SarapanPagi Biblika

Studi Alkitab & Pustaloka Kristiani
It is currently Thu Mar 11, 2010 1:49 pm

All times are UTC + 7 hours




Post new topic Reply to topic  [ 5 posts ] 
Author Message
 Post subject: DOKTRIN TRINITAS
PostPosted: Mon Jun 12, 2006 7:45 pm 
Offline
Merdeka dlm Kristus
Merdeka dlm Kristus
User avatar

Joined: Fri Jun 09, 2006 5:20 pm
Posts: 6017
DOKTRIN TRINITAS


TANYA :

Quote:
Tidak ada kata Trinitas/Tritunggal dalam Alkitab, apa yang dimaksud dengan Trinitas (Tritunggal) ?



JAWAB :


Memahami ketritunggalan sama halnya dengan memahami hakekat Allah itu sendiri. Mustahil kita percaya kepada Allah tanpa memahami hakekat-Nya yang meskipun tidak terbatas tetapi berkenan memberikan penyataan tentang diri-Nya di dalam Alkitab sesuai dengan kemampuan akal kita yang terbatas.

Meskipun kata ‘TRINITAS’ tidak ada dalam Alkitab, tetapi para bapa Gereja mula-mula merumuskannya dengan dasar Alkitabiah :


Contoh ayat yang menjadi dasar Paham Trinitas :

* Matius 28:19
LAI TB, Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam 'nama' ('ONOMA') Bapa dan Anak dan Roh Kudus,
KJV, Go ye therefore, and teach all nations, baptizing them in the name of the Father, and of the Son, and of the Holy Ghost:
NIV, Therefore go and make disciples of all nations, baptizing them in the name of the Father and of the Son and of the Holy Spirit,



Bapa dan Anak dan Roh Kudus, oleh kalangan non kristiani dipandang seolah-olah 3 person atau bahkan politeisme (3 allah).
Tetapi di dalam Alkitab bahasa asli ditulis dengan ‘ONOMA’ bentuk tunggal, bukan dengan ‘ONOMATA’ bentuk jamak.

Text bahasa aslinya adalah demikian :

Text bahasa aslinya adalah demikian :

Textus Receptus (TR) : πορευθεντες ουν μαθητευσατε παντα τα εθνη βαπτιζοντες αυτους εις το ονομα του πατρος και του υιου και του αγιου πνευματος
Translit, poreuthentes oun mathêteusate panta ta ethnê baptizontes autous eis to onoma tou patros kai tou huiou kai tou hagiou pneumatos



Perubahan bentuk kata "ονομα - ONOMA" :

Tunggal:
Nominatif, 'ONOMA'
Genitif, 'ONOMATOS'
Datif, 'ONOMATI'
Akusatif, 'ONOMA'

Jamak:
Nominatif, 'ONOMATA'
Genitif, 'ONOMATON'
Datif, 'ONOMASIN'
Akusatif, 'ONOMATA'

Bapa, Anak, dan Roh Kudus, masing-masing bukanlah "nama".


Konsep ini tidak bertentangan dengan TANAKH IBRANI :


Salah satu contoh ayat :


* Kejadian 1:1
LAI TB, Pada mulanya Allah menciptakan langit dan bumi.
KJV, In the beginning God created the heaven and the earth.
Hebrew,
בְּרֵאשִׁית בָּרָא אֱלֹהִים אֵת הַשָּׁמַיִם וְאֵת הָאָרֶץ׃
Translit, BERE'SYIT {pada mulanya} BARA' {Dia menciptakan} 'ELOHIM {Allah} 'ET HASYAMAYIM {langit itu} VE'ET {dan} HA'ARETS {bumi itu}"[/b]


Kata Allah dalam bahasa Ibrani " אלהים - 'ELOHÎM" menggunakan bentuk jamak tetapi dengan kata kerja tunggal (singular) : " ברא - BARA'", hal ini saja sudah menyiratkan keesaan Allah yang serba kompleks.


Alkitab mengajar dengan jelas bahwa Allah itu Esa :


* Ulangan 6:4
LAI-TB, Dengarlah, hai orang Israel: TUHAN itu Allah kita, TUHAN itu esa!
KJV, Hear, O Israel: The LORD our God is one LORD:
Hebrew,
שְׁמַע יִשְׂרָאֵל יְהוָה אֱלֹהֵינוּ יְהוָה ׀ אֶחָֽד ׃
Translit interlinear, SYEMA' {dengarlah} YISRA'EL {Israel} YEHOVAH {YHVH dibaca Adonai, TUHAN} 'ELOHEINÛ {Allah kita} YEHOVAH {YHVH dibaca Adonai, TUHAN} EKHAD {esa}"


Yesus Kristus sendiri menekankan pentingnya ajaran Kitab Suci ini tentang ke-Esa-an Allah :


* Markus 12:29
LAI TB, Jawab Yesus: "Hukum yang terutama ialah: Dengarlah, hai orang Israel, Tuhan Allah kita, Tuhan itu esa.
KJV, And Jesus answered him, The first of all the commandments is, Hear, O Israel; The Lord our God is one Lord:
TR, ο δε ιησους απεκριθη αυτω οτι πρωτη πασων των εντολων ακουε ισραηλ κυριος ο θεος ημων κυριος εις εστιν
Interlinear, ho de {dan} iêsous {Yesus} apekrithê {Dia menjawab} autô {kepadanya} hoti {bahwa} prôtê {pertama} asôn {dari segala} tôn entolôn {perintah-perintah} akoue {dengarlah engkau} israêl {Israel} kurios {Tuhan} ho theos {Allah} hêmôn {kita} kurios {Tuhan} heis {satu} estin {Dia adalah}


Sebagai seorang Kristiani yang mengimani Yesus kristus adalah Tuhan dan Allah, kita tahu bahwa paham Trinitas sama sekali tidak berarti adanya tiga allah sebagaimana yang dibayangkan secara salah oleh beberapa kalangan, termasuk beberapa kelompok "Kristen" sendiri. Arti dari paham ini ialah bahwa Allah itu satu adanya.


Yesus berkata kepada murid-muridNya, "Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa muridKu dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus" (Matius 28:19). Monoteisme jelas sekali dalam kata-kataNya, "baptislah mereka dalam nama"--> 'ONOMA' (single).
Yesus tidak berkata baptislah mereka dalam nama-nama 'ONOMATA' (plural) Bapa, Anak dan Roh Kudus. Namun Keesaan dipaparkan dengan jelas dalam kata-kataNya, "ονομα του πατρος και του υιου και του αγιου πνευματος - ONOMA TOU PATROS KAI TOU HUIOU KAI TOU HAGIOU PNEUMATOS" (lihat penjelasan diatas) . Bapa Gereja Tertulianus, ia adalah yang mula pertama mencetuskan ide, gagasan dan dengan tepat mendasarkan doktrin Trinitas dari ayat Matius 28:19 dan dia menjabarkannya dalam suatu doktrin yang berbunyi : 'una substantia tres personae', "satu substansi/hakekat tiga pribadi".


Allah yang Esa bukan berarti Allah seperti seonggok batu. Saya meyakini keesaan Allah yang multi-kompleks. Kata Allah dalam bahasa Ibrani 'ELOHIM menggunakan bentuk jamak tetapi dengan kata kerja tunggal, hal ini saja sudah menyiratkan keesaan Allah yang serba kompleks.



Sumber : Yohannes/Biblika




ARTIKEL TERKAIT :

DOKTRIN ALLAH TRITUNGGAL
viewtopic.php?p=57#57

DOKTRIN TRITUNGGAL, APAKAH MENYERAP AJARAN AGAMA LAIN?
viewtopic.php?p=61#61


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Mon Nov 12, 2007 8:06 pm 
Offline
Merdeka dlm Kristus
Merdeka dlm Kristus
User avatar

Joined: Fri Jun 09, 2006 5:20 pm
Posts: 6017
ALLAH TRITUNGGAL MAHA KUDUS



Istilah ini sering dimengerti secara salah oleh orang di luar Kristen. Kata ini memang tidak terdapat dalam Alkitab dan bahwa pertama kali digunakan oleh Theophilus dari Antiokhia di Gereja Timur dalam bahasa Yunani triados dan Tertulianus dari Gereja Barat dengan istilah bahasa Latin trinitas. Ini dilakukan dalam usaha untuk menjelaskan tentang fakta yang terdapat dalam Alkitab mengenai Allah yang Esa yang disebut Bapa, yang memiliki Firman yang disebut Anak dan Roh yang disebut Roh Kudus yang bersifat kekal. Dan juga untuk menerangkan hubungan Firman Allah dan Roh Allah itu dengan Allah Yang Esa itu sendiri.

Jadi yang dimaksud dengan Tritunggal bukanlah mengenai ajaran bahwa ada tiga ilah yang terpisah-pisah yang disebut Allah Bapa, Allah Anak dan Allah Roh Kudus. Bukan pula terdiri dari Isa, Maryam, dan Allah, sebagai tiga tuhan bersatu. Malah bukan pula sebagai Isa dan Jibril -- sebagaimana yang dimengerti oleh sebagian penulis Muslim yang menyamakan Roh Kudus itu dengan apa yang terdapat dalam teologia Islam, yaitu nama lain dari malaikat Jibril adalah ruhulqudus -- yang dipersekutukan dengan Allah. Bukan pula ini tiga nama yang berbeda dari satu Allah yang bernama Tuhan Yesus Kristus; Bapa = Tuhan, Anak = Yesus, Roh Kudus = Kristus.

Namun yang disebut Tritunggal adalah suatu istilah dan penjelasan teologis mengenai keberadaan yang ada di dalam diri Allah yang Esa itu. Haruslah ditegaskan bahwa iman Kristen adalah suatu iman yang menegaskan tauhid (keesaan Allah) sebagaimana yang nyata dalam ayat-ayat berikut ini:


* Ulangan 6:4
LAI-TB, Dengarlah, hai orang Israel: TUHAN itu Allah kita, TUHAN itu esa!
KJV, Hear, O Israel: The LORD our God is one LORD:
Hebrew,
שְׁמַע יִשְׂרָאֵל יְהוָה אֱלֹהֵינוּ יְהוָה ׀ אֶחָֽד ׃
Translit interlinear, SYEMA' {dengarlah} YISRÂ'ÊL {wahai Israel} YEHOVÂH {baca: 'ADONÂY, TUHAN) 'ELOHÊYNU {Allah kita} YEHOVÂH {baca: 'ADONÂY, TUHAN} 'EKHÂD {satu, esa}


*Yesaya 44:6
LAI-TB, Beginilah firman TUHAN, Raja dan Penebus Israel, TUHAN semesta alam: "Akulah yang terdahulu dan Akulah yang terkemudian; tidak ada Allah selain dari pada-Ku."
KJV, Thus saith the LORD the King of Israel, and his redeemer the LORD of hosts; I am the first, and I am the last; and beside me there is no God.
Hebrew,
כֹּה־אָמַר יְהוָה מֶלֶךְ־יִשְׂרָאֵל וְגֹאֲלֹו יְהוָה צְבָאֹות אֲנִי רִאשֹׁון וַאֲנִי אַחֲרֹון וּמִבַּלְעָדַי אֵין אֱלֹהִים׃
Translit interlinear, KOH-'ÂMAR {demikian firman} YEHOVÂH {baca: 'ADONÂY, TUHAN} MELEKH-YISRÂ'ÊL {raja Israel} VEGO'ALÔ {dan penebusnya} YEHOVÂH {baca: 'ADONÂY, TUHAN} TSEVÂ'ÔT {semesta alam} 'ANÎ {Aku} RI'SYÔN {yang pertama} VA'ANÎ {dan Aku} 'AKHARÔN {yang terakhir} ÛMIBAL'ÂDAY {dan selain Aku} 'ÊYN {tidak ada} 'ELOHÎM {ilah-ilah}


*Yesaya 45:6
LAI-TB, supaya orang tahu dari terbitnya matahari sampai terbenamnya, bahwa tidak ada yang lain di luar Aku. Akulah TUHAN dan tidak ada yang lain,
KJV, That they may know from the rising of the sun, and from the west, that there is none beside me. I am the LORD, and there is none else.
Hebrew,
לְמַעַן יֵדְעוּ מִמִּזְרַח־שֶׁמֶשׁ וּמִמַּעֲרָבָה כִּי־אֶפֶס בִּלְעָדָי אֲנִי יְהוָה וְאֵין עֹוד׃
Translit interlinear, LEMA'AN {supaya} YÊDE'Û {mereka mengetahui} MIMIZRAKH-SYEMESY {dari terbit matahari} ÛMIMA'ARÂVÂH {dan dari barat} KÎ-'EFES {karena tidak ada} BIL'ÂDÂY {selain Aku} 'ANÎ {Aku} YEHOVÂH {baca: 'ADONÂY, TUHAN} VE'ÊYN {dan tidak ada} 'ÔD {lagi}


* Markus 12:29
LAI TB, Jawab Yesus: "Hukum yang terutama ialah: Dengarlah, hai orang Israel, Tuhan Allah kita, Tuhan itu esa.
KJV, And Jesus answered him, The first of all the commandments is, Hear, O Israel; The Lord our God is one Lord:
The Orthodox Jewish Brit Chadasha (ORTHJBC), Rebbe, Melech HaMoshiach answered, 'SHEMA YISROEL ADONOY ELOHEINU ADONOY ECHAD is harishonah.
Textus Receptus (TR), ο δε ιησους απεκριθη αυτω οτι πρωτη πασων των εντολων ακουε ισραηλ κυριος ο θεος ημων κυριος εις εστιν
Translit Interlinear, HO DE {dan} IÊSOUS {Yesus} APEKRITHÊ {Dia menjawab} AUTÔ {kepadanya} HOTI {bahwa} PRÔTÊ {pertama} PASÔN {dari segala} TÔN ENTOLÔN {perintah-perintah} AKOUE {dengarlah engkau} ISRAÊL {Israel} KURIOS {Tuhan} HO THEOS {Allah} HÊMÔN {kita} KURIOS {Tuhan} HEIS {satu} ESTIN {Dia adalah}


*Yohanes 17:3
LAI-TB, Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau utus.
KJV, And this is life eternal, that they might know thee the only true God, and Jesus Christ, whom thou hast sent.
ORTHJBC, And this is Chayyei Olam, that they may have da'as of the only Elohei HaEmes and Yehoshua, Rebbe, Melech HaMoshiach whom you sent.
TR, αυτη δε εστιν η αιωνιος ζωη ινα γινωσκωσιν σε τον μονον αληθινον θεον και ον απεστειλας ιησουν χριστον
Translit Interlinear, HAUTÊ {ini} DE {dan} ESTIN {ia adalah} HÊ {yang} AIÔNIOS {kekal} ZÔÊ {hidup} HINA {supaya} GINÔSKÔSIN {mereka mengenal} SE {Engkau} TON {yang} MONON {hanya} ALÊTHINON {benar} THEON {Allah} KAI {dan} HON {yang} APESTEILAS {Engkau Mengutus} IÊSOUN {Yesus} KHRISTON {Kristus}


*1 Korintus 8:6
LAI-TB, namun bagi kita hanya ada satu Allah saja, yaitu Bapa, yang dari pada-Nya berasal segala sesuatu dan yang untuk Dia kita hidup, dan satu Tuhan saja, yaitu Yesus Kristus, yang oleh-Nya segala sesuatu telah dijadikan dan yang karena Dia kita hidup.
KJV, But to us there is but one God, the Father, of whom are all things, and we in him; and one Lord Jesus Christ, by whom are all things, and we by him.
ORTHJBC, yet we have da'as that there is ADONOI ECHAD, Hashem AV ECHAD L'CHULLANU, from whom are all things, and we exist for Hashem, and there is Adon Echad Rebbe, Melech HaMoshiach Yehoshua, through whom are all things and we through Him.
TR, αλλ ημιν εις θεος ο πατηρ εξ ου τα παντα και ημεις εις αυτον και εις κυριος ιησους χριστος δι ου τα παντα και ημεις δι αυτου
Translit interlinear, ALL {melainkan} HÊMIN {bagi kita} HEIS {satu} THEOS {Allah} HO PATÊR {Bapa} EX {dari} HOU {-Nya} TA PANTA {segala sesuatu} KAI {dan} HÊMEIS {kita} EIS {di dalam} AUTON {-Nya} KAI {dan} HEIS {satu} KURIOS {Tuhan} IÊSOUS {Yesus} KHRISTOS {Kristus} DI {oleh} HOU {-Nya} TA PANTA {segala sesuatu} KAI {dan} HÊMEIS {kita} DI {oleh} AUTOU {-Nya}



Kebenaran ayat-ayat Alkitab ini diringkas dalam Pengakuan Iman Nikea, "Aku percaya pada satu Allah, Sang Bapa, Yang Mahakuasa...." Allah yang Esa yang disebut Bapa ini - bukan karena jenis kelamin, tetapi sebagai kata kias karena Dia adalah asal-usul dari segala sesuatu, pemelihara segala sesuatu, pemberi segala sesuatu, dan pembimbing segala sesuatu - adalah pencipta segala sesuatu. Dalam menciptakan segala sesuatu itu Ia melakukannya melalui "Firman-Nya".


*Mazmur 33:6
LAI-TB, Oleh firman TUHAN langit telah dijadikan, oleh nafas dari mulut-Nya segala tentaranya.
KJV, By the word of the LORD were the heavens made; and all the host of them by the breath of his mouth.
Hebrew,
בִּדְבַר יְהוָה שָׁמַיִם נַעֲשׂוּ וּבְרוּחַ פִּיו כָּל־צְבָאָם׃
Translit interlinear, BIDVAR {dengan firman} YEHOVÂH {baca: 'ADONÂY, TUHAN} SYÂMAYIM {langit} NA'ASÛ {dijadikan mereka} ÛVERÛAKH {dan dengan Roh, nafas} PÎV {mulut-Nya} KOL-TSEVÂ'ÂM {segala tentaranya}



Ia memberi hidup kepada segala sesuatu melalui "Roh-Nya".


*Ayub 33:4
LAI-TB, Roh Allah telah membuat aku, dan nafas Yang Mahakuasa membuat aku hidup.
KJV, The spirit of God hath made me, and the breath of the Almighty hath given me life.
Hebrew,
רוּחַ־אֵל עָשָׂתְנִי וְנִשְׁמַת שַׁדַּי תְּחַיֵּנִי׃
Translit interlinear, RÛAKH-'ÊL {Roh Allah} 'ÂSÂTNÎ {menjadikan aku} VENISYMAT {dan nafas} SYADAY {Yang Maha Kuasa} TEKHAYÊNÎ {menghidupkan Aku}



Firman Allah itu selalu bersama-sama dengan Allah , artinya berada di dalam kodrat dan hakekat Allah sendiri.


*Yohanes 1:1-2
LAI-TB, Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah. Ia pada mulanya bersama-sama dengan Allah.
KJV, In the beginning the Word already existed. The Word was with God, and the Word was God. The same was in the beginning with God.
ORTHJBC, Bereshis was the Dvar Hashem, and the Dvar Hashem was agav Hashem, and the Dvar Hashem was nothing less, by nature, than Elohim! Bereshis this Dvar Hashem was with Hashem.
TR, εν αρχη ην ο λογος και ο λογος ην προς τον θεον και θεος ην ο λογος, ουτος ην εν αρχη προς τον θεον
[/size]
Translit interlinear, EN {pada} ARKHÊ {permulaan} ÊN {adalah} HO LOGOS {Firman} KAI {dan} HO LOGOS {Firman} ÊN {adalah} PROS {kepada, bersama-sama} TON THEON {dengan Allah} KAI {dan} THEOS {Allah} ÊN {adalah} HO LOGOS {Firman} HOUTOS {Dia} ÊN {adalah} EN {pada} ARKHÊ {permulaan} PROS {kepada, bersama-sama} TON THEON {dengan Allah}



Roh Allah itu keluar dari Bapa berarti asalnya ada di dalam Bapa, yaitu Allah yang Esa itu.


*Yohanes 15:26
LAI-TB, Jikalau Penghibur yang akan Kuutus dari Bapa datang, yaitu Roh Kebenaran yang keluar dari Bapa, Ia akan bersaksi tentang Aku.
KJV, But when the Comforter is come, whom I will send unto you from the Father, even the Spirit of truth, which proceedeth from the Father, he shall testify of me:
ORTHJBC, But when the Melitz Yosher comes, whom I will send to you from HaAv, the Ruach Hakodesh, the Ruach HaEmes, who proceeds from HaAv, that one will gives solemn edut about me.
TR, οταν δε ελθη ο παρακλητος ον εγω πεμψω υμιν παρα του πατρος το πνευμα της αληθειας ο παρα του πατρος εκπορευεται εκεινος μαρτυρησει περι εμου
[/size]
Translit interlinear, HOTAN {ketika} DE {tetapi} ELTHÊ {Dia datang} HO PARAKLÊTOS {Penghibur itu} HON {yang} EGÔ {Aku} PEMPSÔ {akan mengutus} HUMIN {kepada kalian} PARA {dari} TOU PATROS {Bapa} TO PNEUMA {Roh} TÊS ALÊTHEIAS {Kebenaran} HO {yang} PARA {dari} TOU PATROS {Bapa} EKPOREUETAI {Dia keluar} EKEINOS {Dia inilah} MARTURÊSEI {akan bersaksi} PERI {tentang} EMOU {Aku}


*1 Korintus 2:11
LAI-TB, Siapa gerangan di antara manusia yang tahu, apa yang terdapat di dalam diri manusia selain roh manusia sendiri yang ada di dalam dia? Demikian pulalah tidak ada orang yang tahu, apa yang terdapat di dalam diri Allah selain Roh Allah.
KJV, For what man knoweth the things of a man, save the spirit of man which is in him? even so the things of God knoweth no man, but the Spirit of God.
ORTHJBC, For who of Bnei Adam has da'as of the things of Bnei Adam except the ruach of a man in him? So also the things of G-d no one has known except the Ruach Hashem.
TR, τις γαρ οιδεν ανθρωπων τα του ανθρωπου ει μη το πνευμα του ανθρωπου το εν αυτω ουτως και τα του θεου ουδεις οιδεν ει μη το πνευμα του θεου
Translit interlinear, TIS {apa} GAR {karena} OIDEN {ia sudah mengetahui} ANTHRÔPÔN {manusia} TA {yang} TOU ANTHRÔPOU {dari manusia} EI {jika} MÊ {tidak} TO PNEUMA {roh} TOU ANTHRÔPOU {manusia} TO {yang} EN {di dalam} AUTÔ {-nya} HOUTÔS {demikian} KAI {dan} TA {yang} TOU THEOU {dari Allah} OUDEIS {tidak seorang pun} OIDEN {ia sudah mengetahui} EI {jika} MÊ {tidak} TO PNEUMA {Roh} TOU THEOU {Allah}



Firman Allah yang melalui-Nya Allah menjadikan alam semesta ini juga disebut Anak.


*Yohanes 1:3
LAI-TB, Segala sesuatu dijadikan oleh Dia dan tanpa Dia tidak ada suatupun yang telah jadi dari segala yang telah dijadikan.
KJV, All things were made by him; and without him was not any thing made that was made.
ORTHJBC, All things through him came to be, and without him came to be not one thing which came into being.
TR, παντα δι αυτου εγενετο και χωρις αυτου εγενετο ουδε εν ο γεγονεν
Translit interlinear, PANTA {segala sesuatu} DI {oleh} AUTOU {Dia} EGENETO {ia menjadi, ada} KAI {dan} KHÔRIS {tanpa} AUTOU {Dia} EGENETO {ia menjadi, ada} OUDE {tidak pula} HEN {satu} HO {yang} GEGONEN {ia sudah menjadi, ada}


*Ibrani 1:2
LAI-TB, maka pada zaman akhir ini Ia telah berbicara kepada kita dengan perantaraan Anak-Nya, yang telah Ia tetapkan sebagai yang berhak menerima segala yang ada. Oleh Dia Allah telah menjadikan alam semesta.
KJV, Hath in these last days spoken unto us by his Son, whom he hath appointed heir of all things, by whom also he made the worlds;
ORTHJBC, At the Ketz HaYamim Hashem spoke to us by HaBen, whom He appointed Bechor of the Bechorah, Yoresh Kol, through whom also Hashem barah es HaShomayim v'es HaAretz;
TR, επ εσχατων των ημερων τουτων ελαλησεν ημιν εν υιω ον εθηκεν κληρονομον παντων δι ου και τους αιωνας εποιησεν
Translit interlinear, EP {pada} ESKHATÔN {akhir} TÔN HÊMERÔN {hari-hari} TOUTÔN {ini} ELALÊSEN {Dia berbicara} HÊMIN {kepada kita} EN {dalam} HUIÔ {Anak} HON {yang} ETHÊKEN {Dia menunjuk} KLÊRONOMON {sebagai ahli waris} PANTÔN {segala sesuatu} DI {oleh} HOU {-Nya} KAI {dan} TOUS AIÔNAS {dunia} EPOIÊSEN {Dia menjadikan}


Karena Firman-Nya Allah, yaitu Ilmu-Nya Allah atau Akal-Budi Allah itu pasti dikandung dalam Dzat Hakekat Allah sendiri, berarti jika itu dinyatakan atau diucapkan keluar dari Allah, maka seolah-olah dilahirkan sebagai Anak dari Pikiran Allah tadi, padahal keluar-Nya dari Allah itu tanpa awal maupun akhir secara kekal. Itulah sebabnya Firman Allah disebut Anak Allah yang kekal. Meskipun Allah itu secara biologis tak beranak maupun diperanakkan. Ini disebabkan, karena Allah sebagai asal-usul dan tempat beradanya Firman itu disebut Bapa. Sedangkan Roh Allah - yaitu prinsip kehidupan dan kuasa Allah - yang ada di dalam hakekat Allah yang satu bersama Firman itu disebut Roh Kudus.

Jadi dalam Iman Kristen, Roh Kudus bukanlah nama malaikat Jibril, namun Roh Allah sendiri. Malaikat Jibril adalah ciptaan dari Roh Kudus ini juga, sebab malaikat Jibril itu diberi hidup oleh Allah melalui roh-Nya ini juga sebagaimana makhluk-makhluk lainnya.

Karena Allah itu Esa, yaitu Bapa tadi, maka haruslah memang Firman-Nya (Anak) itu berasal dari dan berdiam di dalam Allah yang Esa, yaitu Bapa ini. Demikian pula Roh-Nya pun harus keluar dari dan berdiam dalam Bapa yang Esa ini. Dengan demikian Keesaan Allah terjaga. Karena memang Allah itu Satu, Esa, tiada tandingan atau sekutu bagi-Nya. Jadi Tritunggal Maha Kudus adalah Allah yang Esa (Sang Bapa) yang memiliki dalam Dzat-Hakekat-Nya yang Esa Firman yang kekal (Anak) dan Roh yang kekal (Roh Kudus) yang melekat satu di dalam diri-Nya yang Esa itu. Jadi istilah Tritunggal itu bukan mengenai jumlah Allah, namun mengenai keberadaan di dalam diri Allah yang Esa tiada berbilang, dan satu tiada bandingan itu.

Iman Kristen tidak percaya adanya allah yang lebih dari satu karena Allah itu Esa menurut Alkitab. Jadi Tritunggal bukanlah tiga ilah seperti yang dikatakan dalam ayat Al~Qur'an berikut ini:


* Al~Qur'an surat ke-4 An-Nisaa' ayat 171
YAA {wahai} AHLAL {ahli} KITAABI {kitab} LAA {jangan} TAGHLUU {kamu melampaui batas} FII {dalam} DIINIKUM {agamamu} WA {dan} LAA {jangan} TAQUULUU {kamu mengatakan} 'ALALLAAHI {terhadap Allah} ILLAL {kecuali} HAQQA {benar} INNAMAL MASIIHU {sesungguhnya 'Al Masih} 'IISABNU {'Isa putra} MARYAMA {Maryam} RASUULULLAAHI {rasul Allah} WA {dan} KALIMATUHUU {kalimat-Nya} ALQAAHAA {Dia sampaikan} ILAA {kepada} MARYAMA {Maryam} WA {dan} RUUHUM {Roh} MINHU {dari-Nya} FA {maka} AAMINUU {berimanlah kamu} BILLAAHI {kepada Allah} WA {dan} RUSULIHII {rasul-rasul-Nya} WA {dan} LAA {jangan} TAQUULUU {kamu mengatakan} TSALAATSATUN {TIGA} INTAHUU {hentikanlah} KHAIRAL {lebih baik} LAKUM {bagi kamu} INNAMALLAAHU {sesungguhnya Allah} ILLAAHUW {bagi-Nya} WAAHIDUN {wahid, satu} SUBHAANAHUU {Maha Suci Dia} AY YAKUUNA {bahwa memiliki} LAHUU {bagi-Nya} WALADUL {anak} LAHUU {bagi-Nya} MAA {apa} FIS {di} SAMAAWAATI {langit} WA {dan} MAA {apa} FIL {di} ARDHI {bumi} WA {dan} KAFAA {cukuplah} BILLAAHI {dengan Allah} WAKIILAA {pelindung}"
Al~Qur'an terjemahan Departemen Agama RI,
"Wahai Ahli Kitab, janganlah kamu melampaui batas dalam agamamu, dan janganlah kamu mengatakan terhadap Allah kecuali yang benar. Sesungguhnya Al Masih, 'Isa putera Maryam itu, adalah utusan Allah dan (yang diciptakan dengan) kalimat-Nya yang disampaikan-Nya kepada Maryam, dan (dengan tiupan) roh dari-Nya. Maka berimanlah kamu kepada Allah dan rasul-rasul-Nya dan janganlah kamu mengatakan: '(Tuhan itu) tiga', berhentilah (dari ucapan itu). (Itu) lebih baik bagimu. Sesungguhnya Allah Tuhan Yang Maha Esa, Maha Suci Allah dari mempunyai anak, segala yang di langit dan di bumi adalah kepunyaan-Nya. Cukuplah Allah menjadi Pemelihara."



Tritunggal adalah Allah Yang Esa itu sendiri yang dalam Dzat-Hakekat-Nya memiliki Kalimat dan Ruh yang kekal tanpa awal maupun akhir. Dan bukan pula Allah itu "salah seorang dari yang tiga" atau "yang ketiga daripada yang tiga" seperti yang dikatakan dalam ayat Al~Qur'an di bawah ini, karena Allah itu hanya satu-satunya dan yang pertama dalam diri-Nya yang Esa yang memiliki Kalimat dan Roh kekal
itu.


* Al~Qur'an surat ke-5 Al~Maa'idah ayat 73
"Sesungguhnya kafirlah orang-orang yang mengatakan: 'Bahwasanya Allah salah seorang dari yang tiga", padahal sekali-kali tidak ada Tuhan selain dari Tuhan Yang Esa. Jika mereka tidak berhenti dari apa yang mereka katakan itu, pasti orang-orang yang kafir diantara mereka akan ditimpa siksaan yang pedih.'"




Serta lebih bukan lagi jika Allah itu adalah "Isa dan ibunya" sebagai tuhan-tuhan/ilah-ilah "di samping Allah" seperti yang dikatakan dalam ayat Al~Qur'an berikut ini.


* Al~Qur'an surat ke-5 Al~Maa'idah ayat 116
"WA IDZ QAALALLAAHU YAA 'IISABNA MARYAMA A ANTA QULTA LIN NAASIT TAKHIDZUUNII WA UMMIYA ILAAHAINI MIN DUUNILLAAHI QAALA SUBHAANAKA MAA YAKUUNU LII AN AQUULA MAA LAISA LIL BI HAQQIN IN KUNTU QULTUHUU FA QAD 'ALIMTAHUU TA'LAMU MAA FII NAFSII WA LAA A'LAMU MAA FII NAFSIKA INNAKA ANTA 'ALLAAMUL GHUYUUB."
"Dan (ingatlah) ketika Allah berfirman: 'Hai 'Isa putera Maryam, adakah kamu mengatakan kepada manusia: Jadikanlah aku dan ibuku dua orang tuhan selain Allah?. 'Isa menjawab: 'Maha Suci Engkau, tidaklah patut bagiku mengatakan apa yang bukan hakku (mengatakannya). Jika aku pernah mengatakan maka tentulah Engkau mengetahui apa yang ada pada diriku dan aku tidak mengetahui apa yang ada pada diri Engkau. Sesungguhnya Engkau Maha Mengetahui perkara yang ghaib-ghaib'."



Tritunggal itu bukan terdiri dari unsur-unsur makhluk, namun Dzat-Hakekat asali dari Allah sendiri yang memiliki Kalimat dan Roh yang kekal itu. Maria (Maryam) tidak pernah disebut sebagai istri-Nya Allah, sebagai tandingan dari Allah Bapa. Maria (Maryam) adalah "hamba Allah", sama seperti "Isa" pun adalah "hamba Allah" dalam penjelmaan-Nya sebagai manusia.


*Lukas 1:38
LAI-TB, Kata Maria: 'Sesungguhnya aku ini adalah hamba Tuhan; jadilah padaku menurut perkataanmu itu." Lalu malaikat itu meninggalkan dia.
KJV, And Mary said, Behold the handmaid of the Lord; be it unto me according to thy word. And the angel departed from her.
ORTHJBC, And Miryam said, 'Hinei! -- I am the shifcha of Hashem. May it be done to me according to your dvar.' And the malach departed from her.
TR, ειπεν δε μαριαμ ιδου η δουλη κυριου γενοιτο μοι κατα το ρημα σου και απηλθεν απ αυτης ο αγγελος
Translit interlinear, EIPEN {ia berkata} DE {dan} MARIAM {Maria} IDOU {lihatlah engkau} HÊ DOULÊ {hamba} KURIOU {Tuhan} GENOITO {ia menjadi} MOI {kepadaku} KATA {menurut} TO RHÊMA {perkataan} SOU {-mu} KAI {dan} APÊLTHEN {ia pergi} AP {dari} AUTÊS {-nya} HO AGGELOS {malaikat itu}


*Filipi 2:5-7
2:5 LAI-TB, Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus
KJV, Let this mind be in you, which was also in Christ Jesus:
ORTHJBC, Let this thinking be in you which was also in Rebbe, Melech HaMoshiach Yehoshua,
TR, τουτο γαρ φρονεισθω εν υμιν ο και εν χριστω ιησου
Translit interlinear, TOUTO {ini} GAR {karena}PHRONEISTHÔ {ikirkanlah engkau}EN {di dalam} HUMIN {kalian} HO {yang} KAI {dan} EN {di dalam} KHRISTÔ {Kristus} IÊSOU {Yesus}

2:6 LAI-TB, yang walaupun dalam rupa Allah, tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan,
KJV, Who, being in the form of God, thought it not robbery to be equal with God:
ORTHJBC, who, though existing in the demut of the mode of being of Elohim, did not regard being equal with G-d as a thing to be seized,
TR, ος εν μορφη θεου υπαρχων ουχ αρπαγμον ηγησατο το ειναι ισα θεω
Translit interlinear, HOS {yang} EN {di dalam} MORPHÊ {wujud} THEOU {Allah} HUPARKHÔN {menjadi} OUKH {tidak} HARPAGMON {rampasan} ÊGÊSATO {ia menjadi} TO {yang} EINAI {adalah} ISA {sama} THEÔ {dengan Allah}

2:7 LAI-TB, melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia.
KJV, But made himself of no reputation, and took upon him the form of a servant, and was made in the likeness of men:
ORTHJBC, but poured out and emptied himself, taking the demut of the mode of being of a servant, and was born in the likeness of bnei Adam, and having been found in appearance as an Adam,
TR, αλλ εαυτον εκενωσεν μορφην δουλου λαβων εν ομοιωματι ανθρωπων γενομενος
Translit interlinear, ALL {melainkan} HEAUTON {diri-Nya sendiri} EKENÔSEN {Dia mengosongkan} MORPHÊN {wujud} DOULOU {hamba} LABÔN {mengambil} EN {dalam} HOMOIÔMATI {kesamaan} ANTHRÔPÔN {manusia} GENOMENOS {menjadi}


Untuk itu perlu ditegaskan bahwa pemahaman Iman Kristen tentang Tritunggal itu memang berbeda dengan pemahaman agama Hindu tentang "Trimurti". Dalam agama Hindu, Sang Hyang Brahma, Sang Hyang Wisnu, dan Sang Hyang Siwa adalah manifestasi-manifestasi utama dari Sang Hyang Widdhi Wasa (Brahman, Tuhan Yang Maha Esa) dalam fungsinya sebagai Pencipta, Pemelihara dan Pemralina. Dan menurut pemahaman agama Hindu, masing-masing dewa manifestasi Sang Hyang Widhi Wasa ini dapat disembah secara terpisah. Sedangkan dalam Iman Kristen, Bapa, Anak, Roh Kudus itu tidak dapat disembah secara terpisah. Sebab di mana Bapa (Allah Yang Esa) itu ada, di situlah dalam hakekat-Nya terdapat Firman (Anak) dan sekaligus Roh-Nya. Juga di mana Firman (Anak) itu ada, maka di situ Bapa ada, karena Anak tidak mungkin berada di luar kebersemayaman-Nya di dalam Bapa, yang juga ada bersama Roh Allah itu. Dan di mana Roh Kudus ada, di situ pula Bapa ada, karena tidak mungkin Roh Allah itu lepas dari kebersemayaman-Nya di dalam Bapa, bersama Firman Allah.

Di samping perbedaan ini dalam agama Hindu manifestasi Sang Hyang Widdhi Wasa itu bukan hanya yang tiga ini saja, karena ada manifestasi-manifestasi lainnya, yaitu para dewa-dewi yang diakui keberadaannya, yang semua dewa-dewi itu dianggap sebagai sinar suci dari Sang Hyang Widdhi Wasa: Tuhan Yang Maha Esa tadi. Juga menurut agama Hindu, dewa-dewi manifestasi-manifestasi dari Sang Hyang Widdhi Wasa inipun dapat disembah secara terpisah-pisah dengan pratima-pratima (patung-patung simbolisme dewa) masing-masing, sehingga "kelihatannya" bagi orang luar yang bukan pemeluk agama Hindu, terutama mereka yang berasal dari akar agama rumpun semitik, memang nampak seperti "polytheisme". Namun bagi umat Hindu tidak ada polytheisme dalam semuanya tadi. Karena itu semua pada dasarnya hanyalah manifestasi dari Tuhan Yang Maha Esa saja, hanya simbol-simbol dan nama-nama-Nya saja yang berbeda-beda sesuai dengan masing-masing bentuk manifestasi-Nya.

Jadi menyamakan Tritunggal Maha Kudus dengan Trimurti yang memang keduanya itu tidak ada kemiripannya, di samping tidak adil bagi kedua agama itu, juga melecehkan keyakinan kedua agama yang secara pemahaman memang tidak sama ini. Tritunggal adalah tiga hupostasis (Allah, Firman-Nya, dan Roh-Nya) yang nyata, dan bukan hanya sekedar fungsi atau manifestasi, di dalam diri Allah Yang Esa, yang sejak kekal memang sudah ada demikian. Dan hupostasis itu tidak dapat disembah secara terpisah-pisah, karena Allah hanya satu, dan hupostasis itu adalah keberadaan asali dari Dzat-Hakekat Allah yang satu itu. Sedangkan dalam agama Hindu, Trimurti (Brahma, Wisnu, Siwa) adalah manifestasi dan fungsi dari Tuhan Yang Maha Esa, tanpa harus mengesampingnya adanya manifestasi-manifestasi yang lain (misalnya: Ganesha, Saraswati, Durga, Surya, dan lain-lain). Sedangkan dalam Tritunggal, di luar Allah yang dalam diri-Nya ada Firman-Nya dan Roh-Nya itu tidak ada personifikasi-personifikasi atau manifestasi-manifestasi ilahi yang lain. Jadi Tritunggal adalah Tritunggal, dan Trimurti adalah Trimurti, dengan penghayatan-penghayatan serta makna-makna teologis yang berbeda-beda itu, jangan dikacaubalaukan [ðððð]



Sumber:
- Mari Mengenal Kekristenan Timur: Sejarah Gereja Orthodox, Episkop Timothy Ware © 2001 Satya Widya Graha
- Yohannes/ Biblika


- Arti TUHAN yang Esa dalam Alkitab, di http://www.sarapanpagi.org/viewtopic.php?p=43#43

- Menjawab Salah Paham : Konsep Trinitas, bukti ngawurnya manusia atas ke-esa-an Allah., di http://www.sarapanpagi.org/konsep-trini ... vt718.html


Top
 Profile  
 
 Post subject: Re: DOKTRIN TRINITAS
PostPosted: Thu Feb 19, 2009 1:39 pm 
Offline
Sahabat SP
Sahabat SP
User avatar

Joined: Fri Mar 28, 2008 12:53 pm
Posts: 367
DOKTRIN ALLAH TRITUNGGAL

Sebelum kita mempelajari mengenai Allah TriTunggal ini, ada 2 hal yang harus kita pahami terlebih dahulu, yaitu:

    1. Allah pencipta Alam semesta adalah Allah yang tidak terbatas, sedangkan kita
    hanyalah ciptaannya yang terbatas, sehingga yang terbatas(ciptaan) tidaklah mungkin memahami yang tidak terbatas(pencipta) secara sempurna.
    Kita sebagai ciptaannya yang terbatas hanya bisa memahami Allah, sebatas yang Allah wahyu-kan mengenai diri-Nya melalui Firman-Nya yaitu Kitab Suci(Alkitab).
    Diluar wahyu Allah maka manusia tidak akan pernah bisa mengenal Allah secara benar (hanyalah reka-rekaan manusia semata mengenai Allah).
    Jadi jika anda adalah seorang rasionalist sejati maka ada kemungkinan anda tidak akan dapat memahami Kebenaran tentang Diri Allah yang sesungguhnya , karena rasio/logika manusia tetaplah terbatas. Rasio/logika manusia adalah ciptaan Allah yang terbatas, sehingga yang terbatas tidak akan pernah memahami yang tidak terbatas secara sempurna.
    Namun janganlah anda salah paham dengan kalimat saya diatas. Kalimat saya diatas bukan bermaksud untuk mengatakan bahwa janganlah menggunakan rasio/logika untuk memahami tentang Diri Allah. Sebaliknya gunakanlah Rasio/logika anda semaksimal mungkin untuk memahami Firman Allah, namun pada saat Rasio/logika anda “mentok” atau berlawanan dgn Firman Allah, maka rasio/logika anda harus tetap tunduk kepada Firman Allah, karena itu diluar jangkauan rasio/logika anda(dan hal ini adalah sesuatu yang wajar sebagai sesuatu yang terbatas). Jika tidak (jika rasio anda tidak tunduk pada Firman Allah) maka anda hanya akan menentang Firman Allah dan tidak akan pernah memahami Diri Allah yang dinyatakan melalui Wahyu-Nya.

    2. Allah sebagai Pencipta tidak bisa di-Analogi-kan dengan apapun yang adalah ciptaan-Nya (karena Ciptaan bukanlah Pencipta). Namun Analogi-analogi atau perumpamaan-perumpamaan hanyalah sebuah pendekatan untuk memahami/menjelaskan salah satu sisi tentang Allah, namun tetaplah masing2 Analogi tersebut ada kelemahan2-nya, karena memang analogi2 tsb tidak akan pernah bisa merepresentasikan secara sempurna tentang Diri Allah.

Jika kita telah memahami hal tersebut diatas, saya akan mencoba menjelaskan Allah TriTunggal dengan perumpamaan2, namun tetap saya tekankan bahwa Perumpamaan/ Analogi yang saya gunakan bukan untuk merepresentasikan Allah secara sempurna tetapi hanyalah sebuah pendekatan yang berfungsi untuk menjelaskan saja agar lebih mudah untuk memahami Doktrin Allah TriTunggal ini.

Yang dimaksud dengan Allah TriTunggal adalah Allah Yang Esa, yang memiliki 3 Pribadi.
Pribadi Pertama biasa disebut Allah Bapa, Pribadi Kedua Allah Anak, Pribadi Ketiga Allah Roh Kudus. Pribadi Pertama(Bapa) bukanlah Pribadi Kedua(Anak), Pribadi Kedua bukanlah Pribadi Ketiga(Roh Kudus), dan Pribadi Ketiga bukanlah Pribadi Pertama(Bapa.) namun Ketiga-Nya tetap Esa secara esensi.
Anda mungkin bertanya , bagaimana bisa 3 pribadi yang berbeda tetapi tetap Esa?
Didalam Kitab Kejadian ada sebuah kata yang menunjukkan Ke-Esa-an Allah, yang dapat diartikan sebagai satu-kesatuan.
Sebagai contoh (walaupun contoh ini tidaklah sempurna untuk menyatakan Ke-Esa-an Allah ) :
- Pada saat Penciptaan, Allah menciptakan siang dan malam yang disebut 1 hari. Kata yang menunjukkan 1 hari ini adalah kata satu kesatuan. Sehingga siang dan malam adalah satu kesatuan dari 1 hari. Siang bukanlah malam dan malam bukanlah siang, namun siang dan malam adalah satu-kesatuan dari 1 Hari.
Penunjukkan kata satu-kesatuan ini pun ditunjukkan kepada satu-kesatuan dari Allah Yang Esa.

Dibawah ini ada beberapa contoh analogi /perumpamaan tentang Allah TriTunggal , namun sekali lagi saya tekankan bahwa penjelasan saya dibawah bukanlah suatu analogi yang sempurna tentang Allah TriTunggal.
Artinya penjelasan-penjelasan saya dibawah hanyalah untuk menjelaskan Allah TriTunggal dalam satu sisi atau secara satu sudut pandang saja, bukan secara keseluruhan dapat dijelaskan lewat penjelasan2 dibawah.
Ibaratkan saja , saya ingin menjelaskan kepada anda sebuah kubus (dimana ke- 6 sisinya memiliki gambar yang berbeda-beda), maka penjelasan saya dibawah hanyalah menjelaskan gambar di salah satu sisinya saja, sedangkan ke lima sisi lainya tidak dapat saya jelaskan gambarnya dari penjelasan tsb .
Jadi jika kita melihat sudut pandang dari sisi lainnya , maka jelas tidak akan bisa ketemu pemahamannya. Jika kita ingin mengetahui gambar di sisi lainnya, maka saya akan menjelaskan gambar pada sisi tsb sehingga bisa dimengerti.

Contoh 1:
Misal saja ada seorang bapa dgn 2 orang anak. Bapa ini adalah seorang manusia, demikian juga kedua anaknya adalah manusia, maka mereka bertiga secara essensi adalah sama/setara yaitu sama2 manusia.
Jika sang Bapa mengutus Anaknya yg pertama untuk pergi ke suatu tempat.
Maka dalam hal mengutus ini saya katakan bahwa Bapa lebih besar dari Anak pertama, namun bukan berarti Anak tidak setara dgn Bapa (karena mereka tetap setara sebagai manusia).
Dalam contoh diatas saya ingin menjelaskan bahwa di dalam
Allah TriTunggal, walaupun ada yg mengutus dan yang diutus, namun ketiganya tetaplah setara secara essensi. (Jadi dalam contoh ini hanya utk menjelaskan hal tsb, bukan yang lain).
Jadi di dalam contoh ini hanya untuk menjelaskan bahwa Allah Bapa dan Allah Anak tetaplah setara walaupun Allah Bapa yang mengutus Allah Anak. Demikian juga Allah Bapa ,Allah Anak tetaplah setara dengan Allah Roh Kudus walaupun Allah Bapa dan Allah Anak mengutus Allah Roh Kudus.

Pada saat Yesus mengatakan bahwa “Aku tidak dapat berbuat apa-apa dari diri-Ku sendiri, melainkan kehendak Dia yang mengutus Aku.”
bukan berarti Ia tidak mampu melakukan apapun dari diri-Nya sendiri (seperti yang ditafsir oleh orang non-kristen).
Namun ayat ini justru menunjukkan bahwa apa yang dilakukan oleh Yesus sinkron dengan kehendak Bapa.
Justru ayat ini menunjukkan bahwa Yesus dan Bapa adalah satu karena apa yang dilakukan Yesus ,itu juga yang dikehendaki oleh Bapa.

Jika apa yang dilakukan oleh Yesus bukanlah kehendak Bapa, barulah kita boleh mengatakan bahwa Yesus tidak satu dengan Bapa (karena jika apa yang dilakukan Yesus tidaklah sinkron dgn kehendak Bapa , maka Yesus tidak satu dgn Bapa)

Jadi ayat ini justru membuktikan Allah Tritunggal, dimana kehendak Bapa adalah kehendak Anak dan kehendak Roh Kudus sehingga Ke-Tiga pribadi Allah ini sinkron dalam melakukan rencana-Nya.
Bukan sebaliknya seperti yang ditafsir oleh orang non-Kristen.

Salah satu contoh ayat bahwa Yesus mampu melakukan sesuatu :
Yohanes 15:4 Tinggallah di dalam Aku dan Aku di dalam kamu. Sama seperti ranting tidak dapat berbuah dari dirinya sendiri, kalau ia tidak tinggal pada pokok anggur, demikian juga kamu tidak berbuah, jikalau kamu tidak tinggal di dalam Aku.
Yohanes 15:5 Akulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya. Barangsiapa tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia, ia berbuah banyak, sebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa
.

Dan apa yang dilakukan Yesus sendiri tetap sinkron dengan kehendak Bapa-Nya
Dan jika anda mengerti bahwa Yesus adalah Sang Ahli waris, artinya Yesus adalah pemilik Sorga. Siapakah pemilik(Yang BerTahta) di Sorga??? Jawabnya adalah Allah

Yoh 1:1-14
1 Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah.
2 Ia pada mulanya bersama-sama dengan Allah.
3 Segala sesuatu dijadikan oleh Dia dan tanpa Dia tidak ada suatupun yang telah jadi dari segala yang telah dijadikan.
4 Dalam Dia ada hidup dan hidup itu adalah terang manusia.
5 Terang itu bercahaya di dalam kegelapan dan kegelapan itu tidak menguasainya.
6 Datanglah seorang yang diutus Allah, namanya Yohanes;
7 ia datang sebagai saksi untuk memberi kesaksian tentang terang itu, supaya oleh dia semua orang menjadi percaya.
8 Ia bukan terang itu, tetapi ia harus memberi kesaksian tentang terang itu.
9 Terang yang sesungguhnya, yang menerangi setiap orang, sedang datang ke dalam dunia.
10 Ia telah ada di dalam dunia dan dunia dijadikan oleh-Nya, tetapi dunia tidak mengenal-Nya.
11 Ia datang kepada milik kepunyaan-Nya, tetapi orang-orang kepunyaan-Nya itu tidak menerima-Nya.
12 Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya;
13 orang-orang yang diperanakkan bukan dari darah atau dari daging, bukan pula secara jasmani oleh keinginan seorang laki-laki, melainkan dari Allah.
14 Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran


Dan jika kita membaca dari Injil Yoh 1:1-14, siapakah yang dimaksud Firman dalam ayat 1 s/d ayat 14.
jawabannya adalah Yesus, dan dalam ayat 1 dikatakan bahwa Firman itu adalah Allah.
siapa yang dimaksud IA pada ayat yang kedua , ayat ini menunjukkan Allah Yang Esa memiliki lebih dari satu pribadi.
Jawabnya tetap Yesus.
Dari ayat2 diatas apakah Yesus tidak memiliki Kuasa, Kemuliaan dan Wewenang????

Janganlah pikiran kita terkotak-kotak hanya karena melihat sisi kemanusiaan Yesus
(karena memang Firman itu telah menjadi manusia).
Namun jika kita membaca dan mencoba memahami keseluruhan isi Alkitab maka kita akan mengerti siapakah Yesus sebenarnya.

Siapakah Yesus sebenarnya

Dan jangan lupa bahwa orang Kristen meyakini bahwa Yesus adalah 100% Allah dan 100% manusia, artinya pada saat kita melihat sisi kemanusiaan Yesus , orang Kristen juga menerima hal itu (seperti haus, lapar ,dsbnya).

Saya akan memberikan satu Illustrasi mengenai 100% Allah dan 100% manusia.
Namun terus terang saja illustrasi ini tidaklah sempurna utk menyatakan Yesus yg 100% Allah dan 100% manusia. Namun illustrasi ini hanyalah penjelasan dari satu sudut pandang saja.

Ada seorang Raja yang sangat berkuasa, bijaksana dan penuh kemuliaan. Namun Raja ini sangatlah rendah hati. Dan Raja ini sangat memikirkan kesejahteraan Rakyatnya. Sehingga Raja ini ingin mengetahui apakah rakyatnya benar2 sejahtera. namun Setiap kali Raja datang ke suatu tempat maka tempat itu sudah dipersiapkan oleh pejabat setempat utk menyambut sang Raja sehingga daerah tsb seakan-akan sejahtera (pada jaman sekarang spt seorang presiden datang ke suatu daerah, maka daerah itu langsung dibuat rapi dan bersih,dsb).
Dan rakyatnya yg miskinpun merasa minder jika bertemu dgn sang Raja.

Namun karena Raja ini bijaksana maka ia mengetahui hal ini, oleh karena itu agar Raja ini dapat beradaptasi dgn rakyat yang miskin maka Raja ini harus menjadi sama seperti mereka, sehingga rakyat ini tidak lagi mengenalinya sebagai seorang Raja melainkan sama seperti mereka.

Maka Raja ini dengan sukarela (aktif) meninggalkan kemewahan dan kemuliaannya utk menjadi sama spt rakyat miskin. Dan pada akhirnya Raja dapat bersama-sama dgn mereka, dan raja mengetahui siapa yang akan ditolongnya. Dan setelah misinya selesai ia kembali mengambil kembali kemewahan,kuasa dan kemuliaannya.

Dari contoh illustrasi diatas, pada saat Raja dgn sukarela menjadi spt orang miskin, apakah berarti ia bukanlah seorang raja ??
jawabannya: dia tetaplah seorang raja walaupun secara phisik spt orang miskin.
(karena dia tetap memiliki kuasa, dan kemuliaan seorang raja, walau ia dgn rendah hati tidak menggunakan kuasa dan kemuliaannya ).dan ia dgn rendah hati rela utk menjadi spt orang miskin.
Disini saya katakan bahwa Raja ini 100% adalah seorang Raja dan 100% sebagai orang miskin

Hampir mirip spt illustrasi diatas Yesus dgn rela (aktif) mengosongkan diri(Filipi 2:7).

coba anda perhatikan kata (aktif ) , disini saya ingin menyatakan bahwa Yesus yang aktif utk merendahkan diri-Nya.
Beda pemahamannya jika Yesus (pasif), artinya karena terpaksa Yesus harus menjadi rendah.
Seperti halnya seorang raja yg dgn aktif ingin menjadi spt org miskin, namun ia tetaplah seorang raja, karena memang tdk ada yg menggantikannya.
Beda halnya jika raja ini diturun tahtakan oleh seseorang sehingga menjadi orang miskin, maka raja disini bersifat pasif (dipaksa turun tahta)

Dan untuk mengerti lebih jauh tentang Allah TriTunggal maka kita pun harus mengerti karya2 Allah .
Allah TriTunggal adalah Allah Yang Esa yang memiliki 3 pribadi, dan masing2 pribadi memiliki karya/tugas-Nya yang “khusus” ,khususnya dalam karya penebusan umat manusia.
Allah Bapa adalah “perencana” utk karya penebusan ini, Allah Anak adalah “penggenap” utk karya penebusan ini, Allah RohKudus yang “mewahyukan / memberitakan” utk karya penebusan ini.

Jadi jika kita mengerti karya Allah TriTunggal ini , maka kita akan memahami doktrin ini. Allah Bapa adalah “perencana”, maka Yesus sebagai “penggenap” secara otomatis akan melakukan apa yang menjadi kehendak Bapa-Nya, itulah sebabnya apa yang dilakukan Yesus selalu sinkron dgn Kehendak Bapa, karena mereka mempunyai kehendak yang sama (satu ).
Jadi Ke-tiga pribadi Allah mempunyai kehendak yang sama(sinkron) mengenai karya penebusan umat manusia. Namun di dalam tugasnya Allah Bapa sbg perencana, Allah Anak sebagai penggenap dan Allah RohKudus yang mewahyukan kebenaran ini.

Jika kita memahami hal ini maka kita tidak sulit utk mengerti ayat2 yang seakan-akan Yesus tidak setara dengan Allah.

Contoh 2:
1 manusia memiliki 3 pribadi, pribadi pertama bernama Budi, pribadi kedua bernama Hasan, pribadi ketiga bernama Dodi, maka Pribadi Budi bukanlah Pribadi Hasan, Pribadi Hasan bukanlah Pribadi Dodi dan Pribadi Dodi bukanlah Pribadi Budi, namun mereka tetap 1 orang bukan 3 orang (Biasanya dalam dunia kedokteran disebut kepribadian Ganda). Dalam hal ini kita tidak pernah mengatakan orang yang mempunyai kepribadian Ganda sebagai banyak orang melainkan tetap kita katakan 1 orang tetapi dengan pribadi lebih dari 1.

Dengan analogi/ perumpamaan diatas , kita dapat mengerti ayat2 dimana Yesus berdoa kepada Bapa di Taman Getsemani atau ayat2 dimana Yesus dibaptis terdengarlah suara dari sorga yang mengatakan: "Inilah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan."

maka tidak sulit untuk memahami Yesus berdoa di Taman Getsemani. Karena pada saat Yesus berdoa kepada Bapa, saat itu Pribadi Kedua dari Allah TriTunggal sedang berbicara dengan Pribadi Pertama dari Allah TriTunggal. Atau pada saat Yesus dibaptis terdengar suara "Inilah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan." Yang berkata itu adalah Pribadi Pertama dari Allah TriTunggal.


Jika kita telah memahami Doktrin Allah TriTunggal walau tidak sempurna, maka kita dapat mengerti ayat2 di dalam Alkitab yang sekilas terlihat kontradiksi, namun sebenarnya bukan kontradiksi tetapi bersifat paradoks.


GBU
MEN_SUPERNOVA


Top
 Profile  
 
 Post subject: Re: DOKTRIN TRINITAS
PostPosted: Mon Jul 27, 2009 1:52 pm 
Offline

Joined: Mon Jul 27, 2009 12:29 pm
Posts: 8
apakah memang TRINITAS itu hanyalah sifat saja ?

Pertama. Menghujat Allah Bapa dan Allah Anak (Yesus) masih bisa diampuni, tapi menghujat Roh Kudus tak berampun. Ini membuktikan bahwa Allah Bapa dan Yesus tidak sama dengan Roh Kudus.

“Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya semua dosa dan hujat anak-anak manusia akan diampuni, ya, semua hujat yang mereka ucapkan. Tetapi apabila seorang menghujat Roh Kudus, ia tidak mendapat ampun selama-lamanya, melainkan bersalah karena berbuat dosa kekal” (Markus 3: 28-29).

“Setiap orang yang mengatakan sesuatu melawan Anak Manusia, ia akan diampuni; tetapi barangsiapa menghujat Roh Kudus, ia tidak akan diampuni” (Lukas 12: 10).

Kedua. Ketika Yesus dibaptis di sungai Yordan, Roh Kudus turun seperti burung merpati dan Allah berfirman dari langit. Di sini ada tiga ujud pribadi yang berbeda, yaitu manusia Yesus, burung merpati Roh Kudus dan suara Allah. Jelaslah bahwa Allah, Yesus dan Roh Kudus bukan pribadi yang sama, sezat dan sehakekat.

“Sesudah dibaptis, Yesus segera keluar dari air dan pada waktu itu juga langit terbuka dan dia melihat Roh Allah seperti burung merpati turun ke atasnya, lalu terdengarlah suara dari sorga yang mengatakan:

“Inilah Anak-Ku yang Kukasihi, kepadanyalah Aku berkenan” (Matius 3: 17; Markus 1: 11 dan Lukas 3:22).


- “Engkau diberi melihatnya untuk mengetahui, bahwa Tuhanlah Allah, tidak ada yang lain kecuali Dia” (Ulangan 4: 35).
- “Sebab itu ketahuilah pada hari ini dan camkanlah, bahwa Tuhanlah Allah yang di langit di atas dan di bumi di bawah, tidak ada yang lain” (Ulangan 4: 39).
- “Sebab itu ketahuilah pada hari ini dan camkanlah, bahwa Tuhanlah Allah yang di langit di atas dan di bumi di bawah, tidak ada yang lain” (Ulangan 6: 4).
- “Lihatlah sekarang, bahwa Aku, Akulah Dia. Tidak ada Allah kecuali Aku” (Ulangan 32: 39).
- “Sebab itu Engkau besar, ya Tuhan ALLAH, sebab tidak ada yang sama seperti Engkau dan tidak ada Allah selain Engkau menurut segala yang kami tangkap dengan telinga kami” (II Samuel 7: 22).
- “Tidak ada seperti Engkau di antara para allah, ya Tuhan, dan tidak ada seperti apa yang Kaubuat” (Mazmur 86: 8).
- “Ya Tuhan, Allah Israel ! Tidak ada Allah seperti Engkau di langit di atas dan di bumi di bawah” (I Raja-raja 8: 23).
- “Demikian firman TUHAN: “Dan hamba-Ku yang telah Kupilih, supaya kamu tahu dan percaya kepada-Ku dan mengerti, bahwa Aku tetap Dia. Sebelum Aku tidak ada Allah dibentuk, dan sesudah Aku tidak akan ada lagi. Aku, Akulah Tuhan dan tidak ada juruselamat selain daripada-Ku” (Yesaya 43: 10-11).
- “Beginilah firman Tuhan, Raja dan Penebus Israel, Tuhan semesta alam: “Akulah yang terdahulu dan Akulah yang terkemudian; tidak ada Allah selain daripada-Ku” (Yesaya 44: 6).
- “Akulah Tuhan dan tidak ada yang lain; kecuali Aku tidak ada Allah” (Yesaya 45: 5-6).
- “Sebab beginilah firman Tuhan, yang menciptakan langit, “Akulah Tuhan dan tidak ada yang lain” (Yesaya 45: 18).
- “Bahwasanya Akulah Allah dan tidak ada yang lain, Akulah Allah dan tidak ada yang seperti Aku” (Yesaya 46: 9).
- “Jawab Yesus: “Hukum yang terutama ialah: Dengarlah, hai orang Israel, Tuhan Allah kita, Tuhan itu esa” (Markus 12: 29).
- “Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau utus” (Yohanes 17: 3).


Top
 Profile  
 
 Post subject: Re: DOKTRIN TRINITAS
PostPosted: Sun Aug 02, 2009 10:38 pm 
Offline

Joined: Wed Jun 03, 2009 1:35 am
Posts: 241
1. Paulus tadinya menghujat/melawan Yesus, tapi ketika Roh Yesus bicara sendiri ke hatinya secara terus terang sbg Tuhan & Juruselamat. Artinya Paulus tdk menolak/menghujat Roh Yesus/Roh Kudus itu, shg Dia diselamatkan.

2. Makanya disebut Tritunggal (Kesatuan), bukan Tunggal saja. Alkitab sendiri menjelaskan sejak perjanjian lama :
Bapa adalah Kehendak/Otak
Anak adalah Tangan Kanan/Perbuatan & Firman/Suara/Lidah/Perkataan
Roh adalah Perasaan/Kasih

Tepatlah dikatakan Anak di dalam Bapa & Bapa di dalam Anak, Anak di dalam Roh & Roh di dalam Anak, Bapa di dalam Roh & Roh di dalam Bapa, Ketiganya Satu.
Apakah Anda dengan otak & tangan & roh anda 3 orang berbeda?

Yehova berkata: Aku adalah Penyelamatmu, Aku akan menyelamatkan manusia.
Yesus dari kata Yehoshua artinya Yehova Menyelamatkan.
Jadi Yehova berkehendak menyelamatkan, Yesus melakukan menyelamatkan.
Tanpa Yesus, Yehova tdk bisa bekerja apa2. Otak tdk bekerja tanpa tangan.
Apapun yg dilakukan tangan adl menurut otak, otak mengandalkan tangan & sebaliknya.
Jadi Yesus adalah Yehova. Maka kedua2nya disebut Tuhan, karena Alkitab mengatakan yg bernamakan Tuhan adalah Allah yg benar: Akulah TUHAN, Allahmu.

Jadi dijelaskan di bawah ini:

“Inilah Anak-Ku yang Kukasihi, kepadanyalah Aku berkenan”
artinya: Inilah Tangan KananKu, padaNya Aku bisa bekerja.

“Engkau diberi melihatnya untuk mengetahui, bahwa Tuhanlah Allah, tidak ada yang lain kecuali Dia” (Ulangan 4: 35).
artinya: Tuhan Yesus = Tuhan Yehova Menyelamatkan. Tidak ada Allah lain selain Allah di dalam Yesus. Jika ada Allah yg mengaku bisa melakukan sesuatu tanpa Yesus, berarti dia bukan Allah, tapi allah palsu/iblis.

“Sebab itu ketahuilah pada hari ini dan camkanlah, bahwa Tuhanlah Allah yang di langit di atas dan di bumi di bawah, tidak ada yang lain” (Ulangan 4: 39).
“Sebab itu ketahuilah pada hari ini dan camkanlah, bahwa Tuhanlah Allah yang di langit di atas dan di bumi di bawah, tidak ada yang lain” (Ulangan 6: 4).
artinya: ya Tuhanlah yg empunya langit & bumi, yaitu Anak & Bapa, Tangan & OtakNya.

“Lihatlah sekarang, bahwa Aku, Akulah Dia. Tidak ada Allah kecuali Aku” (Ulangan 32: 39).
artinya: Yesus berkata spt Yehova: Akulah Dia. Karena kuasa firmanNya, orang2 terjatuh ke belakang di taman Getsemani. Nazaret = Tunas/Nazir. Bapa mendirikan KerajaanNya/Pohon di atas Dasar/Tunas, jadi tanpa Tunas/Yesus, tdk ada Kerajaan Allah. Allah ada krn Yesus ada. Tanpa Yesus, Allah hanyalah ide & perasaan, tdk nyata & tdk hidup. Maka Allah selalu berkata: kenallah Aku Allahmu yg hidup & benar.

“Sebab itu Engkau besar, ya Tuhan ALLAH, sebab tidak ada yang sama seperti Engkau dan tidak ada Allah selain Engkau menurut segala yang kami tangkap dengan telinga kami” (II Samuel 7: 22).
“Tidak ada seperti Engkau di antara para allah, ya Tuhan, dan tidak ada seperti apa yang Kaubuat” (Mazmur 86: 8).
“Ya Tuhan, Allah Israel ! Tidak ada Allah seperti Engkau di langit di atas dan di bumi di bawah” (I Raja-raja 8: 23).
artinya: tdk ada yg sama spt Yesus, Allah yg menjadi manusia yg hidup. Allah yg lain adalah rekaan manusia, tdk nyata. Yesus tdk mungkin rekaan manusia, dg segala kuasaNya yg terus-menerus, kebangkitanNya, kesucianNya, nubuat/hikmatNya, dsb.
Allah Israel bernama Yehova, tapi orang Arab mengapa tdk mau mengakui nama Yehova?
Jika nabi2 Musa sampai Zakharia memanggil namaNya Yehova, mengapa orang Arab tdk mau, padahal itu adalah nama yg dipilih Allah sendiri utk menyebut diriNya. Jadi yg disebut Allah oleh orang Arab adalah pribadi yg sama sekali berbeda dg Allah dlm Yahudi & Kristen. Allah orang Arab bukanlah Allah nabi Musa, Abraham, Nuh, dll yg ada di Alkitab.

“Demikian firman TUHAN: “Dan hamba-Ku yang telah Kupilih, supaya kamu tahu dan percaya kepada-Ku dan mengerti, bahwa Aku tetap Dia. Sebelum Aku tidak ada Allah dibentuk, dan sesudah Aku tidak akan ada lagi. Aku, Akulah Tuhan dan tidak ada juruselamat selain daripada-Ku” (Yesaya 43: 10-11).
artinya: hamba menuruti tuannya. Tangan menuruti OtakNya, bukan Otak menuruti TanganNya. Otak mengangkat & mengasihi TanganNya utk mengalahkan musuh2 dari Otak. Jadi Yesus tetap Yehova, Dia tetap Aku. Di luar YEhova tdk ada Allah lain, jadi Yesus di dalam Yehova, bukan di luar. Yehova berkata Dialah Juruselamat, ya benar maka saat Dia menyelamatkan Dia memakai nama Yesus= Yehova Menyelamatkan. Tdk ada Juruselamat lain di luar Yesus, krn hanya Yesuslah Yehova.

“Beginilah firman Tuhan, Raja dan Penebus Israel, Tuhan semesta alam: “Akulah yang terdahulu dan Akulah yang terkemudian; tidak ada Allah selain daripada-Ku” (Yesaya 44: 6).
“Akulah Tuhan dan tidak ada yang lain; kecuali Aku tidak ada Allah” (Yesaya 45: 5-6).
“Sebab beginilah firman Tuhan, yang menciptakan langit, “Akulah Tuhan dan tidak ada yang lain” (Yesaya 45: 18).
“Bahwasanya Akulah Allah dan tidak ada yang lain, Akulah Allah dan tidak ada yang seperti Aku” (Yesaya 46: 9).
artinya: tdk ada yg bisa disebut Allah selain Yehova. Maka Yesus menyebut Yehova adalah Allah, yaitu OtakNya & RohNya & SuaraNya adalah Allah.

“Jawab Yesus: “Hukum yang terutama ialah: Dengarlah, hai orang Israel, Tuhan Allah kita, Tuhan itu esa” (Markus 12: 29).
artinya: Allah Israel itu Esa, Yehova itu Esa, Esa itu Kesatuan. Maka kata Yesus: Bapa persatukanlah Aku selalu kepadaMu, Kita Satu. Allah menarik TanganNya kembali ke hadiratNya di sorga setelah mengulurkan TanganNya ke bumi utk menarik orang2 yg percaya kpd Dia. Amin.

“Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau utus” (Yohanes 17: 3).
artinya: Bapa/Otak, Allah satu2nya yg benar & Yesus Kristus adalah TanganNya. Karena TanganNya dijulurkan ke bumi, manusia dapat mengenal Sang Otak. Siapa yg tdk menerima uluran TanganNya, tdk akan sampai kepada OtakNya. Orang2 yg menolak uluran tanganNya adalah orang2 yg tdk mengenal kehendak Otak utk menyelamatkan manusia.
Orang2 yg menggenggam TanganNya adalah orang2 yg mengenal Allah/Otak yg menghendaki mereka menggapai TanganNya utk diselamatkan. Jadi jika Anda tdk menerima Yesus, berarti Anda tdk menerima Allah itu sendiri.

GBU.


Top
 Profile  
 
Display posts from previous:  Sort by  
Post new topic Reply to topic  [ 5 posts ] 

All times are UTC + 7 hours


Who is online

Users browsing this forum: No registered users and 0 guests


You cannot post new topics in this forum
You cannot reply to topics in this forum
You cannot edit your posts in this forum
You cannot delete your posts in this forum
You cannot post attachments in this forum

Search for:
Jump to:  
Powered by phpBB & phpBB SEO
Sarapan Pagi © 2006 by BP & Saxman