|
Baptisan dalam nama Yesus Kristus
Dalam Kitab Kisah Para Rasul ada beberapa kali dicatat Baptisan dalam nama Yesus :
* Kisah 2:38 LAI TB, Jawab Petrus kepada mereka: "Bertobatlah dan hendaklah kamu masing-masing memberi dirimu dibaptis dalam nama Yesus Kristus untuk pengampunan dosamu, maka kamu akan menerima karunia Roh Kudus. KJV, Then Peter said unto them, Repent, and be baptized every one of you in the name of Jesus Christ for the remission of sins, and ye shall receive the gift of the Holy Ghost. TR, πετρος δε εφη προς αυτους μετανοησατε και βαπτισθητω εκαστος υμων επι τω ονοματι ιησου χριστου εις αφεσιν αμαρτιων και ληψεσθε την δωρεαν του αγιου πνευματος Translit Interlinear, petros {petrus} de {lalu} ephê pros {kepada} autous {mereka} metanoêsate {bertobatlah} kai {dan} baptisthêtô {hendaklah dibaptis} ekastos {masing-masing} humôn {dari kamu} epi {atas} tô onomati {nama} iêsou {Yesus} christou {Kristus} eis {untuk} aphesin {mengampunan} hamartiôn {dosa-dosa} kai {dan} lêpsesthe {kamu akan menerima} tên dôrean {(sebagai) pemberian} tou hagiou {Kudus} pneumatos {Roh}
* Kisah 10:48 LAI TB, Lalu ia menyuruh mereka dibaptis dalam nama Yesus Kristus. Kemudian mereka meminta Petrus, supaya ia tinggal beberapa hari lagi bersama-sama dengan mereka. NIV, So he ordered that they be baptized in the name of Jesus Christ. Then they asked Peter to stay with them for a few days. WH, προσεταξεν δε αυτους εν τω ονοματι ιησου χριστου βαπτισθηναι τοτε ηρωτησαν αυτον επιμειναι ημερας τινας Translit Interlinear, prosetaxen {ia menyuruh} de {lalu} autous {mereka} en {atas} tô onomati {nama} iêsou {Yesus} christou {Kristus} baptisthênai {dibaptis} tote {kemudian} êrôtêsan {mereka meminta} auton {dia} epimeinai {tinggal} hêmeras {hari-hari} tinas {beberapa}
* Kisah 19:5 LAI TB, Ketika mereka mendengar hal itu, mereka memberi diri mereka dibaptis dalam nama Tuhan Yesus. KJV, When they heard this, they were baptized in the name of the Lord Jesus. TR, ακουσαντες δε εβαπτισθησαν εις το ονομα του κυριου ιησου Translit Interlinear, akousantes {ketika mendengar} de {maka} ebaptisthêsan {mereka dibaptis} eis {dalam} to onoma {nama} tou kuriou {Tuhan} iêsou {Yesus}
Bandingkan dengan
* Matius 28:19 LAI TB, Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, KJV, Go ye therefore, and teach all nations, baptizing them in the name of the Father, and of the Son, and of the Holy Ghost: TR, πορευθεντες ουν μαθητευσατε παντα τα εθνη βαπτιζοντες αυτους εις το ονομα του πατρος και του υιου και του αγιου πνευματος Translit Interlinear, poreuthentes {pergilah} oun {karena itu} mathêteusate {jadikanlah murid(-Ku)} panta {semua} ta ethnê {bangsa-bangsa} baptizontes {babtiskanlah} autous {mereka} eis {dalam} to onoma {nama (singular)} tou patros {Bapa} kai {dan} tou huiou {Anak} kai {dan} tou hagiou {Kudus} pneumatos {Roh}.
Apakah baptisan yang dikatakan Petrus misalnya dalam Kisah 2:38 merupakan formula baptisan yang benar?
Bagaimana dengan Amanat Agung Tuhan Yesus Kristus yang memberikan formula baptis "dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus"?.
Ada beberapa penafsiran :
Tafsiran 1 :
Baptisan yang dilakukan Petrus sekalipun diucapkan dalam nama Yesus konteksnya menunjukkan kehadiran Allah Tritunggal
* Kisah 2:38-39 2:38 Jawab Petrus kepada mereka: "Bertobatlah dan hendaklah kamu masing-masing memberi dirimu dibaptis dalam nama Yesus Kristus untuk pengampunan dosamu, maka kamu akan menerima karunia Roh Kudus. 2:39 Sebab bagi kamulah janji itu dan bagi anak-anakmu dan bagi orang yang masih jauh, yaitu sebanyak yang akan dipanggil oleh Tuhan Allah kita."
* Kisah 10:44-48 10:44 Ketika Petrus sedang berkata demikian, turunlah Roh Kudus ke atas semua orang yang mendengarkan pemberitaan itu. 10:45 Dan semua orang percaya dari golongan bersunat yang menyertai Petrus, tercengang-cengang, karena melihat, bahwa karunia Roh Kudus dicurahkan ke atas bangsa-bangsa lain juga, 10:46 sebab mereka mendengar orang-orang itu berkata-kata dalam bahasa roh dan memuliakan Allah. Lalu kata Petrus: 10:47 "Bolehkah orang mencegah untuk membaptis orang-orang ini dengan air, sedangkan mereka telah menerima Roh Kudus sama seperti kita?" 10:48 Lalu ia menyuruh mereka dibaptis dalam nama Yesus Kristus. Kemudian mereka meminta Petrus, supaya ia tinggal beberapa hari lagi bersama-sama dengan mereka.
Baptisan yang dilakukan oleh Paulus (Kisah 19:1-8 ) konteksnya juga menunjuk pada Kerajaan Allah dan kehadiran Roh Kudus sebagai kesatuan ketritunggalan.
* Kisah 19:1-8 19:1 Ketika Apolos masih di Korintus, Paulus sudah menjelajah daerah-daerah pedalaman dan tiba di Efesus. Di situ didapatinya beberapa orang murid. 19:2 Katanya kepada mereka: "Sudahkah kamu menerima Roh Kudus, ketika kamu menjadi percaya?" Akan tetapi mereka menjawab dia: "Belum, bahkan kami belum pernah mendengar, bahwa ada Roh Kudus." 19:3 Lalu kata Paulus kepada mereka: "Kalau begitu dengan baptisan manakah kamu telah dibaptis?" Jawab mereka: "Dengan baptisan Yohanes." 19:4 Kata Paulus: "Baptisan Yohanes adalah pembaptisan orang yang telah bertobat, dan ia berkata kepada orang banyak, bahwa mereka harus percaya kepada Dia yang datang kemudian dari padanya, yaitu Yesus." 19:5 Ketika mereka mendengar hal itu, mereka memberi diri mereka dibaptis dalam nama Tuhan Yesus. 19:6 Dan ketika Paulus menumpangkan tangan di atas mereka, turunlah Roh Kudus ke atas mereka, dan mulailah mereka berkata-kata dalam bahasa roh dan bernubuat. 19:7 Jumlah mereka adalah kira-kira dua belas orang. 19:8 Selama tiga bulan Paulus mengunjungi rumah ibadat di situ dan mengajar dengan berani. Oleh pemberitaannya ia berusaha meyakinkan mereka tentang Kerajaan Allah.
Mengenai ayat Roma 6:3, kita dapat melihat konteks kotbah Paulus yang tetap berbicara dalam proses pembenaran oleh Allah Tritunggal karena iman yang menghasilkan keselamatan (Roma 5). Baptisan juga digambarkan sebagai proses kematian dan bangkit dengan Kristus (Roma 6:1-14), proses ini disebutkan oleh rasul Paulus sebagai pekerjaan Roh Kudus yang memperbaharui dimana akan disusul dengan kehadiran Roh Allah yang akan mendiami umat percaya (Roma 8:1-17).
* Roma 6:3 Atau tidak tahukah kamu, bahwa kita semua yang telah dibaptis dalam Kristus, telah dibaptis dalam kematian-Nya?
Baptisan yang dilakukan sekitar Filipus cukup menjelaskan kehadiran Allah tritunggal yang perlu hadir dalam pembaptisan seutuhnya. Orang-orang yang bertobat dibaptiskan dalam nama Yesus (Kisah 8:16) oleh Filipus, tetapi ini oleh Petrus dan Yohanes dianggap tidak cukup, sebab mereka kemudian berdoa kepada Bapa dan memohon agar Roh Kudus turun ke atas orang-orang itu (Kisah 8:14-24).
* Kisah 8:16-17 8:16 Sebab Roh Kudus belum turun di atas seorang pun di antara mereka, karena mereka hanya dibaptis dalam nama Tuhan Yesus. 8:17 Kemudian keduanya menumpangkan tangan di atas mereka, lalu mereka menerima Roh Kudus.
Jadi dari kasus-kasus pembaptisan yang dilakukan sekitar rasul Petrus, Paulus, dan Filipus, kita dapat melihat bahwa sekalipun mereka hanya menggunakan rumus baptisan dalam nama Yesus saja, itu perlu dikaitkan dalam konteks kehadiran Allah Tritunggal seutuhnya.
Perintah Yesus untuk membaptiskan dalam nama Bapa, Anak dan Roh Kudus (Matius 28:19) bersifat perintah yang menyeluruh dimana ketiga pribadi Allah perlu dihadirkan dalam proses pertobatan dan pembaptisan untuk menjadi bagian dari persekutuan umat percaya. Kalau kedua lainnya adalah nama lain dari Yesus sendiri, tentu Yesus tidak akan memberikan rumus baptisan tritunggal itu.
Namun, sekalipun demikian, dalam praktek para rasul kita melihat variasi dalam saat-saat kehadiran ketritunggalan itu. Dalam ajakan Petrus untuk bertobat dan dibaptis di hari Pentakosta, kehadiran Roh Kudus terjadi sebagai akibat pembaptisan dalam nama Yesus, dan ini disebabkan karena panggilan keselamatan Tuhan Allah (Kisah 2:29-40). Namun, dalam pembaptisan Kornelius oleh Petrus, kita dapat melihat bahwa kehadiran Allah Bapa dan Roh Kudus sudah terjadi sebelum dibaptiskan dalam nama Yesus.
Dalam kasus pertobatan Paulus, ia yang sudah percaya Allah Bapa, kemudian perlu diperkenalkan kepada Tuhan Yesus dan penuh dengan Roh Kudus sebelum dibaptiskan dengan air (Kisah 9:17-18). Sebaliknya, pembaptisan Filipus dalam nama Yesus (Kisah 8:16) dianggap belum cukup dan lengkap karena belum ada kehadiran Roh Kudus, itulah sebabnya kemudian mereka ditumpangi tangan supaya beroleh Roh Kudus. Kalau nama Yesus sudah mencakup juga nama Bapa dan Roh Kudus, tentu kehadiran yang lain (yang dianggap Yesus juga) pada saat berbeda tidak perlu.
* Kisah 9:17-18 9:17 Lalu pergilah Ananias ke situ dan masuk ke rumah itu. Ia menumpangkan tangannya ke atas Saulus, katanya: "Saulus, saudaraku, Tuhan Yesus, yang telah menampakkan diri kepadamu di jalan yang engkau lalui, telah menyuruh aku kepadamu, supaya engkau dapat melihat lagi dan penuh dengan Roh Kudus." 9:18 Dan seketika itu juga seolah-olah selaput gugur dari matanya, sehingga ia dapat melihat lagi. Ia bangun lalu dibaptis.
Tafsiran 2 :
Babtisan dalam Nama Yesus yang dimaksudkan Petrus dan Rasul-rasul lain yang dicatat dalam Kitab Kisah Para Rasul dalah babtisan 'Roh Kudus' :
* KISAH 2:38 Jawab Petrus kepada mereka: "Bertobatlah dan hendaklah kamu masing-masing memberi dirimu dibaptis dalam nama Yesus Kristus untuk pengampunan dosamu, maka kamu akan menerima karunia Roh Kudus
* KISAH 10:42-48 10:42 Dan Ia telah menugaskan kami memberitakan kepada seluruh bangsa dan bersaksi, bahwa Dialah yang ditentukan Allah menjadi Hakim atas orang-orang hidup dan orang-orang mati. 10:43 Tentang Dialah semua nabi bersaksi, bahwa barangsiapa percaya kepada-Nya, ia akan mendapat pengampunan dosa oleh karena nama-Nya." 10:44 Ketika Petrus sedang berkata demikian, turunlah Roh Kudus ke atas semua orang yang mendengarkan pemberitaan itu. 10:45 Dan semua orang percaya dari golongan bersunat yang menyertai Petrus, tercengang-cengang, karena melihat, bahwa karunia Roh Kudus dicurahkan ke atas bangsa-bangsa lain juga, 10:46 sebab mereka mendengar orang-orang itu berkata-kata dalam bahasa roh dan memuliakan Allah. Lalu kata Petrus: 10:47 "Bolehkah orang mencegah untuk membaptis orang-orang ini dengan air, sedangkan mereka telah menerima Roh Kudus sama seperti kita?" 10:48 Lalu ia menyuruh mereka dibaptis dalam nama Yesus Kristus. Kemudian mereka meminta Petrus, supaya ia tinggal beberapa hari lagi bersama-sama dengan mereka.
Perintah diatas tidak mengejutkan para pendengar Petrus, karena mereka sudah mendengar dan mengenal babtisan. Babtisan air umat Kristiani adalah sama dengan model babtisan Nabi Yahya (Yohanes Pembabtis) yaitu babtisan sebagai tanda pertobatan, dan yang dilakukan setelah pertobatan.
Tetapi babtisan dalam Nama Yesus ini dihubungkan dengan pencurahan/ karunia Roh Kudus.
Jenis-jenis babtisan dalam Kekristenan :
Babtisan Air
Babtisan Roh
Babtisan Api
Yesus membabtis dengan Roh dan Api :
* LUKAS 3:15-17 3:15 Tetapi karena orang banyak sedang menanti dan berharap, dan semuanya bertanya dalam hatinya tentang Yohanes, kalau-kalau ia adalah Mesias, 3:16 Yohanes menjawab dan berkata kepada semua orang itu: "Aku membaptis kamu dengan air, tetapi Ia yang lebih berkuasa dari padaku akan datang dan membuka tali kasut-Nya pun aku tidak layak. Ia akan membaptis kamu dengan Roh Kudus dan dengan api. 3:17 Alat penampi sudah di tangan-Nya untuk membersihkan tempat pengirikan-Nya dan untuk mengumpulkan gandum-Nya ke dalam lumbung-Nya, tetapi debu jerami itu akan dibakar-Nya dalam api yang tidak terpadamkan.
* Matius 3:11 Aku membaptis kamu dengan air sebagai tanda pertobatan, tetapi Ia yang datang kemudian dari padaku lebih berkuasa dari padaku dan aku tidak layak melepaskan kasut-Nya. Ia akan membaptiskan kamu dengan Roh Kudus dan dengan api.
"Dia akan membabtis kamu dengan Roh Kudus dan api" , Nabi Yahya (Yohanes Pembaptis) tidak berbicara tentang babtisan Roh Kudus sebagai suatu pengalaman, melainkan sebagai suatu pekerjaan yang dilaksanakan oleh Yesus Kristus, bahwa Dia akan membabtis kamu.
Petrus memberikan istilah "Babtis dalam nama Yesus" adalah proses Babtisan Roh ini dilaksanakan oleh Yesus sendiri, sehingga hal tersebut menjadi pengalaman 'rohani' orang-orang percaya, maksudnya urusannya orang yang bersangkutan dengan Yesus yang dipercayainya.
- end -
Blessings in Christ,
BP
August 4, 2007
|