SarapanPagi Biblika

Studi Alkitab & Pustaloka Kristiani
It is currently Fri Jul 30, 2010 12:29 am

All times are UTC + 7 hours




Post new topic Reply to topic  [ 1 post ] 
Author Message
 Post subject: Ibrani pasal 1 : Yesus Kristus Lebih Tinggi
PostPosted: Tue May 08, 2007 9:09 am 
Offline
Merdeka dlm Kristus
Merdeka dlm Kristus
User avatar

Joined: Fri Jun 09, 2006 5:20 pm
Posts: 6387
Ibrani pasal 1 : Yesus Kristus Lebih Tinggi




Pendahuluan


Pendahuluan surat Ibrani ini sangat indah dalam pemilihan kalimatnya. Istilah-istilah yang dipakai sangat tinggi dan halus. Pada pendahuluan ini para pembaca langsung diperhadapkan kepada pokok tentang kemuliaan Tuhan Yesus. Dalam bahasa aslinya, Yunani, Ibrani 1:1-4 merupakan satu kesatuan pernyataan yang menyatakan :
"Anak Allah, yang akan memiliki segala sesuatu yang menyatakan diri Allah, dan menebus dosa manusia. Dalam diri Tuhan Yesus Kristus adalah pernyataan utama, yang lebih tinggi daripada para nabi dan Malaikat".

Pernyataan ini sangat praktis sebagai dasar untuk penyembahan dan penginjilan, karena kalau kita memiliki pernyataan Allah yang disalurkan melalui Anak-Nya sendiri, mana mungkin ada pernyataan lain yang bisa menggantikannya? Dengan berkata bahwa Allah "telah berbicara kepada kita dengan perantaraan Anak-Nya", maka jelaslah bahwa ajaran lain yang mengatakan hendak "menyempurnakan" ajaran Kristen dengan penyataan mereka, tidak dapat dikatakan "menyempurnakan", tetapi justru "bertentangan". Dengan mambaca bagian ini, kita akan mengerti bahwa tidak ada tempat bagi istilah "penyataan yang terakhir dan terlengkap" di luar pernyataan yang dibahas dalam ayat-ayat ini.


* Ibrani 1 :1-4 Penyataan dengan Perantaraan AnakNya

1:1 LAI TB Setelah pada zaman dahulu Allah berulang kali dan dalam pelbagai cara berbicara kepada nenek moyang kita dengan perantaraan nabi-nabi,
KJV, God, who at sundry times and in divers manners spake in time past unto the fathers by the prophets,
TR, πολυμερως και πολυτροπως παλαι ο θεος λαλησας τοις πατρασιν εν τοις προφηταις επ εσχατων των ημερων τουτων ελαλησεν ημιν εν υιω
Translit. interlinear, polumerôs {dengan banyak, cara/ kali/dalam banyak bagian} kai {dan} polutropôs {dengan banyak, cara/ jenis cara} palai {pada dahulu} ho theos {Allah} lalêsas {telah berbicara} tois patrasin {kepada nenek-moyang} en {melalui} tois prophêtais {nabi-nabi} ep {pada} eschatôn {terakhir} tôn hêmerôn {hari-hari} toutôn {ini} elalêsen {berbicara} hêmin {kepada kita} en {melalui} huiô {Anak}

1:2 LAI TB maka pada zaman akhir ini Ia telah berbicara kepada kita dengan perantaraan Anak-Nya, yang telah Ia tetapkan sebagai yang berhak menerima segala yang ada. Oleh Dia Allah telah menjadikan alam semesta.
KJV, Hath in these last days spoken unto us by his Son, whom he hath appointed heir of all things, by whom also he made the worlds;
TR, ον εθηκεν κληρονομον παντων δι ου και τους αιωνας εποιησεν
Translit. interlinear, hon {yang} ethêken {Ia menetapkan} klêronomon {(sebagai) yang berhak menerima} pantôn {segala (sesuatu)} di {melalui} hou {-Nya} kai {dan} tous aiônas {dunia} epoiêsen {Ia telah mencipta}

1:3 LAI TB Ia adalah cahaya kemuliaan Allah dan gambar wujud Allah dan menopang segala yang ada dengan firman-Nya yang penuh kekuasaan. Dan setelah Ia selesai mengadakan penyucian dosa, Ia duduk di sebelah kanan Yang Mahabesar, di tempat yang tinggi,
KJV, Who being the brightness of his glory, and the express image of his person, and upholding all things by the word of his power, when he had by himself purged our sins, sat down on the right hand of the Majesty on high:
TR, ος ων απαυγασμα της δοξης και χαρακτηρ της υποστασεως αυτου φερων τε τα παντα τω ρηματι της δυναμεως αυτου δι εαυτου καθαρισμον ποιησαμενος των αμαρτιων ημων εκαθισεν εν δεξια της μεγαλωσυνης εν υψηλοις
Translit. interlinear, hos {yang} ôn {adalah} apaugasma {cahaya/ pantulan} tês doxês {dari kemuliaan} kai {dan} kharaktêr {gambar yang persis} tês hupostaseôs {dari hakikat} autou {Nya} pherôn {menopang} te {dan} ta panta {segala} tô rêmati {dengan sabda} tês dunameôs {yang penuh kuasa} autou {Nya} di {oleh} eautou {diriNya sendiri} katharismon {penghapusan} poiêsamenos {setelah mengadakan} tôn hamartiôn {dosa-dosa} hêmôn {kita} ekathisen {duduk} en {di} dexia {kanan} tês megalôsunês {yang Mahabesar} en {di} hupsêlois {(Surga) yang tinggi}

1:4 LAI TB jauh lebih tinggi dari pada malaikat-malaikat, sama seperti nama yang dikaruniakan kepada-Nya jauh lebih indah dari pada nama mereka.
KJV, Being made so much better than the angels, as he hath by inheritance obtained a more excellent name than they.
TR, τοσουτω κρειττων γενομενος των αγγελων οσω διαφορωτερον παρ αυτους κεκληρονομηκεν ονομα
Translit. interlinear, tosoutô {dengan begitu (jauh)} kreittôn {lebih tinggi} genomenos {menjadi} tôn aggelôn {daripada malaikat-malaikat} hosô {sama seperti} diaphorôteron {yang lebih unggul} par autous {daripada mereka} keklêronomêken {Ia telah menerima} onoma {nama}


Penjelasan :


Ayat 1, Kristus lebih tinggi daripada para nabi.
Dituliskan pada ayat 1 Pada zaman Perjanjian Lama Allah berulang kali "πολυμερως - polumerôs" atau bagian demi bagian, dalam pelbagai cara "πολυτροπως - polutropôs". Allah telah berbicara kepada umatNya dengan perantaraan para nabi, tetapi pada zaman akhir ini Ia berbicara kepada umatNya dengan perantaraan Anak-Nya sendiri. Fakta ini diterapkan kepada kita mulai dari ayat ke 2 dan selanjutnya.

Ayat 2, Kristus sebagai Anak adalah Pewaris, oleh Dia telah dijadikan alam-semesta.
Allah telah berbicara kepada kita melalui Seorang yang memiliki hubungan sebagai Anak sehingga Ia memiliki wewenang penuh sebagai Jurubicara. Didalam hubungan ini Kristus bersifat unit dan disini dijelaskan bahwa posisi Anak adalah Ahli Waris (Yunani, "κληρονομος - klêronomos"), LAI menerjemahkan istilah ini dengan kata 'sebagai yang menerima'. Sang Anak ini juga Pelaku penciptaan alam –semesta, aspek yang kedua ini menunjuk kepada peranan Tuhan Yesus dimasa lalu (masa kepra-adaan Tuhan Yesus sebagai manusia), dimana Ia adalah Sang pencipta yang menciptakan segala sesuatu yang ada.

Ayat 3, Ia duduk di sebelah kanan Yang Mahabesar, di tempat yang tinggi.
Ayat ini menunjuk kepada peranan Tuhan Yesus Kristus pada masa sekarang. "Duduk" adalah kata kerja utama dalam kalimat ini, dan kata kerja ini menyatakan kuasaNya yang tidak tertandingi. Sebagai "Cahaya kemulyaan Allah dan gambar wujud Allah". Kata Yunani "χαρακτηρ - kharaktêr" (gambar yang persis), dipakai untuk menunjuk kepada kenyataan yang sama, seperti dalam matius 22:20 dimana kata ini mengacu kepada gambar uang logam Romawi. Kristus merupakan stempel ata cetakan ("χαρακτηρ - kharaktêr") Allah. Hakikat Allah ("υποστασις - hupostasis"). Seluruh kekuatan dari 2 anak kalimat pada ayat ini menekankan konsep yang satu ini.

Dia juga merupakan pencipta "yang menopang segala yang ada dengan firmanNya"; baik sebagai Firman yang mencipta (ayat 2) maupun sebagai penopang (ayat 3). Ia berkuasa atas ciptaan Allah. Kuasa dan kewenangan sebagai Pencipta (Sang Khalik) dan Pemikul dosa ini. Kristus memiliki tempat terhormat di sebelah kanan Allah. Selaku Imam Bsar pemikul dosa. Dia dapat memberikan penebusan yang sempurna. Sebagai yang "mengadakan penyucian dosa". Ia menyelamatkan manusia, karyaNya sudah selesai. Dengan demikian kita mengerti penulis surat ini setuju bahwa manusia tidak dapat menyelamatkan dirinya dengan perbuatan baik. Tetapi manusia dapat diselamatkan oleh Tuhan Yesus Kristus dengan menerima sebagai Juruselamatnya.

Karena itulah, Dia menduduki tempat ini (di sebelah kanan) melalui tindakan Allah Bapa, ini bukan tempat untuk beristirahat, tetapi tempat kegiatan Sang Imam Besar dan Sang Juru Syafaat. Selaku penggenapan dari Mazmur 110:1; Dia adalah Tuhan (Penguasa,Kurios) atas semuanya. (Lihat Artikel : Yesus Disebelah Kanan Allah)

Ayat 4, Kristus jauh lebih tinggi daripada malaikat-malaikat
Kalau pada ayat 1, Tuhan Yesus dibandingkan dengan para nabi, maka dalam ayat ini Tuhan Yesus dibandingkan dengan para malaikat.
Kata Yunani "kreittôn" (lebih tinggi/ unggul) menunjukkan suatu kontras antara Kristus dengan para malaikat. Tugas malaikat adalah menyampaikan amanat Allah kepada manusia. Pada Galatia 3:19 menyatakan "hukum Taurat… disampaikan dengan perantaraan malaikat-malaikat di dalam tangan seorang pengantara". Jadi Perjanjian Lama adalah penyataan yang disampaikan melalui malaikat, sedangkan kita sudah membaca dalam Ibrani 1:2 bahwa sekarang dengan perantaraan AnakNya sendiri, Allah sudah berbicara kepada kita.

Pada pendahuluan (ayat 1) pelayanan Tuhan Yesus Kristus dikontraskan dengan para nabi, dan pada ayat 4 ini pelayananNya dikontraskan dengan para malaikat. Mengenai namaNya, hanya namaNya-lah yang dapat menyelamatkan orang yang terhilang (Kisah 4:12), dan namanya adalah nama dari segala nama (Filipi 2:10). Oleh nama itu reputasiNya ditetapkan. Sebab namaNya adalah nama yang perkasa :


* Kisah 4:12
LAI TB, Dan keselamatan tidak ada di dalam siapapun juga selain di dalam Dia, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan.
KJV, Neither is there salvation in any other : for there is none other name under heaven given among men, whereby we must be saved.
NIV, Salvation is found in no-one else , for there is no other name under heaven given to men by which we must be saved.
TR, και ουκ εστιν εν αλλω ουδενι η σωτηρια ουτε γαρ ονομα εστιν ετερον υπο τον ουρανον το δεδομενον εν ανθρωποις εν ω δει σωθηναι ημας
Translit. Interlinear, kai {tetapi} ouk {tidak} estin {ada} en {didalam} allô {yang lain} oudeni {siapapun} hê sôtêria {keselamatan} oute {juga tidak} gar {sebab} onoma {nama} estin {ada} heteron {lain} hupo {dibawah} ton ouranon {langit} to {yang} dedomenon {telah diberikan} en {diantara} anthrôpois {manusia-manusia} en hô {yang olehnya} dei {harus} sôthênai {diselamatkan} hêmas {kita}


* Filipi 2:10
LAI TB, supaya dalam nama Yesus bertekuk lutut segala yang ada di langit dan yang ada di atas bumi dan yang ada di bawah bumi,
KJV, That at the name of Jesus every knee should bow, of things in heaven, and things in earth, and things under the earth;
TR, ινα εν τω ονοματι ιησου παν γονυ καμψη επουρανιων και επιγειων και καταχθονιων
Translit. interlinear, hina {supaya} en {karena} tô onomati {nama} iêsou {Yesus} pan {setiap} gonu {lutut} kampsê {bertekuk (menyembah)} epouraniôn {(makhluk-makhluk) di langit} kai {dan} epigeiôn {(makhluk-makhluk) di bumi} kai {dan} katakhthoniôn {(makhluk-makhluk) dibawah bumi/ kuasa-kuasa}


Maka inti dari Ibrani 1:1-4 ini adalah bahwa Anak Allah memiliki segala sesuatu, Dia-lah yang telah menyatakan Diri Allah, dan yang menebus dosa-dosa manusia. PernyataanNya ini adalah saluran utama dan pernyataan utama yang lebih tinggi daripada para nabi dan malaikat.



* Ibrani 1:5-14 Keunggulan Kristus daripada malaikat-malaikat


Pokok pikiran yang telah diperkenalkan pada ayat 4 sebelumnya, yaitu pernyataan bahwa Kristus lebih tinggi daripada para malaikat. Dalam pemikiran Yahudi/Yudaisme, malaikat menmpati tempat yang penting sekali sebagai pengantara pernyataan Allah kepada umatNya (bisa dirujuk dari literatur mereka yang tercatat dalam Jubilees 1:29; Testamen of Dan 6:2; Josephus (Antiquities, xv.5.3) dan Philo (On Dreams, 1.141 dab). Karena itu penulis Kitab Ibrani ini menunjukkan keunggulan Kristus diatas malaikat-malaikat, untuk mengukuhkan berita yang dibawanya (bandingkan Ibrani 1:1-4). Hal ini dilakukannya dengan mengemukakan tujuh kutipan dari Perjanjian Lama. Seluruh metodenya adalah penting sekali. Metode itu mengandung :

1. Bahwa Perjanjian Lama memiliki penerapan langsung dan wibawa yang menentukan bagi orang-orang yang memiliki kepercayaan kepada Yesus Sang Mesias (Kristus)
2. Kata-kata yang dikutip adalah bukan berasal dari para nabi atau para memazmur manusiawi, melainkan pernyataan langsung dari Allah.
3. Sekarang menjadi mungkin bagi semua umat manusia yang sudah mengenal pernyataan terakhir didalam Yesus Kristus untuk melihat lebih dalam kata-kata Perjanjian Lama itu dalam suatu arti dan mutu yang menunjuk kepada Kristus.


* Ibrani 1:5
LAI TB, Karena kepada siapakah di antara malaikat-malaikat itu pernah Ia katakan: "Anak-Ku Engkau! Engkau telah Kuperanakkan pada hari ini?" dan "Aku akan menjadi Bapa-Nya, dan Ia akan menjadi Anak-Ku?"
KJV, For unto which of the angels said he at any time, Thou art my Son, this day have I begotten thee? And again, I will be to him a Father, and he shall be to me a Son?
TR, τινι γαρ ειπεν ποτε των αγγελων υιος μου ει συ εγω σημερον γεγεννηκα σε και παλιν εγω εσομαι αυτω εις πατερα και αυτος εσται μοι εις υιον
Translit. interlinear, tini {kepada siapakah} gar {karena} eipen {Ia bersabda} pote {pernah} tôn aggelôn {dari malaikat-malaikat} huios {Anak} mou {Ku} ei {adalah} su {Engkau} egô {Aku} sêmeron {hari ini} gegennêka {telah melahirkan} se {Engkau} kai {dan} palin {selanjutnya} egô {Aku} esomai {akan menjadi} autô {bagi Dia} eis {sebagai} patera {Bapa} kai {dan} autos {Ia} estai {akan menjadi} moi {bagiKu} eis {sebagai} huion {Anak}


Ayat 5, Sang Anak mempunyai nama yang jauh lebih indah (lihat penjelasan ayat 4) yang olehnya keunggulan Kristus atas malaikat diukur. Sang Anak lebih unggul daripada malaikat :

1. Karena keadaanNya yang kekal sebagai Allah

2. KeadaanNya sebagai Manusia-Allah yang ditinggikan (kutipan dari Mazmur 2:7; 2 Samuel 7:14 mengandung kedua gagasan itu). Didalam 2 ayat tersebut makna aslinya diberi arti yang lebih mulia atau lebih tinggi, sehingga kedua ayat tsb. mengandung arti tipologis. Didalam Mazmur 2:7 sebuah perayan tahunan (ayat 5a) diadakan untuk berbicara tentang Kristus. Dan kata-kata yang diucapkan mengenai Salomo pada Kitab 2 Samuel 7:14 dikenakan kepada Yesus Kristus yang Putra bahkan lebih berlaku untukNya. Pemakaian tipologis didalam hal ini benar; sebab Kristus adalah "antitipe"-nya. Suatu kenyataan yang berlaku sepanjang surat Ibrani ini dalam penafsiran tipologis sang penulis. Kita kaji ayatnya :


* Mazmur 2:7 (kutipan pertama )
Aku mau menceritakan tentang ketetapan TUHAN; Ia berkata kepadaku: "Anak-Ku engkau! Engkau telah Kuperanakkan pada hari ini.


Bandingkan dengan


* Kisah 13:33
telah digenapi Allah kepada kita, keturunan mereka, dengan membangkitkan Yesus, seperti yang ada tertulis dalam mazmur kedua: Anak-Ku Engkau! Aku telah memperanakkan Engkau pada hari ini.



Dalam Kisah 13:33, kutipan dari Mazmur 2:7 ini diterapkan secara khusus kepada kebangkitan Kristus. Sebagai hasilnya, Ia bykan hanya Anak berdasarkan keilahianNya, sekarang Ia ditinggikan agar berada sebagai Anak (yang sulung diantara banyak saudara, Roma 8:29) berdasarkan kemanusiaanNya.


* 2 Samuel 7:14 (kutipan kedua)
Aku akan menjadi Bapanya, dan ia akan menjadi anak-Ku. Apabila ia melakukan kesalahan, maka Aku akan menghukum dia dengan rotan yang dipakai orang dan dengan pukulan yang diberikan anak-anak manusia.


Janji kedua, yaitu janji kepada Daud tentang benihnya, peristiwa tipologis itu dipenuhi didalam Yesus Kristus dengan cara yang tidak pernah ada, tidak mungking ada, dipenuhi dalam diri Salomo.


-----


* Ibrani 1:6-7
1:6 LAI TB, Dan ketika Ia membawa pula Anak-Nya yang sulung ke dunia, Ia berkata: "Semua malaikat Allah harus menyembah Dia."
KJV, And again, when he bringeth in the firstbegotten into the world, he saith, And let all the angels of God worship him.
TR, οταν δε παλιν εισαγαγη τον πρωτοτοκον εις την οικουμενην λεγει και προσκυνησατωσαν αυτω παντες αγγελοι θεου
Translit. interlinear, hotan {pada waktu} de {lalu} palin {lagi/ selanjutnya} eisagagê {Ia membawa masuk} ton prôtotokon {(Anak) sulung (Nya)} eis {kedalam} tên oikoumenên {dunia} legei {Ia berkata} kai {dan} proskunêsatôsan {harus menyembah} autô {Dia} pantes {semua} aggeloi {Malaikat-malaikat} theou {Allah}

1:7 LAI TB Dan tentang malaikat-malaikat Ia berkata: "Yang membuat malaikat-malaikat-Nya menjadi badai dan pelayan-pelayan-Nya menjadi nyala api."
KJV, And of the angels he saith, Who maketh his angels spirits, and his ministers a flame of fire.
TR, και προς μεν τους αγγελους λεγει ο ποιων τους αγγελους αυτου πνευματα και τους λειτουργους αυτου πυρος φλογα
Translit. interlinear, kai {adapun} pros {tentang} men tous aggelous {malaikat-malaikat} legei {Ia berkata} ho {(Dia yang)} poiôn {membuat} tous aggelous {malaikat} autou {Nya} pneumata {(menjadi) angin} kai {dan} tous leitourgous {pelayan-pelayan} autou {Nya} puros {api} phloga {(menjadi) nyala}


Mulai ayat 6 ini dan seterusnya, dinyatakan hak-hak Anak Allah. Dinyatakan bahwa Ia adalah "Yang Sulung" dalam arti rangkap (bandingkan dengan Kolose 1;15,18 ) , pertama, sebagai Anak Tunggal Bapa yang sudah ada sebelum alam semesta dijadikan dan sebagai Tuhan atas segala ciptaan (Mazmur 89:27). Ia, sebagai yang Sulung dari antara yang mati, yang sebagai Pembuat jalan-keselamatan yang besar sudah membukan jalan untuk banyak orang untuk masuk sebagai anak-anak ke dalam kemulian (Ibrani 2:10).
Kemuliaan Anak Allah ini diuraikan dengan mengutip beberapa ayat dari Kitab Mazmur dimana hak dan kedudukan Sang Anak dibandingkan dengan kedudukan malaikat.



* Mazmur 97:7 TUHAN adalah Raja
97:1 TUHAN adalah Raja! Biarlah bumi bersorak-sorak, biarlah banyak pulau bersukacita!
97:2 Awan dan kekelaman ada sekeliling Dia, keadilan dan hukum adalah tumpuan takhta-Nya.
97:3 Api menjalar di hadapan-Nya, dan menghanguskan para lawan-Nya sekeliling.
97:4 Kilat-kilat-Nya menerangi dunia, bumi melihatnya dan gemetar.
97:5 Gunung-gunung luluh seperti lilin di hadapan TUHAN, di hadapan Tuhan seluruh bumi.
97:6 Langit memberitakan keadilan-Nya, dan segala bangsa melihat kemuliaan-Nya.

97:7 LAI TB, Semua orang yang beribadah kepada patung akan mendapat malu, orang yang memegahkan diri karena berhala-berhala; segala allah sujud menyembah kepada-Nya.
KJV, Confounded be all they that serve graven images, that boast themselves of idols: worship him, all ye gods.
Hebrew,
יֵבֹשׁוּ ׀ כָּל־עֹבְדֵי פֶסֶל הַמִּתְהַלְלִים בָּאֱלִילִים הִשְׁתַּחֲווּ־לֹו כָּל־אֱלֹהִים׃
Translit, YEVOSYU KOL-'OVDEI FESEL HAMITHALLIM BA'ELILIM HISYTAKHAVU-LO KOL-ELOHIM
Septuaginta (LXX), αισχυνθητωσαν παντες οι προσκυνουντες τοις γλυπτοις οι εγκαυχωμενοι εν τοις ειδωλοις αυτων προσκυνησατε αυτω παντες οι αγγελοι αυτου
Translit, aiskhunthêtôsan pantes hoi proskunountes tois gluptois hoi egkauchômenoi en {dengan} tois eidôlois auton proskunêsate {menyembah} autô {Dia} pantes {segala} aggeloi {malaikat-malaikat} autou {-Nya} (kutipan ketiga)

Catatan :
Septuaginta menterjemahkan kata ibrani : אֱלֹהִים - 'ELOHIM dengan kata Yunani "αγγελος – aggelos", dengan melihat konteks, macam-macam makna kata אֱלֹהִים - 'ELOHIM dapat dibaca di elohim-study-kata-vt3.html#3


97:8 Sion mendengarnya dan bersukacita, puteri-puteri Yehuda bersorak-sorak, oleh karena penghukuman-Mu, ya TUHAN.
97:9 Sebab Engkaulah, ya TUHAN, Yang Mahatinggi di atas seluruh bumi, Engkau sangat dimuliakan di atas segala allah.
97:10 Hai orang-orang yang mengasihi TUHAN, bencilah kejahatan! Dia, yang memelihara nyawa orang-orang yang dikasihi-Nya, akan melepaskan mereka dari tangan orang-orang fasik.
97:11 Terang sudah terbit bagi orang benar, dan sukacita bagi orang-orang yang tulus hati.
97:12 Bersukacitalah karena TUHAN, hai orang-orang benar, dan nyanyikanlah syukur bagi nama-Nya yang kudus.


Mazmur 97:7, dalam bahasa Ibrani kata כל־אלהים - KOL-ELOHIM - "segala allah-allah" atau "oknum yang berkuasa" bisa menunjuk kepada "malaikat-malaikat", seperti dalam terjemahan Septuaginta dimana כל־אלהים - KOL-ELOHIM disini diterjemahkan menjadi "παντες αγγελοι αυτου – pantes aggeloi autou" (semua malaikat-malaikatNya), sesuai dengan maksud pemazmur. Bahwa ayat dari kitab Mazmur yang dikutip tersebut menceritakan tentang hari Kiamat jelas dari Mazmur 97:3-5. pada kedatanganNya yang kedua kali Ia akan disembah semua malaikat. Pemazmur selain berbicara mengenai malaikat yang menyembah Kristus Sang Putra (Mazmur 97:7), juga berbicara tentang adanya pancaran kemuliaan (Mazmur 97:6) yang sesuai dengan "cahaya kemuliaan" yang telah ditulis dalam Ibrani 1:3.

Kemudian tema ini dikembangkan, pada Ibrani 1:7 ini disajikan dua konsep, sbb. :

1. Bahwa malaikat adalah merupakan makhluk yang diciptakan atau berkedudukan lebih rendah dari yang mencipta yaitu Yesus Kristus.
2. Bahwa malaikat adalah pelayan yang melayani, sedangkan Yesus Kristus memerintah.

Secara harfiah ayat 7 ini dapat ditafsirkan bahwa malaikatNya itu dapat diubah menjadi bagai dan api sesuai kemauan penciptanya. Memang ada kepercayaan seperti itu dalam sastra Yahudi, tertulis dalam Mazmur 104:4 menyajikan bukti subordinasi para malaikat :


* Mazmur 104:4 (kutipan keempat)
LAI TB, yang membuat angin sebagai suruhan-suruhan-Mu, dan api yang menyala sebagai pelayan-pelayan-Mu,
KJV, Who maketh his angels spirits; his ministers a flaming fire:
Hebrew,
עֹשֶׂה מַלְאָכָיו רוּחֹות מְשָׁרְתָיו אֵשׁ לֹהֵט׃
Translit, 'OSEH MALAKHAV RKHOT MESYARTAV 'ESY LOHET


Dengan demikian pengertian bahwa malaikat menyembah Kristus, adalah karena mereka (para malaikat itu) adalah bawahanNya.


------


* Ibrani 1:8,9
1:8 LAI TB, Tetapi tentang Anak Ia berkata: "Takhta-Mu, ya Allah, tetap untuk seterusnya dan selamanya, dan tongkat kerajaan-Mu adalah tongkat kebenaran.
KJV, But unto the Son he saith, Thy throne, O God, is for ever and ever: a sceptre of righteousness is the sceptre of thy kingdom.
TR, προς δε τον υιον ο θρονος σου ο θεος εις τον αιωνα του αιωνος ραβδος ευθυτητος η ραβδος της βασιλειας σου
Translit. interlinear, pros {tentang} de {tetapi} ton huion {Anak} ho thronos {takhta} sou {Mu} ho theos {ya Allah} eis ton aiôna tou aiônos {selama-lamanya} rabdos {(adalah) tingkat} euthutêtos {kebenaran/keadilan} hê tês rabdos {tingkat (kekuasaan atas)} tês basileias {Kerajaan} sou {Mu}

1:9 LAI TB, Engkau mencintai keadilan dan membenci kefasikan; sebab itu Allah, Allah-Mu telah mengurapi Engkau dengan minyak sebagai tanda kesukaan, melebihi teman-teman sekutu-Mu."
KJV, Thou hast loved righteousness, and hated iniquity; therefore God, even thy God, hath anointed thee with the oil of gladness above thy fellows.
TR, ηγαπησας δικαιοσυνην και εμισησας ανομιαν δια τουτο εχρισεν σε ο θεος ο θεος σου ελαιον αγαλλιασεως παρα τους μετοχους σου
Translit. interlinear, êgapêsas {Engkau mencintai} dikaiosunên {keadilan} kai {dan} emisêsas {membenci} anomian {pelanggar hukum} dia touto {sebab itu} ekhrisen {telah mengurapi} se {Engkau} ho theos {ya Allah} ho theos {Allah} sou {-Mu} elaion {(dengan) minyak} agalliaseôs {kesukaan2} para {melebihi} tous metokhous {teman-teman} sou {Mu}


Kristus disebut sebagai Allah dan sebagai Raja, atau sebagai yang berdaulat. Sebagaimana disajikan di dalam Perjanjian Lama dengan Daud, disini "Anak Daud" yang lebih besar sedang memerintah sebagai Raja, dan pemerintahanNya bersifat abadi. Bagian ini merupakan kutipan dari :


* Mazmur 45:7-8 (kutipan kelima)
45:7 LAI TB Takhtamu kepunyaan Allah, tetap untuk seterusnya dan selamanya, dan tongkat kerajaanmu adalah tongkat kebenaran.
45:6 KJV, Thy throne, O God, is for ever and ever: the sceptre of thy kingdom is a right sceptre.
Hebrew,
כִּסְאֲךָ אֱלֹהִים עֹולָם וָעֶד שֵׁבֶט מִישֹׁר שֵׁבֶט מַלְכוּתֶךָ׃
Translit. interlinear, KISAKHA {takhtaMu} 'ELOHIM {ya Allah} 'OLAM {abadi} VA'ED {dan seterusnya} SYEVET {tongkat dari} MISYOR {kebenaran} SYEVET{tongkat dari} MALKHUTEKHA {KerajaanMu}

45:8 LAI TB Engkau mencintai keadilan dan membenci kefasikan; sebab itu Allah, Allahmu, telah mengurapi engkau dengan minyak sebagai tanda kesukaan, melebihi teman-teman sekutumu.
KJV, 45:7 Thou lovest righteousness, and hatest wickedness: therefore God, thy God, hath anointed thee with the oil of gladness above thy fellows.
Hebrew,
אָהַבְתָּ צֶּדֶק וַתִּשְׂנָא רֶשַׁע עַל־כֵּן ׀ מְשָׁחֲךָ אֱלֹהִים אֱלֹהֶיךָ שֶׁמֶן שָׂשֹׂון מֵחֲבֵרֶיךָ׃
Translit. interlinear, 'AHAVTA {Engkai mencintai} TSEDEQ {keadilan} VATISNA {dan Engkau membenci} RESYA {kefasikan} 'AL-KEN {sebab itu} MESYAKHAKHA {Ia mengurapiMu} 'ELOHIM {Allah} 'ELOHEIKHA {AllahMu} SYEMEN {dengan minyak} SASYO'ON {dengan kesukaan} MEKHAVEREIKHA {lebih dari sekutu-sekutumu}


Mazmur 45:7, yang diterjemahkan oleh LAI "Takhtamu kepunyaan Allah", lebih baik diterjemahkan sesuai bahasa Ibraninya "TakhtaMu, ya Allah". Yang jelas, kutipan ini membuktikan bahwa Anak Allah sangat dimuliakan (sebagai Dia yang bertakhta), sedangkan para malaikat-Nya disebut pelayan.

Ciri dari kepemimpinanNya Kebenaran, Keadilan, dan Kebencian akan kefasikan. Sifat-sifat ini hanya mungkin dimiliki oleh suatu pemerintah yang benar. Didalam kedudukan ini, Kristus melebihi atau unggul terhadap segala bentuk kekuasaan yang lain, dan secara khusus terhadap malaikat. Didalam menduduki kedudukan mulia dan terhormat ini. Allah telah mengurapi Kristus (sebagai yang diurapi) dengan pengurapan kemenangan, yang menunjukkan bahwa Dialah Pemenang yang memerintah selama-lamanya.

Kemudian penulis Ibrani melanjutkan kutipan ini sampai ia mencapai istilah "teman-teman sekutuMu" (Yunani "μετοχοι – metokhoi"). Istilah "μετοχοι – metokhoi" ini berarti "yang mendapat bagian dalam sesuatu" yang didalamnya bermakna "mendapat bagian dalam kemenangan dari Kristus Sang Raja". Buktinya adalah dalam Ibrani 3;14 dimana dijelaskan bahwa kita adalah "metokhoi-Nya", asalkan kita teguh berpegang kepada iman kita :


* Ibrani 3:14
LAI TB, Karena kita telah beroleh bagian di dalam Kristus, asal saja kita teguh berpegang sampai kepada akhirnya pada keyakinan iman kita yang semula.
KJV, For we are made partakers of Christ, if we hold the beginning of our confidence stedfast unto the end;
TR, μετοχοι γαρ γεγοναμεν του χριστου εανπερ την αρχην της υποστασεως μεχρι τελους βεβαιαν κατασχωμεν
Translit. interlinear, metokhoi {yang ikut serta/ teman sekutu} gar {karena} gegonamen {kita telah menjadi} tou christou {dari kristus} eanper {jika menang} tên archên {yang semula} tês hupostaseôs {pada keyakinan} mechri {sampai} telous {akhir} bebaian {teguh} kataskhômen {kita berpegang}


Persyaratan "teguh berpegang", bukan persyaratan untuk pengampunan, melainkan untuk memperoleh upah. Seorang raja, yang akan mendirikan pemerintahannya atas suatu wilayah yang baru dikuasainya, biasanya akan mengumpulkan beberapa teman-teman setia (sekutunya) yang cakap untuk membantu dia dalam pemerintahannya. Tuhan Yesus menyebut hal itu dalam Lukas 22:26, 28, juga dalam Matius 25:14-30, perumpamaan tentang talenta, juga menggambarkan tentang kebiasaan ini. Tetapi dalam Ibrani 1:9 ini dikatakan bahwa kesukaanNya melebihi kesukaan teman-teman sekutuNya yang mengelilingiNya.


-----


* Ibrani 1:10-12
1:10 LAI TB Dan: "Pada mulanya, ya Tuhan, Engkau telah meletakkan dasar bumi, dan langit adalah buatan tangan-Mu.
KJV, And, Thou, Lord, in the beginning hast laid the foundation of the earth; and the heavens are the works of thine hands:
TR, και συ κατ αρχας κυριε την γην εθεμελιωσας και εργα των χειρων σου εισιν οι ουρανοι
Translit. interlinear, kai {dan} su {Engkau kat {pada} arkhas {permulaan} kurie {ya Tuhan} tên gên {bumi} ethemeliôsas {telah meletakkan dasar} kai {dan} erga {hasil-hasil bekerja} tôn kheirôn {tangan-tangan (yang berkuasa)} sou {Mu} eisin {adalah} hoi ouranoi {(segala) langit}

1:11 LAI TB, Semuanya itu akan binasa, tetapi Engkau tetap ada, dan semuanya itu akan menjadi usang seperti pakaian;
KJV, They shall perish; but thou remainest; and they all shall wax old as doth a garment;
TR, αυτοι απολουνται συ δε διαμενεις και παντες ως ιματιον παλαιωθησονται
Translit. interlinear, autoi {mereka} apolountai {akan menjadi hilang} su {Engkau} de {tetapi} diameneis {tetap ada} kai {dan} pantes {semua} hôs {seperti} himation {pakaian} palaiôthêsontai {akan menjadi usang}

1:12 LAI TB, seperti jubah akan Engkau gulungkan mereka, dan seperti persalinan mereka akan diubah, tetapi Engkau tetap sama, dan tahun-tahun-Mu tidak berkesudahan."
KJV, And as a vesture shalt thou fold them up, and they shall be changed: but thou art the same, and thy years shall not fail.
TR, και ωσει περιβολαιον ελιξεις αυτους και αλλαγησονται συ δε ο αυτος ει και τα ετη σου ουκ εκλειψουσιν
Translit. interlinear, kai {dan} hôsei {seperti} peribolaion {jubah/ mantel} elixeis {Engkau akan menggulung} autous {mereka} kai {dan} allagêsontai {mereka akan diubahkan} su {Engkau} de {tetapi} ho autos {yang sama} ei {terus adalah} kai {dan} ta etê {tahun-tahun} sou {Mu} ouk {tidak} ekleipsousin {akan berakhir}


Ibrani 1: mengutip dari Mazmur 102:26-28. Anda perlu mengetahui bahwa Mazmur ini menekankan hari kiamat, hari Kemenangan Anak Allah. Mazmur 102:14,16,17 dan 23 menyatakan bahwa Mazmur 102 ini menceritakan kedatangan Kristus yang kedua :



* Mazmur 102:14-29
102:14 Engkau sendiri akan bangun, akan menyayangi Sion, sebab sudah waktunya untuk mengasihaninya, sudah tiba saatnya.
102:15 Sebab hamba-hamba-Mu sayang kepada batu-batunya, dan merasa kasihan akan debunya.
102:16 Maka bangsa-bangsa menjadi takut akan nama TUHAN, dan semua raja bumi akan kemuliaan-Mu,
102:17 bila TUHAN sudah membangun Sion, sudah menampakkan diri dalam kemuliaan-Nya,
102:18 sudah berpaling mendengarkan doa orang-orang yang bulus, dan tidak memandang hina doa mereka.
102:19 Biarlah hal ini dituliskan bagi angkatan yang kemudian, dan bangsa yang diciptakan nanti akan memuji-muji TUHAN,
102:20 sebab Ia telah memandang dari ketinggian-Nya yang kudus, TUHAN memandang dari sorga ke bumi,
102:21 untuk mendengar keluhan orang tahanan, untuk membebaskan orang-orang yang ditentukan mati dibunuh,
102:22 supaya nama TUHAN diceritakan di Sion, dan Dia dipuji-puji di Yerusalem,
102:23 apabila berkumpul bersama-sama bangsa-bangsa dan kerajaan-kerajaan untuk beribadah kepada TUHAN.
102:24 Ia telah mematahkan kekuatanku di jalan, dan memperpendek umurku.
102:25 Aku berkata: "Ya Allahku, janganlah mengambil aku pada pertengahan umurku! Tahun-tahun-Mu tetap turun-temurun!"
102:26 Dahulu sudah Kauletakkan dasar bumi, dan langit adalah buatan tangan-Mu.
102:27 Semuanya itu akan binasa, tetapi Engkau tetap ada, dan semuanya itu akan menjadi usang seperti pakaian, seperti jubah Engkau akan mengubah mereka, dan mereka berubah;
102:28 tetapi Engkau tetap sama, dan tahun-tahun-Mu tidak berkesudahan. (kutipan keenam)
102:29 Anak hamba-hamba-Mu akan diam dengan tenteram, dan anak cucu mereka akan tetap ada di hadapan-Mu.


Kutipan keenam ini menunjukan, bahwa bertentangan dengan makhluk-makhluk yang disiptakan, Kristus adalah Sang Pencipta, Tuhan (Kurios) yang berdaulat, yang tidak berubah.

Kesimpulan dari Ibrani 1:8-12 ini adalah bahwa : Kristus duduk diatas takhta yang tidak akan goyah, dam KerajaanNya tidak akan goyah, sekalipun langit dan bumi akan binasa. Teman-teman sekutuNya akan menyertai Dia dalam KerajaanNya, dan mereka akan aman dalam KerajaanNya. Dalam Ibrani 12:26-29 tema ini dikembangkan dengan mengatakan bahwa karena kita menerima Kerajaan yang tidak tergoncangkan, maka kita patut mengucap syukur dan "beribadah kepada Allah menurut cara yang berkenan kepadaNya".


-----


* Ibrani 1:13-14 Puncak perbandingannya

1:13 LAI TB, Dan kepada siapakah di antara malaikat itu pernah Ia berkata: "Duduklah di sebelah kanan-Ku, sampai Kubuat musuh-musuh-Mu menjadi tumpuan kaki-Mu?"
KJV, But to which of the angels said he at any time, Sit on my right hand, until I make thine enemies thy footstool?
TR, προς τινα δε των αγγελων ειρηκεν ποτε καθου εκ δεξιων μου εως αν θω τους εχθρους σου υποποδιον των ποδων σου
Translit. interlinear, pros {kepada} tina {siapakah} de {lalu} tôn aggelôn {dari malaikat-malaikat} eirêken {Ia bersabda} pote {pernah} kathou {duduklah} ek {di} dexiôn {sebelah kaman} mou {Ku} heôs an {sampai} thô tous {Aku membuat} ekhthrous {musuh-musuh} sou {Mu} hupopodion {tumpuan kaki} tôn podôn {kaki-kaki} sou {Mu}

1:14 LAI TB, Bukankah mereka semua adalah roh-roh yang melayani, yang diutus untuk melayani mereka yang harus memperoleh keselamatan?
KJV, Are they not all ministering spirits, sent forth to minister for them who shall be heirs of salvation?
TR, ουχι παντες εισιν λειτουργικα πνευματα εις διακονιαν αποστελλομενα δια τους μελλοντας κληρονομειν σωτηριαν
Translit. interlinear, oukhi {bukankah} pantes {semua} eisin {mereka adalah} leitourgika {yang melayani} pneumata {roh-roh} eis {untuk} diakonian {pelayanan} apostellomena {yang diutus} dia {bagi} tous {orang-orang yang} mellontas {pasti akan} klêronomein {mewarisi} sôtêrian {keselamatan}


Akhirnya, seperti ditunjukkan dalam kutipan ketujuh ini (bandingkan dengan Ibrani 1:3,4) Kristus unggul atas malaikat, bukan hanya karena keadaanNya sebagai Allah, tapi juga karena ap yang sekarang dilakukan oleh Allah bangiNya sebagai Manusia yang ditinggikan atau Mesias yang dinakkan ke takhta dengan pengharapan yang pasti akan ekmenangan yang sempurna :


* Mazmur 110:1 (kutipan ketujuh)
LAI TB, Mazmur Daud. Demikianlah firman TUHAN kepada tuanku: "Duduklah di sebelah kanan-Ku, sampai Kubuat musuh-musuhmu menjadi tumpuan kakimu."
KJV : The LORD said unto my Lord, Sit thou at my right hand, until I make thine enemies thy footstool.
Hebrew,
לְדָוִד מִזְמֹור נְאֻם יְהוָה ׀ לַאדֹנִי שֵׁב לִימִינִי עַד־אָשִׁית אֹיְבֶיךָ הֲדֹם לְרַגְלֶיךָ׃
Translit, LEDAVID MIZMOR NE'UM YEHOVAH LE'ADONI SYEV LIMINI 'AD-'ASYIT 'OIVEIKHA HADOM LERAGLEIKHA


Ayat 13, Berbeda dengan para malaikat yang tidak pernah disuruh duduk di sebelah kanan Allah, Kristus kini duduk disitu sebagai penguasa dan Raja. Dia akan terus duduk dipuncak kemenanganNya, yaitu ketika musuh-musuhNya dijadikan tumpuhan kakiNya.. Mazmur 110:1 ini sering sekali dikutip oleh penulis Ibrani ini; Seluruh surat Ibrani menjelaskan betapa pentingnya kemenangan yang diperoleh Sang Raja ini bagi para pembacanya.

Ayat 14, "Mereka yang harus mewarisi keselamatan".
Kata yang diterjemahkan "memperoleh" dalam terjemahan LAI TB adalah kata Yunani "κληρονομω – klêronomeô" (harfiah "mewarisi"), kemudian, kata "σωτηρια - sôtêria" (keselamatan). Semua malaikat bertugas melayani. Pelayanan mereka merupakan pelayanan suci dan melayani manusia. Jadi malaikat adalah makhluk roh yang melayani orang-orang yang harus memperoleh keselamatan, atau orang-orang saleh. Tersirat bahwa pelayanan malaikat ini masih berlanjut terus.



Penutup :


Ibrani pasal 1 menyatakan perbedaan saluran-saluran berita, hukum dan jalan keselamatan dari Allah, dan jelas sekali bahwa cara terakhir, yaitu dengan pengantaraan Yesus Kristus, dimana Allah sendiri yang inkaransi (menjadi manusia) itu jauh lebih baik daripada cara terdahulu (dengan pengantaraan para nabi dan malaikat). Tetapi selain perbandingan yang mendasar ini kemenangan Yesus Kristus sebagai Raja sudah dinyatakan, dan peranan orang-orang yang beriman kepadaNya juga sudah dinyatakan.



Haleluyah, Amin!



Blessings in Christ,
BP
May 8, 2007




Sumber :
Dave Hagelberg, Tafsiran Ibrani dari bahasa Yunani, Kalam Hidup, 2003. p 7-14
The Wycliffe Commentary, Vol 3, p. 928-932.




Artikel terkait :
- HUKUM diberikan melalui perantara pada Perjanjian Lama, di
hukum-diberikan-melalui-perantara-pada-perjanjian-lama-vt1181.html#p3643

- YESUS KRISTUS SANG PENGANTARA, di yesus-kristus-sang-pengantara-vt567.html#p1150

- Yesus - AnakNya yang sulung, di yesus-kristus-yang-sulung-vt73.html#p146

- Yesus di Sebelah Kanan Allah, di yesus-di-sebelah-kanan-allah-vt541.html#p992

- KRISTOLOGI : INKARNASI (PENJELMAAN), di inkarnasi-penjelmaan-vt62.html#p133

- Inkarnasi, penderitaan dan kematian Allah yang menjadi manusia, di inkarnasi-penjelmaan-vt62.html#p3624


Top
 Profile  
 
Display posts from previous:  Sort by  
Post new topic Reply to topic  [ 1 post ] 

All times are UTC + 7 hours


Who is online

Users browsing this forum: No registered users and 0 guests


You cannot post new topics in this forum
You cannot reply to topics in this forum
You cannot edit your posts in this forum
You cannot delete your posts in this forum
You cannot post attachments in this forum

Search for:
Jump to:  
Powered by phpBB & phpBB SEO
Sarapan Pagi © 2006 by BP & Saxman