SarapanPagi Biblika

Studi Alkitab & Pustaloka Kristiani
It is currently Fri Jul 30, 2010 12:34 am

All times are UTC + 7 hours




Post new topic Reply to topic  [ 6 posts ] 
Author Message
 Post subject: 7. KELUARGA
PostPosted: Mon Oct 27, 2008 2:12 pm 
Offline
Merdeka dlm Kristus
Merdeka dlm Kristus
User avatar

Joined: Fri Jun 09, 2006 5:20 pm
Posts: 6387
PEDOMAN KONSELING :

7. KELUARGA


Daftar isi :

A. DISIPIN ANAK
B. PERCERAIAN
C. IKATAN PERNIKAHAN
D. HUBUNGAN ORANG TUA DAN ANAK
E. MENIKAH LAGI


Sumber :
Pat Robertson, The Christian Broadcasting Network


Top
 Profile  
 
 Post subject: Re: 7. KELUARGA
PostPosted: Mon Oct 27, 2008 2:16 pm 
Offline
Merdeka dlm Kristus
Merdeka dlm Kristus
User avatar

Joined: Fri Jun 09, 2006 5:20 pm
Posts: 6387
A. DISIPIN ANAK



MASALAH

Anak-anak mungkin tidak patuh atau memberontak kepada orang tua, pengasuh atau figur pejabat lainnya.


PANDANGAN ALKITAB

Bila seorang anak dibesarkan dengan prinsip-prinsip alkitab, dia cenderung akan tetap mengikuti prinsip tersebut dalam kehidupannya yang selanjutnya. Orang tua (atau pengasuh) bertanggung jawab atas pelatihan dan pendisiplin yang tepat bagi anak-anak asuh mereka sampai masa dimana mereka tidak lagi tergantung pada pengasuh.


KONSELING

Bicaralah dengan anak-anak sesuai tingkat pemahaman mereka. Jelaskan kepada mereka apa yang kamu harapkan dari mereka. Jangan hukum mereka dalam kemarahan.

Berilah contoh kepada mereka, agar mereka dapat meneladanimu, ingatlah apa yang kamu lakukan adalah lebih efektif dari pada hanya kata-kata melulu. Jika kamu memberikan pedoman/ arahan kepada mereka, hendaklah tetap teguh pada pedoman yang sama. Bawa mereka ke Gereja dan biarkan mereka menyaksikan kamu menyembah Allah dan berdoa, kemudian mohonlah kepada Allah untuk memberimu petunjuk apa yang harus kamu lakukan dengan mereka. Pastikan bilamana situasi di rumah secara langsung mendukung masalah tingkah laku anak-anak.

Ayah dan Ibu, bila keduanya masaih ada dalam suatu keluarga, harus membentuk satu kubu yang bersatu/ menyatu.
• Tidak ada perbedaan pendapat antara orang tua dihadapan anak-anak.
• Jangan ceroboh. Jadilah tegas dalam semua instruksi dan disiplin

Pahami bahwa tanggung jawab orang tua melampaui/ lebih besar dibanding pendidikan sekolah, klub, kelompok, dan organisasi lainnya dalam pengaruhnya atas anak-anak.
Ketika pengarus anak-anak sesuai dengan kehendak Allah, ortang tua dan pengasuh-pengasuh harus setia kepada tanggung jawab mereka seperti tercantum dalam Alkitab. Allah akan setia dalam karyaNya mengubah hati, tetapi orang tua harus melaksanakan tugas mereka juga.

Laksanakan disiplin sesuai dengan usia anak dan pelanggarannya. Peraturan disiplin adalah sebagai berikut :

(1) Buatlah pedoman/ petunjuk yang jelas sehingga anakmu tahu apa yang harus dilakukannya dan apa yang dilarang.
(2) Hukumlah setiap ketidak patuhan.
(3) Tegakkan disiplin dalam kasih bukan dalam kemarahan.
(4) Yakinkan si anak mengerti akan kesalahan yang telah dibuatnya.
(5) Tujukkan kasihmu kepadanya sesudahnya.
(6) Selalu berikan pengampunan sesudahnya, kemudian perlakukan anak itu seperti hal itu tidak pernah terjadi.
(7) Laksanakan terus disiplin, yakinkan perintahmu dipatuhi.
(8) Bila kamu bersalah, mintalah maaf dan pengampunan.
Ingatlah tidak ada sesuatupun yang dapat menggantikan waktu kebersamaanmu dengan si anak.


DOA

Yakinlah bahwa si konseli mengenal Yasus; bila belum, layani keselamatannya. Berdoalah bersama dia dan ajak dia ikut berdoa. Mohonlah kepada Tuhan untuk membantu konseli dalam masalahnya tentang disiplin anak. Yakinkan dia bahwa kamu bersama konselor-konselor lain akan terus berdoa untuknya.


BACAAN

Dare to Discipline by James Dobson
The Strong-Willed Child by James Dobson.


-----------------------------------------


AYAT :

* Ulangan 6: 5-7
6:5 Kasihilah TUHAN, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap kekuatanmu.
6:6 Apa yang kuperintahkan kepadamu pada hari ini haruslah engkau perhatikan,
6:7 haruslah engkau mengajarkannya berulang-ulang kepada anak-anakmu dan membicarakannya apabila engkau duduk di rumahmu, apabila engkau sedang dalam perjalanan, apabila engkau berbaring dan apabila engkau bangun.
* Amsal 22:6
Didiklah orang muda menurut jalan yang patut baginya, maka pada masa tuanyapun ia tidak akan menyimpang dari pada jalan itu.

* Amsal 19: 18
Hajarlah anakmu selama ada harapan, tetapi jangan engkau menginginkan kematiannya.

* Amsal 13: 24
Siapa yang tidak menggunakan tongkat, benci kepada anaknya; tetapi siapa mengasihi anaknya, menghajar dia pada waktunya

* Amsal 22 15
Kebodohan melekat pada hati orang muda, tetapi tongkat didikan akan mengusir itu daripadanya.

* Efesus 6:4
Dan kamu bapa-bapa, janganlah bangkitkan amarah di dalam hati anak-anakmu, tetapi didiklah mereka didalam ajaran dan nasihat Tuhan.

* 1 Timotius 3 : 4
Seorang kepala rumah tangga yang baik, disegani dan dihormati oleh anak-anaknya.

* Titus 2 : 4
Dan dengan demikian mendidik perempuan-perempuan muda mengasihi suami dan anak-anaknya



REFERENSI :

Instruksi
Amsal 13 : 24
Amsal 19 : 19
Amsal 22: 15

Instruksi
Efesus 6: 1-4
2 Timotius 3: 15


Top
 Profile  
 
 Post subject: Re: 7. KELUARGA
PostPosted: Mon Oct 27, 2008 2:25 pm 
Offline
Merdeka dlm Kristus
Merdeka dlm Kristus
User avatar

Joined: Fri Jun 09, 2006 5:20 pm
Posts: 6387
B. PERCERAIAN



MASALAH

Orang yang membutuhkan pertolongan bosa pada titik baik sebelum atau setelah menyelesaikan proses perceraian. Dalam masing-masing kasus tersebut, patut diterapkan diskusi dan konseling yang berbeda, tapi keduanya membutuhkan komitmen yang lebih mendalam kepada Allah.


PANDANGAN ALKITAB

Tidak ada yang dapat dilakukan dalam masalah ini, bila kita meremehkan standard/ nilai Allah dalam kesetiaan perkawinan (Yakobus) 1: 25). Iblis, perusak, pembohong, pencuri, dan penipu ulung berusaha meyakinkan bahwa masalah-masalah dapat diselesaikan melalui perceraian (Yohanes 8:44; Petrus 5:8)


AYAT –AYAT

SEBELUM PERCERAIAN


* Matius 19: 3b – 9
19:3 Maka datanglah orang-orang Farisi kepada-Nya untuk mencobai Dia. Mereka bertanya: "Apakah diperbolehkan orang menceraikan isterinya dengan alasan apa saja?"
19:4 Jawab Yesus: "Tidakkah kamu baca, bahwa Ia yang menciptakan manusia sejak semula menjadikan mereka laki-laki dan perempuan?
19:5 Dan firman-Nya: Sebab itu laki-laki akan meninggalkan ayah dan ibunya dan bersatu dengan isterinya, sehingga keduanya itu menjadi satu daging.
19:6 Demikianlah mereka bukan lagi dua, melainkan satu. Karena itu, apa yang telah dipersatukan Allah, tidak boleh diceraikan manusia."
19:7 Kata mereka kepada-Nya: "Jika demikian, apakah sebabnya Musa memerintahkan untuk memberikan surat cerai jika orang menceraikan isterinya?"
19:8 Kata Yesus kepada mereka: "Karena ketegaran hatimu Musa mengizinkan kamu menceraikan isterimu, tetapi sejak semula tidaklah demikian.
19:9 Tetapi Aku berkata kepadamu: Barangsiapa menceraikan isterinya, kecuali karena zinah, lalu kawin dengan perempuan lain, ia berbuat zinah."

* 1 Korintus 7:10-15
7:10 Kepada orang-orang yang telah kawin aku -- tidak, bukan aku, tetapi Tuhan -- perintahkan, supaya seorang isteri tidak boleh menceraikan suaminya.
7:11 Dan jikalau ia bercerai, ia harus tetap hidup tanpa suami atau berdamai dengan suaminya. Dan seorang suami tidak boleh menceraikan isterinya.
7:12 Kepada orang-orang lain aku, bukan Tuhan, katakan: kalau ada seorang saudara beristerikan seorang yang tidak beriman dan perempuan itu mau hidup bersama-sama dengan dia, janganlah saudara itu menceraikan dia.
7:13 Dan kalau ada seorang isteri bersuamikan seorang yang tidak beriman dan laki-laki itu mau hidup bersama-sama dengan dia, janganlah ia menceraikan laki-laki itu.
7:14 Karena suami yang tidak beriman itu dikuduskan oleh isterinya dan isteri yang tidak beriman itu dikuduskan oleh suaminya. Andaikata tidak demikian, niscaya anak-anakmu adalah anak cemar, tetapi sekarang mereka adalah anak-anak kudus.
7:15 Tetapi kalau orang yang tidak beriman itu mau bercerai, biarlah ia bercerai; dalam hal yang demikian saudara atau saudari tidak terikat. Tetapi Allah memanggil kamu untuk hidup dalam damai sejahtera.


SESUDAH PERCERAIAN

* 2 Petrus 2:9 (pertobatan adalah suatu perintah)
maka nyata, bahwa Tuhan tahu menyelamatkan orang-orang saleh dari pencobaan dan tahu menyimpan orang orang jahat untuk disiksa pada hari penghakiman.

* Yohanes 8:10,11 (Allah mengampuni)
8:10 Lalu Yesus bangkit berdiri dan berkata kepadanya: "Hai perempuan, di manakah mereka? Tidak adakah seorang yang menghukum engkau?"
8:11 Jawabnya: "Tidak ada, Tuhan." Lalu kata Yesus: "Aku pun tidak menghukum engkau. Pergilah, dan jangan berbuat dosa lagi mulai dari sekarang."

* 1 Yohanes 2:7-9 (ampuni pasanganmu)
2:7 Saudara-saudara yang kekasih, bukan perintah baru yang kutuliskan kepada kamu, melainkan perintah lama yang telah ada padamu dari mulanya. Perintah lama itu ialah firman yang telah kamu dengar.
2:8 Namun perintah baru juga yang kutuliskan kepada kamu, telah ternyata benar di dalam Dia dan di dalam kamu; sebab kegelapan sedang lenyap dan terang yang benar telah bercahaya.
2:9 Barangsiapa berkata, bahwa ia berada di dalam terang, tetapi ia membenci saudaranya, ia berada di dalam kegelapan sampai sekarang.




KONSELING

(SEBELUM PERCERAIAN)


Cobalah meyakinkan kebutuhan untuk keselamatan bagi kedua belah pihak. Bantulah konseli untuk berusaha menuju keutuhan perkawinan. Dia harus mempertimbangkan untuk mengambil langkah awal menuju rekonsiliasi, walaupun pasangan kita terlibat dosa. Dalam perkawinan campuran antara orang orang percaya dan orang tidak percaya, pilihan bercerai sebaiknya diserahkan kepada orang yang tidak percaya. Bila orang yang tidak percaya itu yang datang untuk minta bantuan, saksikan tentang Yesus kepadanya. Ingatlah bahwa dalam beberapa kasus seorang percaya malah mendorong orang yang tidak percaya itu menjauh dari Yesus dan dengan demikian berbuat dosa.

Perceraian itu akan membawa kekecewaan bagi kedua belah pihak yang sedang berpikir-pikir untuk mencari pemecahan dan bertanya apakah perceaian itu merupakan suatu solusi.

Tekankan bahwa konsekwensi yang mempunyai jangkauan luas dalam suatu perceraian harus dipertimbangkan; yang tidak saja memikirkan diri sendiri. Desaklah para orang tua mempertimbangkan juga anak-anak mereka; masa depan mereka dan kebutuhan mereka akan orang tua. Tekankan akan korban-korban yang harus mereka korbankan. Kuatkan percayanya bahwa Allah sanggup melengkapi mereka dengan kasih yang dapat menaklukkan rintangan-rintangan menuju kesatuan - termasuk kesombongan, mencari diri sendiri, melayani diri sendiri, menghasut satu dengan yang lain. Desaklah keduanya untuk saling mengampuni dan belajar untuk saling mengasihi. Berdoalah bersama kedua belah pihak. Nasehatkan pasangan itu untuk mencari persekutuan dan konseling pada Gereja lokal yang berpusat pada kristus dan mengajar Alkitab dengan jelas (juga lihat bab HUBUNGAN PERKAWINAN dalam buku pedoman ini)


(SESUDAH PERCERAIAN)

Putuskan akan kebutuhan akan keselamatan untuk kedua-belah pihak. Jelaskan bahwa perceraian tidak tergolong dosa yang tidak dapat diampuni. Yesus menawarkan pengampunan juga bagi mereka yang tertangkap basah melakukan dosa, dan berkata kepada mereka : "Pergilah dan jangan berdosa lagi". Seseorang dapat berbuat kesalahan, tapi dia dapat melanjutkan dan memperbaharui dedikasinya kepada Allah. Tekankan pentingnya kebutuhan untuk bertobat (1 Yoh 1:8-9). Godaan untuk membenci pasangan yang diceraikan harus dihilangkan.

Ingkatkan konseli bahwa Allah memerintahkan kita untuk saling mengasihi. Jika tidak ada kasih dalam diri kita, Allah akan memampukan kita untuk mengasihi. Jika kita membuka diri untuk Roh Kudus berkarya dalam diri kita (Gal 5:22-23). Yang dibutuhkan adalah mulai dari introspeksi diri (Roma 12:2). Jika gaya hidup dari kenseli itu sedang mengalami kegagalan, maka kini saatnya untuk mengakui bahwa Allah mempunyai rencana yang lebih indah. Setiap orang dapat mengarahkan kembali hidupnya kepada aksih dan kehendak Allah. (Beberapa bab dari buku ini dapat menunjang misalnya BIMBINGAN, PENGHARAPAN, IMAN dsb.)


DOA

Berdoalah agar Allah mebimbing kita bagaimana berdoa bagi orang ini. Bimbing konseli ini untuk memohon kepada Allah untuk mengampuni semua pihak yang terlibat didalamnya dan membuka diri untuk penyembuhan semua luka-luka. Berdoalah untuk konseli dapat menghasilkan buah-buah Roh. Usirlah iblis dari mereka-mereka yang diserang. Berdirilah tegap melawan iblis bersama konseli dan pasangannya. Dan terutama, berikan pujian bagi Allah.


TINDAK LANJUT

Bagi pasangan yang mencari rekonsiliasi; Buatlah daftar dari semua sikap dari pasanganmu yang patut dipuji. Nikmati bersama tiap hari 5 darinya. Usahakan mendapat kembali pasanganmu. Juga perhatikan sikapmu baik-baik. Carilah nasihat tentang bagaimana memperbaiki dirimu seperti yang dibutuhkan misalnya dalam kebiasaan, penampilan, tingkah laku dsb. Jangan hanya memberitahukan kepada pasanganmu bahwa kamu sudah berubah; tapi buktikan kepadanya akan perubahan-perubahan dari dirimu.


BACAAN

- Divorce by John Murray
- The Christian Family by Larry Christenson
- Prison to Praise and other books (dan buku-buku lain) by Merlin Carothers.


-----------------------------------------



REFERENSI :

Kasih: 1 Korintus 13
Daging dan Roh : Galatia 5
Melekat kepada Yesus :
Yohanes 15

Iman :
Ibrani 11

Kewajiban terhadap pasangan :
Efesus 5

Kewajiban terhadap pasangan :
Kolose 3

Ikatan perkawinan :
1 Korintus 7


Top
 Profile  
 
 Post subject: Re: 7. KELUARGA
PostPosted: Mon Oct 27, 2008 2:31 pm 
Offline
Merdeka dlm Kristus
Merdeka dlm Kristus
User avatar

Joined: Fri Jun 09, 2006 5:20 pm
Posts: 6387
C. IKATAN PERNIKAHAN



MASALAH

Pernikahan orang itu mungkin sedang diambang perpecahan; perpisahan bisa saja telah terjadi. Konflik dalam pernikahan, yang diwarnai ketidaksetujuan dan ketidak percayaan menjadi peraturan dan bukan pengecualian.


PANDANGAN ALKITAB

Pandangan Alkitab adalah bahwa keduanya menjadi satu daging (Kej 2 : 24). Allah bertujuan laki-laki dan wanita dipersatukan bersama sampai kematian (Roma 7: 2, 1 Korintus 7: 10, 11; Markus 10:9)


KONSELING

Cobalah mencari akar penyebab dari konflik pernikahan, misalnya ketidak-mampuan untuk menerima orang lain seperti adanya, tidak mengampuni kurangnya pengorbanan bagi pihak yang lain, dsb. Naikkan doa syafaat bagi kedua orang itu, memuji Allah untuk apa yang akan Dia kerjakan. Tolaklah Iblis (Matius 18:19) dia adalah seorang pembohon dan penipu dan ingin untuk merusakkan pernikahan.

Berdoalah bagi kedua orang yang bersangkutan agar Allah memberkati mereka (Mazmur 103:8) Tuhan ingin berpaling kepada mereka dan dan bermurah hati kepada mereka (Bilangan 6 : 4-6). Dia ingin membentuk mereka dan menanam akarnya dalam-dalam. Dia menjaga mereka sesuai dengan kuasaNya yang sedang bekerja didalam mereka (Efesus 3:17-20). Karena itu setiap konseling, pujilah Allah untuk berkat pemulihanNya bagi pernikahan itu (Ibrani 13:15).

Bila ada orang yang rela berpuasa untuk orang-orang yang terlibat masalah, bersyafaat dan berdiri dihadapanNya bagi saudaranya yang lemah, Allah berjanji untuk memberkati puasa itu dan memperbaiki celah-celahNya (Yesaya 58:6-12)
Jangan kamu memihak salah satu, sehingga menimbulkan konflik segi-tiga. Arahkan orang itu untuk berkonseling pada Pendeta di sebuah Gereja yang berpusat pada Kristus dan mengajar Alkitab dengan jelas.


DOA

Persembahan syukur dan pujian kepada Allah untuk karyaNya ditempat-tempat yang berbatu-batu dan memberi harapan dan pembaharuan.


TINDAK LANJUT

Buatlah daftar dari hal-hal yang dapat kamu banggakan dari pasanganmu. Tiap-tiap hari nikmati bersama 5 dari hal-hal tersebut, dari pada mengkritik, untuk paling sedikit seminggu lamanya. Teruskan sampai daftarmu habis.


BACAAN

- Divorce by John Murray
- The Christian Family by Larry Christenson
- Favor : The Road to Success by Bob Buess.


-----------------------------------------



AYAT :

* Amsal 18:22
Siapa mendapat isteri, mendapat sesuatu yang baik, dan ia dikenan Tuhan

* 1 Timotius 5:14
karena itu aku mau supaya janda-janda yang muda kawin lagi beroleh anak, memimpin rumah tangganya dan jangan memberi alasan kepada lawan untuk memburuk-burukkan nama kita.

* Ibrani 13: 4
Hendaklah kamu semua penuh hormat terhadap perkawinan dan janganlah kamu mencemarkan tempat tidur sebab orang-orang sundal dan pezinah akan dihakimi Allah.

* Matius 5:32
Tetapi Aku berkata kepadamu : Setiap orang yang menceraikan isterinya kecuali karena zinah ia menjadikan isterinya berzinah; dan siapa yang kawin dengan perempuan yang diceraikan ia berbuat zinah.

* Markus 10:9
Karena itu apa yang telah dipersatukan Allah tidak boleh diceraikan manusia.

* 1 Korintus 7: 3,4
7:3 Hendaklah suami memenuhi kewajibannya terhadap isterinya, demikian pula isteri terhadap suaminya.
7:4 Isteri tidak berkuasa atas tubuhnya sendiri, tetapi suaminya, demikian pula suami tidak berkuasa atas tubuhnya sendiri, tetapi isterinya.



REFERENSI :

Kewajiban/ tugas tugas dari suami dan isteri :
Kejadian 2: 23, 24
Amsal 5: 18
Amsal 31
Pengkotbah 9:9

1 Korintus 7:10
Efesus 5:22, 25
1 Petrus 3: 1,7
1 Timotius 3:11


Top
 Profile  
 
 Post subject: Re: 7. KELUARGA
PostPosted: Mon Oct 27, 2008 2:36 pm 
Offline
Merdeka dlm Kristus
Merdeka dlm Kristus
User avatar

Joined: Fri Jun 09, 2006 5:20 pm
Posts: 6387
D. HUBUNGAN ORANG TUA DAN ANAK



MASALAH

Hubungan dalam keluarga sering dirusakkan oleh konflik pemberontakan, kurangnya disiplin, kurangnya pengertian, dan keinginan tahu. Konseli sedang mencari jalan untuk memperbaiki hubungan dalam keluarga dan kedamaian di rumah tangga.


PANDANGAN ALKITAB

Pertumbuhan dalam kehidupan Kristen memerlukan disiplin diri dan kesediaan berkorban buat satu dan yang lain.
Dalam kasus anak-anak, yang terutama harus ada kepatuhan kepada orang tua. Anak-anak harus menghormati dan mematuhi orang tua dalam Tuhan (Ef 5 dan 6)


KONSELING

Tekankan pentingnya kebutuhan untuk memanifestasikan buah dari roh (gal 5:22,23) Kualitas-kualitas ini dibutuhkan agar si konseli dapat menjadi motifator awal dalam keluarganya. Ketika buah dari roh menjadi lebih nyata melalui kematangan rohani, dia akan lebih mampu menjalankan disiplin, kasih dan peraturan di rumah.

Janji dalam Kisah Para rasul 16:31 ditulis untuk orang tua. Orang tua harus diyakinkan bahwa janji ini akan digenapi.
Bila konseli adalah seorang anak di rumah, tekankan pentingnya kepatuhan kepada orang tua, karena tidak patuh kepada lorang tua berarti tidak patuh kepada Allah dan membawa kekacauan dan keruwetan dalam rumah tangga.

Tekankan kepentingan pembaharuan pola berfikir. Bila menghadapi konseli yang adalah orang tua, mulailah mempelajari referensi buah Roh. Bicarakan ayat-ayat referensi mengenai hubungan orang tua dan anak. Tekankan pentingnya memberi Allah tempat yang utama dalam segala hal dan setiap hubungan.


DOA

Doakan konseli dan keluarganya. Berdoalah agar Roh Kudus memberi hikmat pengertian akan masalah-masalah dalam keluarga kepada konseli itu. Mohonlah kepada Allah agar dia mengungkapkan perannya dalam memperoleh pemecahan yang berkemenangan sehubungan dengan masalah-masalah keluarganya.


BACAAN

- The Christian Family by Larry Christenson
- Seven Styles of parenting by Pat Hershey Owen
- The Strong Willed Chiled by James Dobson
- Dare to Discipline by James Dobson


-----------------------------------------



AYAT :

* Ulangan 12: 28
"Dengarkanlah baik-baik segala yang Kuperintahkan kepadamu, supaya baik keadaanmu dan keadaan anak-anakmu yang kemudian untuk selama-lamanya, apabila engkau melakukan apa yang baukl dan benar dimata TUHAN, Allahmu"

* Kolose 3:20
Hai anak-anak, taatilah orang tuamu dalam segala hal, karena haruslah demikian. Hormatilah ayah dan ibumu. Ini adalah suatu perintah yang penting, seperti yang nyata dari janji ini: supaya kamu berbahagia dan panjang umurmu di bumi. Dan kamu, bapa-bapa, janganlah bangkitkan amarah dalam hati anak anakmu tetapi didiklah mereka didalam ajaran dan nasihat Tuhan.



REFERENSI :

Kepemimpinan ilahi di rumah tangga :

1 Korintus 11: 1-12,
Efesus 5:22,
Efesus 6:4,
Kolose 3:16-21


Hubungan yang dipulihkan dalam Kristus :

Filemon


Puasa untuk memulihkan hubungan :

Yesaya 58


Petujuk bagi orang tua :

Amsal 13; 24
Amsal 29: 15
Amsal 19: 18
Ibrani 12: 5-11


Petujuk bagi anak-anak :

Efesus 6: 1-3
Kolose 3:20


Top
 Profile  
 
 Post subject: Re: 7. KELUARGA
PostPosted: Mon Oct 27, 2008 2:42 pm 
Offline
Merdeka dlm Kristus
Merdeka dlm Kristus
User avatar

Joined: Fri Jun 09, 2006 5:20 pm
Posts: 6387
E. MENIKAH LAGI



MASALAH

Menikah lagi adalah masalah yang sensitif dan sulit dipecahkan dalam Gereja. Masalah dasar/ pokok dari menikah lagi adalah bahwa tidak ada perceraian kecuali bila salah satu pasangan telah meninggal. Dalam hal ini Gereja seolah-olah terpecah mengenai pendangannya tentang perkenan Allah sehubungan dengan perceraian dan menikah lagi.


PANDANGAN ALKITAB

Yang jelas adalah bahwa sesuai Firman Allah menikah lagi diizinkan bila salah satu pasangan meninggal. Dalam aksus bila ada salah satu pasangan telah melakukan perzinahan maka Firman Allah mengizinkan menikah lagi. Demikian pula dalam kasus bila pasangan kita orang yang tidak percaya meninggalkan kita, maka kita sebagai orang percaya bebas menikah lagi; tetapi menikah lagi berdasarkan hal-hal lain dari itu adalah tidak dianjurkan. Kehendak Allah yang sempurna adalah untuk rekonsiliasi dan bukan perceraian dan menikah lagi (1 Kor 7: 10, 11)


KONSELING

Ketika suatu pernikahan diakhiri, untuk alasan apapun ditinggalkan, perzinahan - segala usaha harus ditempuh untuk memperbaiki hubungan itu. Kesulitan kita yang paling utama dalam hubungan antar pribadi adalah dalam hal saling mengampuni satu dengan yang lain walaupun kita dihimbau dengan sangat melalui ayat-ayat Firman untuk mengampuni agar dapat diampuni (lihat Mat 6 : 14,15)

Firman tidak menganjurkan menikah lagi dalam 1 Korintus 7: 32-35 " Aku mengatakan hal ini untuk membantumu, tidak berusaha untuk mencegah/ menahanmu dari menikah. Aku ingin kamu berbuat yang terbaik agar kamu dapat memberikan pelayanan yang terbaik bagi Tuhan, dan hanya sedikit saja hal-hal yang mungkin dapat mengalihkan perhatianmu dari padaNya"

Kata kata ini harus benar-benar direnungkan dengan hati-hati bila kita mempertimbangkan akan menikah lagi. Setiap kasus adalah unik, dan dalam setiap keadaan/ situasi seseorang harus bertindak dengan hati-hati, berdoa dengan sungguh-sungguh dan mencari kehendak Allah.

Dalam kasus perceraian dan menikah lagi telah terjadi sebelum seseorang menjadi Kristen, tentu saja semua kejadian itu menjadi bagian dari kehidupan lama yang telah ditinggalkan (lihat 2 Korintus 5:17). Dengan perkataan lain, bila seseorang menikah kemudian cerai, dan kemudian menikah lagi, lalu dia lahir baru ketika dalam perkawinan kedua, mereka tidak perlu bercerai dari pasangannya yang sekarang untuk kembali kepada yang pertama.

Semua rancangan menikah lagi selain yang diizinkan Alkitab seperti yang diterangkan diatas, harus dianggap sebagai dosa dan diakui dan disesali (lihat 1 yoh 1:9).

Sebelum suatu rencana final dari menikah lagi dibuat, kita sebaiknya mencari konseling dengan pendeta atau konselor yang percaya Alkitab dan berpusat pada Kristus.

Bila Tuhan memberikan perkenanNya kepada rencana pernikahan lagi itu, maka kedua belah pihak terikat secara alkitabiah dan menuruti Firman Allah sehubungan pernikahan (lihat bagian HUBUNGAN PERNIKAHAN)


DOA

Nasehati konseli itu yang memikirkan dengans erius untuk menikah lagi agar dia mengaku dan bertobat dalam setiap segi kegagalan dari pernikahannya yang lalu. Dia juga harus menyelesaikan setiap masalah menyangkut perasaan bersalah, penolakan, kepahitan, atau tidak mau mengampuni dari pernikahannya yang lalu. Dia harus berdoa dan mohon kepada Allah membebaskannya dari masa lalunya dan memberi dia pengarahan yang jelas untuk pernikahannya yang baru.


BACAAN

The Christian Family by Larry Christenson


-----------------------------------------



AYAT :

* 1 Korintus 7:15
Tetapi kalau orang yang tidak beriman itu mau bercerai, biarlah ia bercerai; dalam hal demikian saudara atau saudari tidak terikat. Tetapi Allah memanggil kamu untuk hidup dalam damai sejahtera.

* 1 Korintus 7: 27
Adakah engkau terikat pada seorang perempuan? Janganlah engkau mengusahakan perceraian ! Adakah engkau tidak terikat pada seorang perempuan? Janganlah engkau mencari seseorang!

* Matius 19:9
"Tetapi Aku berkata kepadamu : Barangsiapa menceraikan istrerinya, kecuali karena zinah lalu kawin dengan perempuan lain, ia berbuat zinah"

* 1 Korintus 7: 39
Isteri terikat selama suaminya hidup. Kalau suaminya telah meninggal, ia bebas untuk kawin dengan siapa saja yang dikehendakinya, asal orang itu adalah seorang yang percaya.



REFERENSI :


Biarlah setiap laki-laki memiliki seorang isteri; biarlah setiap wanita memiliki suaminya:
1 Korintus 7:2, 8,9

Janda-janda yang lebih muda untuk menikah:
1 Timotius 5:14

Kasih dalam perbuatan
1 Korintus 13

Kewajiban terhadap pasangan
Kolose 3

Kewajiban terhadap pasangan
Efesus 5

Ikatan pernikahan
1 Korintus 7

Tanggung Jawab pasangan-pasangan
1 Petrus 3: 1-7


Top
 Profile  
 
Display posts from previous:  Sort by  
Post new topic Reply to topic  [ 6 posts ] 

All times are UTC + 7 hours


Who is online

Users browsing this forum: No registered users and 0 guests


You cannot post new topics in this forum
You cannot reply to topics in this forum
You cannot edit your posts in this forum
You cannot delete your posts in this forum
You cannot post attachments in this forum

Search for:
Jump to:  
Powered by phpBB & phpBB SEO
Sarapan Pagi © 2006 by BP & Saxman