SarapanPagi Biblika

Studi Alkitab & Pustaloka Kristiani
It is currently Fri Jul 30, 2010 12:30 am

All times are UTC + 7 hours




Post new topic Reply to topic  [ 47 posts ]  Go to page Previous  1, 2, 3
Author Message
 Post subject: Re: dosa tidak mendatangkan maut
PostPosted: Tue Mar 10, 2009 8:34 am 
Offline
Sahabat SP
Sahabat SP

Joined: Sun Jan 25, 2009 8:23 pm
Posts: 105
Dear michaelalexander,
Terimakasih atas artikel mengenai pengajaran Paul C.Jong...

Jadi menurut saudara sendiri...apakah makna dalam perjanjian lama seorang imam harus meletakkan kedua tangannya di kepala domba penghapus dosa tersebut,
Seperti Yohanis Pembaptis meletakkan kedua tangannya di kepala Yesus ketika hendak membaptisnya....Dalam perjanjian lama kita mengetahui perletakan tangan pada domba penghapus dosa itu bermakna meletakkan/memindahkan/menyalurkan/menangguhkan dosa-dosanya di kepala korban penghapus dosa tersebut....Mungkin saudara kita bisa beri pandangan supaya kita lebih mengetahui apakah makna perletakan/baptisan tersebut....


Top
 Profile  
 
 Post subject: Re: dosa tidak mendatangkan maut
PostPosted: Tue Mar 10, 2009 9:15 am 
Offline
Sahabat SP
Sahabat SP

Joined: Sun Jan 25, 2009 8:23 pm
Posts: 105
Yesus berbicara tentang Yohanis Pembaptis

P. Baru: Matius: 11

11:2 Di dalam penjara Yohanes mendengar tentang pekerjaan Kristus,
11:3 lalu menyuruh murid-muridnya bertanya kepada-Nya: "Engkaukah yang akan datang itu atau haruskah kami menantikan orang lain?"
11:4 Yesus menjawab mereka: "Pergilah dan katakanlah kepada Yohanes apa yang kamu dengar dan kamu lihat:
11:5 orang buta melihat, orang lumpuh berjalan, orang kusta menjadi tahir, orang tuli mendengar, orang mati dibangkitkan dan kepada orang miskin diberitakan kabar baik.
11:6 Dan berbahagialah orang yang tidak menjadi kecewa dan menolak Aku."

11:7. Setelah murid-murid Yohanes pergi, mulailah Yesus berbicara kepada orang banyak itu tentang Yohanes: "Untuk apakah kamu pergi ke padang gurun? Melihat buluh yang digoyangkan angin kian ke mari?
11:8 Atau untuk apakah kamu pergi? Melihat orang yang berpakaian halus? Orang yang berpakaian halus itu tempatnya di istana raja.
11:9 Jadi untuk apakah kamu pergi? Melihat nabi? Benar, dan Aku berkata kepadamu, bahkan lebih dari pada nabi.
11:10 Karena tentang dia ada tertulis: Lihatlah, Aku menyuruh utusan-Ku mendahului Engkau, ia akan mempersiapkan jalan-Mu di hadapan-Mu.
11:11 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya di antara mereka yang dilahirkan oleh perempuan tidak pernah tampil seorang yang lebih besar dari pada Yohanes Pembaptis, namun yang terkecil dalam Kerajaan Sorga lebih besar dari padanya.
11:12 Sejak tampilnya Yohanes Pembaptis hingga sekarang, Kerajaan Sorga diserong dan orang yang menyerongnya mencoba menguasainya.
11:13 Sebab semua nabi dan kitab Taurat bernubuat hingga tampilnya Yohanes
11:14 dan--jika kamu mau menerimanya--ialah Elia yang akan datang itu.
11:15 Siapa bertelinga, hendaklah ia mendengar!


Top
 Profile  
 
 Post subject: Re: dosa tidak mendatangkan maut
PostPosted: Tue Mar 10, 2009 9:16 am 
Offline
Sahabat SP
Sahabat SP

Joined: Sun Jan 25, 2009 8:23 pm
Posts: 105
Quote:
BAPTISAN MEMILIKI MAKNA KHUSUS:
Makna khusus yang dimaksud disini, seperti yang diajarkan oleh Paul C.Jong adalah pengampunan dosa manusia adalah melalui baptisan Kristus. Dan dia juga menambahkan frase "Biarlah hal itu terjadi, karena demikianlah sepatutnya kita menggenapkan seluruh kehendak Allah." Dengan alasan bahwa kehendak Allah yang dimaksud adalah penebusan dosa manusia sebagaimana telah dijanjikan dalam Kejadian 3.

Salah satu makna baptisan yang disampaikan dalam PB dapat dilihat dalam surat Roma:

Rom 6:3-5 Atau tidak tahukah kamu, bahwa kita semua yang telah dibaptis dalam Kristus, telah dibaptis dalam kematian-Nya? [4] Dengan demikian kita telah dikuburkan bersama-sama dengan Dia oleh baptisan dalam kematian, supaya, sama seperti Kristus telah dibangkitkan dari antara orang mati oleh kemuliaan Bapa, demikian juga kita akan hidup dalam hidup yang baru. [5] Sebab jika kita telah menjadi satu dengan apa yang sama dengan kematian-Nya, kita juga akan menjadi satu dengan apa yang sama dengan kebangkitan-Nya.


Pada saya Baptisan Yesus oleh Yohanis Pembaptis disini bermakna menangguhkan/menghapuskan/memotong dosa dunia dan bukannya bermaksud penebusan dosa seperti yang saudara nyatakan….

Darah Yesus oleh kematiannya lah yang bermakna penebusan/perdamaian…

ini bermakna baptisan Yesus bermaksud menangguhkan/menghapuskan dosa dunia dan dengan darah Nya di kayu salip telah menebus/memperdamaikan seluruhnya atas dosa-dosa dunia….Jelas yang dimaksudkan dengan firman diatas ialah Air baptisan Yesus dan darah Nya yakni kematian Nya di kayu salib…


P. Baru: I Yohanes: 5
5:6. Inilah Dia yang telah datang dengan air dan darah, yaitu Yesus Kristus, bukan saja dengan air, tetapi dengan air dan dengan darah. Dan Rohlah yang memberi kesaksian, karena Roh adalah kebenaran.
5:7 Sebab ada tiga yang memberi kesaksian (di dalam sorga: Bapa, Firman dan Roh Kudus; dan ketiganya adalah satu.
5:8 Dan ada tiga yang memberi kesaksian di bumi): Roh dan air dan darah dan ketiganya adalah satu.
5:9 Kita menerima kesaksian manusia, tetapi kesaksian Allah lebih kuat. Sebab demikianlah kesaksian yang diberikan Allah tentang Anak-Nya.



Karya penyelamatan Yesus bukan datang dengan Air saja atau dengan darah saja…tapi dengan Air dan Darah……


Top
 Profile  
 
 Post subject: Re: dosa tidak mendatangkan maut
PostPosted: Tue Mar 10, 2009 10:43 am 
Offline
Sahabat SP
Sahabat SP

Joined: Tue Jul 17, 2007 9:33 pm
Posts: 268
Dear toba,
Seperti yang telah dibahas diatas, anak domba PL dikorbankan sebagai korban pendamaian, bukan melalui penumpangan tangan akan tetapi oleh darah anak domba tersebut. Kutipan Ibrani dengan jelas menyatakan hal tersebut:

Heb 9:13-15 Sebab, jika darah domba jantan dan darah lembu jantan dan percikan abu lembu muda menguduskan mereka yang najis, sehingga mereka disucikan secara lahiriah, [14] betapa lebihnya darah Kristus, yang oleh Roh yang kekal telah mempersembahkan diri-Nya sendiri kepada Allah sebagai persembahan yang tak bercacat, akan menyucikan hati nurani kita dari perbuatan-perbuatan yang sia-sia, supaya kita dapat beribadah kepada Allah yang hidup. [15] Karena itu Ia adalah Pengantara dari suatu perjanjian yang baru, supaya mereka yang telah terpanggil dapat menerima bagian kekal yang dijanjikan, sebab Ia telah mati untuk menebus pelanggaran-pelanggara yang telah dilakukan selama perjanjian yang pertama.

Perhatikan ayat 13:

Sebab, jika darah domba jantan dan darah lembu jantan dan percikan abu lembu muda menguduskan mereka yang najis,...

Terlihat dengan jelas sekali bahwa DARAH dari korban yang menguduskan mereka. Sekali lagi perhatikanlah kata sambung SEHINGGA, yang merupakan akibat dari pengorbanan korban:

...,sehingga mereka disucikan secara lahiriah,...

Perhatikan ayat 14:

betapa lebihnya darah Kristus, yang oleh Roh yang kekal telah mempersembahkan diri-Nya sendiri kepada Allah sebagai persembahan yang tak bercacat,

Sekali lagi dapat dilihat bahwa DARAH Kristus yaitu pengorbanan-Nya diatas kayu salib, yang disejajarkan oleh penulis dengan DARAH korban (domba, lembu, dsb). Juga dapat dilihat bahwa apabila darah binatang korban menyucikan secara lahiriah, maka darah Kristus menyucikan bukan saja secara lahiriah tetapi lebih daripada itu:

...,akan menyucikan hati nurani kita dari perbuatan-perbuatan yang sia-sia,...

Tidak pernah penebusan disejajarkan dengan BAPTISAN (perhatikan bahwa domba, lembu, dsb juga tidak dibaptiskan...). TETAPI korban penebusan memerlukan darah yang dicurahkan !

Makna baptisan sendiri telah saya jelaskan dalam paul-c-jong-the-new-life-ministry-vt2697.html yaitu:

Persekutuan orang percaya dengan kematian Kristus (cf. Rm 6:3-5)

Perhatikan ayat 15:

sebab Ia telah mati untuk menebus pelanggaran-pelanggaran yang telah dilakukan selama perjanjian yang pertama.


Suatu ketegasan yang penulis Ibrani nyatakan didalam ayat 15 diatas. Kematian Kristus yang menebus pelanggaran2 selama perjanjian yang pertama (yaitu PL dengan darah binatang korban yang hanya menyucikan secara lahiriah saja).

Tidak pernah penulis PB menyatakan makna simbolis penumpangan tangan Yohannes pada saat baptisan-Nya.

toba wrote:
Jadi menurut saudara sendiri...apakah makna dalam perjanjian lama seorang imam harus meletakkan kedua tangannya di kepala domba penghapus dosa tersebut,
Seperti Yohanis Pembaptis meletakkan kedua tangannya di kepala Yesus ketika hendak membaptisnya....Dalam perjanjian lama kita mengetahui perletakan tangan pada domba penghapus dosa itu bermakna meletakkan/memindahkan/menyalurkan/menangguhkan dosa-dosanya di kepala korban penghapus dosa tersebut


Seorang imam PL memang menumpangkan tangan diatas korban tebusan, dan memang memiliki makna simbolis menanggungkan kesalahan kepada obyek korban. TETAPI hal tersebut TIDAK DAPAT disejajarkan dengan Yohanes Pembaptis yang menumpangkan tangan keatas Yesus pada saat pembaptisan-Nya.

Penafsiran tersebut yang saya maksudkan dengan PENAFSIRAN SPEKULATIF

Dan penafsiran tersebut tidak memiliki referensi pengajaran yang dicatat didalam Alkitab selain upaya 'mencocok-cocokan' pengajaran - misalnya dengan 1 Yohanes 5:6-8.

Dapatkah anda melihat kontradiksi pengajaran Paul C.Jong dengan bagian lain PB ?
Penafsiran yang benar tidak akan berkontradiksi dengan bagian manapun juga dari keseluruhan totalitas pengajaran Alkitab.

Semoga dapat memberi pengertian

SOLI DEO GLORIA

Best Regards,


Top
 Profile  
 
 Post subject: Re: dosa tidak mendatangkan maut
PostPosted: Tue Mar 10, 2009 1:26 pm 
Offline
Sahabat SP
Sahabat SP

Joined: Sun Jan 25, 2009 8:23 pm
Posts: 105
Quote:
Dear toba,
Seperti yang telah dibahas diatas, anak domba PL dikorbankan sebagai korban pendamaian, bukan melalui penumpangan tangan akan tetapi oleh darah anak domba tersebut. Kutipan Ibrani dengan jelas menyatakan hal tersebut:

Heb 9:13-15 Sebab, jika darah domba jantan dan darah lembu jantan dan percikan abu lembu muda menguduskan mereka yang najis, sehingga mereka disucikan secara lahiriah, [14] betapa lebihnya darah Kristus, yang oleh Roh yang kekal telah mempersembahkan diri-Nya sendiri kepada Allah sebagai persembahan yang tak bercacat, akan menyucikan hati nurani kita dari perbuatan-perbuatan yang sia-sia, supaya kita dapat beribadah kepada Allah yang hidup. [15] Karena itu Ia adalah Pengantara dari suatu perjanjian yang baru, supaya mereka yang telah terpanggil dapat menerima bagian kekal yang dijanjikan, sebab Ia telah mati untuk menebus pelanggaran-pelanggara yang telah dilakukan selama perjanjian yang pertama.

Perhatikan ayat 13:
Sebab, jika darah domba jantan dan darah lembu jantan dan percikan abu lembu muda menguduskan mereka yang najis,...
Terlihat dengan jelas sekali bahwa DARAH dari korban yang menguduskan mereka. Sekali lagi perhatikanlah kata sambung SEHINGGA, yang merupakan akibat dari pengorbanan korban:


Saya juga setuju dengan saudara bahwa anak domba PL dikorbankan sebagai pendamaian…kita lihat firman dibawah…

P. Lama: Imamat: 1
1:3. Jikalau persembahannya merupakan korban bakaran dari lembu, haruslah ia mempersembahkan seekor jantan yang tidak bercela. Ia harus membawanya ke pintu Kemah Pertemuan, supaya TUHAN berkenan akan dia.
1:4 Lalu ia harus meletakkan tangannya ke atas kepala korban bakaran itu, sehingga baginya persembahan itu diperkenan untuk mengadakan pendamaian baginya.


Sebelum disembelih untuk penebusan/perdamaian/pengudusan dosa ia harus meletakkan tangannya ke atas kepala korban bakaran itu yakni bermaksud memindahkan dosa kepada domba penghapus dosa tersebut…ini bermakna tanpa penumpangan tangan maka korban tersebut tidak akan sah..bermaksud darah korban tersebut tidak ada maknanya yakni tidak dapat menguduskan umat…..oleh itu kedua-dua peristiwa itu sama pentingnya yakni penumpangan tangan dan penebusan/pendamaian/pengudusan yakni darah domba tersebut…


Quote:
Seorang imam PL memang menumpangkan tangan diatas korban tebusan, dan memang memiliki makna simbolis menanggungkan kesalahan kepada obyek korban. TETAPI hal tersebut TIDAK DAPAT disejajarkan dengan Yohanes Pembaptis yang menumpangkan tangan keatas Yesus pada saat pembaptisan-Nya.

Penafsiran tersebut yang saya maksudkan dengan PENAFSIRAN SPEKULATIF

Dan penafsiran tersebut tidak memiliki referensi pengajaran yang dicatat didalam Alkitab selain upaya 'mencocok-cocokan' pengajaran - misalnya dengan 1 Yohanes 5:6-8.

Dapatkah anda melihat kontradiksi pengajaran Paul C.Jong dengan bagian lain PB ?
Penafsiran yang benar tidak akan berkontradiksi dengan bagian manapun juga dari keseluruhan totalitas pengajaran Alkitab.


P. Baru: Yohanes: 1
1:29. Pada keesokan harinya Yohanes melihat Yesus datang kepadanya dan ia berkata: "Lihatlah Anak domba Allah, yang menghapus dosa dunia.


Yohanis Pembaptis sendiri bersaksi pada keesokannya selepas Membaptis Yesus…bahawa Yesus menghapus dosa dunia dengan baptisannya..


Top
 Profile  
 
 Post subject: Re: dosa tidak mendatangkan maut
PostPosted: Tue Mar 10, 2009 3:03 pm 
Offline
Sahabat SP
Sahabat SP

Joined: Tue Jul 17, 2007 9:33 pm
Posts: 268
Dear toba,
Materi pembahasan sudah saya split. Silahkan diskusi dilanjutkan ke:

paul-c-jong-the-new-life-ministry-vt2697.html#p15389

Agar rekan2 SP yang lain juga dapat mengikuti diskusi ini

Best regards,


Top
 Profile  
 
 Post subject: Re: dosa tidak mendatangkan maut
PostPosted: Tue Mar 10, 2009 6:08 pm 
Offline
Sahabat SP
Sahabat SP

Joined: Sun Jan 25, 2009 8:23 pm
Posts: 105
Terimakasih saudara michaelalexander...

Harap saudara-saudara kita yang lain bisa juga memberi pendapat ya...semoga dapat manfaat kepada kita semua untuk sesama...


Top
 Profile  
 
Display posts from previous:  Sort by  
Post new topic Reply to topic  [ 47 posts ]  Go to page Previous  1, 2, 3

All times are UTC + 7 hours


Who is online

Users browsing this forum: No registered users and 0 guests


You cannot post new topics in this forum
You cannot reply to topics in this forum
You cannot edit your posts in this forum
You cannot delete your posts in this forum
You cannot post attachments in this forum

Search for:
Jump to:  
Powered by phpBB & phpBB SEO
Sarapan Pagi © 2006 by BP & Saxman