SarapanPagi Biblika

Studi Alkitab & Pustaloka Kristiani
It is currently Tue Jan 06, 2009 3:04 pm

All times are UTC + 7 hours




Post new topic Reply to topic  [ 3 posts ] 
Author Message
 Post subject: 73. ALKITAB VERSUS ILMU PENGETAHUAN MODERN !
PostPosted: Fri Oct 27, 2006 5:39 pm 
Offline
Merdeka dlm Kristus
Merdeka dlm Kristus
User avatar

Joined: Fri Jun 09, 2006 5:20 pm
Posts: 4833
http://www.kebohongan-kristen.150m.com/alkitab_vs_iptek

Quote:
ALKITAB VERSUS ILMU PENGETAHUAN MODERN !!!


Ada beberapa kasus dalam Alkitab yang secara tegas bertentangan dengan ilmu pengetahuan (sains) modern. Pertentangan ini membuktikan bahwa Alkitab sama sekali bukan firman Allah, tetapi merupakan karya tulis tangan-tangan jahil pada masa lampau.



JAWAB :


Tuduhan terhadap Alkitab, dapat dibaca di Artikel Menjamu Tuduhan Salah Paham : ALKITAB ITU PALSU, KORUP, REKAYASA MANUSIA, ALKITAB ASLI SUDAH LAMA HILANG di http://www.sarapanpagi.org/alkitab-itu- ... vt580.html


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Fri Oct 27, 2006 5:44 pm 
Offline
Merdeka dlm Kristus
Merdeka dlm Kristus
User avatar

Joined: Fri Jun 09, 2006 5:20 pm
Posts: 4833
Quote:
1. KITAB KEJADIAN: Penciptaan siang dan matahari.

1:1. Pada mulanya Ellohim menciptakan langit dan bumi.
1:2 Bumi belum berbentuk dan kosong; gelap gulita menutupi samudera raya, dan Roh Allah melayang-layang di atas permukaan air.
1:3. Berfirmanlah Allah: "Jadilah terang." Lalu terang itu jadi.
1:4 Allah melihat bahwa terang itu baik, lalu dipisahkan-Nyalah terang itu dari gelap.
1:5 Dan Allah menamai terang itu siang, dan gelap itu malam. Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari pertama.

AYAT2 DI ATAS BERBICARA TENTANG PENCIPTAAN HARI PERTAMA. BANDINGKAN DENGAN PENCIPTAAN HARI KEEMPAT BERIKUT INI:

1:16 Maka Ellohim menjadikan kedua benda penerang yang besar itu, yakni yang lebih besar untuk menguasai siang dan yang lebih kecil untuk menguasai malam, dan menjadikan juga bintang-bintang.
1:17 Ellohim menaruh semuanya itu di cakrawala untuk menerangi bumi,
1:18 dan untuk menguasai siang dan malam, dan untuk memisahkan terang dari gelap. Ellohim melihat bahwa semuanya itu baik.
1:19 Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari keempat.

Penjelasan:

Dijelaskan menurut Alkitab, bahwa pada hari pertama, Ellohim (Tuhan-Tuhan) telah menciptakan siang dan malam. Ini sesuatu yang sangat aneh dan tidak bisa diterima secara ilmiah oleh sains modern, oleh karena Ellohim baru menciptakan matahari pada hari keempat. Sesuatu yang sangat tidak masuk akal, bahwa "siang dan malam" sudah ada sebelum matahari diciptakan!

Sebuah kitab yang seharusnya menjadi petunjuk bagi kemaslahatan umat manusia, ternyata bertentangan dengan ilmu pengetahuan yang ada dalam umat manusia.

Menurut sains modern, kejadian siang dan malam disebabkan oleh rotasi/berputarnya bumi pada porosnya terhadap matahari. Matahari yang terus-menerus bersinar menerangi sistem tata surya, menimbulkan terjadinya siang dan malam bukan saja terhadap bumi, tetapi juga terhadap delapan planet lainnya dalam sistem tata surya, berikut satelit-satelitnya (bulan dan semacamnya).

Jadi, bukannya siang dan malam itu muncul secara tiba-tiba, tetapi ia muncul disebabkan oleh sinar matahari.



JAWAB :


Ada yang berpendapat bahwa terang yang dimaksud adalah terang "kosmis" karena matahari bukanlah satu-satunya sumber terang.

Adalah sangat menarik anda mengatakan bahwa Alkitab membuat perbedaan antara "terang" yang diciptakan oleh Allah -- ELOHIM (Plural Majesty) -- pada hari yang pertama dari penciptaan, dengan "matahari" yang diciptakan pada hari ke-empat dari penciptaan (Kejadian 1).

Kisah yang dicatat dalam Kitab Kejadian bukan laporan ilmiah tentang penciptaan. Kitab Kejadian tidak menceritakan tentang cara Allah menciptakan, hanya bahwa yang menciptakan adalah Allah. Ia sekelumit pun tidak menceritakan tentang "jangka waktu" penciptaan itu; bahwa hari-hari itu lamanya bukan 24 jam seperti hari-hari manusia, itu jelas, sebab kitab Kejadian sendiri mengatakan, bahwa hari pertama usai sebelum matahari diciptakan.

Terdapat sejumlah tanggapan tentang arti hari-hari yang disebut dalam cerita Kejadian itu, bahwa yang dimaksud dengan itu adalah abad-abad geologis, atau, bukan hari-hari penciptaan itu sendiri, melainkan hari-hari pada mana penciptaan itu dinyatakan kepada manusia. Justru tepat bila berpendapat, bahwa yang dimaksud dengan hari-hari itu adalah hari-hari Allah, dan bahwa sia-sialah untuk mencoba mengukurnya dengan ukuran waktu manusia. Alkitab sendiri mengatakan bahwa waktu Allah tidak sama dengan waktu manusia.


* 2 Petrus 3:8
Akan tetapi, saudara-saudaraku yang kekasih, yang satu ini tidak boleh kamu lupakan, yaitu, bahwa di hadapan Tuhan satu hari sama seperti seribu tahun dan seribu tahun sama seperti satu hari.

EN DE TOUTO MÊ LANTHANETÔ HUMAS AGAPÊTOI HOTI (bahwa) MIA (satu) HÊMERA (hari) PARA (di samping) KURIÔ (Tuhan) HÔS (sama seperti) KHILIA (seribu) ETÊ (tahun) KAI (dan) KHILIA (seribu) ETÊ (tahun) HÔS (sama seperti) HÊMERA (hari) MIA (satu)


Ada pula pandangan lain mengenai pengadaan matahari, bulan, dan bintang-bintang. Pandangan yang satu menyatakan bahwa matahari, bulan, dan bintang-bintang diciptakan pada penciptaan mula-mula yang disebut di Kejadian 1:1 dan seterusnya, tetapi bahwa pada hari keempat berubah terang benda-benda penerang itu menembus kabut dan mencapai bumi. Mungkin ada yang keberatan ketika mendengar bahwa Allah telah menjadikan dua penerang yang besar.


* Kejadian 1:16
Maka Allah menjadikan kedua benda penerang yang besar itu, yakni yang lebih besar untuk menguasai siang dan yang lebih kecil untuk menguasai malam, dan menjadikan juga bintang-bintang.

VAYA'AS (dan Dia menjadikan) 'ELOHÎM 'ET-SYENÊY HAME'OROT HAGEDOLÎM 'ET-HAMÂ'ÔR HAGÂDOL LEMEMSYELET HAYÔM VE'ET-HAMÂ'ÔR HAQÂTON LEMEMSYELET HALAYLÂH VE'ÊT HAKÔKHÂVÎM


Kata yang diterjemahkan menjadikan, Ibrani VAYA'AS (dan Dia menjadikan) dari kata 'ÂSÂH, belum tentu menyangkut sebuah tindakan penciptaan, karena berbeda dari kata menciptakan, Ibrani BÂRÂ' yang digunakan dalam Kejadian 1:1 sbb :


* Kejadian 1:1
Pada mulanya Allah menciptakan langit dan bumi.

BERÊ'SYÎT BÂRÂ' (Dia menciptakan) 'ELOHÎM 'ÊT HASYÂMAYIM VE'ÊT HÂ'ÂRETS


Lagi pula dalam ayat berikutnya (Kejadian 1:17) dikatakan bahwa Allah menaruh semuanya (Ibrani: NÂTAN) itu di cakrawala. Ayat ini menggunakan kata Ibrani yang biasanya diterjemahkan memberi, yang sering digunakan dalam pengertian mengadakan. Bila kata NÂTAN diartikan sebagai mengadakan, kita dapat menerjemahkan Kejadian 1:17, "Dan Allah mengadakan (yakni mengangkat) semuanya itu di cakrawala untuk menerangi bumi." Jadi, ayat ini mungkin menunjuk pada pernyataan Allah mengenai fungsi benda-benda penerang dan bukan kepada penciptaannya. Kata menciptakan (Ibrani: BÂRÂ') tidak digunakan di sini.

Pandangan selanjutnya berpendapat bahwa sementara terang diciptakan pada hari pertama, terang itu dipusatkan pada matahari pada hari keempat; yakni, pada waktu Allah berfirman, benda-benda angkasa mulai bekerja sebagai penerang alam semesta.

Meskipun Alkitab bukan Buku Science, namun bagaimanapun juga Alkitab tidak pernah bertentangan dengan ilmu pengetahuan modern, semua bukti-bukti yang pernah ada, tidak ada yang bertentangan dengan Alkitab, bahkan sebaliknya ada banyak hal-hal yang ditemukan pada zaman modern mendukung tulisan-tulisan yang ada di dalam Alkitab. Seluruh isi Alkitab mutlak dapat dipercaya baik secara ilmiah maupun rohani, karena Alkitab adalah firman Allah yang asli.

Sayangnya ada orang-orang yang kurang mengerti atau kurang berhati-hati dalam menafsirkan isi Alkitab sehingga kelihatannya ada kesalahan-kesalahan di dalam Alkitab, tetapi sebetulnya tidak ada kesalahan di dalam Alkitab. Semua kesalahan yang terjadi adalah kesalahan dari pihak manusia yang menafsirkannya dengan sembarangan dan tidak berhati-hati, atau manusia yang percaya kepada ilmu pengetahuan yang buruk dan tidak mempunyai bukti-bukti yang pasti.


Top
 Profile  
 
 Post subject:
PostPosted: Fri Oct 27, 2006 7:08 pm 
Offline
Merdeka dlm Kristus
Merdeka dlm Kristus
User avatar

Joined: Fri Jun 09, 2006 5:20 pm
Posts: 4833
Quote:
2. KITAB MARKUS: Jatuhnya bintang pada hari kiamat.

13:24. "Tetapi pada masa itu, sesudah siksaan itu, matahari akan menjadi gelap dan bulan tidak bercahaya
13:25 dan bintang-bintang akan berjatuhan dari langit, dan kuasa-kuasa langit akan goncang.

Penjelasan:

Menurut ayat 25, pengarang Markus menduga bahwa bintang2 di angkasa itu sebesar batu kali, sehingga pada hari kiamat nanti bintang2 itu akan berjatuhan menimpa bumi. Padahal, terdapat milyaran bintang di jagat raya ini, yang besarnya bahkan jauh melebihi bumi. Sebagai gambaran, dalam sistem jagat raya, matahari adalah sebuah bintang kecil yang bisa jadi tidak terlihat. Ini menunjukkan bahwa masih ada milyaran "matahari2" lain di jagat raya ini.

Dalam sistem tata surya sendiri, matahari merupakan "bintang" terbesar, berturut2 disusul planet yupiter, saturnus, uranus, neptunus, mars, baru kemudian bumi.

Jadi, bagaimana mungkin bintang2 tersebut akan berjatuhan ke bumi? Sangat tidak ilmiah dan tidak masuk akal!

Kontroversi:

**Markus 13:25 mungkin dapat dikontroversikan dengan ayat Al-Qur'an berikut ini:

"Maka apakah mereka tidak melihat langit dan bumi yang ada di hadapan dan di belakang mereka? Jika Kami menghendaki, niscaya Kami benamkan mereka di bumi atau Kami jatuhkan kepada mereka gumpalan dari langit. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kekuasaan Tuhan) bagi setiap hamba yang kembali (kepada-Nya). (QS. 34:9)


Wassalaam.



JAWAB :


Pada dasarnya Pengkritik kalangan muslim ini tidak mempercayai Alkitab, sehingga apapun yang tertulis akan dikatakan tidak masuk akal. Nubuat adanya hari kiamat dalam kepercayaan Muslim-pun juga "tidak masuk akal", saya kutip artikel dari http://hudzaifah.org/PrintArticle211.phtml

Quote:
Pernahkah terbersit dipikiranmu? Tatkala manusia dikumpulkan di Padang Mahsyar? Pernahkah terbersit dipikiranmu wahai saudaraku, tatkala disana matahari sangat dekat di ujung kepala? Rasulullah SAW bersabda : Di hari kiamat nanti matahari akan mendekati manusia, sehingga jaraknya hanya satu mil. Manusia akan berada dalam keringatnya masing-masing sesuai dengan amal perbuatannya. Ada yang keringatnya sampai mata kaki, ada yang sampai lutut, ada yang sampai setengah badan dan ada yang tenggelam sampai mulutnya.?


Bisakah dimasukkan ke akal kita bahwa nanti pada hari kiamat Matahari menekati manusia dengan jarak 1 mil saja?

Selanjutnya, silahkan lihat juga di http://www.al-shia.com/html/id/shia/mesbah/50.htm

Quote:
Al-Qur’an memberikan gambaran tentang keadaan benda-benda langit ketika Hari Kiamat tiba. Bahwa bulan, matahari, bintang-bintang yang begitu besar, bahkan sebagian bintang-bintang itu lebih besar dari bumi yang kita tempati ini, yang lebih terang jutaan kali lipat dan sinarnya dari matahari yang kita lihat, semua itu akan hancur dan sinarnya menjadi pudar lalu padam. Segala gerak, tatanan dan aturannya menjadi hancur. Matahari bertabrakan dengan bulan. Adapun langit yang kita lihat akan bergoncang, terbelah dan hancur. Gugusan langit akan luluh bagaikan barang-barang tambang yang diluluhkan dan mencair. Alam ini dipenuhi dengan asap tebal dan awan gelap.[Lihat surah Al-Qiyamah: 8-9, Al-Takwir: 1-2, Al-Infithar: 2, Ath-Thur: 1, Al-Haqqah: 16, Ar-Rahman: 37, Al-Mursalat: 9, An-Naba’: 19, Al-Anbiya’: 104, Al-Furqan: 25, Ad-Dukhan: 10.]


Apakah hari kiamat Hari Kiamat menurut Al-Qur'an ini juga tidak masuk akal?

Kemudian silahkan baca QS 18:86 sbb :

Quote:
Al-Kahf 86. Hingga apabila dia telah sampai ke tempat terbenam matahari, dia melihat matahari terbenam di dalam laut yang berlumpur hitam, dan dia mendapati di situ segolongan umat. Kami berkata: "Hai Zulkarnain, kamu boleh menyiksa atau boleh berbuat kebaikan terhadap mereka".

http://quran.al-islam.com/Targama/DispT ... a=86&t=ind


Menurut pengkritik Muslim diatas : "Dalam sistem tata surya sendiri, matahari merupakan "bintang" terbesar, berturut2 disusul planet yupiter, saturnus, uranus, neptunus, mars, baru kemudian bumi".
Dapatkah pengertian QS 18:86 diselaraskan seturut iptek (scientific)?


Quote:
13:32 Tetapi tentang hari atau saat itu tidak seorangpun yang tahu, malaikat-malaikat di sorga tidak, dan Anakpun tidak, hanya Bapa saja."


Lebih lanjut, menurut ayat 32, Yesus sendiri tidak mengetahui kapan datangnya hari kiamat. Bagaimana mungkin Yesus yang konon adalah Tuhan sampai tidak tahu kapan datangnya hari kiamat? Konsep Tuhan yang sangat lemah!



JAWAB :



* Markus 13:32,
Tetapi tentang hari atau saat itu tidak seorangpun yang tahu, malaikat-malaikat di surga tidak, dan Anakpun tidak, hanya Bapa saja.

TR Translit, peri de tês hêmeras ekeinês kai tês hôras oudeis oiden oude hoi aggeloi hoi en ouranô oude ho huios ei mê ho patêr

* Matius 24:36,
Tetapi tentang hari dan saat itu tidak seorangpun yang tahu, malaikat-malaikat di surga tidak, dan Anakpun tidak, hanya Bapa sendiri.

TR Translit, peri de tes hêmeras ekeinês kai tês hôras oudeis oiden oude hoi aggeloi ton ouranôn ei mê ho patêr mou monos


Ayat diatas ini menunjuk kepada waktu Yesus masih ada di dunia, dimana ayat diatas diucapkan dalam masa inkarnasi Yesus. Pastilah Yesus yang kembali pada kemuliaan-Nya yang semula kini telah mengetahui saat kedatangan-Nya kembali. Apakah benar Yesus tidak Maha Tahu? Ayat-ayat di bawah ini menunjukkan bahwa Yesus memperlihatkan pengetahuan tentang hal-hal yang hanya dapat diketahui jika Ia Maha Tahu.


* Matius 16:21,
"Sejak waktu itu Yesus mulai menyatakan kepada murid-murid-Nya bahwa Ia harus pergi ke Yerusalem dan menanggung banyak penderitaan dari pihak tua-tua, imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat, lalu dibunuh dan dibangkitkan pada hari ketiga."

* Lukas 6:8,
"Tetapi Ia mengetahui pikiran mereka, lalu berkata kepada orang yang mati tangannya itu: 'Bangunlah dan berdirilah di tengah!' Maka bangunlah orang itu dan berdiri."

* Yohanes 4:29,
"Mari, lihat! Di sana ada seorang yang mengatakan kepadaku segala sesuatu yang telah kuperbuat. Mungkinkah Dia Kristus itu?"




Yesus Maha Tahu. Namun dalam hal hari kiamat bisa saja memang Yesus membatasi pengetahuanNya, dalam keadaanNya sebagai manusia. Perlu dipahami perendahan diri Yesus ('kenosis'). Artinya, dalam keadaanNya sebagai manusia, ada hal-hal yang bersifat kemanusiawian yang harus dipikul oleh Yesus. Dalam hal ini, Ia telah membuat diriNya menjadi lebih rendah dari BapaNya, sehingga kapan kiamat tiba, hanya Bapa yang tahu.

Lebih jauh ttg Matius 24:36 tidak ditulis "Aku 'tidak tahu", tapi "Anak 'tidak tahu".

Coba bandingkan variasi penulisan antara "Aku" dengan "Anak".


* Yohanes 10:30
Aku dan Bapa adalah satu

TR Translit, egô kai ho patêr hen esmen


* Matius 24:36
Tetapi tentang hari dan saat itu tidak seorangpun yang tahu, malaikat-malaikat di surga tidak, dan Anakpun tidak, hanya Bapa sendiri.

TR Translit, peri de tês hêmeras ekeinês kai tês hôras oudeis oiden oude oi aggeloi tôn ouranôn ei mê ho patêr mou monos


Sekedar ilustrasi, saat Megawati masih menjadi Presiden RI...

Ketua Umum Partai (PDI-P) tidak dapat memberhentikan Menteri Luar Negeri, tetapi Presiden RI dapat, nah, apakah Megawati tidak dapat memberhentikan Menteri Luar Negeri?
Megawati sebagai ketua PDI-P tidak berwenang memecat Meteri Luar Negeri.
Tetapi Megawati adalah Presiden, yang bisa memecat Menteri Luar Negeri
Apakah disimpulkan Megawati tidak bisa memecat Menteri Luar Negeri?



Yesus sebagai manusia, 'Anak', tidak berwenang mengetahui hari Kiamat.
tetapi Yesus adalah Allah, yang Maha Tahu
Apakah disimpulkan Yesus sebagai Allah tidak tahu hari kiamat?

Yesus tidak mengucapkannya dengan "Aku tidak tahu" tetapi mengucapkannya dengan "Anak tidak tahu".


Matius 24:36/ Markus 13:32, menekankan bahwa 'tidak ada manusia yang tahu akan hari itu', Anak-pun tidak, artinya Yesus dalam keadaan sementaraNya sebagai manusia yang sedang mengucapkan hal itu tidak mempunyai wewenang untuk tahu hari itu.
Maka ayat diatas mempunyai penekanan bahwa "hari itu benar-benar misteri/ tak diduga-duga"


Tetapi apakah sebagai Allah, Yesus tidak tahu?

Tentu saja Ia Maha Tahu......
Ia tahu kapan Ia disalib, Ia tahu siapa yang akan mengkianatinya, Ia tahu pikiran jahat orang2 Farisi yang hendak menyerangnya, Ia tahu perasaan perempuan yang kedapatan berzinah dan hendak dirajam, Ia tahu kualitas iman perempuan Kanaan yang disebutNya 'kunarion' Ia mengucapkannya sebab Ia tahu bagaimana iman perempuan ini. Ia tahu sejarah perempuan samaria yang sedang bercakap2 denganNya, Ia Tahu kebiasaan ritual orang Samaria........ dst.....
Ada banyak bukti yang membuktikan Ia tahu, sebab Ia adalah Allah.


Artikel Terkait :

1. YESUS TIDAK MAHA TAHU ?, di http://www.sarapanpagi.org/viewtopic.php?p=132#132
2. Yesus Kristus adalah YHVH, di : http://www.sarapanpagi.org/viewtopic.php?p=97#97
3. Yesus Kristus adalah Allah : http://www.sarapanpagi.org/viewtopic.php?p=80#80
4. Yesus Kristus adalah Tuhan : http://www.sarapanpagi.org/viewtopic.php?p=1440#1440


Sumber : Yohannes/Biblika



Blessings,
BP
October 27, 2006


Top
 Profile  
 
Display posts from previous:  Sort by  
Post new topic Reply to topic  [ 3 posts ] 

All times are UTC + 7 hours


Who is online

Users browsing this forum: No registered users and 0 guests


You cannot post new topics in this forum
You cannot reply to topics in this forum
You cannot edit your posts in this forum
You cannot delete your posts in this forum
You cannot post attachments in this forum

Search for:
Jump to:  
Powered by phpBB & phpBB SEO
Sarapan Pagi © 2006 by BP & Saxman
Links: Hosting Murah | Parfum Murah