16. Hanya Isa Al-Masih yang menjadi tanda dan saksi bagi hari kiamat. Mampu memberikan pengetahuan tentang hari Kiamat :
* Qs 4:159
Tidak ada seorang pun dari Ahli Kitab, kecuali akan beriman kepadanya (Isa) sebelum kematiannya. Dan di hari Kiamat nanti Isa itu akan menjadi saksi terhadap mereka.
http://quran.al-islam.com/Targama/DispT ... =159&t=ind
* Qs 43:61
Dan sesungguhnya Isa itu benar-benar memberikan pengetahuan tentang hari kiamat. Karena itu janganlah kamu ragu-ragu tentang kiamat itu dan ikutilah Aku. Inilah jalan yang lurus.
http://quran.al-islam.com/Targama/DispT ... a=61&t=ind
Secara Tunggal – tidak membagikan kepada nabi-nabi lainnya – Qur'an menyaksikan bahwa Isa Al-Masih mengetahui rahasia hari Kiamat. Dan secara Tunggal Ia menjadi tanda dan saksi bagi Hari-H tersebut. Ini suatu penghormatan Allah dan pendelegasian suatu rahasia pengetahuan terbesar yang hanya ada disisi Allah sendiri :
* Qs 31:34
Sesungguhnya Allah, hanya pada sisi-Nya sajalah pengetahuan tentang Hari Kiamat; dan Dia-lah Yang menurunkan hujan, dan mengetahui apa yang ada dalam rahim. Dan tiada seorang pun yang dapat mengetahui (dengan pasti) apa yang akan diusahakannya besok. Dan tiada seorang pun yang dapat mengetahui di bumi mana dia akan mati. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.
http://quran.al-islam.com/Targama/DispT ... a=34&t=ind
Para pakar kembali diherankan mengapa Isa yang diberi kuasa untuk mengetahui rahasia hari kiamat selama di bumi?
Konsekwensi atau Dakwah Isa yang manakah yang membuat Isa memerlukan pengetahuan demikian? Bila Dia tahu, tidakkah Ia akan/telah memberitahukannya kepada murid-muridNya?
Disinilah Injil – yang dituduh mendewakan Yesus – kali ini justru menyatakan "kekurangan Yesus" disaat Qur'an melebihkannya
Yesus berkata bahwa tidak ada seorangpun yang tahu tentang hari kiamat, tidak malaikat, tidak juga Yesus dalam masa inkarnasiNya di bumi (selama berada di dunia dalam kodrat manusia), melainkan Bapa sendiri (Markus 13:32).
Oleh
pengakuan yang polos satu ini, banyak orang menuduh bahwa Yesus bukan betul-betul Allah, karena Ia tidak Maha-Tahu. Salah!
Silahkan baca Artikel :
1.
YESUS TIDAK MAHA TAHU ? di
http://www.sarapanpagi.org/viewtopic.php?p=132#132
2.
Yesus tidak Maha Tahu, Ia tidak tahu kapan kiamat, di
http://www.sarapanpagi.org/viewtopic.php?p=1044#1044
Jangan lupa bahwa Yesus Kristus itu ber-dwikodrati Allah maupun manusia. Yesus sekalipun 100% Allah, Ia juga 100% manusia selama di dunia. Di dalam dunia ini, beberapa aspek kemanusiaanNya telah ditambahkan secara fisikal "daging" dan
"ditonjolkan sementara", alias tidak disembunyikan, itu sebabnya sengaja dicatatkan dalam Injil tentang "kelemahan" Yesus, misalnya merasakan haus, lapar, letih, terharu, menangis. Itu semua adalah karakteristik insani yang "ditambahkan" pada
"porsi-manusianya". SEBALIKNYA,
"porsi keilahian" Yesus harus "dikurangi" menjadi
tersembunyi sementara waktu didunia termasuk aspek-aspek
Maha-Hadir dan
Maha-Tahu. Maka Yesus, selama di dunia ini juga tidak bisa serentak berada dimana-mana secara fisik-dunia (walaupun secara potensi, Allah bisa dan tetap Maha-Hadir). Demikian juga Dia sebagai manudia tidak bisa mengkaitkan dimensi Hari Tuhan dengan menggunakan
kalender dunia yang terbatas (walau secara potensi, allah bisa dan tetap Maha-Tahu).
Dimana-mana dalam Alkitab, hari kiamat itu disebutkan sebagai "Hari-Tuhan" atau hari Kristus. "Hari" tersebut adalah SAAT ILAHI yang paling luar biasa, mungkin lebih dasyat daripada hari kejadian alam raya, entahlah! Tampaknya itu bukan dimensi kalender dunia yang berkaitan dengan "saat peredaran matahari" (sistem 24 jam dunia). Matahari, langit dan isinya, termasuk penanggalan dunia, serentak akan dilenyapkan seperti yang diberitahukan di Alkitab :
* 2 Petrus 3:10
Tetapi hari Tuhan akan tiba seperti pencuri. Pada hari itu langit akan lenyap dengan gemuruh yang dahsyat dan unsur-unsur dunia akan hangus dalam nyala api, dan bumi dan segala yang ada di atasnya akan hilang lenyap.
KJV,
But the day of the Lord will come as a thief in the night; in the which the heavens shall pass away with a great noise, and the elements shall melt with fervent heat, the earth also and the works that are therein shall be burned up.
TR Translit,
êxei de hê hêmera kuriou hôs kleptês en nukti en hê hoi ouranoi roizêdon pareleusontai stoicheia de kausoumena luthêsontai kai gê kai ta en autê erga katakaêsetai
Disini, kapasitas matematika dunia tidak berdaya mengkorelasi kedua jenis HARI yang berlainan dimensinya itu. Sangat mungkin bahwa Yesus-pun "terkendala" kalau harus menyampaikan Hari Tuhan itu dalam dimensi dan cakupan unsur-unsur bahasa kalender dunia. Namun kini Yesus bukan hanya sekedar TAHU "hari-H" tersebut. Ia justru sibuk berurusan dengan "Hari Tuhan" yang dikuasakan Allah kepadaNya. Ia sedang mempersiapkan diriNya untuk datang kembali ke dunia, dan menjemput umatNya ketempatNya di Rumah Bapa :
* Yohanes 14:3
Dan apabila Aku telah pergi ke situ dan telah menyediakan tempat bagimu, Aku akan datang kembali dan membawa kamu ke tempat-Ku, supaya di tempat di mana Aku berada, kamu pun berada.
KJV,
And if I go and prepare a place for you, I will come again, and receive you unto myself; that where I am, there ye may be also.
TR Translit,
kai ean poreuthô kai etoimasô humin topon palin erchomai kai paralêpsomai humas pros emauton hina hopou eimi egô kai humeis hête
Dan kedatangan kali ini akan terjadi secara amat mendadak, diluar sangkaan dan hitungan kalender manusia :
* Lukas 12:40
Hendaklah kamu juga siap sedia, karena Anak Manusia datang pada saat yang tidak kamu sangkakan."
* Matius 24:27
Sebab sama seperti kilat memancar dari sebelah timur dan melontarkan cahayanya sampai ke barat, demikian pulalah kelak kedatangan Anak Manusia.
* Matius 24:38-39
24:38 Sebab sebagaimana mereka pada zaman sebelum air bah itu makan dan minum, kawin dan mengawinkan, sampai kepada hari Nuh masuk ke dalam bahtera,
24:39 dan mereka tidak tahu akan sesuatu, sebelum air bah itu datang dan melenyapkan mereka semua, demikian pulalah halnya kelak pada kedatangan Anak Manusia.
Sifat kedatangan Kristus yang kedua, sama seperti saat Ia naik ke Surga :
* Kisah 1:11
dan berkata kepada mereka: "Hai orang-orang Galilea, mengapakah kamu berdiri melihat ke langit? Yesus ini, yang terangkat ke sorga meninggalkan kamu, akan datang kembali dengan cara yang sama seperti kamu melihat Dia naik ke sorga."
Selaras dengan apa yang dikatakan malaikat itu, Yesus telah memberitahukannya demikian :
* Matius 24:30
Pada waktu itu akan tampak tanda Anak Manusia di langit dan semua bangsa di bumi akan meratap dan mereka akan melihat Anak Manusia itu datang di atas awan-awan di langit dengan segala kekuasaan dan kemuliaan-Nya.
Bagaimanapun, Yesus sebagai Allah amat tahu bahwa peta masa depan bagi hari-H adalah lebih merupakan sebuah
sandungan, bukan batuan kepada pengembangan iman. Sejumlah tanda-tanda tentang kedatangan Tuhan telah diberikan, dan kita anak-anakNya sudah dicukupkan dengan pernyataan Yesus itu untuk siap menyongsongNya.
* 1 Tesalonika 5:4-6
5:4 Tetapi kamu, saudara-saudara, kamu tidak hidup di dalam kegelapan, sehingga hari itu tiba-tiba mendatangi kamu seperti pencuri,
5:5 karena kamu semua adalah anak-anak terang dan anak-anak siang. Kita bukanlah orang-orang malam atau orang-orang kegelapan.
5:6 Sebab itu baiklah jangan kita tidur seperti orang-orang lain, tetapi berjaga-jaga dan sadar.
Haleluyah!