Quote:
Sumber :
http://groups.yahoo.com/group/debat_kri ... essage/265copy dari:
http://www.freewebs.com/file14/dipalsukan BENARKAH BIBLE TIDAK PERNAH DIPALSUKAN?
"Maka kecelakaan yang besarlah bagi orang-orang yang menulis Al-Kitab dengan tangan mereka sendiri, lalu dikatakannya: "Ini dari Allah", untuk memperoleh keuntungan yang sedikit dengan perbuatan itu. Maka kecelakaan besarlah bagi mereka, akibat dari apa yang mereka kerjakan". (QS. 2:79)
"Mereka suka merobah perkataan Allah dari tempat-tempatnya". (QS. 5:13)
Bible banyak sekali dipalsukan. Bible katolik tidak sama dengan Bible protestan. Tapi keduanya mengaku bahwa biblenya yang asli dari Yesus. Bible katolik terdiri 72 kitab sedangkan bible protestan terdiri hanya 66 kitab saja. Maka anggapan bahwa Bible tidak pernah dipalsukan, akan terbantah dengan fakta ini.
JAWAB :
Katolik dan Protestan adalah 2 aliran yang berbeda, ibarat Mobil Kijang Diesel dan Kijang Bensin. Memang ada perbedaan jumlah Kitab Suci, dan memang itulah salah satu perbedaan antara Katolik dan Protestan (non-Katolik). Tidak bisa dipaksa harus sama, di KTP saja beda pada kolong 'agama'. Maka juga jelas bahwa Kitab-Sucinya terdapat beberapa perbedaan.
Ada buku yang cukup menarik, "Sejarah Gereja", H. Berkhof, disadur untuk Indonesia oleh I.H. Enklaar, diterbitkan oleh PT BPK Gunung Mulia, Jln. Kwitang 22-23, Jakarta 10420. Ada pula "Kamus Sejarah Gereja", F.D. Wellem, penerbitnya sama. Saya kutip sebagian-sebagian saja....
"Katolik", bagi penulis sejarah dipakai untuk menunjuk kepada gereja sebelum perpisahan antara Gereja Barat tahun 1054, sejak munculnya reformasi dipakai oleh Gereja Barat sebagai nama dirinya.
"Protestanisme", aliran kekristenan di luar Gereja Katolik Roma dan Gereja Ortodoks timur, menganut prinsip-prinsip ajaran reformasi. Sebutan "protestan" ditujukan kepada golongan yang memisahkan diri dari Gereja Katolik Roma.
"Pentakosta" adalah aliran protestan yang ingin menghidupkan kembali semangat asli yang ada dalam jemaat Kristen mula-mula, kalangan ini menitikberatkan soal bernubuat, berbahasa roh, menyembuhkan orang sakit, dan lain-lain.
Tidak ada agama yang "tunggal" di dunia ini termasuk agama "samawi" seperti agama-agama Ibrahim (Yudaisme, Kristen, dan Islam), contoh: Yudaisme pun terbagi-bagi dalam beberapa aliran seperti Yudaisme Konservatif, Yudaisme Ortodok, Yudaisme Mesianik, dll.
Tentang perbedaan jumlah kitab, perbedaannya adalah di perjanjian Lama. sedangkan untuk Perjanjian Baru sama.
Untuk Perjanjian Lama (PL) Kalangan Non-Katolik tidak memakai semua kitab yang ada dalam
SEPTUAGINTA karena ada bagian-bagiannya yang tidak lulus kanonisasi kalangan Yudaisme.
Alkitab Perjanjian Lama kalangan Non-Katolik sesuai dengan kanonisasi kalangan Yudaisme TANAKH IBRANI :
A. TORAH (Taurat)
1. BERESYIT ("pada mulanya", Kejadian)
2. SYEMOT ("nama-nama", Keluaran)
3. VAYIQRA ("dan Dia memanggil", Imamat)
4. BEMIDBAR ("di padang gurun", Bilangan)
5. DEVARIM ("perkataan-perkataan", Ulangan)
B. NEVI'IM (Nabi-nabi)
1. NEVI'IM RISYONIM (Nabi-nabi pertama)
a. YEHOSYUA' (Yosua)
b. SYOFETIM (Hakim-hakim)
c. SYEMU'EL (1 & 2 Samuel)
d. MELAKHIM (1 & 2 Raja-raja)
2. NEVI'IM AKHARONIIM (Nabi-nabi kemudian)
a. YESYA'YAHU (Yesaya)
b. YIRMEYAHU (Yeremia)
c. YEKHEZQ'EL (Yehezkiel)
d. TREI ASAR (Dua belas), terdiri atas satu kitab
- HOSYEA' (Hosea)
- YO'EL (Yoel)
- 'AMOS (AMOS)
- 'OVADYAH (Obaja)
- YONAH (Yunus)
- MIKHAH (Mikha)
- NAKHUM (Nahum)
- KHABAQUQ (Habakuk)
- TSEFANYAH (Zefanya)
- KHAGAI (Hagai)
- ZEKHARYAH (Zakharia)
- MAL'AKHI (Maleakhi)
C. KETUVIM (Tulisan-tulisan)
1. TEHILIM (Mazmur)
2. MISYLEI (Amsal)
3. 'IYOV (Ayub)
4. SYIR HASYIRIM (Kidung Agung)
5. RUT (Rut)
6. 'EYKHAH (Ratapan)
7. QOHELET (Pengkhotbah)
8. 'ESTER (Ester)
9. DANI'EL (Daniel)
10. 'EZRA'-NEKHEMYAH (Ezra-Nehemia)
11. DIVREY HAYAMIM (1 & 2 Tawarikh)
Sedangkan Kalangan Katolik berdasarkan Kanon Septuaginta (Kitab TANAKH berbahasa/terjemahan Yunani plus tambahan kitab-kitab lainnya). Berikut ini nama-nama kitab dalam Septuaginta, tanda kurung adalah nama kitab dalam bahasa Indonesia sedangkan yang tidak dicantumkan dalam tanda kurung berarti kitab-kitab 'deuterokanonika' (yang ada dalam Kitab Suci Katolik), sbb:
1. GENESIS (Kejadian)
2. EXODOS (Keluaran)
3. LEUITIKON (Imamat)
4. ARITHMOI (Bilangan)
5. DEUTERONOMION (Ulangan)
6. IESOUS NAUE (Yosua)
7. KRITAI (Hakim-hakim)
8. ROUTH (Ruth)
9. BASILEION ALPHA (1 Samuel)
10. BASILEION BETA (2 Samuel)
11. BASILEION GAMMA (1 Raja-raja)
12. BASILEION DELTA (2 Raja-raja)
13. PARADEIPOMENON ALPHA (1 Tawarikh)
14. PARADEIPOMENON BETA (2 Tawarikh)
15. ESDRAS ALPHA
16. ESDRAS BETA
17. NEEMIAS (Nehemia)
18. TOBIT
19. IOUDITH
20. ESTHER (Ester)
21. MAKKABAION ALPHA
22. MAKKABAION BETA
23. MAKKABAION GAMMA
24. MAKKABAION DELTA
25. PSALMOI (Mazmur)
26. IOB (Ayub)
27. ODAI
28. PAROIMIAI (Amsal)
29. EKKLESIASTEE (Pengkhotbah)
30. ASMA (Kidung Agung)
31. SOPHIA SALOMON
32. SOPHIA SEIRAKH
33. OSEE (Hosea)
34. AMOS (Amos)
35. MIKHAIAS (Mikha)
36. IOEL (Yoel)
37. OBDIOU (Obaja)
38. IONAS (Yunus)
39. NAOUM (Nahum)
40. AMBAKOUM (Habakuk)
41. SOPHONIAS (Zefanya)
42. AGGAIOS (Hagai)
43. ZAKHARIAS (Zakaria)
44. MALAKHIAS (Maleakhi)
45. HESAIAS (Yesaya)
46. IEREMIAS (Yeremia)
47. BAROUKH
48. THRENOI (Ratapan)
49. EPISTOLE IEREMIOU
50. IEZEKIEL (Yehezkiel)
51. SOSANNA
52. DANIEL (Daniel)
53. BEL KAI DRAKON
Tidak perlu ada yang dipermasalahkan atas perbedaan jumlah kitab antara umat Katolik dan Non-Katolik. Karena untuk kitab-kitab diluar Kanon-Yudaisme (TANAKH), umat Katolik menyebut kitab-kitab itu dengan 'deuterokanonika' (alias Kanon kedua). Nah, 'kanon-kedua' inilah yang 'tidak dipakai' oleh umat Kristen non-Katolik.