a tiller of the ground.
Hebrew,
תֹּסֶף לָלֶדֶת אֶת־אָחִיו אֶת־הָבֶל וַיְהִי־הֶבֶל רֹעֵה צֹאן וְקַיִן הָיָה עֹבֵד אֲדָמָה׃
Translit, VATOSEF LÂLEDET 'ET-'ÂKHÏV 'ET-HÂVEL VAYHÏ-HEVEL RO'ÊH TSO'N VEQAYIN HÂYÂH 'OVÊD 'ADÂMÂH

4:3 LAI TB, SETELAH BEBERAPA WAKTU LAMANYA, maka Kain mempersembahkan sebagian dari hasil tanah itu kepada TUHAN sebagai korban persembahan;
KJV, And in process of time it came to pass, that Cain brought of the fruit of the ground an offering unto the LORD.
Hebrew,
וַיְהִי מִקֵּץ יָמִים וַיָּבֵא קַיִן מִפְּרִי הָאֲדָמָה מִנְחָה לַיהוָה׃
Translit, VAYHÏ MIQÊTS YÂMÏM VAYÂVÊ' QAYIN MIPERÏ HÂ'ADÂMÂH MINKHÂH LAYEHOVÂH


Yang menjadi pertanyaan: Berapa lamakah tenggang waktu sejak Kain dilahirkan hingga ungkapan "setelah beberapa waktu lamanya" dalam ayat 3 ini? Berapakah usia Kain pada waktu itu?

Naskah Ibrani menulis "vayhï miqêsts yâmïm", harfiah "dan - ia menjadi - dari akhir - hari-hari",

Terjemahan Static King James Version menulis, "and in process of time it came to pass".

Ada yang menafsirkan pada akhir dari tujuh hari, pada akhir minggu, atau pada hari Sabat. Jelas bukan hanya satu atau dua tahun, mungkin memakan waktu belasan atau bahkan puluhan tahun karena mereka telah dewasa.

Ungkapan "vayehi miqets yamin" ini terkadang bermakna bertahun-tahun


seperti dalam ayat ini:

* Hakim-hakim 11:4
LAI TB, Beberapa waktu kemudian bani Amon berperang melawan orang Israel.
KJV, And it came to pass in process of time, that the children of Ammon made war against Israel.
Hebrew,
וַיְהִי מִיָּמִים וַיִּלָּחֲמוּ בְנֵי־עַמֹּון עִם־יִשְׂרָאֵל׃
Translit onterlinear, VAYHÏ {dan menjadi} MÏYÂMÏM {dari hari-hari} VAYILÂKHAMÛ {dan mereka berperang} VENÊY-'AMON {anak-anak Amon} 'IM-YISRÂ'ÊL {dengan Israel}


Kembali kepada konteks Kejadian 4:1-3 di atas, jelas ada ruang waktu antara ayat 2 dan 3 seperti telah saya tanggapi di atas.

Yang menjadi pertanyaan: berapakah usia Kain pada waktu itu?
Alkitab jarang menulis kelahiran anak perempuan, kalau pun ditulis terkadang tidak disebut namanya.

Kita tidak tahu kapan Sarai dilahirkan dan anak siapakah dia, dan lain-lain. Apakah benar saat pembunuhan Habel itu hanya ada Adam dan Hawa saja? Bandingkan saja bahwa Set -- pengganti Habel – lahir setelah Adam berusia 130 tahun!


* Kejadian 5:3
LAI TB, Setelah Adam hidup seratus tiga puluh tahun, ia memperanakkan seorang laki-laki menurut rupa dan gambarnya, lalu memberi nama Set kepadanya.
KJV, And Adam lived an hundred and thirty years, and begat a son in his own likeness, and after his image; and called his name Seth:
Hebrew,
וַיְחִי אָדָם שְׁלֹשִׁים וּמְאַת שָׁנָה וַיֹּולֶד בִּדְמוּתֹו כְּצַלְמֹו וַיִּקְרָא אֶת־שְׁמֹו שֵׁת׃
Translit onterlinear, VAYKHÏ {dan ia hidup} 'ÂDÂM {Adam} SYELOSYÏM {tiga puluh} ÛME'AT {dan seratus} SYÂNÂH {tahun} VAYÕLED {dan ia memperanakkan} BIDMÛTÕ {pada rupanya} KETSALMÕ {seperti gambarnya} VAYIQRÂ' {dan ia memanggil} 'ET-SYEMÕ {namanya} SYÊT {Set}


Manusia zaman sekarang -- jika mencapai usia seratus tiga puluh tahun -- sudah memiliki anak, cucu, bahkan cicit. Jadi peristiwa pembunuhan Habel itu diperkirakan hampir 130 tahun setelah penciptaan manusia, janggal rasanya jika seandainya tidak ada keturunan Adam lainnya.

Pada saat Kain membunuh Habel, dunia telah diciptakan selama ± 120 tahun, keluarga Adam dan Hawa serta putra-putra mereka pasti telah berkembang, ada yang memperkirakan jumlah mereka mencapai 32.000 orang pada masa itu dalam kehidupan Kain.

Kain dapat saja menikah dengan anak perempuan Adam lainnya yang tidak saudara kembar dengannya. Ada pula yang menceritakan bahwa Kain membunuh Habel gara-gara merebut isteri Habel. Penulis Arab Abulpharag dalam bukunya History of Dynasty, halaman 4, Patricides apud Selden, de Jure Nat. & Gent., menulis Adam menyuruh Kain menikahi adik kembar Habel yang bernama Awin, dan Habel menikahi adik kembar Kain yang bernama Azron, tetapi Kain tidak bersedia karena adik kembarnya ternyata cantik luar biasa, akhirnya terjadilah pertengkaran yang menyebabkan terbunuhnya Habel. Menurut Alkitab, pertengkaran itu bukan gara-gara perempuan, tetapi gara-gara persembahan korban bakaran.

Semoga penjelasan di atas tidak mengecewakan.



Dikutip dari Milis Biblika
Pembahasan lain, silahkan baca di http://christiananswers.net/indonesian/ ... c004i.html


------------------------


INCEST :


Perkawinan sedarah atau 'incest' barangkali hanya terjadi pada generasi yang pertama atau kedua saja. Kita tahu bahwa Adam dan Hawa mempunyai lagi anak-anak laki-laki dan perempuan selain Kain, Habel, dan Set. Jika hanya ada satu keluarga asli, maka pernikahan mula-mula haruslah antara saudara lelaki dan saudara perempuan. Pernikahan demikian pada mulanya tidak berbahaya. Waktu jaman Adam dan Hawa, Incest tidak dilarang karena waktu Tuhan menciptakan manusia, Tuhan menciptakan manusia dalam keadaan baik, sehat, sempurna.

Incest berbahaya sebab mewarisi sel keturunan yang berubah yang menghasilkan anak-anak yang cacat, sakit, atau dungu, dan tentunya akan dinyatakan dalam diri anak-anak kalau orang tuanya sama-sama mewariskan sel-sel tersebut. Sudah pasti Adam dan Hawa datang dari tangan Allah yang sudah menciptakan mereka tidak mempunyai sel-sel demikian. Itu sebabnya pernikahan antara saudara lelaki dan perempuan atau kemenakan lelaki dan perempuan dari generasi pertama dan kedua sesudah Adam dan Hawa tidak berbahaya.

Pada zaman Nuh, diperkirakan incest tidak terjadi lagi karena umat manusia sudah banyak. Setelah Air Bah pun, manusia yang ada sudah terdiri atas tiga keluarga, Sem, Ham, dan Yafet, beserta isteri mereka masing-masing. Keturunan Sem tentu saja boleh menikah dengan keturunan Ham atau Yafet.

'Incest' secara resmi baru dilarang di era Musa pada khususnya dan Perjanjian Lama pada umumnya, yang sering dikatakan sebagai 'incest' (Ibrani: 'zamah') adalah hubungan jasmani antara ayah dan anak perempuan, anak dengan gundik ayahnya, mertua dengan menantu, seorang laki-laki dengan saudara kandungnya yang perempuan (kakak atau adik), dengan adik ipar, dengan mertua perempuan, dengan adik dari istri sendiri, banyak contoh-contoh di dalam Alkitab misalnya Imamat 20:21.

Akibat manusia jatuh dalam dosa, sakit penyakit pun mulai ada. termasuk sakit penyakit yang berasal dari recessive genes. Karena kemungkinan pertemuan Gen antara unsur lemah ketemu unsur lemah atau unsur dominan-ketemu dominan, pertemuan atara faktor resesif kemungkinan ketemunya lebih tinggi, karena satu garis yang bisa menyebabkan cacat pada anak yang diturunkannya, sumbing, cebol, idiot, lumpuh, dll.

Jauh sebelum ilmu pengetahuan Tentang recessive genes ini diketahui manusia, Tuhan sudah terlebih dahulu melarang perkawinan antara saudara sedarah (incest) untuk menghindari hal diatas.



Artikel terkait :

Memahami Ucapan Yang Sulit Dalam Perjanjian Lama, 7: Kain Bersetubuh dengan Istrinya, di 7-kain-bersetubuh-dengan-istrinya-vt1543.html#p5473


Top
 Profile  
 
 Post subject: Siapa Istri Kain?
PostPosted: Tue Nov 27, 2007 11:31 am 
Offline
Merdeka dlm Kristus
Merdeka dlm Kristus
User avatar

Joined: Fri Jun 09, 2006 5:20 pm
Posts: 6018
Siapakah Istri Kain



Image



Sebelum menjawab pertanyaan ini, kita perlu mempertimbangkan sembilan pokok utama yang tercatat di dalam Kitab kejadian :

1. Adam adalah manusia pertama (Kejadian 2:7, 18-19 bandingkan 1 Korintus 15:45).

2. Adam hidup selama 930 tahun (Kejadian 5:5).

3. Hawa diberi nama itu karena DIALAH YANG MENJADI IBU BAGI SEMUA YANG HIDUP (Kejadian 3:20)

4. Adam dan Hawa MEMPERANAKKAN ANAK-ANAK LELAKI DAN PEREMPUAN (Kejadian 5:4)

5. Segala yang dijadikan-Nya itu, sungguh amat baik ketika pertama kali dijadikan (Kejadian 1:31).

6. Kebaikan ini telah dirusak ketika "dosa telah masuk ke dolam dunia oleh satu orang" (Roma 5:12 bandingkan Kejadian 3)

7. Penciptaan dikutuk oleh Allah (Kejadian 3: 17 bandingkan Roma 8:20-22) karena dosa Adam.

8. Abraham kawin dengan saudaranya perempuan seayah lain ibu. (Kejadian 20:12)

9. Hukum perkawinan dengan kerabat dekat berasal dari zaman Musa (Imamat 18:20)


Kesembilan pokok utama ini memberikan petunjuk yang mengisyaratkan bahwa Kain tentu telah mengawini saudara perempuannya sendiri.

Ketika Allah menciptakan Adam dan Hawa, hanya merekalah manusia yang ada. Kitab Kejadian menceritakan asal usul mereka masing-masing yang khas, dan bagaimana mereka diperintahkan untuk berkembang biak dan memenuhi bumi (dengan keturunan mereka).

Sekalipun Adam dan Hawa mempunyai banyak anak laki-lakl dan perempuan, nama-nama yang kita ketahui hanya tiga : Rain, Habel dan Set. Yang tiga ini diblcarakan begitu rinei karena peristiwa-peristiwa penting yang kita perlu ketahui. Bagaimanakah rupa anak-anak yang lain? Alkitab mengatakan kepada kita bahwa keturunan Adam dan Hawa pergi dan membangun kota-kota. Misalnya, Kain pergi ke tanah Nod bersama istrinya dan membangun sebuah kota (Kejadian 4:16-17), membuat alat-alat musik (Kejadian 4:21), dan mengerjakan logam-logam (pekerjaan pandai besi) (Kejadian 4:22)

Jadi bagaimana hal ini memberitahukan kepada kita bahwa istri Rain adalah saudara perempuannya? Dalam Kejadian 3:20 kita membaca bahwa Hawa diberi nama itu karena dialah yang menjadi ibu dari SEMUA yang hidup, bukan hanya BEBERAPA yang hidup. Kemudian Kejadian 5:4 memberitahukan kepada kita bahwa Adam dan Hawa mempunyai anak laki-laki dan perempuan. Sebenarnya, menu rut adat-istiadat Yahudi bahwa mereka mempunyai 33 anak laki-laki dan 23 anak perempuan! (Catatan : Angka ini diberikan di dalam terjemahan William Whitson tentang Josephus - Complete Works, Antiquities III, 1, P 27.) Jangan lupa: Adam hidup sampai 930 "tahun, maka terdapat banyak waktu! Juga cukup jelas dari Injil bahwa Adam adalah manusia pertama (1 Korintus 15:45).

Kita dapat simpulkan bahwa kedua orang pertama, yang langsung diciptakan atas perbuatan Allah, mempunyai banyak anak - laki-laki dan perempuan. Kemudian dengan jelas menunjukkan, anak laki-laki harus mengawini anak-anak perempuan untuk terjadinya generasi berlkutnya, Istri Kain pasti adalah kerabat yang sangat dekat sekali!

Banyak orang dengan segera menolak kesimpulan ini dengan mengacu kepada hukum perkawinan antara saudara laki-laki dan saudara perempuan. Namun demikian, hukum ini baru dimulai pada zaman Musa (Imamat 18:20). Ingatlah bahwa Abraham, yang hidup selama 400 tahun sebelum Musa, menikah dengan saudara tirinya satu ayah lain ibu. Tetapi bagaimana hal ini dapat terjadi, terutama dengan mempertimbangkan kenyataan bahwa saudara laki-lakl dan saudara perempuan belakangan ini saja tidak diperkenankan oleh hukum untuk menikah dan mempunyai anak, karena keturunannya mungkin akan menjadi cacat?

Adalah benar bahwa anak-anak yang dihasilkan sebagai akibat perkawinan antara saudara laki dan saudara perempuan mungkin lahir cacat. Sebenamya, semakin dekat hubungan kerabat pasangan itu, semakin mungkin pula bahwa keturunannya akan cacat. Mudah sekali bagi orang awam untuk mengerti hal ini tanpa sampai detail secara tehnis. Setiap orang mewarisi gen dari ibu dan ayahnya. Sayang sekali, dewasa ini gen-gen ini berisi banyak kesalahan, dan kesalahan-kesalahan ini tampak dalam berbagai cara. Misalnya, beberapa orang membiarkan rambutnya tumbuh sampai menutupi kupingnya untuk menyembunyikan kenyataan bahwa satu kuping lebih rendah daripada yang lain, atau barangkali hidung seseorang tidak berada tepat di tengah wajahnya; mungkin rahang seseorang sedikit tidak berbentuk, dan lain sebagainya. Biarlah kita menghadapinya, alasan utama bahwa kita menamakan satu sama lain normal ialah karena persamaan kita untuk berbuat demikian!

Semakin dekat hubungan antara dua orang, semakin mungkin bahwa mereka akan membuat kesalahan yang sarna di dalam gen. Oleh sebab itu, saudara laki-laki dan saudara perempuan mungkin membuat kesalahan yang sama dalam bahan gen mereka. Apabila diadakan penyatuan antara keduanya ini untuk menghasilkan keturunan, maka seorang anak akan mewarisi satu perangkat gen dari masing-masing orang tuanya. Oleh karena gen itu mungkin mempunyai kesalahan yang sarna, kalau kesalahan ini dipadukan bersama dan berakibat timbulnya cacat pad a anak-anak itu.

Sebaliknya, orang tua yang hubungan kekerabatannya satu sama lain lebih jauh, barangkali mereka mempunyai kesalahan yang berbeda dalam gen mereka. Anak-anak yang mewarisi satu perangkat gen dari masing-masing orangtuanya, barangkali akan mengakhiri beberapa perangkat gen yang berisi hanya satu gen yang jelek didalam setiap perangkat. Gen yang baik kemudian cenderung untuk menolak gen yang tidak baik sehingga cacat yang serius bagaimanapun tidak akan terjadi. Misalnya seseorang mungkin mempunyai kuping yang hanya sedikit bengkok daripada cacat secara total !

Tetapi kenyataan dari penghidupan zaman sekarang ini tidak berlaku bagi Adam dan Hawa. Ketika keduanya diciptakan, mereka adalah sernpurna. Segala sesuatu yang dijadikan Allah itu sungguh amat baik (Kejadian 1:30). Hal ini berarti bahwa gen mereka adalah sempuma. Tetapi ketika dosa masuk ke dunia (karena Adam), Allah mengutuk dunia sehingga penciptaan yang sempuma itu kemudian menjadi merosot, yaitu menderita kematian dan menjadi busuk (Roma 1:22) Melalui kurun waktu yang sangat lama, generasi ini tentu menimbulkan akibat segala jenis kesalahan di dalam bahan gen pada makhluk hidup. Lebih-lebih, generasi yang demikian khususnya dipercepat setelah terjadinya Banjir pada zaman Nuh, yang disebabkan oleh keadaan iklirn yang lebih kasar yang berlaku pasca Banjir. Sebagai contoh, pasti ada jumlah yang lebih besar radiasi kosmik yang berbahaya yang masuk dan menyebabkan mutasi (istilah teknis untuk kecelakaan, kerusakan, dan kesalahan-kesalahan [Misalnya kesalahan mengkopi] di dalam gen-gen [informasi keturunan]). Mutasi demikian setelah terjadi lalu diteruskan pada generasi berikutnya, dan demikianlah kesalahan-kesalahan ini terhimpun dalam populasi sejalan dengan berlalunya waktu.

Tetapi Kain adalah anak pertama yang dilahirkan. Sebenamya ia pasti tidak menerima gen yang tidak sempurna dari Adam dan Hawa, begitu juga anak-anak Adam dan Hawa yang lain. Dalam situasi yang demikian itu, saudara laki-laki dan saudara perempuan tentu boleh kawin tanpa adanya potensi untuk menghasilkan keturunan yang cacat.
Menjelang zaman Nabi Musa (kira-kira 2,500 tahun kemudian), kesalahan-kesalahan yang memerosotkan telah terhimpun sampai tingkat sedemikian rupa di dalam ras manusia sehingga perlu bagi Allah untuk memberikan hukum-hukum perkawinan antar saudara laki-Iaki dan saudara perempuan ( dan kerabat dekat) (Imamat 18:20). Secara keseluruhan, tampaknya ada tiga alasan yang saling terkait untuk memberikan hukum-hukum ini :


1. Sebagaimana telah kita bicarakan, ada kebutuhan untuk melindungi terhadap adanya potensi yang bertambah untuk menghasilkan keturunan yang cacat;

2. Di samping kendala yang nyata bagi semua orang, hukum-hukum ini bersifat menolong dalam mempertahankan bangsa Yahudi supaya kuat, sehat dan sesuai dengan tujuan-tujuan Allah;

3. Hukum-hukum itu merupakan alat untuk melindungi pribadi, struktur keluarga, dan masyarakat luas. Kerusakan psikologis yang disebabkan oleh hubungan perkawinan antar saudara tak dapat dikurangi. Orang hanya dapat memandang pada masyarakat kita sendiri untuk mengenali kenyataan ini.


Image


Kitab Kejadian adalah catatan Allah Yang hadir pada waktu sejerah terjadi. Kitab Kejadian itu adalah Firman Allah yang mengetahui segala sesuatu, dan yang menjadi Saksi terpercaya dari masa lalu. Dengan demikian, ketika kita menggunakan Kitab Kejadian sebagai dasar untuk mengerti sejarah, kita dapat mengerti bukti yang sebaliknya akan menjadi suatu misteri. Anda mengetahui, apabila evolusi itu benar, ilmu pengetahuan bahkan akan menghadapi suatu masalah yang lebih besar untuk diterangkan daripada istri Kain, yaitu bagaimana manusia itu dapat berkembang dengan mutasi pada awal-mulanya, karena proses yang berdasarkan hal itu tentu akan membuat anak-anak setiap orang menjadi cacat? Kenyataan yang ada bahwa sekalipun suadara laki-laki dan saudara perempuan dapat menghasilkan keturunan yang sebagian besar tidak cacat adalah suatu kesaksian tentang penciptaan, dan bukan evolusi.



Sumber :
- Ken Ham, Andrew Snelling, Carl Wieland, 1990, Jawaban Pasti atas 12 Hal yang Paling Banyak Dipertanyakan tentang Evolusi dan Penciptaan, Andi, Yogyakarta. P 199-207.


Top
 Profile  
 
 Post subject: Siapa Istri Kain?
PostPosted: Wed Feb 13, 2008 4:01 pm 
Offline

Joined: Mon Feb 11, 2008 10:52 pm
Posts: 14
Pak, mau tanya lagi nih...
Kalau kita lihat zaman yang semakin maju dimana kadang ilmu pengetahuan berbeda dengan kitab suci apakah itu jadi masalah dikemudian hari?
Tidak kita pungkiri bahwa telah banyak ditemukan fosil2 dan sisa kehidupan manusia dari peradaban dunia yang berumur ratusan ribu - jutaan tahun yang lalu. Sekarang ini sedang berkembang cerita bahwa bumi kita sudah mengalami 5 peradaban manusia yang canggih. Saya tidak akan mengesampingkan ilmu dari alkitab tapi saya juga tentu belajar dari pengetahuan.
1). Apakah logis jika saya berpikir pada saat bumi mengalami regenerasi (peradaban baru) disanalah adam dan hawa diciptakan, tidakkah mungkin jika anak2 adam menikah dgn manusia bumi (sisa peradaban yg punah) sehingga ada kemungkinan anak2 adam memiliki keturunan?
2). Memang ini sangat bertentangan dengan kejadian dimana pada hari ke6 lah manusia diciptakan.
Bagaimana menurut anda, jika peradaban manusia dulu memang pernah ada?


Top
 Profile  
 
 Post subject: Re: ISTRI KAIN - INCEST
PostPosted: Wed Feb 13, 2008 4:12 pm 
Offline
Merdeka dlm Kristus
Merdeka dlm Kristus
User avatar

Joined: Fri Jun 09, 2006 5:20 pm
Posts: 6018
coba Anda baca-baca dulu artikel PENCIPTAAN MANUSIA, DITINJAU DARI ALKITAB DAN TEORI DARWIN, di http://www.sarapanpagi.org/post8012.html#p8012


Top
 Profile  
 
 Post subject: Re: ISTRI KAIN - INCEST
PostPosted: Thu Feb 14, 2008 2:28 pm 
Offline

Joined: Mon Feb 11, 2008 10:52 pm
Posts: 14
BP wrote:
coba Anda baca-baca dulu artikel PENCIPTAAN MANUSIA, DITINJAU DARI ALKITAB DAN TEORI DARWIN, di http://www.sarapanpagi.org/post8012.html#p8012


Pak Bagus, kalo teori darwin sih saya ga percaya sama sekali, tapi bagaimana jika ada penelitian dan betul2 tafsir usianya hingga jutaan yang lalu? Apakah semua peneliti tidak dapat dipercayai?

Thks


Top
 Profile  
 
 Post subject: Re: ISTRI KAIN - INCEST
PostPosted: Thu Feb 14, 2008 5:16 pm 
Offline
Merdeka dlm Kristus
Merdeka dlm Kristus
User avatar

Joined: Fri Jun 09, 2006 5:20 pm
Posts: 6018
Dalam artikel tsb dijelaskan bahwa hasil penelitian para ahli tentang umur fosil, tidak dapat/ belum dapat dijadikan suatu "kemutlakan" terhadap kebenaran umur. Saya tidak mengatakan bahwa ilmu tsb tidak dapat dipercaya, namun ilmu terus berkembang, kadang ilmu masa kini dapat mengkoreksi ilmu masa lalu.


Top
 Profile  
 
 Post subject: Re: ISTRI KAIN - INCEST
PostPosted: Thu Apr 17, 2008 10:04 pm 
Offline

Joined: Thu Apr 17, 2008 9:49 pm
Posts: 1
BP wrote:
Dalam artikel tsb dijelaskan bahwa hasil penelitian para ahli tentang umur fosil, tidak dapat/ belum dapat dijadikan suatu "kemutlakan" terhadap kebenaran umur. Saya tidak mengatakan bahwa ilmu tsb tidak dapat dipercaya, namun ilmu terus berkembang, kadang ilmu masa kini dapat mengkoreksi ilmu masa lalu.


Maaf sebelumnya, salam kenal yah...!
Saya mau tanya tentang umur Adam yang sampai 930 tahun itu.
Apakah ukuran tahun yang dipakai sama seperti sekarang 1 tahun = 365 hari?
Bagaimana pembuktian ilmiahnya, sebab Adam itu khan manusia pertama, sedangkan sistim kalender yang kita kenal sangat jauh tautannya sejak digunakan dengan saat Adam hidup didunia?
Terima kasih atas kesediaan menjelaskan, saya tunggu jawabannya yah...


Top
 Profile  
 
Display posts from previous:  Sort by  
Post new topic Reply to topic  [ 7 posts ] 

All times are UTC + 7 hours


Who is online

Users browsing this forum: No registered users and 0 guests


You cannot post new topics in this forum
You cannot reply to topics in this forum
You cannot edit your posts in this forum
You cannot delete your posts in this forum
You cannot post attachments in this forum

Search for:
Jump to:  
cron
Powered by phpBB & phpBB SEO
Sarapan Pagi © 2006 by BP & Saxman