SarapanPagi Biblika

Bible Study / Christian Library
It is currently Thu Sep 09, 2010 5:29 pm

All times are UTC + 7 hours




Post new topic Reply to topic  [ 1 post ] 
Author Message
 Post subject: 58. Seorangpun dr Keturunannya Tdk Duduk di Takhta Daud
PostPosted: Mon Apr 13, 2009 4:39 pm 
Offline
Merdeka dlm Kristus
Merdeka dlm Kristus
User avatar

Joined: Fri Jun 09, 2006 5:20 pm
Posts: 6494
Memahami Ucapan Yang Sulit Dalam Perjanjian Lama, 58:

Seorangpun dari Keturunannya Tidak akan Berhasil Duduk di Atas Takhta Daud



* Yeremia 22: 24,30
22:24 "Demi Aku yang hidup, demikianlah firman TUHAN, bahkan sekalipun Konya bin Yoyakim, raja Yehuda, adalah sebagai cincin meterai pada tangan kanan-Ku, namun Aku akan mencabut engkau!
22:30 Beginilah firman TUHAN: "Catatlah orang ini sebagai orang yang tak punya anak, sebagai laki-laki yang tidak pernah berhasil dalam hidupnya; sebab seorang pun dari keturunannya tidak akan berhasil duduk di atas takhta Daud dan memerintah kembali di Yehuda."



Apakah Yesus sang Mesias berasal dari garis keturunan Yoyakim? Jika memang demikian, bagaimana mungkin Ia mengklaim takhta Daud melalui suatu garis keturunan yang dikutuk Allah?

Menurut 1 Tawarikh 3:16- 17, Yoyakim memiliki tujuh keturunan. Namun, mereka ini ditawan menuju ke Babel dan di sana, menurut suatu penemuan arkeologi yang terdapat pada batu tulis bangsa Babel di Pintu Gerbang Isthar yang terkenal itu, ketujuh-tujuhnya dijadikan sida-sida dan berarti tak sanggup memiliki keturunan. Dengan pengertian ini, Yoyakim menjadi "seakan-akan tak memiliki anak" sebab tak seorang pun dari keturunannya berhasil, dan tak ada satu pun yang duduk di atas takhta Daud.

Garis keturunan Daud melalui putranya, Salomo, tiba-tiba saja berakhir. Namun, garis keturunan Daud benar-benar berlanjut lewat salah satu saudara laki-laki Salomo, yaitu Natan (jangan dibaurkan dengan nabi Natan).

Dengan rekonstruksi terbaik yang dimungkinkan dari bukti yang ada, Yoyakim mengadopsi ketujuh putra Neri, seorang keturunan Daud melalui Natan. Putra Neri bernama Seatiel mati tanpa anak dan kemudian saudaranya, yaitu Pedaya, melaksanakan tugas menikahi istri saudaranya (Ulangan 25:5-10), dan sebagai akibatnya lahirlah Zerubabel.

Oleh sebab itu, Zerubabel, sang penguasa Yehuda setelah pembuangan semasa Hagai dan Zakharia, adalah putra sah dari Seatiel, putra sesungguhnya dari Pedaya, dan berarti keturunan Daud dengan dua catatan. 1 Tawarikh 3:19 memberitahukan bahwa Zerubabel adalah putra dari Pedaya, saudara laki-laki Seatiel. Silsilah dalam Injil Lukas menyatakan bahwa Seatiel merupakan keturunan dari Neri (Lukas 3:27).

Maka, kita menyimpulkan bahwa garis keturunan Yoyakim memang berakhir dan bahwa Allah dalam hikmat-Nya telah menyediakan cabang lain dari keturunan Daud untuk melanjutkan janji yang dibuat kepada Daud yang akan menuju kepada Kristus, sang Mesias, yang akan datang itu.


Sumber:
Walter C Kaiser, Jr., Ucapan yang Sulit dalam Perjanjian Lama, Saat, 2003, p 225-226


Artikel terkait :
YOYAKIM-YOYAKHIN, di yoyakim-yoyakhin-vt2994.html#p16823

Tuduhan Kontradiksi : 69. Apakah Yoyakhin berumur 18 tahun (2 Raja 24:8 ) atau 8 tahun (2 Tawarikh 36:9) ketika ia menjadi raja ,di kontradiksi-perjanjian-lama-vt549-20.html#p1675

Tuduhan Kontradiksi : 23. Berapa lama Yoyakhim menjadi raja di Yerusalem?, di kontradiksi-perjanjian-lama-vt549-20.html#p1087

SILSILAH, di silsilah-vt3020.html#p16887


Top
 Profile  
 
Display posts from previous:  Sort by  
Post new topic Reply to topic  [ 1 post ] 

All times are UTC + 7 hours


Who is online

Users browsing this forum: No registered users and 0 guests


You cannot post new topics in this forum
You cannot reply to topics in this forum
You cannot edit your posts in this forum
You cannot delete your posts in this forum
You cannot post attachments in this forum

Search for:
Jump to:  
Powered by phpBB & phpBB SEO
Sarapan Pagi © 2006 by BP & Saxman