http://www.kebohongan-kristen.150m.com/menuhttp://www.geocities.com/cicak_mdn/Bant ... Kudus.htmlBANTAHAN ALKITAB TENTANG KETUHANAN ROH KUDUS !!! Beberapa keterangan Alkitab dalam Kitab Yohanes menyebut konsep "Roh Kebenaran". Interpretasi Kristen tradisional menyamakan
"Roh Kebenaran" ini dengan
"Roh Kudus". Berikut petikan YOHANES:
14:16 Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya,
14:17 yaitu
Roh Kebenaran. Dunia tidak dapat menerima Dia, sebab
dunia tidak melihat Dia dan tidak mengenal Dia. Tetapi kamu mengenal Dia, sebab Ia menyertai kamu dan akan diam di dalam kamu.
15:26. Jikalau
Penghibur yang akan Kuutus dari Bapa datang, yaitu
Roh Kebenaran yang keluar dari Bapa,
Ia akan bersaksi tentang Aku.
16:13 Tetapi apabila Ia datang, yaitu
Roh Kebenaran, Ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran; sebab
Ia tidak akan berkata-kata dari diri-Nya sendiri, tetapi segala sesuatu yang didengar-Nya itulah yang akan dikatakan-Nya dan Ia akan memberitakan kepadamu hal-hal yang akan datang.
Keterangan2 Alkitab di atas dengan jelas mengaitkan
Roh Kebenaran dengan penyampaian
wahyu/pesan dan ilham dari Allah, dan dijelaskan bahwa Roh Kebenaran
"tidak akan berkata2 dari diri-Nya sendiri, tetapi akan mengatakan segala sesuatu yang didengar-Nya" dari Allah. Dengan kata lain, ayat2 dari Yohanes ini dengan jelas mengisyaratkan bahwa
Roh Kebenaran, Roh Kudus, tunduk kepada Allah, dan bukan mitra yang sejajar dengan-Nya. Ini berarti bahwa Roh Kebenaran
"tidak akan berkata2 dari diri-Nya sendiri, tetapi akan mengatakan segala sesuatu yang didengar-Nya" dari Allah. Dijelaskan juga dalam ayat Yohanes di atas, bahwa
"dunia tidak melihat Dia dan tidak mengenal Dia". Ini berarti bahwa Roh Kebenaran tersebut adalah
makhluk ghaib yang hanya bisa dilihat oleh orang2 tertentu pilihan Allah.
Roh Kebenaran melaksanakan tugas yang sama,
menyampaikan wahyu/pesan, dengan
Malaikat Gabriel. Oleh karenanya, diisyaratkan bahwa
Gabriel adalah Roh Kebenaran, dan bahwa Roh Kebenaran adalah Roh Kudus. Jika Gabriel adalah penyampai wahyu, dan jika Roh Kudus adalah Roh Kebenaran, maka Gabriel adalah Roh Kudus. Adapun maksud dari frasa
"ia akan bersaksi tentang aku" dalam Yohanes 15:26 di atas adalah bahwa Roh Kebenaran/Roh Kudus/malaikat Gabriel akan memberikan wahyu kepada Yesus dan kepada Nabi Muhammad tentang berbagai hal yang berkaitan dengan pengutusan Yesus untuk Bani Israel.
Identifikasi
Roh Kudus/malaikat Gabriel dengan jelas bisa dilihat dalam Alkitab hanya dengan mengontraskan
dua ayat dalam
MATIUS dengan
LUKAS yang masing2 membahas
penyampai pesan/berita gembira dari Allah kepada Maria. Dalam ayat Matius,
Gabriel diidentifikasi dengan gelarnya, Roh Kudus, sebagai penyampai berita gembira kepada Maria. Dalam ayat Lukas, Gabriel diidentifikasi dengan namanya sebagai penyampai berita gembira kepada Maria. Berikut petikan
MATIUS dan
LUKAS:
MATIUS 1:18 Kelahiran Yesus Kristus adalah seperti berikut: Pada waktu
Maria, ibu-Nya, bertunangan dengan Yusuf, ternyata ia mengandung dari
Roh Kudus, sebelum mereka hidup sebagai suami isteri.
LUKAS 1:26-27 Dalam bulan yang keenam Allah menyuruh
malaikat Gabriel pergi ke sebuah kota di Galilea bernama Nazaret, kepada seorang perawan yang bertunangan dengan seorang bernama Yusuf dari keluarga Daud; nama perawan itu Maria.
Lebih jelas, identifikasi tersebut dapat dilihat dalam
Al-Qur'an dengan
mengontraskan tiga ayat yang masing2 membahas
penyampai wahyu dari Allah kepada Nabi Muhammad. Dalam ayat pertama, Gabriel diidentifikasi dengan
namanya sebagai penyampai wahyu kepada Nabi Muhammad. Dalam ayat kedua, Gabriel diidentifikasi dengan
gelarnya, Roh Kudus, sebagai penyampai wahyu kepada Nabi Muhammad. Dan dalam ayat ketiga, Gabriel diidentifikasi dengan
julukannya, Roh Kebenaran, sebagai penyampai wahyu kepada Nabi Muhammad. Berikut petikan Al-Qur'an:
[QS. 2:97. Katakanlah: Barang siapa yang menjadi musuh
Gabriel, maka Gabriel itu telah
menurunkannya (Al Qur'an) ke dalam hatimu dengan seizin Allah; membenarkan apa (kitab-kitab) yang sebelumnya dan menjadi petunjuk serta berita gembira bagi orang-orang yang beriman.]
[QS. 16:102. Katakanlah:
"Roh Kudus (Gabriel) menurunkan
Al Qur'an itu dari Tuhanmu dengan benar, untuk meneguhkan (hati) orang-orang yang telah beriman, dan menjadi petunjuk serta kabar gembira bagi orang-orang yang berserah diri (kepada Allah)".]
[QS. 26:192-193. Dan sesungguhnya
Al Qur'an ini benar-benar diturunkan oleh Tuhan semesta alam, dia dibawa turun oleh
Roh Kebenaran (Gabriel),]
Ringkasnya,
Gabriel tidak lain adalah Roh Kudus. Sementara agama
Kristen telah meninggikan derajat Gabriel, dengan gelar
Roh Kudus, hingga memiliki hubungan kemitraan dengan Penciptanya, Allah, dalam konsep ketuhanan tritunggal. Islam meneguhkan kembali keesaan Allah yang secara tegas menentang segala bentuk ideologi politeistik, dan tetap melihat Gabriel atau Roh Kudus hanya sebagai malaikat Allah yang menyampaikan pesan2-Nya kepada umat manusia.
Lebih jauh, injil2 kanonik sendiri secara implisit telah membantah
ketuhanan Roh Kudus:
LUKAS:
1:41 Dan ketika Elisabet mendengar salam Maria, melonjaklah anak yang di dalam rahimnya dan
Elisabetpun penuh dengan Roh Kudus,
1:67. Dan
Zakharia, ayahnya,
penuh dengan Roh Kudus, lalu bernubuat, katanya:
2:25. Adalah di Yerusalem seorang bernama
Simeon. Ia seorang yang benar dan saleh yang menantikan penghiburan bagi Israel.
Roh Kudus ada di atasnya,
YOHANES: 20:22 Dan sesudah berkata demikian,
Ia (Yesus) mengembusi mereka dan berkata:
"Terimalah Roh Kudus.
MARKUS
(lihat QS. 2:97 di atas) :
3:29 Tetapi apabila seorang
menghujat Roh Kudus, ia tidak mendapat ampun selama-lamanya, melainkan bersalah karena berbuat dosa kekal."
3:30 Ia
(Yesus) berkata demikian karena mereka katakan bahwa Ia kerasukan roh jahat.
Bahkan, Yohanes Pembaptis memiliki keistimewaan tersendiri berkaitan dengan Roh Kudus ini: LUKAS:
1:15 Sebab
ia (Yohanes Pembaptis) akan besar di hadapan Tuhan dan ia tidak akan minum anggur atau minuman keras dan
ia akan penuh dengan Roh Kudus mulai dari rahim ibunya;
Dijelaskan dalam ayat Lukas di atas, bahwa
Yohanes Pembaptis akan dipenuhi oleh Roh Kudus "mulai dari rahim ibunya". Kita justru
kasihan kepada Yesus yang harus menunggu selama
30 tahun untuk menerima
Roh Kudus, yaitu ketika selesai dibaptis oleh
Yohanes Pembaptis (Lihat: Matius 3:16-17, Markus 1:10-11, Lukas 3:21-22, dan Yohanes 1:32).
Silahkan kembali ke menu.
Wassalaam.